Cara Membuat Visa UAE untuk WNI Panduan Pengajuan dari Awal

Yuni

Cara Membuat Visa UAE untuk WNI Panduan Pengajuan dari Awal
Direktur Utama Jangkar Groups

Cara membuat visa UAE untuk WNI perlu di pahami sebelum melakukan perjalanan ke Uni Emirat Arab. Maka, UAE menjadi salah satu tujuan populer bagi masyarakat Indonesia, terutama untuk berwisata ke Dubai dan Abu Dhabi, mengunjungi keluarga atau teman, melakukan perjalanan bisnis, maupun keperluan lainnya.

Proses pengajuan visa UAE tidak selalu sama untuk setiap pemohon. Jenis visa, tujuan perjalanan, lama tinggal, emirat yang menjadi tujuan, serta jalur pengajuan dapat memengaruhi dokumen dan tahapan yang harus di lakukan.

Untuk visa turis, pemerintah UAE menjelaskan bahwa pemohon yang tidak termasuk kategori bebas visa atau visa on arrival dapat mengajukan visa melalui maskapai penerbangan, hotel, atau travel agent yang berlisensi di UAE. Maka, Kedutaan UAE tidak menerbitkan visa turis secara langsung.

Sementara itu, untuk layanan visa tertentu di Dubai, pengajuan dapat di lakukan melalui kanal digital GDRFA Dubai atau melalui pusat layanan yang sesuai dengan jenis visa.

Karena itu, sebelum mengajukan visa, pemohon perlu menentukan jenis visa terlebih dahulu agar proses yang di lakukan sesuai dengan tujuan perjalanan.

Baca Juga : Biaya Visa UAE, Visa Turis, Visa Kunjungan dan Biaya Tambahan

Apakah WNI Membutuhkan Visa UAE?

Ketentuan masuk UAE untuk WNI perlu di periksa berdasarkan jenis paspor dan kondisi pemohon.

Informasi terbaru dari Kementerian Luar Negeri UAE yang di perbarui pada 14 September 2026 mencantumkan pemegang paspor biasa Indonesia dalam kategori Visa On Arrival. Maka, Pemegang paspor diplomatik, khusus dan resmi tercantum sebagai visa free.

Namun, terdapat ketentuan khusus mengenai siapa yang memenuhi syarat dan lama tinggal. Selain itu, kebijakan visa dapat di perbarui sehingga pemohon sebaiknya selalu memeriksa status terbaru sebelum melakukan perjalanan.

Pada Juni 2026, ICP juga mengumumkan bahwa warga negara Indonesia termasuk dalam kategori tertentu yang dapat memperoleh entry visa 14 atau 60 hari apabila memenuhi persyaratan tambahan, termasuk memiliki izin tinggal yang masih berlaku dari negara tertentu seperti Amerika Serikat, negara anggota Uni Eropa, Inggris, Singapura, Jepang, Korea Selatan, Australia, Selandia Baru atau Kanada.

Dengan demikian, status visa WNI tidak sebaiknya ditentukan hanya berdasarkan kewarganegaraan. Kondisi pemohon dan jenis fasilitas masuk yang di gunakan juga perlu di perhatikan.

Jenis Visa UAE yang Bisa Diajukan WNI

Sebelum mengetahui cara membuat visa UAE, tentukan terlebih dahulu jenis visa yang diperlukan.

Beberapa kategori yang umum di gunakan antara lain:

  1. Visa turis
  2. Visa kunjungan keluarga atau teman
  3. Visa bisnis
  4. Visa transit
  5. Visa untuk tujuan tertentu
  6. Visa multiple entry
  7. Visa turis jangka panjang

Untuk wisatawan yang ingin berlibur ke Dubai, visa turis merupakan salah satu kategori yang dapat di gunakan apabila pemohon tidak memenuhi fasilitas masuk lainnya.

GDRFA Dubai menyediakan visa turis single entry dengan masa tinggal 30 atau 60 hari.

Sementara itu, visa kunjungan keluarga atau teman memiliki persyaratan yang berbeda karena dapat membutuhkan dokumen hubungan keluarga, dokumen sponsor atau dokumen lainnya.

Baca Juga : Syarat Visa UAE untuk WNI Dokumen Lengkap

Syarat Membuat Visa UAE untuk WNI

Syarat visa UAE bergantung pada kategori yang di pilih.

