Biaya visa UAE menjadi salah satu hal yang perlu di perhatikan oleh WNI sebelum melakukan perjalanan ke Uni Emirat Arab. Besarnya biaya tidak selalu sama karena bergantung pada jenis visa, lama tinggal, jumlah entry, tujuan perjalanan, jalur pengajuan dan kondisi pemohon.
UAE memiliki beberapa kategori visa yang dapat di gunakan untuk wisata, kunjungan keluarga atau teman, transit, bisnis, mencari peluang kerja, maupun tujuan lainnya. Karena setiap kategori mempunyai ketentuan berbeda, biaya visa yang di bayarkan juga dapat berbeda.
Untuk visa turis Dubai, misalnya, GDRFA Dubai mencantumkan biaya AED 200 untuk visa 30 hari dan AED 300 untuk visa 60 hari untuk single entry, di tambah VAT 5%. Sementara visa turis multiple entry tercantum sebesar AED 300 untuk 30 hari dan AED 500 untuk 60 hari, juga di tambah VAT 5%.
Selain biaya visa utama, dalam kategori tertentu dapat terdapat biaya layanan, deposit jaminan, asuransi, biaya pengajuan dari dalam UAE, serta biaya tambahan lainnya.
Baca Juga : Syarat Visa UAE untuk WNI Dokumen Lengkap
Apakah Biaya Visa UAE Sama untuk Semua WNI?
Biaya visa UAE tidak sama untuk semua pemohon.
Besarnya biaya dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain:
- Jenis visa
- Masa berlaku atau lama tinggal
- Single entry atau multiple entry
- Tujuan perjalanan
- Pengajuan dari luar atau dalam UAE
- Otoritas yang memproses visa
- Biaya layanan penyedia visa
- Biaya tambahan yang berlaku pada kategori tertentu
Karena itu, harga yang di tawarkan agen visa kepada WNI belum tentu sama dengan biaya visa resmi pemerintah.
Harga dari agen dapat mencakup biaya pengurusan, administrasi, layanan pelanggan, asuransi atau komponen lainnya.
Biaya Visa Turis UAE 30 Hari
Visa turis 30 hari merupakan salah satu pilihan visa untuk perjalanan wisata ke UAE.
Untuk visa turis single entry Dubai, GDRFA mencantumkan tarif sebesar AED 200. Tarif tersebut belum termasuk VAT sebesar 5%. GDRFA juga menyatakan bahwa pada kategori ini tidak terdapat security deposit.
Jika hanya menghitung biaya visa dan VAT, 5% dari AED 200 adalah AED 10, sehingga totalnya menjadi sekitar AED 210.
Namun, jumlah yang di bayarkan melalui agen dapat lebih tinggi karena dapat mencakup biaya layanan atau komponen lainnya.
Dengan demikian, AED 200 merupakan tarif visa yang tercantum pada layanan resmi GDRFA, bukan berarti setiap agen akan menjual layanan visa dengan harga yang sama.
Baca Juga : Visa Turis UAE untuk WNI Syarat, Dokumen, Biaya dan Proses
Biaya Visa Turis UAE 60 Hari
Bagi wisatawan yang membutuhkan waktu tinggal lebih lama, tersedia visa turis 60 hari pada kategori tertentu.
GDRFA Dubai mencantumkan biaya AED 300 untuk visa turis single entry 60 hari, di tambah VAT 5%.
VAT 5% dari AED 300 adalah AED 15, sehingga biaya visa dan VAT menjadi sekitar AED 315.
Biaya tersebut belum tentu merupakan total akhir yang di bayarkan apabila pengajuan di lakukan melalui agen atau terdapat kondisi khusus pada pemohon.
Karena itu, sebelum melakukan pembayaran, sebaiknya tanyakan apakah harga yang di berikan sudah mencakup VAT dan biaya layanan lainnya.
Biaya Visa Turis UAE Multiple Entry
Selain single entry, UAE juga memiliki visa turis multiple entry.
Untuk layanan GDRFA Dubai, biaya yang tercantum adalah:
- 30 hari multiple entry: AED 300
- 60 hari multiple entry: AED 500
- VAT: 5%
GDRFA menyatakan bahwa kategori visa turis multiple entry tersebut tidak memiliki security deposit, tetapi biaya tambahan dapat berlaku apabila orang yang disponsori sedang berada di dalam UAE.
Untuk visa 30 hari, jika hanya di hitung bersama VAT, totalnya sekitar AED 315.
Sedangkan visa 60 hari menjadi sekitar AED 525 setelah VAT 5%.
Angka tersebut merupakan perhitungan biaya visa dan VAT, bukan tarif jasa agen.
