Berapa Biaya KITAS Investor Indonesia menjadi salah satu pertanyaan penting bagi Warga Negara Asing yang berencana tinggal di Indonesia melalui jalur investasi. Biaya yang perlu di siapkan tidak selalu sama karena kategori visa investor, masa tinggal, izin masuk kembali, serta kebutuhan administrasi dapat memengaruhi jumlah pembayaran.
Selain biaya resmi keimigrasian, investor juga perlu memperhitungkan biaya pendukung seperti dokumen, penerjemahan, administrasi perusahaan, transportasi, serta jasa pengurusan apabila menggunakan pendampingan. Karena itu, perhitungan biaya sebaiknya tidak hanya melihat satu angka yang tercantum sebagai tarif visa.
Saat ini terdapat beberapa kategori visa investor di Indonesia. Direktorat Jenderal Imigrasi mencantumkan antara lain E28A Investor Visa, E28B Investor Visa Pendirian Perusahaan Golden Visa, E28C Capital Market Investor Visa Golden Visa, E28D Branch or Subsidiary Establishment Investor Visa Golden Visa, E28E Special Economic Zone Investor Visa, serta beberapa kategori investor lainnya.
Dengan demikian, biaya KITAS Investor Indonesia perlu di hitung berdasarkan kategori yang benar. Investor juga perlu membedakan antara biaya visa, biaya ITAS, biaya verifikasi, dan biaya Izin Masuk Kembali atau Re-Entry Permit.
Baca Juga: KITAS Investor Indonesia: Syarat, Proses, dan Biaya
Komponen Biaya KITAS Investor Indonesia
Biaya KITAS Investor Indonesia pada dasarnya dapat terdiri dari beberapa komponen. Setiap komponen memiliki fungsi yang berbeda sehingga sebaiknya di hitung secara terpisah sebelum pembayaran di lakukan.
Untuk kategori tertentu, biaya resmi dapat mencakup visa, verifikasi visa, ITAS, dan Izin Masuk Kembali. Sementara itu, biaya tambahan di luar PNBP dapat muncul dari kebutuhan dokumen dan layanan administratif lainnya.
| Komponen | Keterangan |
|---|---|
| Biaya visa | Pembayaran untuk penerbitan visa sesuai kategori |
| Biaya verifikasi | Biaya verifikasi sesuai kategori layanan |
| ITAS | Biaya izin tinggal terbatas sesuai masa tinggal |
| Re-Entry Permit | Biaya izin masuk kembali sesuai masa berlaku |
| Dokumen pendukung | Fotokopi, penerjemahan, atau pengesahan apabila di perlukan |
| Administrasi perusahaan | Biaya internal perusahaan sesuai kebutuhan |
| Jasa pengurusan | Biaya layanan apabila menggunakan pihak ketiga |
| Transportasi | Biaya perjalanan untuk kebutuhan administratif apabila di perlukan |
Tidak semua investor akan membayar seluruh komponen dengan nilai yang sama. Oleh karena itu, kategori visa dan masa tinggal perlu di tentukan terlebih dahulu sebelum total biaya di hitung.
Biaya KITAS Investor E28A
E28A merupakan salah satu kategori Investor Visa yang dapat di gunakan oleh investor asing untuk melakukan investasi dan kegiatan bisnis, termasuk pendirian perusahaan. Kategori ini juga memungkinkan investor menjalankan fungsi sebagai anggota direksi atau komisaris pada perusahaan tempat modal di tanamkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Untuk E28A, informasi resmi Imigrasi yang tersedia saat ini mencantumkan biaya untuk masa tinggal sampai 2 tahun sebesar Rp9.500.000. Rinciannya terdiri dari ITAS Rp5.000.000, biaya visa Rp500.000, biaya verifikasi II Rp2.000.000, dan Re-Entry Permit Rp2.000.000.
Dengan demikian, investor yang menggunakan E28A perlu membedakan biaya resmi tersebut dari biaya lain yang mungkin muncul dalam persiapan dokumen.
