Mengajukan visa Amerika Serikat membutuhkan persiapan yang matang. Banyak pemohon sudah menyiapkan formulir, dokumen, biaya, serta jadwal wawancara, tetapi hasil akhirnya tetap dapat berupa penolakan. Kondisi tersebut tentu menimbulkan banyak pertanyaan, terutama mengenai mengapa visa Amerika di tolak dan apa arti kode penolakan yang tercantum pada surat dari petugas konsuler.
Pada dasarnya, penolakan visa tidak selalu memiliki arti yang sama. U.S. Department of State menjelaskan bahwa petugas konsuler dapat menolak permohonan ketika pemohon belum menunjukkan kelayakan visa, belum memberikan informasi yang di perlukan, atau masuk dalam salah satu kategori ketidaklayakan menurut hukum imigrasi Amerika Serikat.
Karena itu, pemohon sebaiknya tidak langsung menganggap bahwa penolakan berarti tidak boleh masuk Amerika Serikat selamanya. Sebaliknya, pahami terlebih dahulu dasar hukum yang tercantum dalam pemberitahuan penolakan.
Baca juga : Visa Amerika Serikat (USA) Jenis, Syarat, dan Cara Mengurus
Apa Arti Visa Amerika Ditolak?
Visa Amerika di tolak berarti petugas konsuler belum dapat memberikan visa kepada pemohon berdasarkan hasil pemeriksaan aplikasi dan, jika berlaku, hasil wawancara. Hukum Amerika Serikat menyediakan berbagai dasar yang dapat menyebabkan penolakan.
Setelah proses pemeriksaan, petugas konsuler biasanya memberikan informasi mengenai dasar hukum yang berkaitan dengan keputusan tersebut. Dengan demikian, pemohon perlu memperhatikan surat penolakan atau instruksi yang petugas berikan setelah wawancara.
Selain itu, istilah “refused” pada sistem visa Amerika tidak selalu berarti perkara sudah berakhir secara permanen. Contohnya, kasus dengan dasar INA Section 221(g) dapat memerlukan dokumen tambahan atau administrative processing. Dalam kondisi tertentu, petugas dapat meninjau kembali kasus setelah informasi tambahan tersedia.
Baca juga : Syarat Visa Amerika Serikat untuk Warga Negara Indonesia
Penyebab Visa Amerika Di tolak
Ada beberapa alasan yang dapat membuat permohonan visa Amerika tidak memperoleh persetujuan. Namun, penyebab setiap pemohon dapat berbeda karena petugas menilai aplikasi berdasarkan keadaan dan informasi masing-masing.
1. Tidak Memenuhi Syarat Visa yang Di pilih
Setiap kategori visa mempunyai tujuan dan persyaratan tertentu. Karena itu, pemohon harus memastikan bahwa tujuan perjalanan sesuai dengan kategori visa yang di ajukan.
Sebagai contoh, visa B1/B2 memiliki fungsi untuk kegiatan bisnis tertentu dan kunjungan wisata atau keperluan sementara. Jika tujuan perjalanan tidak sesuai dengan kategori yang di pilih, kondisi tersebut dapat menimbulkan masalah dalam proses pemeriksaan.
Karena itu, sebelum mengisi formulir, pahami terlebih dahulu tujuan perjalanan dan kategori visa yang sesuai.
Baca juga : Cara Membuat Visa Amerika dari Indonesia Step-by-Step
2. Tidak Mampu Menunjukkan Ikatan yang Kuat dengan Negara Asal
Untuk sejumlah visa nonimigran, khususnya kategori seperti B1/B2, hukum Amerika Serikat menerapkan anggapan bahwa pemohon memiliki niat imigrasi sampai pemohon mampu menunjukkan kelayakan sebagai nonimigran.
Dalam konteks INA Section 214(b), pemohon harus menunjukkan bahwa dirinya memenuhi kategori visa dan mampu meyakinkan petugas mengenai rencana tinggal sementara. U.S. Department of State memberikan contoh ikatan dengan negara asal seperti pekerjaan, rumah, serta hubungan keluarga dan sosial.
Namun, pemohon tidak perlu menganggap bahwa satu dokumen tertentu otomatis menjamin visa. Petugas melihat keseluruhan keadaan pemohon dan tujuan perjalanan.
Baca juga : Visa Amerika B1/B2 Syarat, Fungsi, Biaya, dan Proses Pengajuan
3. Tujuan Perjalanan Kurang Jelas
Tujuan perjalanan menjadi salah satu bagian penting dalam proses visa. Karena itu, pemohon perlu memahami rencana perjalanannya sendiri.
Misalnya, pemohon menyampaikan bahwa tujuan utama perjalanan adalah wisata, tetapi kemudian memberikan keterangan yang tidak selaras dengan rencana tersebut. Ketidaksesuaian seperti ini dapat menimbulkan pertanyaan tambahan.
