Gaji minimum Taiwan menjadi salah satu informasi penting bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berencana bekerja di pabrik, sektor industri, maupun bidang pekerjaan lainnya. Dengan memahami aturan upah minimum Taiwan, pekerja dapat memperkirakan penghasilan, menghitung potongan gaji, dan memastikan pemberi kerja memenuhi kewajibannya. Namun, calon PMI perlu mengetahui bahwa ketentuan upah tidak selalu sama untuk setiap jenis pekerjaan.
Pada tahun 2026, pemerintah Taiwan menetapkan upah minimum bulanan sebesar NT$29.500 dan upah minimum per jam sebesar NT$196, efektif sejak 1 Januari 2026. Ketentuan ini berlaku bagi pekerja yang tercakup dalam peraturan upah minimum, termasuk pekerja asing di sektor yang mengikuti aturan tersebut. Sementara itu, pekerja rumah tangga migran yang tinggal bersama pemberi kerja memiliki ketentuan khusus.
Baca Juga : Ministry of Labor Taiwan (MOL): Panduan Resmi untuk Pekerja Indonesia
1. Berapa Gaji Minimum Taiwan Tahun 2026?
Pemerintah Taiwan menyesuaikan upah minimum untuk membantu menjaga daya beli pekerja dan mendukung kebutuhan hidup mereka. Oleh karena itu, PMI perlu mengetahui angka yang berlaku sebelum menandatangani kontrak kerja.
Berikut rincian upah minimum Taiwan tahun 2026:
| Jenis upah | Ketentuan 2026 |
|---|---|
| Upah minimum bulanan | NT$29.500 |
| Upah minimum per jam | NT$196 |
| Kenaikan upah bulanan dari 2025 | NT$910 |
| Kenaikan upah per jam dari 2025 | NT$6 |
Pada 2025, upah minimum bulanan Taiwan sebesar NT$28.590 dan upah minimum per jam sebesar NT$190. Mulai Januari 2026, pemerintah menaikkan kedua angka tersebut menjadi NT$29.500 dan NT$196. Dengan demikian, pekerja yang tercakup dalam aturan ini perlu menerima upah sesuai ketentuan terbaru, bukan menggunakan angka tahun sebelumnya.
Perlu di perhatikan bahwa upah minimum bulanan bukan berarti seluruh pekerja pasti membawa pulang NT$29.500 setiap bulan. Jumlah yang di terima dapat berbeda karena lembur, asuransi, biaya yang sah, dan potongan lain sesuai ketentuan. Karena itu, PMI perlu memeriksa slip gaji untuk mengetahui perhitungan penghasilannya.
Baca Juga : Fungsi dan Tugas Ministry of Labor Taiwan

2. Apakah Gaji Minimum Taiwan Berlaku untuk PMI?
Secara umum, pekerja asing yang bekerja pada sektor yang tercakup dalam peraturan ketenagakerjaan Taiwan berhak memperoleh upah minimum yang berlaku. Status sebagai warga negara asing tidak otomatis menghilangkan perlindungan upah tersebut.
Namun, penerapannya bergantung pada kategori pekerjaan. Pekerja pabrik dan sejumlah pekerjaan di sektor industri umumnya mengikuti aturan upah minimum Taiwan. Sebaliknya, pekerja rumah tangga migran yang bekerja di rumah pribadi tidak tercakup dalam Labor Standards Act dengan cara yang sama.
Karena itu, calon PMI perlu membedakan dua hal berikut:
- Pekerja pabrik atau sektor industri: umumnya mengikuti upah minimum Taiwan apabila pekerjaannya tercakup dalam aturan ketenagakerjaan yang berlaku.
- Pekerja rumah tangga migran: upah mengikuti perjanjian kerja dan ketentuan khusus yang berlaku bagi kategori tersebut, bukan otomatis mengikuti angka minimum bulanan NT$29.500.
Keterangan ini penting agar calon pekerja tidak keliru membandingkan gaji dari dua sektor berbeda. Sebelum berangkat, periksa kontrak dan tanyakan kepada pihak penempatan mengenai aturan upah yang berlaku untuk pekerjaan yang di tawarkan.
Baca Juga : Website Resmi MOL Taiwan: Panduan untuk PMI
3. Aturan Gaji Minimum Taiwan untuk Pekerja Pabrik
Pekerja pabrik menjadi salah satu kelompok PMI yang perlu memahami upah minimum, jam kerja, dan perhitungan lembur. Jika pekerjaan termasuk dalam cakupan Labor Standards Act, pemberi kerja wajib mengikuti ketentuan upah minimum dan standar ketenagakerjaan yang relevan.
