Sertifikat Keterampilan Welder: Jenis, Uji Kompetensi, dan Persyaratan Kerja

Iman Ps

Sertifikat Keterampilan Welder Industri
Direktur Utama Jangkar Groups

Sertifikat keterampilan welder menjadi salah satu dokumen penting bagi pekerja yang ingin menekuni profesi juru las, baik di Indonesia maupun di luar negeri. Dokumen ini dapat membantu menunjukkan keterampilan pengelasan yang telah dipelajari atau kompetensi yang telah dinilai sesuai standar tertentu. Oleh karena itu, calon welder perlu memahami jenis sertifikat, proses uji kompetensi, dan persyaratan kerja sebelum melamar pekerjaan.

Profesi welder atau juru las dibutuhkan dalam berbagai sektor, seperti konstruksi, manufaktur, perkapalan, fabrikasi logam, minyak dan gas, serta pemeliharaan industri. Namun, setiap sektor dapat menetapkan standar pengelasan dan kualifikasi yang berbeda.

DAFTAR ISI

Bagi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI), persiapan sertifikat welder perlu disesuaikan dengan negara tujuan dan persyaratan perusahaan. Sertifikat yang berlaku untuk satu proses pengelasan belum tentu memenuhi persyaratan proses lainnya. Karena itu, calon pekerja harus memeriksa kebutuhan pekerjaan secara teliti sebelum mengikuti pelatihan atau uji kompetensi.

Apa Itu Sertifikat Keterampilan Welder?

Sertifikat keterampilan welder adalah dokumen yang menunjukkan bahwa seseorang telah mengikuti pelatihan pengelasan atau memperoleh pengakuan atas keterampilan pengelasan tertentu. Jenis dan nilai pengakuannya bergantung pada lembaga penerbit, standar yang digunakan, metode pengujian, serta ruang lingkup sertifikat.

Dalam praktiknya, terdapat perbedaan antara sertifikat pelatihan pengelasan dan sertifikat kualifikasi atau kompetensi welder. Sertifikat pelatihan umumnya membuktikan bahwa peserta telah menyelesaikan program pembelajaran. Sementara itu, sertifikat kualifikasi welder dapat menunjukkan bahwa juru las telah lulus pengujian berdasarkan standar tertentu untuk ruang lingkup pengelasan yang ditetapkan.

Dengan demikian, calon pekerja tidak boleh menganggap semua sertifikat welder memiliki fungsi yang sama. Periksa apakah dokumen tersebut membuktikan keikutsertaan pelatihan, kompetensi berdasarkan skema tertentu, atau kualifikasi pengelasan sesuai standar industri.

Mengapa Sertifikat Welder Penting

Mengapa Sertifikat Welder Penting?

Sertifikat welder dapat membantu pekerja dalam beberapa hal berikut:

  • Menunjukkan keterampilan pengelasan yang telah dipelajari atau diuji.
  • Mendukung persyaratan administrasi dalam proses rekrutmen.
  • Membantu perusahaan menilai kesesuaian keterampilan calon pekerja.
  • Mendokumentasikan kualifikasi untuk proses pengelasan tertentu.
  • Mendukung persiapan karier di bidang fabrikasi, konstruksi, dan industri.

Meskipun demikian, sertifikat tidak otomatis menjamin seseorang diterima bekerja. Perusahaan dapat tetap meminta tes praktik, pemeriksaan hasil las, pengalaman kerja, atau sertifikasi tambahan sesuai kebutuhan proyek.

Jenis Sertifikat Keterampilan Welder

Jenis sertifikat pengelasan bergantung pada kompetensi yang dinilai dan standar yang digunakan. Sebelum memilih sertifikat, calon welder perlu memahami proses pengelasan yang umum digunakan dalam industri.

1. Sertifikat Welder SMAW

SMAW merupakan singkatan dari Shielded Metal Arc Welding. Proses ini menggunakan elektroda terbungkus untuk menghasilkan busur listrik dan menyatukan material logam.

Pengelasan SMAW banyak digunakan dalam pekerjaan konstruksi, fabrikasi, perbaikan, dan pemeliharaan. Karena itu, keterampilan ini dapat menjadi salah satu dasar pembelajaran bagi calon juru las.

