Jam Kerja Lembur dan Tunjangan Pekerja di Yunani Bagi pekerja migran Indonesia yang bekerja di Yunani, memahami aturan jam kerja, lembur, dan tunjangan sangat penting sebelum menandatangani kontrak kerja. Selain mengetahui besarnya gaji pokok, pekerja juga perlu memahami kapan pekerjaan di anggap lembur, berapa tambahan pembayaran yang dapat di terima, serta tunjangan apa saja yang di berikan berdasarkan ketentuan ketenagakerjaan Yunani.
Aturan ketenagakerjaan Yunani membedakan antara jam kerja normal, kerja tambahan atau extra work, dan kerja lembur atau overtime. Besarnya pembayaran tambahan juga berbeda sesuai dengan jenis pekerjaan dan kondisi lembur.
Artikel ini membahas jam kerja lembur dan tunjangan pekerja di Yunani, termasuk aturan 40 jam kerja per minggu, pembayaran lembur, batas maksimal lembur, tunjangan hari raya, cuti tahunan, serta hal-hal yang perlu di perhatikan oleh TKI atau pekerja migran Indonesia.
Berapa Jam Kerja Normal Pekerja di Yunani?
Secara umum, waktu kerja normal di Yunani di tetapkan sebesar 40 jam per minggu. Untuk sistem kerja lima hari, waktu kerja normal adalah 8 jam per hari. Sementara pada sistem kerja enam hari, waktu kerja normal adalah 6 jam 40 menit per hari.
Namun, kontrak kerja atau perjanjian kerja bersama dapat menetapkan waktu kerja yang lebih pendek. Artinya, apabila kontrak menetapkan jam kerja di bawah 40 jam per minggu, ketentuan kontrak tersebut dapat berlaku sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Bagi pekerja Indonesia, hal ini penting karena jumlah jam kerja sebaiknya di periksa sejak awal. Jangan hanya melihat nominal gaji bulanan, tetapi perhatikan juga berapa jam kerja yang di wajibkan setiap minggu.
Baca Juga : Biaya Hidup di Yunani vs Gaji TKI Berapa yang Bisa Ditabung?
Apa yang Dimaksud Kerja Tambahan di Yunani?
Dalam sistem ketenagakerjaan Yunani terdapat perbedaan antara kerja tambahan dan lembur.
Untuk pekerja dengan sistem lima hari kerja, pekerjaan setelah 40 jam sampai maksimal 45 jam per minggu termasuk kategori kerja tambahan. Dalam kondisi tertentu, pekerjaan lebih dari 8 jam sehari sampai 9 jam sehari juga dapat masuk kategori ini.
Sementara bagi sistem enam hari kerja, kerja tambahan berlaku setelah 40 jam sampai maksimal 48 jam per minggu. Batas harian yang relevan adalah lebih dari 6 jam 40 menit sampai 8 jam per hari.
Kerja tambahan tersebut mendapatkan pembayaran sebesar upah per jam di tambah 20%. Untuk sistem lima hari, batas kerja tambahan adalah 5 jam per minggu, sedangkan sistem enam hari adalah 8 jam per minggu.
Jadi, pekerja tidak boleh menganggap semua jam setelah jam kerja normal sebagai kategori yang sama. Status jam tambahan perlu di lihat berdasarkan jumlah jam kerja harian dan mingguan.
Berapa Bayaran Lembur Pekerja di Yunani?
Apabila pekerjaan telah melewati batas kerja tambahan, pekerjaan tersebut dapat masuk kategori lembur.
Untuk lembur yang di lakukan secara legal dalam batas yang di perbolehkan, pekerja berhak mendapatkan pembayaran sebesar upah per jam di tambah 40%. Aturan yang berlaku saat ini menetapkan batas lembur hingga 4 jam per hari dan maksimal 150 jam per tahun untuk sektor swasta.
Sebagai contoh sederhana, apabila upah per jam seorang pekerja adalah €10, maka perhitungan ilustratif lembur legal sebesar 40% adalah:
€10 + (40% × €10) = €14 per jam.
