Kerja di Brunei Darussalam 2026 masih menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat Indonesia yang ingin bekerja di luar negeri. Brunei menawarkan pasar kerja dengan kebutuhan tenaga kerja asing di sejumlah sektor, tetapi calon TKI/PMI perlu memahami terlebih dahulu mengenai gaji, upah minimum, biaya penempatan, visa kerja, persyaratan, dokumen, potongan gaji, serta mekanisme melalui agen atau pemberi kerja.
Bekerja di Brunei tidak cukup hanya dengan mendapatkan informasi lowongan. Pekerja asing harus memenuhi ketentuan imigrasi dan ketenagakerjaan Brunei serta mengikuti prosedur penempatan pekerja migran Indonesia.
Untuk pekerja asing, Brunei mensyaratkan visa dan employment pass/work pass yang sesuai sebelum bekerja. Pemerintah Brunei juga memiliki mekanisme perizinan bagi tenaga kerja asing melalui Department of Labour dan Department of Immigration and National Registration.
Artikel ini membahas secara lengkap apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum kerja di Brunei Darussalam.
Apakah Bisa Kerja di Brunei Darussalam ?
Bisa. Warga negara Indonesia dapat bekerja di Brunei Darussalam apabila memperoleh pekerjaan dan memenuhi ketentuan penempatan serta imigrasi yang berlaku.
Namun, calon pekerja tidak seharusnya berangkat ke Brunei menggunakan visa kunjungan dengan tujuan bekerja.
Untuk pekerjaan, warga negara asing membutuhkan izin kerja yang sesuai. Pemerintah Brunei menjelaskan bahwa warga asing yang bermaksud bekerja harus memiliki Employment Visa yang diotorisasi oleh Department of Immigration and National Registration.
Bahkan, informasi resmi Brunei menyebutkan bahwa visa untuk tujuan pekerjaan tidak dapat diberikan tanpa work permit yang valid.
Karena itu, proses idealnya adalah:
Lowongan kerja → seleksi → kontrak kerja → izin kerja → pemeriksaan kesehatan → visa → keberangkatan → bekerja secara legal.
Pekerjaan Apa Saja yang Tersedia di Brunei?
Jenis pekerjaan untuk pekerja Indonesia dapat berbeda-beda tergantung kebutuhan perusahaan, kualifikasi, dan sektor yang membuka lowongan.
Beberapa bidang yang dapat menjadi sasaran pencari kerja antara lain:
a. konstruksi;
b. teknisi;
c, mekanik;
d. operator;
e. manufaktur;
f. restoran;
g. hospitality;
h. housekeeping;
i. cleaning service;
j. perkebunan;
k. pertanian;
l. perikanan;
m. tenaga profesional;
n. administrasi;
o. engineering;
p. pekerjaan minyak dan gas;
q. pekerjaan offshore;
r. kesehatan;
s. dan bidang lain sesuai kebutuhan perusahaan.
Peluang kerja tidak berarti semua sektor selalu terbuka untuk pekerja asing. Ketersediaan lowongan dapat berubah berdasarkan kebutuhan perusahaan dan kebijakan tenaga kerja Brunei.
Karena itu, calon PMI sebaiknya tidak hanya mencari berdasarkan kata kunci “kerja di Brunei“, tetapi mencari berdasarkan posisi yang benar-benar tersedia dan memiliki pemberi kerja yang jelas.
Berapa Gaji Kerja di Brunei Darussalam ?
Pertanyaan paling banyak muncul adalah:
Berapa gaji kerja di Brunei?
Jawabannya tidak bisa disamaratakan.
Gaji tergantung pada:
a. jenis pekerjaan;
b. pengalaman;
c. keahlian;
d. perusahaan;
e. sektor industri;
f. jam kerja;
g. lembur;
h. fasilitas;
i. lokasi;
serta isi kontrak kerja.
Brunei mempunyai Salary Guideline untuk sektor swasta yang memberikan rekomendasi skala gaji berdasarkan posisi dan level pekerjaan. Pedoman tersebut digunakan sebagai referensi bagi pemberi kerja dan pekerja untuk menilai paket remunerasi.
Apakah Brunei mempunyai UMR?
Istilah UMR sebenarnya merupakan istilah yang lebih umum digunakan dalam sistem ketenagakerjaan Indonesia.
