Cara Mengajukan Form I-130 untuk Visa CR-1 Amerika

Santsanisy

Cara Mengajukan Form I-130 untuk Visa CR-1 Amerika
Direktur Utama Jangkar Groups

Bagi warga negara Amerika Serikat yang ingin membawa suami atau istrinya dari luar negeri untuk tinggal secara permanen di Amerika, Form I-130 menjadi salah satu langkah awal yang sangat penting. Formulir ini di gunakan untuk membuktikan hubungan keluarga antara warga negara AS sebagai petitioner dengan pasangan asing sebagai beneficiary.

Selanjutnya, setelah USCIS menyetujui Form I-130, proses dapat berlanjut ke National Visa Center atau NVC. Pada tahap tersebut, pasangan asing akan menjalani proses immigrant visa, termasuk pengisian DS-260, pengumpulan dokumen sipil, pemenuhan persyaratan finansial, pemeriksaan medis, dan wawancara.

Karena itu, memahami cara mengajukan Form I-130 untuk Visa CR-1 Amerika sejak awal sangat penting. Kesalahan pada formulir atau dokumen pendukung dapat menyebabkan permintaan tambahan, keterlambatan, atau masalah dalam proses berikutnya.

Apa Itu Form I-130 untuk Visa CR-1?

Form I-130 atau Petition for Alien Relative merupakan petisi yang di ajukan oleh warga negara AS kepada USCIS untuk mengajukan pasangan asing agar dapat berimigrasi ke Amerika Serikat.

Dalam kasus suami atau istri warga negara AS, petitioner dapat mengajukan Form I-130 untuk pasangannya. USCIS menggunakan petisi tersebut untuk menentukan apakah hubungan keluarga yang menjadi dasar pengajuan memang memenuhi ketentuan imigrasi.

Namun, perlu di pahami bahwa Form I-130 bukan visa CR-1 itu sendiri. Form I-130 merupakan petisi keluarga yang menjadi langkah awal. Setelah USCIS menyetujui petisi dan kasus berpindah ke NVC, pasangan asing melanjutkan proses immigrant visa.

Dengan demikian, keberhasilan pengajuan I-130 menjadi bagian penting dalam perjalanan menuju Visa CR-1.

Siapa yang Mengajukan Form I-130?

Untuk Visa CR-1, pihak yang mengajukan Form I-130 adalah suami atau istri yang merupakan warga negara Amerika Serikat.

  Penolakan Visa Section 214(b): Penyebab dan Cara Mengatasinya

Sementara itu, pasangan yang berada di luar Amerika Serikat menjadi beneficiary atau penerima manfaat petisi. USCIS secara khusus mengatur bahwa warga negara AS dapat mengajukan Form I-130 untuk pasangan mereka.

Selain itu, pasangan beneficiary juga perlu melengkapi Form I-130A, Supplemental Information for Spouse Beneficiary. Jika pasangan tinggal di luar Amerika Serikat, pasangan tetap perlu melengkapi I-130A, tetapi tidak perlu menandatangani formulir tersebut.

Oleh sebab itu, jangan hanya mempersiapkan Form I-130. Pastikan juga I-130A tersedia dan terisi sesuai instruksi.

Syarat Dasar Sebelum Mengajukan Form I-130

Sebelum mulai mengisi formulir, pastikan hubungan pernikahan memenuhi ketentuan imigrasi Amerika Serikat.

Pertama, pasangan harus memiliki pernikahan yang sah secara hukum. Hubungan pacaran, tunangan, atau hanya tinggal bersama tidak otomatis memenuhi definisi spouse untuk immigrant visa.

Kedua, pernikahan harus merupakan hubungan yang nyata. Karena itu, pasangan sebaiknya menyiapkan bukti yang menunjukkan kehidupan dan perjalanan hubungan mereka.

Contohnya meliputi:

  1. Sertifikat atau akta pernikahan.
  2. Foto bersama.
  3. Bukti komunikasi.
  4. Bukti perjalanan bersama.
  5. Bukti kunjungan.
  6. Bukti rekening atau aset bersama jika ada.
  7. Bukti tempat tinggal bersama jika ada.
  8. Dokumen keluarga.
  9. Bukti lain yang relevan.

Selanjutnya, jika salah satu pihak pernah menikah, siapkan dokumen yang membuktikan bahwa pernikahan sebelumnya sudah berakhir secara sah.

Langkah 1: Mengisi Form I-130

Langkah pertama adalah mengisi Form I-130 dengan informasi yang benar dan konsisten.

Formulir tersebut meminta informasi mengenai petitioner, beneficiary, hubungan keluarga, riwayat pernikahan, serta informasi lain yang berkaitan dengan petisi.

Karena itu, sebelum mengisi formulir, siapkan terlebih dahulu dokumen identitas dan informasi keluarga. Dengan cara tersebut, Anda dapat mengurangi risiko salah memasukkan data.