Baca Juga : Visa UAE untuk WNI Syarat, Jenis Visa dan Cara Mengajukan
Tabel Biaya Visa Turis UAE
Berikut gambaran tarif yang tercantum pada layanan GDRFA Dubai:
| Jenis Visa | Masa Tinggal | Tarif Visa | VAT 5% | Perkiraan Visa + VAT |
|---|---|---|---|---|
| Turis Single Entry | 30 hari | AED 200 | AED 10 | AED 210 |
| Turis Single Entry | 60 hari | AED 300 | AED 15 | AED 315 |
| Turis Multiple Entry | 30 hari | AED 300 | AED 15 | AED 315 |
| Turis Multiple Entry | 60 hari | AED 500 | AED 25 | AED 525 |
Tarif tersebut merupakan tarif layanan visa yang tercantum pada GDRFA Dubai dan dapat berbeda dari total harga yang di tawarkan agen.
Biaya Visa Kunjungan UAE
Visa kunjungan berbeda dengan visa turis biasa karena dapat di gunakan untuk tujuan tertentu seperti mengunjungi keluarga atau teman.
Untuk visa kunjungan kerabat atau teman di Dubai, GDRFA mencantumkan tarif:
- Visa 30 hari: AED 200
- Visa 60 hari: AED 300
- Visa 90 hari: AED 400
- VAT 5%
Selain biaya visa, kategori ini memiliki beberapa komponen biaya tambahan.
Biaya tersebut antara lain:
- Security deposit: AED 1.000
- Biaya layanan security deposit: AED 20
- Biaya pengumpulan dan pengembalian deposit: AED 40
- Asuransi 30 hari: AED 40
- Asuransi 60 hari: AED 60
- Asuransi 90 hari: AED 90
GDRFA juga mencantumkan biaya tambahan apabila pemohon berada di dalam UAE saat pengajuan.
Biaya Visa Kunjungan 30 Hari
Untuk visa kunjungan kerabat atau teman selama 30 hari, biaya visa yang tercantum GDRFA adalah AED 200 di tambah VAT 5%.
Selain itu, terdapat security deposit sebesar AED 1.000, biaya layanan deposit AED 20, biaya pengumpulan dan pengembalian deposit AED 40, serta asuransi sebesar AED 40 untuk visa 30 hari.
Security deposit perlu di bedakan dari biaya visa karena deposit pada prinsipnya merupakan jaminan yang dapat di kembalikan sesuai ketentuan apabila persyaratan pengembalian terpenuhi.
Dengan demikian, pemohon tidak seharusnya menganggap seluruh AED 1.000 tersebut sebagai biaya visa yang hangus.
Baca Juga : Cara Membuat Visa UAE untuk WNI Panduan Pengajuan dari Awal
Biaya Visa Kunjungan 60 Hari
Untuk visa kunjungan kerabat atau teman selama 60 hari, GDRFA mencantumkan:
- Biaya visa: AED 300
- VAT 5%
- Security deposit: AED 1.000
- Biaya layanan deposit: AED 20
- Biaya pengumpulan dan pengembalian deposit: AED 40
- Asuransi: AED 60
Jika hanya menghitung biaya visa dan VAT, tarif AED 300 menjadi AED 315.
Namun, total pembayaran awal dapat lebih besar karena adanya deposit dan komponen biaya lainnya.
Biaya Visa Kunjungan 90 Hari
Visa kunjungan 90 hari untuk kategori kerabat atau teman tercantum dengan biaya AED 400, di tambah VAT 5%.
Selain itu, terdapat:
- Security deposit AED 1.000
- Biaya layanan deposit AED 20
- Biaya pengumpulan dan pengembalian deposit AED 40
- Asuransi AED 90
Jika hanya menghitung biaya visa dan VAT, AED 400 menjadi AED 420.
Namun, jumlah pembayaran keseluruhan tetap dapat berbeda karena komponen deposit dan biaya tambahan.
Biaya Tambahan Visa UAE
Selain biaya visa utama, pemohon perlu memperhatikan biaya tambahan.
Beberapa biaya tambahan yang tercantum pada layanan GDRFA antara lain:
- VAT 5%
- Security deposit
- Biaya layanan security deposit
- Biaya pengumpulan dan pengembalian deposit
- Asuransi kesehatan
- Knowledge Dirham
- Innovation Dirham
- Biaya pengajuan dari dalam UAE
Tidak semua biaya tersebut berlaku untuk setiap jenis visa.
Karena itu, pemohon perlu melihat kategori visa yang di pilih sebelum menghitung total biaya.
Baca Juga : Visa Dubai untuk WNI Syarat, Biaya dan Cara Mengurusnya
Biaya Pengajuan Visa UAE dari Dalam Negara
Salah satu hal yang dapat membuat biaya visa menjadi lebih mahal adalah kondisi pemohon yang sudah berada di dalam UAE.
