KITAS Investor untuk WNA Jenis, Syarat, dan Ketentuan Investasi perlu di mulai dari struktur investasi, bukan sekadar pengajuan visa. Nilai saham, status perusahaan, posisi investor, dokumen penjamin, serta kegiatan WNA harus saling sesuai. Selain itu, aturan keimigrasian Indonesia kini membedakan investor biasa dengan skema Golden Visa. Karena itu, pilihan izin tinggal harus mengikuti profil investasi yang sebenarnya.
Saya sering melihat masalah muncul bukan karena investornya tidak memiliki modal. Masalah justru muncul ketika data saham, jabatan, kegiatan usaha, dan dokumen keimigrasian tidak sinkron. Akibatnya, proses dapat tertunda atau izin tinggal berisiko di persoalkan saat pengawasan.
Peraturan visa dan izin tinggal juga telah mengalami beberapa perubahan. Permenkumham Nomor 22 Tahun 2023 masih menjadi salah satu dasar pengaturan dan telah di ubah melalui Permenkumham Nomor 11 Tahun 2024. Pada 2025, struktur kementerian dan pengawasan keimigrasian juga mengalami penyesuaian.
Oleh sebab itu, investor sebaiknya memeriksa struktur investasinya sebelum mengajukan KITAS.
Apa yang Perlu Di siapkan Sebelum Mengajukan KITAS Investor untuk WNA Jenis?

Langkah pertama bukan membeli saham secara terburu-buru. Saya biasanya menyarankan calon investor memetakan empat hal terlebih dahulu.
Pertama, tentukan perusahaan yang menjadi tempat investasi. Kedua, periksa komposisi saham WNA. Ketiga, tentukan apakah investor memiliki posisi sebagai pengurus perusahaan. Keempat, pastikan kegiatan WNA selama berada di Indonesia sesuai dengan izin tinggalnya.
Struktur tersebut penting karena izin tinggal investor berkaitan langsung dengan dasar investasinya.
Perusahaan juga perlu memiliki dokumen usaha yang dapat diverifikasi. Dokumen seperti akta perusahaan, pengesahan badan hukum, NIB, data perpajakan, dan dokumen kepemilikan saham menjadi bagian penting dalam pemeriksaan administrasi.
Selain itu, investor perlu memastikan paspor masih berlaku dan data identitas konsisten. Perbedaan ejaan nama antara paspor, akta perusahaan, dan dokumen investasi dapat menimbulkan permintaan klarifikasi.
Bagi WNA yang ingin bekerja sebagai tenaga profesional, struktur izin juga harus di periksa secara terpisah. KITAS Kerja untuk WNA di Indonesia Pengertian, Syarat perlu di pahami apabila kegiatan WNA tidak hanya berkaitan dengan kapasitas investornya.
Jenis KITAS Investor untuk WNA
Secara praktis, investor asing perlu membedakan izin tinggal investor reguler dengan skema investasi melalui Golden Visa.
KITAS Investor Reguler
KITAS investor reguler di tujukan kepada WNA yang memiliki dasar investasi pada perusahaan di Indonesia.
Dalam praktik administrasi, perusahaan tempat investasi dapat menjadi penjamin. Dokumen perusahaan kemudian menjadi bukti bahwa kegiatan investasi tersebut memang memiliki dasar yang jelas.
Ketentuan yang berlaku saat ini menggunakan ambang nilai kepemilikan saham yang jauh lebih tinggi di bandingkan ketentuan lama. Direktorat Jenderal Imigrasi pernah menjelaskan bahwa ketentuan lama menggunakan modal sekitar Rp1 miliar, sedangkan aturan terbaru menaikkan nilai investasi untuk ITAS investor menjadi Rp10 miliar.
Karena itu, calon investor jangan menggunakan artikel lama yang masih mencantumkan angka Rp1 miliar sebagai patokan utama.
Investor yang Berkedudukan sebagai Pengurus
Investor dapat sekaligus mempunyai jabatan dalam perusahaan, misalnya direktur atau komisaris, sepanjang struktur perusahaan dan izin yang di gunakan mendukung kegiatan tersebut.
