Biaya Security Bond Malaysia untuk WNI menjadi pertanyaan penting bagi calon pekerja Indonesia, majikan, dan perusahaan yang ingin mengurus izin kerja di Malaysia. Security Bond merupakan salah satu bentuk jaminan keimigrasian yang perlu di perhatikan dalam proses tertentu. Oleh karena itu, memahami tarif resmi, jenis jaminan, dan biaya tambahan sejak awal dapat membantu Anda menyiapkan anggaran dengan lebih tepat.
Selain mengetahui nominal dalam ringgit Malaysia (RM), Anda juga perlu memahami perbedaan Security Bond dengan bon jaminan dalam pengurusan Pas Lawatan Kerja Sementara (PLKS). Sebab, kedua istilah tersebut dapat muncul dalam konteks administrasi yang berbeda. Dengan memahami perbedaannya, Anda dapat menghindari kesalahan perhitungan dan memastikan pembayaran sesuai kebutuhan.
Baca Juga : Security Bond Malaysia: Pengertian, Biaya dan Syarat
Berapa Biaya Security Bond Malaysia untuk WNI?

Berdasarkan daftar tarif resmi Jabatan Imigresen Malaysia, biaya Security Bond umum untuk warga negara Indonesia tercantum sebesar RM500. Tarif tersebut tercantum pada halaman resmi Kadar Bayaran Security Bond.
Baca Juga : Apa Itu Security Bond Malaysia? Fungsi dan Kegunaannya
Namun, nominal tersebut tidak selalu sama dengan nilai bon jaminan yang tercantum dalam tabel pembayaran PLKS. Pada informasi resmi pekerja asing, Jabatan Imigresen Malaysia mencantumkan nilai bon jaminan sebesar RM250 untuk warga negara Indonesia dalam tabel pembayaran perpanjangan PLKS.
Lalu, mengapa terdapat dua nominal berbeda?
Perbedaan tersebut berkaitan dengan kategori dan konteks jaminan yang tercantum pada masing-masing halaman resmi. Karena itu, Anda perlu memastikan jenis permohonan sebelum menentukan nominal yang harus di siapkan.
Baca Juga : Siapa yang Membayar Security Bond Malaysia: Ini Penjelasannya
Berikut ringkasan perbedaannya.
| Jenis informasi | Nominal untuk WNI | Keterangan |
|---|---|---|
| Security Bond umum | RM500 | Tarif yang tercantum pada daftar resmi Security Bond |
| Bon jaminan pada tabel PLKS | RM250 | Nilai yang tercantum pada tabel pembayaran PLKS |
| Biaya levy | Bergantung sektor | Mengikuti kategori pekerjaan dan lokasi |
| Biaya PLKS dan proses | Mengikuti tarif resmi | Menjadi bagian dari komponen pengurusan izin |
| Biaya visa | Mengikuti ketentuan | Bergantung pada kewarganegaraan dan jenis permohonan |
Anda dapat memeriksa nominal tersebut melalui daftar tarif Security Bond resmi Jabatan Imigresen Malaysia dan informasi resmi pekerja asing.
Penting: Jangan langsung menggunakan nominal RM500 atau RM250 tanpa memeriksa kategori permohonan Anda. Pastikan pihak yang mengurus izin kerja menjelaskan jenis jaminan dan dasar tarif yang berlaku.
Baca Juga : Perbedaan Security Bond Bank Guarantee Personal Bond Malaysia
Apa Saja Komponen Biaya Pengurusan Security Bond Malaysia?
Setelah mengetahui nominal jaminan, Anda juga perlu memperhitungkan biaya lain yang mungkin muncul dalam proses pengurusan izin kerja.
Baca Juga : Security Bond untuk PLKS Malaysia: Syarat Pekerja Asing
1. Nilai Security Bond atau Bon Jaminan
Pertama, Anda perlu memastikan nilai jaminan sesuai jenis permohonan. Jika permohonan menggunakan Security Bond umum, daftar resmi mencantumkan RM500 untuk WNI.
Sementara itu, pengurusan PLKS memiliki tabel biaya tersendiri yang mencantumkan bon jaminan RM250 untuk warga negara Indonesia. Oleh sebab itu, periksa dokumen permohonan dan konfirmasikan kategori jaminan sebelum melakukan pembayaran.
Baca Juga : Security Bond untuk Professional Visit Pass (PVP) Malaysia
2. Biaya Levy Pekerja Asing
Selanjutnya, majikan perlu memperhitungkan levy sesuai sektor pekerjaan dan wilayah kerja. Jabatan Imigresen Malaysia mencantumkan tarif levy yang berbeda untuk sektor seperti perkilangan, pembinaan, perladangan, pertanian, dan perkhidmatan.
Sebagai contoh, tarif levy pada tabel perpanjangan PLKS di Semenanjung Malaysia mencantumkan RM1.850 untuk sektor perkilangan, pembinaan, dan perkhidmatan. Sementara itu, sektor perladangan dan pertanian memiliki tarif yang berbeda.
Dengan demikian, biaya levy tidak boleh di samakan dengan biaya Security Bond. Keduanya merupakan komponen berbeda dalam administrasi pekerja asing.
Baca Juga : Cara Mengurus Security Bond Malaysia: Dokumen dan Prosedur
3. Biaya PLKS dan Proses
Selain levy, pengurusan PLKS juga melibatkan biaya izin dan proses. Pada tabel resmi perpanjangan PLKS, Jabatan Imigresen Malaysia mencantumkan biaya PLKS sebesar RM60 dan biaya proses sebesar RM125.
Namun, Anda tetap perlu memeriksa tarif sesuai jenis permohonan dan ketentuan terbaru. Jangan menganggap biaya perpanjangan selalu sama dengan biaya permohonan baru.
