KITAS Investor untuk WNA Jenis, Syarat, dan Ketentuan Investasi, Jika Anda ingin membawa investor asing tinggal lebih lama di Indonesia, jangan langsung mengurus KITAS berdasarkan jabatan di perusahaan. KITAS Investor untuk WNA memiliki dasar kegiatan yang berbeda dengan KITAS kerja. Karena itu, jenis visa, nilai investasi, struktur perusahaan, serta aktivitas WNA harus cocok sejak awal.
Saya sering melihat persoalan muncul bukan karena dokumen tidak lengkap. Masalah justru terjadi karena status izin tinggal tidak sesuai dengan kegiatan nyata di Indonesia. Investor kemudian menjalankan pekerjaan operasional seperti tenaga kerja biasa. Kondisi seperti ini dapat menimbulkan masalah keimigrasian.
Pada 2026, pengawasan terhadap kesesuaian kegiatan WNA tetap menjadi perhatian. Bahkan, Imigrasi Yogyakarta pada September 2026 melakukan pendalaman terhadap pemegang ITAS investor yang di ketahui menjalankan kegiatan peternakan.
Oleh karena itu, perusahaan sebaiknya menentukan jalur izin sebelum WNA masuk Indonesia. Langkah tersebut membantu menghindari perubahan izin yang tidak perlu dan potensi pelanggaran kegiatan.
KITAS Investor untuk WNA Jenis dan Hubungannya dengan Kegiatan di Indonesia
KITAS investor pada dasarnya berkaitan dengan kegiatan penanaman modal. Dalam klasifikasi visa yang berlaku, terdapat beberapa jalur investor, termasuk E28A, E28B, E28C, E28D, E28E, dan E28F.
E28A merupakan Visa Investor. Sementara itu, E28B digunakan untuk investor yang mendirikan perusahaan. E28C ditujukan bagi investor perorangan yang tidak mendirikan perusahaan. Selain itu, E28D berkaitan dengan investor yang mendirikan kantor cabang atau anak perusahaan.
Klasifikasi tersebut penting karena masing-masing jalur mempunyai tujuan dan persyaratan berbeda. Direktorat Jenderal Imigrasi juga menjelaskan bahwa E28A dapat digunakan untuk aktivitas investasi, bisnis, serta kegiatan sebagai anggota direksi atau komisaris pada perusahaan tempat WNA menanamkan modal.
Jadi, istilah “KITAS investor” tidak otomatis berarti WNA bebas melakukan seluruh jenis pekerjaan di perusahaan.
Investor Tidak Sama dengan Tenaga Kerja Asing
Ini bagian yang paling sering terlewat.
Seorang WNA dapat memiliki saham sekaligus memegang jabatan tertentu dalam perusahaan. Namun, aktivitas tersebut harus sesuai dengan dasar izin tinggal yang di gunakan.
Apabila WNA datang sebagai investor, kemudian menjalankan pekerjaan teknis harian sebagai tenaga kerja, perusahaan perlu memeriksa kembali jalur izinnya.
Direktorat Jenderal Imigrasi menyatakan bahwa apabila kepemilikan saham WNA kurang dari Rp10 miliar tetapi WNA juga menduduki jabatan direksi atau komisaris, pemohon perlu mengajukan visa bekerja sesuai jabatan tersebut.
Dengan demikian, perusahaan jangan hanya melihat jabatan pada akta. Kegiatan nyata WNA juga harus diperhatikan.
Jenis KITAS Investor untuk WNA Jenis yang Perlu Di pahami
Pemilihan jenis KITAS dimulai dari karakter investasi. Selanjutnya, perusahaan harus menyesuaikan struktur usaha dengan kategori visa yang tersedia.
E28A untuk Investor
E28A merupakan jalur Visa Investor yang memberikan ruang bagi kegiatan investasi, bisnis, dan pendirian perusahaan. WNA juga dapat menjalankan fungsi sebagai direksi atau komisaris pada perusahaan tempat investasi di lakukan sesuai ketentuan.