Untuk pekerja dengan sistem gaji bulanan, angka NT$29.500 pada 2026 merupakan batas minimum bagi pekerja yang memenuhi ketentuan upah bulanan tersebut. Sementara itu, angka NT$196 per jam berlaku untuk sistem pembayaran per jam sesuai aturan yang relevan.
Selain gaji pokok, pekerja dapat memperoleh penghasilan tambahan melalui lembur atau tunjangan sesuai kontrak dan ketentuan yang berlaku. Namun, PMI perlu membedakan gaji pokok dari total penghasilan bulanan. Tawaran gaji yang terlihat tinggi mungkin sudah memasukkan perkiraan lembur, sehingga jumlahnya tidak selalu menjadi penghasilan tetap.
Baca Juga : Izin Kerja Taiwan: Prosedur dan Dokumen
Sebelum menandatangani kontrak, periksa beberapa hal berikut:
- Besaran gaji pokok per bulan.
- Jam kerja normal dan jadwal istirahat.
- Ketentuan pembayaran lembur.
- Biaya makan dan tempat tinggal.
- Potongan asuransi dan biaya lain yang sah.
- Tanggal pembayaran serta bukti penerimaan gaji.
Dengan memeriksa rincian tersebut, pekerja dapat memperkirakan penghasilan secara lebih realistis dan menghindari kesalahpahaman setelah mulai bekerja.
Baca Juga : Hak dan Kewajiban PMI yang Bekerja di Taiwan
4. Gaji Minimum Pekerja Rumah Tangga di Taiwan
Pekerja rumah tangga migran memiliki pengaturan upah yang berbeda dari pekerja pabrik. Kategori ini tidak otomatis memperoleh upah minimum bulanan NT$29.500 karena pekerjaannya tidak tercakup dalam Labor Standards Act dengan cara yang sama.
Menurut informasi resmi Ministry of Labor Taiwan, upah bulanan pekerja rumah tangga migran untuk kontrak baru atau kontrak yang di perbarui sejak 10 Agustus 2022 di tetapkan sebesar NT$20.000. Penerapan nominal tersebut perlu di lihat berdasarkan ketentuan kontrak dan kebijakan yang berlaku untuk pekerja terkait.
Oleh sebab itu, calon pekerja rumah tangga sebaiknya tidak langsung menganggap upahnya harus sama dengan upah minimum pekerja pabrik. Sebaliknya, periksa kontrak secara menyeluruh, termasuk gaji, waktu istirahat, tugas harian, fasilitas tempat tinggal, dan ketentuan pembayaran tambahan.
Pekerja juga perlu memastikan apakah kontrak yang di tandatangani termasuk kontrak baru atau perpanjangan serta apakah terdapat ketentuan terbaru yang memengaruhi penghasilannya. Jika informasi dari perekrut berbeda dengan dokumen resmi, mintalah penjelasan sebelum menyetujui kontrak.
Baca Juga : Kontrak Kerja Taiwan: Gaji, Jam Kerja, dan Potongan
5. Cara Menghitung Gaji Minimum Taiwan
Memahami cara menghitung gaji membantu PMI mengetahui apakah pembayaran yang di terima sudah sesuai dengan kontrak dan aturan yang berlaku.
Menghitung gaji bulanan
Misalnya, seorang pekerja pabrik menerima gaji pokok sebesar NT$29.500 per bulan. Jika pekerja tersebut memenuhi ketentuan upah minimum bulanan, angka tersebut menjadi dasar untuk memeriksa kesesuaian gaji pokoknya.
Selanjutnya, pekerja perlu memeriksa komponen tambahan dan potongan. Jika terdapat pembayaran lembur, penghasilan total dapat meningkat. Sebaliknya, potongan yang sah dapat membuat jumlah uang yang masuk ke rekening lebih rendah daripada gaji kotor.
Baca Juga : Asuransi dan Perlindungan Pekerja Migran di Taiwan
Menghitung gaji berdasarkan jam
Untuk pekerja yang di bayar per jam dan tercakup dalam ketentuan tersebut, upah minimum 2026 sebesar NT$196 per jam.