Angka tersebut hanya contoh perhitungan untuk memahami mekanismenya. Upah per jam sebenarnya harus mengikuti upah yang berlaku pada pekerja dan ketentuan kontrak atau perjanjian kerja yang bersangkutan.
Baca Juga : Gaji Kotor dan Gaji Bersih TKI di Yunani Apa Bedanya?
Apakah Lembur di Yunani Memiliki Batas Maksimal?
Ya. Untuk sektor swasta, aturan yang berlaku menetapkan lembur maksimal 4 jam per hari dan 150 jam per tahun. Apabila pekerjaan melebihi batas tersebut, terdapat ketentuan khusus dan di perlukan persetujuan dari otoritas ketenagakerjaan yang berwenang.
Untuk lembur yang mendapatkan persetujuan khusus karena melampaui batas tersebut, pekerja berhak menerima pembayaran sebesar upah per jam di tambah 60%.
Karena itu, pekerja migran sebaiknya mencatat sendiri jumlah jam kerja dan lembur. Catatan tersebut dapat membantu apabila terdapat perbedaan antara jam kerja yang sebenarnya di lakukan dengan pembayaran yang di terima.
Bagaimana Jika Lembur Tidak Dilaporkan?
Pekerja juga perlu mengetahui bahwa lembur mempunyai prosedur administrasi.
Untuk perusahaan yang belum menggunakan mekanisme kartu kerja digital atau menggunakan sistem deklarasi sebelumnya, lembur harus di laporkan oleh pemberi kerja melalui sistem ERGANI II sebelum lembur di lakukan.
Sementara perusahaan yang menggunakan mekanisme kartu kerja digital dan memilih sistem pelaporan setelah pekerjaan di lakukan memiliki mekanisme pelaporan yang berbeda.
Apabila lembur di lakukan tanpa memenuhi ketentuan hukum atau melampaui batas yang di perbolehkan tanpa prosedur persetujuan yang sesuai, lembur tersebut dapat di kategorikan sebagai lembur ilegal.
Untuk setiap jam lembur ilegal, pekerja berhak atas kompensasi sebesar upah per jam di tambah 120% berdasarkan aturan yang berlaku.
Baca Juga : Gaji TKI Yunani Berdasarkan Kota
Apakah Pekerja di Yunani Mendapat Tunjangan Hari Raya?
Salah satu hal yang perlu di ketahui calon pekerja migran adalah adanya tunjangan hari raya bagi pekerja sektor swasta yang memenuhi ketentuan hubungan kerja.
Pekerja berhak atas Christmas Bonus dan Easter Bonus berdasarkan aturan yang berlaku.
Untuk pekerja yang menerima gaji bulanan:
- Christmas Bonus sebesar satu bulan gaji.
- Easter Bonus sebesar setengah bulan gaji.
Sedangkan pekerja yang di bayar berdasarkan upah harian memiliki ketentuan masing-masing, yaitu 25 hari upah untuk Christmas Bonus dan 15 hari upah untuk Easter Bonus.
Apabila hubungan kerja tidak berlangsung sepanjang periode yang di persyaratkan, tunjangan tersebut dapat di berikan secara proporsional sesuai lama hubungan kerja.
Hal ini menjadi salah satu komponen penting yang perlu di pahami ketika menghitung total pendapatan selama bekerja di Yunani.
Apakah Pekerja di Yunani Mendapat Cuti Tahunan Berbayar?
Pekerja dengan kontrak kerja waktu tertentu maupun tidak tertentu berhak memperoleh cuti tahunan berbayar.
Pada sistem lima hari kerja, ketentuan awalnya adalah 20 hari kerja cuti tahunan untuk periode 12 bulan kerja. Pada sistem enam hari kerja, jumlah awalnya adalah 24 hari kerja.
Hak cuti di berikan secara proporsional sesuai masa kerja. Setelah masa kerja bertambah, jumlah cuti dapat meningkat sesuai ketentuan yang berlaku.
Dengan demikian, pekerja migran tidak hanya perlu memperhatikan gaji, tetapi juga hak cuti berbayar karena hal tersebut merupakan bagian dari kondisi kerja.
Baca Juga : Gaji TKI Yunani untuk Pekerja Konstruksi
Apakah Ada Tunjangan Cuti di Yunani?