Selain itu, pemegang visa dapat membawa keluarga apabila persyaratan keimigrasian terpenuhi. Pemegang izin juga dapat melakukan perjalanan keluar-masuk Indonesia selama Izin Masuk Kembali masih berlaku.
E28B untuk Investor yang Mendirikan Perusahaan
E28B ditujukan kepada penanam modal asing yang mendirikan perusahaan di Indonesia.
Jalur ini relevan bagi WNA yang tidak hanya menanamkan modal, tetapi juga membangun struktur usaha di Indonesia. Karena itu, dokumen perusahaan menjadi bagian penting dalam proses pengajuan.
Dokumen seperti pengesahan badan hukum dan bukti kegiatan perusahaan perlu di persiapkan secara konsisten.
E28C untuk Investor Tanpa Mendirikan Perusahaan
E28C di gunakan bagi investor perorangan yang melakukan penanaman modal tanpa bermaksud mendirikan perusahaan di Indonesia.
Jenis ini berbeda dari E28B. Perbedaan tersebut penting karena struktur investasi dan dokumen pendukungnya tidak sama.
E28D untuk Cabang atau Anak Perusahaan
E28D berkaitan dengan investor yang mendirikan kantor cabang atau anak perusahaan dari perusahaan di luar Indonesia.
Jalur ini dapat di gunakan untuk kegiatan sebagai representatif maupun jabatan direksi atau komisaris pada struktur usaha tersebut sesuai ketentuan visa.
E28E dan E28F
Selain kategori tersebut, terdapat jalur investor yang berkaitan dengan Kawasan Ekonomi Khusus serta Ibu Kota Nusantara.
Klasifikasi ini menunjukkan bahwa kebutuhan investor tidak selalu sama. Karena itu, pemilihan indeks visa sebaiknya di lakukan berdasarkan lokasi investasi, struktur perusahaan, jabatan, dan nilai investasi.
Syarat KITAS Investor untuk WNA Jenis
Secara umum, dokumen pengajuan harus menunjukkan tiga hal utama.
Pertama, identitas WNA harus jelas. Kedua, hubungan WNA dengan investasi harus dapat di buktikan. Ketiga, perusahaan atau kegiatan investasi harus mempunyai dokumen pendukung yang sesuai.
Persyaratan umum dapat meliputi:
- Paspor kebangsaan yang masih berlaku.
- Pasfoto terbaru.
- Bukti penjaminan apabila kategori visa mensyaratkannya.
- Bukti kemampuan biaya hidup.
- Dokumen perusahaan.
- Bukti kepemilikan saham atau investasi.
- Dokumen pengesahan badan hukum.
- Rekening koran perusahaan jika dipersyaratkan.
- Dokumen penanaman modal yang relevan.
- Dokumen jabatan direksi atau komisaris jika berkaitan.
Untuk investor dengan kepemilikan saham minimal Rp10 miliar pada perusahaan penjamin, Direktorat Jenderal Imigrasi mencantumkan bukti kepemilikan saham, keputusan pengesahan badan hukum, serta rekening koran perusahaan sebagai persyaratan khusus.
Namun, jangan menggunakan daftar tersebut secara mentah. Persyaratan dapat berbeda berdasarkan indeks visa yang di pilih.
Nilai Investasi dalam KITAS Investor untuk WNA Jenis
Nilai investasi menjadi salah satu bagian yang harus di periksa sebelum pengajuan.
Untuk kategori investor tertentu, terdapat persyaratan kepemilikan saham paling sedikit Rp10 miliar pada perusahaan penjamin. Angka tersebut bukan sekadar angka administratif. Perusahaan perlu memastikan kepemilikan tersebut benar-benar tercatat dalam data yang relevan.
Sementara itu, kategori Golden Visa investor mempunyai ambang investasi yang berbeda. Misalnya, kategori investor pendirian perusahaan dapat memiliki ketentuan investasi dengan jangka waktu lima atau sepuluh tahun.
