Paspor Elektronik Indonesia Pengajuan Visa: Data yang Harus Diisi

Iman Bekasi

Updated on:

Paspor Elektronik Indonesia untuk Pengajuan Visa yang diisi
Direktur Utama Jangkar Groups

Paspor Elektronik Indonesia untuk Pengajuan Visa yang Diisi

Mengisi formulir pengajuan visa membutuhkan ketelitian, terutama ketika formulir meminta informasi dari paspor elektronik Indonesia. Kesalahan satu karakter pada nomor paspor, nama, kewarganegaraan, atau tanggal kedaluwarsa dapat menyebabkan data permohonan tidak sesuai dengan dokumen perjalanan.

Bagi pemegang e-Paspor Indonesia, informasi yang dibutuhkan pada formulir visa pada dasarnya berasal dari halaman biodata paspor. Namun, setiap negara dan sistem aplikasi visa dapat menggunakan istilah serta format kolom yang berbeda.

DAFTAR ISI

Baca Juga : Kode Paspor Elektronik Indonesia: Pengertian, Letak, Jenis, dan Cara Membacanya

Karena itu, sebelum mengisi formulir visa, penting untuk memahami data paspor elektronik Indonesia yang harus diisi, arti setiap kolom, kode negara Indonesia, serta kesalahan yang perlu dihindari.

Catatan: Artikel ini membahas cara memahami dan mengisi data paspor pada formulir visa secara umum. Format dan persyaratan dapat berbeda menurut negara tujuan dan jenis visa.

Apa yang Dimaksud Data Paspor Elektronik pada Formulir Visa?

Ketika formulir visa meminta passport information, yang dimaksud biasanya adalah data yang terdapat pada halaman biodata paspor.

Baca Juga : Letak Kode Paspor Elektronik Indonesia: Panduan Menemukan Nomor dan Informasinya

Data yang sering diminta meliputi:

  • Nama keluarga atau surname.
  • Nama depan atau given name.
  • Nomor paspor.
  • Kewarganegaraan.
  • Negara penerbit paspor.
  • Tempat dan tanggal lahir.
  • Jenis kelamin.
  • Tanggal penerbitan paspor.
  • Tanggal kedaluwarsa paspor.
  • Otoritas penerbit paspor.

Tidak semua formulir meminta seluruh informasi tersebut. Isilah hanya sesuai kolom yang tersedia dan mengikuti petunjuk sistem.

Baca Juga : Perbedaan Nomor Paspor dan Kode Paspor Elektronik Indonesia


Data Paspor Elektronik Indonesia yang Perlu Disiapkan

Sebelum membuka formulir visa, siapkan paspor elektronik dan periksa halaman biodatanya.

Berikut beberapa informasi yang biasanya diperlukan.

Data pada FormulirSumber Data
Passport NumberNomor paspor
Surname/Family NameNama keluarga atau nama sesuai struktur formulir
Given NameNama depan/nama pemberian
NationalityIndonesia/Indonesian sesuai pilihan sistem
Issuing CountryIndonesia
Country CodeIDN jika diminta kode 3 huruf
Date of IssueTanggal penerbitan paspor
Date of ExpiryTanggal kedaluwarsa paspor
Place of BirthTempat lahir sesuai dokumen
Date of BirthTanggal lahir
Sex/GenderJenis kelamin
Issuing AuthorityOtoritas penerbit yang tercantum pada paspor

Baca Juga : Apa Itu MRZ pada Paspor Indonesia? Arti Kode dan Cara Membacanya

Jangan menebak data jika tidak yakin. Cocokkan dengan halaman biodata paspor atau petunjuk resmi formulir visa.


Cara Mengisi Nomor Paspor Indonesia

Salah satu kolom paling penting adalah Passport Number.

Masukkan nomor paspor persis seperti yang tercantum pada halaman biodata, sesuai format yang diterima sistem.

Baca Juga : Apa Itu Chip pada Paspor Elektronik Indonesia? Fungsi dan Keamanannya

Perhatikan perbedaan antara:

  • Huruf dan angka.
  • Angka 0 dan huruf O.
  • Angka 1 dan huruf I.
  • Karakter yang mungkin terlihat mirip pada hasil pemindaian.

