KBLI untuk usaha jasa pengamanan adalah klasifikasi yang di gunakan untuk mengidentifikasi jenis kegiatan usaha perusahaan di bidang keamanan. KBLI merupakan singkatan dari Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia yang menjadi acuan dalam pencatatan kegiatan ekonomi dan pengurusan perizinan berusaha melalui sistem Online Single Submission (OSS).
Bagi perusahaan yang ingin menjalankan usaha jasa pengamanan atau Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP), pemilihan KBLI perlu di lakukan dengan cermat. Kode yang di pilih harus sesuai dengan kegiatan nyata perusahaan, seperti menyediakan tenaga pengamanan, menjalankan patroli, atau menawarkan layanan keamanan lainnya.
Mengapa Pemilihan KBLI untuk Usaha Pengamanan Penting?
Pemilihan KBLI untuk usaha pengamanan penting karena kode tersebut berkaitan dengan identitas kegiatan usaha yang tercantum dalam dokumen perizinan. Klasifikasi yang tepat membantu perusahaan menjelaskan ruang lingkup layanan yang di tawarkan kepada klien dan menyesuaikan data usahanya dengan ketentuan yang berlaku.
KBLI juga menjadi salah satu dasar dalam menentukan perizinan berusaha yang perlu di penuhi. Oleh karena itu, perusahaan tidak sebaiknya memilih kode hanya berdasarkan nama yang terlihat mirip, tetapi perlu membaca uraian kegiatan dan persyaratan perizinannya.
Baca Juga : Jenis Usaha dan Bidang Jasa BUJP di Indonesia
Mengenal KBLI 2025 untuk Usaha Jasa Pengamanan
KBLI 2025 merupakan pembaruan dari KBLI 2020 yang di terbitkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Pembaruan ini membuat pelaku usaha perlu memperhatikan versi klasifikasi yang di gunakan ketika mendaftarkan atau menyesuaikan data usaha melalui OSS.
Dalam KBLI 2020, kegiatan keamanan swasta di kenal dengan kode 80100, yaitu Aktivitas Keamanan Swasta. Sementara itu, dalam KBLI 2025, kegiatan investigasi dan keamanan swasta tercantum dengan kode 80110 pada tabel konversi yang tersedia. Perusahaan perlu memeriksa uraian dan pemetaan kode terbaru melalui OSS agar tidak menggunakan kode lama secara otomatis untuk pendaftaran baru.
Perubahan kode tersebut tidak berarti setiap perusahaan harus langsung mengubah seluruh dokumen tanpa pemeriksaan. Penyesuaian perlu mengikuti ketentuan transisi dan kondisi perizinan perusahaan masing-masing.
Baca Juga : Dokumen Perizinan BUJP Daftar Persiapan Administrasi
Apa Kode KBLI yang Sesuai untuk Jasa Pengamanan?
Kode yang sesuai untuk usaha jasa pengamanan harus di tentukan berdasarkan kegiatan utama yang benar-benar di jalankan perusahaan. Dalam KBLI 2020, kode 80100 mencakup kegiatan keamanan swasta, termasuk penjagaan, patroli, pengawasan, dan perlindungan keselamatan orang maupun harta benda.
Pada KBLI 2025, kelompok 80110 berjudul Aktivitas Investigasi dan Keamanan Swasta. Uraiannya mencakup layanan investigasi swasta, penjagaan, patroli, layanan keamanan, serta sejumlah layanan pendukung terkait keamanan.
Meskipun kode 80100 dan 80110 relevan untuk di telusuri, perusahaan tetap harus memeriksa kode yang di tampilkan dalam OSS sesuai versi yang berlaku dan mencocokkannya dengan uraian resmi. Jangan mengandalkan artikel atau daftar kode lama sebagai satu-satunya acuan.
Baca Juga : Cara Mengurus Izin BUJP Tahapan Perizinan Usaha
Perbedaan Jasa Pengamanan dan Jasa Sistem Keamanan
Jasa pengamanan dan jasa sistem keamanan merupakan kegiatan yang perlu di bedakan berdasarkan layanan yang di berikan. Jasa pengamanan dapat berfokus pada penyediaan personel untuk menjaga gedung, kantor, kawasan industri, pusat perbelanjaan, atau lokasi lain.