Dalam mengikuti pelatihan atau pengujian SMAW, peserta dapat mempelajari:

  • Persiapan material dan sambungan.
  • Pemilihan elektroda sesuai prosedur.
  • Pengaturan peralatan pengelasan.
  • Teknik pengelasan pada posisi tertentu.
  • Pemeriksaan hasil las.
  • Penerapan keselamatan kerja.

Namun, penguasaan SMAW tidak otomatis membuktikan kemampuan menggunakan semua proses pengelasan. Perusahaan dapat meminta kualifikasi terpisah sesuai pekerjaan.

2. Sertifikat Welder GTAW atau TIG

GTAW (Gas Tungsten Arc Welding), yang juga dikenal sebagai TIG (Tungsten Inert Gas), menggunakan elektroda tungsten dan gas pelindung untuk menghasilkan sambungan las.

Proses ini sering digunakan ketika pekerjaan membutuhkan kontrol yang baik terhadap kolam las dan hasil sambungan. Penggunaannya bergantung pada material, desain sambungan, dan kebutuhan industri.

Peserta pelatihan GTAW atau TIG dapat mempelajari persiapan material, pengendalian busur, penggunaan gas pelindung, teknik pengisian logam, serta pemeriksaan hasil pengelasan.

Sebelum mengikuti pengujian, pastikan ruang lingkup sertifikat mencakup proses dan material yang dibutuhkan oleh pemberi kerja.

3. Sertifikat Welder GMAW atau MIG/MAG

GMAW (Gas Metal Arc Welding) menggunakan kawat elektroda yang disuplai secara kontinu dan gas pelindung sesuai prosesnya. Dalam penggunaan industri, proses ini sering dikenal sebagai MIG atau MAG, bergantung pada jenis gas pelindung dan aplikasinya.

GMAW banyak digunakan pada pekerjaan produksi, fabrikasi, dan perakitan logam. Pekerja perlu memahami pengaturan peralatan, kecepatan pengelasan, kondisi material, dan kualitas sambungan.

Kualifikasi GMAW dapat memiliki batasan tertentu berdasarkan prosedur dan standar pengujian. Karena itu, periksa jenis material, posisi pengelasan, dan ruang lingkup yang tercantum dalam dokumen.

4. Sertifikat Welder FCAW

FCAW (Flux-Cored Arc Welding) menggunakan kawat elektroda berinti fluks. Proses ini digunakan pada berbagai pekerjaan fabrikasi dan konstruksi, bergantung pada material serta prosedur pengelasan.

Dalam pelatihan FCAW, peserta dapat mempelajari pengaturan mesin, pemilihan kawat, persiapan sambungan, teknik pengelasan, dan pemeriksaan hasil las.

Namun, sertifikat FCAW tidak otomatis menggantikan kualifikasi untuk SMAW, GTAW, atau GMAW. Setiap proses mempunyai karakteristik dan persyaratan teknis tersendiri.

5. Sertifikat Welder Berdasarkan Posisi Pengelasan

Selain proses pengelasan, pengujian welder juga dapat membatasi kualifikasi berdasarkan posisi pengelasan dan jenis sambungan. Posisi yang diuji dapat memengaruhi tingkat kesulitan dan ruang lingkup pekerjaan yang boleh dilakukan berdasarkan kualifikasi tersebut.

Contoh posisi pengelasan yang dikenal dalam praktik industri meliputi:

  • Posisi datar.
  • Posisi horizontal.
  • Posisi vertikal.
  • Posisi di atas kepala.
  • Posisi khusus untuk sambungan pipa, sesuai sistem penamaan standar yang digunakan.

Istilah dan kode posisi dapat berbeda berdasarkan standar pengujian. Oleh karena itu, calon welder perlu memeriksa kode yang tercantum dalam dokumen serta batasan kualifikasinya.

Ringkasan Jenis Sertifikat Welder

Jenis atau KategoriFokus KeterampilanHal yang Perlu Diperiksa
SMAWPengelasan dengan elektroda terbungkusElektroda, material, posisi, dan standar
GTAW/TIGPengelasan menggunakan elektroda tungstenMaterial, gas pelindung, dan jenis sambungan
GMAW/MIG/MAGPengelasan dengan kawat elektroda kontinuJenis kawat, gas, material, dan prosedur
FCAWPengelasan dengan kawat berinti fluksJenis kawat, posisi, dan standar pengujian
Kualifikasi berdasarkan posisiKemampuan mengelas pada posisi tertentuKode posisi dan batasan kualifikasi
Kualifikasi pengelasan pipaPengelasan sambungan pipa sesuai prosedurDiameter, ketebalan, posisi, dan standar

Tabel tersebut memberikan gambaran umum. Nama sertifikat dan cakupan kualifikasi sebenarnya bergantung pada skema atau standar yang digunakan lembaga pengujian.

