Apa Itu Job Perikanan? Tugas, Lingkungan Kerja, dan Prospek Karier

Iman Ps

Apa Itu Job Perikanan - Tugas, Lingkungan Kerja, dan Prospek Karier
Direktur Utama Jangkar Groups

Job perikanan merupakan salah satu pilihan pekerjaan bagi masyarakat yang ingin berkarier di sektor perikanan, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Bidang ini mencakup berbagai kegiatan, mulai dari penangkapan ikan, budidaya hasil laut, pengolahan produk perikanan, hingga pengemasan dan pengendalian kualitas.

Seiring meningkatnya kebutuhan terhadap produk ikan dan makanan laut, industri perikanan membutuhkan tenaga kerja dengan keterampilan yang sesuai. Oleh karena itu, calon pekerja perlu memahami jenis pekerjaan, tanggung jawab, kondisi lingkungan kerja, serta peluang karier sebelum melamar.

Artikel ini membahas apa itu job perikanan, tugas sehari-hari, lingkungan kerja, keterampilan yang dibutuhkan, dan prospek karier di masa depan.

Apa Itu Job Perikanan?

Job perikanan adalah pekerjaan yang berkaitan dengan kegiatan penangkapan, pembudidayaan, pengolahan, penyimpanan, dan distribusi hasil perikanan. Pekerja dapat bertugas di kapal penangkap ikan, tambak, tempat budidaya ikan, pabrik pengolahan makanan laut, atau fasilitas penyimpanan berpendingin.

Dalam praktiknya, setiap posisi memiliki tanggung jawab yang berbeda. Sebagai contoh, pekerja kapal perikanan membantu kegiatan penangkapan ikan dan penanganan hasil tangkapan. Sementara itu, pekerja pabrik pengolahan ikan menjalankan proses pemilahan, pembersihan, pemotongan, pengemasan, dan pemeriksaan kualitas produk.

Selain itu, job perikanan tidak selalu membutuhkan pengalaman yang sama. Beberapa posisi menyediakan pelatihan bagi pekerja pemula, sedangkan pekerjaan teknis atau pekerjaan di kapal tertentu dapat mensyaratkan pengalaman, sertifikat, dan pelatihan keselamatan khusus.

Jenis-Jenis Pekerjaan di Bidang Perikanan

Industri perikanan menawarkan beragam posisi. Karena itu, calon pekerja sebaiknya memilih pekerjaan berdasarkan kemampuan, kondisi fisik, pengalaman, dan tujuan karier.

1. Pekerja Kapal Penangkap Ikan

Pekerja kapal penangkap ikan membantu awak kapal menjalankan kegiatan operasional selama melaut. Mereka dapat menyiapkan peralatan, membantu proses penangkapan, menangani hasil tangkapan, dan menjaga kebersihan area kerja.

Pekerjaan ini membutuhkan kedisiplinan, kerja sama tim, dan kesiapan menghadapi kondisi laut. Selain itu, pekerja harus mengikuti prosedur keselamatan serta ketentuan kerja yang berlaku di kapal.

2. Pekerja Budidaya Ikan

Pekerja budidaya ikan bertanggung jawab membantu pemeliharaan ikan di kolam, keramba, atau fasilitas budidaya lainnya. Tugasnya meliputi pemberian pakan, pemantauan kondisi air, pengamatan kesehatan ikan, dan pembersihan fasilitas.

Posisi ini cocok bagi orang yang tertarik pada pemeliharaan organisme air dan kegiatan produksi perikanan. Namun, pekerja tetap harus memahami prosedur kebersihan dan pencegahan penyakit.

3. Pekerja Tambak Udang

Pekerja tambak udang menjalankan kegiatan operasional budidaya udang. Mereka membantu pemberian pakan, memantau kualitas air, membersihkan area tambak, dan mendukung proses panen.

Di sisi lain, pekerjaan ini menuntut ketelitian karena perubahan kualitas air dan kondisi lingkungan dapat memengaruhi hasil budidaya. Oleh sebab itu, pekerja harus mengikuti arahan teknisi atau supervisor.

4. Pekerja Pengolahan Ikan

Pekerja pengolahan ikan bekerja di fasilitas produksi makanan laut. Mereka dapat melakukan pencucian, penyortiran, pemotongan, pemisahan bagian ikan, dan persiapan bahan sebelum proses pengolahan berikutnya.

Pekerja harus menjaga kebersihan diri dan peralatan. Selain itu, mereka perlu mengikuti standar sanitasi pangan untuk menjaga kualitas serta keamanan produk.

5. Pekerja Pengemasan Hasil Perikanan

Pekerja pengemasan menyiapkan produk untuk penyimpanan atau distribusi. Tugasnya meliputi menimbang produk, memasukkan produk ke kemasan, memberi label, memeriksa kondisi kemasan, dan menyusun barang sesuai prosedur.