Untuk Brunei, calon pekerja harus melihat ketentuan minimum wage dan kontrak kerja yang berlaku, bukan mengkonversikannya secara langsung dengan UMR Indonesia.
Brunei telah memberlakukan Employment (Minimum Wage) Order 2025, dengan ketentuan yang berlaku terhadap kategori dan aktivitas usaha tertentu.
Karena cakupan minimum wage tidak berarti semua pekerjaan asing otomatis mempunyai satu angka gaji minimum yang sama, calon pekerja harus memeriksa:
posisi + sektor + kontrak + ketentuan minimum wage yang berlaku.
Contoh Perhitungan Gaji Kerja di Brunei
Misalnya seorang pekerja mendapatkan:
Gaji pokok: BND 800/bulan
Kemudian mendapatkan:
a. lembur;
b. tunjangan;
c. bonus;
d. fasilitas makan;
e. akomodasi.
Maka pendapatan kotor belum tentu sama dengan uang yang diterima di rekening.
Rumus sederhananya:
Gaji bersih = gaji pokok + lembur + tunjangan – potongan yang sah
Karena itu, jangan hanya bertanya:
“Gajinya berapa?”
Tetapi tanyakan juga:
“Berapa gaji pokok, berapa lembur, fasilitas apa yang diberikan, dan berapa potongan setiap bulan?”
Apakah Ada Potongan Gaji Pekerja Indonesia di Brunei?
Potongan gaji harus diperhatikan secara serius.
Jangan menerima pekerjaan hanya berdasarkan angka gaji kotor.
Calon PMI harus meminta penjelasan tertulis mengenai:
a. gaji pokok;
b. lembur;
c. akomodasi;
d. makan;
e. transportasi;
f. asuransi;
g. biaya administrasi;
h. biaya lain yang dibebankan kepada pekerja;
i. serta potongan gaji.
Informasi resmi Brunei bahkan mencatat adanya pengaduan pekerja terkait upah terlambat dan unauthorized deductions atau pemotongan yang tidak sah.
Artinya, calon pekerja harus membaca kontrak kerja secara teliti sebelum menandatangani.
Jangan hanya menghitung gaji kotor
Contohnya:
Gaji kontrak: BND 900
Jika terdapat berbagai potongan, uang yang benar-benar diterima bisa lebih rendah.
Maka perbandingan pekerjaan sebaiknya menggunakan:
Take-home pay, bukan hanya nominal gaji yang ditawarkan.
Berapa Biaya Kerja ke Brunei Darussalam?
Biaya kerja ke Brunei tidak selalu sama.
Biaya dapat dipengaruhi oleh:
a. pemeriksaan kesehatan;
b. paspor;
c. dokumen;
d. legalisasi dokumen;
e. perjalanan;
f. tiket;
g. visa;
h. administrasi;
i. pelatihan;
j. akomodasi sementara;
k. dan komponen penempatan lainnya.
Jangan percaya pada satu angka biaya yang berlaku untuk semua pekerjaan.
Biaya harus diperiksa berdasarkan lowongan, kontrak, skema penempatan, pemberi kerja dan ketentuan resmi yang berlaku.
Dalam sistem penempatan PMI Indonesia, biaya penempatan merupakan biaya yang berkaitan dengan proses penempatan dan memiliki komponen tertentu. SISKOP2MI juga menyediakan informasi dan proses resmi terkait pendaftaran serta dokumen calon PMI.
Waspadai biaya yang tidak transparan
Hindari agen yang mengatakan:
“Bayar sekarang, visa pasti jadi.”
atau:
“Bayar deposit dulu, nanti kontrak menyusul.”
Untuk pekerjaan luar negeri, setiap pembayaran sebaiknya memiliki:
a. rincian biaya;
b. dasar pembayaran;
c. kuitansi;
d. pihak penerima;
e. serta hubungan yang jelas dengan proses penempatan.
Visa Kerja Brunei Darussalam
Visa kerja Brunei berbeda dengan visa kunjungan.
Untuk bekerja, pekerja asing membutuhkan izin yang sesuai dari otoritas Brunei.
Informasi resmi Kementerian Luar Negeri Brunei menyatakan bahwa pekerja asing harus mempunyai Employment Visa yang telah diotorisasi oleh Department of Immigration and National Registration.
Selain visa, pekerja juga berkaitan dengan Employment Pass/Work Pass.