Karena struktur Golden Visa berbeda dengan KITAS investor reguler, perusahaan jangan mencampur kedua skema tersebut ketika menyiapkan dokumen.
Tabel Data KITAS Investor untuk WNA Jenis
| Jenis | Karakteristik | Investasi/Syarat Utama | Masa Tinggal |
|---|---|---|---|
| E28A | Investor | Bukti investasi dan dokumen pendukung sesuai kategori | Mengikuti visa/ITAS yang diterbitkan |
| E28B | Investor pendiri perusahaan | Pendirian perusahaan dan bukti investasi | Dapat tersedia untuk jangka tertentu sesuai ketentuan |
| E28C | Investor tanpa mendirikan perusahaan | Bukti penanaman modal sesuai kategori | Mengikuti ketentuan visa |
| E28D | Cabang/anak perusahaan | Dokumen perusahaan dan hubungan investasi | Mengikuti ketentuan visa |
| E28E | Investor KEK | Investasi dan lokasi kegiatan di KEK | Mengikuti ketentuan kategori |
| E28F | Investor di IKN | Investasi dan kegiatan sesuai ketentuan IKN | Mengikuti ketentuan kategori |
Masa tinggal tertentu dapat tersedia dalam jangka panjang. Kantor Imigrasi mencantumkan kategori investor dengan masa tinggal lima atau sepuluh tahun pada klasifikasi tertentu.
Dokumen Perusahaan yang Harus Disiapkan
Perusahaan sponsor atau perusahaan tempat investasi perlu menyiapkan dokumen secara konsisten.
Beberapa dokumen yang umumnya perlu di periksa meliputi:
- Akta pendirian dan perubahan perusahaan.
- Pengesahan badan hukum.
- NIB atau perizinan berusaha.
- Data pemegang saham.
- Bukti kepemilikan saham WNA.
- Rekening koran perusahaan.
- Dokumen penanaman modal.
- Dokumen jabatan direksi atau komisaris.
- Dokumen penjaminan.
- Dokumen identitas WNA.
Kantor Imigrasi Jakarta Barat, misalnya, mencantumkan NIB, rekening koran dua bulan terakhir, akta perusahaan, SK pengesahan AHU, serta bukti nilai saham pribadi minimal Rp10 miliar dalam persyaratan perpanjangan ITAS investor.
Artinya, perusahaan sebaiknya tidak menunggu masa perpanjangan untuk mulai merapikan dokumen.
Apakah KITAS Investor Bisa Digunakan untuk Bekerja?
Jawabannya bergantung pada jenis kegiatan.
WNA pemegang izin investor dapat menjalankan aktivitas yang memang di perbolehkan dalam kategori investornya. Namun, aktivitas tersebut tidak otomatis sama dengan pekerjaan sebagai karyawan.
Contohnya sederhana.
Seorang WNA memiliki saham dalam PT Indonesia dan menjadi komisaris. Kegiatan tersebut dapat berkaitan dengan status investornya apabila persyaratannya terpenuhi.
Sebaliknya, WNA tersebut kemudian bekerja setiap hari sebagai teknisi, manajer operasional, atau tenaga ahli. Kondisi tersebut membutuhkan pemeriksaan izin kerja secara terpisah.
Saya biasanya menyarankan perusahaan membuat pemetaan aktivitas WNA sebelum mengajukan visa. Tulis jabatan, tugas, lokasi kerja, hubungan dengan perusahaan, dan dasar investasinya. Setelah itu, baru tentukan jalur izin.
Cara ini jauh lebih aman daripada memilih visa berdasarkan jabatan saja.
KITAS Investor Berbeda dengan KITAS Kerja
Perbedaan paling penting terletak pada dasar kegiatan.
KITAS kerja berkaitan dengan aktivitas pekerjaan WNA. Sementara itu, KITAS investor berkaitan dengan penanaman modal dan aktivitas yang di izinkan dalam kategori investor.
