SKK 60 Mil Berlaku Berapa Lama? Ketentuan dan Cara Memeriksa

Isma

Updated on:

SKK 60 Mill Berlaku Berapa Lama Ketentuan Masa Berlaku dan Cara Memeriksanya
Direktur Utama Jangkar Groups

SKK 60 Mil berlaku berapa lama? Pertanyaan ini penting bagi awak kapal perikanan yang menggunakan Surat Keterangan Kecakapan 60 Mil sebagai dokumen pendukung kecakapan kerja. Dengan mengetahui ketentuan masa berlaku, pemilik dokumen dapat memastikan status administrasinya, mempersiapkan kebutuhan pekerjaan, dan menghindari kendala ketika perusahaan atau instansi meminta bukti kecakapan.

Jawabannya perlu memperhatikan jenis dokumen, waktu penerbitan, dan ketentuan yang berlaku. Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 4 Tahun 2026 tentang Tata Kelola Pengawakan Kapal Perikanan, Pendidikan dan Pelatihan, Ujian, dan Sertifikasi Awak Kapal Perikanan menyatakan bahwa surat keterangan kecakapan awak kapal perikanan yang terbit berdasarkan ketentuan sebelumnya tetap berlaku. Ketentuan tersebut mencakup SKK 60 Mil bagian dek dan bagian mesin.

Namun, ketentuan tersebut tidak berarti semua dokumen dengan nama serupa otomatis memiliki masa berlaku yang sama dalam setiap kondisi. Pemilik dokumen tetap perlu memeriksa keaslian, kategori kecakapan, ketentuan penggunaan, serta persyaratan pekerjaan yang akan di jalani.

Artikel ini membahas masa berlaku SKK 60 Mil, aturan yang perlu di ketahui, faktor yang memengaruhi penggunaannya, dan langkah untuk memastikan status dokumen.

Baca Juga : SKK 60 Mil: Pengertian, Fungsi, Syarat, Proses, dan Cara Mengurus

Masa Berlaku SKK 60 Mil Sampai Kapan

1. SKK 60 Mil Berlaku Berapa Lama?

Untuk menjawab pertanyaan SKK 60 Mil berlaku berapa lama, pemilik dokumen perlu membedakan masa berlaku yang tercantum secara khusus pada dokumen dengan ketentuan pengakuan berdasarkan peraturan.

Pasal 118 Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 4 Tahun 2026 mengatur bahwa surat keterangan kecakapan awak kapal perikanan yang di terbitkan berdasarkan ketentuan peraturan sebelumnya tetap berlaku. Ketentuan ini secara khusus mencakup SKK 60 Mil dan SKK 30 Mil, baik bagian dek maupun bagian mesin.

Artinya, pemilik SKK 60 Mil yang terbit berdasarkan aturan sebelumnya tidak perlu langsung menganggap dokumennya tidak berlaku hanya karena muncul peraturan baru.

Meskipun demikian, ketentuan tersebut tidak menetapkan satu angka masa berlaku, misalnya lima tahun atau sepuluh tahun, untuk seluruh SKK 60 Mil lama. Oleh karena itu, pemilik dokumen sebaiknya tidak menentukan sendiri tanggal kedaluwarsa tanpa memeriksa dokumen dan aturan yang relevan.

Untuk dokumen yang baru di terbitkan atau di gunakan dalam proses administrasi tertentu, pemohon perlu meminta konfirmasi kepada instansi yang berwenang. Langkah tersebut membantu memastikan apakah terdapat ketentuan khusus mengenai masa berlaku, penggantian, pengakuan, atau persyaratan tambahan.

Baca Juga : Biaya SKK 60 MIL dengan Layanan Cepat dan Tepat

2. Apa Itu SKK 60 Mil?

SKK 60 Mil atau SKK 60 Mil merupakan Surat Keterangan Kecakapan 60 Mil yang berkaitan dengan kecakapan awak kapal perikanan. Dokumen ini memiliki hubungan dengan kategori tugas tertentu di kapal, termasuk bagian dek dan bagian mesin.