Namun, status sebagai pemegang saham tidak otomatis memberikan kebebasan untuk melakukan semua pekerjaan di perusahaan.
Hal ini penting. Izin tinggal investor harus di bedakan dari izin kerja. Jika kegiatan WNA masuk dalam kategori pekerjaan yang memerlukan persyaratan ketenagakerjaan, aspek tersebut harus di periksa tersendiri.
Investor melalui Golden Visa
Indonesia juga memiliki kategori Golden Visa yang menggunakan nilai investasi jauh lebih besar.
Kategori Golden Visa investor mencakup investor yang mendirikan perusahaan, investor korporasi, serta investor individu yang tidak mendirikan perusahaan. Masing-masing memiliki persyaratan investasi berbeda.
Untuk investor individu yang mendirikan perusahaan, ketentuan yang tercantum pada layanan resmi imigrasi mencantumkan komitmen investasi paling sedikit US$5 juta untuk masa tinggal lima tahun atau US$10 juta untuk masa tinggal sepuluh tahun.
Sementara itu, investor individu yang tidak mendirikan perusahaan dapat menggunakan skema penempatan dana tertentu. Nilainya mencapai US$350.000 untuk lima tahun atau US$700.000 untuk sepuluh tahun pada kategori yang relevan.
Karena itu, Golden Visa bukan sekadar KITAS investor dengan masa berlaku lebih panjang. Struktur persyaratannya memang berbeda.
Syarat Investasi untuk KITAS Investor untuk WNA Jenis
Salah satu bagian paling penting adalah nilai saham yang di miliki investor.
Untuk ITAS investor reguler, ketentuan terbaru mengarah pada nilai kepemilikan saham pribadi minimal Rp10 miliar. Angka ini perlu di buktikan melalui dokumen perusahaan dan data investasi yang relevan.
Jangan hanya melihat total modal perusahaan.
Yang perlu di periksa adalah nilai kepemilikan saham investor asing tersebut. Dengan demikian, perusahaan memiliki modal besar belum tentu berarti investor memenuhi ketentuan apabila nilai saham pribadinya tidak sesuai.
Selain nilai saham, periksa juga status perusahaan.
Perusahaan sebaiknya memiliki:
- Akta pendirian dan perubahan terakhir.
- Pengesahan badan hukum.
- Nomor Induk Berusaha atau NIB.
- Data perpajakan perusahaan.
- Data pemegang saham terbaru.
- Dokumen kegiatan usaha.
- Dokumen yang menunjukkan struktur pengurus.
- Bukti investasi atau dokumen saham yang relevan.
Dokumen tersebut harus menunjukkan informasi yang konsisten.
Mengapa Nilai Saham Pribadi Sangat Penting?
Kesalahan yang sering terjadi adalah menggunakan nilai modal perusahaan sebagai dasar tanpa memeriksa saham investor.
Misalnya, sebuah perusahaan memiliki modal besar. Namun, saham investor asing ternyata hanya sebagian kecil dari total modal. Dalam kondisi tersebut, angka modal perusahaan tidak otomatis sama dengan nilai saham pribadi investor.
Karena itu, sebelum pengajuan, saya menyarankan di lakukan pemeriksaan struktur saham.
Langkah ini sederhana. Namun, dampaknya besar terhadap kelancaran permohonan.
Perusahaan Penjamin KITAS Investor untuk WNA Jenis
Perusahaan penjamin memiliki posisi penting dalam proses KITAS investor.
Dalam pengajuan, perusahaan harus mampu menunjukkan hubungan yang jelas dengan WNA. Hubungan tersebut dapat terlihat dari struktur kepemilikan saham, jabatan pengurus, serta dokumen perusahaan.
Penjamin juga harus memberikan dokumen dan pernyataan sesuai ketentuan keimigrasian.
Pada tahap ini, jangan menganggap perusahaan hanya sebagai formalitas.
Dalam pengawasan keimigrasian, petugas dapat melihat kesesuaian antara dokumen dan aktivitas WNA. Karena itu, perusahaan penjamin harus benar-benar menjalankan kegiatan usaha yang dapat diverifikasi.