Selain itu, periksa kembali:

  1. Nama lengkap.
  2. Tanggal lahir.
  3. Tempat lahir.
  4. Alamat.
  5. Status kewarganegaraan.
  6. Informasi pernikahan.
  7. Riwayat pasangan sebelumnya.
  8. Informasi beneficiary.
  9. Informasi keluarga.

Jangan mengisi berdasarkan perkiraan. Sebaliknya, gunakan dokumen resmi sebagai acuan.

Langkah 2: Melengkapi Form I-130A

Setelah I-130 selesai, lanjutkan dengan Form I-130A untuk pasangan beneficiary.

Formulir ini mengumpulkan informasi tambahan mengenai pasangan yang menjadi beneficiary. USCIS mengharuskan pasangan yang menjadi beneficiary dalam petisi pasangan untuk melengkapi I-130A.

Jika pasangan berada di luar Amerika Serikat, formulir tetap perlu dilengkapi. Namun, USCIS menyatakan bahwa pasangan tersebut tidak perlu menandatangani I-130A dalam kondisi tersebut.

Dengan demikian, perhatikan status tempat tinggal beneficiary saat menyiapkan tanda tangan dan dokumen.

Langkah 3: Menyiapkan Bukti Hubungan Pernikahan

Berikutnya, kumpulkan dokumen yang mendukung hubungan antara petitioner dan beneficiary.

  H 2b Visa Eligible Countries

Dokumen utama biasanya mencakup bukti bahwa pernikahan memang sah. Selain itu, bukti hubungan yang nyata dapat membantu memberikan gambaran mengenai kehidupan pasangan.

Namun, jangan mengumpulkan dokumen secara asal. Sebaiknya pilih bukti yang relevan dan tersusun secara kronologis.

Misalnya, Anda dapat mengelompokkan bukti berdasarkan:

Sebelum menikah:
Bukti komunikasi, foto pertemuan, perjalanan, dan hubungan keluarga.

Saat menikah:
Dokumentasi pernikahan, foto, undangan, serta bukti kehadiran keluarga.

Setelah menikah:
Bukti komunikasi, kunjungan, perjalanan bersama, rekening bersama, atau bukti kehidupan rumah tangga lainnya.

Dengan demikian, dokumen tidak hanya menunjukkan bahwa pernikahan terjadi, tetapi juga memberikan gambaran mengenai hubungan pasangan.

Langkah 4: Menyiapkan Bukti Kewarganegaraan Petitioner

Selanjutnya, petitioner perlu menunjukkan bahwa dirinya memang merupakan warga negara Amerika Serikat.

Bukti dapat berupa dokumen kewarganegaraan yang sesuai, seperti paspor AS atau dokumen kewarganegaraan lainnya.

Form I-130 sendiri meminta informasi mengenai status petitioner dan cara memperoleh kewarganegaraan.

Karena itu, pastikan informasi dalam formulir sesuai dengan dokumen yang digunakan sebagai bukti.

Langkah 5: Mengajukan Form I-130 ke USCIS

Setelah formulir dan dokumen pendukung selesai, petitioner dapat mengajukan Form I-130 sesuai prosedur USCIS.

Petisi dapat di ajukan secara elektronik atau menggunakan proses pengajuan melalui surat, tergantung metode yang tersedia dan instruksi USCIS. U.S. Department of State menjelaskan bahwa Form I-130 dapat di ajukan secara elektronik maupun melalui proses paper filing.

Jika menggunakan pengajuan melalui surat, ikuti alamat dan instruksi USCIS yang berlaku pada saat pengajuan. Jangan menggunakan alamat lama dari artikel atau pengalaman orang lain.

Sebaliknya, jika menggunakan pengajuan online, ikuti instruksi pada akun USCIS dan pastikan semua dokumen pendukung tersedia dalam format yang sesuai.

Langkah 6: Mendapatkan Receipt Notice dari USCIS

Setelah USCIS menerima petisi, pemohon akan mendapatkan pemberitahuan penerimaan atau receipt notice.

Nomor receipt tersebut sangat penting karena dapat digunakan untuk memantau status kasus dan menjadi referensi ketika melakukan komunikasi terkait petisi.

Oleh karena itu, simpan receipt notice dengan baik. Selain itu, simpan salinan Form I-130, I-130A, serta dokumen pendukung yang sudah dikirim.

Langkah 7: Menunggu Keputusan USCIS

Setelah menerima petisi, USCIS akan memproses Form I-130.

Dalam proses tersebut, USCIS dapat menyetujui petisi, meminta bukti tambahan, atau mengambil keputusan lain sesuai hasil pemeriksaan kasus.

Karena itu, petitioner perlu memperhatikan setiap pemberitahuan dari USCIS.

