Apa Itu Kode Paspor Elektronik?
Kode paspor elektronik merupakan istilah yang sering digunakan untuk mencari informasi mengenai berbagai kode dan identitas yang terdapat pada paspor elektronik atau e-paspor.
Paspor elektronik pada dasarnya adalah paspor biasa yang dilengkapi chip elektronik. Chip tersebut digunakan untuk menyimpan data tertentu pemegang paspor dan mendukung proses pemeriksaan keimigrasian secara elektronik.
Di dalam sebuah paspor elektronik terdapat berbagai informasi penting, antara lain:
- Nomor paspor
- Kode negara
- Nama pemegang paspor
- Tanggal lahir
- Jenis kelamin
- Negara penerbit
- Tanggal penerbitan
- Tanggal berakhirnya paspor
- Machine Readable Zone (MRZ)
- Chip elektronik
Karena itu, ketika seseorang mencari kode paspor elektronik, yang dimaksud bisa saja nomor paspor, kode negara, atau kode yang terdapat pada bagian MRZ.
Apakah Ada Kode Khusus untuk Menandai Paspor Elektronik?
Ya, tetapi perlu dibedakan antara kode identitas paspor dengan tanda bahwa paspor tersebut merupakan paspor elektronik.
Cara paling mudah mengenali e-paspor adalah melihat simbol chip elektronik pada sampul depan paspor. Paspor elektronik memiliki chip yang menjadi pembeda utama dari paspor nonelektronik.
Jadi, jika Anda sedang diminta mengisi data pada formulir dengan pertanyaan seperti:
“Nomor paspor elektronik”
biasanya yang dimaksud adalah nomor paspor, bukan kode chip.
Sementara jika pertanyaannya:
“Apakah paspor Anda elektronik?”
Anda dapat melihat simbol chip pada sampul paspor untuk membantu mengenalinya.
Cara Mengenali Paspor Elektronik

Ada beberapa ciri yang dapat digunakan untuk mengenali paspor elektronik Indonesia.
1. Terdapat Simbol Chip
Ciri paling mudah adalah adanya simbol yang menyerupai chip elektronik pada bagian sampul paspor.
Simbol tersebut menunjukkan bahwa paspor memiliki komponen elektronik.
2. Memiliki Chip Elektronik
Paspor elektronik mempunyai chip yang menyimpan data tertentu pemegang paspor. Chip tersebut merupakan salah satu fitur keamanan yang membedakan e-paspor dari paspor nonelektronik.
3. Dapat Mendukung Pemeriksaan Autogate
Pada lokasi yang menyediakan fasilitas autogate, paspor elektronik dapat digunakan untuk mendukung proses pemeriksaan keimigrasian secara otomatis.
Namun, penggunaan autogate tetap bergantung pada fasilitas dan ketentuan yang berlaku di lokasi pemeriksaan.
4. Memiliki MRZ
Seperti dokumen perjalanan yang memenuhi standar internasional, paspor memiliki Machine Readable Zone (MRZ) yang dapat dibaca oleh mesin.
MRZ biasanya terdapat pada halaman biodata paspor dan terdiri dari karakter tertentu yang digunakan untuk membantu proses pemeriksaan dokumen perjalanan.
Mengenal Nomor Paspor Elektronik
Salah satu informasi yang paling sering dicari adalah nomor paspor elektronik.
Nomor paspor merupakan nomor unik yang digunakan untuk mengidentifikasi dokumen perjalanan tersebut.
Nomor ini biasanya terdapat pada halaman biodata paspor bersama informasi seperti:
- Nama lengkap
- Kewarganegaraan
- Tanggal lahir
- Jenis kelamin
- Tempat lahir
- Tanggal penerbitan
- Tanggal berlaku
- Instansi penerbit
- Nomor paspor
Ketika melakukan pendaftaran tiket pesawat, visa, perjalanan luar negeri, atau formulir pekerjaan ke luar negeri, pemohon biasanya diminta memasukkan nomor paspor.
Pastikan nomor yang dimasukkan sama persis dengan yang tercetak pada paspor.
Jangan menggunakan nomor NIK sebagai pengganti nomor paspor.
Apa Itu Kode Negara pada Paspor?
Selain nomor paspor, terdapat juga kode negara.
Untuk Indonesia, kode negara yang umum digunakan dalam dokumen perjalanan internasional adalah:
IDN
Kode tersebut berbeda dengan nomor paspor.
Sebagai contoh sederhana:
Nama : IMAN PRAYUGO
Nationality : IDN
Passport No : XXXXXXXXX
Dalam contoh tersebut:
- IDN = kode negara Indonesia
- Passport No = nomor paspor
- Nama = identitas pemegang paspor
Oleh sebab itu, jika formulir meminta country code atau kode negara, jangan memasukkan nomor paspor.
Apa Itu MRZ pada Paspor Elektronik?
