Biaya KITAS Pernikahan dan Penyatuan Keluarga di Indonesia

Siti Aidah

Biaya KITAS Pernikahan dan Penyatuan Keluarga di Indonesia
Direktur Utama Jangkar Groups

Biaya KITAS Pernikahan dan Penyatuan Keluarga di Indonesia perlu di pahami oleh Warga Negara Asing yang ingin tinggal bersama pasangan, anak, atau anggota keluarga di Indonesia. Biaya tersebut tidak hanya berkaitan dengan penerbitan izin tinggal, tetapi dapat mencakup visa, izin tinggal terbatas, izin masuk kembali, serta kebutuhan dokumen pendukung.

Dalam sistem keimigrasian Indonesia, penyatuan keluarga memiliki beberapa kategori visa. Salah satunya adalah E31A untuk WNA yang bergabung dengan suami atau istri WNI. Selain itu, terdapat kategori keluarga lain untuk anak atau anggota keluarga tertentu dengan dasar hubungan yang berbeda.

Karena itu, Biaya KITAS Pernikahan dan Penyatuan Keluarga di Indonesia tidak sebaiknya di samakan untuk semua pemohon. Jenis visa, lama izin tinggal, kebutuhan izin masuk kembali, dokumen perkawinan, serta kondisi keluarga dapat memengaruhi jumlah biaya yang harus di siapkan.

Selain biaya resmi keimigrasian, pemohon juga perlu memperhitungkan kemungkinan biaya penerjemahan, legalisasi atau pengesahan dokumen, pengurusan dokumen perkawinan, transportasi, serta jasa pendampingan apabila menggunakan pihak ketiga.

Baca Juga: KITAS Pernikahan atau Penyatuan Keluarga: Syarat dan Prosedur

Komponen Biaya KITAS Pernikahan dan Penyatuan Keluarga

Biaya KITAS Pernikahan dan Penyatuan Keluarga pada dasarnya terdiri dari beberapa komponen. Pemohon perlu membedakan biaya resmi pemerintah dengan biaya pendukung agar perhitungan anggaran tidak tercampur.

Untuk layanan izin tinggal WNA, komponen biaya dapat mencakup visa tinggal terbatas, izin tinggal terbatas atau ITAS, izin masuk kembali, serta biaya verifikasi sesuai kategori permohonan. Struktur biaya tersebut dapat berbeda berdasarkan jenis visa dan masa tinggal.

Sebagai contoh, informasi tarif keimigrasian yang di publikasikan Imigrasi menunjukkan bahwa beberapa kategori visa tinggal terbatas keluarga dapat memiliki komponen biaya visa, verifikasi, ITAS, dan izin masuk kembali. Karena kategori dan tarif dapat berubah, pemohon perlu memeriksa billing dan tarif yang muncul dalam sistem pada saat pengajuan.

Selain itu, biaya jasa pengurusan bukan bagian dari PNBP. Jika pemohon menggunakan agen, biaya tersebut perlu di hitung secara terpisah.

Biaya Visa untuk Pernikahan dan Penyatuan Keluarga

Visa merupakan salah satu komponen awal yang perlu di perhitungkan. Untuk pasangan WNA yang bergabung dengan suami atau istri WNI, salah satu kategori yang tersedia adalah E31A atau Visa Tinggal Terbatas untuk Bergabung dengan Suami atau Istri WNI.

Biaya visa perlu di lihat bersama dengan komponen lain karena pembayaran visa belum tentu merupakan keseluruhan biaya yang harus di keluarkan sampai izin tinggal selesai di terbitkan.

Dalam proses pengajuan, pemohon dapat memperoleh kode billing melalui sistem sesuai permohonan yang di ajukan. Karena itu, jumlah yang harus di bayarkan sebaiknya mengikuti tagihan resmi yang muncul dalam proses pengajuan, bukan hanya berdasarkan informasi dari pengalaman pemohon lain.

