Biaya Agency TKI Oman Komponen Biaya dan Ketentuan

Siti Aidah

Biaya Agency TKI Oman Komponen Biaya dan Ketentuan
Direktur Utama Jangkar Groups

Biaya Agency TKI Oman perlu di pahami sejak awal oleh calon Pekerja Migran Indonesia yang akan mengikuti proses penempatan kerja ke Oman. Sebab, biaya dalam proses penempatan tidak hanya berkaitan dengan jasa agency. Selain itu, terdapat beberapa komponen lain yang dapat muncul sesuai dengan kebutuhan pekerjaan, dokumen, dan ketentuan negara tujuan.

Karena itu, calon pekerja sebaiknya tidak hanya menanyakan total nominal yang harus di keluarkan. Sebaliknya, setiap komponen perlu di periksa agar dapat di ketahui jenis biaya, pihak yang menanggung, serta dasar pembebanannya.

Saat ini, ketentuan biaya penempatan PMI di atur dalam Peraturan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Nomor 17 Tahun 2025 tentang Biaya Penempatan Pekerja Migran Indonesia. Regulasi tersebut membagi biaya penempatan menjadi biaya persiapan penempatan dan biaya yang berhubungan dengan penempatan.

Baca Juga: Agency TKI Oman: Panduan Lengkap Penempatan Pekerja Indonesia ke Oman

Apa yang Di Maksud dengan Biaya Agency TKI Oman?

Biaya Agency TKI Oman pada dasarnya perlu di bedakan dari seluruh biaya pribadi calon pekerja. Dalam regulasi, biaya penempatan merupakan biaya yang di perlukan untuk proses penempatan PMI dan tidak termasuk kebutuhan pribadi pekerja dalam memenuhi persyaratan bekerja di negara tujuan.

Dengan demikian, istilah biaya agency tidak selalu berarti seluruh uang yang harus di keluarkan calon pekerja. Ada biaya yang berkaitan dengan proses penempatan, sementara kebutuhan pribadi dapat memiliki perhitungan berbeda.

Selain itu, biaya yang muncul juga dapat di pengaruhi oleh jenis pekerjaan, ketentuan employer, persyaratan negara tujuan, serta perjanjian kerja sama yang di gunakan dalam proses penempatan.

Oleh sebab itu, calon pekerja sebaiknya meminta rincian tertulis sebelum menyetujui proses. Dengan cara tersebut, setiap pembayaran dapat di pahami sejak awal dan tidak menimbulkan perbedaan informasi di kemudian hari.

Komponen Biaya Agency TKI Oman

Secara umum, biaya penempatan terdiri atas dua kelompok besar. Pertama adalah biaya persiapan penempatan. Kedua adalah biaya yang berhubungan dengan penempatan. Pembagian tersebut telah di cantumkan dalam Permen KP2MI/BP2MI Nomor 17 Tahun 2025.

Biaya Persiapan Penempatan

Biaya persiapan penempatan dapat mencakup beberapa kebutuhan yang berkaitan langsung dengan kesiapan calon pekerja sebelum berangkat. Komponen yang di atur meliputi:

  • pelatihan;
  • sertifikasi kompetensi;
  • jasa perusahaan;
  • transportasi lokal dari daerah asal ke tempat keberangkatan di Indonesia;
  • visa kerja;
  • tiket keberangkatan;
  • tiket pulang; dan
  • akomodasi.

Namun, tidak berarti seluruh komponen tersebut selalu di tagihkan kepada calon pekerja. Ketentuan pembebanan biaya perlu di lihat berdasarkan regulasi dan perjanjian penempatan yang berlaku.

Biaya Pelatihan

Pelatihan dapat menjadi salah satu komponen dalam proses persiapan penempatan. Jenis pelatihan dapat meliputi pelatihan teknis bahasa, pelatihan sesuai jabatan atau jenis pekerjaan, serta pelatihan teknis lain yang di persyaratkan oleh negara tujuan.

Karena itu, calon pekerja perlu mengetahui apakah pelatihan sudah termasuk dalam paket penempatan atau di hitung secara terpisah. Informasi tersebut sebaiknya di cantumkan secara jelas dalam rincian biaya.

Sertifikasi Kompetensi

Sertifikasi kompetensi juga dapat menjadi bagian dari komponen biaya persiapan penempatan. Kebutuhan sertifikasi biasanya berkaitan dengan jabatan atau persyaratan pekerjaan tertentu.