Pemerintah Brunei menyatakan bahwa warga asing yang masuk untuk bekerja harus memiliki visa dan employment pass yang sesuai sebelum kedatangan.
Siapa yang Mengurus Visa Kerja Brunei?
Hal ini sangat penting.
Dalam proses resmi, calon pekerja terlebih dahulu harus mempunyai calon pemberi kerja.
Informasi resmi Brunei menjelaskan bahwa calon pemberi kerja yang mengajukan permohonan langsung kepada Immigration Department untuk employment visa atas nama calon pekerja.
Jadi, agen tidak seharusnya digambarkan sebagai pihak yang “menjual visa”.
Skemanya lebih tepat:
Pekerja → mendapatkan pekerjaan → employer/sponsor → pengajuan izin kerja → visa → keberangkatan.
Syarat Kerja di Brunei Darussalam
Syarat dapat berbeda sesuai pekerjaan dan lowongan.
Secara umum, calon pekerja perlu mempersiapkan:
a. Paspor;
b. dokumen identitas;
c. dokumen pendidikan;
d. sertifikat keahlian jika diperlukan;
e. pengalaman kerja;
f. surat keterangan yang dipersyaratkan;
g. dokumen kesehatan;
h. dokumen kontrak kerja;
i. dokumen izin kerja;
j. dokumen visa;
k. dokumen penempatan PMI;
l. dokumen lain sesuai permintaan pemberi kerja dan pemerintah.
Pemeriksaan kesehatan merupakan bagian penting. Kementerian Kesehatan Brunei menjelaskan bahwa sertifikat medical fitness for employment diperlukan untuk penerbitan Employment Pass bagi pekerja asing baru maupun perpanjangan.
Dokumen Kerja ke Brunei yang Perlu Disiapkan
Sebelum berangkat, calon pekerja sebaiknya membuat checklist.
Dokumen pribadi
KTP;
KK;
paspor;
akta kelahiran bila diperlukan;
dokumen status perkawinan bila diperlukan.
Dokumen pendidikan
a. ijazah;
b. transkrip;
c. sertifikat kompetensi;
d. sertifikat keahlian.
Dokumen pekerjaan
a. CV;
b. surat pengalaman kerja;
c. sertifikat profesi;
d. surat penawaran kerja;
e. kontrak kerja.
Dokumen kesehatan
a. hasil medical check-up;
b. sertifikat kesehatan;
c. pemeriksaan kesehatan sesuai persyaratan negara tujuan.
Dokumen imigrasi
a. visa kerja;
b. work permit/employment pass;
c. dokumen pendukung visa.
Dokumen PMI
Proses penempatan PMI Indonesia juga melibatkan pemenuhan dokumen dan tahapan resmi melalui sistem pemerintah. SISKOP2MI menjelaskan tahapan seperti pendaftaran, pencarian lowongan, seleksi, kelengkapan dokumen, Orientasi Pra Pemberangkatan, hingga penerbitan E-PMI.
Kerja di Brunei melalui Agen
Banyak calon PMI mencari:
“agen kerja Brunei“
atau
“agen kerja Brunei resmi“.
Namun, calon pekerja harus membedakan antara:
a. pemberi kerja;
b. perusahaan penempatan;
c. agen perekrutan;
d. konsultan;
e. dan pihak yang hanya menawarkan jasa administrasi.
Agen bukan pengganti pemberi kerja.
Yang paling penting adalah memastikan bahwa:
siapa employer-nya?
Apa nama perusahaannya?
Apa posisi pekerjaannya?
Berapa gajinya?
Di mana tempat kerjanya?
Apa isi kontraknya?
Siapa yang menanggung biaya?
Apa izin kerja yang digunakan?
Jika agen tidak bisa menjelaskan hal-hal tersebut, calon pekerja harus berhati-hati.
Bagaimana Memilih Agen Kerja Brunei?
Gunakan checklist berikut.
Identitas perusahaan jelas
Pastikan nama badan usaha dan alamat dapat diverifikasi.
Lowongan jelas
Harus ada:
a. posisi;
b. employer;
c. lokasi;
d. gaji;
e. jam kerja;
f. kontrak.
Biaya transparan
Minta rincian tertulis.
Jangan membayar hanya berdasarkan janji
Pastikan pembayaran mempunyai dasar yang jelas.
Kontrak harus dibaca
Jangan tanda tangan dokumen yang tidak dipahami.
