Potongan gaji PMI di Taiwan merupakan hal penting yang perlu di pahami oleh setiap Pekerja Migran Indonesia sebelum mulai bekerja. Potongan tersebut dapat mencakup iuran asuransi, pajak penghasilan, biaya makan dan tempat tinggal sesuai ketentuan, serta biaya layanan agensi yang memenuhi persyaratan. Namun, tidak semua biaya boleh di bebankan kepada pekerja atau langsung di potong dari gaji.
Pemahaman mengenai potongan gaji PMI di Taiwan membantu pekerja menghitung penghasilan bersih setiap bulan. Selain itu, pengetahuan ini memudahkan PMI memeriksa slip gaji dan mengenali pungutan yang tidak sesuai aturan. Oleh karena itu, pekerja perlu membedakan potongan resmi, biaya pribadi, dan pungutan yang tidak memiliki dasar yang jelas.
Besarnya potongan juga dapat berbeda berdasarkan jenis pekerjaan, kepesertaan asuransi, ketentuan kontrak, serta kondisi tempat tinggal. Dengan demikian, PMI sebaiknya memeriksa rincian penghasilan sebelum menyetujui perjanjian kerja. Langkah ini penting agar pekerja mengetahui jumlah gaji yang di terima setelah seluruh potongan di perhitungkan.
Jenis Potongan Gaji PMI di Taiwan yang Perlu Diketahui
Potongan gaji PMI di Taiwan dapat berasal dari beberapa kewajiban yang berbeda. Sebagian potongan berkaitan dengan program perlindungan sosial, sedangkan sebagian lainnya berkaitan dengan pajak atau biaya yang di sepakati secara sah.
Meskipun demikian, pekerja perlu memeriksa setiap komponen secara terpisah. Jangan langsung menganggap semua pengurangan gaji sebagai biaya wajib. Sebaliknya, mintalah penjelasan mengenai dasar perhitungan, jumlah potongan, dan pihak yang menerima pembayaran.
Iuran Asuransi Kesehatan Nasional
Asuransi kesehatan nasional atau National Health Insurance (NHI) memberikan akses terhadap layanan kesehatan sesuai ketentuan Taiwan. Pekerja asing yang memenuhi persyaratan kepesertaan perlu membayar bagian iuran yang menjadi tanggung jawabnya.
Untuk pekerja yang mengikuti skema asuransi kesehatan nasional melalui pekerjaan, pekerja umumnya menanggung 30% dari total premi yang berlaku, sedangkan bagian lainnya mengikuti pembagian tanggungan yang di tetapkan pemerintah Taiwan. Nilai yang muncul pada slip gaji bergantung pada dasar perhitungan premi dan ketentuan kepesertaan.
Karena itu, PMI perlu memeriksa nominal iuran kesehatan pada slip gaji. Jika jumlahnya terasa tidak wajar, pekerja dapat meminta rincian perhitungan kepada pemberi kerja atau pihak yang mengurus kepesertaan.
BACA JUGA: Berapa Biaya TKI Ke Taiwan?
Iuran Asuransi Tenaga Kerja
Asuransi tenaga kerja atau Labor Insurance memberikan perlindungan sesuai cakupan program yang berlaku bagi pekerja yang memenuhi ketentuan kepesertaan. Untuk pekerja yang tercakup dalam program ini, bagian iuran yang menjadi tanggung jawab pekerja dapat muncul sebagai potongan gaji.
Secara umum, pekerja menanggung 20% dari total premi asuransi tenaga kerja dalam skema yang berlaku. Sementara itu, pembagian sisa premi mengikuti aturan pemerintah dan tanggung jawab pemberi kerja.
Namun, ketentuan kepesertaan tidak selalu sama untuk semua jenis pekerjaan. Pekerja rumah tangga dan perawat keluarga yang tinggal di rumah pengguna jasa, misalnya, memiliki ketentuan khusus terkait asuransi tenaga kerja. Oleh sebab itu, PMI perlu memeriksa status kepesertaan berdasarkan kategori pekerjaannya.
