Asisten Rumah Tangga di Oman: Syarat, Gaji, dan Cara Kerja

Didi Mester

Asisten Rumah Tangga di Oman Syarat, Gaji, dan Cara Kerja
Direktur Utama Jangkar Groups

Bekerja sebagai asisten rumah tangga di Oman menjadi salah satu pilihan pekerjaan di luar negeri bagi tenaga kerja yang memiliki pengalaman dalam pekerjaan rumah tangga, memasak, menjaga anak, maupun membantu kebutuhan keluarga. Namun, calon pekerja perlu memahami bahwa keberangkatan untuk bekerja di Oman harus mengikuti prosedur ketenagakerjaan, visa, pemeriksaan kesehatan, dan dokumen yang berlaku.

Bagi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI), proses keberangkatan juga perlu memperhatikan ketentuan pemerintah Indonesia mengenai penempatan dan perlindungan PMI. Jangan hanya mengandalkan informasi dari media sosial atau pihak yang tidak memiliki kewenangan.

Apa Itu Asisten Rumah Tangga di Oman?

Asisten rumah tangga atau domestic worker/housemaid adalah pekerja yang membantu kebutuhan rumah tangga pemberi kerja. Tugas dapat berbeda sesuai kontrak kerja, antara lain:

  • Membersihkan dan merapikan rumah.
  • Mencuci dan menyetrika pakaian.
  • Menyiapkan makanan.
  • Membantu menjaga dan merawat anak.
  • Membantu kebutuhan anggota keluarga tertentu sesuai kesepakatan.
  • Melakukan pekerjaan rumah tangga lainnya yang tercantum dalam kontrak.

Jenis pekerjaan dan tanggung jawab sebaiknya ditentukan secara jelas sejak sebelum keberangkatan agar calon pekerja mengetahui pekerjaan yang akan dilakukan.

Syarat Kerja sebagai ART di Oman

Persyaratan dapat berbeda berdasarkan kewarganegaraan, jenis pekerjaan, pemberi kerja, serta kebijakan pemerintah yang berlaku. Untuk visa pekerja rumah tangga di Oman, pemerintah Oman mencantumkan beberapa dokumen seperti paspor, foto, izin kerja dari Ministry of Labour, dan hasil pemeriksaan medis. Pemegang visa juga harus berusia minimal 21 tahun dan paspornya harus memiliki masa berlaku setidaknya enam bulan.

Secara umum, calon pekerja perlu mempersiapkan:

  1. Paspor yang masih berlaku
  2. Dokumen identitas
  3. Pasfoto
  4. Dokumen atau kontrak kerja
  5. Izin kerja yang sesuai
  6. Hasil pemeriksaan kesehatan
  7. Dokumen pendukung sesuai persyaratan negara asal
  8. Dokumen pelatihan atau kompetensi, apabila dipersyaratkan
  9. Dokumen penempatan PMI, apabila keberangkatan dilakukan melalui jalur resmi Indonesia.

Selain persyaratan tersebut, calon pekerja perlu memastikan bahwa pekerjaan dan pemberi kerja tercantum dengan benar dalam dokumen resmi.

Usia untuk Visa Pekerja Rumah Tangga Oman

Pemerintah Oman mencantumkan ketentuan bahwa pemohon visa pekerja rumah tangga harus berusia minimal 21 tahun pada saat pengajuan.

Ketentuan usia dari pihak Indonesia dapat memiliki persyaratan tambahan. Oleh karena itu, calon PMI sebaiknya memeriksa persyaratan penempatan yang berlaku pada saat pendaftaran.

Berapa Gaji Asisten Rumah Tangga di Oman?

Gaji ART di Oman tidak selalu sama. Besarnya penghasilan dapat dipengaruhi oleh pengalaman, keterampilan, jenis pekerjaan, kemampuan bahasa, serta kesepakatan dalam kontrak kerja.

Sebagai gambaran pasar 2026, salah satu laporan pasar mencatat kisaran gaji pekerja rumah tangga Indonesia sekitar OMR 100–130 per bulan, sementara sumber pasar lainnya mencantumkan kisaran yang lebih luas sekitar OMR 70–110 per bulan untuk housemaid Indonesia. Perbedaan angka tersebut menunjukkan bahwa gaji tidak dapat ditentukan hanya berdasarkan kewarganegaraan dan harus dikonfirmasi melalui kontrak kerja yang sebenarnya.

