Perbedaan SKK 60 Mil dengan Sertifikat Pelaut Lainnya

Isma

Updated on:

Perbedaan SKK 60 Mil dengan Sertifikat Pelaut Lainnya
Direktur Utama Jangkar Groups

Perbedaan SKK 60 Mil dengan sertifikat pelaut lainnya perlu di pahami oleh calon awak kapal dan pelaut yang ingin bekerja di sektor perikanan maupun pelayaran niaga. Setiap sertifikat memiliki fungsi, bidang kecakapan, dan ketentuan penggunaan yang berbeda. Karena itu, memilih dokumen yang tepat menjadi langkah penting sebelum melamar pekerjaan atau memenuhi persyaratan administrasi kapal.

SKK 60 Mil merupakan Surat Keterangan Kecakapan 60 Mil yang berkaitan dengan kecakapan awak kapal perikanan. Dokumen ini berbeda dari ANKAPIN, ATKAPIN, ANT, ATT, dan sertifikat keterampilan pelaut lainnya. Perbedaannya bukan hanya terletak pada nama, tetapi juga pada bidang pekerjaan dan kerangka sertifikasi yang berlaku.

Selain itu, Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 4 Tahun 2026 mengatur bahwa SKK 60 Mil lama yang di terbitkan berdasarkan ketentuan sebelumnya tetap berlaku. Peraturan tersebut juga menetapkan kesetaraan SKK 60 Mil bagian dek dengan Sertifikat Kecakapan Nelayan bidang nautika, serta SKK 60 Mil bagian mesin dengan Sertifikat Kecakapan Nelayan bidang teknika.

Lalu, apa saja perbedaan nya dengan sertifikat pelaut lainnya? Berikut penjelasan lengkapnya.

Baca Juga : SKK 60 Mil: Pengertian, Fungsi, Syarat, Proses, dan Cara Mengurus

Mengenal Perbedaan SKK 60 Mil dan Jenis Sertifikat Pelaut Lain

Mengenal SKK 60 Mil

SKK 60 Mil merupakan dokumen kecakapan yang berkaitan dengan awak kapal perikanan. Dokumen ini memiliki kategori bagian dek dan bagian mesin yang perlu di bedakan sesuai tugas awak kapal.

Bagian dek berkaitan dengan bidang nautika, sedangkan bagian mesin berkaitan dengan bidang teknika. Pembagian tersebut penting karena pekerjaan di dek tidak selalu membutuhkan kompetensi yang sama dengan pekerjaan di ruang mesin.

Melalui Pasal 118 Permen KP Nomor 4 Tahun 2026, pemerintah mengakui SKK 60 Mil lama yang di terbitkan berdasarkan peraturan sebelumnya. Ketentuan tersebut juga menjelaskan kesetaraannya dengan Sertifikat Kecakapan Nelayan pada bidang masing-masing.

Namun, pemilik SKK 60 Mil tetap perlu memastikan bahwa dokumennya sesuai dengan kebutuhan pekerjaan. Pengakuan dokumen lama tidak otomatis membuat SKK menggantikan semua sertifikat lain yang memiliki persyaratan khusus.

Baca Juga : Biaya SKK 60 MIL dengan Layanan Cepat dan Tepat

Perbedaan SKK 60 Mil dengan ANKAPIN

ANKAPIN merupakan singkatan dari Ahli Nautika Kapal Penangkap Ikan. Sertifikat ini berkaitan dengan kompetensi nautika pada kapal penangkap ikan sesuai tingkat dan ketentuan sertifikasinya.

Sementara itu, SKK 60 Mil merupakan surat keterangan kecakapan awak kapal perikanan yang di kenal dalam ketentuan sebelumnya. Berdasarkan Pasal 118 Permen KP Nomor 4 Tahun 2026, SKK 60 Mil bagian dek setara dengan Sertifikat Kecakapan Nelayan bidang nautika.

Baca Juga : Apa Itu SKK 60 Mil? Pengertian, Fungsi, Syarat, dan Cara Mengurusnya

Meskipun demikian, pemohon tidak boleh langsung menyimpulkan bahwa SKK 60 Mil identik dengan seluruh tingkat ANKAPIN. Kesetaraan SKK 60 Mil yang di sebutkan dalam peraturan mengarah pada Sertifikat Kecakapan Nelayan bidang nautika, bukan pernyataan bahwa SKK otomatis menggantikan semua sertifikat ANKAPIN.