Baca Juga: Syarat KITAS Pernikahan untuk WNA yang Menikah dengan WNI

Biaya berdasarkan kategori visa

Kategori visa keluarga dapat berbeda berdasarkan hubungan antara WNA dan anggota keluarga di Indonesia. Saat ini daftar visa Indonesia mencantumkan E31A untuk suami atau istri WNI, E31B untuk suami atau istri pemegang ITAS atau ITAP, serta beberapa kategori E31 lainnya untuk anak dan anggota keluarga tertentu.

Perbedaan kategori tersebut penting karena tarif dan persyaratan dapat mengikuti jenis visa yang di pilih. Oleh sebab itu, biaya sebaiknya di hitung setelah kategori pemohon di tentukan.

Biaya visa dan izin tinggal tidak selalu sama

Pemohon juga perlu membedakan biaya visa dengan biaya ITAS. Visa berkaitan dengan izin masuk berdasarkan kategori yang di ajukan, sedangkan ITAS berkaitan dengan izin tinggal terbatas setelah WNA memenuhi tahapan yang berlaku.

Dengan demikian, menghitung biaya hanya berdasarkan tarif visa dapat menghasilkan anggaran yang kurang lengkap.

Biaya ITAS untuk KITAS Pernikahan

ITAS merupakan salah satu komponen utama dalam biaya KITAS pernikahan. Besarnya tarif dapat bergantung pada masa berlaku izin tinggal yang di berikan.

Informasi layanan WNA yang di publikasikan kantor imigrasi menunjukkan adanya tarif ITAS berdasarkan masa berlaku, seperti ITAS enam bulan, satu tahun, dan dua tahun. Namun, tarif dan struktur pembayaran perlu di sesuaikan dengan kategori permohonan serta ketentuan PNBP yang berlaku ketika pengajuan di lakukan.

Karena itu, pemohon perlu mengetahui terlebih dahulu berapa lama izin tinggal yang akan di ajukan. Masa tinggal yang berbeda dapat menghasilkan komponen biaya yang berbeda pula.

Baca Juga: Cara Mengurus KITAS Penyatuan Keluarga bagi WNA di Indonesia

Biaya Izin Masuk Kembali dalam KITAS Pernikahan

Izin Masuk Kembali atau re-entry permit juga perlu di perhitungkan apabila WNA membutuhkan izin untuk keluar dan masuk kembali ke Indonesia selama masa izin tinggal.

Besarnya biaya Izin Masuk Kembali dapat bergantung pada masa berlaku yang di pilih. Informasi tarif resmi keimigrasian menunjukkan bahwa izin masuk kembali memiliki komponen biaya tersendiri dan dapat berbeda berdasarkan jangka waktunya.

Karena itu, WNA yang memiliki rencana bepergian ke luar Indonesia selama masa KITAS perlu memperhatikan komponen tersebut sejak awal. Jika kebutuhan perjalanan internasional sudah di ketahui, biaya izin masuk kembali dapat di masukkan dalam perencanaan anggaran.

Biaya Dokumen Perkawinan untuk KITAS

Selain biaya keimigrasian, dokumen perkawinan dapat menimbulkan biaya tambahan. Hal tersebut terutama perlu di perhatikan apabila perkawinan WNA dan WNI di lakukan di luar Indonesia atau dokumen perkawinan menggunakan bahasa asing.

Dokumen perkawinan menjadi bagian penting dalam proses penyatuan keluarga karena hubungan antara WNA dan pasangan WNI perlu dapat di buktikan.

Dalam persyaratan layanan perpanjangan ITAS untuk penyatuan keluarga, misalnya, dokumen khusus dapat mencakup surat permohonan dari suami atau istri WNI, fotokopi akta perkawinan atau buku nikah, serta bukti pelaporan perkawinan dari perwakilan RI apabila perkawinan di lakukan di luar negeri.

Biaya penerjemahan dokumen

Jika dokumen perkawinan di terbitkan dalam bahasa asing, penerjemahan dapat menjadi salah satu biaya pendukung. Besarnya biaya bergantung pada jumlah halaman, bahasa dokumen, jenis penerjemahan, dan penyedia layanan.