Untuk visa turis Dubai single entry, GDRFA mencantumkan beberapa persyaratan utama seperti:

  • Foto pribadi
  • Salinan paspor
  • Paspor berlaku minimal enam bulan
  • Tiket untuk melanjutkan perjalanan atau meninggalkan UAE
  • Asuransi kesehatan yang berlaku di UAE

GDRFA juga mencantumkan bahwa visa turis jenis tersebut hanya dapat di terbitkan oleh kantor pariwisata yang terakreditasi di emirat Dubai.

Untuk kategori lain, dokumen yang diperlukan dapat berbeda.

Misalnya, visa kunjungan kerabat atau teman dapat membutuhkan foto, paspor, bukti hubungan keluarga, dokumen perkawinan atau kelahiran, serta dokumen terkait sponsor.

Karena itu, pemohon sebaiknya tidak menggunakan satu checklist untuk semua jenis visa UAE.

Dokumen yang Harus Disiapkan

Sebelum memulai pengajuan, siapkan dokumen yang kemungkinan di perlukan.

1. Paspor

Paspor menjadi dokumen utama.

Pastikan paspor:

  • Masih berlaku
  • Tidak rusak
  • Data identitas terbaca jelas
  • Memenuhi masa berlaku minimal yang di persyaratkan

Untuk visa turis Dubai, GDRFA menetapkan masa berlaku paspor minimal enam bulan.

2. Foto

Foto pribadi diperlukan untuk beberapa kategori visa.

Gunakan foto terbaru dengan kualitas yang jelas dan mengikuti ketentuan teknis dari sistem atau pihak yang memproses visa.

3. Tiket Perjalanan

Tiket pulang atau tiket untuk melanjutkan perjalanan dapat menjadi persyaratan.

Untuk visa turis Dubai, GDRFA secara khusus mencantumkan tiket untuk melanjutkan perjalanan atau meninggalkan UAE.

4. Asuransi Kesehatan

Asuransi kesehatan yang berlaku di UAE juga menjadi salah satu persyaratan yang tercantum pada layanan visa turis Dubai.

5. Bukti Akomodasi

Bukti hotel atau tempat tinggal dapat di perlukan tergantung jalur dan kategori visa.

6. Bukti Keuangan

Bukti keuangan dapat di minta untuk kategori tertentu.

Dokumen dapat berupa rekening koran, bank statement, slip gaji atau bukti penghasilan.

7. Dokumen Sponsor

Jika menggunakan sponsor atau mengajukan visa kunjungan keluarga atau teman, dokumen sponsor dapat di perlukan.

Dokumen tersebut dapat mencakup bukti hubungan keluarga, dokumen pekerjaan atau penghasilan sponsor dan dokumen identitas sponsor sesuai kategori visa.

Baca Juga : Visa Turis UAE untuk WNI Syarat, Dokumen, Biaya dan Proses

Cara Membuat Visa UAE dari Awal sampai Selesai

Secara umum, proses pembuatan visa UAE dapat dilakukan melalui beberapa tahap.

Tahap 1: Tentukan Tujuan Perjalanan

Langkah pertama adalah menentukan alasan pergi ke UAE.

Apakah untuk:

  • Wisata
  • Mengunjungi keluarga
  • Mengunjungi teman
  • Bisnis
  • Transit
  • Tujuan lainnya

Tujuan perjalanan akan menentukan kategori visa yang perlu di periksa.

Tahap 2: Periksa Status Visa

Setelah mengetahui tujuan perjalanan, periksa apakah pemohon perlu mengajukan visa terlebih dahulu atau memenuhi fasilitas visa on arrival.

Pemeriksaan ini penting karena ketentuan masuk UAE dapat berubah.

Tahap 3: Pilih Jalur Pengajuan

Untuk visa turis, pemerintah UAE menyebutkan beberapa jalur pengajuan, yaitu melalui maskapai penerbangan, hotel atau travel agent berlisensi di UAE.

Beberapa maskapai juga menyediakan layanan visa bagi penumpang yang memenuhi persyaratan mereka.

Jika menggunakan agen, pastikan agen memiliki jalur pengurusan yang jelas dan dapat menjelaskan siapa pihak yang mengajukan visa di UAE.

Tahap 4: Siapkan Dokumen

Kumpulkan paspor, foto, tiket, asuransi dan dokumen pendukung lainnya.

Pastikan setiap dokumen masih berlaku dan dapat di baca dengan jelas.

Tahap 5: Isi Formulir Aplikasi

Data pada aplikasi harus sesuai dengan paspor.