Pastikan jalur penempatan legal
Calon PMI sebaiknya menggunakan jalur resmi yang sesuai dengan ketentuan pemerintah Indonesia dan Brunei.
TKI atau PMI Brunei: Apa Istilah yang Benar?
Istilah TKI masih sangat populer di masyarakat.
Namun istilah resmi yang digunakan pemerintah Indonesia adalah Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Jadi pencarian seperti:
a. TKI Brunei;
b. TKI kerja di Brunei;
c. gaji TKI Brunei;
d. lowongan TKI Brunei;
secara substansi mengarah pada topik PMI yang bekerja di Brunei Darussalam.
Dalam artikel ini, kedua istilah dapat digunakan untuk membantu pembaca menemukan informasi yang mereka cari.
Apakah Kerja di Brunei Harus Menggunakan Kontrak?
Ya, kontrak kerja merupakan bagian yang sangat penting.
Sebelum berangkat, pekerja harus mengetahui dengan jelas:
a. jabatan;
b. nama perusahaan;
c. lokasi kerja;
d. gaji;
e. jam kerja;
f. lembur;
g. cuti;
h. fasilitas;
i. masa kontrak;
j. biaya;
k. pemotongan;
dan ketentuan pemutusan hubungan kerja.
Jangan berangkat jika informasi pekerjaan hanya disampaikan melalui WhatsApp tanpa dokumen yang jelas.
Apakah Perusahaan Menyediakan Tempat Tinggal?
Tergantung kontrak dan pekerjaan.
Untuk beberapa pekerjaan, perusahaan dapat menyediakan:
a. asrama;
b. tempat tinggal;
c. makan;
d. transportasi;
e. atau fasilitas lainnya.
Namun fasilitas tersebut jangan diasumsikan otomatis tersedia.
Pastikan fasilitas dicantumkan dalam kontrak atau dokumen resmi pekerjaan.
Brunei sendiri memiliki ketentuan ketenagakerjaan terkait penyediaan perumahan bagi pekerja asing, yang tercantum dalam kerangka Employment Order.
Apakah Gaji Brunei Lebih Besar daripada Gaji Indonesia?
Secara nominal, gaji dalam BND tentu perlu dikonversikan ke rupiah untuk membandingkannya dengan penghasilan di Indonesia.
Tetapi jangan berhenti pada kurs.
Gunakan perhitungan:
Gaji bersih – biaya hidup – potongan = potensi tabungan
Contohnya:
Jika gaji:
BND 900
dan biaya hidup pribadi:
BND 300
maka secara sederhana potensi sisa:
BND 600
Tetapi jika perusahaan menyediakan akomodasi dan makan, struktur pengeluaran bisa berbeda.
Karena itu, pekerjaan dengan gaji BND 900 belum tentu lebih menguntungkan daripada pekerjaan BND 750 jika pekerjaan pertama memiliki biaya hidup jauh lebih tinggi.
Apa yang Harus Ditanyakan Sebelum Menerima Tawaran Kerja?
Sebelum menerima pekerjaan, tanyakan minimal 15 hal berikut:
a. Siapa nama perusahaan?
b. Apa jabatan saya?
c. Berapa gaji pokok?
d. Berapa jam kerja?
e. Berapa tarif lembur?
f. Apakah ada hari libur?
g. Apakah ada potongan gaji?
h. Apa saja fasilitas?
i. Apakah mendapatkan tempat tinggal?
j. Apakah mendapatkan makan?
k. Siapa membayar tiket?
l. Siapa membayar visa?
m. Berapa lama kontrak?
n. Bagaimana mekanisme perpanjangan?
o. Siapa yang menjadi sponsor/work permit?
Jika agen tidak dapat memberikan jawaban tertulis, jangan terburu-buru membayar atau berangkat.
Alur Kerja di Brunei Darussalam
Berikut gambaran sederhananya:
Mencari lowongan
↓
Seleksi calon pekerja
↓
Interview
↓
Diterima employer
↓
Kontrak kerja
↓
Pemberi kerja mengurus izin kerja
↓
Medical examination
↓
Work Pass / Employment Pass
↓
Employment Visa
↓
Persiapan penempatan PMI
↓
Orientasi Pra Pemberangkatan
↓
Berangkat ke Brunei
↓
Mulai bekerja
Untuk proses PMI Indonesia, SISKOP2MI memang menyediakan alur pendaftaran, pencarian lowongan, seleksi, kelengkapan dokumen, OPP dan E-PMI.
