Kepanjangan SKK 60 Mil Jenis dan Aturan yang Berlaku

Santsanisy

Updated on:

Kepanjangan SKK 60 Mill
Direktur Utama Jangkar Groups

Kepanjangan SKK 60 Mil adalah Surat Keterangan Kecakapan 60 Mil, yaitu dokumen yang berkaitan dengan kecakapan awak kapal perikanan. Dokumen ini di kenal dalam bidang dek dan mesin serta menjadi salah satu istilah yang perlu di pahami oleh nelayan, calon awak kapal, pemilik kapal penangkap ikan, dan perusahaan perikanan.

Namun, masih banyak orang yang menganggap SKK 60 Mil sebagai izin kapal untuk beroperasi hingga jarak 60 mil laut. Padahal, SKK 60 Mil berkaitan dengan kecakapan awak kapal, bukan izin operasional kapal atau izin penangkapan ikan. Oleh karena itu, pemahaman mengenai nama, jenis, fungsi, dan dasar hukumnya sangat penting sebelum seseorang menggunakan dokumen tersebut untuk memenuhi persyaratan pekerjaan.

Selain itu, perubahan peraturan dapat menimbulkan pertanyaan mengenai keberlakuan SKK 60 Mil yang sudah terbit sebelumnya. Pelaut perlu memahami ketentuan yang berlaku agar tidak terburu-buru mengurus dokumen baru atau menganggap SKK 60 Mil otomatis menggantikan sertifikat kompetensi lainnya.

Artikel ini membahas kepanjangan SKK 60 Mil, jenis berdasarkan bidang kecakapan, perbedaan dengan sertifikat pelaut lain, aturan yang berlaku, serta langkah memeriksa keabsahan dokumen.

Baca Juga : SKK 60 Mil: Pengertian, Fungsi, Syarat, Proses, dan Cara Mengurus

Apa Kepanjangan SKK 60 Mi

Apa Kepanjangan SKK 60 Mil?

SKK 60 Mil merupakan singkatan dari Surat Keterangan Kecakapan 60 Mil. Dalam sejumlah penulisan, istilah ini juga muncul sebagai SKK 60 Mill. Keduanya merujuk pada istilah yang sama dalam pembahasan dokumen kecakapan awak kapal perikanan.

Untuk memahami istilah tersebut, perhatikan tiga bagian berikut.

  • SKK: Surat Keterangan Kecakapan.
  • 60 Mil: Bagian dari nama dokumen yang menggunakan satuan mil laut.
  • Kecakapan: Berkaitan dengan kemampuan atau kualifikasi awak kapal dalam bidang tertentu.

Dalam konteks kapal perikanan, dokumen kecakapan berkaitan dengan persyaratan dan kompetensi awak kapal sesuai ketentuan yang berlaku. Karena itu, calon awak kapal perlu mengetahui jenis dokumen yang di miliki dan memastikan kesesuaiannya dengan posisi pekerjaan.

Penting untuk memahami bahwa angka 60 Mil pada nama dokumen tidak otomatis berarti dokumen tersebut merupakan izin bagi kapal untuk menangkap ikan sampai jarak 60 mil laut. Perizinan kapal, izin penangkapan ikan, dan dokumen kecakapan awak kapal merupakan kategori administrasi yang berbeda.

Dengan memahami perbedaan ini, pelaut dapat menghindari kesalahan saat mengurus dokumen atau menjelaskan kualifikasinya kepada perusahaan.

Baca Juga : Biaya SKK 60 MIL dengan Layanan Cepat dan Tepat

Fungsi SKK 60 Mil bagi Awak Kapal Perikanan

SKK 60 Mil berkaitan dengan kecakapan awak kapal perikanan. Dokumen tersebut dapat menjadi bagian dari administrasi kecakapan yang di periksa sesuai kebutuhan pekerjaan dan ketentuan yang berlaku.

Berikut beberapa hal yang membuat pemahaman tentang SKK 60 Mil penting.

1. Mendukung Administrasi Kecakapan Awak Kapal

Awak kapal perikanan perlu memahami dokumen yang berkaitan dengan tugasnya. Dalam proses perekrutan, perusahaan dapat memeriksa dokumen kecakapan, identitas, pengalaman, dan persyaratan lain yang relevan dengan jabatan.

Oleh sebab itu, pelaut sebaiknya menyimpan dokumen dengan baik dan memastikan informasi di dalamnya terbaca jelas. Jika perusahaan meminta sertifikat tambahan, pelaut dapat meminta penjelasan mengenai dasar persyaratan tersebut.

Baca Juga : Apa Itu SKK 60 Mil? Pengertian, Fungsi, Syarat, dan Cara Mengurusnya

2. Membantu Identifikasi Bidang Kecakapan

SKK 60 Mil di kenal dalam bidang dek dan mesin. Kedua bidang ini berkaitan dengan tugas yang berbeda di kapal.