Dengan demikian, calon pekerja perlu menanyakan apakah sertifikat tertentu memang di wajibkan untuk posisi yang di lamar. Jika ada biaya sertifikasi, nominal dan pihak yang menanggung sebaiknya di jelaskan sejak awal.

Baca Juga: Cara Memilih Agency TKI Oman yang Aman dan Terpercaya

Jasa Perusahaan atau Agency

Jasa perusahaan merupakan salah satu komponen yang tercantum dalam regulasi biaya penempatan. Namun, keberadaan komponen tersebut tidak berarti agency dapat menetapkan biaya secara bebas tanpa dasar.

P3MI wajib mencantumkan komponen dan besaran biaya penempatan yang di bebankan kepada PMI dan/atau pemberi kerja dalam Perjanjian Penempatan.

Karena itu, calon pekerja sebaiknya meminta penjelasan mengenai jasa perusahaan secara tertulis. Dengan begitu, nominal yang di bayarkan dapat di bandingkan dengan dokumen penempatan dan kesepakatan yang telah di buat.

Biaya yang Berhubungan dengan Penempatan ke Oman

Selain biaya persiapan, terdapat biaya yang berhubungan langsung dengan penempatan. Regulasi mencantumkan pemeriksaan kesehatan dan psikologi, Jaminan Sosial PMI, apostille, serta dokumen persyaratan bekerja sebagai bagian dari kelompok ini.

Pemeriksaan Kesehatan dan Psikologi

Pemeriksaan kesehatan dan psikologi dapat menjadi bagian dari kebutuhan penempatan. Sehingga, pemeriksaan tersebut di lakukan untuk memenuhi persyaratan yang berkaitan dengan kesiapan pekerja sebelum bekerja di luar negeri.

Namun, nominalnya dapat berbeda berdasarkan fasilitas pemeriksaan dan kebutuhan yang di persyaratkan. Oleh sebab itu, calon pekerja sebaiknya meminta rincian apabila pemeriksaan tersebut di masukkan dalam perhitungan biaya.

Jaminan Sosial PMI

Jaminan Sosial PMI juga tercantum sebagai salah satu komponen biaya yang berhubungan dengan penempatan. Komponen ini berbeda dari kebutuhan pribadi karena berkaitan dengan pelindungan pekerja migran.

Karena itu, calon pekerja perlu memastikan status kepesertaan, periode perlindungan, serta nominal yang di bayarkan. Informasi tersebut sebaiknya di periksa bersama dokumen penempatan.

Apostille dan Dokumen Persyaratan

Apostille dapat menjadi bagian dari biaya penempatan apabila dokumen tertentu membutuhkan proses tersebut. Selain itu, dokumen persyaratan bekerja juga dapat menimbulkan biaya sesuai kebutuhan.

Regulasi menyebutkan bahwa dokumen persyaratan tersebut dapat berupa surat keterangan status perkawinan dan paspor Republik Indonesia.

Dengan demikian, dokumen yang di perlukan perlu di periksa satu per satu. Cara ini membantu calon pekerja membedakan antara biaya resmi dalam proses penempatan dan biaya pribadi untuk kebutuhan lainnya.

Baca Juga: Syarat Menjadi TKI Oman Dokumen dan Ketentuan

Siapa yang Menanggung Biaya Agency TKI Oman?

Pertanyaan mengenai siapa yang membayar Biaya Agency TKI Oman sangat penting karena tidak seluruh biaya otomatis menjadi tanggung jawab calon pekerja.

Berdasarkan Permen KP2MI/BP2MI Nomor 17 Tahun 2025, komponen biaya penempatan pada prinsipnya menjadi beban Pemberi Kerja. Ketentuan tersebut mencakup komponen biaya persiapan penempatan dan biaya yang berhubungan dengan penempatan sebagaimana di atur dalam Pasal 2.

Namun, terdapat pengecualian. Pembebanan dapat berbeda apabila terdapat pengaturan berdasarkan peraturan perundang-undangan, ketentuan negara tujuan, hukum internasional, perjanjian bilateral atau multilateral, maupun perjanjian kerja sama antara pelaksana penempatan dengan pemberi kerja atau mitra usaha.

Karena itu, biaya yang harus di tanggung pekerja tidak boleh di simpulkan hanya berdasarkan kebiasaan atau informasi lisan. Dasar pembebanannya perlu di periksa dalam ketentuan yang berlaku dan dokumen penempatan.