Sementara itu, jasa sistem keamanan dapat berkaitan dengan pengoperasian atau pemeliharaan sistem alarm elektronik dan perangkat keamanan tertentu. Dalam KBLI 2020, aktivitas jasa sistem keamanan tercantum pada kode 80200.
Perusahaan yang menjual atau memasang kamera pengawas, alarm, atau perangkat keamanan tanpa menyediakan layanan penjagaan tidak boleh langsung menganggap klasifikasinya sama dengan perusahaan penyedia Satpam. Uraian kegiatan dan kode yang sesuai perlu di periksa secara terpisah melalui OSS.
KBLI untuk Perusahaan Penyedia Tenaga Pengamanan
Perusahaan penyedia tenaga pengamanan menjalankan kegiatan berupa penyediaan personel keamanan untuk membantu menjaga aset, fasilitas, dan lingkungan kerja milik klien. Layanan ini dapat mencakup penempatan Satpam di gedung perkantoran, pabrik, gudang, hotel, kawasan perumahan, atau fasilitas komersial lainnya.
Untuk menentukan KBLI yang tepat, perusahaan perlu memastikan bahwa uraian kode yang di pilih memang mencakup kegiatan penjagaan atau keamanan swasta. Selain KBLI, perusahaan juga perlu memperhatikan ketentuan khusus bagi BUJP, termasuk persyaratan dan perizinan dari instansi yang berwenang.
Baca Juga : Syarat Mendirikan BUJP Dokumen dan Persiapan Perusahaan
KBLI untuk Jasa Patroli dan Pengawalan
Jasa patroli dan pengawalan memiliki karakteristik berbeda sesuai objek, tujuan, dan bentuk layanan yang di berikan. Kegiatan ini dapat berkaitan dengan patroli keamanan lokasi, perlindungan orang, atau pengawalan barang berharga selama perjalanan.
Dalam memilih KBLI, perusahaan perlu menjelaskan jenis pengawalan yang akan di lakukan, apakah berupa penjagaan dan patroli keamanan swasta atau layanan khusus pengawalan uang dan barang berharga. Penentuan klasifikasi tidak cukup hanya berdasarkan istilah “pengawalan” karena uraian kegiatan dan persyaratan khususnya dapat berbeda.
KBLI untuk Jasa Konsultasi dan Pelatihan Keamanan
Jasa konsultasi dan pelatihan keamanan merupakan layanan yang berfokus pada keahlian, bukan semata-mata penyediaan personel penjaga. Konsultasi keamanan dapat berkaitan dengan evaluasi risiko, perencanaan pengamanan, atau rekomendasi prosedur keamanan bagi perusahaan dan organisasi.
Pelatihan keamanan berfokus pada pembekalan pengetahuan dan keterampilan personel. Apabila perusahaan menyediakan layanan konsultasi, pelatihan, atau kegiatan lain di samping penjagaan, perusahaan perlu memeriksa apakah kegiatan tambahan tersebut memerlukan klasifikasi usaha tersendiri serta perizinan sektoral yang sesuai.
Baca Juga : Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP)
KBLI untuk Jasa Peralatan Keamanan
Jasa peralatan keamanan dapat mencakup layanan yang berkaitan dengan perangkat keamanan, seperti sistem alarm, kamera pengawas, dan perangkat pengamanan lainnya. Namun, pemasangan perangkat, pemeliharaan sistem, pemantauan alarm, serta penjualan barang tanpa jasa tambahan dapat masuk ke klasifikasi yang berbeda.
Karena itu, perusahaan harus menjabarkan aktivitas yang benar-benar di lakukan. Jika perusahaan hanya menjual perangkat, klasifikasinya perlu di periksa berdasarkan kegiatan perdagangan. Jika perusahaan memasang, memelihara, atau mengoperasikan sistem keamanan, periksa uraian KBLI yang sesuai untuk layanan tersebut.