Jangan memasukkan:

  • Nomor KTP.
  • Nomor KK.
  • Nomor paspor lama jika Anda sudah menggunakan paspor baru.
  • Kode negara IDN.
  • Nomor dokumen lain.

Baca Juga : Paspor Elektronik Indonesia: Jenis, Ciri-Ciri, dan Perbedaannya dengan Paspor Biasa

Contoh

Jika formulir meminta:

Passport Number: XXXXXXXXX

maka yang diisi adalah nomor paspor, bukan IDN dan bukan nomor identitas kependudukan.


Cara Mengisi Nama Sesuai Paspor

Bagian nama merupakan salah satu sumber kesalahan yang cukup sering terjadi dalam formulir visa.

Formulir dapat menggunakan istilah seperti:

  • Surname
  • Family Name
  • Last Name
  • Given Name
  • First Name
  • Middle Name
  • Full Name

Masalahnya, struktur nama masyarakat Indonesia tidak selalu menggunakan pola nama keluarga seperti yang umum digunakan di beberapa negara.

Baca Juga : Cara Membuat Paspor Elektronik Indonesia: Syarat, Proses, dan Biaya

Karena itu, jangan mengarang surname atau family name jika nama Anda tidak memiliki nama keluarga.

Ikuti petunjuk resmi dari sistem aplikasi visa yang digunakan.

Perhatikan Nama pada Halaman Biodata

Gunakan halaman biodata paspor sebagai sumber utama.
Jika formulir meminta full name, tuliskan nama sesuai format yang diminta.

Baca Juga : Masa Berlaku Paspor Elektronik Indonesia: Kapan Harus Diperpanjang?

Jika formulir memisahkan surname dan given name, ikuti instruksi resmi dari otoritas visa. Jangan otomatis menganggap kata terakhir dari nama Anda sebagai surname jika Anda memang tidak memiliki nama keluarga.


Cara Mengisi Nationality

Kolom Nationality menanyakan kewarganegaraan pemohon.

Untuk pemegang paspor Indonesia, pilihan yang dapat muncul antara lain:

  • Indonesia
  • Indonesian
  • Republic of Indonesia

Jika sistem menyediakan daftar pilihan, pilih Indonesia atau pilihan yang secara resmi digunakan oleh sistem tersebut.

Baca Juga : Kode Negara pada Paspor Indonesia: Arti Kode IDN dan Informasi Lainnya

Jangan memasukkan:

  • IDN sebagai nama kewarganegaraan jika kolom meminta nama negara.
  • +62.
  • Nama kota tempat tinggal.
  • Nama negara tempat Anda mengajukan visa.

Cara Mengisi Issuing Country

Issuing Country berarti negara yang menerbitkan paspor.

Untuk paspor Indonesia:

Issuing Country: Indonesia

Jika sistem menggunakan kode tiga huruf, pilihan yang relevan dapat berupa:

IDN

Perhatikan perbedaan antara Nationality dan Issuing Country.

Dalam kasus pemegang paspor Indonesia, keduanya dapat sama-sama merujuk pada Indonesia, tetapi pertanyaannya berbeda:

  • Nationality โ†’ kewarganegaraan pemohon.
  • Issuing Country โ†’ negara penerbit paspor.

Kode Negara Indonesia pada Pengajuan Visa

Jika formulir visa meminta three-letter country code, kode Indonesia adalah:

IDN

Namun, istilah country code perlu diperhatikan karena dapat digunakan untuk beberapa jenis kode.

Permintaan FormulirData Indonesia
Country nameIndonesia
Country code 2 hurufID
Country code 3 hurufIDN
Phone country code+62
NationalityIndonesia/Indonesian sesuai sistem

Jangan menggunakan +62 ketika formulir meminta kode negara paspor tiga huruf.


Cara Mengisi Date of Issue

Date of Issue adalah tanggal penerbitan paspor.