Apakah Calon TKI Oman Harus Membayar Semua Biaya?

Calon pekerja tidak otomatis harus membayar semua biaya dalam proses penempatan. Justru, pembebanan biaya perlu di lihat berdasarkan ketentuan yang berlaku untuk penempatan tersebut.

Apabila suatu komponen berdasarkan ketentuan menjadi tanggung jawab pemberi kerja, maka biaya tersebut tidak seharusnya langsung di pindahkan kepada calon pekerja tanpa dasar. Sebaliknya, apabila terdapat pengecualian yang membuat biaya menjadi tanggung jawab pekerja, dasar tersebut perlu di jelaskan.

Selain itu, apabila komponen biaya menjadi beban PMI berdasarkan pengecualian tertentu, regulasi mengatur agar PMI dapat memanfaatkan fasilitas pembiayaan program pemerintah sesuai ketentuan. Apabila fasilitas tersebut tidak dapat di gunakan, tersedia kemungkinan menggunakan fasilitas pembiayaan lainnya sesuai peraturan.

Dengan demikian, calon pekerja perlu meminta penjelasan mengenai pihak yang menanggung setiap komponen sebelum pembayaran di lakukan.

Baca Juga: Proses Penempatan TKI ke Oman melalui Agency

Biaya Visa Kerja dalam Penempatan TKI Oman

Visa kerja merupakan salah satu komponen yang tercantum dalam biaya persiapan penempatan. Namun, keberadaan visa kerja sebagai komponen tidak berarti calon pekerja selalu menjadi pihak yang harus membayarnya.

Pihak yang menanggung biaya tetap perlu di lihat berdasarkan ketentuan yang berlaku. Dalam regulasi biaya penempatan yang berlaku, komponen biaya penempatan pada prinsipnya menjadi beban pemberi kerja, dengan pengecualian tertentu.

Karena itu, apabila agency mencantumkan biaya visa kerja dalam rincian, calon pekerja sebaiknya meminta penjelasan mengenai nominal, pihak pembayar, serta dasar pembebanannya.

Cara tersebut juga dapat membantu mencegah adanya biaya tambahan yang baru di sampaikan setelah proses penempatan berjalan.

Biaya Tiket dan Akomodasi

Tiket keberangkatan, tiket pulang, serta akomodasi juga tercantum dalam kelompok biaya persiapan penempatan. Oleh sebab itu, ketiganya perlu di perhatikan ketika calon pekerja menerima rincian Biaya Agency TKI Oman.

Namun, biaya tersebut sebaiknya tidak langsung di jumlahkan sebagai kewajiban calon pekerja. Pembebanan tetap harus di sesuaikan dengan ketentuan yang berlaku dan perjanjian penempatan.

Untuk tiket, calon pekerja dapat menanyakan apakah tiket keberangkatan sudah di siapkan oleh pemberi kerja atau agency. Sementara itu, untuk akomodasi, perlu di tanyakan lokasi, periode, dan siapa yang menanggung biaya tersebut.

Dengan rincian yang jelas, calon pekerja dapat mengetahui total kebutuhan dana tanpa mencampurkan biaya penempatan dengan pengeluaran pribadi.

Baca Juga: Visa Kerja Oman untuk TKI: Syarat, Proses, dan Dokumen

Biaya Agency TKI Oman Harus Di Cantumkan dalam Perjanjian

Salah satu ketentuan penting adalah kewajiban pencantuman komponen dan besaran biaya penempatan. P3MI wajib mencantumkan komponen serta besaran biaya yang di bebankan kepada PMI dan/atau pemberi kerja dalam Perjanjian Penempatan.

Karena itu, calon pekerja sebaiknya tidak hanya mengandalkan kuitansi atau percakapan melalui pesan singkat. Informasi biaya perlu di periksa dengan dokumen resmi yang menjadi dasar penempatan.

Beberapa hal yang dapat di periksa antara lain:

  • nama komponen biaya;
  • nominal setiap komponen;
  • pihak yang menanggung;
  • waktu pembayaran;
  • dasar pembayaran;
  • dokumen pendukung; dan
  • ketentuan apabila terjadi perubahan proses.

Dengan cara tersebut, Biaya Agency TKI Oman dapat di pahami secara lebih transparan sebelum calon pekerja menyetujui penempatan.