Selain hak cuti tahunan, sistem ketenagakerjaan Yunani juga mengenal holiday allowance atau tunjangan cuti.
Tunjangan ini berkaitan dengan hak cuti tahunan dan menjadi bagian dari pembayaran yang di terima pekerja sesuai ketentuan yang berlaku. Tunjangan tersebut juga memiliki perlakuan tersendiri dalam sistem iuran asuransi sosial.
Besarnya tunjangan yang di terima pekerja dapat di pengaruhi oleh masa kerja, sistem pembayaran, dan ketentuan yang berlaku pada hubungan kerja.
Karena itu, pekerja Indonesia sebaiknya membaca kontrak kerja secara lengkap untuk mengetahui apakah terdapat tunjangan tambahan yang di berikan perusahaan di luar ketentuan minimum.
Apakah Pekerja Mendapat Tunjangan untuk Kerja Hari Libur?
Kerja pada hari Minggu dan hari libur memiliki aturan khusus di Yunani. Secara umum, kegiatan kerja pada hari Minggu atau hari libur di larang untuk jenis usaha tertentu, tetapi terdapat pengecualian untuk sektor dan kategori pekerjaan tertentu.
Karena beberapa bidang seperti hotel, restoran, pariwisata, layanan tertentu, dan pekerjaan lain dapat memiliki pengaturan khusus, pekerja harus melihat ketentuan sektor masing-masing.
Jika pekerjaan di lakukan pada hari libur, pembayaran tambahan dapat berlaku sesuai ketentuan hukum, kontrak, atau perjanjian kerja bersama.
Baca Juga : Gaji TKI Yunani di Hotel dan Restoran
Bagaimana dengan Tunjangan Pekerja Hotel dan Restoran?
Pekerja di sektor hotel, restoran, dan pariwisata dapat memiliki ketentuan tambahan berdasarkan perjanjian kerja bersama.
Dalam sektor tertentu, perjanjian kerja bersama dapat mengatur gaji dasar, tunjangan, jam kerja, cuti, dan berbagai kondisi kerja lainnya.
Karena itu, pekerja Indonesia yang mendapatkan pekerjaan di hotel atau restoran sebaiknya tidak hanya menanyakan gaji pokok. Tanyakan juga mengenai:
- pembayaran lembur;
- kerja pada hari Minggu;
- kerja pada hari libur;
- tunjangan makan;
- akomodasi;
- tunjangan musiman;
- cuti;
- tunjangan hari raya; dan
- fasilitas lain yang tercantum dalam kontrak.
Ketentuan sektoral dapat memberikan hak yang lebih spesifik di bandingkan aturan umum.
Baca Juga : Cara Kerja di Yunani untuk TKI Syarat, Kontrak, dan Tips Aman
Apakah Tunjangan dan Lembur Masuk dalam Perhitungan Penghasilan?
Tunjangan dan pembayaran lembur dapat menjadi bagian dari penghasilan pekerja, tetapi perlakuan pajak maupun iuran sosialnya tidak selalu sama.
Kementerian Tenaga Kerja Yunani menjelaskan bahwa mulai 1 November 2025, tambahan pembayaran tertentu untuk kerja malam, kerja tambahan, lembur, serta pekerjaan pada hari Minggu dan hari libur bagi pekerja penuh waktu di kecualikan dari iuran asuransi sosial, sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, Christmas Bonus, Easter Bonus, dan holiday allowance tetap di kenai iuran asuransi sesuai ketentuan yang berlaku.
Oleh sebab itu, pekerja perlu membedakan antara gaji pokok, lembur, tunjangan, dan penghasilan bersih yang benar-benar di terima setelah potongan.
Baca Juga : Gaji TKI Yunani di Sektor Pertanian dan Perkebunan
Apa Saja yang Perlu Dicek dalam Kontrak Kerja di Yunani?
Sebelum berangkat bekerja ke Yunani, pekerja Indonesia sebaiknya memeriksa kontrak kerja secara teliti.
Beberapa hal penting yang perlu di periksa antara lain:
- Besarnya gaji pokok.
- Jumlah jam kerja per hari.
