Berapa Investasi untuk Mendapatkan KITAS Investor Indonesia?

Siti Aidah

Berapa Investasi untuk Mendapatkan KITAS Investor Indonesia
Direktur Utama Jangkar Groups

Berapa Investasi untuk Mendapatkan KITAS Investor Indonesia menjadi salah satu pertanyaan penting bagi Warga Negara Asing yang ingin tinggal di Indonesia melalui jalur investasi. Besaran investasi yang di perlukan tidak selalu sama karena Indonesia memiliki beberapa kategori visa investor dengan karakteristik, tujuan, dan nilai investasi yang berbeda.

Dalam pembahasan KITAS Investor Indonesia, salah satu kategori yang perlu di perhatikan adalah E28A Investor Visa. Untuk kategori tersebut, Direktorat Jenderal Imigrasi mencantumkan bukti kepemilikan saham paling sedikit Rp10 miliar pada perusahaan sponsor yang terdaftar pada kementerian yang membidangi penanaman modal.

Namun, angka Rp10 miliar tidak dapat langsung di jadikan patokan untuk seluruh investor asing. Terdapat pula kategori investor pasar modal seperti E28C yang memiliki persyaratan investasi dalam dolar Amerika Serikat dan dapat memberikan masa tinggal lima atau sepuluh tahun.

Karena itu, ketika membahas Berapa Investasi untuk Mendapatkan KITAS Investor Indonesia, hal pertama yang perlu di tentukan adalah kategori investasi yang akan di gunakan. Setelah kategori tersebut di ketahui, barulah nilai investasi, bentuk investasi, dokumen, serta masa tinggal dapat di periksa sesuai ketentuan.

Baca Juga: KITAS Investor Indonesia: Syarat, Proses, dan Biaya

Minimal Investasi untuk KITAS Investor Indonesia

Besaran minimal investasi bergantung pada kategori visa investor yang di gunakan. Untuk E28A, ketentuan resmi Imigrasi menyebutkan kepemilikan saham minimal Rp10 miliar pada perusahaan sponsor.

Artinya, pembahasan mengenai KITAS Investor Indonesia tidak cukup hanya menyebut satu angka. Nilai investasi harus di lihat bersama dengan bentuk investasi dan kategori visa yang menjadi dasar izin tinggal.

Selain itu, investasi yang di maksud dalam satu kategori dapat berbeda bentuknya dengan investasi pada kategori lainnya. Oleh sebab itu, calon investor perlu memeriksa apakah investasinya berupa kepemilikan saham perusahaan, instrumen pasar modal, pendirian perusahaan, atau bentuk investasi lain yang di akui dalam kategori visa terkait.

Investasi Rp10 miliar pada E28A

Untuk E28A Investor Visa, calon investor perlu menunjukkan kepemilikan saham paling sedikit Rp10 miliar pada perusahaan sponsor yang terdaftar pada kementerian yang membidangi penanaman modal. Selain itu, terdapat dokumen perusahaan dan rekening koran perusahaan yang menjadi bagian dari persyaratan khusus.

Ketentuan tersebut perlu di pahami sebagai persyaratan untuk kategori E28A, bukan sebagai angka yang otomatis berlaku untuk seluruh jenis investor asing. Karena itu, WNA yang mempunyai bentuk investasi berbeda perlu memeriksa kategori visa yang sesuai.

Jika kepemilikan saham kurang dari Rp10 miliar

Nilai saham yang berada di bawah ketentuan E28A tidak sebaiknya langsung di anggap memenuhi persyaratan investor. Informasi resmi Imigrasi menjelaskan bahwa apabila kepemilikan saham kurang dari Rp10 miliar dan WNA juga menduduki jabatan sebagai direksi atau komisaris, maka visa bekerja sesuai jabatan perlu di ajukan.

Dengan demikian, nilai investasi memiliki hubungan langsung dengan dasar izin tinggal yang akan di gunakan. Pemeriksaan status investasi sebaiknya di lakukan sebelum proses pengajuan di mulai.

Baca Juga: Apa Itu KITAS Investor? Panduan Izin Tinggal Investor Asing

Investasi untuk KITAS Investor melalui Pasar Modal

Selain investasi melalui perusahaan, terdapat kategori E28C Capital Market Investor Visa. Kategori ini di tujukan kepada investor perorangan yang melakukan investasi pada instrumen yang di tentukan, seperti obligasi pemerintah, saham perusahaan publik, atau reksa dana pada perusahaan publik sesuai ketentuan.

Untuk kategori E28C, nilai investasi berbeda dari E28A. Karena itu, calon investor tidak dapat menggunakan patokan Rp10 miliar ketika yang di ajukan adalah kategori investor pasar modal.