Cara Menghitung Total Biaya Agency TKI Oman

Perhitungan Biaya Agency TKI Oman sebaiknya di lakukan berdasarkan komponen, bukan hanya berdasarkan satu angka paket. Hal ini penting karena kebutuhan setiap pekerja dapat berbeda.

Sebagai contoh, calon pekerja dapat membuat rincian internal seperti:

Total kebutuhan = biaya yang menjadi tanggung jawab pekerja + kebutuhan pribadi yang harus di siapkan.

Sementara itu, komponen yang menjadi tanggung jawab pemberi kerja perlu di pisahkan agar tidak tercampur dalam perhitungan pribadi.

Agency juga sebaiknya memberikan rincian secara tertulis. Dengan demikian, calon pekerja dapat mengetahui biaya mana yang termasuk penempatan dan biaya mana yang merupakan kebutuhan pribadi.

Perhitungan tersebut juga perlu di sesuaikan apabila ada perubahan persyaratan, jabatan, atau ketentuan dari pihak terkait.

Baca Juga: Gaji TKI Oman: Kisaran Penghasilan Berdasarkan Jenis Pekerjaan

Hal yang Perlu Di Periksa Sebelum Membayar Biaya Agency

Sebelum membayar Biaya Agency TKI Oman, calon pekerja sebaiknya melakukan pemeriksaan terhadap beberapa aspek. Langkah ini penting agar pembayaran tidak di lakukan hanya berdasarkan informasi lisan.

Pertama, periksa identitas dan legalitas pihak yang melakukan penempatan. Kedua, periksa Perjanjian Penempatan dan rincian biaya. Ketiga, pastikan pihak yang menanggung biaya sudah di jelaskan.

Selanjutnya, periksa apakah terdapat biaya tambahan yang belum di masukkan. Jika ada, mintalah penjelasan mengenai dasar dan nominalnya.

Selain itu, setiap pembayaran sebaiknya di sertai bukti. Bukti pembayaran dapat membantu ketika diperlukan pemeriksaan administrasi atau ketika terjadi perbedaan informasi mengenai biaya.

Baca Juga: Jenis Pekerjaan TKI di Oman yang Banyak Dicari

Waspadai Biaya Agency TKI Oman yang Tidak Transparan

Biaya yang tidak di jelaskan sejak awal perlu di waspadai. Terlebih lagi apabila calon pekerja hanya di berikan angka total tanpa rincian komponen.

Beberapa kondisi yang perlu di perhatikan antara lain permintaan pembayaran tanpa dokumen pendukung, perubahan nominal secara tiba-tiba, biaya tambahan yang tidak pernah di jelaskan, atau permintaan pembayaran yang tidak di sertai bukti.

Selain itu, calon pekerja perlu berhati-hati apabila pihak yang menawarkan penempatan tidak dapat menjelaskan pihak yang menanggung biaya. Sebab, pembebanan biaya penempatan memiliki ketentuan yang perlu di perhatikan.

Regulasi juga mengatur bahwa pelanggaran terhadap ketentuan biaya penempatan dapat dikenai sanksi administratif terhadap P3MI, termasuk peringatan tertulis, penghentian sementara kegiatan penempatan, dan/atau pencabutan SIP3MI.

Perbedaan Biaya Penempatan dan Biaya Pribadi

Hal lain yang sering menimbulkan kesalahpahaman adalah pencampuran biaya penempatan dengan biaya pribadi. Padahal, keduanya memiliki pengertian yang berbeda.

Biaya penempatan merupakan biaya yang di perlukan dalam proses penempatan PMI. Sementara itu, kebutuhan pribadi adalah pengeluaran yang di perlukan pekerja untuk kepentingannya sendiri dalam memenuhi persyaratan atau kebutuhan selama proses keberangkatan dan bekerja.

Karena itu, calon pekerja perlu membuat dua kelompok pencatatan. Kelompok pertama berisi biaya penempatan. Kelompok kedua berisi kebutuhan pribadi.

Dengan pemisahan tersebut, total uang yang perlu di siapkan dapat di hitung dengan lebih realistis. Selain itu, calon pekerja juga dapat mengetahui bagian biaya yang seharusnya di tanggung oleh pemberi kerja berdasarkan ketentuan.