Tanggal ini dapat ditemukan pada halaman biodata paspor dengan keterangan seperti:

Date of Issue

atau istilah lain yang memiliki arti serupa.

Perhatikan Format Tanggal

Formulir visa dapat menggunakan format berbeda, misalnya:

  • DD/MM/YYYY
  • MM/DD/YYYY
  • YYYY-MM-DD

Contohnya, tanggal 5 Oktober 2026 dapat ditulis berbeda tergantung format sistem.

Jangan langsung memasukkan angka tanpa memeriksa urutan tanggal, bulan, dan tahun.


Cara Mengisi Date of Expiry

Date of Expiry merupakan tanggal berakhirnya masa berlaku paspor.

Data ini penting karena banyak negara memiliki persyaratan mengenai sisa masa berlaku paspor pada saat pengajuan visa atau perjalanan.

Sebelum mengirim formulir, pastikan:

  • Tanggal sesuai paspor.
  • Bulan dan tanggal tidak tertukar.
  • Tahun ditulis dengan benar.
  • Paspor masih memenuhi persyaratan masa berlaku yang ditetapkan negara tujuan.

Mengapa Masa Berlaku Paspor Penting untuk Visa?

Memiliki paspor yang masih berlaku tidak selalu berarti pemohon otomatis memenuhi persyaratan visa.

Otoritas negara tujuan dapat menetapkan persyaratan seperti paspor harus memiliki sisa masa berlaku tertentu.

Persyaratan tersebut berbeda berdasarkan:

  • Negara tujuan.
  • Jenis visa.
  • Kewarganegaraan pemohon.
  • Tujuan perjalanan.
  • Lama perjalanan.
  • Ketentuan imigrasi yang berlaku.

Karena itu, selalu periksa persyaratan resmi sebelum mengajukan visa.


Cara Mengisi Passport Issuing Authority

Beberapa formulir visa meminta Issuing Authority atau Authority.

Kolom ini mengacu pada otoritas yang menerbitkan paspor, bukan tempat tinggal pemohon.

Gunakan informasi yang tercantum pada paspor jika formulir memang memintanya.

Jangan menggantinya dengan:

  • Nama kelurahan.
  • Nama kecamatan.
  • Alamat rumah.
  • Nama perusahaan.
  • Nama agen perjalanan.

Apakah e-Paspor dan Paspor Biasa Berbeda Saat Mengisi Visa?

Dalam banyak formulir visa, data dasar yang diminta tetap berasal dari halaman biodata paspor.

Artinya, pemegang e-Paspor tetap perlu mengisi:

  • Nomor paspor.
  • Nama.
  • Kewarganegaraan.
  • Negara penerbit.
  • Tanggal penerbitan.
  • Tanggal kedaluwarsa.

Namun, jenis paspor dapat menjadi pertanyaan tersendiri.

Jika formulir menanyakan:

Type of Passport / Travel Document

ikuti pilihan yang tersedia dan petunjuk resmi. Jangan mengubah pilihan hanya karena paspor memiliki chip elektronik.


Apakah Harus Memilih “Ordinary Passport”?

Banyak sistem visa menyediakan pilihan jenis dokumen seperti:

  • Ordinary Passport.
  • Diplomatic Passport.
  • Official Passport.
  • Service Passport.
  • Laissez-Passer.
  • Other Travel Document.

Jika Anda menggunakan paspor biasa atau e-Paspor untuk perjalanan pribadi, pilihan yang relevan umumnya berkaitan dengan ordinary passport, tetapi selalu ikuti definisi dan pilihan yang diberikan oleh otoritas visa negara tujuan.

Keberadaan chip elektronik tidak dengan sendirinya menjadikan paspor sebagai diplomatic atau official passport.


Data e-Paspor yang Harus Sama dengan Formulir Visa

Prinsip penting ketika mengajukan visa adalah konsistensi data.

Informasi pada formulir sebaiknya sesuai dengan dokumen pendukung.

Contohnya:

Nama

Nama pada formulir harus konsisten dengan paspor dan dokumen pendukung sesuai aturan formulir.