Rincian biaya E28A
| Komponen E28A | Biaya |
|---|---|
| ITAS sampai 2 tahun | Rp5.000.000 |
| Visa | Rp500.000 |
| Verifikasi II | Rp2.000.000 |
| Re-Entry Permit sampai 2 tahun | Rp2.000.000 |
| Total | Rp9.500.000 |
Rincian tersebut merupakan biaya resmi yang tercantum pada informasi Imigrasi untuk kategori E28A. Biaya dokumen, penerjemahan, administrasi perusahaan, dan jasa pengurusan tidak termasuk dalam total tersebut.
Baca Juga: Apa Itu KITAS Investor? Panduan Izin Tinggal Investor Asing
Biaya KITAS Investor Pasar Modal E28C
Kategori investor pasar modal memiliki struktur biaya yang berbeda dengan E28A. E28C ditujukan bagi investor yang melakukan investasi pada instrumen yang di persyaratkan, seperti obligasi pemerintah, saham perusahaan publik Indonesia, atau reksa dana tertentu sesuai ketentuan kategorinya.
Untuk masa tinggal sampai 5 tahun, biaya resmi yang tercantum saat ini adalah Rp13.000.000. Komponennya terdiri dari ITAS Rp7.000.000, visa Rp500.000, biaya verifikasi II Rp2.000.000, dan Re-Entry Permit Rp3.500.000.
Sedangkan untuk masa tinggal sampai 10 tahun, total biaya yang tercantum adalah Rp19.500.000, dengan ITAS Rp12.000.000, visa Rp500.000, verifikasi II Rp2.000.000, dan Re-Entry Permit Rp5.000.000.
Baca Juga: Berapa Investasi untuk Mendapatkan KITAS Investor Indonesia?
Rincian biaya E28C
| Masa tinggal | ITAS | Visa | Verifikasi II | Re-Entry Permit | Total |
|---|---|---|---|---|---|
| Sampai 5 tahun | Rp7.000.000 | Rp500.000 | Rp2.000.000 | Rp3.500.000 | Rp13.000.000 |
| Sampai 10 tahun | Rp12.000.000 | Rp500.000 | Rp2.000.000 | Rp5.000.000 | Rp19.500.000 |
Biaya tersebut merupakan PNBP yang tercantum untuk kategori E28C. Selain itu, investor tetap perlu memenuhi ketentuan investasi yang berlaku untuk kategori tersebut. Untuk E28C, situs resmi Imigrasi mencantumkan investasi minimal USD350.000 untuk pilihan masa tinggal 5 tahun dan USD700.000 untuk pilihan 10 tahun pada instrumen yang di persyaratkan.
Baca Juga: Cara Mengurus KITAS Investor Indonesia dari Awal sampai Terbit
Biaya KITAS Investor Golden Visa
Istilah KITAS Investor Indonesia juga sering di gunakan secara umum untuk berbagai kategori izin tinggal investor. Padahal, beberapa kategori investor memiliki karakteristik dan struktur biaya tersendiri.
Selain E28A dan E28C, terdapat kategori seperti E28B, E28D, E28E, E28F, dan E28G. Masing-masing kategori memiliki tujuan dan persyaratan investasi yang berbeda.
Karena itu, investor tidak sebaiknya menggunakan tarif E28A sebagai patokan untuk seluruh kategori Golden Visa. Biaya harus di periksa berdasarkan indeks visa yang akan di ajukan.
Biaya E28D dan kategori investor lainnya
Untuk E28D, misalnya, informasi resmi Imigrasi mencantumkan biaya sampai 5 tahun sebesar Rp13.000.000 dan sampai 10 tahun sebesar Rp19.500.000. Rinciannya terdiri dari ITAS, visa, verifikasi II, dan Re-Entry Permit.
Namun, biaya tersebut bukan berarti berlaku untuk seluruh kategori investor. Setiap indeks visa perlu di periksa secara terpisah sebelum pembayaran di lakukan.
Baca Juga: Syarat KITAS Investor Indonesia: Dokumen dan Ketentuan Terbaru
Biaya ITAS dalam KITAS Investor Indonesia
ITAS atau Izin Tinggal Terbatas merupakan salah satu komponen utama dalam biaya KITAS Investor Indonesia. Besarnya biaya ITAS dapat berbeda berdasarkan masa tinggal dan kategori yang di gunakan.
Pada E28A, biaya ITAS yang tercantum untuk masa tinggal sampai 2 tahun adalah Rp5.000.000. Sementara itu, E28C mencantumkan biaya ITAS Rp7.000.000 untuk masa tinggal sampai 5 tahun dan Rp12.000.000 untuk masa tinggal sampai 10 tahun.