Cara Memilih KBLI yang Tepat untuk Usaha Jasa Pengamanan
Cara memilih KBLI yang tepat di mulai dengan membuat daftar seluruh layanan yang akan di tawarkan perusahaan. Daftar tersebut membantu pemilik usaha mencocokkan kegiatan operasional dengan uraian resmi dalam sistem OSS.
Berikut langkah-langkah yang dapat di lakukan:
- Tentukan kegiatan utama perusahaan. Pastikan apakah perusahaan berfokus pada penyediaan tenaga pengamanan, patroli, konsultasi, pelatihan, pengawalan barang berharga, atau sistem keamanan.
- Cari kata kunci di OSS. Gunakan kata seperti keamanan swasta, jasa pengamanan, penjagaan, patroli, atau sistem keamanan.
- Baca uraian klasifikasi. Jangan hanya melihat judul kode. Periksa kegiatan yang termasuk dan yang tidak termasuk di dalamnya.
- Periksa versi KBLI. Pastikan kode yang di gunakan sesuai dengan versi klasifikasi yang berlaku pada sistem OSS.
- Periksa persyaratan perizinan. Lihat skala usaha, tingkat risiko, serta persyaratan atau izin sektoral yang di tampilkan.
- Cocokkan dengan dokumen perusahaan. Pastikan kegiatan yang di pilih konsisten dengan maksud dan tujuan usaha serta rencana operasional perusahaan.
- Simpan hasil pemeriksaan. Catat kode, uraian, dan persyaratan yang relevan sebagai bahan ketika mengurus atau memperbarui perizinan.
Baca Juga : Persyaratan Satpam bagi BUJP Pelatihan dan Kesiapan Personel
Cara Mengecek KBLI Usaha Pengamanan Melalui OSS
Pengecekan KBLI usaha pengamanan dapat di lakukan melalui situs resmi OSS. Sistem ini menyediakan pencarian klasifikasi berdasarkan kode, judul, atau uraian kegiatan, termasuk informasi mengenai versi KBLI yang di gunakan.
Langkah pengecekannya adalah sebagai berikut:
- Buka situs resmi OSS di https://oss.go.id/.
- Masuk ke bagian pencarian KBLI.
- Masukkan kata kunci yang sesuai dengan kegiatan perusahaan.
- Periksa judul dan uraian klasifikasi yang muncul.
- Pastikan hasil pencarian menggunakan versi KBLI yang sesuai.
- Periksa ruang lingkup kegiatan dan informasi perizinan yang tersedia.
- Jika perusahaan sudah memiliki NIB, periksa kesesuaian data kegiatan usaha yang tercatat.
Apabila terdapat perbedaan antara kode lama dan kode terbaru, gunakan fitur konversi KBLI yang tersedia di OSS serta rujukan resmi BPS untuk menelusuri perubahan tersebut.
Baca Juga : Biaya dan Waktu Pengurusan Izin BUJP Dan Yang Perlu Disiapkan
Apakah Satu Perusahaan Bisa Memiliki Lebih dari Satu KBLI?
Satu perusahaan dapat memiliki lebih dari satu KBLI apabila benar-benar menjalankan beberapa kegiatan usaha yang berbeda dan kegiatan tersebut dapat di cantumkan sesuai ketentuan perizinan. Sebagai contoh, perusahaan dapat menjalankan layanan penjagaan sekaligus layanan lain yang memiliki klasifikasi berbeda.
Namun, penambahan kode KBLI harus berdasarkan kegiatan yang benar-benar di rencanakan atau di jalankan, bukan sekadar untuk memperluas daftar layanan di atas kertas. Setiap kegiatan perlu di periksa persyaratan dan izin yang melekat padanya, termasuk ketentuan khusus di bidang jasa pengamanan.
Baca Juga : Konsultasi Dokumen Legalitas BUJP Persiapan Administrasi
Hubungan KBLI dengan Perizinan BUJP
KBLI dan perizinan BUJP memiliki fungsi yang saling berkaitan, tetapi keduanya tidak sama. KBLI mengidentifikasi kegiatan usaha perusahaan, sedangkan perizinan menentukan apakah perusahaan telah memenuhi persyaratan untuk menjalankan kegiatan tersebut.