Bahkan, pada 2026 terdapat tindakan pengawasan terhadap pemegang ITAS investor yang aktivitasnya tidak sesuai dengan status izin tinggal. Kasus tersebut menunjukkan bahwa pemeriksaan tidak berhenti pada dokumen saat permohonan selesai.
Dengan demikian, investor perlu menjaga kesesuaian antara status investasi dan kegiatan sehari-hari.
Dokumen KITAS Investor yang Perlu Di persiapkan
Dokumen dapat berbeda sesuai kondisi pemohon dan jenis permohonan. Namun, secara umum investor perlu menyiapkan beberapa kelompok dokumen.
Dokumen Pribadi WNA
Dokumen pribadi biasanya meliputi:
- Paspor yang masih berlaku.
- Foto sesuai ketentuan.
- Data visa.
- Bukti masuk ke Indonesia apabila di perlukan.
- Dokumen izin tinggal sebelumnya untuk perpanjangan.
- Data tempat tinggal.
- Dokumen lain yang di minta sistem atau kantor imigrasi.
Pastikan semua nama dan tanggal lahir sama.
Jika paspor baru di terbitkan, jangan langsung menganggap data lama akan berubah otomatis. Perubahan paspor dapat membutuhkan penyesuaian data keimigrasian.
Dokumen Perusahaan
Dokumen perusahaan dapat mencakup:
- Akta pendirian perusahaan.
- Akta perubahan terakhir.
- Pengesahan badan hukum.
- NIB.
- NPWP perusahaan.
- Data pemegang saham.
- Data pengurus.
- Dokumen izin atau kegiatan usaha.
- Rekening koran perusahaan apabila di minta.
- Dokumen pendukung investasi.
Kantor Imigrasi Jakarta Barat, misalnya, mencantumkan NIB, rekening koran perusahaan, akta perusahaan, pengesahan AHU, serta nilai saham pribadi minimal Rp10 miliar dalam persyaratan perpanjangan ITAS investor.
Karena itu, dokumen perusahaan sebaiknya di siapkan sebelum masa ITAS mendekati habis.
Ketentuan Kepemilikan Saham WNA
Kepemilikan saham menjadi titik penting dalam KITAS Investor untuk WNA.
Investor tidak cukup hanya tercatat sebagai orang asing dalam perusahaan. Nilai kepemilikan sahamnya juga harus memenuhi ketentuan yang berlaku untuk kategori izin tinggal yang di gunakan.
Saya pernah menemukan pola masalah yang sama dalam konsultasi: investor merasa sudah memenuhi syarat karena perusahaan memiliki modal besar. Setelah struktur saham di periksa, ternyata nilai saham pribadinya tidak sesuai.
Inilah alasan pemeriksaan struktur saham perlu di lakukan sebelum pengajuan.
Selain itu, bidang usaha perusahaan juga harus di periksa. Tidak semua bidang usaha dapat di perlakukan sama karena terdapat ketentuan penanaman modal yang mengatur bidang usaha, pembatasan, serta persyaratan tertentu.
Apakah Investor Harus Menjadi Direktur?
Tidak selalu.
Investor dan pengurus perusahaan merupakan dua kapasitas yang berbeda. Seseorang dapat menjadi pemegang saham tanpa menjadi direktur.
Namun, kegiatan yang di lakukan WNA harus tetap sesuai dengan dasar izin tinggal dan ketentuan lainnya.
Apabila investor juga menjalankan fungsi tertentu dalam perusahaan, periksa terlebih dahulu apakah kegiatan tersebut termasuk aktivitas kerja yang memerlukan izin tambahan.
KITAS Investor untuk WNA Jenis dan Hak Melakukan Kegiatan Usaha
Ini salah satu bagian yang sering di salahpahami.
Pemegang KITAS investor bukan berarti bebas melakukan semua jenis pekerjaan di Indonesia.
Status investor berkaitan dengan investasi yang menjadi dasar izin tinggal. Jika WNA melakukan pekerjaan operasional yang tidak sesuai dengan izin, risiko pengawasan dapat muncul.
Pada 2026, Kantor Imigrasi Yogyakarta mempublikasikan kasus pemegang ITAS investor yang di temukan menjalankan aktivitas usaha yang tidak sesuai dengan dasar izin tinggalnya.