Karena itu, investor perlu melihat masa tinggal yang di pilih ketika menghitung total biaya. Semakin panjang masa izin tinggal pada kategori tertentu, komponen ITAS juga dapat berubah.
Biaya Re-Entry Permit untuk Investor
Selain ITAS, investor perlu memperhatikan biaya Izin Masuk Kembali atau Re-Entry Permit. Dokumen ini berkaitan dengan hak keluar dan masuk kembali ke Indonesia selama masa berlaku yang di berikan.
Untuk E28A sampai 2 tahun, biaya Re-Entry Permit yang tercantum adalah Rp2.000.000. Sementara itu, E28C mencantumkan Rp3.500.000 untuk masa tinggal sampai 5 tahun dan Rp5.000.000 untuk masa tinggal sampai 10 tahun.
Oleh sebab itu, investor yang sering melakukan perjalanan internasional perlu memperhatikan masa berlaku Izin Masuk Kembali. Biaya ini jangan sampai di anggap sebagai bagian dari biaya visa saja.
Baca Juga: Berapa Lama KITAS Investor Berlaku dan Cara Perpanjangan?
Biaya Dokumen Pendukung KITAS Investor
Selain PNBP Imigrasi, terdapat kemungkinan biaya pendukung yang perlu di siapkan. Besarnya biaya sangat bergantung pada kondisi dokumen dan kebutuhan investor.
Beberapa kebutuhan yang dapat muncul antara lain:
- Fotokopi dokumen
- Penerjemahan dokumen
- Pengesahan atau legalisasi apabila di perlukan
- Pengiriman dokumen
- Pembuatan pasfoto
- Administrasi perusahaan
- Transportasi untuk kebutuhan administratif
Tidak semua investor membutuhkan seluruh komponen tersebut. Karena itu, biaya sebaiknya di hitung berdasarkan dokumen yang benar-benar di perlukan.
Biaya penerjemahan
Jika dokumen tertentu perlu di terjemahkan, biaya penerjemahan akan bergantung pada jumlah halaman, bahasa, jenis dokumen, dan layanan penerjemahan yang di gunakan.
Investor sebaiknya tidak langsung menerjemahkan seluruh dokumen sebelum mengetahui dokumen mana yang memang di perlukan. Dengan demikian, biaya tambahan dapat di kendalikan.
Biaya legalisasi atau pengesahan
Dalam kondisi tertentu, dokumen perusahaan atau dokumen dari luar negeri dapat membutuhkan pengesahan tambahan. Namun, kebutuhan tersebut tidak otomatis berlaku untuk semua pemohon.
Karena itu, persyaratan perlu di periksa terlebih dahulu agar investor tidak membayar proses tambahan yang sebenarnya tidak di perlukan.
Biaya Administrasi Perusahaan
KITAS Investor Indonesia tidak hanya berkaitan dengan dokumen pribadi WNA. Dokumen perusahaan yang menjadi bagian dari proses juga perlu di siapkan.
Dalam kondisi tertentu, perusahaan dapat mengeluarkan biaya internal untuk menyiapkan dokumen, administrasi, penerbitan surat, atau kebutuhan lainnya.
Biaya tersebut berbeda dari PNBP Imigrasi. Oleh sebab itu, perusahaan sebaiknya membuat pencatatan terpisah antara biaya pemerintah dan biaya administrasi internal.
Biaya Jasa Pengurusan KITAS Investor Indonesia
Investor atau perusahaan dapat menggunakan jasa pengurusan apabila membutuhkan bantuan dalam menyiapkan proses administrasi. Biaya layanan pihak ketiga berbeda dari biaya resmi Imigrasi.
Jenis layanan yang dapat di kenakan biaya antara lain:
- Konsultasi awal
- Pemeriksaan dokumen
- Penyusunan daftar persyaratan
- Pendampingan pengajuan
- Pemantauan proses
- Pengurusan dokumen pendukung
- Pendampingan administrasi setelah kedatangan
Besarnya biaya bergantung pada cakupan layanan, kategori investor, jumlah dokumen, lokasi, serta tingkat pendampingan yang di perlukan.