Dalam konteks pengaturan terbaru, Pasal 118 Permen KP Nomor 4 Tahun 2026 menjelaskan kesetaraan dokumen lama dengan sertifikat kecakapan nelayan. SKK 60 Mil bagian dek setara dengan Sertifikat Kecakapan Nelayan bidang nautika, sedangkan SKK 60 Mil bagian mesin setara dengan Sertifikat Kecakapan Nelayan bidang teknika.

Ketentuan ini penting bagi awak kapal yang masih menggunakan dokumen lama. Mereka perlu mengetahui bagaimana dokumen tersebut di akui dalam sistem pengaturan yang berlaku saat ini.

Selain itu, pemilik dokumen perlu membedakan SKK 60 Mil dari izin penangkapan ikan, izin operasional kapal, dan sertifikat lain seperti ANKAPIN atau ATKAPIN. Setiap dokumen memiliki fungsi serta ketentuan tersendiri.

Karena itu, sebelum menggunakan SKK 60 Mil untuk melamar pekerjaan atau melengkapi dokumen kapal, pastikan dokumen tersebut sesuai dengan jabatan dan persyaratan yang di minta.

Baca Juga : Apa Itu SKK 60 Mil? Pengertian, Fungsi, Syarat, dan Cara Mengurusnya

3. Ketentuan Masa Berlaku SKK 60 Mil Menurut Aturan Terbaru

Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 4 Tahun 2026 mengatur tata kelola pengawakan kapal perikanan, pendidikan dan pelatihan, ujian, serta sertifikasi awak kapal perikanan. Peraturan ini di tetapkan pada 5 Februari 2026 dan tercatat berstatus berlaku dalam basis data peraturan pemerintah.

Salah satu ketentuan yang relevan bagi pemilik SKK 60 Mil terdapat dalam Pasal 118, yaitu pengakuan terhadap surat keterangan kecakapan yang terbit berdasarkan peraturan sebelumnya.

Ada tiga hal penting yang perlu di pahami.

Baca Juga : Fungsi SKK 60 Mil untuk Pelaut: Manfaat dan Persyaratannya

Pertama, dokumen lama tidak otomatis gugur. Peraturan secara tegas menyatakan bahwa surat keterangan kecakapan yang termasuk dalam ketentuan tersebut tetap berlaku.

Kedua, kategori dokumen tetap penting. Pemilik perlu memastikan apakah dokumennya merupakan SKK 60 Mil bagian dek atau bagian mesin karena ketentuan kesetaraannya berbeda.

Ketiga, masa berlaku perlu di bedakan dari persyaratan pekerjaan. Walaupun dokumen lama tetap berlaku menurut ketentuan peralihan, perusahaan atau jabatan tertentu dapat memiliki persyaratan lain yang harus di penuhi sesuai peraturan.

Dengan demikian, jangan hanya mengandalkan informasi dari rekan kerja atau pihak yang menawarkan jasa. Periksa dasar aturan dan tanyakan kepada instansi berwenang apabila status dokumen belum jelas.

Baca Juga : Persyaratan SKK 60 Mil: Dokumen, Ketentuan, dan Cara Mengurus

4. Apakah SKK 60 Mil Lama Masih Berlaku?

Pemilik SKK 60 Mil yang terbit berdasarkan peraturan sebelum Permen KP Nomor 4 Tahun 2026 memiliki dasar ketentuan yang jelas. Pasal 118 menyatakan bahwa surat keterangan kecakapan tersebut tetap berlaku. Ketentuan ini mencakup SKK 60 Mil bagian dek maupun bagian mesin.

Oleh sebab itu, perubahan peraturan tidak dengan sendirinya membuat seluruh pemilik SKK 60 Mil lama harus mengurus dokumen baru.

Namun, pemilik tetap perlu memastikan bahwa dokumennya dapat di verifikasi dan sesuai dengan kebutuhan administrasi yang sedang di jalani. Misalnya, ketika perusahaan meminta bukti kecakapan, petugas dapat memerlukan pemeriksaan identitas, kategori dokumen, atau informasi pendukung lainnya.