Perbedaan Sertifikat Pelatihan Welder dan Sertifikat Kualifikasi Welder

Calon juru las perlu memahami perbedaan antara bukti pelatihan dan bukti kualifikasi. Perbedaan ini dapat memengaruhi penerimaan dokumen dalam proses rekrutmen.

AspekSertifikat Pelatihan WelderSertifikat Kualifikasi Welder
TujuanMembuktikan penyelesaian pelatihanMembuktikan kelulusan pengujian sesuai standar tertentu
Dasar penerbitanKetentuan program pelatihanHasil pengujian atau asesmen sesuai standar
FokusMateri dan keterampilan yang dipelajariKemampuan dalam ruang lingkup pengelasan yang diuji
PenggunaanBukti pembelajaran dan pelatihanBukti kualifikasi untuk pekerjaan tertentu
PengakuanBergantung pada penyelenggara dan penerimaBergantung pada standar, penerbit, dan persyaratan proyek

Kedua dokumen tersebut dapat saling melengkapi, tetapi tidak selalu dapat saling menggantikan. Jika perusahaan meminta welder yang telah memenuhi kualifikasi berdasarkan standar tertentu, sertifikat pelatihan saja mungkin tidak cukup.

Apa Itu Uji Kompetensi Welder?

Uji kompetensi welder merupakan proses penilaian untuk mengetahui apakah seorang juru las mampu melakukan pengelasan sesuai kriteria yang ditentukan. Bentuk pengujian bergantung pada jenis sertifikasi, standar, prosedur pengelasan, dan kebutuhan pekerjaan.

Dalam pengujian welder, peserta dapat diminta membuat benda uji atau sambungan las dengan parameter tertentu. Penguji kemudian menilai hasilnya sesuai kriteria yang berlaku.

Penilaian dapat meliputi pemeriksaan visual, dimensi, dan metode pengujian lain apabila dipersyaratkan oleh standar atau prosedur. Tidak semua pengujian menggunakan metode yang sama.

Tahapan Umum Uji Kompetensi Welder

1. Pemeriksaan Persyaratan Peserta

Penyelenggara memeriksa dokumen pendaftaran dan persyaratan awal. Persyaratan tersebut dapat berbeda menurut jenis sertifikasi, pengalaman, atau skema pengujian.

2. Persiapan Bahan dan Peralatan

Peserta menyiapkan material, elektroda atau kawat, mesin, dan perlengkapan yang dibutuhkan sesuai prosedur. Pada tahap ini, peserta juga perlu memeriksa kondisi peralatan dan menerapkan keselamatan kerja.

3. Pelaksanaan Pengelasan

Peserta mengerjakan sambungan sesuai parameter yang ditetapkan, seperti proses, posisi, material, dan jenis sambungan. Peserta harus mengikuti prosedur pengujian tanpa mengabaikan ketentuan keselamatan.

4. Pemeriksaan Hasil Las

Penguji memeriksa hasil sambungan berdasarkan kriteria yang berlaku. Pemeriksaan dapat mencakup inspeksi visual dan pengujian tambahan jika standar mensyaratkannya.

5. Penetapan Hasil

Pihak yang berwenang mengevaluasi hasil pengujian berdasarkan kriteria penerimaan. Jika peserta memenuhi persyaratan, proses penerbitan dokumen dapat dilanjutkan sesuai ketentuan sertifikasi.

Jika peserta belum memenuhi kriteria, tanyakan bagian yang perlu diperbaiki dan apakah tersedia kesempatan mengikuti pengujian ulang.

Persyaratan Mendapatkan Sertifikat Keterampilan Welder

Persyaratan untuk mendapatkan sertifikat welder tidak selalu sama. Setiap lembaga, skema, dan standar dapat menetapkan ketentuan yang berbeda.