Karena itu, sebelum menggunakan jasa, investor sebaiknya meminta rincian biaya secara tertulis. Biaya resmi pemerintah dan biaya jasa sebaiknya di pisahkan agar total pembayaran dapat di pahami dengan jelas.
Baca Juga: Perbedaan KITAS Investor dan KITAS Kerja
Biaya KITAS Investor untuk Direktur atau Komisaris Asing
Investor asing yang sekaligus menjadi direktur atau komisaris perlu memperhatikan kategori visa yang di gunakan. Untuk E28A, investor di izinkan menjalankan fungsi sebagai anggota direksi atau komisaris pada perusahaan tempat modal di tanamkan sesuai ketentuan.
Karena itu, biaya tidak hanya perlu di lihat berdasarkan jabatan direktur atau komisaris. Dasar visa investor, nilai investasi, dan masa tinggal tetap perlu di periksa.
Apabila kegiatan WNA tidak sesuai dengan hak yang diberikan oleh izin tinggal, kategori atau kebutuhan izin lainnya perlu di periksa terlebih dahulu.
Baca Juga: KITAS Investor untuk Direktur atau Komisaris Asing
Biaya KITAS Investor untuk WNA yang Ingin Tinggal di Indonesia
WNA yang ingin tinggal di Indonesia melalui jalur investasi perlu menentukan kategori visa terlebih dahulu. Biaya kemudian mengikuti kategori dan masa tinggal yang di pilih.
Misalnya, E28A memiliki biaya resmi sampai 2 tahun sebesar Rp9.500.000. Sementara itu, E28C memiliki pilihan sampai 5 tahun dengan biaya Rp13.000.000 dan sampai 10 tahun dengan biaya Rp19.500.000.
Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa tidak tepat menggunakan satu tarif untuk semua investor. Selain itu, biaya investasi yang menjadi persyaratan juga berbeda dari biaya PNBP visa dan ITAS.
Baca Juga: KITAS Investor untuk WNA yang Ingin Tinggal di Indonesia
Perbedaan Biaya KITAS Investor dan Nilai Investasi
Nilai investasi dan biaya KITAS Investor Indonesia merupakan dua hal yang berbeda. Nilai investasi merupakan dana yang perlu di tanamkan atau dimiliki sesuai kategori investor, sedangkan biaya KITAS merupakan biaya administrasi dan izin keimigrasian.
Sebagai contoh, E28A mencantumkan kepemilikan saham minimal Rp10 miliar pada perusahaan sponsor. Nilai tersebut bukan biaya KITAS dan bukan pembayaran kepada Imigrasi.
Demikian pula, E28C mencantumkan persyaratan investasi tertentu dalam instrumen pasar modal. Nilai investasi tersebut harus di bedakan dari PNBP yang di bayarkan untuk visa, ITAS, verifikasi, dan Re-Entry Permit.
Pembedaan ini penting agar investor dapat menghitung kebutuhan dana secara lebih akurat.
Baca Juga: Hak dan Kewajiban Pemegang KITAS Investor di Indonesia
Contoh Perhitungan Anggaran KITAS Investor
Investor dapat membuat anggaran dengan memisahkan biaya resmi dan biaya pendukung. Cara ini membantu menunjukkan berapa dana yang benar-benar di perlukan untuk proses administrasi.
Sebagai contoh, apabila menggunakan E28A sampai 2 tahun, biaya resmi yang tercantum adalah Rp9.500.000. Investor kemudian dapat menambahkan biaya dokumen, penerjemahan, transportasi, dan jasa pengurusan apabila memang di gunakan.
Sementara itu, untuk E28C sampai 5 tahun, biaya resmi tercantum Rp13.000.000. Jika masa tinggal sampai 10 tahun, biaya resmi tercantum Rp19.500.000.
| Kategori | Masa tinggal | Biaya resmi |
|---|---|---|
| E28A Investor Visa | Sampai 2 tahun | Rp9.500.000 |
| E28C Capital Market Investor Visa | Sampai 5 tahun | Rp13.000.000 |
| E28C Capital Market Investor Visa | Sampai 10 tahun | Rp19.500.000 |
| E28D Branch or Subsidiary Establishment Investor Visa | Sampai 5 tahun | Rp13.000.000 |
| E28D Branch or Subsidiary Establishment Investor Visa | Sampai 10 tahun | Rp19.500.000 |
Angka dalam tabel merupakan biaya resmi yang tercantum pada halaman Imigrasi yang di periksa saat artikel ini di susun. Karena tarif dapat berubah, investor sebaiknya melakukan pemeriksaan ulang sebelum melakukan pembayaran.