Periksa kembali:

  • Nama lengkap
  • Nomor paspor
  • Tanggal lahir
  • Kewarganegaraan
  • Tanggal penerbitan paspor
  • Tanggal kedaluwarsa paspor
  • Informasi perjalanan
  • Alamat
  • Email
  • Nomor telepon

Kesalahan data dapat menyebabkan proses menjadi lebih lama atau aplikasi perlu di perbaiki.

Tahap 6: Upload Dokumen

Dokumen yang di perlukan kemudian di unggah melalui sistem atau di berikan kepada pihak yang menangani pengajuan.

Untuk layanan digital GDRFA, tahapan resminya mencakup login, mencari layanan, mengisi informasi aplikasi dan melakukan pembayaran biaya yang di perlukan.

Tahap 7: Membayar Biaya

Setelah data dan dokumen di proses, pemohon perlu membayar biaya sesuai kategori visa.

Biaya dapat terdiri dari biaya visa, VAT, biaya layanan atau komponen lain yang berlaku.

Tahap 8: Menunggu Pemeriksaan

Setelah pembayaran selesai, aplikasi akan di periksa.

Pemohon sebaiknya tidak menganggap bahwa pembayaran otomatis berarti visa pasti diterbitkan.

Permohonan tetap harus melalui pemeriksaan dan persetujuan pihak yang berwenang.

Tahap 9: Menerima Visa

Jika disetujui, visa atau entry permit akan di berikan melalui mekanisme yang di gunakan saat pengajuan.

Simpan dokumen visa dengan baik dan periksa kembali nama, nomor paspor, tanggal berlaku dan masa tinggal yang di berikan.

Baca Juga : Visa UAE untuk WNI Syarat, Jenis Visa dan Cara Mengajukan

Cara Membuat Visa UAE dari Awal sampai Selesai

Cara Membuat Visa Turis UAE untuk WNI

Untuk wisata, langkah pengajuan biasanya lebih sederhana apabila dokumen sudah lengkap.

Pemerintah UAE menyebutkan bahwa visa turis dapat di atur melalui maskapai, hotel atau travel agent berlisensi di UAE. Maka, Kedutaan UAE tidak menerbitkan visa turis secara langsung.

Untuk visa turis Dubai single entry, GDRFA mencantumkan pilihan masa tinggal 30 atau 60 hari.

Tarif yang tercantum adalah:

  • Visa 30 hari: AED 200
  • Visa 60 hari: AED 300
  • VAT 5%

GDRFA juga menyatakan tidak ada security deposit untuk kategori visa turis single entry tersebut.

Selain itu, paspor harus berlaku minimal enam bulan, pemohon harus memiliki tiket untuk melanjutkan perjalanan atau meninggalkan UAE, dan asuransi kesehatan yang berlaku di UAE.

Cara Membuat Visa Dubai untuk WNI

Dubai merupakan salah satu emirat di UAE dan memiliki otoritas imigrasi sendiri, yaitu GDRFA Dubai.

Untuk kategori visa yang berada di bawah GDRFA, pemohon dapat menggunakan layanan digital yang tersedia.

Tahapan digital GDRFA secara umum adalah:

  1. Login ke sistem smart services.
  2. Mencari layanan visa yang di butuhkan.
  3. Mengisi informasi aplikasi.
  4. Mengunggah atau memberikan dokumen yang di perlukan.
  5. Membayar biaya.
  6. Menunggu hasil pemeriksaan.
  7. Menerima hasil visa.

Untuk layanan visa turis single entry, GDRFA mencantumkan estimasi penyelesaian sekitar 48 jam. Namun, waktu tersebut merupakan estimasi layanan dan bukan jaminan bahwa setiap permohonan akan selesai dalam waktu yang sama.

Cara Membuat Visa Kunjungan UAE

Jika tujuan perjalanan adalah mengunjungi keluarga atau teman, kategori visa kunjungan perlu di pertimbangkan.

GDRFA Dubai memiliki layanan visa kunjungan kerabat atau teman untuk single entry dengan pilihan masa tinggal 30, 60 atau 90 hari.

Dokumen yang tercantum dapat meliputi:

  • Foto pribadi
  • Paspor
  • Bukti hubungan keluarga
  • Marriage contract jika relevan
  • Birth certificate jika relevan
  • Salary certificate atau employment contract
  • Dokumen sponsor lainnya

Untuk kategori tertentu, pemohon juga harus memenuhi persyaratan terkait sponsor atau hubungan dengan orang yang berada di UAE.

Dengan demikian, visa kunjungan tidak sebaiknya di proses menggunakan checklist visa turis biasa.