Fakta tersebut memberikan pelajaran penting. Dokumen investasi harus sesuai dengan kegiatan nyata.
Karena itu, investor sebaiknya memisahkan tiga hal:
- Kepemilikan saham.
- Jabatan dalam perusahaan.
- Aktivitas pekerjaan sehari-hari.
Ketiganya tidak selalu memiliki konsekuensi hukum yang sama.
Masa Berlaku KITAS Investor untuk WNA Jenis
Masa berlaku ITAS investor mengikuti jenis visa dan izin tinggal yang di berikan.
Jangan menggunakan satu angka masa berlaku untuk semua investor. Durasi dapat berbeda berdasarkan kategori, jenis visa, serta kebijakan yang berlaku pada saat permohonan.
Selain itu, Golden Visa mempunyai skema masa tinggal yang berbeda dari investor reguler.
Karena itu, pemohon harus memeriksa jenis visa yang di gunakan sejak awal. Kesalahan memilih kategori dapat membuat perencanaan investasi dan perjalanan menjadi tidak efisien.
Perpanjangan juga perlu di persiapkan sebelum izin tinggal berakhir. Dokumen perusahaan, saham, paspor, serta status usaha harus di periksa kembali.
Tabel Data KITAS Investor untuk WNA
| Jenis | Nilai Investasi/Kepemilikan | Dasar Utama | Dokumen Kunci |
|---|---|---|---|
| ITAS Investor Reguler | Umumnya minimal Rp10 miliar nilai saham pribadi | Investasi pada perusahaan Indonesia | Paspor, akta, AHU, NIB, data saham, dokumen perusahaan |
| Investor sekaligus pengurus | Mengikuti ketentuan ITAS investor dan struktur perusahaan | Kepemilikan saham serta posisi pengurus | Dokumen saham, akta, data pengurus, NIB |
| Golden Visa Individu Mendirikan Perusahaan | US$5 juta untuk 5 tahun atau US$10 juta untuk 10 tahun | Pendirian perusahaan | Komitmen investasi, dokumen perusahaan, paspor |
| Golden Visa Individu Tanpa Mendirikan Perusahaan | US$350 ribu atau US$700 ribu sesuai masa tinggal | Penempatan dana/instrumen investasi | Bukti dana atau instrumen investasi |
| Golden Visa Investor Korporasi | US$25 juta untuk 5 tahun atau US$50 juta untuk 10 tahun | Pembentukan perusahaan oleh korporasi | Dokumen perusahaan induk dan komitmen investasi |
Nilai investasi di atas merupakan gambaran kategori yang perlu di verifikasi kembali pada saat pengajuan. Kebijakan visa dan izin tinggal dapat mengalami perubahan.
Berapa Biaya KITAS Investor?
Biaya perlu di bedakan menjadi beberapa komponen.
Pertama, ada PNBP keimigrasian. Kedua, terdapat biaya penerjemahan atau legalisasi jika dokumen membutuhkan proses tersebut. Ketiga, investor mungkin menggunakan jasa profesional untuk pemeriksaan dokumen dan pengurusan administrasi.
Selain itu, biaya pendirian dan pengelolaan perusahaan bukan bagian dari biaya KITAS.
Karena itu, jangan mencampurkan biaya investasi dengan biaya izin tinggal.
Nilai Rp10 miliar, misalnya, merupakan persyaratan nilai saham untuk kategori investor tertentu. Angka tersebut bukan tarif pengurusan KITAS.
Untuk Golden Visa, struktur biayanya juga berbeda karena terdapat ketentuan PNBP dan persyaratan investasi tersendiri.
Prosedur Pengajuan KITAS Investor untuk WNA
Proses sebaiknya di mulai dari pemeriksaan kelayakan investor.
Pemeriksaan Struktur Investasi
Periksa terlebih dahulu perusahaan, bidang usaha, komposisi saham, serta jabatan investor.
Tahap ini menentukan kategori izin yang paling relevan.
Persiapan Dokumen
Setelah struktur investasi sesuai, kumpulkan dokumen pribadi dan perusahaan.