Secara umum, calon peserta mungkin perlu menyiapkan hal-hal berikut.

1. Identitas Diri

Penyelenggara dapat meminta KTP atau dokumen identitas lain yang sesuai dengan ketentuan pendaftaran. Pastikan data pada formulir dan dokumen pendukung konsisten.

2. Formulir Pendaftaran

Isi formulir sesuai petunjuk penyelenggara. Periksa kembali nama, alamat, informasi kontak, dan data lain sebelum mengirimkannya.

3. Bukti Pelatihan atau Pengalaman

Sebagian program dapat meminta bukti pelatihan, pengalaman kerja, atau dokumen pendukung lain. Namun, persyaratan tersebut bergantung pada skema dan jenis pengujian yang dipilih.

Jika Anda masih pemula, tanyakan apakah tersedia program pelatihan dasar sebelum mengikuti pengujian.

4. Kemampuan Praktik Pengelasan

Peserta perlu mempersiapkan keterampilan sesuai proses yang akan diuji. Latihan dapat mencakup persiapan material, pengaturan peralatan, teknik pengelasan, dan pemeriksaan hasil.

Selain itu, pelajari prosedur yang akan digunakan agar Anda memahami parameter dan kriteria penilaian.

5. Memenuhi Persyaratan Standar atau Skema

Jika sertifikat mengikuti standar industri tertentu, peserta perlu memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam standar atau prosedur pengujian tersebut.

Karena itu, jangan hanya menanyakan nama sertifikat. Mintalah informasi mengenai standar, ruang lingkup, metode pengujian, dan batasan kualifikasi yang akan dicantumkan.

Berapa Biaya dan Lama Proses Sertifikasi Welder?

Biaya dan durasi pengurusan sertifikat welder berbeda-beda. Faktor yang memengaruhinya meliputi proses pengelasan, jenis material, standar yang digunakan, fasilitas pengujian, kebutuhan pelatihan, dan biaya penerbitan dokumen.

Berikut komponen biaya yang sebaiknya Anda tanyakan sebelum mendaftar:

KomponenHal yang Perlu Ditanyakan
PelatihanApakah pelatihan termasuk dalam paket?
Bahan praktikApakah material dan elektroda sudah disediakan?
PengujianBerapa biaya tes praktik dan pemeriksaan hasil?
Pengujian tambahanApakah metode pengujian tambahan dikenakan biaya terpisah?
Penerbitan sertifikatApakah biaya penerbitan sudah termasuk?
Pengujian ulangBerapa biaya jika peserta belum memenuhi kriteria?

Mintalah rincian biaya tertulis agar Anda dapat membandingkan program secara adil. Hindari memilih penyelenggara hanya berdasarkan harga murah tanpa memeriksa standar pengujian dan keabsahan dokumen.

Untuk mengetahui durasi, tanyakan jadwal pelatihan, waktu pengujian, dan estimasi penerbitan sertifikat. Jangan menganggap semua program memiliki waktu penyelesaian yang sama.

Persyaratan Kerja Welder di Indonesia dan Luar Negeri

Persyaratan kerja welder bergantung pada sektor industri, tingkat tanggung jawab, lokasi proyek, dan standar yang digunakan pemberi kerja. Karena itu, calon pekerja perlu menyiapkan lebih dari sekadar sertifikat.

Persyaratan Umum untuk Melamar sebagai Welder

Perusahaan dapat meminta beberapa persyaratan berikut:

  • Kemampuan pengelasan sesuai proses yang dibutuhkan.
  • Sertifikat pelatihan atau kualifikasi yang relevan.
  • Pengalaman kerja jika dipersyaratkan.
  • Kemampuan membaca gambar atau simbol pengelasan sesuai posisi.
  • Pemahaman prosedur keselamatan kerja.
  • Kesiapan mengikuti tes praktik atau wawancara.
  • Dokumen administrasi sesuai ketentuan rekrutmen.

Tidak semua perusahaan meminta seluruh persyaratan tersebut. Periksa informasi lowongan dan pastikan dokumen yang disiapkan sesuai kebutuhan posisi.

Persyaratan Welder untuk Bekerja di Luar Negeri

Calon PMI perlu memeriksa persyaratan tambahan sebelum melamar pekerjaan di luar negeri. Selain kualifikasi teknis, pemberi kerja dapat meminta kemampuan bahasa, pemeriksaan kesehatan, pengalaman tertentu, atau sertifikat yang sesuai standar proyek.