Baca Juga: Medical Check Up TKI Oman: Syarat Kesehatan Sebelum Berangkat

Ketentuan Biaya Agency TKI Oman untuk Penempatan Formal

Penempatan formal membutuhkan dokumen dan perjanjian yang jelas. Karena itu, Biaya Agency TKI Oman juga perlu di kaitkan dengan dokumen penempatan yang sah.

P3MI sendiri merupakan badan usaha berbadan hukum perseroan terbatas yang telah memperoleh izin tertulis dari pemerintah pusat untuk menyelenggarakan pelayanan penempatan PMI. Sementara itu, SIP3MI merupakan izin tertulis yang di berikan pemerintah pusat kepada badan usaha yang akan menjadi P3MI.

Selain ketentuan biaya, tata cara penempatan PMI oleh pelaksana penempatan juga telah di atur melalui Permen KP2MI/BP2MI Nomor 2 Tahun 2026 yang berstatus berlaku.

Dengan demikian, pemeriksaan biaya sebaiknya tidak di pisahkan dari pemeriksaan dokumen penempatan. Keduanya saling berkaitan dalam proses penempatan pekerja ke Oman.

Baca Juga: Kontrak Kerja TKI Oman: Gaji, Jam Kerja, Hak dan Kewajiban

Checklist Biaya Agency TKI Oman Sebelum Berangkat

Sebelum menyelesaikan proses keberangkatan, calon pekerja dapat menggunakan checklist sederhana berikut:

  • Rincian biaya sudah di berikan secara tertulis.
  • Komponen biaya sudah di jelaskan.
  • Pihak yang menanggung setiap biaya sudah di ketahui.
  • Perjanjian Penempatan sudah di periksa.
  • Biaya jasa perusahaan sudah di jelaskan.
  • Biaya visa kerja sudah di jelaskan.
  • Biaya tiket sudah di jelaskan.
  • Biaya pemeriksaan kesehatan sudah di jelaskan.
  • Biaya dokumen sudah di jelaskan.
  • Bukti pembayaran sudah di siapkan.
  • Tidak ada biaya tambahan yang belum di jelaskan.

Checklist tersebut dapat membantu calon pekerja menghindari kesalahan ketika menghitung kebutuhan dana.

Selain itu, apabila terdapat biaya yang tidak di pahami, sebaiknya pertanyaan di sampaikan sebelum pembayaran. Dengan begitu, keputusan dapat di buat berdasarkan informasi yang lebih lengkap.

Baca Juga: Cara Kerja ke Oman melalui Agency TKI

Jasa Agency TKI Oman Jangkar Groups

PT Jangkar Global Groups hadir sebagai agency yang menangani kebutuhan penempatan TKI ke Oman dengan pendekatan kerja sama secara langsung. Dalam menjalankan kegiatan tersebut, tim PT Jangkar Global Groups datang langsung ke Oman untuk mencari dan membangun kerja sama dengan agency serta pemberi kerja yang mempunyai kebutuhan tenaga kerja formal.

Pendekatan secara tatap muka di lakukan agar komunikasi dan kepercayaan dengan mitra dapat di bangun secara lebih baik. Dengan demikian, peluang kerja sama pengiriman pekerja Indonesia untuk pekerjaan formal dapat terus di kembangkan sesuai kebutuhan employer dan mitra di Oman.

Salah satu kebutuhan tenaga kerja yang terus di perhatikan adalah posisi spa therapist dan pekerjaan di bidang hospitality atau perhotelan. Kebutuhan tersebut dapat di komunikasikan dengan mitra berdasarkan posisi, kualifikasi, dan persyaratan pekerjaan yang tersedia.

Dalam kegiatan di Oman, PT Jangkar Global Groups juga dapat berinteraksi dengan pekerja Indonesia yang sudah bekerja di sana. Para pekerja sering saling berbagi cerita mengenai pekerjaan, penghasilan, keahlian, dan pengalaman yang di dapatkan selama bekerja di Oman.

Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa pekerjaan formal di luar negeri dapat menjadi bagian dari perjalanan karier ketika proses penempatan di lakukan secara sesuai prosedur dan hak serta kewajiban pekerja di pahami sejak awal.

Bagi calon pekerja yang sedang mencari informasi mengenai Biaya Agency TKI Oman, rincian komponen biaya, pihak yang menanggung, dokumen penempatan, serta tahapan administrasi dapat di konsultasikan terlebih dahulu agar proses dapat di siapkan dengan lebih jelas.

Konsultasi Agency TKI Oman

Siti Aidah