Jika SKK lama mengalami kerusakan, hilang, atau memuat data yang tidak sesuai, tanyakan prosedur penanganannya kepada instansi terkait. Jangan langsung mengajukan sertifikat baru sebelum mengetahui apakah prosedur yang tepat berupa penggantian, verifikasi, atau pengurusan lainnya.

Dengan memeriksa status dokumen terlebih dahulu, awak kapal dapat menghindari pengeluaran dan proses administrasi yang sebenarnya tidak di perlukan.

Baca Juga : Dokumen untuk Mengurus SKK 60 Mil: Syarat Administrasi dan Panduan Lengkap

5. Apakah SKK 60 Mil Harus Diperpanjang?

Kebutuhan perpanjangan tidak sebaiknya di tentukan hanya berdasarkan anggapan bahwa setiap sertifikat memiliki masa berlaku lima tahun atau periode tertentu lainnya.

Untuk SKK 60 Mil lama yang termasuk dalam Pasal 118 Permen KP Nomor 4 Tahun 2026, peraturan menyatakan bahwa dokumen tersebut tetap berlaku. Pasal tersebut tidak menyebutkan satu batas waktu kedaluwarsa umum untuk seluruh SKK 60 Mil lama.

Namun, pemilik dokumen tetap perlu memeriksa ketentuan yang berlaku pada dokumennya. Jika dokumen memuat tanggal berlaku, catatan tertentu, atau persyaratan khusus, mintalah penjelasan dari instansi penerbit atau instansi yang berwenang.

Selain itu, periksa kebutuhan pekerjaan yang akan di jalani. Perusahaan mungkin meminta dokumen tambahan, bukti kompetensi lain, atau persyaratan administratif sesuai jabatan awak kapal.

Jika petugas menyarankan penggantian atau penyesuaian dokumen, mintalah dasar aturan dan penjelasan prosedurnya. Dengan begitu, Anda dapat membedakan kewajiban yang memang berlaku dari saran administratif yang perlu di konfirmasi.

Baca Juga : Cara Mengurus SKK 60 Mil Biaya, dan Tips Pengajuan

6. Perbedaan Masa Berlaku dan Kesetaraan Sertifikat

Masa berlaku dan kesetaraan sertifikat merupakan dua hal yang berbeda.

Masa berlaku berkaitan dengan apakah dokumen masih dapat di gunakan menurut ketentuan yang berlaku. Sementara itu, kesetaraan menjelaskan hubungan antara dokumen lama dan jenis sertifikat yang di akui dalam pengaturan baru.

Pasal 118 Permen KP Nomor 4 Tahun 2026 mengatur kesetaraan SKK 60 Mil bagian dek dengan Sertifikat Kecakapan Nelayan bidang nautika. Adapun SKK 60 Mil bagian mesin setara dengan Sertifikat Kecakapan Nelayan bidang teknika.

Baca Juga : Berapa Lama Proses SKK 60 Mil? Waktu dan Tahapan

Ketentuan ini membantu pemilik dokumen lama memahami posisi dokumennya dalam pengaturan terbaru. Namun, kesetaraan tersebut tidak berarti semua dokumen lain otomatis memiliki fungsi yang identik.

Sebagai contoh, SKK 60 Mil tidak otomatis menggantikan ANKAPIN atau ATKAPIN untuk kebutuhan yang secara khusus mensyaratkan sertifikat tersebut. Pemohon harus mengikuti ketentuan yang berlaku untuk jabatan dan jenis sertifikat yang di perlukan.

Karena itu, ketika perusahaan meminta sertifikat tertentu, tanyakan apakah SKK 60 Mil yang di miliki dapat di terima untuk kebutuhan tersebut. Jangan menyimpulkan kesetaraan hanya berdasarkan kemiripan nama atau fungsi umum.

Baca Juga : Perbedaan SKK 60 Mil dengan Sertifikat Pelaut Lainnya

7. Faktor yang Memengaruhi Penggunaan SKK 60 Mil

Walaupun aturan mengakui SKK 60 Mil lama, ada beberapa faktor yang perlu di perhatikan sebelum pemilik menggunakannya untuk keperluan kerja.