Baca Juga : Cara Mengajukan Pengembalian Security Bond Malaysia
4. Biaya Visa
Berikutnya, perhitungkan biaya visa sesuai ketentuan yang berlaku. Tabel pembayaran pekerja asing mencantumkan biaya visa berdasarkan kewarganegaraan.
Untuk pekerja Indonesia, tabel perpanjangan PLKS mencantumkan biaya visa sebesar RM15. Meskipun demikian, pastikan kategori permohonan Anda sesuai dengan tabel tersebut sebelum menjadikannya sebagai dasar anggaran.
Baca Juga : Kapan Security Bond Malaysia Bisa Disita Tidak Dikembalikan?
5. Biaya Jaminan Bank atau Asuransi
Dalam kondisi tertentu, majikan dapat menggunakan bentuk jaminan yang di izinkan, seperti jaminan bank atau jaminan asuransi.
Jika memilih salah satu bentuk tersebut, tanyakan biaya kepada bank atau penyedia asuransi terkait. Biaya dapat bergantung pada produk, nilai jaminan, masa berlaku, dan persyaratan yang berlaku.
Selain itu, pastikan pihak imigrasi menerima bentuk jaminan yang Anda pilih sebelum menyelesaikan pembayaran.
Baca Juga : Konsultasi Security Bond Malaysia: Pemeriksaan Tarif Dokumen
Siapa yang Bertanggung Jawab Membayar Security Bond Malaysia?
Pada umumnya, majikan memegang tanggung jawab utama atas pembayaran deposit, visa, pas, dan levy pekerja asing kepada Jabatan Imigresen Malaysia. Informasi resmi mengenai pekerja asing juga menegaskan tanggung jawab majikan dalam urusan pembayaran tersebut.
Oleh karena itu, calon pekerja Indonesia sebaiknya meminta penjelasan mengenai biaya sebelum menyetujui perjanjian kerja.
Agar lebih jelas, perhatikan beberapa hal berikut:
- Pastikan pihak yang bertanggung jawab atas pembayaran jaminan.
- Minta rincian biaya yang memisahkan Security Bond dari levy, visa, dan biaya izin kerja.
- Periksa apakah biaya jasa agen sudah termasuk dalam penawaran.
- Pastikan pembayaran mengikuti prosedur yang berlaku.
- Simpan bukti transaksi dan dokumen resmi.
Dengan cara tersebut, Anda dapat memahami rincian pembiayaan dan menghindari kesalahpahaman dengan majikan atau pihak pengurusan.
Apakah Security Bond Malaysia Bisa Di kembalikan?
Pengembalian jaminan bergantung pada jenis jaminan dan pemenuhan persyaratan keimigrasian.
Menurut informasi resmi Jabatan Imigresen Malaysia, uang cagaran atau jaminan bank dapat di tuntut apabila pekerja menyelesaikan kepulangannya secara teratur dan majikan memenuhi prosedur yang di tentukan, termasuk pengurusan Memo Periksa Keluar dalam situasi yang relevan.
Namun, pengembalian tidak selalu berlangsung otomatis setelah pekerja meninggalkan Malaysia. Majikan perlu memastikan seluruh prosedur selesai dan menyiapkan bukti yang di perlukan.
Selain itu, mekanisme jaminan bank dan asuransi dapat berbeda dari pengembalian uang cagaran. Karena itu, tanyakan ketentuan penyelesaian jaminan sebelum memilih bentuk jaminan.
Anda dapat membaca ketentuan terkait melalui halaman resmi pekerja asing Jabatan Imigresen Malaysia.
Cara Memastikan Biaya Security Bond Malaysia Sesuai Ketentuan
Agar tidak salah menghitung anggaran, lakukan beberapa langkah berikut sebelum memulai pengurusan.
Pertama, tentukan jenis permohonan. Pastikan apakah Anda mengurus izin kerja baru, perpanjangan PLKS, atau kebutuhan keimigrasian lainnya.
Kedua, periksa tarif resmi. Gunakan daftar Jabatan Imigresen Malaysia untuk memastikan nominal sesuai kategori jaminan.
Ketiga, minta rincian biaya. Pisahkan nilai jaminan dari levy, visa, PLKS, biaya proses, serta biaya layanan pihak ketiga.
Keempat, pastikan bentuk jaminan. Tanyakan apakah permohonan memerlukan uang cagaran, jaminan bank, atau jaminan asuransi.
Terakhir, simpan bukti pembayaran. Bukti transaksi membantu Anda memeriksa pembayaran dan menyelesaikan administrasi apabila muncul pertanyaan di kemudian hari.
Dengan mengikuti langkah tersebut, Anda dapat mempersiapkan anggaran secara lebih terarah dan mengurangi risiko membayar komponen yang tidak sesuai.
Biaya Security Bond Malaysia untuk WNI perlu Anda pahami berdasarkan jenis permohonan dan bentuk jaminan yang di gunakan. Daftar tarif umum Jabatan Imigresen Malaysia mencantumkan RM500 untuk warga negara Indonesia, sedangkan tabel pembayaran PLKS mencantumkan bon jaminan sebesar RM250.
Selain itu, pengurusan izin kerja dapat melibatkan biaya levy, PLKS, proses, visa, serta biaya jaminan bank atau asuransi jika di perlukan. Oleh sebab itu, jangan hanya menghitung nominal jaminan ketika menyusun anggaran.
Pastikan Anda memeriksa informasi resmi dan meminta rincian biaya sebelum melakukan pembayaran. Dengan demikian, Anda dapat memahami kebutuhan pengurusan dan menghindari kekeliruan dalam menentukan anggaran.
Konsultasi Pengurusan Dokumen Anda Sekarang