Kesalahan yang Harus Dihindari Calon PMI Brunei
Jangan membeli visa kerja
Visa kerja berkaitan dengan pekerjaan dan sponsor/employer yang sah.
Jangan bekerja menggunakan visa kunjungan
Tujuan visa harus sesuai dengan aktivitas yang dilakukan.
Jangan percaya gaji terlalu tinggi tanpa kontrak
Pastikan nominal gaji tertulis.
Jangan mengabaikan potongan
Gaji BND 1.000 belum tentu berarti menerima BND 1.000 bersih.
Jangan menyerahkan paspor kepada pihak yang tidak jelas
Pastikan pengelolaan dokumen sesuai prosedur resmi.
Jangan membayar tanpa bukti
Setiap pembayaran harus memiliki rincian dan bukti.
Jangan berangkat tanpa mengetahui employer
Pekerja harus mengetahui kepada siapa mereka bekerja.
FAQ Kerja di Brunei Darussalam
Berapa gaji kerja di Brunei?
Tidak ada satu angka gaji yang berlaku untuk semua pekerjaan. Gaji bergantung pada posisi, perusahaan, sektor, pengalaman, kontrak, serta ketentuan upah yang berlaku.
Apakah ada UMR Brunei?
Brunei menggunakan kerangka minimum wage untuk kategori tertentu dan juga memiliki Salary Guideline. Karena itu, calon pekerja harus melihat ketentuan yang berlaku untuk sektor dan posisinya, bukan sekadar mencari angka “UMR Brunei”.
Apakah orang Indonesia bisa bekerja di Brunei?
Bisa, selama memenuhi persyaratan pekerjaan, penempatan dan imigrasi yang berlaku.
Apakah kerja di Brunei membutuhkan visa?
Ya. Pekerja asing membutuhkan visa dan izin kerja yang sesuai sebelum bekerja.
Siapa yang mengurus visa kerja?
Dalam proses resmi, prospective employer mengajukan permohonan employment visa kepada otoritas imigrasi Brunei untuk calon pekerja.
Apakah harus medical?
Pemeriksaan kesehatan merupakan bagian dari persyaratan untuk employment pass bagi pekerja asing.
Apakah kerja di Brunei menggunakan kontrak?
Ya, calon pekerja harus memahami kontrak yang mencantumkan posisi, gaji, jam kerja dan ketentuan pekerjaan.
Apakah ada potongan gaji?
Potongan dapat bergantung pada kontrak dan ketentuan yang berlaku. Calon pekerja harus meminta rincian seluruh potongan sebelum bekerja.
Apakah aman menggunakan agen?
Bisa aman jika menggunakan jalur penempatan yang legal dan pihak yang dapat diverifikasi. Jangan menyamakan agen dengan pemberi kerja.
Berapa biaya kerja ke Brunei?
Tidak ada satu angka universal. Biaya bergantung pada jalur penempatan, pekerjaan, dokumen dan komponen yang menjadi tanggung jawab pekerja atau pemberi kerja.
Apakah Kerja di Brunei Darussalam Layak?
Kerja di Brunei Darussalam 2026 dapat menjadi pilihan bagi masyarakat Indonesia, tetapi keputusan tidak boleh hanya berdasarkan angka gaji.
Calon PMI harus melihat keseluruhan paket:
Gaji + upah + lembur + potongan + biaya hidup + fasilitas + biaya penempatan + visa + keamanan kontrak.
Yang paling penting adalah memastikan pekerjaan tersebut legal, employer jelas, kontrak jelas, visa sesuai, dokumen lengkap dan proses penempatan dapat diverifikasi.
Brunei juga memiliki kanal resmi untuk informasi ketenagakerjaan dan imigrasi, sementara Indonesia menyediakan SISKOP2MI untuk proses penempatan PMI.
Dengan demikian, jangan hanya mencari:
“kerja di Brunei gaji besar”
tetapi cari informasi yang lebih lengkap:
“kerja di Brunei Darussalam 2026 + gaji + syarat + visa + biaya + pekerjaan + agen + dokumen + potongan gaji + PMI.”
Itulah cara yang lebih aman untuk menilai sebuah tawaran pekerjaan di Brunei.