Karena itu, memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dengan KBLI yang relevan tidak boleh langsung di anggap sebagai bukti bahwa seluruh persyaratan operasional BUJP sudah terpenuhi. Perusahaan perlu memeriksa ketentuan yang berlaku melalui OSS dan sistem atau layanan resmi Polri yang berkaitan dengan perizinan BUJP.
Persyaratan dapat mencakup dokumen badan usaha, kesiapan operasional, kompetensi penanggung jawab, dan dokumen lain sesuai ketentuan yang berlaku. Perusahaan sebaiknya memeriksa daftar persyaratan terbaru sebelum mengajukan izin.
Baca Juga : Cara Cek Legalitas BUJP Panduan Memeriksa Perusahaan
Kesalahan yang Harus Di hindari Saat Memilih KBLI
Kesalahan memilih KBLI dapat terjadi ketika perusahaan hanya menyalin kode dari perusahaan lain atau menggunakan informasi yang belum di perbarui. Padahal, kegiatan usaha, versi klasifikasi, dan persyaratan perizinan dapat berbeda.
Beberapa kesalahan yang perlu di hindari adalah:
- Menggunakan kode KBLI lama untuk pendaftaran baru tanpa memeriksa versi terbaru.
- Memilih kode hanya berdasarkan judul, tanpa membaca uraian kegiatan.
- Menyamakan jasa penyediaan tenaga pengamanan dengan penjualan atau pemasangan perangkat keamanan.
- Menambahkan KBLI yang tidak sesuai dengan kegiatan perusahaan.
- Menganggap NIB otomatis menggantikan seluruh izin khusus BUJP.
- Tidak memeriksa kembali persyaratan dan perubahan yang muncul di OSS.
Menghindari kesalahan tersebut membantu perusahaan menjaga kesesuaian data usaha dan mengurangi risiko hambatan ketika mengurus perizinan.
Baca Juga : Perpanjangan dan Perubahan Data Perizinan BUJP
Hal yang Perlu Di perhatikan oleh BUJP yang Sudah Memiliki NIB
BUJP yang sudah memiliki NIB perlu memeriksa apakah kode dan uraian kegiatan usahanya masih sesuai dengan klasifikasi terbaru. Pemeriksaan ini penting terutama jika perusahaan akan mengubah ruang lingkup kegiatan, memperluas layanan, atau melakukan pembaruan data perizinan.
Penyesuaian tidak selalu berarti izin lama otomatis tidak berlaku. Kebijakan transisi KBLI 2025 menyatakan bahwa perizinan lama tetap berlaku, sementara penyesuaian di lakukan sesuai ketentuan yang berlaku dan perubahan substansi kegiatan usaha. Oleh sebab itu, perusahaan perlu mengikuti arahan resmi OSS dan tidak melakukan perubahan hanya berdasarkan asumsi.
KBLI untuk usaha jasa pengamanan harus di pilih berdasarkan kegiatan utama dan layanan nyata yang akan di jalankan perusahaan. Dalam KBLI 2020, Aktivitas Keamanan Swasta di kenal dengan kode 80100, sedangkan pada KBLI 2025, Aktivitas Investigasi dan Keamanan Swasta tercantum dengan kode 80110. Perusahaan tetap perlu memeriksa kode terbaru dan uraian resminya melalui OSS sebelum melakukan pendaftaran atau penyesuaian.
Selain memilih KBLI, perusahaan yang bergerak sebagai BUJP perlu memastikan bahwa persyaratan dan perizinan khusus di bidang jasa pengamanan telah di penuhi. Dengan memeriksa klasifikasi, uraian kegiatan, dan ketentuan perizinan secara menyeluruh, perusahaan dapat menyiapkan administrasi usaha dengan lebih tepat dan terarah.
Konsultasikan Perizinan BUJP Anda sekarang.