Visa Turis China untuk WNI Syarat, Biaya dan Cara Mengajukan

Yuni

Visa Turis China untuk WNI Syarat, Biaya dan Cara Mengajukan
Direktur Utama Jangkar Groups

Visa Turis China untuk WNI Syarat, Biaya, Prosedur dan Cara Mengajukan China menjadi salah satu tujuan wisata yang banyak di pilih oleh wisatawan Indonesia. Kota seperti Beijing, Shanghai, Guangzhou, Shenzhen, Xi’an, Chengdu, hingga Zhangjiajie menawarkan berbagai destinasi wisata, budaya, sejarah, dan kuliner yang menarik.

Bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang ingin berkunjung ke China untuk tujuan wisata, salah satu hal penting yang perlu di persiapkan adalah dokumen perjalanan dan visa yang sesuai. Untuk perjalanan wisata, kategori visa yang di gunakan adalah Visa L atau Tourist Visa China.

Proses pengajuan visa China untuk WNI saat ini melibatkan pengisian formulir secara online, pengunggahan dokumen, pemeriksaan awal secara online, kemudian penyerahan paspor dan dokumen yang di perlukan di Chinese Visa Application Service Center sesuai lokasi pengajuan. Pusat layanan juga menyarankan pemohon mengajukan aplikasi setidaknya 30 hari sebelum tanggal perjalanan.

Namun, persyaratan visa dapat berbeda berdasarkan kondisi pemohon, riwayat perjalanan, jenis paspor, tujuan perjalanan, serta dokumen yang di minta oleh petugas konsuler.

Apa Itu Visa Turis China untuk WNI?

Visa turis China untuk WNI adalah visa yang di gunakan oleh warga negara Indonesia untuk melakukan perjalanan ke China dengan tujuan wisata.

Untuk tujuan pariwisata, kategori yang di gunakan adalah Visa L. Pemohon harus dapat menunjukkan bahwa perjalanan memang sesuai dengan tujuan visa yang di ajukan.

Dokumen pendukung yang berkaitan dengan perjalanan wisata dapat berupa itinerary, reservasi penerbangan pulang-pergi, reservasi hotel, atau invitation letter dari pihak yang relevan di China.

Visa yang di terbitkan juga tidak selalu memiliki jumlah entry dan masa berlaku yang sama untuk setiap pemohon. Keputusan mengenai penerbitan visa, masa berlaku, jumlah entry, dan lama tinggal berada pada kewenangan petugas konsuler berdasarkan kondisi pemohon.

Baca Juga : Syarat Visa Turis China untuk WNI Dokumen yang Harus Disiapkan

Syarat Visa Turis China untuk WNI

Sebelum mengajukan visa, pemohon perlu menyiapkan dokumen sesuai kategori L.

Persyaratan dasar yang tercantum pada Chinese Visa Application Service Center Jakarta antara lain:

  1. Paspor asli.
  2. Paspor masih memiliki masa berlaku sekurang-kurangnya 6 bulan sejak tanggal pengajuan.
  3. Paspor memiliki setidaknya satu halaman visa yang kosong.
  4. Formulir pengajuan visa online.
  5. Foto paspor terbaru.
  6. Dokumen pendukung perjalanan wisata.
  7. Itinerary perjalanan.
  8. Reservasi penerbangan dan hotel atau invitation letter sesuai kondisi perjalanan.

Untuk pemohon tertentu, terutama yang memiliki kondisi khusus atau riwayat kewarganegaraan sebelumnya, dapat terdapat dokumen tambahan. Petugas konsuler juga dapat meminta dokumen pendukung lain apabila di anggap di perlukan.

Pemohon sebaiknya tidak hanya menyiapkan paspor dan tiket. Dokumen pendukung harus menunjukkan bahwa rencana perjalanan yang di sampaikan konsisten dengan tujuan pengajuan visa.