Oleh sebab itu, pastikan informasi dalam DS-160, dokumen pendukung, serta jawaban wawancara memiliki informasi yang konsisten dan sesuai keadaan sebenarnya.
Baca juga : Visa Turis Amerika untuk WNI Syarat dan Cara Pengajuan
4. Informasi dalam Aplikasi Tidak Lengkap
Formulir visa membutuhkan informasi yang lengkap dan akurat. Kesalahan data, jawaban yang tidak lengkap, atau dokumen yang kurang dapat menghambat pemeriksaan.
U.S. Department of State menjelaskan bahwa INA Section 221(g) dapat berkaitan dengan aplikasi atau dokumen pendukung yang belum lengkap. Jika petugas membutuhkan dokumen tambahan, pemohon akan memperoleh instruksi mengenai informasi yang perlu di berikan.
Karena itu, jangan menganggap pemeriksaan dokumen hanya sebagai formalitas.
5. Informasi Tidak Konsisten
Konsistensi menjadi bagian penting dalam aplikasi visa. Informasi mengenai pekerjaan, penghasilan, tujuan perjalanan, keluarga, riwayat perjalanan, maupun rencana selama berada di Amerika sebaiknya sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Misalnya, pemohon mencantumkan pekerjaan tertentu dalam formulir, tetapi memberikan keterangan berbeda ketika wawancara. Perbedaan tersebut dapat menimbulkan pertanyaan mengenai keakuratan informasi.
Karena itu, periksa kembali seluruh informasi sebelum mengirim formulir.
Baca juga : Visa Bisnis Amerika Serikat Syarat dan Prosedur Pengajuan
6. Tidak Mampu Menjelaskan Rencana Perjalanan
Wawancara visa biasanya berlangsung singkat. Oleh karena itu, pemohon perlu mampu menjelaskan tujuan perjalanan secara jelas dan ringkas.
Pertanyaan dapat berkaitan dengan alasan perjalanan, pekerjaan, keluarga, rencana kunjungan, sumber biaya, atau aktivitas selama berada di Amerika Serikat.
Jawaban sebaiknya sesuai keadaan sebenarnya. Pemohon tidak perlu menghafalkan jawaban seperti membaca naskah karena petugas ingin memperoleh gambaran mengenai tujuan dan kondisi pemohon.
7. Riwayat Imigrasi atau Pelanggaran Sebelumnya
Riwayat perjalanan dan kepatuhan terhadap aturan imigrasi juga dapat menjadi bagian dari pemeriksaan.
U.S. Department of State mencantumkan beberapa kondisi yang dapat menyebabkan ketidaklayakan visa, termasuk pelanggaran tertentu, aktivitas kriminal, pelanggaran narkoba, fraud atau misrepresentation, serta riwayat tinggal melewati masa yang telah mendapat izin.
Namun, setiap dasar ketidaklayakan memiliki aturan yang berbeda. Karena itu, pemohon perlu melihat dasar hukum yang tercantum dalam pemberitahuan penolakan.
Baca juga : Visa Pelajar Amerika Serikat F-1 Syarat dan Cara Mengurus
Arti Penolakan Visa Amerika 214(b)
INA Section 214(b) merupakan salah satu dasar penolakan yang sering menjadi perhatian pemohon visa nonimigran.
Menurut U.S. Department of State, penolakan berdasarkan 214(b) berarti pemohon belum cukup menunjukkan bahwa dirinya memenuhi kategori visa nonimigran atau belum berhasil mengatasi anggapan mengenai niat imigrasi.
Dalam kasus visa kunjungan, pemohon biasanya perlu menunjukkan keadaan yang mendukung rencana perjalanan sementara. Ikatan tersebut dapat berupa pekerjaan, rumah, keluarga, atau hubungan sosial di negara asal.
Penolakan 214(b) bukan berarti seseorang terkena larangan permanen untuk mengajukan visa. Pemohon dapat mengajukan kembali pada masa mendatang. Namun, Departemen Luar Negeri menyarankan adanya perubahan keadaan yang signifikan atau informasi baru yang relevan ketika pemohon mengajukan kembali.
Baca juga : Visa Kerja Amerika Serikat Jenis, Syarat, dan Prosedur
Arti Penolakan Visa Amerika 221(g)
Berbeda dengan 214(b), INA Section 221(g) berkaitan dengan kondisi ketika petugas belum memiliki seluruh informasi yang di perlukan untuk menentukan kelayakan pemohon.
Ada dua kondisi yang umum muncul.
Pertama, petugas membutuhkan dokumen atau informasi tambahan. Dalam kondisi tersebut, pemohon akan memperoleh instruksi mengenai dokumen yang perlu di berikan.
Kedua, kasus membutuhkan administrative processing. Artinya, proses pemeriksaan tambahan masih perlu berjalan sebelum petugas dapat mengambil keputusan akhir mengenai kelayakan visa.