Nomor Paspor

Nomor harus berasal dari paspor yang digunakan untuk pengajuan.

Tanggal Lahir

Tanggal lahir harus sesuai dengan dokumen identitas dan paspor.

Kewarganegaraan

Kewarganegaraan harus sesuai dengan status pemohon.

Masa Berlaku

Tanggal penerbitan dan kedaluwarsa harus sesuai dengan paspor.

Ketidaksesuaian data dapat menyebabkan aplikasi membutuhkan klarifikasi atau koreksi.


Bagaimana Jika Baru Mengganti Paspor?

Jika Anda sudah mengisi formulir visa menggunakan paspor lama tetapi kemudian mendapatkan paspor baru, jangan menganggap data otomatis berubah.

Tindakan yang diperlukan bergantung pada:

  • Tahap proses visa.
  • Negara tujuan.
  • Jenis visa.
  • Apakah aplikasi sudah dikirim.
  • Apakah biometrik sudah dilakukan.
  • Apakah visa sudah diterbitkan.

Hubungi atau ikuti petunjuk resmi otoritas visa terkait apabila nomor paspor berubah setelah aplikasi dibuat.


Apakah Visa Lama Tetap Berlaku Setelah Ganti Paspor?

Jawabannya bergantung pada negara penerbit dan jenis visa.

Ada negara atau jenis visa yang memungkinkan visa tertentu tetap digunakan bersama paspor lama dan paspor baru dalam kondisi tertentu. Ada pula yang memiliki prosedur khusus untuk pemindahan atau penerbitan ulang visa.

Karena kebijakannya tidak seragam, jangan mengandalkan aturan dari negara lain.

Periksa instruksi resmi dari:

  • Kedutaan.
  • Konsulat.
  • Otoritas imigrasi.
  • Portal visa resmi negara tujuan.

Kesalahan Umum Saat Mengisi Data e-Paspor untuk Visa

1. Salah Memasukkan Nomor Paspor

Kesalahan satu karakter dapat membuat data formulir tidak cocok dengan dokumen.

2. Menukar Tanggal dan Bulan

Ini sering terjadi ketika formulir menggunakan format MM/DD/YYYY, sementara pemohon terbiasa dengan DD/MM/YYYY.

3. Menggunakan Nomor Paspor Lama

Jika sudah mendapatkan paspor baru, gunakan nomor paspor yang sesuai dengan dokumen yang digunakan untuk perjalanan atau aplikasi, sesuai instruksi visa.

4. Menggunakan +62 sebagai Country Code

+62 merupakan kode telepon Indonesia, bukan kode negara tiga huruf pada data paspor.

5. Menganggap IDN sebagai Nomor Paspor

IDN merupakan kode negara, bukan nomor paspor.

6. Mengarang Surname

Jangan membuat nama keluarga sendiri hanya untuk memenuhi kolom formulir. Ikuti petunjuk resmi sistem visa.

7. Tidak Memeriksa Masa Berlaku

Pastikan paspor memenuhi persyaratan masa berlaku yang ditetapkan negara tujuan.


Checklist Sebelum Mengirim Formulir Visa

Gunakan checklist berikut untuk memeriksa data paspor:

  • Nomor paspor sudah benar.
  • Nama sudah sesuai petunjuk formulir.
  • Tanggal lahir sudah benar.
  • Kewarganegaraan sudah benar.
  • Negara penerbit sudah benar.
  • Kode negara sudah sesuai format yang diminta.
  • Tanggal penerbitan sudah benar.
  • Tanggal kedaluwarsa sudah benar.
  • Jenis paspor sudah sesuai.
  • Data paspor sesuai dengan dokumen yang diunggah.
  • Tidak ada kesalahan ketik.
  • Format tanggal sudah diperiksa.
  • Persyaratan visa negara tujuan sudah diperiksa.