Pastikan dokumen terbaru di gunakan. Akta lama atau data saham yang belum di perbarui dapat menyebabkan proses administrasi lebih panjang.
Pengajuan Visa
Visa yang sesuai dengan kegiatan investor di ajukan melalui mekanisme keimigrasian yang berlaku.
Data pemohon kemudian diverifikasi.
Masuk ke Indonesia dan Penyelesaian ITAS
Setelah visa di terbitkan, WNA mengikuti prosedur masuk dan penyelesaian izin tinggal sesuai ketentuan.
Dokumen akhir kemudian di gunakan sebagai dasar kepatuhan selama berada di Indonesia.
Pelaporan dan Kepatuhan
Setelah izin tinggal diterbitkan, kewajiban belum selesai.
Investor harus menjaga data tetap sesuai. Perubahan paspor, alamat, status perusahaan, kepemilikan saham, atau informasi relevan perlu di periksa apakah wajib di laporkan atau di perbarui.
Kesalahan yang Sering Membuat KITAS Investor Bermasalah
Ada beberapa kesalahan yang sebaiknya di hindari.
Pertama, menggunakan informasi lama tentang syarat modal Rp1 miliar.
Ketentuan tersebut berasal dari rezim sebelumnya. Direktorat Jenderal Imigrasi telah menjelaskan adanya peningkatan nilai investasi menjadi Rp10 miliar untuk ITAS investor dalam ketentuan yang lebih baru.
Kedua, menggunakan modal perusahaan sebagai pengganti nilai saham pribadi.
Ketiga, menggunakan perusahaan yang secara administratif ada tetapi kegiatan usahanya tidak jelas.
Keempat, menganggap status investor memberikan izin untuk melakukan semua pekerjaan.
Kelima, membiarkan data paspor berbeda dengan dokumen perusahaan.
Keenam, mengurus perpanjangan terlalu dekat dengan tanggal kedaluwarsa.
Ketujuh, tidak memperbarui data ketika terjadi perubahan struktur perusahaan.
Apa yang Terjadi Jika Aktivitas WNA Tidak Sesuai Izin?
Pengawasan keimigrasian tidak hanya melihat dokumen.
Petugas dapat memeriksa aktivitas orang asing dan penjamin. Permen Imipas Nomor 2 Tahun 2025 mengatur pengawasan terhadap WNI, orang asing, dan penjamin.
Artinya, perusahaan penjamin juga mempunyai peran penting dalam menjaga kepatuhan.
Jika WNA tercatat sebagai investor tetapi menjalankan aktivitas yang tidak sesuai, kondisi tersebut dapat menjadi perhatian petugas.
Saya melihat aspek ini sebagai salah satu bagian terpenting dalam pengurusan KITAS investor. Izin yang berhasil terbit bukan berarti kewajiban selesai.
Justru setelah izin diterbitkan, konsistensi aktivitas menjadi bagian dari kepatuhan.
KITAS Investor untuk WNA Dibandingkan Jenis KITAS Lain
Investor tidak selalu membutuhkan KITAS investor.
Pilihan izin harus mengikuti tujuan tinggal.
Jika WNA datang untuk bekerja, pembahasan KITAS Kerja untuk WNA di Indonesia: Pengertian, Syarat, dan Ketentuannya menjadi lebih relevan.
Jika WNA datang bersama keluarga, struktur izin berbeda. Karena itu, KITAS Keluarga untuk WNA: Syarat dan Ketentuan Izin Tinggal Keluarga perlu dipahami sebelum menentukan jalur permohonan.
Bagi WNA yang menikah dengan WNI, jalur yang berbeda dapat digunakan melalui KITAS Pasangan untuk WNA yang Menikah dengan WNI: Syarat dan Prosedur.
Sementara itu, keluarga yang mengikuti pemegang izin tinggal dapat menggunakan skema KITAS Penyatuan Keluarga untuk WNA di Indonesia sesuai persyaratan.
Perbedaan tersebut penting karena satu keluarga dapat memiliki dasar izin tinggal yang berbeda.
Bagaimana Jika Investor Membawa Keluarga?
Investor dapat mempertimbangkan izin tinggal keluarga sesuai hubungan dan kondisi masing-masing anggota keluarga.