Baca Juga : Visa Dubai untuk WNI Syarat, Biaya dan Cara Mengurusnya

Cara Membuat Visa UAE Melalui Agen

Menggunakan agen merupakan salah satu pilihan bagi pemohon yang tidak ingin menangani seluruh proses sendiri.

Namun, pemohon perlu memilih penyedia jasa dengan hati-hati.

Pemerintah UAE menyarankan agar wisatawan memeriksa keaslian travel agent sebelum memberikan dokumen resmi atau melakukan pembayaran.

Sebelum menggunakan agen, tanyakan:

  1. Jenis visa yang di gunakan.
  2. Siapa pihak sponsor atau pengaju di UAE.
  3. Dokumen yang di butuhkan.
  4. Biaya visa resmi.
  5. Biaya jasa agen.
  6. Apakah VAT sudah termasuk.
  7. Apakah asuransi sudah termasuk.
  8. Estimasi waktu proses.
  9. Kebijakan apabila visa ditolak.
  10. Cara menerima visa setelah di setujui.

Hindari memberikan dokumen paspor kepada pihak yang identitas dan legalitasnya tidak jelas.

Cara Membuat Visa UAE Melalui Maskapai

Maskapai tertentu menyediakan layanan visa UAE bagi penumpangnya.

Pemerintah UAE mencantumkan Emirates, Etihad Airways dan flydubai sebagai contoh maskapai yang menyediakan layanan visa. Maka, Setiap maskapai mempunyai persyaratan dan ketentuan sendiri.

Karena itu, apabila memilih jalur maskapai, pemohon perlu memeriksa apakah tiket harus di beli dari maskapai tersebut dan apakah kategori visa yang di butuhkan tersedia.

Baca Juga : Visa UAE Ditolak? Penyebab, Solusi

Apakah Bisa Membuat Visa UAE Secara Online?

Beberapa kategori visa dapat di ajukan secara digital.

GDRFA Dubai menyediakan kanal digital melalui website atau smart application untuk layanan tertentu. Tahapan yang tercantum meliputi login, memilih layanan, mengisi aplikasi dan melakukan pembayaran.

ICP juga menyediakan layanan visa melalui website dan aplikasi ICP Smart Services. Maka, Tahapannya meliputi pengajuan, pemeriksaan data, pengunggahan dokumen apabila di perlukan, pembayaran dan penerimaan hasil akhir.

Namun, “online” tidak selalu berarti pemohon dapat mengajukan semua jenis visa sendiri tanpa sponsor atau penyedia layanan.

Kategori visa tertentu tetap membutuhkan pihak sponsor, host atau jalur pengajuan yang di tentukan.

Baca Juga : Bukti Keuangan untuk Visa UAE Rekening Bank

Berapa Lama Membuat Visa UAE?

Waktu proses bergantung pada jenis visa dan otoritas yang menangani pengajuan.

Untuk visa turis single entry Dubai, GDRFA mencantumkan waktu penyelesaian sekitar 48 jam.

ICP juga mencantumkan durasi penyelesaian dua hari untuk layanan visa tertentu.

Namun, estimasi tersebut bukan berarti seluruh permohonan WNI pasti selesai dalam jangka waktu yang sama.

Pemeriksaan tambahan, kesalahan data, dokumen yang tidak lengkap atau kondisi pemohon dapat memengaruhi waktu proses.

Karena itu, pengajuan sebaiknya di lakukan sebelum jadwal keberangkatan.

Berapa Biaya Membuat Visa UAE?

Biaya bergantung pada jenis visa.

Untuk visa turis single entry Dubai:

  • 30 hari: AED 200
  • 60 hari: AED 300
  • VAT 5%

GDRFA menyebutkan bahwa biaya tambahan dapat berlaku apabila pemohon berada di dalam UAE, termasuk Knowledge Dirham AED 10, Innovation Dirham AED 10 dan fee inside UAE sebesar AED 500.

Sementara itu, visa kunjungan kerabat atau teman memiliki struktur biaya berbeda dan dapat mencakup security deposit serta biaya asuransi.

Jika menggunakan agen, total pembayaran juga dapat mencakup biaya jasa pengurusan.

Baca Juga : Berapa Lama Proses Visa UAE? Waktu Pengajuan

Bagaimana Jika Visa UAE Ditolak?

Apabila visa tidak di setujui, jangan langsung melakukan pengajuan ulang dengan dokumen yang sama.

Periksa terlebih dahulu:

  • Apakah data paspor sudah benar.
  • Apakah dokumen lengkap.
  • Apakah jenis visa sesuai tujuan.
  • Apakah sponsor atau host memenuhi ketentuan.
  • Apakah terdapat masalah pada riwayat imigrasi.
  • Apakah dokumen pendukung dapat di verifikasi.