Pemohon sebaiknya memeriksa terlebih dahulu apakah dokumen memang harus di terjemahkan dan apakah penerjemah tertentu di persyaratkan.

Biaya legalisasi atau pengesahan

Dokumen perkawinan dari luar negeri dapat membutuhkan proses tambahan sebelum di gunakan di Indonesia. Kebutuhan tersebut bergantung pada negara penerbit dokumen dan ketentuan dokumen yang berlaku.

Karena itu, biaya legalisasi atau pengesahan tidak sebaiknya di masukkan sebagai biaya tetap untuk seluruh pemohon. Sehingga, biaya tersebut perlu di hitung berdasarkan kondisi dokumen masing-masing.

Baca Juga: Dokumen KITAS Pernikahan WNA dan WNI yang Dibutuhkan

Biaya KITAS Penyatuan Keluarga Berdasarkan Hubungan Keluarga

Biaya penyatuan keluarga juga dapat berbeda berdasarkan hubungan WNA dengan anggota keluarga di Indonesia. Hal ini karena kategori visa keluarga tidak hanya di gunakan untuk pasangan WNA dan WNI.

Direktorat Jenderal Imigrasi mencantumkan beberapa kategori E31, termasuk E31A untuk suami atau istri WNI, E31C untuk anak dari perkawinan sah WNA-WNI, E31F untuk anak yang bergabung dengan orang tua WNI, serta kategori keluarga lainnya.

Dengan demikian, istilah biaya KITAS penyatuan keluarga perlu di lihat berdasarkan siapa anggota keluarga yang akan memperoleh izin tinggal.

Biaya untuk pasangan WNA dan WNI

Pasangan WNA yang menikah dengan WNI perlu melihat kategori visa keluarga yang sesuai. Untuk E31A, tujuan visa adalah bergabung dengan suami atau istri WNI.

Biaya kemudian di hitung berdasarkan komponen visa, ITAS, izin masuk kembali, serta dokumen pendukung yang di perlukan.

Biaya untuk anak dari perkawinan campuran

Anak WNA dari perkawinan WNA dan WNI dapat memiliki kategori visa keluarga tersendiri. Karena itu, biaya anak tidak sebaiknya langsung di samakan dengan biaya pasangan.

Kategori dan dokumen perlu di periksa terlebih dahulu sebelum jumlah biaya di hitung.

Baca Juga: KITAS Penyatuan Keluarga untuk Anak WNA dari Perkawinan Campuran

Biaya KITAS Ikut Suami atau Istri WNI

KITAS ikut suami atau istri WNI pada dasarnya berkaitan dengan penyatuan keluarga. Untuk pasangan WNA yang ingin tinggal bersama pasangan WNI, kategori E31A merupakan salah satu kategori yang tersedia dalam sistem visa keluarga.

Biaya pengajuan tetap perlu di hitung berdasarkan komponen resmi yang berlaku. Selain itu, pasangan perlu memperhitungkan dokumen perkawinan dan kebutuhan administratif lain yang mungkin muncul.

Pemohon juga sebaiknya tidak menggunakan tarif dari pengajuan lama sebagai patokan mutlak. Perubahan kebijakan atau struktur PNBP dapat menyebabkan angka yang berlaku pada saat pengajuan berbeda.

Baca Juga: KITAS Ikut Suami atau Istri WNI: Syarat dan Ketentuannya

Biaya Perpanjangan KITAS Pernikahan

Perpanjangan KITAS pernikahan merupakan biaya yang berbeda dari pengajuan awal. Pemohon perlu memperhatikan masa berlaku izin tinggal agar persiapan perpanjangan tidak di lakukan terlalu dekat dengan tanggal berakhirnya izin.

Dalam layanan keimigrasian, kategori E31A termasuk dalam kelompok izin tinggal yang dapat di perpanjang sesuai ketentuan masa tinggal yang berlaku. Informasi layanan Imigrasi juga menunjukkan bahwa visa keluarga seperti E31A memiliki masa tinggal awal yang dapat diberikan satu atau dua tahun, tergantung kategori dan ketentuan yang berlaku.