Investasi E28C untuk masa tinggal 5 tahun

Untuk visa lima tahun, persyaratan khusus yang di cantumkan Imigrasi adalah investasi minimal USD350.000 dalam instrumen yang di tentukan, termasuk obligasi pemerintah Indonesia, saham perusahaan publik di Indonesia, atau reksa dana pada perusahaan publik sesuai ketentuan.

Selain nilai investasi, pemohon juga perlu memenuhi persyaratan umum seperti paspor yang masih berlaku, bukti kemampuan biaya hidup, pasfoto, CV, dan itinerary.

Investasi E28C untuk masa tinggal 10 tahun

Untuk kategori sepuluh tahun, nilai investasi yang di persyaratkan adalah USD700.000 dalam instrumen investasi yang di tentukan. Persyaratan tersebut berbeda dari kategori lima tahun sehingga pemohon perlu menentukan durasi tinggal sebelum mempersiapkan dokumen.

Dengan demikian, apabila pertanyaannya adalah Berapa Investasi untuk Mendapatkan KITAS Investor Indonesia, jawabannya dapat berupa Rp10 miliar untuk kategori E28A atau USD350.000 maupun USD700.000 untuk kategori E28C, tergantung jalur investor yang di gunakan.

Baca Juga: Syarat KITAS Investor Indonesia: Dokumen dan Ketentuan Terbaru

Perbedaan Nilai Investasi Berdasarkan Kategori Investor

Indonesia memiliki beberapa kategori visa investor. Daftar resmi Imigrasi mencantumkan antara lain E28A, E28B, E28C, E28D, E28E, E28F, dan E28G.

Karena kategori tersebut memiliki tujuan yang berbeda, nilai investasi yang menjadi persyaratan juga tidak sebaiknya di samakan.

KategoriBentuk investasi atau tujuanNilai yang perlu di perhatikan
E28AInvestasi melalui kepemilikan saham pada perusahaan sponsorMinimal Rp10 miliar
E28CInvestor pasar modalMinimal USD350.000 untuk 5 tahun
E28CInvestor pasar modalMinimal USD700.000 untuk 10 tahun
E28B dan kategori investor lainnyaPendirian perusahaan atau bentuk investasi khususMengikuti persyaratan kategori masing-masing

Tabel tersebut merupakan gambaran beberapa kategori yang relevan dengan pembahasan nilai investasi. Untuk kategori lain, persyaratan perlu di periksa secara khusus karena bentuk investasi dan nilai yang di perlukan dapat berbeda.

Baca Juga: Cara Mengurus KITAS Investor Indonesia dari Awal sampai Terbit

Apakah Investasi Harus Berupa Saham Perusahaan?

Tidak selalu. Bentuk investasi bergantung pada kategori visa investor yang di gunakan.

Pada E28A, kepemilikan saham pada perusahaan sponsor menjadi bagian dari persyaratan khusus. Sementara itu, E28C menggunakan instrumen pasar modal yang telah di tentukan dalam persyaratan kategori tersebut.

Karena itu, calon investor perlu menentukan terlebih dahulu bentuk investasi yang akan di gunakan. Setelah itu, dokumen kepemilikan atau komitmen investasi dapat di siapkan sesuai kategori yang dipilih.

Kepemilikan saham perusahaan

Untuk E28A, bukti kepemilikan saham minimal Rp10 miliar menjadi salah satu dokumen utama. Perusahaan sponsor juga perlu memiliki dokumen pengesahan pendirian perusahaan sesuai persyaratan yang berlaku.

Dengan demikian, nilai investasi tidak hanya perlu tersedia secara finansial, tetapi juga perlu dapat di buktikan melalui dokumen perusahaan dan kepemilikan saham.

Investasi pada instrumen pasar modal

Untuk E28C, investasi dapat berbentuk obligasi pemerintah, saham perusahaan publik, atau reksa dana pada perusahaan publik sesuai ketentuan. Nilai investasi yang harus di penuhi kemudian bergantung pada masa tinggal lima atau sepuluh tahun.

Oleh karena itu, investor yang menggunakan jalur pasar modal perlu memperhatikan jenis instrumen dan nilai investasi secara bersamaan.

Baca Juga: Berapa Biaya KITAS Investor Indonesia?

Hubungan Nilai Investasi dengan Masa Tinggal

Nilai investasi dapat berkaitan dengan kategori dan masa tinggal yang di berikan. Pada E28C, misalnya, terdapat pilihan lima tahun dan sepuluh tahun dengan nilai investasi yang berbeda.

Sementara itu, kategori E28A memiliki ketentuan tersendiri dan tidak sebaiknya di samakan dengan E28C. Karena itu, investor perlu menentukan apakah kebutuhan utamanya adalah investasi melalui perusahaan atau investasi perorangan melalui instrumen pasar modal.