Namun, jangan menganggap seluruh anggota keluarga otomatis memperoleh status investor.
Suami, istri, dan anak dapat memiliki dasar izin tinggal tersendiri. Karena itu, struktur keluarga perlu dianalisis sejak awal.
Jika anak datang untuk belajar, misalnya, informasi mengenai KITAS Pendidikan untuk WNA: Syarat Tinggal di Indonesia dapat menjadi rujukan yang lebih sesuai.
Begitu pula jika kegiatan anggota keluarga berkaitan dengan penelitian. Dalam kondisi tersebut, KITAS Penelitian untuk WNA: Syarat perlu diperiksa secara terpisah.
Bagaimana dengan Investor yang Sudah Memasuki Usia Pensiun?
Status investor tidak otomatis sama dengan izin tinggal pensiun.
WNA yang memang menggunakan jalur pensiun perlu memeriksa persyaratan khusus. Pembahasan KITAS Pensiun untuk WNA di Indonesia Syarat, Ketentuan, dan Masa Berlaku dapat digunakan untuk memahami jalur tersebut.
Sebaliknya, WNA yang datang sebagai investor tetap perlu membuktikan dasar investasinya.
Jangan memilih kategori hanya berdasarkan usia.
Dasar kegiatan dan tujuan tinggal tetap menjadi faktor penting.
Bagaimana Jika WNA Memiliki Kegiatan Keagamaan?
Kegiatan keagamaan mempunyai persyaratan tersendiri.
Karena itu, investor yang sekaligus aktif dalam kegiatan keagamaan harus berhati-hati membedakan kapasitas investasinya dengan kegiatan keagamaannya.
Informasi mengenai KITAS Keagamaan untuk WNA di Indonesia dapat digunakan sebagai bahan pembanding sebelum menentukan kegiatan yang akan dilakukan.
Hal serupa berlaku bagi WNA yang memiliki status eks-WNI atau hubungan dengan Indonesia. KITAS Repatriasi untuk WNA di Indonesia mempunyai dasar dan persyaratan yang berbeda.
Apakah KITAS Investor Sama dengan KITAS Rumah Kedua?
Tidak.
Keduanya mempunyai dasar yang berbeda.
Investor menggunakan dasar investasi pada kategori yang ditentukan. Sementara itu, izin tinggal rumah kedua memiliki persyaratan dana atau aset tertentu sesuai skema yang berlaku.
Karena itu, WNA yang memiliki aset di Indonesia belum tentu harus menggunakan KITAS investor.
Jika tujuan utamanya tinggal jangka panjang tanpa menjalankan investasi perusahaan, informasi mengenai KITAS Rumah Kedua untuk WNA di Indonesia dapat menjadi bahan perbandingan.
Pemilihan kategori sebaiknya dilakukan berdasarkan tujuan sebenarnya.
Wawasan Praktis: Jangan Mengejar KITAS Sebelum Mengecek Struktur Investasi
Ada satu pendekatan yang menurut saya jauh lebih aman.
Jangan mulai dari pertanyaan, “Bagaimana mendapatkan KITAS?”
Mulailah dari pertanyaan, “Apa sebenarnya kegiatan WNA di Indonesia?”
Setelah itu baru petakan investasi, perusahaan, saham, jabatan, dan izin tinggal.
Contohnya begini.
Seorang investor asing memiliki saham di perusahaan Indonesia. Ia ingin tinggal di Jakarta dan mengawasi perusahaan. Pada saat yang sama, ia ingin turun langsung mengelola operasional harian.
Dalam kasus tersebut, pemeriksaan tidak berhenti pada kepemilikan saham. Posisi pengurus dan aktivitas kerja juga harus dianalisis.
Inilah perbedaan antara sekadar mengurus dokumen dengan melakukan perencanaan keimigrasian.
Dokumen harus menggambarkan kenyataan.
Jika kenyataannya berbeda, risiko muncul meskipun KITAS sudah terbit.
Kewajiban Investor Asing Selama Tinggal di Indonesia
Pemegang KITAS investor perlu menjaga beberapa hal.