Contoh Struktur Data Paspor untuk Formulir Visa

Sebagai gambaran, formulir dapat memiliki struktur seperti berikut:

KolomContoh Pengisian
Passport TypeSesuai pilihan sistem
Passport NumberNomor paspor Anda
NationalityIndonesia/Indonesian
Issuing CountryIndonesia
Country CodeIDN jika diminta 3 huruf
Date of IssueSesuai paspor
Date of ExpirySesuai paspor
Date of BirthSesuai paspor
Place of BirthSesuai dokumen
Sex/GenderSesuai paspor

Contoh tersebut hanya menunjukkan struktur pengisian, bukan data yang dapat digunakan sebagai identitas pemohon.


Tips Mengisi Formulir Visa dengan e-Paspor

1. Gunakan Paspor yang Benar

Pastikan Anda menggunakan paspor yang akan digunakan untuk perjalanan.

2. Jangan Mengandalkan Ingatan

Buka halaman biodata paspor ketika mengisi formulir.

3. Periksa Format Tanggal

Pastikan memahami apakah sistem menggunakan hari/bulan/tahun atau bulan/hari/tahun.

4. Jangan Mengubah Ejaan Nama

Gunakan ejaan sesuai dokumen dan petunjuk formulir.

5. Simpan Salinan Formulir

Setelah selesai, simpan salinan atau nomor aplikasi jika sistem menyediakannya.

6. Periksa Sebelum Submit

Setelah formulir dikirim, perubahan data mungkin tidak selalu mudah dilakukan.


FAQ Paspor Elektronik Indonesia untuk Pengajuan Visa

Apakah e-Paspor Indonesia bisa digunakan untuk pengajuan visa?

Ya. e-Paspor merupakan dokumen perjalanan Indonesia dan dapat digunakan dalam pengajuan visa sesuai persyaratan negara tujuan.

Apa kode negara Indonesia pada formulir visa?

Jika formulir meminta kode negara tiga huruf, Indonesia menggunakan IDN. Jika formulir meminta format berbeda, ikuti format yang ditentukan sistem.

Apa yang dimaksud Passport Number?

Passport Number adalah nomor paspor yang tercantum pada halaman biodata, bukan kode negara atau nomor KTP.

Apa yang dimaksud Issuing Country?

Issuing Country adalah negara yang menerbitkan paspor. Untuk paspor Indonesia, negara penerbitnya adalah Indonesia.

Apa yang dimaksud Nationality?

Nationality adalah kewarganegaraan pemohon. Untuk WNI, pilih Indonesia/Indonesian sesuai format pilihan yang tersedia.

Apakah e-Paspor harus masih berlaku ketika mengajukan visa?

Persyaratan bergantung pada negara dan jenis visa. Umumnya paspor harus memenuhi ketentuan masa berlaku yang ditetapkan oleh otoritas visa.

Apakah nomor paspor harus sama dengan yang ada di tiket?

Data perjalanan dan aplikasi visa sebaiknya konsisten dengan dokumen perjalanan yang digunakan. Jika nomor paspor berubah, perbarui data pada layanan yang relevan sesuai prosedur.


Paspor Elektronik Indonesia untuk pengajuan visa perlu diisi berdasarkan informasi yang tercantum pada halaman biodata paspor dan mengikuti petunjuk resmi formulir visa negara tujuan.

Data yang paling sering diminta meliputi nomor paspor, nama, kewarganegaraan, negara penerbit, tanggal penerbitan, tanggal kedaluwarsa, tempat dan tanggal lahir, serta jenis paspor.

Hal yang perlu diperhatikan adalah perbedaan antara kode negara, nomor paspor, dan kode telepon. Untuk Indonesia, IDN merupakan kode negara tiga huruf, sedangkan +62 merupakan kode telepon internasional dan bukan pengganti nomor paspor.

Sebelum mengirim aplikasi, periksa kembali seluruh data agar konsisten dengan paspor dan dokumen pendukung. Untuk persyaratan yang spesifik, gunakan selalu petunjuk resmi dari kedutaan, konsulat, atau portal visa negara tujuan, karena format formulir dan ketentuan dapat berbeda.

Catatan: Informasi visa dapat berubah sewaktu-waktu. Persyaratan terbaru dari otoritas negara tujuan harus menjadi acuan utama sebelum mengajukan permohonan visa.

Iman Bekasi