Mendapatkan Green Card Amerika melalui pekerjaan menjadi salah satu jalur yang menarik bagi tenaga profesional, pekerja terampil, maupun individu dengan kemampuan khusus. Melalui jalur employment-based immigration, seseorang dapat memperoleh status permanent resident di Amerika Serikat apabila memenuhi kategori, persyaratan, serta tahapan imigrasi yang berlaku.
Namun, prosesnya tidak sesederhana mendapatkan tawaran kerja dari perusahaan Amerika. Sebaliknya, pemohon perlu memahami kategori employment-based yang sesuai, peran perusahaan sebagai sponsor, persyaratan tenaga kerja, proses petisi, hingga tahap memperoleh immigrant visa atau melakukan adjustment of status.
Karena itu, bagi WNI yang memiliki rencana bekerja sekaligus menetap secara permanen di Amerika Serikat, pemahaman sejak awal sangat penting. Dengan persiapan yang tepat, calon pekerja dapat mengetahui jalur mana yang paling sesuai dengan pendidikan, pengalaman, kemampuan profesional, serta tawaran pekerjaan yang tersedia.
Baca juga : Green Card Amerika: Kunci Gerbang Menuju Impian Tanpa Batas
Apa Itu Green Card Amerika Melalui Pekerjaan?
Green Card merupakan bukti status lawful permanent resident di Amerika Serikat. Status ini memungkinkan seseorang untuk tinggal dan bekerja secara permanen di Amerika Serikat sesuai ketentuan imigrasi.
Salah satu cara untuk memperoleh Green Card yaitu melalui pekerjaan. Pemerintah Amerika Serikat memiliki beberapa kategori employment-based immigrant visa, antara lain EB-1, EB-2, EB-3, dan kategori employment-based tertentu lainnya. USCIS menjelaskan bahwa EB-1 mencakup priority workers, EB-2 mencakup profesional dengan advanced degree atau exceptional ability, sedangkan EB-3 mencakup skilled workers, professionals, dan certain other workers.
Dengan demikian, istilah “Green Card melalui pekerjaan” tidak hanya mengacu pada satu jenis visa. Sebaliknya, jalurnya bergantung pada profil pekerja dan jenis pekerjaan yang menjadi dasar pengajuan.
Baca juga : Syarat Green Card Amerika Dokumen yang Harus Dipenuhi
Apakah Semua Pekerja Bisa Mendapatkan Green Card?
Tidak semua pekerjaan secara otomatis memberikan kesempatan memperoleh Green Card.
Pertama, pekerjaan tersebut harus memenuhi persyaratan kategori employment-based tertentu. Selain itu, pekerja juga harus memenuhi kualifikasi yang sesuai dengan posisi tersebut.
Kemudian, dalam banyak kasus, perusahaan Amerika perlu berperan sebagai sponsor. Perusahaan harus menunjukkan bahwa posisi tersebut memenuhi ketentuan imigrasi dan, untuk kategori tertentu, memenuhi proses labor certification.
Karena itu, seseorang yang sudah memiliki pekerjaan di Amerika belum tentu otomatis memiliki jalur menuju Green Card.
Sebagai contoh, pekerja dengan visa kerja sementara dapat bekerja secara legal selama masa berlaku statusnya. Namun, status tersebut berbeda dengan permanent resident. Jika ingin memperoleh Green Card melalui pekerjaan, pekerja perlu mengikuti proses immigrant petition serta tahapan permanent residence.
Baca juga : Cara Mendapatkan Green Card Amerika dari Awal sampai Selesai
Kategori Green Card Melalui Pekerjaan
Ada beberapa kategori utama yang perlu dipahami.
1. EB-1
EB-1 merupakan salah satu kategori employment-based untuk priority workers.
Kategori ini dapat mencakup individu dengan extraordinary ability, outstanding professors or researchers, serta multinational executives atau managers yang memenuhi persyaratan.
Untuk individu dengan extraordinary ability, profil profesional menjadi faktor penting. Prestasi, penghargaan, publikasi, kontribusi profesional, pengakuan dalam bidang tertentu, serta bukti lain dapat membantu menunjukkan kemampuan yang memenuhi standar kategori tersebut.
Menariknya, beberapa subkategori EB-1 memiliki mekanisme yang berbeda dari jalur employment-based lain. Karena itu, calon pemohon perlu melihat persyaratan subkategori secara spesifik.