Dalam beberapa kasus, perusahaan dapat mengharuskan calon welder menjalani pengujian ulang menggunakan prosedur atau standar yang berlaku di lokasi kerja. Karena itu, jangan berasumsi bahwa sertifikat dari Indonesia otomatis diterima di semua negara.

Sebelum berangkat, pastikan Anda juga memenuhi ketentuan penempatan, dokumen perjalanan, visa atau izin kerja, dan persyaratan lain yang berlaku.

Apakah Sertifikat Welder Indonesia Diakui di Luar Negeri?

Pengakuan sertifikat welder Indonesia bergantung pada negara tujuan, perusahaan, proyek, dan standar pengelasan yang digunakan. Sebagian pemberi kerja mungkin menerima sertifikat sebagai bukti pendukung, sedangkan pihak lain meminta kualifikasi berdasarkan standar tertentu atau pengujian tambahan.

Untuk memastikan pengakuannya, lakukan langkah berikut:

  1. Periksa persyaratan sertifikat pada lowongan kerja.
  2. Tanyakan standar pengelasan yang digunakan perusahaan.
  3. Pastikan proses, material, posisi, dan ruang lingkup sertifikat sesuai.
  4. Tanyakan apakah perusahaan meminta pengujian ulang.
  5. Periksa apakah dokumen perlu diterjemahkan atau menjalani prosedur pengesahan.

Perlu diingat bahwa penerjemahan atau legalisasi dokumen tidak otomatis membuat sertifikat diakui sebagai kualifikasi teknis. Pengakuan tetap bergantung pada persyaratan pihak penerima dan standar yang digunakan.

Cara Memilih Lembaga Sertifikasi Welder yang Tepat

Memilih lembaga yang sesuai membantu Anda memastikan bahwa pelatihan dan pengujian relevan dengan kebutuhan kerja.

Periksa Kewenangan Lembaga

Cari tahu siapa yang menerbitkan sertifikat dan apakah lembaga tersebut memiliki kewenangan sesuai jenis sertifikasi. Jika Anda membutuhkan sertifikat kompetensi dalam sistem BNSP, periksa informasi lembaga sertifikasi dan ruang lingkup skemanya melalui situs resmi BNSP.

Untuk sertifikat kualifikasi pengelasan berdasarkan standar industri tertentu, periksa persyaratan standar dan penerimaan dari pemberi kerja.

Periksa Standar yang Digunakan

Mintalah informasi tentang standar atau prosedur pengujian. Pastikan standar tersebut sesuai dengan pekerjaan yang ingin Anda lamar.

Tanyakan Metode Pengujian

Cari tahu apakah penyelenggara melakukan pengujian praktik, pemeriksaan visual, atau pengujian tambahan sesuai ketentuan. Pastikan metode penilaian sesuai dengan jenis sertifikasi yang ditawarkan.

Periksa Biaya dan Ketentuan

Mintalah rincian biaya, jadwal, dokumen persyaratan, kebijakan pengujian ulang, dan prosedur penerbitan sertifikat secara tertulis.

Pastikan Sertifikat Bisa Diverifikasi

Tanyakan cara memeriksa keaslian sertifikat setelah diterbitkan. Dokumen sebaiknya memuat informasi yang jelas mengenai pemegang, penerbit, jenis kompetensi, dan ruang lingkup sertifikasi.

Kesalahan yang Perlu Dihindari Saat Mengurus Sertifikat Welder

Calon welder perlu menghindari beberapa kesalahan berikut agar tidak salah memilih pelatihan atau sertifikasi.

Memilih Sertifikat Tanpa Memeriksa Kebutuhan Pekerjaan

Sertifikat yang tidak sesuai dengan proses pengelasan yang diminta perusahaan mungkin tidak memenuhi persyaratan lowongan. Karena itu, periksa kebutuhan pekerjaan sebelum mendaftar.

Menganggap Satu Sertifikat Berlaku untuk Semua Proses Pengelasan

Kualifikasi welder dapat dibatasi berdasarkan proses, material, posisi, ketebalan, atau parameter lain sesuai standar yang digunakan. Periksa ruang lingkup dokumen sebelum menggunakannya untuk melamar.