Pajak Penghasilan
Pajak penghasilan dapat menjadi salah satu komponen yang memengaruhi gaji bersih PMI di Taiwan. Besarnya kewajiban pajak bergantung pada penghasilan, status perpajakan, masa tinggal, dan aturan yang berlaku.
Pemberi kerja dapat melakukan pemotongan pajak apabila ketentuan perpajakan mewajibkannya. Akan tetapi, jumlahnya tidak selalu sama untuk setiap pekerja. PMI yang memiliki penghasilan berbeda atau status perpajakan berbeda dapat menghadapi perhitungan pajak yang berbeda pula.
Karena itu, pekerja sebaiknya menyimpan slip gaji dan dokumen perpajakan. Jika terdapat potongan pajak yang tidak di pahami, mintalah penjelasan mengenai dasar perhitungan serta bukti pemotongannya.
BACA JUGA: Biaya Visa Kerja Taiwan untuk PMI: Jenis Visa dan Pengeluaran
Biaya Makan dan Tempat Tinggal
Sebagian PMI tinggal di asrama perusahaan atau memperoleh fasilitas makan dari pemberi kerja. Dalam kondisi tertentu, kontrak kerja dapat mencantumkan biaya makan dan tempat tinggal yang menjadi tanggung jawab pekerja.
Namun, biaya tersebut tidak boleh di anggap otomatis berlaku bagi semua PMI. Pekerja perlu memeriksa isi kontrak, ketentuan yang berlaku, serta rincian biaya yang benar-benar di bebankan kepadanya.
Sebelum menandatangani kontrak, tanyakan apakah perusahaan menyediakan makan dan tempat tinggal secara gratis atau mengenakan biaya tertentu. Dengan demikian, PMI dapat memperkirakan penghasilan bersih tanpa menghadapi pengurangan yang tidak di perkirakan sebelumnya.
BACA JUGA: Biaya TKI/PMI ke Taiwan Terbaru dari Awal sampai Berangkat
Biaya Agensi PMI di Taiwan dan Batas Penarikannya
Selain potongan yang berkaitan dengan asuransi dan pajak, PMI mungkin perlu membayar biaya layanan agensi selama bekerja di Taiwan. Namun, pekerja perlu membedakan biaya layanan yang di perbolehkan dari biaya penempatan atau pungutan lain yang tidak sesuai aturan.
Biaya layanan agensi memiliki ketentuan tersendiri. Agensi harus mempunyai perjanjian layanan dengan pekerja dan benar-benar memberikan layanan yang tercantum dalam perjanjian tersebut. Selain itu, agensi tidak boleh menagih biaya layanan sebelum waktunya.
Batas Biaya Layanan Agensi Berdasarkan Tahun Kerja
Untuk pekerja migran yang menggunakan layanan agensi di Taiwan, batas biaya layanan bulanan berdasarkan akumulasi masa kerja setelah masuk ke Taiwan adalah sebagai berikut.
| Masa kerja | Batas biaya layanan per bulan |
|---|---|
| Tahun pertama | Maksimal NT$1.800 |
| Tahun kedua | Maksimal NT$1.700 |
| Tahun ketiga dan seterusnya | Maksimal NT$1.500 |
Nominal tersebut merupakan batas maksimal biaya layanan agensi, bukan kewajiban bahwa setiap PMI harus membayar jumlah tersebut. Penagihan tetap harus memenuhi ketentuan perjanjian dan layanan yang benar-benar di berikan.
Penting untuk di pahami bahwa biaya layanan agensi tidak boleh di samakan dengan biaya penempatan atau biaya untuk memperoleh pekerjaan. Aturan Taiwan melarang agensi membebankan pungutan tertentu, termasuk biaya perantara untuk mendapatkan pekerjaan atau biaya pindah pemberi kerja yang tidak sah.
Selain itu, agensi tidak boleh begitu saja mengambil biaya layanan langsung dari gaji pekerja. Jika agensi meminta pembayaran, PMI perlu memeriksa dasar tagihan dan cara pembayaran yang berlaku.