Perbedaan ini penting bagi awak kapal yang ingin meningkatkan jenjang karier. Jika perusahaan meminta ANKAPIN pada tingkat tertentu, tanyakan kepada instansi atau pemberi kerja apakah dokumen yang Anda miliki memenuhi persyaratan tersebut.

Dengan demikian, SKK 60 Mil dan ANKAPIN tidak sebaiknya di anggap sebagai dokumen yang dapat saling menggantikan tanpa pemeriksaan ketentuan.

Baca Juga : Fungsi SKK 60 Mil untuk Pelaut: Manfaat dan Persyaratannya

Perbedaan dengan ATKAPIN

ATKAPIN merupakan singkatan dari Ahli Teknika Kapal Penangkap Ikan. Sertifikat ini berkaitan dengan kompetensi teknika pada kapal penangkap ikan.

Perbedaannya dengan SKK 60 Mil terlihat dari bidang kecakapan yang di wakili. SKK 60 Mil bagian mesin berkaitan dengan kecakapan teknika awak kapal perikanan. Sementara itu, ATKAPIN merupakan sertifikat dengan ketentuan dan jenjang kompetensinya sendiri.

Baca Juga : Persyaratan SKK 60 Mil: Dokumen, Ketentuan, dan Cara Mengurus

Permen KP Nomor 4 Tahun 2026 menyatakan bahwa SKK 60 Mil bagian mesin setara dengan Sertifikat Kecakapan Nelayan bidang teknika. Namun, ketentuan tersebut tidak berarti semua tingkat ATKAPIN otomatis sama dengan SKK 60 Mil.

Karena itu, awak kapal yang bertugas di bagian mesin perlu memeriksa jenis sertifikat yang di minta perusahaan. Apabila pekerjaan membutuhkan ATKAPIN pada tingkat tertentu, pastikan apakah SKK lama dapat di terima atau apakah Anda perlu mengikuti prosedur sertifikasi tersendiri.

Baca Juga : Dokumen untuk Mengurus SKK 60 Mil: Syarat Administrasi dan Panduan Lengkap

Perbedaan SKK 60 Mil dengan ANT

ANT merupakan singkatan dari Ahli Nautika Tingkat, yaitu kelompok sertifikat keahlian nautika untuk pelaut kapal niaga. Sertifikat ANT memiliki tingkatan yang berkaitan dengan kualifikasi dan tanggung jawab pekerjaan pelaut.

Berbeda dari SKK 60 Mil yang berkaitan dengan awak kapal perikanan, ANT berada dalam kerangka sertifikasi pelaut kapal niaga. Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 26 Tahun 2022 tentang Pengawakan Kapal Niaga menjelaskan jenis sertifikat keahlian pelaut, termasuk bidang nautika dan tingkatan ANT.

Baca Juga : Cara Mengurus SKK 60 Mil Biaya, dan Tips Pengajuan

Dengan demikian, kedua dokumen memiliki konteks penggunaan yang berbeda. SKK 60 Mil berkaitan dengan kecakapan awak kapal perikanan, sedangkan ANT berkaitan dengan kualifikasi keahlian nautika pelaut kapal niaga.

Pelaut yang ingin berpindah dari sektor perikanan ke kapal niaga sebaiknya tidak menganggap SKK 60 Mil otomatis memenuhi persyaratan ANT. Periksa persyaratan pendidikan, pelatihan, ujian, pengalaman, dan sertifikasi yang di tetapkan untuk jalur yang di tuju.

Baca Juga : Berapa Lama Proses SKK 60 Mil? Waktu dan Tahapan

Perbedaan dengan ATT

ATT merupakan singkatan dari Ahli Teknika Tingkat, yaitu sertifikat keahlian teknika bagi pelaut kapal niaga. Sertifikat ini berkaitan dengan kompetensi teknis untuk pekerjaan mesin pada kapal niaga sesuai tingkatnya.

Sementara itu, SKK 60 Mil bagian mesin berkaitan dengan kecakapan awak kapal perikanan pada bidang teknika. Walaupun kedua dokumen sama-sama berhubungan dengan mesin, keduanya tidak otomatis memiliki fungsi dan persyaratan yang identik.