Untuk tenaga kerja asing, dokumen ketenagakerjaan dapat menjadi bagian penting. Kantor Imigrasi Jakarta Pusat mencantumkan RPTKA dan dokumen terkait sebagai persyaratan khusus untuk kategori tertentu yang bekerja sebagai tenaga ahli.
Karena itu, perusahaan harus berhati-hati ketika WNA berstatus investor sekaligus aktif menjalankan pekerjaan.
Kesalahan klasifikasi dapat membuat dokumen terlihat lengkap, tetapi kegiatan WNA tetap tidak sesuai dengan izin tinggalnya.
Proses Pengajuan KITAS Investor untuk WNA
Proses biasanya di mulai dari pemilihan kategori visa yang tepat.
Pemeriksaan Struktur Investasi
Pertama, periksa siapa investor, perusahaan penerima investasi, jumlah saham, serta posisi WNA.
Selanjutnya, cocokkan data tersebut dengan kategori visa investor yang tersedia.
Pemeriksaan Dokumen
Kemudian, kumpulkan paspor, dokumen perusahaan, bukti investasi, data saham, serta dokumen pendukung lainnya.
Nama WNA harus konsisten pada paspor, dokumen perusahaan, dan dokumen investasi. Perbedaan kecil dapat memperlambat proses pemeriksaan.
Pengajuan Visa
Setelah kategori di tentukan, permohonan visa di ajukan melalui sistem keimigrasian sesuai mekanisme yang berlaku.
Setelah visa di terbitkan, WNA masuk ke Indonesia sesuai ketentuan yang melekat pada visa tersebut.
Pemberian ITAS
Setelah masuk Indonesia, proses izin tinggal mengikuti mekanisme yang berlaku untuk kategori visa.
Perubahan aturan pada PP 40 Tahun 2023 juga menegaskan hubungan antara Tanda Masuk bagi pemegang Visa Tinggal Terbatas dan Izin Tinggal Terbatas.
Karena itu, perusahaan perlu memperhatikan tanggal masuk, masa berlaku, serta status izin sejak awal.
Berapa Lama Masa Berlaku KITAS Investor?
Masa berlaku tidak dapat di samaratakan untuk seluruh investor.
Beberapa kategori investor memiliki pilihan masa tinggal yang lebih panjang. Kantor Imigrasi mencantumkan kategori tertentu dengan masa tinggal lima atau sepuluh tahun. Perpanjangan juga mengikuti ketentuan kategori izin tinggal dan batas keseluruhan masa tinggal.
Karena itu, jangan hanya melihat istilah “KITAS investor”. Lihat indeks visa yang di gunakan.
Hal tersebut penting terutama ketika perusahaan menyusun anggaran, kontrak investasi, dan jadwal administrasi WNA.
Perpanjangan KITAS Investor
Perpanjangan membutuhkan pemeriksaan ulang terhadap kondisi investasi dan perusahaan.
Dokumen perusahaan harus tetap valid. Data saham juga harus sesuai. Selain itu, kegiatan WNA harus tetap sejalan dengan izin tinggal.
Untuk ITAS investor, Kantor Imigrasi Jakarta Barat mencantumkan antara lain surat permohonan, surat pernyataan jaminan, identitas penjamin, NIB, rekening koran perusahaan, akta perusahaan, pengesahan AHU, paspor, dan ITAS.
Jadi, perpanjangan bukan sekadar mengganti tanggal pada dokumen lama.
Perusahaan perlu melakukan audit administrasi sebelum masa berlaku berakhir.
Kewajiban WNA Pemegang KITAS Investor
WNA pemegang KITAS harus mematuhi kegiatan yang di izinkan dalam izin tinggal.
Beberapa hal penting yang perlu di perhatikan meliputi:
- Menjaga paspor tetap berlaku.
- Menjaga ITAS tetap berlaku.
- Mematuhi ketentuan aktivitas dalam visa.
- Melaporkan perubahan data apabila diwajibkan.
- Menjaga kesesuaian alamat dengan ketentuan administrasi.
- Tidak melakukan kegiatan yang bertentangan dengan izin tinggal.