BACA JUGA: Berapa Biaya TKI ke Taiwan? Rincian Biaya yang Disiapkan
Perbedaan Biaya Layanan dan Biaya Penempatan
Biaya layanan berkaitan dengan layanan agensi selama hubungan kerja sesuai perjanjian. Sementara itu, biaya penempatan berkaitan dengan proses memperoleh pekerjaan atau mempertemukan pekerja dengan pemberi kerja.
Keduanya tidak boleh di samakan. Pekerja perlu waspada jika pihak tertentu meminta uang dengan alasan biaya mendapatkan pekerjaan, biaya pindah majikan, atau biaya lain tanpa dasar yang jelas.
Jika muncul tagihan semacam itu, PMI dapat meminta rincian tertulis dan memeriksa ketentuannya melalui saluran pengaduan resmi Taiwan. Jangan langsung membayar hanya karena pihak penagih menyebut biaya tersebut sebagai kewajiban pekerja.
BACA JUGA: Rincian Biaya Penempatan PMI ke Taiwan
Potongan Gaji untuk Pemeriksaan Kesehatan dan Izin Tinggal
Selain potongan bulanan, PMI dapat menghadapi biaya administrasi tertentu selama bekerja di Taiwan. Contohnya adalah biaya pemeriksaan kesehatan dan biaya penerbitan atau perpanjangan izin tinggal.
Namun, kedua biaya tersebut tidak selalu muncul sebagai potongan gaji bulanan. Waktu pembayaran, jumlah biaya, dan pihak yang bertanggung jawab dapat berbeda berdasarkan jenis pemeriksaan, prosedur administrasi, serta ketentuan yang berlaku.
Biaya Pemeriksaan Kesehatan
Pekerja migran dapat menjalani pemeriksaan kesehatan sesuai jadwal dan persyaratan yang berlaku. Biaya pemeriksaan mengikuti ketentuan tarif fasilitas kesehatan yang menyelenggarakan pemeriksaan.
PMI sebaiknya meminta bukti pembayaran dan rincian biaya apabila pemberi kerja atau pihak lain mengurus pemeriksaan tersebut. Dengan begitu, pekerja dapat mengetahui apakah jumlah yang di tagihkan sesuai dengan layanan yang di terima.
Selain itu, tanyakan sejak awal siapa yang menanggung biaya pemeriksaan berdasarkan kontrak dan aturan yang berlaku. Jangan menganggap seluruh biaya pemeriksaan otomatis menjadi tanggungan pekerja.
BACA JUGA: Biaya Keberangkatan PMI ke Taiwan: Paspor, Visa, dan Tiket
Biaya Kartu Izin Tinggal
Kartu izin tinggal atau Alien Resident Certificate (ARC) merupakan dokumen penting bagi pekerja asing yang tinggal di Taiwan. Biaya administrasi kartu ini perlu di bedakan dari potongan rutin seperti iuran asuransi.
Tarif penerbitan atau perpanjangan mengikuti ketentuan imigrasi yang berlaku. Sebagai acuan, informasi resmi pemerintah Taiwan mencantumkan biaya izin tinggal sebesar NT$1.000 per tahun untuk kategori yang relevan. Namun, PMI perlu memeriksa jenis permohonan dan tarif terbaru sebelum membayar.
Mintalah bukti pembayaran apabila pihak lain mengurus kartu izin tinggal. Selanjutnya, cocokkan jumlah yang di tagihkan dengan biaya resmi agar pekerja dapat mengetahui penggunaan uangnya.

Potongan Gaji PMI di Taiwan yang Perlu Diwaspadai
Tidak semua pengurangan gaji memiliki dasar yang sah. Karena itu, PMI perlu memeriksa potongan yang tidak tercantum dalam kontrak, tidak memiliki bukti pembayaran, atau tidak di jelaskan secara terbuka oleh pemberi kerja maupun agensi.
