Paspor Anak di Bawah 17 Tahun Syarat, Prosedur Pembuatannya

Nisa

Updated on:

Paspor Anak di Bawah 17 Tahun Syarat, Prosedur Pembuatannya
Direktur Utama Jangkar Groups

Paspor anak di bawah 17 tahun merupakan dokumen perjalanan yang diperlukan ketika anak akan bepergian ke luar negeri. Meskipun anak belum memiliki KTP, anak tetap dapat mempunyai paspor sebagai identitas resmi untuk perjalanan internasional.

Pembuatan paspor untuk anak memiliki beberapa ketentuan khusus, terutama terkait dokumen orang tua, identitas anak, serta pendampingan saat proses permohonan. Oleh karena itu, orang tua perlu mempersiapkan persyaratan dengan lengkap agar proses pengajuan berjalan lebih lancar.

Baca Juga : Paspor Anak: Syarat, Cara Membuat, Biaya, dan Prosedur Terbaru

Apa Itu Paspor Anak di Bawah 17 Tahun?

Paspor anak di bawah 17 tahun adalah dokumen perjalanan resmi yang di terbitkan untuk warga negara Indonesia yang belum berusia 17 tahun. Paspor tersebut di gunakan sebagai dokumen identitas ketika anak melakukan perjalanan ke luar negeri.

Karena anak belum memiliki KTP-el, dokumen persyaratan yang di gunakan biasanya berkaitan dengan identitas anak dan data orang tua atau wali.

Selain itu, orang tua perlu memastikan seluruh data pada dokumen anak sudah sesuai. Kesalahan nama, tanggal lahir, atau data orang tua dapat menyebabkan proses permohonan membutuhkan pemeriksaan atau dokumen tambahan.

Baca Juga : Syarat Paspor Anak Dokumen yang Harus Dibawa Orang Tua

Syarat Membuat Paspor Anak di Bawah 17 Tahun

Sebelum mengajukan permohonan, orang tua sebaiknya menyiapkan dokumen persyaratan yang di perlukan. Secara umum, beberapa dokumen yang dapat diminta antara lain:

  • Kartu Keluarga (KK).
  • Akta kelahiran anak.
  • KTP elektronik orang tua.
  • Dokumen perkawinan atau buku nikah orang tua, apabila di perlukan.
  • Paspor orang tua jika relevan dengan kondisi permohonan.
  • Dokumen lain sesuai kondisi anak dan ketentuan kantor imigrasi.

Persyaratan dapat berbeda berdasarkan kondisi keluarga dan jenis permohonan. Karena itu, orang tua sebaiknya memeriksa ketentuan terbaru sebelum datang ke kantor imigrasi.

Baca Juga : Cara Membuat Paspor Anak Panduan dari Syarat sampai Terbit

Apakah Anak Harus Di dampingi Orang Tua?

Dalam proses pembuatan paspor, anak umumnya perlu hadir karena terdapat tahapan pelayanan yang harus dilakukan secara langsung, termasuk pengambilan foto dan biometrik sesuai ketentuan.

Orang tua atau pihak yang berwenang juga perlu mendampingi anak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pendampingan ini penting untuk memastikan identitas anak dan hubungan keluarga dapat di verifikasi dengan benar.

Baca Juga : Biaya Paspor Anak Tarif Pembuatan dan Penggantian Paspor

Bagaimana Cara Membuat Paspor Untuk anak di Bawah 17 Tahun

Cara Membuat Paspor Anak di Bawah 17 Tahun

Proses pembuatan paspor anak pada dasarnya di lakukan melalui layanan imigrasi. Berikut gambaran tahapannya.

1. Menyiapkan Dokumen Persyaratan

Pertama, orang tua perlu menyiapkan seluruh dokumen yang di butuhkan. Pastikan nama, tempat tanggal lahir, dan data lainnya pada dokumen sudah sesuai.

Jika terdapat perbedaan data, sebaiknya lakukan perbaikan dokumen terlebih dahulu agar tidak menimbulkan kendala ketika permohonan di proses.

Baca Juga : Paspor Bayi Syarat Membuat Paspor untuk Bayi dan Balita

2. Mengajukan Antrean Layanan

Permohonan paspor dapat di awali dengan mengambil antrean melalui kanal layanan resmi Direktorat Jenderal Imigrasi yang tersedia.

Pilih kantor imigrasi dan jadwal pelayanan sesuai kebutuhan. Setelah mendapatkan jadwal, simpan bukti antrean untuk di gunakan saat datang ke kantor imigrasi.

3. Datang ke Kantor Imigrasi

Pada hari pelayanan, anak dan orang tua atau pendamping datang ke kantor imigrasi sesuai jadwal.

Bawa dokumen asli dan dokumen pendukung yang di perlukan. Petugas kemudian akan melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan dan kesesuaian dokumen.

4. Pemeriksaan Dokumen dan Wawancara

Petugas imigrasi akan memeriksa dokumen permohonan. Dalam kondisi tertentu, petugas dapat melakukan wawancara untuk memastikan tujuan pembuatan paspor serta kebenaran data pemohon.

Untuk anak, orang tua atau wali dapat memberikan informasi yang di perlukan sesuai dengan kondisi permohonan.