- Jumlah hari kerja dalam seminggu.
- Ketentuan lembur.
- Tarif pembayaran lembur.
- Tunjangan yang di berikan.
- Ketentuan kerja pada hari Minggu dan hari libur.
- Cuti tahunan.
- Akomodasi jika di sediakan perusahaan.
- Makan atau fasilitas lainnya.
- Potongan gaji.
- Pajak dan iuran sosial.
- Lama kontrak kerja.
- Ketentuan perpanjangan kontrak.
- Aturan apabila hubungan kerja berakhir.
Kontrak kerja yang jelas akan membantu pekerja mengetahui hak dan kewajibannya sejak awal.
Baca Juga : Gaji TKI Yunani Berdasarkan Jenis Pekerjaan
Bagaimana Cara Menghitung Penghasilan Jika Sering Lembur?
Untuk mengetahui perkiraan penghasilan, pekerja dapat memisahkan antara gaji dasar dan pembayaran tambahan.
Misalnya seorang pekerja memiliki upah per jam ilustratif sebesar €10 dan melakukan 10 jam lembur legal dengan tambahan 40%.
Pembayaran normal untuk 10 jam adalah:
10 × €10 = €100.
Tambahan lembur 40%:
€100 × 40% = €40.
Total pembayaran lembur:
€100 + €40 = €140.
Perhitungan tersebut hanya contoh untuk memahami cara kerja persentase lembur. Nilai sebenarnya harus menggunakan tarif upah yang berlaku bagi pekerja.
Selain lembur, total pendapatan tahunan juga dapat mencakup Christmas Bonus, Easter Bonus, holiday allowance, dan tunjangan lain jika pekerja memenuhi persyaratan.
Baca Juga : Berapa Gaji TKI di Yunani per Bulan?
Mengapa TKI Perlu Memahami Aturan Lembur di Yunani?
Memahami aturan lembur sangat penting karena jumlah jam kerja dapat memengaruhi total pendapatan.
Pekerja yang hanya melihat gaji bulanan tanpa memahami aturan lembur bisa kesulitan mengetahui apakah pembayaran yang di terima sudah sesuai dengan jam kerja yang di lakukan.
Sebaliknya, dengan memahami aturan tersebut, pekerja dapat mencatat jam kerja secara lebih teratur dan membandingkannya dengan slip gaji atau pembayaran yang di terima.
Untuk pekerja migran, dokumentasi juga penting. Simpan salinan kontrak, slip gaji, catatan jam kerja, dan dokumen lain yang berkaitan dengan pekerjaan.
Jika terdapat perbedaan pembayaran, dokumen tersebut dapat membantu ketika meminta penjelasan kepada perusahaan atau mencari bantuan dari pihak yang berwenang.
Baca Juga : Gaji TKI Yunani – Panduan Lengkap untuk Pekerja Migran
Jam kerja normal pekerja di Yunani pada umumnya adalah 40 jam per minggu, dengan sistem lima atau enam hari kerja. Pekerjaan setelah 40 jam sampai batas tertentu dapat di kategorikan sebagai kerja tambahan dengan tambahan pembayaran 20%.
Sementara pekerjaan yang masuk kategori lembur legal dalam batas yang di tentukan mendapatkan tambahan 40% dari upah per jam. Aturan yang berlaku saat ini menetapkan batas lembur hingga 4 jam per hari dan 150 jam per tahun. Lembur yang mendapatkan persetujuan khusus di luar batas tersebut dapat memperoleh tambahan 60%, sedangkan lembur ilegal memiliki ketentuan kompensasi yang berbeda.
Selain pembayaran lembur, pekerja sektor swasta juga dapat memiliki hak atas Christmas Bonus, Easter Bonus, cuti tahunan berbayar, holiday allowance, serta hak lain berdasarkan kontrak dan perjanjian kerja bersama.
Bagi TKI yang akan bekerja di Yunani, memahami jam kerja, lembur, dan tunjangan sejak awal sangat penting agar dapat menghitung pendapatan secara realistis dan mengetahui hak yang tercantum dalam kontrak kerja.
Konsultasikan TKI Yunani Anda sekarang.