Karena itu, biaya perpanjangan perlu di hitung kembali berdasarkan masa tinggal yang akan di perpanjang serta komponen izin yang muncul pada saat proses.

Komponen biaya perpanjangan

Biaya perpanjangan dapat berkaitan dengan ITAS, izin masuk kembali, dan komponen administrasi lain sesuai kategori. Selain itu, dokumen perkawinan atau dokumen keluarga dapat perlu di periksa kembali.

Pemohon sebaiknya tidak hanya menyiapkan biaya, tetapi juga memeriksa masa berlaku paspor dan dokumen perkawinan sebelum proses perpanjangan di mulai.

Menghindari keterlambatan perpanjangan

Keterlambatan dapat menimbulkan masalah administratif. Karena itu, tanggal berakhirnya izin tinggal sebaiknya di catat dan proses perpanjangan mulai di persiapkan lebih awal.

Selain itu, jika terdapat perubahan status perkawinan, alamat, paspor, atau data keluarga, perubahan tersebut perlu di periksa sebelum perpanjangan di ajukan.

Baca Juga: Perpanjangan KITAS Pernikahan atau Penyatuan Keluarga

Biaya KITAS Pernikahan untuk WNA yang Bekerja

KITAS pernikahan dan hak untuk bekerja merupakan hal yang perlu di bedakan. WNA yang tinggal berdasarkan hubungan perkawinan tidak sebaiknya langsung menganggap bahwa seluruh kegiatan kerja otomatis termasuk dalam izin tinggal tersebut.

Ketentuan mengenai pekerjaan bagi WNA yang menikah dengan WNI perlu di lihat berdasarkan status izin tinggal dan aturan ketenagakerjaan yang berlaku. Karena itu, apabila WNA berencana bekerja, kebutuhan izin dan dokumen terkait pekerjaan perlu di periksa terlebih dahulu.

Dari sisi biaya, rencana bekerja dapat menimbulkan komponen administrasi tambahan yang tidak terdapat pada pengajuan penyatuan keluarga biasa.

Baca Juga: KITAS Pernikahan WNA dengan WNI: Ketentuan Bekerja

Perbedaan Biaya KITAS Pernikahan dan KITAS Kerja

Biaya KITAS pernikahan tidak sebaiknya di samakan dengan KITAS kerja. Dasar pengajuan keduanya berbeda karena KITAS pernikahan berkaitan dengan hubungan keluarga, sedangkan KITAS kerja berkaitan dengan kegiatan bekerja.

Perbedaan dasar tersebut dapat memengaruhi jenis visa, dokumen, sponsor atau penjamin, serta komponen biaya yang harus di siapkan.

Karena itu, WNA yang menikah dengan WNI tetapi juga memiliki pekerjaan perlu menentukan terlebih dahulu dasar izin tinggal yang sesuai dengan kegiatan sebenarnya.

Baca Juga: Perbedaan KITAS Pernikahan, KITAS Penyatuan Keluarga, dan KITAS Kerja

Faktor yang Mempengaruhi Total Biaya

Total biaya KITAS Pernikahan dan Penyatuan Keluarga di Indonesia dapat berbeda karena kondisi setiap keluarga tidak selalu sama.

Beberapa faktor yang dapat memengaruhi jumlah biaya antara lain:

  • Jenis visa keluarga
  • Lama ITAS
  • Kebutuhan izin masuk kembali
  • Lokasi dan proses administrasi
  • Dokumen perkawinan
  • Penerjemahan dokumen
  • Legalisasi atau pengesahan dokumen
  • Jumlah anggota keluarga yang mengajukan
  • Biaya administrasi tambahan
  • Jasa pengurusan apabila di gunakan

Dengan memperhatikan komponen tersebut, pemohon dapat membuat anggaran yang lebih realistis. Selain itu, pemohon dapat membedakan biaya resmi pemerintah dengan biaya pendukung.

Contoh Struktur Anggaran KITAS Pernikahan

Agar lebih mudah di hitung, anggaran dapat di pisahkan menjadi beberapa kelompok.