Bidang dek berhubungan dengan pekerjaan nautika dan kegiatan di geladak. Sementara itu, bidang mesin berkaitan dengan sistem mesin dan perlengkapan teknis kapal.

Karena itu, pemilik dokumen perlu memastikan bidang kecakapan yang tercantum sesuai dengan kebutuhan pekerjaan yang akan di jalani.

Baca Juga : Fungsi SKK 60 Mil untuk Pelaut: Manfaat dan Persyaratannya

3. Membantu Pemeriksaan Dokumen Lama

Sebagian awak kapal mungkin memiliki SKK 60 Mil yang terbit berdasarkan peraturan sebelumnya. Ketika regulasi berubah, mereka perlu memeriksa ketentuan terbaru untuk mengetahui status dokumen tersebut.

Namun, perubahan peraturan tidak selalu berarti semua dokumen lama kehilangan keberlakuannya. Pemeriksaan berdasarkan ketentuan resmi dapat membantu pemilik dokumen mengambil keputusan yang tepat.

Baca Juga : Persyaratan SKK 60 Mil: Dokumen, Ketentuan, dan Cara Mengurus

Jenis SKK 60 Mil Berdasarkan Bidang Kecakapan

Dalam pembahasan SKK 60 Mil, terdapat dua bidang yang perlu di pahami, yaitu dek dan mesin. Keduanya memiliki ruang lingkup tugas berbeda sehingga pelaut perlu memeriksa keterangan pada dokumen yang di miliki.

1. SKK 60 Mil Bidang Dek

SKK 60 Mil bidang dek berkaitan dengan kecakapan pada bidang dek atau nautika kapal perikanan.

Pekerjaan dek dapat melibatkan kegiatan di geladak, dukungan operasional pelayaran, pengamatan lingkungan sekitar kapal, serta pelaksanaan tugas sesuai instruksi dan tanggung jawab awak kapal.

Dalam kegiatan kapal perikanan, koordinasi antarawak kapal sangat penting. Karena itu, pengetahuan tentang prosedur kerja, keselamatan, dan komunikasi dapat mendukung pelaksanaan tugas di atas kapal.

Meskipun demikian, SKK 60 Mil bidang dek tidak otomatis setara dengan seluruh sertifikat nautika. Persyaratan jabatan dan pengakuan kesetaraan dokumen harus mengikuti ketentuan yang berlaku.

Baca Juga : Dokumen untuk Mengurus SKK 60 Mil: Syarat Administrasi dan Panduan Lengkap

2. SKK 60 Mil Bidang Mesin

SKK 60 Mil bidang mesin berkaitan dengan kecakapan pada bidang teknika atau mesin kapal perikanan.

Lingkup pekerjaan mesin dapat berhubungan dengan pengenalan sistem penggerak, perlengkapan teknis, pemantauan kondisi mesin, dan pelaksanaan tugas sesuai tanggung jawab awak kapal.

Awak kapal yang bekerja di bidang ini perlu memahami keselamatan kerja dan prosedur yang sesuai dengan jenis peralatan yang di gunakan. Namun, ruang lingkup kecakapan tetap mengikuti ketentuan resmi dan tidak boleh di simpulkan hanya dari nama dokumen.

SKK 60 Mil bidang mesin juga tidak otomatis menggantikan semua sertifikat teknika kapal niaga. Pelaut perlu memastikan persyaratan yang berlaku untuk jenis kapal dan jabatan yang di tuju.

Baca Juga : Cara Mengurus SKK 60 Mil Biaya, dan Tips Pengajuan

Aturan SKK 60 Mil yang Berlaku

Salah satu hal penting dalam memahami SKK 60 Mil adalah mengetahui aturan yang mengatur dokumen kecakapan awak kapal perikanan.

Salah satu peraturan yang relevan ialah Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 4 Tahun 2026. Peraturan ini memuat ketentuan mengenai penyelenggaraan dan persyaratan yang berkaitan dengan awak kapal perikanan.

Secara khusus, Pasal 118 mengatur bahwa surat keterangan kecakapan awak kapal perikanan tertentu yang di terbitkan berdasarkan peraturan sebelumnya tetap berlaku. Ketentuan tersebut mencakup SKK 60 Mil dan SKK 30 Mil untuk bidang dek maupun mesin.

Ketentuan ini penting bagi pelaut yang telah memiliki dokumen lama. Mereka tidak perlu langsung berasumsi bahwa dokumen tersebut sudah tidak berlaku hanya karena ada peraturan baru.