Posisi ini membutuhkan ketelitian dan kemampuan bekerja sesuai target produksi. Meskipun demikian, pekerja tetap harus mengutamakan ketepatan label, kebersihan, dan kualitas produk.

6. Petugas Quality Control Perikanan

Petugas quality control (QC) memeriksa kualitas bahan baku maupun produk akhir. Pemeriksaan dapat mencakup kondisi fisik, suhu penyimpanan, kebersihan, kesesuaian ukuran, dan kelengkapan label sesuai standar perusahaan.

Biasanya, posisi ini membutuhkan pemahaman lebih baik tentang prosedur pemeriksaan dan pencatatan. Beberapa perusahaan juga mensyaratkan pendidikan, pengalaman, atau pelatihan tertentu.

7. Pekerja Gudang dan Cold Storage

Pekerja gudang dan cold storage menangani penyimpanan produk perikanan dalam kondisi yang sesuai. Mereka membantu menyusun barang, memeriksa label, mencatat persediaan, serta memindahkan produk menggunakan peralatan yang diizinkan.

Karena fasilitas ini menggunakan suhu rendah, pekerja harus memahami prosedur keselamatan, penggunaan pakaian pelindung, dan aturan keluar-masuk ruang penyimpanan.

Apa Saja Tugas Pekerja Perikanan?

Tugas pekerja perikanan bergantung pada posisi dan tempat kerjanya. Namun, terdapat beberapa tanggung jawab yang umum dijumpai di industri ini.

TugasPenjelasan
Menyiapkan peralatanMemastikan alat kerja tersedia dan siap digunakan.
Menangani hasil perikananMemilah, membersihkan, memindahkan, atau menyimpan produk sesuai prosedur.
Menjaga kebersihanMembersihkan area kerja dan peralatan untuk mendukung sanitasi.
Memeriksa kualitasMemastikan produk memenuhi standar yang ditetapkan perusahaan.
Mengikuti SOPMenjalankan pekerjaan sesuai prosedur operasional dan keselamatan.
Mencatat hasil kerjaMengisi catatan produksi, persediaan, atau pemeriksaan jika diperlukan.
Bekerja dalam timBerkoordinasi dengan rekan kerja dan supervisor untuk mencapai target.

Dengan demikian, pekerja perikanan tidak hanya melakukan pekerjaan fisik. Mereka juga perlu menjaga kualitas, mengikuti instruksi, dan memastikan setiap proses berjalan sesuai ketentuan.

Bagaimana Lingkungan Kerja di Bidang Perikanan?

Lingkungan kerja menjadi salah satu faktor penting sebelum seseorang memilih job perikanan. Setiap tempat kerja memiliki kondisi yang berbeda sehingga calon pekerja perlu memahami tuntutannya.

1. Bekerja di Kapal

Pekerja kapal perikanan dapat menghadapi gelombang, angin, cuaca yang berubah, ruang kerja terbatas, dan jadwal kerja yang mengikuti operasional kapal. Dalam kondisi tertentu, mereka juga harus tinggal di kapal selama periode kerja yang ditetapkan.

Karena itu, calon pekerja perlu memastikan kondisi kesehatannya sesuai dengan persyaratan pekerjaan. Mereka juga harus mempelajari prosedur keselamatan, penggunaan alat pelindung diri, dan langkah penanganan keadaan darurat.

2. Bekerja di Tambak atau Area Budidaya

Lingkungan tambak biasanya melibatkan aktivitas di luar ruangan. Pekerja dapat terpapar panas matahari, hujan, kelembapan tinggi, serta permukaan tanah yang licin.

Oleh karena itu, pekerja perlu menggunakan perlengkapan yang sesuai dan mengikuti prosedur keselamatan. Mereka juga harus menjaga kebersihan fasilitas serta menggunakan bahan kimia budidaya hanya sesuai instruksi dan ketentuan yang berlaku.

3. Bekerja di Pabrik Pengolahan Ikan

Pabrik pengolahan ikan umumnya menerapkan prosedur kebersihan yang ketat. Pekerja dapat berdiri dalam waktu lama, melakukan gerakan berulang, dan bekerja di area yang dingin atau basah.

Selain itu, penggunaan pisau, mesin pemotong, dan peralatan produksi membutuhkan perhatian khusus. Pekerja harus mengikuti pelatihan, memakai perlindungan yang diwajibkan, dan tidak mengoperasikan alat tanpa izin atau kompetensi yang sesuai.

4. Bekerja di Gudang Pendingin

Area cold storage memiliki suhu rendah untuk menjaga kualitas produk. Pekerja harus memakai pakaian pelindung yang sesuai dan mengikuti aturan keselamatan saat memindahkan barang.