- Mematuhi aturan keimigrasian selama berada di Indonesia.
Selain itu, perusahaan penjamin juga memiliki tanggung jawab administratif tertentu.
Jangan Menganggap Status Investor sebagai Izin Kerja Umum
Ini merupakan risiko yang sering saya tekankan kepada perusahaan.
Investor boleh memiliki kepentingan bisnis. Namun, kepentingan bisnis tidak selalu berarti izin melakukan pekerjaan operasional.
Kasus pengawasan Imigrasi pada 2026 menunjukkan pentingnya kesesuaian antara status investor dan kegiatan nyata. Dalam kasus tersebut, pemegang ITAS investor di periksa setelah di temukan menjalankan aktivitas sebagai peternak ayam.
Pesannya sederhana: kegiatan aktual WNA dapat menjadi objek pengawasan.
Studi Kasus: Investor yang Sekaligus Menjadi Direktur
Saya pernah menggunakan skenario seperti ini saat menjelaskan struktur izin kepada klien.
Seorang WNA memiliki saham dalam sebuah PT Indonesia. Ia kemudian di tunjuk sebagai direktur. Pada tahap awal, perusahaan menganggap KITAS investor sudah cukup untuk seluruh aktivitasnya.
Setelah di telusuri, tugasnya ternyata bukan hanya mengambil keputusan strategis. Ia juga mengatur operasional harian, memimpin tim, melakukan negosiasi pekerjaan, dan menjalankan fungsi eksekutif secara aktif.
Di titik tersebut, perusahaan harus berhenti melihat status “investor” saja.
Saya akan memetakan tiga hal: kepemilikan saham, jabatan resmi, dan aktivitas nyata. Jika ketiganya tidak sejalan dengan dasar izin, struktur tersebut perlu di periksa kembali sebelum WNA menjalankan aktivitas lebih jauh.
Pendekatan ini penting karena dokumen perusahaan dapat terlihat benar, tetapi kegiatan sehari-hari ternyata mempunyai karakter berbeda.
Biaya KITAS Investor untuk WNA
Biaya tidak sebaiknya di tulis sebagai satu angka tetap.
Komponen biaya dapat berbeda berdasarkan jenis visa, masa tinggal, kategori investor, layanan keimigrasian, serta kebutuhan tambahan.
Selain PNBP, perusahaan dapat mempunyai biaya administrasi internal, penerjemahan dokumen, legalisasi dokumen, maupun jasa konsultasi apabila menggunakan pendampingan profesional.
Untuk kategori tertentu, pemerintah juga menetapkan tarif PNBP tersendiri. Karena itu, biaya harus dihitung berdasarkan indeks visa dan periode tinggal yang dipilih.
| Komponen | Keterangan |
|---|---|
| Visa | Mengikuti jenis visa investor |
| ITAS | Mengikuti masa tinggal yang diberikan |
| Izin Masuk Kembali | Mengikuti periode dan kebutuhan perjalanan |
| Dokumen perusahaan | Bergantung kondisi perusahaan |
| Penerjemahan | Jika dokumen memerlukan terjemahan |
| Konsultasi | Bergantung ruang lingkup pendampingan |
| Perubahan/perpanjangan | Bergantung jenis layanan |
Untuk kebutuhan konkret, sebaiknya perusahaan meminta perhitungan berdasarkan profil WNA. Dengan begitu, anggaran tidak hanya berdasarkan perkiraan umum.
Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Mengurus KITAS Investor
Kesalahan pertama adalah memilih visa berdasarkan jabatan tanpa memeriksa aktivitas nyata.
Kedua, perusahaan menggunakan dokumen lama ketika struktur saham sudah berubah.
Ketiga, data WNA berbeda antara paspor dan dokumen perusahaan.
Keempat, perusahaan tidak memperhatikan masa berlaku ITAS.
Kelima, WNA menjalankan pekerjaan operasional yang tidak sesuai dengan dasar izin.
Keenam, perusahaan baru memeriksa persyaratan ketika masa berlaku izin hampir habis.