Tidak Berlatih Sebelum Uji Kompetensi

Memahami teori saja belum tentu cukup untuk menghadapi pengujian praktik. Berlatihlah sesuai proses dan prosedur yang akan diuji, serta biasakan memeriksa kualitas hasil las.

Tidak Memeriksa Keabsahan Penerbit

Pastikan lembaga dan jenis sertifikat dapat diverifikasi. Jangan mudah percaya pada penawaran yang menjanjikan sertifikat tanpa menjelaskan metode penilaian dan standar yang digunakan.

Menganggap Sertifikat Menjamin Pekerjaan

Sertifikat dapat membantu menunjukkan keterampilan, tetapi tidak menjamin penerimaan kerja atau penempatan di luar negeri. Perusahaan tetap dapat mempertimbangkan pengalaman, hasil tes praktik, kemampuan bahasa, dan persyaratan lain.

FAQ tentang Sertifikat Keterampilan Welder

Apa itu sertifikat keterampilan welder?

Sertifikat keterampilan welder adalah dokumen yang menunjukkan bahwa seseorang telah mengikuti pelatihan pengelasan atau memperoleh pengakuan atas keterampilan tertentu. Fungsi dan pengakuannya bergantung pada jenis sertifikat, penerbit, dan standar yang digunakan.

Apa saja jenis sertifikat welder?

Jenisnya dapat mencakup pelatihan atau kualifikasi untuk proses SMAW, GTAW/TIG, GMAW/MIG/MAG, dan FCAW, serta kualifikasi berdasarkan posisi atau jenis sambungan. Ruang lingkup sebenarnya bergantung pada skema dan standar pengujian.

Apakah pemula bisa mengikuti uji kompetensi welder?

Hal tersebut bergantung pada persyaratan program dan skema. Pemula dapat memulai dengan pelatihan dasar, kemudian memeriksa apakah sudah memenuhi persyaratan untuk mengikuti pengujian yang dituju.

Apakah sertifikat welder wajib untuk bekerja?

Tidak semua pekerjaan menetapkan persyaratan yang sama. Sebagian perusahaan meminta sertifikat atau kualifikasi tertentu, sedangkan perusahaan lain juga menilai pengalaman dan hasil tes praktik. Periksa persyaratan lowongan sebelum mendaftar.

Berapa lama sertifikat welder berlaku?

Masa berlaku bergantung pada jenis sertifikat, standar, dan ketentuan penerbit. Beberapa kualifikasi dapat mensyaratkan bukti kesinambungan pekerjaan atau pengujian ulang. Periksa dokumen dan aturan yang berlaku untuk mengetahui masa berlaku serta persyaratan pemeliharaannya.

Apakah sertifikat welder Indonesia bisa digunakan di luar negeri?

Penggunaannya bergantung pada negara tujuan, perusahaan, proyek, dan standar yang dipersyaratkan. Pemberi kerja dapat menerima sertifikat sebagai dokumen pendukung atau meminta pengujian tambahan.

Apakah sertifikat welder menjamin diterima bekerja di luar negeri?

Tidak. Sertifikat dapat mendukung lamaran, tetapi calon pekerja tetap perlu memenuhi persyaratan teknis, pengalaman, kesehatan, bahasa, dan ketentuan penempatan yang berlaku.

Sertifikat keterampilan welder dapat membantu calon juru las menunjukkan pelatihan atau kualifikasi pengelasan yang dimiliki. Jenis sertifikat dapat berkaitan dengan proses SMAW, GTAW/TIG, GMAW/MIG/MAG, FCAW, maupun kualifikasi berdasarkan posisi dan jenis sambungan.

Sebelum mengikuti pelatihan atau uji kompetensi, tentukan pekerjaan yang ingin dilamar dan periksa standar yang diminta perusahaan. Selanjutnya, pilih lembaga yang sesuai, siapkan keterampilan praktik, dan pastikan sertifikat memiliki ruang lingkup yang relevan.

Bagi calon PMI, langkah tersebut penting karena pengakuan sertifikat dapat berbeda di setiap negara dan proyek. Dengan memeriksa persyaratan sejak awal, Anda dapat mempersiapkan dokumen secara lebih tepat dan meningkatkan kesiapan menghadapi proses rekrutmen welder.

Iman Ps