Baca Juga : Jasa Visa Turis China Prosedur dan Persyaratan untuk Pelancong

Dokumen Paspor untuk Visa China

Paspor merupakan salah satu dokumen utama dalam pengajuan visa.

Untuk pengajuan Visa L di Jakarta, pemohon di wajibkan menyerahkan paspor asli dengan masa berlaku sekurang-kurangnya enam bulan sejak tanggal pengajuan serta memiliki halaman visa kosong.

Pemohon yang paspornya di terbitkan dalam lima tahun terakhir juga dapat di minta membawa paspor sebelumnya apabila masih relevan dengan riwayat perjalanan atau permohonan visa.

Karena itu, jangan langsung mengabaikan paspor lama apabila masih menyimpannya.

Foto untuk Pengajuan Visa Turis China

Selain paspor, pemohon perlu mengunggah foto terbaru dalam proses pengajuan online.

Foto yang di minta harus memenuhi ketentuan foto visa, termasuk menggunakan foto berwarna dengan latar belakang putih dan wajah terlihat jelas. Pemohon juga di minta membawa satu foto fisik yang sama dengan foto yang di unggah apabila di perlukan oleh pusat layanan.

Kesalahan foto dapat menyebabkan pemohon di minta memperbaiki atau mengunggah kembali dokumen.

Karena itu, sebaiknya gunakan foto yang benar-benar sesuai dengan ketentuan visa China dan bukan foto sembarangan yang di gunakan untuk kebutuhan lain.

Baca Juga : Visa China L untuk Turis Syarat dan Cara Mengajukannya

Foto untuk Pengajuan Visa Turis China

Itinerary untuk Visa Turis China

Itinerary merupakan salah satu dokumen penting dalam pengajuan Visa L.

Maka, Itinerary menjelaskan rencana perjalanan selama berada di China, termasuk kota yang akan di kunjungi dan perkiraan tanggal perjalanan.

Contohnya:

Hari 1: Tiba di Beijing
Hari 2: Tiananmen Square dan Forbidden City
Hari 3: Great Wall of China
Hari 4: Perjalanan ke Shanghai
Hari 5: Shanghai Disneyland atau destinasi wisata lainnya
Hari 6: The Bund dan Nanjing Road
Hari 7: Kepulangan ke Indonesia

Itinerary tidak harus di buat secara berlebihan. Yang paling penting adalah informasi perjalanan masuk akal, konsisten dengan reservasi penerbangan dan akomodasi, serta sesuai dengan tujuan wisata.

Reservasi Hotel dan Tiket Pesawat

Untuk Visa L, pemohon dapat di minta menunjukkan dokumen perjalanan seperti reservasi penerbangan pulang-pergi dan reservasi hotel. Alternatifnya, dokumen perjalanan dapat berupa invitation letter dari organisasi atau individu yang relevan di China.

Karena persyaratan dapat berbeda berdasarkan kondisi pemohon, jangan membuat dokumen perjalanan yang tidak sesuai dengan rencana sebenarnya.

Informasi pada tiket, hotel, dan itinerary sebaiknya saling konsisten.

Misalnya, apabila itinerary menunjukkan pemohon berada di Beijing selama tiga hari kemudian Shanghai selama empat hari, reservasi akomodasi sebaiknya tidak menunjukkan pola perjalanan yang bertentangan.

Baca Juga : Biaya Visa Turis China untuk WNI dan Biaya Tambahan

Invitation Letter untuk Visa Turis China

Invitation letter dapat menjadi salah satu bentuk dokumen pendukung perjalanan untuk Visa L.

Dokumen ini dapat berasal dari individu atau organisasi yang mengundang pemohon di China.

Berdasarkan ketentuan pusat visa Jakarta, invitation letter harus mencantumkan informasi pemohon seperti nama lengkap, jenis kelamin, tanggal lahir, dan informasi perjalanan seperti tanggal kedatangan dan keberangkatan serta tempat yang akan di kunjungi.