Pertama, patuhi batas dan tujuan izin tinggal.
Kedua, pastikan data paspor tetap valid.
Ketiga, laporkan perubahan yang diwajibkan.
Keempat, pertahankan kepatuhan perusahaan sebagai penjamin.
Kelima, pastikan kegiatan WNA sesuai dengan izin yang dimiliki.
Keenam, simpan dokumen investasi dengan baik.
Ketujuh, jangan memberikan informasi yang tidak sesuai kepada otoritas.
Selain itu, investor perlu memperhatikan kewajiban lain di luar imigrasi. Aspek pajak, penanaman modal, perusahaan, ketenagakerjaan, dan perizinan usaha dapat berjalan bersamaan.
Karena itu, KITAS hanyalah salah satu bagian dari kepatuhan investor asing.
Kapan Sebaiknya Konsultasi KITAS Investor?
Konsultasi sebaiknya dilakukan sebelum struktur investasi final.
Terutama jika investor belum menentukan komposisi saham, bidang usaha, jabatan, atau kategori visa.
Pemeriksaan awal dapat membantu mengurangi risiko perubahan dokumen setelah perusahaan berdiri.
Konsultasi juga penting ketika investor ingin memperpanjang ITAS. Kondisi perusahaan dapat berubah sejak permohonan pertama. Nilai saham, alamat, pengurus, paspor, dan kegiatan usaha mungkin sudah tidak sama.
Dengan pemeriksaan ulang, dokumen dapat disesuaikan sebelum pengajuan.
Konsultasi KITAS Investor WNA bersama PT Jangkar Global Groups
PT Jangkar Global Groups membantu konsultasi dan pendampingan administrasi bagi WNA yang membutuhkan penanganan dokumen keimigrasian dan investasi di Indonesia.
Kami dapat membantu memeriksa:
- Kategori izin tinggal investor.
- Struktur kepemilikan saham.
- Dokumen perusahaan.
- Status penjamin.
- Dokumen pribadi WNA.
- Kesesuaian kegiatan WNA.
- Persiapan pengajuan dan perpanjangan.
- Perubahan data keimigrasian.
- Kebutuhan dokumen pendukung lainnya.
Sebelum mengajukan, sebaiknya struktur investasi diperiksa terlebih dahulu. Dengan begitu, investor tidak perlu membangun dokumen berdasarkan informasi lama atau kategori izin yang kurang tepat.
Hubungi PT Jangkar Global Groups
PT Jangkar Global Groups
Telephone: +62 877-2768-8883
Alamat: Gedung PFN, Jl. Otista Raya Kav. 125–127, Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, 13330, Indonesia
Website: jangkargroups.co.id
FAQ KITAS Investor untuk WNA
Berapa nilai saham minimal untuk KITAS investor?
Untuk ITAS investor reguler, ketentuan yang digunakan saat ini mengarah pada nilai kepemilikan saham pribadi minimal Rp10 miliar. Pemeriksaan tetap perlu menyesuaikan kategori visa dan ketentuan terbaru saat pengajuan.
Apakah investor asing harus menjadi direktur?
Tidak selalu. Investor dapat memiliki saham tanpa menjadi direktur. Namun, aktivitas yang dilakukan WNA harus tetap sesuai dengan dasar izin tinggal dan ketentuan terkait kegiatan kerja.
Apakah perusahaan harus menjadi penjamin?
Dalam skema investor berbasis perusahaan, perusahaan yang menjadi dasar investasi memiliki peran penting sebagai penjamin. Dokumen perusahaan harus mampu menunjukkan hubungan dengan investor.
Apakah KITAS investor dapat digunakan untuk bekerja?
Status investor tidak otomatis memberikan hak untuk melakukan semua pekerjaan. Jika WNA menjalankan aktivitas kerja tertentu, persyaratan ketenagakerjaan dan izin terkait perlu diperiksa.
Apakah Golden Visa sama dengan KITAS investor biasa?
Tidak. Golden Visa memiliki kategori, nilai investasi, dan masa tinggal tersendiri. Beberapa kategori Golden Visa investor mensyaratkan investasi dalam jutaan dolar Amerika Serikat.
Konsultasi Gratis via WA