Peraturan mengenai pengawakan kapal niaga mengatur sertifikat keahlian pelaut teknika, termasuk tingkatan ATT. Di sisi lain, ketentuan SKK 60 Mil dalam Permen KP Nomor 4 Tahun 2026 mengatur pengakuan dokumen lama serta kesetaraannya dengan Sertifikat Kecakapan Nelayan bidang teknika.

Oleh karena itu, pemilik SKK yang ingin bekerja pada kapal niaga perlu memeriksa persyaratan sertifikasi sesuai jabatan yang di tuju. Kesamaan bidang pekerjaan saja tidak cukup untuk memastikan suatu sertifikat dapat di gunakan sebagai pengganti sertifikat lain.

Baca Juga : SKK 60 Mil Berlaku Berapa Lama? Ketentuan Masa Berlaku dan Cara Memeriksanya

Perbedaan SKK 60 Mil dengan Sertifikat Keterampilan Pelaut

Selain sertifikat kecakapan atau keahlian, pelaut juga dapat membutuhkan sertifikat keterampilan. Sertifikat ini umumnya membuktikan bahwa seseorang telah memenuhi persyaratan pelatihan untuk keterampilan tertentu.

Contoh sertifikat keterampilan pelaut dapat berkaitan dengan keselamatan, penggunaan peralatan, penanganan keadaan darurat, atau tugas khusus di kapal. Kebutuhannya bergantung pada jenis kapal, jabatan, dan peraturan yang berlaku.

SKK 60 Mil memiliki konteks yang berbeda karena berkaitan dengan kecakapan awak kapal perikanan pada kategori tertentu. Oleh sebab itu, SKK tidak otomatis menggantikan sertifikat pelatihan keselamatan atau keterampilan khusus yang di minta perusahaan.

Sebaliknya, memiliki sertifikat pelatihan tertentu juga tidak otomatis menggantikan SKK 60 Mil apabila dokumen kecakapan awak kapal perikanan tersebut menjadi persyaratan.

Untuk menghindari kekeliruan, periksa daftar dokumen wajib dari perusahaan atau instansi yang menangani pengawakan kapal.

Baca Juga : Jasa Pengurusan SKK 60 Mil untuk Pelaut

Tabel Perbandingan SKK 60 Mil dan Sertifikat Pelaut Lainnya

Jenis dokumenBidang atau konteksHal yang perlu diperhatikan
SKK 60 Mil bagian dekKecakapan awak kapal perikanan bidang dekSetara dengan Sertifikat Kecakapan Nelayan bidang nautika menurut Permen KP Nomor 4 Tahun 2026.
SKK 60 Mil bagian mesinKecakapan awak kapal perikanan bidang mesinSetara dengan Sertifikat Kecakapan Nelayan bidang teknika menurut peraturan tersebut.
ANKAPINNautika kapal penangkap ikanPeriksa tingkat sertifikat dan persyaratan jabatan.
ATKAPINTeknika kapal penangkap ikanPeriksa tingkat sertifikat dan persyaratan teknis pekerjaan.
ANTKeahlian nautika pelaut kapal niagaMengikuti ketentuan sertifikasi pelaut kapal niaga.
ATTKeahlian teknika pelaut kapal niagaMengikuti ketentuan sertifikasi pelaut kapal niaga.
Sertifikat keterampilan pelautKeterampilan khusus atau pelatihan tertentuBergantung pada jenis pelatihan dan kebutuhan pekerjaan.

Tabel tersebut memberikan gambaran umum. Untuk menentukan dokumen yang benar-benar dapat di gunakan, pemohon tetap perlu memeriksa aturan resmi dan persyaratan jabatan yang di tuju.

Baca Juga : Kepanjangan SKK 60 Mil Jenis dan Aturan yang Berlaku

Apakah Bisa Digunakan untuk Semua Jenis Kapal?

Tidak semua jenis kapal menerapkan persyaratan dokumen yang sama. Kapal perikanan dan kapal niaga memiliki kerangka pengawakan serta sertifikasi yang dapat berbeda.