Informasi pihak yang mengundang juga perlu di cantumkan, termasuk nama, alamat, nomor telepon, serta tanda tangan atau stempel organisasi jika berlaku.

Jika invitation letter berasal dari individu di China, pemohon juga dapat di minta menyertakan salinan identitas pihak yang mengundang.

Namun, invitation letter tidak berarti otomatis membuat visa di setujui. Petugas konsuler tetap dapat meminta dokumen tambahan dan menentukan keputusan berdasarkan kondisi pemohon.

Bukti Keuangan untuk Visa Turis China

Bukti keuangan merupakan salah satu hal yang sebaiknya di persiapkan dengan baik ketika mengajukan visa wisata.

Maka, Bukti keuangan di gunakan untuk menunjukkan bahwa pemohon memiliki kemampuan untuk membiayai perjalanan sesuai rencana.

Dokumen yang dapat di persiapkan, apabila di minta atau relevan, antara lain:

  • Rekening koran.
  • Mutasi rekening.
  • Surat referensi bank.
  • Bukti penghasilan.
  • Slip gaji.
  • Surat keterangan bekerja.
  • Dokumen usaha bagi pengusaha.
  • Bukti sumber dana perjalanan.

Tidak ada satu nominal saldo yang dapat di anggap sebagai jaminan pasti visa di setujui. Kondisi keuangan sebaiknya di sesuaikan dengan lama perjalanan, jumlah orang yang bepergian, akomodasi, tiket, dan kebutuhan selama berada di China.

Baca Juga : Cara Membuat Visa Turis China Panduan Pengajuan

Biaya Visa Turis China untuk WNI

Biaya visa merupakan salah satu komponen yang perlu di siapkan sebelum mengajukan permohonan.

Berdasarkan pemberitahuan Kedutaan Besar China dan Konsulat Jenderal China di Indonesia, kebijakan pengurangan biaya visa untuk WNI di perpanjang sampai 31 Desember 2026.

Tarif visa untuk warga negara Indonesia yang tercantum dalam pemberitahuan tersebut adalah:

  • Single entry: Rp400.000
  • Double entry: Rp600.000
  • Multiple entry 6 bulan: Rp800.000
  • Multiple entry 12 bulan atau lebih: Rp1.200.000

Biaya tersebut merupakan visa fee. Pusat aplikasi visa dapat mengenakan biaya layanan tambahan, sehingga total pengeluaran pemohon dapat lebih besar daripada visa fee saja.

Biaya juga dapat berubah apabila terdapat kebijakan baru setelah periode tersebut.

Prosedur Pengajuan Visa Turis China

Prosedur pengajuan visa China untuk pemohon di Jakarta saat ini di lakukan melalui tahapan online dan offline.

1. Membuat Akun

Pemohon membuat akun pada sistem pengajuan online sesuai lokasi pusat visa.

Pastikan memilih lokasi pengajuan yang benar sebelum mengisi formulir.

2. Mengisi Formulir Online

Pemohon mengisi formulir aplikasi visa secara online.

Semua informasi harus di isi sesuai keadaan sebenarnya, termasuk data pribadi, paspor, pekerjaan, perjalanan, dan informasi lainnya.

3. Mengunggah Dokumen

Setelah formulir selesai, pemohon mengunggah paspor, foto, serta dokumen pendukung yang di perlukan.

4. Mengirim Aplikasi untuk Pemeriksaan Awal

Setelah seluruh informasi di periksa, aplikasi di kirim untuk pemeriksaan awal secara online.

Petugas dapat meminta pemohon memperbaiki informasi atau mengunggah dokumen tambahan.

5. Mendapatkan Persetujuan Online

Apabila pemeriksaan online selesai, pemohon akan mendapatkan pemberitahuan dan Visa Application Certificate.