Baca juga : Green Card Amerika Melalui Keluarga Syarat dan Prosedur
2. EB-2
Selanjutnya ada EB-2. Jalur ini umumnya berkaitan dengan profesional yang memiliki advanced degree atau individu dengan exceptional ability.
Misalnya, seseorang dengan gelar master atau kualifikasi setara dapat memiliki peluang untuk memenuhi persyaratan EB-2 apabila posisi dan persyaratan pekerjaan juga sesuai.
Selain jalur standar, EB-2 juga memiliki National Interest Waiver atau NIW. Jalur NIW dapat memberikan pengecualian terhadap job offer dan labor certification apabila pemohon memenuhi persyaratan yang berlaku.
Oleh sebab itu, EB-2 sering menjadi jalur yang menarik bagi profesional dengan pendidikan tinggi, pengalaman kuat, atau bidang keahlian yang memiliki nilai penting bagi kepentingan nasional Amerika Serikat.
3. EB-3
EB-3 mencakup skilled workers, professionals, dan certain other workers.
Untuk skilled worker, posisi umumnya membutuhkan setidaknya dua tahun training atau pengalaman. Sementara itu, kategori professional dapat mencakup pekerjaan yang membutuhkan gelar sarjana atau persyaratan profesional tertentu.
USCIS menjelaskan bahwa proses EB-3 tertentu dapat melibatkan labor certification dari Department of Labor serta Form I-140.
Karena itu, EB-3 menjadi salah satu kategori yang cukup penting bagi pekerja asing yang memiliki pekerjaan dan kualifikasi sesuai kebutuhan perusahaan Amerika.
Baca juga : Green Card Amerika Melalui Pernikahan Panduan Lengkap
Peran Perusahaan Amerika sebagai Sponsor
Dalam banyak kasus, perusahaan Amerika memiliki peran besar dalam proses Green Card melalui pekerjaan.
Perusahaan perlu menentukan posisi yang tersedia, persyaratan pekerjaan, kualifikasi pekerja, serta kategori employment-based yang sesuai. Selanjutnya, perusahaan dapat menjalankan proses labor certification apabila kategori tersebut mensyaratkannya.
USCIS menjelaskan bahwa dalam banyak kasus proses dimulai dengan labor certification dari Department of Labor sebelum perusahaan mengajukan Form I-140 kepada USCIS. Namun, tidak semua kategori membutuhkan labor certification.
Dengan demikian, calon pekerja sebaiknya tidak hanya fokus pada mencari perusahaan yang mau mempekerjakan mereka. Calon pekerja juga perlu mengetahui apakah perusahaan tersebut memahami proses sponsorship Green Card.
Baca juga : Green Card EB-5 Amerika Syarat Investasi, Proses, dan Risiko
Apa Itu Labor Certification?
Labor certification atau PERM merupakan salah satu tahapan penting dalam banyak proses employment-based immigration.
Secara sederhana, proses ini berkaitan dengan upaya perusahaan menunjukkan bahwa kebutuhan tenaga kerja untuk posisi tertentu memenuhi ketentuan Department of Labor.
Perusahaan perlu menjalankan proses sesuai aturan, termasuk menentukan persyaratan posisi dan proses recruitment yang relevan.
Namun, perlu diperhatikan bahwa tidak semua kategori Green Card melalui pekerjaan memerlukan labor certification.
Contohnya, jalur EB-2 NIW dapat memperoleh pengecualian dari persyaratan job offer dan labor certification apabila pemohon memenuhi kriteria NIW.
Karena itu, pemohon perlu mengetahui kategori yang tepat sebelum menyimpulkan bahwa semua proses Green Card harus melalui PERM.
Baca juga : Green Card Lottery Amerika Cara Mengikuti Diversity Visa Program
Tahapan Green Card Amerika Melalui Pekerjaan
Secara umum, proses employment-based Green Card dapat berjalan melalui beberapa tahap.
Tahap 1: Menentukan Kategori
Pertama, calon pekerja perlu mengetahui kategori yang paling sesuai.
Apakah profil masuk EB-1, EB-2, EB-2 NIW, atau EB-3? Jawabannya bergantung pada pendidikan, pengalaman, pekerjaan, prestasi, employer, dan persyaratan posisi.
Tahap 2: Mendapatkan Job Offer
Untuk jalur yang membutuhkan employer sponsorship, calon pekerja perlu memiliki posisi pekerjaan yang memenuhi ketentuan.