Pemilihan kategori sejak awal akan membantu investor memahami jumlah dana yang perlu di persiapkan sekaligus dokumen yang harus di sediakan.

Baca Juga: Berapa Lama KITAS Investor Berlaku dan Cara Perpanjangan?

Apakah Rp10 Miliar Merupakan Total Biaya untuk KITAS Investor?

Tidak. Nilai Rp10 miliar pada E28A merupakan ketentuan mengenai kepemilikan saham, bukan biaya pengurusan KITAS.

Perbedaan ini penting karena investor dapat salah memahami bahwa dana investasi merupakan biaya yang di bayarkan kepada pemerintah untuk memperoleh izin tinggal. Padahal, nilai investasi dan biaya layanan keimigrasian merupakan dua komponen yang berbeda.

Selain nilai investasi, investor tetap perlu memperhitungkan biaya visa, ITAS, izin masuk kembali, serta biaya administratif lain yang berlaku sesuai kategori. Struktur biaya dapat berbeda antara satu kategori dengan kategori lainnya. Untuk E28C, misalnya, situs resmi Imigrasi mencantumkan komponen ITAS, visa, verifikasi, dan izin masuk kembali secara terpisah.

Dengan demikian, ketika menghitung kebutuhan dana untuk KITAS Investor Indonesia, investor perlu memisahkan antara dana investasi dan biaya pengurusan izin tinggal.

Baca Juga: Hak dan Kewajiban Pemegang KITAS Investor di Indonesia

Apakah Dana Investasi Harus Sudah Di miliki Sebelum Pengajuan?

Jawabannya bergantung pada kategori investor yang di gunakan.

Pada E28A, persyaratan khusus mencantumkan bukti kepemilikan saham minimal Rp10 miliar. Artinya, dokumen yang menunjukkan kepemilikan tersebut menjadi bagian penting dalam proses pemeriksaan.

Sementara itu, E28C memiliki mekanisme berbeda. Untuk kategori tertentu, persyaratan dapat berbentuk bukti kepemilikan atau komitmen untuk membeli instrumen investasi dalam jangka waktu yang di tentukan setelah masuk ke Indonesia.

Karena itu, investor perlu membaca persyaratan kategori yang di gunakan secara spesifik. Jangan menggunakan prosedur E28C untuk E28A atau sebaliknya.

Apakah Investasi Rp10 Miliar Menjamin KITAS Investor Terbit?

Tidak. Memenuhi nilai investasi bukan berarti visa atau izin tinggal otomatis di terbitkan.

Nilai investasi merupakan salah satu persyaratan. Selain itu, dokumen WNA, dokumen perusahaan, status sponsor, paspor, serta persyaratan administratif lainnya tetap perlu di penuhi.

Karena itu, KITAS Investor Indonesia tidak hanya di tentukan oleh jumlah dana yang di tanamkan. Seluruh persyaratan perlu di periksa sebelum permohonan di ajukan.

Investor juga perlu memastikan bahwa kegiatan yang akan di lakukan sesuai dengan kategori visa. Untuk E28A, misalnya, aktivitas investasi dan bisnis serta fungsi tertentu sebagai direksi atau komisaris pada perusahaan tempat modal di tanamkan termasuk kegiatan yang di izinkan sesuai ketentuan.

Baca Juga: KITAS Investor untuk Direktur atau Komisaris Asing

Investasi Investor dan Status Perusahaan Sponsor

Untuk kategori E28A, perusahaan sponsor mempunyai hubungan penting dengan proses investor karena bukti saham harus berada pada perusahaan sponsor yang memenuhi ketentuan.

Karena itu, status perusahaan perlu di periksa sebelum pengajuan. Informasi perusahaan, bentuk badan usaha, data kepemilikan saham, serta dokumen pengesahan perlu di sesuaikan dengan dokumen yang di gunakan.

Investor juga sebaiknya memastikan bahwa dokumen perusahaan masih sesuai dengan kondisi aktual. Perubahan kepemilikan saham atau perubahan status perusahaan sebaiknya di periksa sebelum digunakan untuk proses izin tinggal.

Baca Juga: Perbedaan KITAS Investor dan KITAS Kerja

Investasi untuk Investor yang Ingin Tinggal di Indonesia

Investor asing yang ingin tinggal di Indonesia melalui jalur investasi perlu menentukan bentuk investasi terlebih dahulu. Setelah itu, kategori visa investor dapat di pilih berdasarkan kegiatan dan nilai investasi yang dapat di penuhi.