Baca Juga : Paspor Anak untuk Orang Tua Bercerai Syarat dan Dokumen

5. Pengambilan Foto dan Biometrik

Setelah pemeriksaan dokumen, anak akan menjalani proses foto dan pengambilan biometrik sesuai prosedur pelayanan paspor.

Anak sebaiknya menggunakan pakaian yang rapi dan mengikuti arahan petugas selama proses berlangsung.

6. Melakukan Pembayaran Paspor

Setelah permohonan di proses, pemohon perlu melakukan pembayaran sesuai jenis paspor dan layanan yang di pilih.

Besaran biaya dapat berubah berdasarkan kebijakan yang berlaku. Oleh sebab itu, periksa tarif resmi sebelum melakukan pembayaran.

7. Menunggu Paspor Selesai

Setelah seluruh tahapan selesai, permohonan akan di proses oleh kantor imigrasi. Paspor kemudian dapat di ambil atau di terima melalui mekanisme layanan yang tersedia.

Pastikan mengikuti informasi yang di berikan oleh petugas mengenai jadwal dan metode pengambilan paspor.

Baca Juga : Paspor Anak Hilang atau Rusak Cara Mengurus Penggantinya

Berapa Lama Pembuatan Paspor Anak?

Waktu penyelesaian paspor dapat bergantung pada jenis layanan, kondisi permohonan, kelengkapan dokumen, serta kebijakan kantor imigrasi.

Apabila dokumen lengkap dan tidak terdapat permasalahan dalam pemeriksaan, proses dapat berjalan sesuai standar waktu pelayanan yang berlaku.

Untuk mendapatkan informasi yang paling akurat, orang tua sebaiknya menanyakan estimasi penyelesaian kepada kantor imigrasi tempat permohonan di lakukan.

Baca Juga : Cara Perpanjang Paspor Anak Kapan Harus Mengganti Paspor?

Berapa Biaya Paspor Anak di Bawah 17 Tahun?

Biaya paspor anak pada dasarnya mengikuti tarif paspor yang berlaku. Besarnya biaya dapat di pengaruhi oleh jenis paspor dan layanan yang di pilih.

Karena tarif dapat mengalami perubahan, orang tua sebaiknya mengecek informasi biaya melalui kanal resmi Direktorat Jenderal Imigrasi sebelum mengajukan permohonan.

Hal yang Perlu Di perhatikan Saat Membuat Paspor Anak

Agar proses pengajuan berjalan lebih lancar, perhatikan beberapa hal berikut:

  1. Pastikan anak hadir sesuai jadwal pelayanan.
  2. Bawa dokumen asli dan persyaratan yang di minta.
  3. Pastikan data anak pada KK dan akta kelahiran sesuai.
  4. Pastikan data orang tua juga sesuai dengan dokumen pendukung.
  5. Simpan bukti antrean dan pembayaran.
  6. Periksa kembali data paspor setelah di terbitkan.
  7. Jangan membeli tiket perjalanan yang tidak dapat di ubah sebelum memastikan dokumen perjalanan anak sudah tersedia, terutama jika jadwal keberangkatan masih dapat berubah.

Baca Juga : Paspor Anak untuk Bepergian ke Luar Negeri Bersama Orang Tua

Apakah Anak di Bawah 17 Tahun Wajib Memiliki Paspor untuk ke Luar Negeri?

Ya, anak warga negara Indonesia yang melakukan perjalanan ke luar negeri memerlukan dokumen perjalanan yang sah, termasuk paspor sesuai ketentuan keimigrasian.

Paspor di perlukan karena anak tetap harus memiliki identitas perjalanan internasional meskipun belum memiliki KTP.

Selain paspor, orang tua juga perlu memperhatikan persyaratan masuk negara tujuan. Setiap negara dapat memiliki aturan berbeda mengenai visa, izin masuk, dokumen pendamping, atau persyaratan perjalanan bagi anak.

Baca Juga : Paspor Anak Bepergian Tanpa Orang Tua Surat Izin, Dokumen

Bagaimana Jika Anak Bepergian ke Luar Negeri Tanpa Kedua Orang Tua?

Apabila anak bepergian ke luar negeri bersama salah satu orang tua, keluarga, atau pendamping lainnya, orang tua perlu memperhatikan ketentuan negara tujuan dan dokumen perjalanan tambahan yang mungkin diperlukan.

Beberapa negara atau maskapai dapat meminta dokumen persetujuan perjalanan anak atau dokumen pendukung lainnya.

Oleh karena itu, sebelum keberangkatan, periksa ketentuan negara tujuan, maskapai, dan instansi terkait agar dokumen anak sudah sesuai.

Baca Juga : Surat Kuasa Proses Paspor Anak

Secara umum, prosesnya meliputi persiapan dokumen, pengajuan antrean, kedatangan ke kantor imigrasi, pemeriksaan dokumen, wawancara, pengambilan foto dan biometrik, pembayaran, hingga penerbitan paspor. Karena persyaratan, tarif, dan mekanisme layanan dapat diperbarui, orang tua sebaiknya selalu memeriksa informasi terbaru melalui kanal resmi imigrasi sebelum mengajukan permohonan.

Konsultasi Paspor Sekarang!

Avatar photo
Nisa