Setelah mengetahui masalahnya, perbaiki dokumen atau informasi yang di perlukan sebelum mengajukan kembali.

Tidak semua penolakan memiliki penyebab yang sama sehingga langkah berikutnya perlu di sesuaikan dengan kondisi aplikasi.

Baca Juga : Sponsor Visa UAE, Invitation Letter dan Dokumen Pendukung

Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Membuat Visa UAE

Beberapa kesalahan yang sering perlu di hindari antara lain:

  • Salah menulis nama.
  • Salah memasukkan nomor paspor.
  • Menggunakan paspor yang masa berlakunya kurang dari enam bulan.
  • Foto tidak sesuai.
  • Dokumen pendukung tidak lengkap.
  • Tiket perjalanan tidak sesuai.
  • Informasi hotel tidak sesuai.
  • Menggunakan jenis visa yang tidak sesuai tujuan.
  • Memberikan dokumen kepada agen yang tidak jelas.
  • Mengajukan terlalu dekat dengan tanggal keberangkatan.

Kesalahan administratif dapat membuat pemohon harus melakukan perbaikan atau menunggu pemeriksaan tambahan.

Checklist Cara Membuat Visa UAE untuk WNI

Sebelum mengajukan, gunakan checklist berikut:

  • Menentukan tujuan perjalanan
  • Menentukan jenis visa
  • Memeriksa status visa WNI
  • Memeriksa masa berlaku paspor
  • Menyiapkan foto
  • Menyiapkan tiket perjalanan
  • Menyiapkan asuransi kesehatan
  • Menyiapkan bukti akomodasi jika di perlukan
  • Menyiapkan bukti keuangan jika di perlukan
  • Menyiapkan dokumen sponsor jika di perlukan
  • Memilih jalur pengajuan
  • Mengisi data sesuai paspor
  • Mengunggah dokumen
  • Membayar biaya
  • Menunggu pemeriksaan
  • Memeriksa visa setelah di terbitkan

Baca Juga : Visa Transit UAE Syarat, Durasi dan Ketentuan Transit di Dubai

Tips Agar Proses Visa UAE Lebih Lancar

Ada beberapa hal yang dapat di lakukan untuk mengurangi risiko kendala.

Pertama, jangan langsung membeli tiket non-refundable sebelum mengetahui ketentuan visa yang berlaku.

Kedua, pastikan paspor masih memiliki masa berlaku yang cukup.

Ketiga, gunakan dokumen dengan kualitas scan yang baik.

Keempat, periksa seluruh data sebelum aplikasi dikirim.

Kelima, pilih jalur pengajuan yang sesuai dengan jenis visa.

Keenam, jika menggunakan agen, pastikan pihak tersebut jelas dan dapat menjelaskan rincian biaya.

Ketujuh, simpan bukti pembayaran dan nomor aplikasi.

Kedelapan, setelah visa diterbitkan, periksa kembali nama, nomor paspor, tanggal berlaku dan masa tinggal.

Cara membuat visa UAE untuk WNI di mulai dari menentukan tujuan perjalanan dan jenis visa yang sesuai. Setelah itu, pemohon perlu memeriksa status visa, menyiapkan dokumen, memilih jalur pengajuan, mengisi aplikasi, membayar biaya, menunggu pemeriksaan dan menerima visa apabila permohonan di setujui.

Untuk visa turis, pemerintah UAE menyebutkan bahwa pengajuan dapat di lakukan melalui maskapai, hotel atau travel agent berlisensi di UAE. Kedutaan UAE tidak menerbitkan visa turis secara langsung.

Untuk visa turis Dubai single entry, GDRFA mencantumkan paspor minimal enam bulan, foto, tiket keluar atau tiket lanjutan dan asuransi kesehatan sebagai persyaratan utama. Pengajuan digital di lakukan melalui sistem GDRFA dan estimasi penyelesaiannya sekitar 48 jam.

Sementara itu, visa kunjungan keluarga atau teman memiliki dokumen dan ketentuan sponsor yang berbeda. Karena itu, pemohon perlu memastikan jenis visa sebelum mulai menyiapkan dokumen.

Dengan menentukan kategori visa secara tepat, menyiapkan dokumen yang lengkap dan memastikan seluruh data sesuai paspor, proses pengajuan visa UAE untuk WNI dapat di lakukan dengan lebih teratur.

Konsultasikan Visa UAE Anda sekarang.

Avatar photo
Yuni