Pekerja juga perlu memahami bahwa pemberi kerja tidak dapat membebankan semua biaya operasional perusahaan kepada pekerja. Setiap potongan harus memiliki dasar yang sesuai dengan aturan atau kewajiban yang memang menjadi tanggung jawab pekerja.
Biaya Penempatan atau Biaya Membeli Pekerjaan
PMI perlu waspada jika agensi meminta biaya untuk memperoleh pekerjaan atau membayar biaya pindah pemberi kerja yang tidak sah. Pungutan semacam ini tidak boleh di anggap sebagai biaya layanan bulanan biasa.
Jika pihak tertentu meminta pembayaran, mintalah penjelasan tertulis mengenai jenis biaya, dasar aturan, dan penerima uang. Apabila penjelasannya tidak jelas, pekerja sebaiknya memeriksa informasi tersebut melalui saluran pengaduan resmi sebelum membayar.
Denda Sepihak dan Potongan Tanpa Penjelasan
Potongan karena denda sepihak, kerusakan barang, atau alasan lain perlu di periksa secara cermat. Pemberi kerja tidak boleh menggunakan alasan yang tidak jelas untuk mengurangi hak gaji pekerja.
Jika perusahaan menyatakan bahwa pekerja harus membayar ganti rugi, mintalah bukti dan dasar perhitungannya. Selanjutnya, periksa apakah potongan tersebut sesuai dengan aturan ketenagakerjaan dan ketentuan kontrak.
PMI sebaiknya tidak hanya mengandalkan penjelasan lisan. Simpan salinan kontrak, slip gaji, pesan, serta bukti pembayaran agar pekerja memiliki catatan ketika perlu meminta klarifikasi atau mengajukan pengaduan.
Biaya Administrasi yang Tidak Memiliki Bukti
Pekerja perlu berhati-hati terhadap biaya administrasi tambahan yang muncul tanpa rincian. Misalnya, agensi atau pihak lain meminta uang untuk pengurusan dokumen tetapi tidak menjelaskan jenis layanan, jumlah biaya, atau bukti pembayarannya.
Mintalah rincian biaya sebelum melakukan pembayaran. Selain itu, simpan tanda terima atau bukti transfer untuk setiap transaksi. Langkah ini membantu PMI memeriksa apakah pembayaran sesuai dengan layanan yang di janjikan.
BACA JUGA: Biaya Agen TKI Taiwan: Apa Saja Komponen Biayanya?
Cara Memeriksa Slip Gaji PMI di Taiwan
Slip gaji membantu PMI mengetahui penghasilan kotor, rincian potongan, dan jumlah gaji bersih. Oleh karena itu, pekerja perlu memeriksa dokumen tersebut setiap kali menerima pembayaran.
Ketentuan Taiwan mengharuskan pemberi kerja memberikan rincian gaji dengan informasi dalam bahasa Mandarin dan bahasa pekerja. Rincian tersebut mencakup komponen penghasilan, cara pembayaran, serta potongan yang menjadi tanggung jawab pekerja. Pemberi kerja juga perlu menyimpan dokumen penggajian sesuai ketentuan yang berlaku.
Periksa Penghasilan Kotor dan Gaji Bersih
Pertama, periksa jumlah gaji sebelum potongan. Pastikan nominal tersebut sesuai dengan perjanjian kerja, jumlah hari kerja, jam kerja, dan perhitungan lembur yang berlaku.
Selanjutnya, periksa gaji bersih yang masuk ke rekening atau yang di terima secara langsung. Selisih antara penghasilan kotor dan gaji bersih seharusnya dapat di jelaskan melalui rincian potongan yang tercantum.
Jika terdapat perbedaan, tanyakan kepada pemberi kerja atau bagian penggajian. Jangan menunggu terlalu lama apabila pekerja menemukan potongan yang tidak di pahami.