Kategori kecakapan. Pastikan dokumen menunjukkan kategori dek atau mesin yang sesuai dengan kebutuhan pekerjaan.

Keaslian dokumen. Dokumen harus dapat di verifikasi dan tidak mengalami perubahan informasi yang tidak sah.

Kondisi fisik dokumen. Jika dokumen rusak atau tulisannya tidak terbaca, tanyakan prosedur penggantian atau pemeriksaan.

Persyaratan jabatan. Pekerjaan tertentu dapat meminta sertifikat atau bukti kompetensi tambahan.

Ketentuan administrasi terbaru. Peraturan yang berlaku dapat mengatur kebutuhan dokumen awak kapal secara lebih luas daripada sekadar status SKK.

Dengan memeriksa faktor tersebut, pemilik dapat mengurangi risiko ketika menggunakan dokumen dalam proses perekrutan atau administrasi kapal.

Baca Juga : Jasa Pengurusan SKK 60 Mil untuk Pelaut

8. Cara Memeriksa Masa Berlaku dan Status SKK 60 Mil

Jika Anda belum yakin mengenai status SKK 60 Mil, lakukan pemeriksaan secara sistematis.

Langkah pertama, periksa dokumen asli. Baca nama dokumen, kategori kecakapan, identitas pemilik, tanggal penerbitan, dan keterangan lain yang tercantum.

Langkah kedua, identifikasi dasar penerbitan. Jika dokumen terbit berdasarkan ketentuan lama, tanyakan apakah dokumen tersebut termasuk dalam cakupan Pasal 118 Permen KP Nomor 4 Tahun 2026.

Langkah ketiga, hubungi instansi berwenang. Mintalah konfirmasi mengenai status dokumen, pengakuan, serta prosedur yang perlu dilakukan jika terdapat masalah administrasi.

Langkah keempat, siapkan dokumen pendukung. Jika di perlukan, sediakan identitas diri dan salinan SKK untuk membantu proses pemeriksaan.

Langkah kelima, simpan bukti konfirmasi. Catat nomor layanan, surat jawaban, atau informasi tertulis yang di berikan oleh instansi jika tersedia.

Langkah-langkah tersebut membantu Anda mendapatkan jawaban yang sesuai dengan kondisi dokumen, bukan hanya berdasarkan perkiraan umum.

Baca Juga : Kepanjangan SKK 60 Mil Jenis dan Aturan yang Berlaku

9. Apa yang Harus Dilakukan Jika SKK 60 Mil Hilang atau Rusak?

Dokumen yang hilang atau rusak membutuhkan penanganan tersendiri. Kondisi tersebut tidak otomatis berarti pemilik harus mengulang seluruh proses dari awal.

Pertama, hubungi instansi atau penyelenggara yang berwenang dan jelaskan kondisi dokumen. Tanyakan apakah Anda perlu mengajukan penggantian, meminta salinan, atau menjalani verifikasi terlebih dahulu.

Kedua, siapkan bukti yang tersedia, seperti foto atau salinan SKK lama jika Anda masih memilikinya. Dokumen pendukung tersebut dapat membantu petugas menelusuri informasi penerbitan.

Ketiga, ikuti prosedur resmi. Jika penyelenggara meminta surat kehilangan atau bukti dokumen rusak, penuhi persyaratan sesuai petunjuknya.

Jangan menggunakan dokumen yang telah di ubah sendiri atau meminta pihak lain membuat dokumen pengganti tanpa kewenangan. Langkah tersebut dapat menimbulkan persoalan keabsahan.

Baca Juga : Diklat SKK 60 Mil Pengertian, Materi Pelatihan dan Prosedur

10. Tips Menjaga SKK 60 Mil Tetap Siap Digunakan

Pemilik SKK 60 Mil sebaiknya menjaga dokumen dengan baik dan memastikan informasinya mudah di periksa ketika di perlukan.