Sebelum menerima pekerjaan, calon pekerja sebaiknya menanyakan suhu kerja, durasi paparan dingin, waktu istirahat, dan perlengkapan yang disediakan perusahaan.

Skill yang Dibutuhkan untuk Job Perikanan

Untuk menjalankan pekerjaan secara efektif, calon pekerja perlu mengembangkan keterampilan teknis dan nonteknis. Berikut beberapa kemampuan yang berguna.

1. Keterampilan Teknis

Keterampilan teknis menyesuaikan jenis pekerjaan yang dipilih. Contohnya meliputi:

  • Memahami cara menangani dan menyimpan hasil perikanan.
  • Mengetahui dasar-dasar budidaya ikan atau udang.
  • Menggunakan peralatan kerja sesuai pelatihan.
  • Memahami kebersihan dan sanitasi pangan.
  • Menjalankan pemeriksaan kualitas sederhana jika menjadi bagian dari tugas.
  • Mengikuti prosedur keselamatan kerja.

Calon pekerja tidak harus menguasai seluruh keterampilan tersebut sekaligus. Sebaliknya, mereka sebaiknya mempelajari kemampuan yang paling relevan dengan posisi yang dituju.

2. Kedisiplinan dan Ketahanan Fisik

Sebagian pekerjaan perikanan membutuhkan aktivitas fisik, gerakan berulang, atau jadwal kerja bergilir. Oleh sebab itu, pekerja harus menjaga kondisi tubuh dan mengikuti waktu kerja serta istirahat sesuai aturan.

Namun, ketahanan fisik saja tidak cukup. Pekerja juga perlu mengenali batas kemampuan diri dan melaporkan kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan.

3. Kerja Sama Tim

Banyak pekerjaan perikanan mengandalkan koordinasi. Pekerja harus mampu mengikuti arahan supervisor, menyampaikan informasi dengan jelas, dan membantu rekan kerja sesuai tanggung jawabnya.

Dengan kerja sama yang baik, tim dapat mengurangi kesalahan dan menyelesaikan pekerjaan secara lebih efisien.

4. Kemampuan Bahasa

Jika ingin bekerja di luar negeri, kemampuan bahasa dapat membantu pekerja memahami instruksi, kontrak, aturan keselamatan, dan komunikasi sehari-hari.

Bahasa yang dibutuhkan bergantung pada negara, perusahaan, dan jenis pekerjaan. Karena itu, calon pekerja sebaiknya mempelajari bahasa yang relevan serta memastikan apakah pemberi kerja menetapkan standar kemampuan bahasa tertentu.

Apakah Job Perikanan Harus Memiliki Pengalaman?

Tidak semua pekerjaan perikanan mewajibkan pengalaman sebelumnya. Sejumlah posisi pemula dapat menerima pelamar yang memenuhi persyaratan dasar dan bersedia mengikuti pelatihan.

Sebagai contoh, posisi pengemasan atau sebagian pekerjaan produksi mungkin menyediakan pelatihan langsung di tempat kerja. Sebaliknya, posisi teknisi budidaya, petugas QC, atau awak kapal dengan tanggung jawab khusus dapat mensyaratkan pengalaman dan sertifikasi tertentu.

Oleh karena itu, pelamar harus membaca pengumuman lowongan dengan teliti. Periksa persyaratan pendidikan, pengalaman, kondisi kesehatan, keterampilan, dan sertifikat sebelum mengirimkan lamaran.

Prospek Karier Job Perikanan

Prospek karier di bidang perikanan bergantung pada kebutuhan industri, lokasi kerja, keterampilan, dan pengalaman. Meskipun demikian, terdapat beberapa jalur pengembangan karier yang dapat dipertimbangkan.

1. Peningkatan Posisi Operasional

Pekerja yang memahami proses produksi, disiplin, dan konsisten menjaga kualitas dapat memperoleh kesempatan untuk mengembangkan tanggung jawab. Misalnya, pekerja produksi dapat berupaya menjadi pekerja senior atau ketua tim apabila perusahaan menyediakan jalur tersebut.

2. Pengembangan Keahlian Teknis

Pekerja dapat meningkatkan kompetensi melalui pelatihan budidaya, pengolahan hasil perikanan, pengendalian mutu, keselamatan kerja, atau pengoperasian peralatan.

Keterampilan tambahan dapat memperluas pilihan pekerjaan. Namun, peluang kenaikan posisi tetap bergantung pada kualifikasi, kebutuhan perusahaan, dan evaluasi kinerja.

3. Peluang di Industri Pengolahan dan Distribusi

Pengalaman di bidang perikanan juga dapat menjadi bekal untuk melamar posisi terkait, seperti pengolahan makanan laut, pergudangan, pengendalian persediaan, atau pemeriksaan kualitas.