Untuk investasi melalui perusahaan, E28A menjadi salah satu kategori yang perlu di perhatikan. Sementara itu, investor perorangan yang memilih pasar modal dapat melihat ketentuan E28C.

Dengan demikian, pertanyaan Berapa Investasi untuk Mendapatkan KITAS Investor Indonesia perlu di jawab berdasarkan profil investor dan bentuk investasi yang akan di gunakan, bukan hanya berdasarkan satu nominal.

Baca Juga: KITAS Investor untuk WNA yang Ingin Tinggal di Indonesia

Kesalahan Menghitung Nilai Investasi KITAS Investor

Kesalahan dalam menghitung investasi dapat terjadi ketika calon investor hanya melihat nominal tanpa memperhatikan kategori visa.

Beberapa kesalahan yang perlu di hindari antara lain:

  • Menganggap Rp10 miliar berlaku untuk semua investor
  • Menganggap nilai investasi sama dengan biaya KITAS
  • Tidak membedakan E28A dan E28C
  • Tidak memperhatikan bentuk instrumen investasi
  • Tidak memeriksa masa tinggal yang di pilih
  • Menggunakan informasi investasi lama
  • Tidak memeriksa persyaratan perusahaan sponsor
  • Menganggap memenuhi nilai investasi berarti visa pasti di terbitkan

Selain itu, investor perlu memastikan bahwa informasi yang di gunakan berasal dari ketentuan yang masih berlaku. Daftar kategori visa resmi Imigrasi saat ini mencantumkan beberapa kategori investor, sehingga kebutuhan investasi perlu di periksa berdasarkan indeks visa yang benar.

Cara Menghitung Kebutuhan Dana Investor

Perhitungan dana sebaiknya tidak hanya memasukkan nilai investasi. Investor juga perlu memisahkan dana yang akan di tanamkan dari biaya administratif yang harus di bayarkan.

Sebagai gambaran, investor dapat membuat perhitungan dengan struktur berikut:

KomponenPerlu di hitung sebagai
Nilai investasiDana investasi sesuai kategori
Biaya visaBiaya layanan keimigrasian
ITASBiaya izin tinggal
Izin masuk kembaliBiaya sesuai masa berlaku
Verifikasi atau layanan lainSesuai kategori
Dokumen pendukungSesuai kebutuhan
Jasa pengurusanJika menggunakan pendampingan

Dengan pemisahan tersebut, investor dapat mengetahui bahwa nilai investasi bukan merupakan biaya yang hilang sebagai tarif visa. Dana tersebut berkaitan dengan kegiatan investasi yang menjadi dasar pengajuan sesuai kategori yang di gunakan.

Baca Juga: KITAS Investor untuk WNA yang Ingin Tinggal di Indonesia

Pemeriksaan Sebelum Menentukan Nilai Investasi

Sebelum menyiapkan dana investasi, investor sebaiknya memeriksa beberapa hal penting agar tidak menggunakan kategori yang keliru.

Beberapa hal yang dapat di periksa meliputi:

  • Bentuk investasi yang akan di gunakan
  • Kategori visa investor
  • Nilai investasi yang di persyaratkan
  • Masa tinggal yang di inginkan
  • Status perusahaan sponsor
  • Bukti kepemilikan investasi
  • Dokumen WNA
  • Biaya keimigrasian
  • Ketentuan terbaru pada saat pengajuan

Pemeriksaan tersebut penting karena kategori investor dapat memiliki persyaratan yang berbeda. Selain itu, ketentuan keimigrasian dapat di perbarui sehingga informasi yang di gunakan sebaiknya di konfirmasi kembali sebelum pengajuan.

Jasa Pengurusan KITAS Investor Indonesia

Menentukan Berapa Investasi untuk Mendapatkan KITAS Investor Indonesia perlu di lakukan berdasarkan kategori visa, bentuk investasi, masa tinggal, dan status perusahaan sponsor. Untuk E28A, ketentuan resmi mencantumkan kepemilikan saham minimal Rp10 miliar, sedangkan E28C memiliki persyaratan investasi USD350.000 untuk lima tahun dan USD700.000 untuk sepuluh tahun.

PT Jangkar Global Groups dapat membantu WNA dan perusahaan dalam mempersiapkan kebutuhan administrasi KITAS Investor Indonesia, termasuk pemeriksaan kategori visa, dokumen investasi, dokumen perusahaan, serta tahapan pengajuan sesuai layanan yang tersedia.

Setiap investor memiliki kondisi yang berbeda. Oleh sebab itu, nilai investasi, kategori visa, dokumen, biaya, serta masa tinggal perlu di periksa berdasarkan keadaan pemohon dan ketentuan yang berlaku pada saat pengajuan.

Konsultasi KITAS Investor

Siti Aidah