Masa Berlaku Multiple Entry Visa Schengen dan Lama Tinggal

Kristian Kimi

Masa Berlaku Multiple Entry Visa Schengen dan Lama Tinggal
Direktur Utama Jangkar Groups

Memahami masa berlaku multiple entry visa Schengen penting agar pemegang visa tidak keliru antara periode berlakunya visa dan batas waktu tinggal di kawasan Schengen. Multiple entry memang memungkinkan pemegang visa keluar dan masuk kembali selama visa masih berlaku, tetapi jumlah hari tinggal tetap di batasi oleh ketentuan visa yang di berikan. Oleh karena itu, informasi pada visa perlu di periksa sebelum melakukan perjalanan.

Baca Juga : Multiple Entry Visa Schengen: Pengertian, Syarat & Masa Berlaku

Masa Berlaku Visa Berbeda dengan Lama Tinggal

Masa berlaku menunjukkan periode ketika visa dapat di gunakan untuk melakukan perjalanan masuk ke kawasan Schengen. Sementara itu, lama tinggal menunjukkan berapa hari pemegang visa di perbolehkan berada di kawasan Schengen.

Sebagai contoh, visa dapat memiliki masa berlaku selama satu tahun, tetapi bukan berarti pemegangnya dapat tinggal selama satu tahun penuh. Untuk visa Schengen jangka pendek, aturan umum membatasi masa tinggal maksimal 90 hari dalam periode 180 hari.

Dengan demikian, pemohon perlu memperhatikan dua informasi tersebut secara terpisah.

Memahami Ketentuan 90 Hari dalam 180 Hari

Ketentuan 90/180 hari berarti pemegang visa Schengen jangka pendek dapat berada di kawasan Schengen maksimal 90 hari dalam periode 180 hari yang bergulir.

Perhitungan tersebut berlaku terhadap keseluruhan masa tinggal, bukan 90 hari untuk setiap negara yang di kunjungi. Karena itu, berpindah dari satu negara Schengen ke negara Schengen lainnya tidak membuat hitungan hari kembali menjadi nol.

Misalnya, seseorang tinggal selama 30 hari, kemudian keluar dari kawasan Schengen. Ketika kembali masuk, hari yang sudah di gunakan tetap di perhitungkan dalam periode 180 hari yang relevan.

Apa Fungsi Multiple Entry?

Multiple entry menunjukkan bahwa visa dapat di gunakan untuk melakukan beberapa kali masuk ke kawasan Schengen selama masa berlaku visa. Hal ini berbeda dengan single entry yang hanya memberikan satu kali masuk berdasarkan ketentuan visa.

Misalnya, seseorang memiliki multiple entry visa yang masih berlaku. Pemegang visa dapat keluar dari kawasan Schengen dan kemudian masuk kembali selama visa tersebut masih berlaku dan ketentuan lainnya terpenuhi.

Namun, setiap perjalanan tetap harus memperhatikan batas lama tinggal. Oleh sebab itu, multiple entry tidak berarti pemegang visa bebas tinggal tanpa batas.

Cara Membaca Informasi pada Visa

Informasi pada stiker visa perlu di periksa dengan teliti setelah paspor di terima. Beberapa bagian penting yang perlu di perhatikan meliputi:

Informasi pada VisaMakna
Valid FromTanggal mulai visa dapat di gunakan
Valid UntilTanggal terakhir masa berlaku visa
Duration of StayJumlah hari tinggal yang di berikan
Number of EntriesJumlah izin masuk yang di berikan
Type of VisaKategori visa yang di terbitkan
Issued ByPihak yang menerbitkan visa

Dengan memahami setiap bagian tersebut, pemegang visa dapat menyesuaikan rencana perjalanan dengan ketentuan yang sebenarnya.

Bagaimana Menghitung Lama Tinggal?

Perhitungan lama tinggal perlu memperhatikan seluruh hari yang di gunakan di kawasan Schengen. Hari masuk dan hari keluar juga termasuk dalam perhitungan masa tinggal.

Contoh Perjalanan Singkat

Misalnya, pemegang multiple entry tinggal selama 20 hari pada perjalanan pertama. Setelah keluar dari kawasan Schengen, pemegang visa kembali melakukan perjalanan selama 15 hari.