Karena itu, pemilik SKK perlu memastikan jenis kapal dan posisi pekerjaan yang akan di lamar. Jika Anda ingin bekerja di kapal perikanan, periksa persyaratan kecakapan awak kapal perikanan. Sebaliknya, jika Anda ingin bekerja di kapal niaga, periksa ketentuan sertifikat pelaut yang berlaku pada sektor tersebut.

Selain itu, jabatan yang berbeda dapat memiliki persyaratan berbeda pula. Kebutuhan seorang awak pada bagian dek belum tentu sama dengan kebutuhan awak bagian mesin atau perwira kapal.

Sebelum menandatangani kontrak kerja, mintalah daftar dokumen yang harus di penuhi. Jika pemberi kerja menerima dokumen lama berdasarkan ketentuan kesetaraan, simpan bukti atau konfirmasi yang menjelaskan penerimaan tersebut.

Baca Juga : Diklat SKK 60 Mil Pengertian, Materi Pelatihan dan Prosedur

Apakah SKK 60 Mil Lama Masih Berlaku?

Permen KP Nomor 4 Tahun 2026 menyatakan bahwa surat keterangan kecakapan awak kapal perikanan yang di terbitkan berdasarkan peraturan sebelumnya tetap berlaku. Pasal 118 secara khusus mencakup SKK 60 Mil dan SKK 30 Mil, baik bagian dek maupun bagian mesin.

Dengan demikian, perubahan peraturan tidak otomatis membuat seluruh SKK lama kehilangan statusnya.

Namun, pemilik dokumen perlu memeriksa keaslian, kategori kecakapan, dan kondisi dokumen. Selain itu, persyaratan pekerjaan tertentu dapat meminta dokumen tambahan atau sertifikat lain yang tidak otomatis di gantikan oleh SKK.

Jika dokumen rusak, hilang, atau memuat informasi yang tidak sesuai, hubungi instansi berwenang untuk menanyakan prosedur pemeriksaan atau penggantian. Jangan langsung mengurus sertifikat baru sebelum mengetahui status dokumen lama.

Cara Memilih Sertifikat Pelaut yang Sesuai

Memilih sertifikat yang tepat di mulai dengan menentukan jenis kapal dan pekerjaan yang ingin di jalani. Setelah itu, cocokkan kebutuhan tersebut dengan kategori sertifikat yang di minta.

Pertama, periksa apakah pekerjaan berada pada sektor kapal perikanan atau kapal niaga. Kedua, tentukan bidang tugas, seperti dek, nautika, mesin, atau teknika. Ketiga, tanyakan tingkat sertifikat yang disyaratkan oleh perusahaan.

Selanjutnya, periksa apakah dokumen yang sudah di miliki termasuk dokumen lama yang di akui dalam peraturan terbaru. Jika Anda mengandalkan kesetaraan SKK 60 Mil, pastikan dasar kesetaraan tersebut sesuai dengan kategori pekerjaan.

Terakhir, konfirmasikan persyaratan kepada instansi yang berwenang atau pemberi kerja. Langkah ini penting karena kesetaraan dokumen dalam satu ketentuan tidak selalu berarti dokumen tersebut dapat menggantikan seluruh sertifikat dalam sistem lain.

Perbedaan SKK 60 Mil dengan sertifikat pelaut lainnya terletak pada bidang kecakapan, sektor pelayaran, dan ketentuan penggunaannya. SKK 60 Mil berkaitan dengan kecakapan awak kapal perikanan, sedangkan ANKAPIN dan ATKAPIN berhubungan dengan sertifikasi pada kapal penangkap ikan. Sementara itu, ANT dan ATT merupakan sertifikat keahlian pelaut kapal niaga.

Permen KP Nomor 4 Tahun 2026 mengakui SKK 60 Mil lama yang di terbitkan berdasarkan peraturan sebelumnya. Peraturan tersebut juga menetapkan kesetaraan SKK bagian dek dengan Sertifikat Kecakapan Nelayan bidang nautika dan bagian mesin dengan bidang teknika.

Meskipun demikian, pemilik dokumen tetap perlu mencocokkan sertifikat dengan kebutuhan pekerjaan. Sebelum mengurus sertifikat baru atau menggunakan nya untuk melamar kerja, pastikan persyaratan kepada instansi berwenang atau perusahaan yang di tuju.

Konsultasikan SKK 60 Mil Sekarang

Isma