OMR merupakan singkatan dari Omani Rial, mata uang Oman.

Karena nilai tukar rupiah berubah-ubah, calon pekerja sebaiknya tidak hanya menghitung gaji dalam rupiah berdasarkan kurs hari ini. Perhatikan juga:

  • Gaji pokok.
  • Tunjangan apabila ada.
  • Makanan.
  • Tempat tinggal.
  • Biaya perjalanan.
  • Potongan yang diperbolehkan.
  • Hak cuti dan istirahat.
  • Ketentuan lembur sesuai kontrak dan peraturan.


Apakah Ada Gaji Minimum ART di Oman?

Jangan menyamakan standar gaji pekerja sektor umum dengan pekerja rumah tangga. Ketentuan upah dapat berbeda berdasarkan kategori pekerja dan aturan yang berlaku.

Sebagai contoh, informasi dari General Federation of Oman Workers mengenai pekerja domestik menyebutkan bahwa upah harus dibayarkan dalam Rial Oman sesuai waktu yang ditentukan, dengan pembayaran melalui rekening bank atau mekanisme pencatatan penerimaan yang sesuai.

Karena itu, angka gaji yang paling penting bagi calon pekerja adalah angka yang tertulis dalam kontrak kerja resmi.

Jam Kerja dan Hak Pekerja

Ketentuan jam kerja harus dilihat berdasarkan kategori pekerja dan aturan yang secara khusus berlaku. Undang-undang ketenagakerjaan Oman untuk pekerja yang tercakup di dalamnya menetapkan batas umum delapan jam kerja efektif per hari dan 40 jam per minggu, dengan ketentuan istirahat tertentu.

Untuk pekerja rumah tangga, calon pekerja sebaiknya membaca kontrak dan ketentuan khusus pekerja domestik yang berlaku, terutama mengenai:

  • Jam kerja.
  • Waktu istirahat.
  • Hari libur.
  • Cuti.
  • Pembayaran gaji.
  • Tempat tinggal.
  • Makanan.
  • Perawatan kesehatan.
  • Pemulangan apabila kontrak berakhir.

Jangan menerima pekerjaan apabila pemberi kerja atau agen tidak memberikan penjelasan yang jelas mengenai hak dan kewajiban tersebut.

Kontrak Kerja Harus Jelas

Kontrak merupakan dokumen penting sebelum bekerja ke Oman. Undang-undang ketenagakerjaan Oman mensyaratkan kontrak kerja secara tertulis dan memuat informasi mengenai pemberi kerja, pekerja, jenis pekerjaan, masa kontrak, serta upah dan tunjangan yang disepakati.

Sebelum menandatangani kontrak, periksa setidaknya:

Nama pemberi kerja:
Pastikan identitas sesuai dokumen resmi.

Jenis pekerjaan:
Pastikan pekerjaan benar-benar sebagai ART dan tidak berubah menjadi pekerjaan lain.

Gaji:
Pastikan nominal gaji tertulis secara jelas.

Masa kontrak:
Perhatikan tanggal mulai dan berakhirnya kontrak.

Jam kerja dan istirahat:
Pastikan ketentuannya dapat dipahami.

Fasilitas:
Periksa ketentuan tempat tinggal, makanan, kesehatan, dan kebutuhan lainnya.

Pemutusan kontrak:
Periksa aturan apabila pekerja atau pemberi kerja ingin mengakhiri hubungan kerja.

Cara Kerja Resmi sebagai ART di Oman

Proses resmi umumnya melibatkan pemberi kerja, izin kerja dari otoritas Oman, pemeriksaan kesehatan, serta penerbitan visa.

  1. Mendapatkan pekerjaan dari jalur resmi

Calon pekerja sebaiknya mendapatkan pekerjaan melalui saluran penempatan yang sah dan dapat diverifikasi. Hindari tawaran pekerjaan yang hanya diberikan melalui pesan pribadi tanpa kontrak atau dokumen yang jelas.

  1. Pemeriksaan dokumen

Dokumen calon pekerja diperiksa untuk memastikan identitas, paspor, persyaratan kesehatan, dan persyaratan lainnya sesuai.

