Perkawinan Campuran adalah pernikahan yang di lakukan antara dua individu dengan kewarganegaraan berbeda. Warga Negara Indonesia (WNI) dengan Warga Negara Asing (WNA). Memiliki ketentuan hukum khusus yang mengatur status perkawinan, administrasi kependudukan, izin tinggal, hingga hak dan kewajiban masing-masing pihak di Indonesia maupun negara asal pasangan.
Anda akan menemukan berbagai informasi lengkap. Mulai syarat dan prosedur menikah dengan WNA-WNI, pencatatan perkawinan di KUA atau Dukcapil, legalisasi dokumen, visa pasangan (spouse visa), KITAS/ITAS suami atau istri, perjanjian pranikah, hingga pengurusan kewarganegaraan anak hasil perkawinan campuran. Kami juga membahas regulasi terbaru dan tantangan administratif yang sering di hadapi pasangan internasional.
Banyak kendala dalam perkawinan campuran, seperti perbedaan dokumen antar negara, legalisasi yang berlapis, keterlambatan administrasi, perbedaan hukum perkawinan, hingga kurangnya pemahaman prosedur
Hal ini penyebab tertundanya pencatatan pernikahan atau pengurusan izin tinggal pasangan asing.
Tersedia layanan jasa perkawinan campuran, konsultasi dan pendampingan profesional. Mulai dari persiapan dokumen, legalisasi, proses pernikahan, pengurusan izin tinggal dan kewarganegaraan, sehingga pernikahan Anda sah secara hukum di Indonesia dan negara terkait.
Pernikahan antara WNA laki-laki dengan perempuan WNI semakin sering terjadi. Perbedaan kewarganegaraan bukan menjadi penghalang bagi pasangan untuk membangun keluarga ...
Mengajukan permohonan menjadi Warga Negara Indonesia atau WNI merupakan proses hukum yang membutuhkan persiapan serius. Bagi orang asing yang sudah ...
Pertanyaan “Apakah WNA harus melepaskan kewarganegaraan asalnya?” sering muncul ketika seorang warga negara asing atau WNA ingin memperoleh kewarganegaraan Indonesia. ...