Simpan dokumen asli di tempat yang aman, kering, dan terlindung dari kerusakan. Selain itu, buat salinan digital untuk keperluan arsip pribadi. Pastikan file tersebut memuat seluruh informasi yang terbaca.

Selanjutnya, periksa dokumen sebelum menggunakannya untuk melamar pekerjaan atau melengkapi administrasi kapal. Jika ada informasi yang tidak jelas, tanyakan kepada instansi terkait sebelum menyerahkannya kepada perusahaan.

Pemilik juga sebaiknya mengikuti perkembangan peraturan mengenai pengawakan kapal perikanan. Perubahan aturan dapat memengaruhi persyaratan kompetensi, pengakuan dokumen, atau kebutuhan administrasi lainnya.

Terakhir, jangan langsung membayar jasa perpanjangan jika belum ada kepastian bahwa layanan tersebut memang di perlukan. Periksa status dokumen terlebih dahulu dan minta dasar ketentuan yang menjelaskan kebutuhan pengurusan.

Jadi, SKK 60 Mil berlaku berapa lama? Untuk SKK 60 Mil lama yang di terbitkan berdasarkan peraturan sebelumnya, Pasal 118 Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 4 Tahun 2026 menyatakan bahwa dokumen tersebut tetap berlaku. Ketentuan ini mencakup SKK 60 Mil bagian dek dan bagian mesin.

Namun, ketentuan tersebut tidak menetapkan satu angka masa berlaku umum bagi semua dokumen dalam setiap kondisi. Karena itu, pemilik perlu memeriksa isi dokumen, kategori kecakapan, dasar penerbitan, serta persyaratan pekerjaan yang akan di jalani.

Jika status dokumen belum jelas, hubungi instansi berwenang dan mintalah konfirmasi. Dengan langkah tersebut, Anda dapat memastikan penggunaan SKK 60 Mil sesuai ketentuan dan menghindari pengurusan ulang yang tidak di perlukan.

FAQ: SKK 60 Mill Berlaku Berapa Lama?

1. Apakah SKK 60 Mil memiliki masa berlaku lima tahun?

Jangan langsung menganggap semua SKK 60 Mil memiliki masa berlaku lima tahun. Periksa ketentuan pada dokumen dan aturan yang berlaku. Pasal 118 Permen KP Nomor 4 Tahun 2026 menyatakan bahwa SKK 60 Mil lama yang termasuk dalam ketentuan tersebut tetap berlaku.

2. Apakah SKK 60 Mil lama masih berlaku pada 2026?

Pasal 118 Permen KP Nomor 4 Tahun 2026 menyatakan bahwa surat keterangan kecakapan yang diterbitkan berdasarkan ketentuan sebelumnya tetap berlaku, termasuk SKK 60 Mil bagian dek dan mesin.

3. Apakah SKK 60 Mil harus diperpanjang setiap tahun?

Tidak tepat menganggap perpanjangan tahunan berlaku untuk semua SKK 60 Mil. Pastikan ketentuan dokumen dan konfirmasi kepada instansi berwenang sebelum mengajukan perpanjangan.

4. Apakah SKK 60 Mil bagian dek sama dengan bagian mesin?

Tidak. Keduanya merupakan kategori yang berbeda. Dalam Pasal 118, SKK 60 Mil bagian dek setara dengan Sertifikat Kecakapan Nelayan bidang nautika, sedangkan bagian mesin setara dengan bidang teknika.

5. Apakah SKK 60 Mil dapat menggantikan ANKAPIN atau ATKAPIN?

Tidak otomatis. SKK 60 Mil berbeda dari ANKAPIN dan ATKAPIN. Pastikan jenis sertifikat yang dibutuhkan sesuai dengan jabatan dan persyaratan yang berlaku.

6. Ke mana harus bertanya tentang status SKK 60 Mil?

Hubungi instansi atau penyelenggara resmi yang berwenang menangani sertifikasi awak kapal perikanan. Siapkan dokumen dan informasi penerbitan agar petugas dapat membantu memeriksa statusnya.

Konsultasikan SKK 60 Mil Sekarang

Isma