MRZ (Machine Readable Zone) adalah bagian pada dokumen perjalanan yang dirancang agar dapat dibaca oleh mesin.
Pada paspor, MRZ biasanya berada di bagian bawah halaman biodata.
Karakter pada MRZ bukan sekadar tulisan biasa. Susunan karakter tersebut mengikuti format tertentu sehingga dapat digunakan oleh sistem pemeriksaan dokumen perjalanan.
Contoh ilustrasi:
P<IDNPRAYUGO<<IMAN<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<
XXXXXXXXX<IDN<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<
Contoh di atas hanya ilustrasi dan bukan format atau nomor paspor sebenarnya.
MRZ tidak boleh disamakan dengan nomor paspor. Nomor paspor merupakan salah satu informasi yang dapat direpresentasikan dalam struktur MRZ.
Apa Fungsi Chip pada Paspor Elektronik?
Chip merupakan komponen penting pada e-paspor.
Menurut informasi dari Kantor Imigrasi, paspor elektronik menyimpan data pemegang dalam chip dan dapat mendukung proses verifikasi identitas.
Secara umum, keberadaan chip memberikan beberapa manfaat:
- Membantu meningkatkan keamanan dokumen.
- Mendukung verifikasi identitas pemegang.
- Membantu pemeriksaan keimigrasian elektronik.
- Mengurangi risiko pemalsuan dokumen.
- Mendukung penggunaan fasilitas autogate di tempat yang tersedia.
Chip tersebut bukan baterai dan tidak digunakan untuk mengisi daya perangkat elektronik. Informasi mengenai hal ini juga telah dijelaskan oleh Kantor Imigrasi Karawang pada 2026.
Apakah Paspor Elektronik Lebih Aman?
Salah satu tujuan penggunaan teknologi elektronik pada paspor adalah meningkatkan keamanan dokumen perjalanan.
Data yang tersimpan pada chip dapat digunakan dalam proses verifikasi sehingga pemeriksaan tidak hanya bergantung pada informasi yang tercetak di halaman paspor.
Paspor elektronik juga menggunakan berbagai fitur keamanan pada dokumen fisiknya.
Untuk versi tertentu, Indonesia juga memiliki paspor elektronik lembar polikarbonat. Jenis ini menggunakan material polikarbonat pada halaman biodata dan memiliki berbagai fitur keamanan tambahan.
Perbedaan Paspor Elektronik dan Paspor Nonelektronik
Perbedaan utama dapat dilihat dari keberadaan chip.
| Perbandingan | Paspor Elektronik | Paspor Nonelektronik |
|---|---|---|
| Chip elektronik | Ada | Tidak ada |
| Simbol chip pada sampul | Ada | Tidak ada |
| Data elektronik | Ada | Tidak menggunakan chip |
| MRZ | Ada | Ada |
| Dapat mendukung autogate | Ya, pada fasilitas yang tersedia | Bergantung fasilitas dan ketentuan |
| Fungsi utama | Dokumen perjalanan | Dokumen perjalanan |
Pada dasarnya, paspor elektronik dan paspor biasa memiliki fungsi utama yang sama sebagai dokumen perjalanan internasional. Perbedaannya terutama terdapat pada teknologi dan fitur keamanan yang digunakan.
Berapa Biaya Paspor Elektronik?
Biaya paspor dapat berubah mengikuti peraturan pemerintah yang berlaku.
Sebagai contoh, informasi layanan keimigrasian yang mengacu pada ketentuan tarif paspor mencantumkan biaya paspor biasa elektronik 48 halaman sebesar Rp650.000 untuk masa berlaku paling lama 5 tahun pada ketentuan yang berlaku di sumber tersebut.
Karena tarif dan ketentuan layanan dapat diperbarui, calon pemohon sebaiknya memeriksa informasi terbaru melalui kanal resmi Direktorat Jenderal Imigrasi atau kantor imigrasi tempat permohonan dilakukan.
Bagaimana Cara Membuat Paspor Elektronik?
Permohonan paspor dapat dilakukan melalui layanan keimigrasian yang tersedia, termasuk aplikasi M-Paspor.
Secara umum, prosesnya meliputi:
- Mengunduh dan membuka aplikasi M-Paspor.
- Membuat atau masuk ke akun.
- Mengisi data pemohon.
- Memilih jenis paspor yang tersedia.
- Memilih kantor imigrasi.
- Memilih jadwal kedatangan.
- Melakukan pembayaran sesuai ketentuan.
- Datang ke kantor imigrasi.
- Melakukan pemeriksaan dokumen.
- Pengambilan foto dan sidik jari.
- Wawancara.
- Menunggu proses penerbitan paspor.
- Mengambil paspor sesuai jadwal.
Persyaratan dokumen dapat berbeda berdasarkan kondisi pemohon, misalnya pembuatan paspor baru atau penggantian paspor lama. Karena itu, periksa persyaratan terbaru sebelum datang ke kantor imigrasi.