BACA JUGA: Biaya Paspor dan Dokumen PMI untuk Bekerja ke Taiwan
Cocokkan Setiap Potongan
Periksa setiap komponen secara terpisah, seperti iuran asuransi kesehatan, asuransi tenaga kerja, pajak, biaya makan, dan biaya tempat tinggal. Jika terdapat biaya agensi, pastikan agensi menagihnya sesuai perjanjian dan tidak mengambilnya secara langsung dari gaji dengan cara yang tidak di perbolehkan.
Kemudian, bandingkan nominal pada slip gaji dengan kontrak dan bukti pembayaran. Jika pekerja tidak dapat memahami istilah yang tercantum, mintalah penjelasan dalam bahasa Indonesia atau bahasa yang di pahami.
BACA JUGA: Apakah TKI ke Taiwan Harus Membayar Biaya Penempatan?
Simpan Bukti Penghasilan dan Pembayaran
PMI sebaiknya menyimpan slip gaji, kontrak kerja, bukti transfer, dan kuitansi pembayaran. Dokumen tersebut membantu pekerja membandingkan penghasilan setiap bulan serta memeriksa perubahan potongan.
Selain itu, catatan pembayaran memudahkan pekerja ketika menghubungi agensi, pemberi kerja, atau otoritas terkait untuk meminta klarifikasi. Simpan dokumen di tempat yang aman dan buat salinan apabila memungkinkan.
BACA JUGA: Biaya Medical Check Up untuk PMI Taiwan dan Pemeriksaan
Cara Mengadukan Potongan Gaji yang Tidak Sesuai
Jika PMI menemukan potongan yang tidak jelas atau menduga adanya pungutan ilegal, pekerja dapat meminta penjelasan kepada pemberi kerja dan agensi. Namun, jika persoalan tidak selesai, PMI dapat menghubungi saluran bantuan resmi pemerintah Taiwan.
Salah satu saluran yang dapat di gunakan adalah hotline 1955 Taiwan untuk konsultasi dan pengaduan terkait hak pekerja migran. Pekerja dapat meminta informasi mengenai potongan gaji, biaya agensi, serta dugaan pelanggaran ketenagakerjaan.
Persiapan Sebelum Mengajukan Pengaduan
Sebelum menghubungi layanan pengaduan, siapkan informasi yang relevan agar petugas dapat memahami persoalan dengan lebih mudah.
- Siapkan kontrak kerja dan slip gaji.
- Catat jenis serta nominal potongan yang di persoalkan.
- Simpan bukti transfer, kuitansi, dan pesan terkait.
- Catat nama pihak yang meminta atau menerima pembayaran.
- Jelaskan kapan potongan terjadi dan berapa kali pembayaran berlangsung.
Selanjutnya, sampaikan persoalan dengan jelas dan tanyakan langkah yang dapat di tempuh. Jika pekerja mengalami kesulitan bahasa, mintalah bantuan penerjemahan agar penjelasan tidak menimbulkan kesalahpahaman.
PMI tidak perlu mengabaikan potongan yang mencurigakan hanya karena jumlahnya terlihat kecil. Jika pungutan berlangsung berulang kali, total pengurangan dapat memengaruhi penghasilan dan kemampuan pekerja mengirim uang kepada keluarga di Indonesia.
BACA JUGA: Cara Menghitung Total Biaya Kerja ke Taiwan dari Indonesia
Jasa Pengurusan Dokumen PMI Taiwan
PT Jangkar Global Groups melalui Jangkar Groups menyediakan layanan pendampingan pengurusan dokumen sesuai kebutuhan pekerja migran. Pendampingan ini dapat membantu PMI menyiapkan dokumen administrasi, memeriksa kelengkapan berkas, dan memahami persyaratan yang berkaitan dengan kebutuhan dokumen untuk bekerja di luar negeri.
PMI yang membutuhkan bantuan dapat menjelaskan jenis dokumen, tujuan pengurusan, serta kendala administrasi yang di hadapi. Dengan informasi tersebut, kebutuhan layanan dapat di periksa sebelum proses di mulai.
Konsultasi Dokumen TKI Taiwan Sekarang