Pada tahap ini, komunikasi antara calon pekerja dan perusahaan sangat penting. Perusahaan harus memahami bahwa proses employment-based Green Card memiliki persyaratan berbeda dari visa kerja sementara.
Tahap 3: Labor Certification
Jika kategori membutuhkan labor certification, perusahaan menjalankan proses melalui Department of Labor.
Tahapan ini dapat membutuhkan waktu dan persiapan cukup panjang. Karena itu, perusahaan perlu menyiapkan proses recruitment dan dokumen secara cermat.
Baca juga : Biaya Green Card Amerika Rincian Biaya Petisi & Proses Imigrasi
Tahap 4: Form I-140
Setelah tahapan sebelumnya memenuhi persyaratan, perusahaan dapat mengajukan Form I-140, Immigrant Petition for Alien Worker, kepada USCIS.
Form I-140 menjadi salah satu tahap utama dalam proses employment-based immigration. USCIS kemudian menilai petisi berdasarkan kategori serta bukti yang diajukan.
Tahap 5: Menunggu Visa Availability
Setelah petisi berjalan, pemohon perlu memperhatikan priority date dan ketersediaan immigrant visa.
Hal ini penting karena jumlah immigrant visa dalam kategori employment-based memiliki batas tertentu. Oleh karena itu, persetujuan I-140 tidak selalu berarti Green Card langsung terbit.
Tahap 6: Adjustment of Status atau Consular Processing
Selanjutnya, proses dapat berbeda sesuai lokasi pemohon.
Jika pemohon berada di Amerika Serikat dan memenuhi syarat, pemohon dapat menggunakan adjustment of status melalui Form I-485 ketika visa tersedia.
Sementara itu, pemohon yang berada di luar Amerika Serikat umumnya mengikuti immigrant visa processing melalui konsulat Amerika Serikat.
USCIS menjelaskan bahwa apabila penerima manfaat berada di luar Amerika Serikat ketika nomor visa tersedia, proses dapat berlanjut melalui kantor konsulat Amerika Serikat yang relevan.
Tahap 7: Mendapatkan Permanent Resident Card
Setelah seluruh proses memperoleh persetujuan dan pemohon memenuhi persyaratan akhir, status permanent resident dapat berlaku.
Untuk pemohon yang masuk Amerika Serikat menggunakan immigrant visa, USCIS juga memiliki proses immigrant fee sebelum produksi Green Card. USCIS menyatakan bahwa pembayaran immigrant fee menjadi bagian penting agar kartu permanent resident dapat diproses.
Baca juga : Berapa Lama Proses Green Card Amerika?
Dokumen yang Perlu Disiapkan
Dokumen dapat berbeda sesuai kategori. Namun, beberapa dokumen yang sering memiliki peran penting antara lain:
- Paspor yang masih berlaku.
- Akta kelahiran.
- Ijazah dan transkrip akademik.
- Surat pengalaman kerja.
- CV atau resume profesional.
- Sertifikat keahlian.
- Surat tawaran kerja.
- Dokumen perusahaan sponsor.
- Dokumen labor certification jika kategori membutuhkan.
- Form I-140 dan dokumen pendukung.
- Dokumen status imigrasi apabila pemohon sudah berada di Amerika Serikat.
- Dokumen keluarga apabila pasangan atau anak ikut dalam proses.
- Dokumen pendukung lain sesuai permintaan USCIS atau konsulat.
Selain itu, beberapa dokumen asing dapat membutuhkan terjemahan bahasa Inggris sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca juga : Green Card Amerika vs Visa Amerika Perbedaan, Hak & Kewajiban
Berapa Lama Proses Green Card Melalui Pekerjaan?
Tidak ada satu angka waktu yang berlaku untuk seluruh pemohon.
Waktu proses dapat berbeda berdasarkan kategori, labor certification, USCIS processing time, priority date, ketersediaan visa, lokasi pemohon, serta kondisi kasus.
Karena itu, calon pemohon sebaiknya tidak percaya pada klaim bahwa Green Card melalui pekerjaan pasti selesai dalam beberapa bulan.
USCIS menyediakan halaman resmi untuk memeriksa processing time berdasarkan formulir, kategori, serta kantor yang menangani kasus.
Selain itu, antrean immigrant visa juga dapat memengaruhi keseluruhan waktu.