  1. Pemberi kerja mengurus izin kerja

Visa pekerja rumah tangga Oman diterbitkan berdasarkan permohonan pemberi kerja dan memerlukan izin dari Ministry of Labour.

  1. Pemeriksaan kesehatan

Pemeriksaan kesehatan merupakan salah satu dokumen yang diperlukan dalam proses visa pekerja rumah tangga.

  1. Pengajuan visa

Setelah persyaratan terpenuhi, pemberi kerja dapat mengajukan visa pekerja rumah tangga. Pemerintah Oman mencantumkan biaya penerbitan visa pekerja rumah tangga sebesar 20 OMR pada layanan resminya; biaya ini merupakan biaya layanan visa dan tidak sama dengan keseluruhan biaya perekrutan atau penempatan.

  1. Keberangkatan

Setelah dokumen dan visa selesai, calon pekerja mengikuti prosedur keberangkatan sesuai ketentuan negara asal.

Bagi PMI, pastikan seluruh proses penempatan dan perlindungan dilakukan melalui jalur yang dapat diverifikasi sebelum berangkat.

  1. Tinggal dan bekerja sesuai kontrak

Setelah tiba di Oman, pekerja harus bekerja sesuai pemberi kerja, profesi, dan dokumen yang telah disetujui. Jangan berpindah pekerjaan atau bekerja untuk pihak lain secara sembarangan karena status izin kerja dan visa harus sesuai.

Apakah Visa ART Oman Bisa Diperpanjang?

Pemerintah Oman menyediakan layanan perpanjangan izin tinggal bagi pekerja rumah tangga. Persyaratannya antara lain paspor, foto, perpanjangan kontrak, dan pemeriksaan kesehatan. Pekerja harus berada di Oman dan kontraknya terlebih dahulu diperbarui melalui Ministry of Labour.

Informasi layanan pemerintah Oman juga menyebutkan bahwa masa tinggal untuk visa pekerja rumah tangga dapat berlaku hingga dua tahun dan dapat diperpanjang sesuai prosedur yang berlaku.

Tips Memilih Penyalur atau Agen Kerja ke Oman

Calon PMI perlu berhati-hati ketika mendapatkan tawaran pekerjaan sebagai ART di Oman. Beberapa hal yang sebaiknya diperiksa:

  • Pastikan identitas perusahaan atau agen jelas.
  • Minta kontrak kerja sebelum keberangkatan.
  • Pastikan nominal gaji tertulis.
  • Jangan menyerahkan uang tanpa bukti pembayaran.
  • Pastikan jenis visa sesuai dengan pekerjaan.
  • Periksa hasil pemeriksaan kesehatan.
  • Pastikan pemberi kerja dan pekerjaan dapat diverifikasi.
  • Hindari tawaran menggunakan visa kunjungan untuk bekerja.
  • Jangan percaya janji gaji tinggi tanpa dokumen.
  • Simpan salinan paspor, kontrak, visa, dan dokumen penting lainnya.


Hindari Berangkat dengan Visa yang Tidak Sesuai

Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah kesesuaian antara pekerjaan dan visa. Pemerintah Oman mensyaratkan profesi pada izin kerja harus sesuai dengan profesi pada pengajuan visa kerja.

Karena itu, calon pekerja jangan menerima tawaran seperti:

“Berangkat dulu menggunakan visa lain, nanti pekerjaan diubah setelah sampai Oman.”

Cara seperti ini dapat menimbulkan masalah administratif dan ketenagakerjaan.

Asisten Rumah Tangga di Oman dapat menjadi peluang kerja bagi tenaga kerja yang memiliki keterampilan dan pengalaman di bidang rumah tangga. Namun, calon pekerja harus memahami bahwa keberangkatan tidak cukup hanya dengan mendapatkan tawaran pekerjaan.

Hal yang paling penting adalah memastikan kontrak kerja, gaji, jenis pekerjaan, visa, izin kerja, pemeriksaan kesehatan, dan prosedur penempatan telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Untuk calon PMI Indonesia, selalu lakukan verifikasi terhadap jalur penempatan dan pihak yang merekrut sebelum menyerahkan dokumen maupun biaya apa pun. Informasi mengenai gaji juga sebaiknya dianggap sebagai kisaran pasar, bukan jaminan nominal, sampai tercantum secara resmi dalam kontrak kerja.

KONSULTASI SEKARANG

Didi Mester