Jika USCIS mengirim Request for Evidence atau RFE, jangan mengabaikannya. Sebaliknya, baca permintaan tersebut dengan teliti dan siapkan respons sesuai instruksi serta batas waktu yang diberikan.

  Panduan Visa CR-1 Amerika: Pasangan Menikah Kurang 2 Tahun

Langkah 8: Setelah I-130 Disetujui, Kasus Masuk ke NVC

Jika USCIS menyetujui Form I-130 untuk pasangan warga negara AS, kasus immigrant visa akan diteruskan ke National Visa Center atau NVC.

Selanjutnya, NVC akan memberikan instruksi mengenai proses berikutnya.

Tahap ini biasanya melibatkan beberapa hal, antara lain:

  1. Pembayaran biaya yang berlaku.
  2. Pengisian Form DS-260.
  3. Pengajuan Form I-864.
  4. Pengumpulan dokumen sipil.
  5. Pengumpulan dokumen finansial.
  6. Pengunggahan atau pengiriman dokumen sesuai instruksi.
  7. Pemeriksaan kelengkapan dokumen.
  8. Persiapan wawancara.

Dengan demikian, persetujuan I-130 bukan akhir proses. Sebaliknya, persetujuan tersebut membuka jalan menuju tahap immigrant visa.

Apakah I-130 Langsung Menghasilkan Visa CR-1?

Tidak.

Hal ini penting karena banyak pemohon menganggap persetujuan I-130 berarti Visa CR-1 otomatis terbit. Padahal, kedua proses tersebut berbeda.

Form I-130 membuktikan dan mengajukan hubungan keluarga kepada USCIS. Setelah petisi di setujui, pasangan asing masih harus menjalani proses immigrant visa melalui NVC dan Kedutaan atau Konsulat AS.

Selain itu, pemohon tetap harus memenuhi persyaratan visa, termasuk dokumen sipil, finansial, pemeriksaan medis, dan wawancara.

Kapan Visa CR-1 Di berikan?

Kategori CR-1 berkaitan dengan kondisi usia pernikahan ketika pasangan asing masuk ke Amerika Serikat.

Jika pasangan sudah menikah kurang dari dua tahun ketika beneficiary masuk ke Amerika Serikat dengan immigrant visa, status permanent resident yang di peroleh bersifat conditional. Karena itu, kategori tersebut di sebut CR-1 atau conditional resident visa.

Sebaliknya, jika usia pernikahan sudah mencapai dua tahun pada saat masuk, kategori yang relevan umumnya adalah IR-1.

Dengan demikian, waktu masuk ke Amerika Serikat menjadi faktor penting dalam menentukan apakah pasangan memperoleh CR-1 atau IR-1.

Kesalahan yang Sebaiknya Di hindari Saat Mengajukan I-130

Agar proses berjalan lebih baik, hindari beberapa kesalahan berikut:

Mengisi Data Tidak Konsisten

Nama, tanggal lahir, alamat, dan informasi pernikahan harus konsisten dengan dokumen pendukung.

Mengabaikan I-130A

Untuk petisi pasangan, I-130A merupakan bagian penting yang perlu diperhatikan.

Bukti Pernikahan Terlalu Lemah

Jangan hanya mengandalkan satu dokumen jika Anda memiliki bukti hubungan lain yang relevan.

Menggunakan Formulir atau Instruksi Lama

USCIS dapat memperbarui formulir dan instruksi. Karena itu, selalu gunakan versi dan petunjuk terbaru.

Mengirim Dokumen Tanpa Pemeriksaan

Sebelum mengajukan, lakukan pemeriksaan ulang terhadap formulir, tanda tangan, dokumen pendukung, dan bukti hubungan.

Pengurusan Visa CR-1 Bersama Jangkar Groups

Cara mengajukan Form I-130 untuk Visa CR-1 Amerika di mulai dari memastikan pernikahan sah, menyiapkan Form I-130 dan I-130A, mengumpulkan bukti hubungan, menyiapkan bukti kewarganegaraan petitioner, kemudian mengajukan petisi kepada USCIS.

Selanjutnya, setelah USCIS menyetujui I-130, kasus akan bergerak ke NVC. Pada tahap berikutnya, pasangan perlu menyelesaikan DS-260, Affidavit of Support, dokumen sipil, pemeriksaan medis, dan wawancara immigrant visa.

Oleh karena itu, persiapan yang rapi sejak tahap I-130 sangat penting. Selain mengurangi risiko kesalahan administratif, persiapan yang baik juga membantu pasangan memahami perjalanan proses imigrasi dari awal sampai tahap Visa CR-1.

Jika Anda sedang mempersiapkan Form I-130 untuk Visa CR-1 Amerika, pastikan setiap formulir dan dokumen sudah sesuai dengan kondisi kasus Anda.

Santsanisy