Kelompok biayaKomponen yang perlu di perhitungkan
Biaya visaTarif visa sesuai kategori keluarga
ITASTarif sesuai masa izin tinggal
Izin masuk kembaliTarif sesuai masa berlaku
Dokumen perkawinanSalinan, penerjemahan, legalisasi jika di perlukan
Dokumen WNAPaspor, foto, dan dokumen pendukung
AdministrasiBiaya tambahan sesuai proses
Jasa pengurusanJika menggunakan agen atau pendamping
TransportasiPerjalanan untuk kebutuhan administrasi apabila di perlukan

Tabel tersebut merupakan struktur perencanaan, bukan tarif tunggal untuk seluruh pemohon. Tarif resmi perlu di periksa kembali berdasarkan kategori visa dan billing yang di terbitkan dalam sistem pada saat pengajuan.

Apakah Biaya KITAS Pernikahan Bisa Berubah?

Biaya KITAS Pernikahan dan Penyatuan Keluarga dapat berubah mengikuti kebijakan dan tarif PNBP yang berlaku. Karena itu, angka yang pernah di gunakan pada pengajuan sebelumnya tidak sebaiknya langsung di jadikan patokan untuk pengajuan baru.

Pemohon juga perlu memperhatikan bahwa informasi tarif dari kantor imigrasi dapat di perbarui mengikuti ketentuan pemerintah. Oleh sebab itu, pemeriksaan pada kanal resmi sebelum pembayaran tetap di perlukan.

Selain tarif resmi, biaya jasa pihak ketiga juga dapat berbeda berdasarkan layanan yang di berikan. Pemohon sebaiknya meminta rincian biaya secara tertulis sebelum menggunakan jasa.

Cara Menghitung Total Biaya KITAS Pernikahan

Perhitungan biaya dapat di lakukan dengan memisahkan biaya resmi dan biaya pendukung.

Rumus sederhananya adalah:

Total biaya = biaya visa + ITAS + izin masuk kembali + biaya dokumen + penerjemahan atau pengesahan + administrasi tambahan + jasa pengurusan apabila di gunakan.

Setelah seluruh komponen di catat, pemohon dapat mengetahui kebutuhan dana secara lebih jelas.

Jika dokumen perkawinan sudah lengkap dan tidak membutuhkan penerjemahan atau legalisasi tambahan, komponen biaya pendukung dapat lebih sedikit. Sebaliknya, dokumen dari luar negeri dapat membutuhkan proses tambahan sehingga anggaran perlu di sesuaikan.

Biaya Jasa Pengurusan KITAS Pernikahan

Selain biaya resmi pemerintah, sebagian pasangan memilih menggunakan jasa pengurusan untuk membantu mempersiapkan dokumen dan proses administrasi.

Biaya jasa tidak memiliki satu tarif yang berlaku untuk semua penyedia layanan. Besarnya dapat di pengaruhi oleh jenis layanan, tingkat pendampingan, jumlah dokumen, lokasi pengurusan, serta kebutuhan keluarga.

Sebelum menggunakan jasa, pasangan sebaiknya meminta rincian mengenai:

  • Biaya resmi pemerintah
  • Biaya jasa
  • Biaya penerjemahan
  • Biaya pengiriman dokumen
  • Biaya tambahan apabila ada
  • Tahapan layanan
  • Estimasi waktu pengerjaan

Dengan pemisahan tersebut, pasangan dapat mengetahui bagian mana yang merupakan PNBP dan bagian mana yang merupakan biaya layanan.

Baca Juga: Berapa Lama Proses KITAS Pernikahan untuk WNA di Indonesia?

Biaya KITAS Penyatuan Keluarga untuk Beberapa Anggota Keluarga

Jika lebih dari satu WNA dalam keluarga mengajukan izin tinggal, biaya perlu di hitung untuk masing-masing pemohon.

Misalnya, pasangan WNA dan anak WNA dapat memiliki kategori visa keluarga yang berbeda. Karena itu, biaya masing-masing anggota keluarga tidak selalu sama.