Padahal, beberapa masalah tersebut dapat dicegah melalui pemeriksaan dokumen sejak awal.
Cara Menentukan Jalur KITAS yang Tepat
Saya biasanya menggunakan empat pertanyaan sederhana.
Pertama, apakah WNA benar-benar menanamkan modal?
Jika iya, tentukan bentuk dan nilai investasinya.
Kedua, apakah WNA memiliki saham dalam perusahaan Indonesia?
Periksa jumlah saham dan bukti kepemilikannya.
Ketiga, apakah WNA menjadi direksi atau komisaris?
Jika iya, cocokkan jabatan tersebut dengan kategori izin yang tersedia.
Keempat, apakah WNA akan melakukan pekerjaan operasional?
Jika jawabannya iya, jangan langsung menganggap KITAS investor sudah mencukupi.
Pemetaan empat pertanyaan tersebut dapat mengurangi risiko salah memilih jalur keimigrasian.
Konsultasi KITAS Investor untuk WNA
Mengurus KITAS investor bukan hanya persoalan mengumpulkan paspor dan akta perusahaan. Struktur investasi, jabatan, kegiatan WNA, sponsor, dan masa tinggal harus saling terhubung.
PT Jangkar Global Groups dapat membantu melakukan pemeriksaan awal terhadap struktur dokumen dan kebutuhan izin WNA.
Konsultasi dapat digunakan untuk memetakan jenis KITAS, dokumen perusahaan, kebutuhan sponsor, proses pengajuan, perpanjangan, serta kesesuaian kegiatan WNA.
Jika Anda membutuhkan pendampingan, Anda dapat menghubungi PT Jangkar Global Groups melalui:
Telephone: +62 877-2768-8883
Website: jangkargroups.co.id
Alamat: Gedung PFN, Jl. Otista Raya Kav. 125–127, Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, 13330, Indonesia.
Sebelum mengajukan, siapkan informasi mengenai kewarganegaraan WNA, struktur saham, jabatan, jenis perusahaan, lokasi kegiatan, dan rencana masa tinggal. Data tersebut membantu menentukan jalur izin yang lebih tepat.
FAQ KITAS Investor untuk WNA
Apakah KITAS investor sama dengan KITAS kerja?
Tidak. KITAS investor berkaitan dengan kegiatan investasi dan aktivitas yang diperbolehkan dalam kategori investor. KITAS kerja berkaitan dengan kegiatan pekerjaan. Karena itu, keduanya tidak boleh dianggap sama.
Apakah investor asing boleh menjadi direktur?
Dalam kategori investor tertentu, WNA dapat menjalankan aktivitas sebagai direksi atau komisaris sesuai ketentuan. Namun, apabila aktivitasnya masuk ke pekerjaan tertentu, perusahaan perlu memeriksa apakah diperlukan jalur visa kerja.
Apakah WNA harus memiliki saham minimal Rp10 miliar?
Ketentuan Rp10 miliar berlaku pada kategori tertentu. Direktorat Jenderal Imigrasi mencantumkan nilai tersebut sebagai salah satu persyaratan khusus untuk investor dengan struktur tertentu.
Jadi, angka tersebut tidak boleh diterapkan secara otomatis pada semua jenis investor.
Apakah KITAS investor bisa diperpanjang?
Ya, kategori ITAS investor tertentu dapat diperpanjang sesuai ketentuan masa tinggal dan persyaratan yang berlaku. Dokumen investasi serta dokumen perusahaan perlu dipastikan tetap memenuhi ketentuan.
Apa risiko jika investor melakukan pekerjaan yang tidak sesuai izin?
Risikonya dapat berkaitan dengan pengawasan dan tindakan keimigrasian. Karena itu, perusahaan harus memastikan aktivitas WNA sesuai dengan dasar izin tinggalnya. Pengawasan Imigrasi pada 2026 menunjukkan bahwa aktivitas nyata pemegang ITAS investor dapat diperiksa.
Konsultasi Gratis via WA