Karena itu, status “refused” pada kasus 221(g) tidak selalu memiliki arti yang sama dengan penolakan akhir tanpa proses tambahan. Setelah administrative processing selesai, petugas dapat menentukan bahwa pemohon memenuhi syarat atau tetap tidak memenuhi syarat.
Baca juga : Biaya Visa Amerika Serikat Tarif dan Pembayarannya
Apakah Visa Amerika Di tolak Bisa Mengajukan Lagi?
Pada prinsipnya, pemohon dapat mengajukan kembali setelah penolakan. Namun, langkah selanjutnya perlu mengikuti dasar penolakan.
Untuk kasus 214(b), pemohon sebaiknya tidak sekadar mengulang aplikasi lama dengan informasi yang sama. Perubahan keadaan, informasi baru, atau bukti yang lebih relevan dapat menjadi bagian penting dalam aplikasi berikutnya.
Sementara itu, kasus 221(g) dapat memiliki instruksi khusus. Jika petugas meminta dokumen tambahan, pemohon perlu mengikuti instruksi tersebut dan memberikan informasi yang relevan.
Perlu di perhatikan juga bahwa biaya aplikasi visa pada umumnya tidak dapat kembali kepada pemohon apabila permohonan mengalami penolakan.
Baca juga : Wawancara Visa Amerika Pertanyaan, Jawaban, dan Tipsnya
Apa yang Harus Di lakukan Setelah Visa Amerika Di tolak?
Setelah menerima penolakan, jangan langsung mengajukan formulir baru tanpa memahami penyebabnya.
- baca surat atau pemberitahuan dari petugas konsuler. Cari bagian yang menjelaskan dasar hukum penolakan.
- tentukan apakah kasus berkaitan dengan 214(b), 221(g), atau dasar ketidaklayakan lainnya.
- evaluasi kembali informasi dalam DS-160 dan jawaban saat wawancara.
- identifikasi informasi yang mungkin menimbulkan pertanyaan atau belum cukup mendukung tujuan perjalanan.
- jika ingin mengajukan kembali, siapkan informasi yang akurat dan relevan dengan kondisi terbaru.
Selain itu, hindari memberikan informasi palsu. U.S. Department of State menyatakan bahwa tindakan misrepresentation atau fraud untuk memperoleh visa dapat menimbulkan konsekuensi serius, termasuk ketidaklayakan visa.
Cara Mengurangi Risiko Penolakan Visa Amerika
Tidak ada cara yang dapat menjamin persetujuan visa karena keputusan berada pada proses pemeriksaan konsuler. Namun, pemohon dapat memperbaiki kualitas persiapannya.
Beberapa langkah yang dapat di lakukan antara lain:
- Tentukan kategori visa sesuai tujuan perjalanan.
- Isi DS-160 secara lengkap dan akurat.
- Periksa kembali seluruh data sebelum mengirim formulir.
- Siapkan dokumen yang relevan dengan keadaan pribadi.
- Pahami tujuan perjalanan secara jelas.
- Pastikan jawaban wawancara konsisten dengan informasi dalam aplikasi.
- Jelaskan kondisi pekerjaan, keluarga, dan rencana perjalanan secara jujur.
- Jangan membuat dokumen atau informasi palsu.
- Pahami dasar penolakan jika pernah mengalami refusal.
- Jika mengajukan kembali, evaluasi perubahan keadaan dan informasi baru yang relevan.
U.S. Embassy Jakarta juga menjelaskan bahwa petugas konsuler mengambil keputusan setelah meninjau aplikasi formal dan melakukan wawancara, serta tidak ada jaminan bahwa setiap pemohon akan memperoleh visa.
Visa Amerika ditolak
Visa Amerika di tolak tidak selalu mempunyai satu arti. Pemohon perlu melihat dasar hukum yang tercantum dalam pemberitahuan penolakan. Secara khusus, 214(b) berkaitan dengan kelayakan visa nonimigran dan kemampuan pemohon mengatasi anggapan mengenai immigrant intent. Sementara itu, 221(g) dapat berkaitan dengan dokumen atau informasi tambahan maupun administrative processing.
Oleh karena itu, langkah setelah penolakan sebaiknya mengikuti alasan yang muncul pada kasus masing-masing. Evaluasi kembali formulir, dokumen, tujuan perjalanan, kondisi pribadi, serta jawaban saat wawancara. Dengan begitu, pemohon dapat memahami bagian yang perlu di perbaiki sebelum mengambil langkah berikutnya.
Jika Anda baru mengalami penolakan Visa Amerika dan ingin memahami penyebab penolakan, arti 214(b) atau 221(g), serta persiapan pengajuan berikutnya, konsultasikan kondisi Anda terlebih dahulu agar dapat memperoleh arahan sesuai situasi dokumen dan tujuan perjalanan Anda.
Konsultasikan Pengurusan Visa Amerika Anda Sekarang