Total hari yang di gunakan menjadi 35 hari. Apabila seluruh hari tersebut berada dalam periode 180 hari yang sama, jumlah tersebut tetap di hitung secara kumulatif.

Contoh Perjalanan Berulang

Pemegang visa kemudian melakukan perjalanan ketiga selama 10 hari. Total penggunaan menjadi 45 hari dalam periode perhitungan yang relevan.

Karena itu, pemegang visa perlu mencatat tanggal masuk dan keluar setiap perjalanan agar jumlah hari dapat di hitung dengan benar.

Apakah Masa Berlaku Visa Sama dengan Masa Tinggal?

Tidak. Masa berlaku dan lama tinggal merupakan dua hal berbeda.

Misalnya, sebuah visa memiliki masa berlaku dari Januari sampai Desember, tetapi duration of stay yang tercantum hanya 90 hari. Artinya, pemegang dapat menggunakan visa untuk masuk selama periode validitas tersebut sesuai jumlah entry yang di berikan, tetapi total masa tinggal tetap mengikuti batas yang tercantum pada visa dan aturan 90/180 hari.

Selain itu, masa berlaku visa tidak otomatis berarti pemegang boleh berada di Schengen sampai tanggal terakhir visa tanpa memperhatikan duration of stay.

Hal yang Perlu Di periksa Sebelum Bepergian

Sebelum melakukan perjalanan, periksa beberapa informasi berikut:

A. Tanggal mulai masa berlaku visa.
B. Tanggal berakhirnya visa.
C. Jumlah entry yang di berikan.
D. Duration of stay.
E. Masa berlaku paspor.
F. Perhitungan hari tinggal sebelumnya.
G. Rencana tanggal masuk dan keluar.

Kemudian, cocokkan informasi tersebut dengan itinerary. Jika pemohon memiliki beberapa perjalanan, buat catatan tanggal masuk dan keluar agar perhitungan hari tetap terkendali.

Kesalahan dalam Menghitung Masa Tinggal

Beberapa kesalahan dapat terjadi karena pemegang visa hanya melihat tanggal kedaluwarsa visa. Padahal, tanggal tersebut bukan satu-satunya informasi yang menentukan izin tinggal.

Kesalahan yang perlu di hindari antara lain:

A. Menganggap masa berlaku visa sama dengan lama tinggal.
B. Menganggap setiap masuk memberikan jatah hari baru.
C. Tidak menghitung perjalanan sebelumnya.
D. Mengabaikan aturan 90/180 hari.
E. Tidak memeriksa duration of stay.
F. Tidak memperhatikan jumlah entry.
G. Mengabaikan tanggal mulai visa.

Oleh karena itu, pemeriksaan visa sebelum keberangkatan sangat penting, terutama bagi pemegang multiple entry yang melakukan perjalanan beberapa kali.

FAQ Masa Berlaku Multiple Entry Visa Schengen dan Lama Tinggal

Berapa lama masa berlaku multiple entry visa Schengen?

Masa berlaku bergantung pada visa yang di terbitkan. Tidak semua pemohon mendapatkan periode validitas yang sama.

Apakah multiple entry berarti bisa tinggal selama masa berlaku visa?

Tidak. Masa berlaku visa berbeda dengan batas lama tinggal. Pemegang tetap harus mengikuti duration of stay dan ketentuan 90/180 hari untuk visa Schengen jangka pendek.

Apa maksud 90 hari dalam 180 hari?

Artinya, pemegang visa Schengen jangka pendek pada umumnya dapat tinggal maksimal 90 hari dalam periode 180 hari yang bergulir.

Apakah keluar dari Schengen membuat hitungan hari kembali nol?

Tidak. Hari yang sudah di gunakan tetap di perhitungkan dalam periode 180 hari yang relevan.

Apa yang harus di periksa setelah visa di terbitkan?

Periksa masa berlaku, duration of stay, number of entries, dan informasi identitas pada visa sebelum melakukan perjalanan.

Jasa Pengurusan Multiple Entry Visa Schengen

PT Global Jangkar Groups membantu WNI dalam persiapan multiple entry visa Schengen, termasuk pemeriksaan dokumen, itinerary, riwayat perjalanan, formulir, serta pendampingan administrasi pengajuan.

Konsultasi Multiple Entry Visa Schengen Sekarang!

Kristian Kimi