Baca Juga : Berapa Lama Proses SKK 60 Mil? Waktu dan Tahapan

Meskipun demikian, pemilik dokumen tetap perlu memeriksa beberapa hal berikut:

  1. Jenis dokumen. Pastikan dokumen benar-benar merupakan SKK 60 Mil dan bukan dokumen lain dengan nama yang mirip.
  2. Bidang kecakapan. Periksa apakah dokumen mencantumkan bidang dek atau mesin.
  3. Data identitas. Pastikan nama dan informasi pribadi sesuai dengan dokumen identitas.
  4. Keperluan pekerjaan. Periksa apakah dokumen memenuhi persyaratan jabatan atau perusahaan yang dituju.
  5. Ketentuan tambahan. Tanyakan kepada instansi berwenang apabila terdapat keraguan mengenai status atau penggunaan dokumen.

Dengan demikian, keberlakuan dokumen lama perlu di bedakan dari kesesuaiannya untuk setiap jabatan. Dokumen yang tetap berlaku belum tentu otomatis memenuhi seluruh persyaratan sertifikasi untuk semua jenis kapal.

Baca Juga : SKK 60 Mil Berlaku Berapa Lama? Ketentuan Masa Berlaku dan Cara Memeriksanya

Perbedaan SKK 60 Mil dengan SKK 30 Mil

SKK 60 Mil dan SKK 30 Mil sama-sama di kenal dalam konteks surat keterangan kecakapan awak kapal perikanan. Namun, keduanya merupakan jenis dokumen yang berbeda.

Pemilik dokumen tidak sebaiknya menyimpulkan bahwa keduanya dapat saling menggantikan hanya berdasarkan angka pada namanya. Pemeriksaan perlu mempertimbangkan jenis dokumen, bidang kecakapan, ketentuan yang mendasari penerbitan, dan persyaratan pekerjaan.

Pasal 118 Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 4 Tahun 2026 mencakup ketentuan keberlakuan SKK 60 Mil dan SKK 30 Mil yang terbit berdasarkan peraturan sebelumnya, baik bidang dek maupun mesin.

Namun, ketentuan keberlakuan tersebut tidak dengan sendirinya menjelaskan bahwa kedua dokumen memiliki fungsi, persyaratan, atau tingkat kecakapan yang identik. Untuk memastikan penggunaannya, pelaut perlu memeriksa aturan yang relevan dengan dokumen masing-masing.

Baca Juga : Perbedaan SKK 60 Mil dengan Sertifikat Pelaut Lainnya

Perbedaan SKK 60 Mil dengan ANKAPIN dan ATKAPIN

Selain SKK 30 Mil, pelaut juga perlu memahami perbedaan SKK 60 Mil dengan ANKAPIN dan ATKAPIN.

ANKAPIN

ANKAPIN merupakan singkatan dari Ahli Nautika Kapal Penangkap Ikan. Sertifikat ini berkaitan dengan kompetensi nautika dalam konteks kapal penangkap ikan.

SKK 60 Mil bidang dek juga berkaitan dengan bidang nautika. Namun, hubungan bidang tersebut tidak berarti setiap SKK 60 Mil otomatis setara dengan seluruh jenjang ANKAPIN. Pengakuan kesetaraan harus merujuk pada ketentuan resmi.

Baca Juga : Jasa Pengurusan SKK 60 Mil untuk Pelaut

ATKAPIN

ATKAPIN merupakan singkatan dari Ahli Teknika Kapal Penangkap Ikan. Sertifikat ini berkaitan dengan kompetensi teknika kapal penangkap ikan.

Sementara itu, SKK 60 Mil bidang mesin berhubungan dengan kecakapan pada bagian mesin kapal perikanan. Walaupun bidangnya berhubungan, keduanya tidak boleh dianggap identik tanpa dasar aturan yang jelas.

Oleh karena itu, calon awak kapal sebaiknya menanyakan persyaratan sertifikat yang tepat kepada instansi atau perusahaan terkait sebelum mengikuti pelatihan atau mengajukan dokumen baru.

Baca Juga : Diklat SKK 60 Mil Pengertian, Materi Pelatihan dan Prosedur

Apakah SKK 60 Mil Sama dengan Sertifikat ANT dan ATT?

SKK 60 Mil juga perlu di bedakan dari sertifikat pelaut kapal niaga.

ANT merupakan singkatan dari Ahli Nautika Tingkat, sedangkan ATT merupakan singkatan dari Ahli Teknika Tingkat. Keduanya di kenal dalam sistem sertifikasi pelaut kapal niaga.

Sebaliknya, SKK 60 Mil berkaitan dengan kecakapan awak kapal perikanan. Perbedaan jenis kapal dan sistem sertifikasi membuat persyaratan dokumen tidak selalu sama.