Kesalahan Menghitung Biaya KITAS Investor Indonesia
Kesalahan menghitung biaya dapat membuat anggaran investor menjadi kurang akurat. Karena itu, seluruh komponen sebaiknya di pisahkan sejak awal.
Beberapa kesalahan yang perlu di hindari antara lain:
- Menganggap biaya visa sama dengan total biaya KITAS
- Menganggap nilai investasi sebagai biaya visa
- Tidak menghitung Re-Entry Permit
- Tidak memperhitungkan biaya dokumen
- Mencampurkan biaya resmi dan biaya jasa
- Menggunakan tarif kategori investor lain
- Menggunakan tarif lama tanpa memeriksa ketentuan terbaru
- Tidak menyiapkan dana cadangan untuk kebutuhan administrasi
Selain itu, investor perlu memastikan bahwa kategori visa yang di gunakan memang sesuai dengan bentuk investasi. Dengan demikian, tarif yang di gunakan untuk membuat anggaran juga lebih tepat.
Cara Menyiapkan Anggaran KITAS Investor Indonesia
Perhitungan biaya sebaiknya di lakukan sebelum pengajuan di mulai. Investor dapat membuat daftar biaya berdasarkan kategori visa, masa tinggal, dan kebutuhan dokumen.
Pertama, tentukan kategori investor. Selanjutnya, periksa biaya visa, verifikasi, ITAS, dan Re-Entry Permit. Setelah itu, tambahkan biaya dokumen dan layanan tambahan apabila di gunakan.
Investor juga sebaiknya menyediakan dana cadangan. Hal ini berguna apabila terdapat kebutuhan dokumen tambahan, penerjemahan, pengiriman, atau administrasi lain yang baru di ketahui selama proses.
Dengan anggaran yang terstruktur, investor dapat membedakan biaya wajib pemerintah dengan biaya pendukung yang bergantung pada kondisi masing-masing.
Checklist Biaya Sebelum Mengajukan KITAS Investor
Sebelum pembayaran di lakukan, investor dan perusahaan dapat memeriksa beberapa komponen berikut:
- Kategori visa investor sudah di tentukan
- Masa tinggal sudah di tentukan
- Biaya visa sudah di periksa
- Biaya verifikasi sudah di periksa
- Biaya ITAS sudah di hitung
- Biaya Re-Entry Permit sudah di perhitungkan
- Nilai investasi sudah di pisahkan dari biaya KITAS
- Biaya dokumen sudah di perhitungkan
- Biaya penerjemahan sudah di periksa apabila di perlukan
- Biaya jasa sudah di pisahkan dari PNBP
- Dana cadangan sudah di siapkan
- Tarif terbaru sudah di konfirmasi sebelum pembayaran
Dengan checklist tersebut, investor dapat membuat perhitungan biaya yang lebih terstruktur. Selain itu, pemisahan antara biaya investasi dan biaya keimigrasian dapat membantu menghindari kesalahan dalam penyusunan anggaran.
Jasa Pengurusan KITAS Investor Indonesia
Berapa Biaya KITAS Investor Indonesia perlu di lihat berdasarkan kategori visa, masa tinggal, serta komponen PNBP yang berlaku. Selain biaya resmi, investor juga perlu memperhitungkan dokumen pendukung, administrasi perusahaan, serta jasa pengurusan apabila di gunakan.
PT Jangkar Global Groups dapat membantu WNA dan perusahaan dalam memeriksa kategori investor, menghitung komponen biaya, menyiapkan dokumen, serta memberikan pendampingan dalam proses pengurusan KITAS Investor Indonesia sesuai layanan yang tersedia.
Setiap investor dapat memiliki kebutuhan biaya yang berbeda. Oleh sebab itu, perhitungan akhir perlu di sesuaikan dengan kategori visa, masa tinggal, bentuk investasi, kebutuhan dokumen, serta ketentuan yang berlaku pada saat pengajuan.
Konsultasi KITAS Investor