Pada layanan visa kunjungan kerabat atau teman GDRFA, terdapat biaya tambahan apabila sponsored person berada di dalam UAE, yaitu:
- Knowledge Dirham: AED 10
- Innovation Dirham: AED 10
- Fee inside UAE: AED 500
GDRFA juga menyatakan bahwa total biaya dapat berbeda bergantung pada kondisi pemohon atau alasan lain yang menyebabkan biaya tambahan.
Karena itu, biaya visa untuk seseorang yang mengajukan dari luar UAE tidak selalu dapat di samakan dengan biaya perubahan atau pengajuan ketika orang tersebut sudah berada di dalam UAE.
Apakah Security Deposit Termasuk Biaya Visa?
Security deposit atau jaminan keuangan tidak sama dengan biaya visa.
Pada beberapa kategori visa kunjungan, pemohon atau sponsor harus membayar sejumlah uang sebagai jaminan.
GDRFA mencantumkan security deposit AED 1.000 untuk visa kunjungan kerabat atau teman.
Dana tersebut memiliki mekanisme pengembalian sesuai ketentuan yang berlaku.
Karena itu, ketika menghitung kebutuhan dana, pemohon tetap harus menyiapkan dana untuk deposit, tetapi jangan langsung menganggapnya sebagai biaya visa yang tidak dapat di kembalikan.
Baca Juga : Bukti Keuangan untuk Visa UAE Rekening Bank
Biaya Visa UAE 5 Tahun
UAE juga memiliki kategori visa turis multiple entry jangka panjang selama lima tahun.
Untuk layanan federal ICP, biaya yang tercantum meliputi:
- Application fee: AED 100
- Issuance fee: AED 500
- Smart service fee: AED 100
- Financial guarantee: AED 3.000
- Biaya deposit guarantee: AED 20
Kategori ini mempunyai persyaratan berbeda dari visa turis biasa.
ICP juga mencantumkan persyaratan bukti finansial tertentu untuk visa turis jangka panjang, termasuk bank balance USD 4.000, serta persyaratan asuransi kesehatan dan tiket perjalanan.
Karena biayanya jauh berbeda dengan visa turis 30 atau 60 hari, pemohon sebaiknya tidak menggunakan tarif visa lima tahun sebagai patokan untuk visa wisata biasa.
Biaya Visa On Arrival UAE untuk WNI
Terdapat kondisi khusus yang memungkinkan WNI tertentu mendapatkan visa on arrival.
Pada Juni 2026, ICP menambahkan Indonesia ke daftar negara yang memenuhi syarat untuk kategori entry visa tertentu. Fasilitas ini berlaku bagi pemegang paspor biasa yang memenuhi persyaratan tambahan, termasuk memiliki izin tinggal yang masih berlaku dari Amerika Serikat, negara anggota Uni Eropa, Inggris, Singapura, Jepang, Korea Selatan, Australia, Selandia Baru atau Kanada.
Untuk kategori tersebut, biaya yang di umumkan adalah:
- Visa 14 hari: AED 100
- Visa 60 hari: AED 250
Visa 14 hari dapat di perpanjang satu kali, sedangkan visa 60 hari merupakan single entry dan tidak dapat diperpanjang.
Fasilitas ini bukan berarti seluruh WNI otomatis memperoleh visa on arrival. Persyaratan tambahan tetap harus di penuhi.
Baca Juga : Sponsor Visa UAE, Invitation Letter dan Dokumen Pendukung
Biaya Visa UAE melalui Agen
Jika menggunakan jasa agen, harga yang di bayarkan biasanya berbeda dari tarif pemerintah.
Agen dapat menambahkan:
- Biaya jasa pengurusan
- Biaya administrasi
- Biaya pemeriksaan dokumen
- Biaya layanan pelanggan
- Biaya asuransi
- Biaya pengiriman atau administrasi lainnya
Karena itu, pemohon perlu menanyakan rincian harga sebelum melakukan pembayaran.
Contohnya, apabila tarif resmi visa adalah AED 200, bukan berarti harga paket agen harus AED 200. Agen dapat memberikan harga paket yang lebih tinggi karena sudah memasukkan biaya layanan.
Yang penting adalah mengetahui apakah harga yang di tawarkan sudah termasuk VAT dan biaya lainnya.
Baca Juga : Visa Transit UAE Syarat, Durasi dan Ketentuan Transit di Dubai
Cara Menghitung Total Biaya Visa UAE
Untuk mengetahui total kebutuhan dana, jangan hanya melihat tarif visa.
Gunakan rumus sederhana:
Total biaya = tarif visa + VAT + biaya layanan + asuransi + biaya tambahan + deposit jika berlaku
Contohnya, visa turis single entry 30 hari Dubai memiliki tarif AED 200.
VAT 5%:
AED 200 × 5% = AED 10
Maka:
AED 200 + AED 10 = AED 210
Namun, jika menggunakan agen, biaya jasa akan di tambahkan sesuai tarif agen.