Dengan demikian, karier pekerja tidak selalu terbatas pada satu jenis tempat kerja. Pengalaman dan pelatihan yang relevan dapat membantu mereka mengeksplorasi bidang lain dalam rantai pasok perikanan.

4. Peluang Kerja di Luar Negeri

Sejumlah negara memiliki industri penangkapan ikan, budidaya, pengolahan makanan laut, atau distribusi produk perikanan. Namun, ketersediaan lowongan untuk pekerja asing berbeda-beda menurut negara, perusahaan, dan periode perekrutan.

Karena itu, jangan menganggap suatu negara pasti sedang membuka lowongan. Periksa informasi terbaru melalui pemberi kerja dan jalur penempatan yang sah. Pastikan pula bahwa visa atau izin tinggal yang digunakan memang mengizinkan pekerjaan tersebut.

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Melamar Job Perikanan

Sebelum menerima tawaran pekerjaan, calon pekerja sebaiknya memeriksa beberapa hal penting berikut.

  1. Pastikan identitas pemberi kerja. Periksa nama perusahaan, alamat, kontak, dan legalitasnya.
  2. Baca kontrak kerja. Pahami jabatan, tugas, lokasi, jam kerja, masa kontrak, upah, potongan, dan ketentuan pemutusan hubungan kerja.
  3. Periksa izin kerja. Jika bekerja di luar negeri, pastikan dokumen imigrasi sesuai dengan jenis pekerjaan.
  4. Tanyakan perlindungan keselamatan. Pahami pelatihan, alat pelindung diri, asuransi, dan prosedur keadaan darurat.
  5. Hitung biaya dan pendapatan bersih. Jangan hanya melihat nominal gaji; periksa juga potongan, biaya tempat tinggal, makan, transportasi, dan biaya lain yang sah.
  6. Waspadai penipuan. Jangan langsung percaya pada janji gaji tinggi atau keberangkatan cepat tanpa bukti kontrak dan informasi perusahaan yang jelas.

Untuk informasi mengenai prosedur penempatan pekerja migran Indonesia, calon pekerja dapat memeriksa sumber resmi seperti Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia dan Kementerian Ketenagakerjaan.

Seputar Job Perikanan

Apa yang dimaksud dengan job perikanan?

Job perikanan adalah pekerjaan yang berkaitan dengan penangkapan, budidaya, pengolahan, penyimpanan, atau distribusi hasil perikanan. Jenis tugasnya bergantung pada posisi dan tempat kerja.

Apakah lulusan SMA bisa bekerja di bidang perikanan?

Lulusan SMA dapat melamar posisi yang menerima kualifikasi tersebut. Namun, setiap lowongan memiliki persyaratan berbeda, sehingga pelamar perlu memeriksa pendidikan minimum, keterampilan, dan pengalaman yang diminta.

Apakah job perikanan selalu dilakukan di laut?

Tidak. Pekerja perikanan juga dapat bekerja di tambak, fasilitas budidaya, pabrik pengolahan ikan, gudang pendingin, dan pusat distribusi.

Apakah pekerjaan perikanan di luar negeri membutuhkan sertifikat?

Tidak semua posisi membutuhkan sertifikat yang sama. Beberapa pekerjaan mungkin hanya mensyaratkan pelatihan dasar, sedangkan posisi tertentu—terutama yang berkaitan dengan pengoperasian kapal atau tugas teknis khusus—dapat mewajibkan sertifikat sesuai peraturan yang berlaku.

Bagaimana cara mencari lowongan job perikanan yang aman?

Cari informasi melalui pemberi kerja yang dapat diverifikasi dan jalur penempatan resmi. Setelah itu, periksa kontrak, izin kerja, rincian upah, serta perlindungan keselamatan sebelum menyetujui tawaran.

Job perikanan mencakup beragam pekerjaan, mulai dari awak kapal penangkap ikan hingga pekerja budidaya, pengolahan, pengemasan, pengendalian kualitas, dan penyimpanan hasil laut. Setiap posisi memiliki tugas serta lingkungan kerja yang berbeda.

Untuk mempersiapkan karier di bidang ini, calon pekerja perlu memahami persyaratan, mengembangkan keterampilan yang relevan, dan menjaga disiplin serta keselamatan kerja. Selain itu, mereka harus memeriksa legalitas pemberi kerja dan ketentuan kontrak sebelum menerima tawaran, terutama jika ingin bekerja di luar negeri. Dengan persiapan yang tepat, pengalaman kerja, dan peningkatan kompetensi secara berkelanjutan, pekerja dapat membangun karier di berbagai bagian industri perikanan.

Iman Ps
Konsultasi Gratis Balas cepat via WhatsApp