Karena itu, pelaut tidak boleh langsung menggunakan SKK 60 Mil sebagai pengganti ANT atau ATT. Jika ingin bekerja di kapal niaga, periksa persyaratan kompetensi sesuai jabatan, jenis kapal, dan peraturan yang berlaku.

Langkah ini membantu calon pelaut menghindari masalah administrasi ketika mengajukan pekerjaan atau memenuhi pemeriksaan dokumen.

Cara Memeriksa Keabsahan SKK 60 Mil

Sebelum menggunakan SKK 60 Mil untuk melamar pekerjaan atau memenuhi persyaratan perusahaan, lakukan pemeriksaan secara cermat.

1. Periksa Informasi pada Dokumen

Pastikan nama pemilik, bidang kecakapan, nomor dokumen, serta informasi lain tercantum dengan benar dan dapat di baca.

Jika terdapat perbedaan data, tanyakan prosedur koreksi kepada pihak yang berwenang.

2. Periksa Dasar Penerbitan

Jika dokumen terbit berdasarkan peraturan sebelumnya, cari tahu ketentuan yang mengatur keberlakuannya. Hindari mengambil keputusan hanya berdasarkan informasi dari pihak yang tidak memiliki dasar jelas.

3. Konfirmasi kepada Instansi Berwenang

Apabila status dokumen belum jelas, mintalah konfirmasi kepada instansi yang memiliki kewenangan terkait. Jelaskan jenis dokumen dan kebutuhan penggunaannya agar petugas dapat memberikan arahan yang sesuai.

4. Pastikan Persyaratan Perusahaan

Perusahaan dapat memiliki persyaratan administrasi berdasarkan jabatan dan jenis kapal. Oleh sebab itu, tanyakan apakah SKK 60 Mil yang dimiliki sesuai dengan kebutuhan pekerjaan.

5. Hindari Pengurusan Tidak Resmi

Jangan menggunakan dokumen palsu atau mengandalkan tawaran penerbitan sertifikat tanpa prosedur yang sah. Selain berisiko menghambat proses perekrutan, dokumen yang tidak sah dapat menimbulkan masalah serius bagi pemiliknya.

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Memahami SKK 60 Mil

Beberapa kesalahan berikut sering muncul ketika seseorang mencari informasi tentang SKK 60 Mil.

Pertama, menganggap SKK 60 Mil sebagai izin operasional kapal. Padahal, dokumen ini berkaitan dengan kecakapan awak kapal, bukan izin penangkapan ikan atau izin operasional kapal.

Kedua, menyamakan bidang dek dengan bidang mesin. Kedua bidang tersebut memiliki ruang lingkup pekerjaan yang berbeda sehingga pemilik dokumen perlu memeriksa bidang kecakapan yang tercantum.

Ketiga, menganggap semua sertifikat pelaut dapat saling menggantikan. SKK 60 Mil, ANKAPIN, ATKAPIN, ANT, dan ATT memiliki konteks serta ketentuan masing-masing.

Keempat, menganggap dokumen lama otomatis tidak berlaku. Padahal, Pasal 118 Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 4 Tahun 2026 mengatur keberlakuan surat keterangan kecakapan tertentu yang diterbitkan berdasarkan ketentuan sebelumnya, termasuk SKK 60 Mil dan SKK 30 Mil pada bidang dek maupun mesin.

Kelima, mengurus dokumen baru tanpa memeriksa dokumen lama. Sebelum mengeluarkan biaya, pemilik SKK 60 Mil sebaiknya memeriksa status dokumen dan kebutuhan pekerjaan terlebih dahulu.

Kepanjangan SKK 60 Mil adalah Surat Keterangan Kecakapan 60 Mil. Dokumen ini berkaitan dengan kecakapan awak kapal perikanan dan dikenal dalam bidang dek serta mesin.

Aturan yang relevan, yaitu Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 4 Tahun 2026, khususnya Pasal 118, memuat ketentuan bahwa surat keterangan kecakapan tertentu dari peraturan sebelumnya tetap berlaku, termasuk SKK 60 Mil dan SKK 30 Mil untuk bidang dek maupun mesin.

Meskipun demikian, pelaut tetap perlu membedakan SKK 60 Mil dari izin operasional kapal, izin penangkapan ikan, ANKAPIN, ATKAPIN, ANT, dan ATT. Setiap dokumen memiliki ruang lingkup serta persyaratan yang harus diperiksa sesuai kebutuhan pekerjaan.

Dengan memahami kepanjangan, jenis, dan aturan yang berlaku, awak kapal perikanan dapat menyiapkan dokumen secara lebih tepat. Jika masih ragu mengenai status atau kesesuaian sertifikat, periksa peraturan resmi dan mintalah konfirmasi kepada instansi yang berwenang sebelum mengajukan pengurusan baru.

Konsultasikan SKK 60 Mil Sekarang

Santsanisy