Persetujuan online ini belum berarti visa sudah di setujui secara final. Pemohon masih harus menyerahkan paspor dan dokumen yang di perlukan di Visa Center.

6. Menyerahkan Paspor di Visa Center

Setelah mendapatkan persetujuan online, pemohon datang ke pusat aplikasi untuk menyerahkan paspor dan dokumen yang di minta.

Untuk tahap ini, janji temu tidak di perlukan setelah pemohon mendapatkan Visa Application Certificate, sesuai prosedur pusat layanan Jakarta.

7. Melakukan Pembayaran

Pembayaran biaya visa dan biaya layanan di lakukan di Visa Center.

Pusat layanan Jakarta menyebutkan pembayaran dapat di lakukan menggunakan uang tunai, kartu, atau kode QR.

8. Menunggu Proses

Setelah dokumen dan paspor di terima, permohonan di proses sesuai ketentuan.

Petugas konsuler dapat meminta dokumen tambahan atau wawancara jika di anggap perlu.

9. Mengambil Paspor

Untuk layanan di Jakarta, prosedur yang di publikasikan menyebutkan layanan normal pada hari kerja keempat dan layanan kilat pada hari kerja ketiga, dengan catatan tanggal pada pick-up form merupakan estimasi.

Baca Juga : Rekening Bank untuk Visa Turis China yang Perlu Disiapkan

Apakah WNI Bisa Masuk China Tanpa Visa?

Ada kondisi tertentu ketika WNI dapat masuk China tanpa mengajukan visa biasa, tetapi hal ini tidak berarti semua perjalanan wisata ke China bebas visa.

Sejak 12 Juni 2025, Indonesia termasuk dalam negara yang dapat menggunakan kebijakan bebas visa transit 240 jam dengan syarat tertentu. Maka, Fasilitas tersebut berlaku untuk transit menuju negara atau wilayah ketiga dengan dokumen perjalanan dan tiket lanjutan yang memenuhi ketentuan.

Selama masa transit tersebut, kegiatan wisata dapat di lakukan. Namun, kebijakan ini berbeda dengan visa turis biasa dan tidak dapat di gunakan untuk semua pola perjalanan.

Karena itu, apabila tujuan perjalanan adalah wisata dengan rencana yang tidak memenuhi persyaratan transit, pemohon tetap perlu mengajukan Visa L.

Berapa Lama Sebaiknya Mengurus Visa China?

Pemohon sebaiknya tidak mengurus visa terlalu dekat dengan tanggal keberangkatan.

Pusat Visa China Jakarta menyarankan pemohon mengajukan aplikasi online setidaknya 30 hari sebelum tanggal perjalanan.

Waktu tersebut penting untuk memberikan kesempatan apabila:

  • Dokumen perlu di perbaiki.
  • Foto harus di unggah ulang.
  • Petugas meminta dokumen tambahan.
  • Aplikasi memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
  • Terdapat kendala pada proses pengajuan.

Untuk perjalanan wisata yang sudah memiliki tanggal keberangkatan, semakin awal persiapan di lakukan akan semakin baik.

Baca Juga : Itinerary Visa Turis China Contoh Rencana Perjalanan

Penyebab Visa Turis China Bisa Ditolak

Pengajuan visa tidak selalu berakhir dengan persetujuan. Maka, Petugas konsuler dapat menentukan apakah visa di terbitkan berdasarkan kondisi dan dokumen pemohon.

Beberapa hal yang dapat menjadi masalah antara lain:

  1. Data formulir tidak konsisten.
  2. Dokumen perjalanan tidak sesuai.
  3. Itinerary kurang jelas.
  4. Informasi hotel dan tiket tidak konsisten.
  5. Dokumen pendukung kurang.
  6. Riwayat perjalanan membutuhkan penjelasan tambahan.
  7. Informasi pekerjaan atau keuangan kurang meyakinkan.
  8. Tujuan perjalanan tidak jelas.
  9. Pemohon tidak memberikan dokumen tambahan yang di minta.
  10. Terdapat pertimbangan konsuler lainnya.