Selain itu, setiap pemohon dapat memiliki kebutuhan dokumen yang berbeda. Dokumen anak, pasangan, dan anggota keluarga lainnya perlu di periksa sesuai hubungan keluarga masing-masing.

Biaya KITAS dan Kemungkinan Alih Status

Dalam kondisi tertentu, WNA pemegang ITAS dapat mengajukan alih status menjadi ITAP apabila memenuhi persyaratan. Untuk pasangan WNA yang bergabung dengan suami atau istri WNI, aturan keimigrasian memungkinkan alih status setelah usia perkawinan mencapai paling singkat dua tahun, dengan persyaratan yang berlaku.

Karena alih status merupakan proses berbeda dari perpanjangan KITAS, biaya yang di perlukan juga tidak sebaiknya di samakan.

Dengan demikian, pasangan yang berencana tinggal dalam jangka panjang perlu mempertimbangkan bukan hanya biaya KITAS saat ini, tetapi juga kemungkinan kebutuhan izin tinggal berikutnya.

Kesalahan dalam Menghitung Biaya KITAS Pernikahan

Kesalahan perhitungan dapat menyebabkan anggaran tidak mencukupi. Karena itu, seluruh komponen sebaiknya di periksa sebelum pembayaran di lakukan.

Beberapa kesalahan yang perlu di hindari antara lain:

  • Menganggap biaya visa sebagai total biaya
  • Tidak memasukkan biaya ITAS
  • Lupa menghitung izin masuk kembali
  • Tidak memperhitungkan penerjemahan dokumen
  • Mengabaikan legalisasi atau pengesahan jika di perlukan
  • Mencampur biaya resmi dengan biaya jasa
  • Menggunakan tarif lama tanpa pemeriksaan ulang
  • Tidak menghitung biaya untuk anggota keluarga lain

Selain itu, pasangan sebaiknya tidak melakukan pembayaran kepada pihak ketiga tanpa memperoleh rincian biaya yang jelas.

Checklist Biaya Sebelum Pengajuan

Sebelum mengajukan KITAS pernikahan atau penyatuan keluarga, pasangan dapat melakukan pemeriksaan anggaran berikut:

  • Kategori visa sudah di tentukan
  • Tarif visa sudah di periksa
  • Tarif ITAS sudah di periksa
  • Izin masuk kembali sudah di perhitungkan
  • Dokumen perkawinan sudah tersedia
  • Kebutuhan penerjemahan sudah di periksa
  • Kebutuhan legalisasi sudah di periksa
  • Biaya administrasi tambahan sudah di perhitungkan
  • Biaya jasa sudah di pisahkan dari biaya resmi
  • Dana cadangan sudah di siapkan

Dengan pemeriksaan tersebut, pasangan dapat mengetahui kebutuhan dana sebelum proses di mulai. Selain itu, perhitungan dapat di sesuaikan apabila terdapat perubahan pada dokumen atau kategori permohonan.

Jasa Pengurusan KITAS Pernikahan dan Penyatuan Keluarga

Biaya KITAS Pernikahan dan Penyatuan Keluarga di Indonesia perlu di hitung berdasarkan kategori visa, masa tinggal, ITAS, izin masuk kembali, dokumen perkawinan, serta kebutuhan administrasi lainnya. Karena itu, pasangan WNA dan WNI sebaiknya tidak hanya melihat satu angka sebagai total biaya.

PT Jangkar Global Groups dapat membantu pasangan WNA dan WNI memahami komponen biaya, memeriksa kebutuhan dokumen, serta memberikan pendampingan dalam persiapan pengajuan KITAS pernikahan atau penyatuan keluarga sesuai layanan yang tersedia.

Setiap keluarga memiliki kondisi yang berbeda. Oleh sebab itu, kategori visa, masa tinggal, dokumen, biaya resmi, serta biaya pendukung perlu di sesuaikan dengan kondisi pemohon dan ketentuan yang berlaku pada saat pengajuan.

Konsultasi KITAS Pernikahan atau Penyatuan Keluarga

Siti Aidah