Apakah Nomor Paspor Sama dengan NIK?
Tidak.
NIK dan nomor paspor merupakan dua identitas yang berbeda.
NIK merupakan nomor identitas kependudukan yang tercantum pada KTP dan dokumen kependudukan.
Sedangkan nomor paspor merupakan nomor yang diberikan pada dokumen paspor.
Contoh:
NIK : Nomor identitas kependudukan
Nomor Paspor : Nomor dokumen perjalanan
Kode Negara : IDN
Ketiganya memiliki fungsi berbeda.
Jika formulir meminta passport number, masukkan nomor paspor, bukan NIK.
Apakah Kode Paspor Elektronik Bisa Digunakan untuk Cek Identitas?
Tidak semua informasi yang tercetak pada paspor dapat digunakan masyarakat untuk melakukan pemeriksaan identitas secara bebas.
Paspor merupakan dokumen resmi negara dan mengandung informasi pribadi. Karena itu, pemilik paspor harus berhati-hati ketika mengirimkan foto atau salinan paspor kepada pihak lain.
Jika diperlukan untuk keperluan administrasi, sebaiknya berikan hanya kepada pihak yang memang memiliki kepentingan dan gunakan salinan dengan tujuan yang jelas.
Hindari mengunggah foto lengkap paspor ke media sosial.
Apakah Paspor Elektronik Bisa Rusak?
Bisa.
Meskipun menggunakan teknologi elektronik, paspor tetap merupakan dokumen fisik yang harus dijaga.
Kerusakan pada bagian paspor, termasuk chip, dapat mengganggu pemanfaatan fitur elektronik tertentu.
Karena itu:
- Jangan melipat paspor secara berlebihan.
- Jangan menekan bagian sampul dengan benda berat.
- Jangan merusak halaman biodata.
- Hindari terkena air.
- Simpan di tempat yang aman.
- Jangan melakukan modifikasi pada paspor.
- Jangan menempelkan benda sembarangan pada halaman paspor.
Jika paspor rusak atau hilang, pemegang paspor perlu menghubungi kantor imigrasi untuk memperoleh informasi mengenai prosedur yang harus dilakukan.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan tentang Kode Paspor Elektronik
Apa kode paspor elektronik Indonesia?
Tidak ada satu kode tunggal yang dapat digunakan untuk menyebut seluruh paspor elektronik Indonesia. Istilah tersebut dapat merujuk pada nomor paspor, kode negara, atau informasi pada MRZ.
Apa kode negara Indonesia pada paspor?
Kode negara Indonesia yang umum digunakan dalam dokumen perjalanan internasional adalah IDN.
Bagaimana cara mengetahui paspor elektronik?
Lihat bagian sampul depan paspor. Paspor elektronik memiliki simbol chip elektronik.
Apakah nomor paspor sama dengan kode paspor?
Dalam penggunaan sehari-hari, orang sering menyebut nomor paspor sebagai kode paspor. Namun secara teknis, istilah tersebut dapat membingungkan karena paspor juga memiliki kode negara dan informasi MRZ.
Apakah e-paspor mempunyai chip?
Ya. Chip merupakan salah satu ciri utama paspor elektronik.
Apakah e-paspor bisa digunakan di autogate?
Paspor elektronik dapat mendukung penggunaan autogate pada fasilitas keimigrasian yang tersedia dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Apakah e-paspor sama dengan paspor biasa?
Keduanya merupakan dokumen perjalanan. Perbedaan utamanya adalah paspor elektronik dilengkapi chip elektronik dan memiliki fitur teknologi tambahan.
Kode paspor elektronik tidak selalu berarti satu kode tertentu. Dalam praktiknya, istilah tersebut dapat merujuk pada nomor paspor, kode negara, MRZ, atau informasi lain yang berkaitan dengan identitas paspor elektronik.
Cara paling mudah mengenali e-paspor adalah melihat simbol chip pada sampul paspor. Sementara itu, nomor paspor dapat ditemukan pada halaman biodata dan digunakan ketika melakukan berbagai keperluan administrasi perjalanan internasional.
Paspor elektronik menggunakan chip untuk mendukung keamanan dan proses verifikasi identitas. Karena mengandung data pribadi, paspor harus dijaga dengan baik dan tidak sembarangan dibagikan kepada pihak lain.
Untuk informasi terbaru mengenai jenis paspor, biaya, persyaratan, dan prosedur pengajuan, selalu gunakan informasi resmi dari Direktorat Jenderal Imigrasi atau kantor imigrasi terkait.
Referensi
- Direktorat Jenderal Imigrasi – informasi mengenai paspor elektronik dan jenis paspor.
- Kantor Imigrasi Jakarta Pusat – layanan paspor biasa dan paspor elektronik.
- Kantor Imigrasi Karawang – FAQ dan informasi paspor elektronik.
- Kantor Imigrasi Yogyakarta – informasi perbedaan paspor elektronik dan nonelektronik.