Tidak semua penolakan memiliki penyebab yang sama. Karena itu, apabila permohonan tidak berhasil, pemohon sebaiknya mengevaluasi kembali dokumen dan kondisi pengajuan sebelum mengajukan kembali.

Baca Juga : Invitation Letter Visa China Kapan Dibutuhkan dan Cara Membuatnya

Jasa Visa Turis China untuk WNI

Bagi pemohon yang belum terbiasa dengan proses visa China, penggunaan jasa pengurusan visa dapat menjadi salah satu pilihan.

Jasa visa dapat membantu dalam hal:

  • Pemeriksaan kelengkapan dokumen.
  • Pengisian formulir.
  • Pemeriksaan foto.
  • Penyusunan itinerary.
  • Pemeriksaan dokumen pendukung.
  • Persiapan pengajuan online.
  • Pendampingan proses penyerahan dokumen.
  • Pemantauan status aplikasi.

Namun, penggunaan jasa tidak menjamin visa pasti di setujui karena keputusan penerbitan visa tetap berada pada otoritas konsuler.

Baca Juga : Visa Turis China dengan Sponsor Syarat dan Bukti Keuangan

Tips Agar Pengajuan Visa Turis China Lebih Terarah

Sebelum mengajukan Visa L, ada beberapa hal yang sebaiknya di perhatikan.

Pertama, pastikan paspor memenuhi masa berlaku dan memiliki halaman kosong yang di perlukan.

Kedua, isi formulir secara konsisten. Maka, Data pada formulir harus sesuai dengan paspor dan dokumen pendukung.

Ketiga, buat itinerary yang realistis. Maka, Jangan mencantumkan terlalu banyak kota dalam waktu yang sangat singkat jika tidak sesuai dengan rencana sebenarnya.

Keempat, pastikan data penerbangan, hotel, dan itinerary tidak saling bertentangan.

Kelima, siapkan bukti keuangan yang dapat menjelaskan kemampuan membiayai perjalanan.

Keenam, jangan memberikan informasi palsu atau membuat dokumen perjalanan yang tidak sesuai keadaan sebenarnya.

Ketujuh, siapkan dokumen tambahan apabila di minta oleh petugas.

Terakhir, ajukan visa jauh sebelum keberangkatan. Maka, Pusat Visa China Jakarta menyarankan pengajuan online setidaknya 30 hari sebelum tanggal perjalanan.

Baca Juga : Visa Turis China Ditolak Penyebab dan Cara Mengajukan Kembali

Visa Turis China untuk WNI pada dasarnya menggunakan kategori Visa L untuk perjalanan wisata. Persiapan utamanya mencakup paspor, formulir online, foto, serta dokumen perjalanan seperti itinerary, reservasi penerbangan dan hotel, atau invitation letter sesuai kondisi perjalanan.

Proses pengajuan di Jakarta saat ini di mulai secara online melalui sistem Chinese Visa Application Service Center, kemudian setelah pemeriksaan awal dan persetujuan online, pemohon menyerahkan paspor serta dokumen yang di perlukan di Visa Center.

Untuk WNI, kebijakan pengurangan biaya visa berlaku hingga 31 Desember 2026, dengan tarif mulai Rp400.000 untuk single entry, belum termasuk kemungkinan biaya layanan Visa Center.

Karena kebijakan visa dapat berubah, pemohon sebaiknya selalu memeriksa persyaratan terbaru sebelum mengajukan. Maka, Persiapan dokumen yang lengkap, itinerary yang jelas, bukti keuangan yang wajar, dan informasi yang konsisten dapat membantu membuat proses pengajuan Visa Turis China lebih terarah.

Konsultasikan Visa Turis Anda sekarang.

Avatar photo
Yuni