Untuk visa kunjungan, perhitungan menjadi lebih kompleks karena dapat terdapat security deposit, biaya layanan deposit, asuransi dan biaya tambahan lainnya.
Baca Juga : Berapa Lama Proses Visa UAE? Waktu Pengajuan
Apakah Biaya Visa UAE Bisa Berubah?
Ya, biaya visa dapat berubah.
Tarif resmi dapat di perbarui oleh otoritas UAE. Selain itu, biaya yang di tampilkan oleh agen juga dapat berubah karena adanya perubahan kurs, biaya layanan atau paket pengurusan.
Karena itu, informasi biaya dari artikel atau situs pihak ketiga sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya dasar pembayaran.
Pemohon sebaiknya memeriksa tarif terbaru pada otoritas yang menangani jenis visa tersebut.
Tips Menghemat Biaya Pengurusan Visa UAE
Ada beberapa hal yang dapat di lakukan untuk menghindari pengeluaran yang tidak perlu.
Pertama, tentukan jenis visa sebelum mengajukan.
Kedua, jangan memilih visa dengan masa tinggal lebih panjang jika tidak di perlukan.
Ketiga, bandingkan biaya beberapa penyedia jasa apabila menggunakan agen.
Keempat, tanyakan apakah harga sudah termasuk VAT.
Kelima, tanyakan apakah asuransi sudah termasuk.
Keenam, periksa apakah ada biaya administrasi tambahan.
Ketujuh, pastikan apakah security deposit dapat di kembalikan.
Kedelapan, hindari pembayaran kepada pihak yang tidak jelas atau tidak memberikan rincian biaya.
Perbedaan Biaya Visa Turis dan Visa Kunjungan
Visa turis dan visa kunjungan sama-sama dapat di gunakan untuk masuk UAE, tetapi struktur biayanya tidak selalu sama.
Visa turis single entry Dubai 30 hari tercantum AED 200, sedangkan visa kunjungan kerabat atau teman 30 hari juga tercantum AED 200. Namun, visa kunjungan kerabat atau teman mempunyai komponen tambahan seperti security deposit AED 1.000, biaya layanan deposit dan asuransi.
Dengan demikian, dua visa yang sama-sama memiliki tarif dasar AED 200 belum tentu mempunyai total pembayaran yang sama.
Hal inilah yang perlu di perhatikan ketika membandingkan harga visa UAE.
Baca Juga : Visa UAE Ditolak? Penyebab, Solusi
Hal yang Perlu Ditanyakan kepada Agen Visa UAE
Sebelum membayar jasa agen, sebaiknya tanyakan:
- Jenis visa apa yang di gunakan?
- Single entry atau multiple entry?
- Masa tinggal berapa hari?
- Berapa tarif visa resmi?
- Apakah VAT sudah termasuk?
- Apakah asuransi sudah termasuk?
- Apakah ada biaya administrasi?
- Apakah ada biaya tambahan jika visa tertunda?
- Apakah ada security deposit?
- Apakah deposit dapat di kembalikan?
- Berapa biaya jasa agen?
- Apakah ada biaya tambahan jika pemohon berada di UAE?
Dengan mengetahui rincian tersebut, pemohon dapat mengetahui perbedaan antara tarif visa resmi dan total harga jasa.
Biaya visa UAE untuk WNI berbeda-beda tergantung jenis visa, masa tinggal, jumlah entry dan kondisi pengajuan.
Untuk visa turis single entry Dubai, GDRFA saat ini mencantumkan tarif AED 200 untuk 30 hari dan AED 300 untuk 60 hari, ditambah VAT 5%. Untuk visa turis multiple entry, tarif yang tercantum adalah AED 300 untuk 30 hari dan AED 500 untuk 60 hari, juga di tambah VAT 5%.
Sementara itu, visa kunjungan kerabat atau teman memiliki tarif AED 200 untuk 30 hari, AED 300 untuk 60 hari dan AED 400 untuk 90 hari, di tambah VAT 5%. Kategori ini juga dapat memiliki security deposit, biaya layanan deposit, asuransi dan biaya tambahan tertentu.
WNI tertentu juga dapat memenuhi syarat untuk visa on arrival berdasarkan ketentuan khusus yang berlaku sejak 2026. Untuk kategori tersebut, biaya yang di umumkan adalah AED 100 untuk 14 hari dan AED 250 untuk 60 hari.
Oleh karena itu, ketika menghitung biaya visa UAE, jangan hanya melihat harga visa dasar. Periksa juga VAT, asuransi, security deposit, biaya layanan, biaya pengajuan dari dalam UAE dan biaya jasa agen jika menggunakan layanan pengurusan.
Konsultasikan Visa UAE Anda sekarang.