Apakah Green Card Melalui Pekerjaan Bisa untuk Keluarga?
Dalam kategori tertentu, pasangan dan anak yang memenuhi persyaratan dapat memperoleh manfaat imigrasi sebagai derivative beneficiaries.
Namun, detailnya bergantung pada kategori employment-based dan kondisi keluarga.
Karena itu, pemohon yang sudah menikah atau memiliki anak sebaiknya mempertimbangkan kebutuhan keluarga sejak awal. Dengan cara tersebut, strategi pengajuan dapat lebih terarah dan risiko kesalahan administrasi dapat berkurang.
Kesalahan yang Sering Terjadi
Ada beberapa kesalahan yang sebaiknya calon pemohon hindari.
- menganggap visa kerja sama dengan Green Card. Padahal, keduanya memiliki tujuan dan status berbeda.
- memilih kategori hanya berdasarkan jabatan tanpa mengevaluasi kualifikasi secara menyeluruh.
- mengabaikan priority date dan visa availability.
- menyiapkan dokumen secara terburu-buru.
- menggunakan informasi lama tanpa mengecek ketentuan terbaru.
Selain itu, calon pemohon juga perlu berhati-hati terhadap pihak yang menjanjikan Green Card secara pasti. Tidak ada pihak yang dapat menjamin persetujuan USCIS karena keputusan akhir berada pada otoritas imigrasi Amerika Serikat.
Apakah WNI Bisa Mendapatkan Green Card Melalui Pekerjaan?
Ya, WNI dapat mengajukan jalur employment-based immigration apabila memenuhi kategori dan persyaratan yang berlaku.
Namun, kewarganegaraan Indonesia sendiri tidak otomatis memberikan hak untuk memperoleh Green Card. Profil pekerjaan, pendidikan, pengalaman, employer, kategori visa, serta dokumen pendukung tetap menjadi faktor penting.
Oleh karena itu, WNI yang ingin bekerja dan menetap di Amerika Serikat sebaiknya melakukan evaluasi profil terlebih dahulu.
Misalnya, seorang profesional dengan gelar master dapat memiliki strategi berbeda dari pekerja terampil dengan pengalaman beberapa tahun. Begitu pula seorang peneliti atau profesional dengan prestasi internasional dapat memiliki pilihan kategori yang berbeda.
Mengapa Konsultasi Green Card Melalui Pekerjaan Penting?
Proses employment-based immigration memiliki banyak tahap. Selain itu, setiap kategori memiliki persyaratan yang tidak selalu sama.
Dengan konsultasi yang tepat, calon pemohon dapat membahas:
- Kategori Green Card yang sesuai.
- Potensi EB-1, EB-2, EB-2 NIW, atau EB-3.
- Kelayakan berdasarkan pendidikan dan pengalaman.
- Persyaratan job offer.
- Peran employer sponsor.
- Kebutuhan labor certification.
- Persiapan Form I-140.
- Dokumen pendukung.
- Strategi proses dari Indonesia.
- Tahapan immigrant visa atau adjustment of status.
- Potensi kendala dalam proses.
Dengan demikian, calon pemohon dapat memahami jalur yang paling masuk akal sebelum mengambil langkah lebih jauh.
Green Card Amerika melalui pekerjaan
Green Card Amerika melalui pekerjaan merupakan jalur imigrasi yang memungkinkan tenaga kerja asing memperoleh permanent residence melalui kategori employment-based yang sesuai.
Namun, prosesnya membutuhkan perencanaan. EB-1, EB-2, EB-2 NIW, dan EB-3 memiliki karakteristik serta persyaratan berbeda. Selain itu, sebagian kategori membutuhkan employer sponsorship dan labor certification, sedangkan kategori tertentu memiliki pengecualian.
Karena itu, calon pemohon sebaiknya tidak langsung memilih jalur hanya berdasarkan jenis pekerjaan. Sebaliknya, lakukan evaluasi terhadap pendidikan, pengalaman, prestasi, pekerjaan yang tersedia, employer sponsor, serta kondisi keluarga.
Bagi WNI yang memiliki rencana bekerja sekaligus memperoleh Green Card Amerika, konsultasi sejak awal dapat membantu memberikan gambaran mengenai pilihan jalur dan dokumen yang perlu dipersiapkan.
Konsultasikan Pengurusan Visa Amerika Anda Sekarang