Sebagai ilustrasi sederhana, jika seseorang bekerja selama 8 jam dengan tarif minimum per jam, perhitungannya adalah:
NT$196 × 8 jam = NT$1.568.
Perhitungan ini hanya ilustrasi upah dasar untuk delapan jam. Jumlah tersebut tidak otomatis menjadi perhitungan gaji harian bagi semua pekerja karena sistem pengupahan, jam kerja normal, dan ketentuan lembur dapat berbeda.
Baca Juga : Cara Mengadukan Masalah Kerja di Taiwan untuk PMI
Menghitung penghasilan setelah potongan
Untuk memperkirakan uang yang benar-benar di terima, gunakan rumus berikut:
Gaji bersih = gaji kotor + penghasilan tambahan − potongan yang sah.
Sebagai contoh, pekerja menerima gaji pokok NT$29.500 dan tambahan lembur NT$2.000. Jika total potongan yang sah mencapai NT$2.500, perhitungannya menjadi NT$29.500 + NT$2.000 − NT$2.500 = NT$29.000.
Angka ini hanya contoh perhitungan, bukan estimasi potongan standar semua PMI. Jumlah sebenarnya bergantung pada status asuransi, kontrak, lembur, serta ketentuan yang berlaku.
Baca Juga : Gaji Tidak Dibayar di Taiwan: Langkah yang Bisa Dilakukan PMI
6. Hak Pekerja atas Upah di Taiwan
PMI tidak hanya perlu mengetahui besaran gaji minimum, tetapi juga hak yang berkaitan dengan pembayaran upah. Bagi pekerja yang tercakup dalam Labor Standards Act dan peraturan terkait, perlindungan upah meliputi ketentuan penting berikut.
Hak menerima upah sesuai aturan
Pemberi kerja tidak boleh menetapkan upah di bawah batas minimum yang berlaku bagi pekerja yang tercakup dalam aturan tersebut. Jika kontrak mencantumkan nominal lebih rendah, ketentuan minimum yang berlaku perlu menjadi acuan sesuai hukum.
Hak menerima pembayaran secara jelas
Pekerja perlu mendapatkan informasi mengenai jumlah gaji dan perhitungannya. Simpan slip gaji atau bukti transfer setiap bulan agar pekerja dapat memeriksa apakah pembayaran sesuai kontrak.
Baca Juga : Perbedaan MOL Taiwan, NIA, dan Kantor Perwakilan Taiwan
Hak atas perhitungan lembur yang sesuai
Bagi pekerja yang tercakup dalam aturan lembur, pemberi kerja harus menghitung pembayaran sesuai ketentuan yang berlaku. Karena itu, catat jam mulai dan selesai kerja serta simpan jadwal kerja jika terdapat perbedaan perhitungan.
Hak mengadukan masalah upah
Jika pemberi kerja terlambat membayar gaji, membayar kurang dari ketentuan, atau melakukan potongan yang tidak jelas, PMI dapat mencari bantuan melalui saluran resmi Taiwan. Pekerja sebaiknya menyimpan kontrak, slip gaji, catatan jam kerja, dan bukti komunikasi untuk mendukung pengaduan.
7. Potongan Gaji yang Perlu Diperiksa PMI
Gaji bersih yang diterima PMI dapat berbeda dari gaji kotor. Namun, setiap potongan perlu memiliki dasar yang jelas dan mengikuti ketentuan yang berlaku.
Beberapa komponen yang mungkin memengaruhi gaji bersih antara lain:
- Iuran asuransi yang menjadi tanggungan pekerja.
- Biaya makan atau tempat tinggal apabila diperjanjikan secara sah.
- Pajak atau kewajiban lain sesuai status pekerja.
- Potongan lain yang memiliki dasar hukum atau kesepakatan yang sah.
PMI perlu meminta rincian potongan secara tertulis. Jangan langsung menerima alasan bahwa semua pekerja pasti mendapatkan potongan dalam jumlah yang sama karena kondisi setiap pekerja dapat berbeda.
Selain itu, biaya perekrutan di negara asal dan biaya setelah tiba di Taiwan perlu diperiksa secara terpisah. Simpan bukti pembayaran dan jangan menyetujui pungutan yang tidak memiliki rincian jelas.
8. Apa yang Harus Dilakukan Jika Gaji di Bawah Minimum?
Jika PMI menduga menerima upah di bawah ketentuan, lakukan pemeriksaan secara bertahap. Pertama, pastikan kategori pekerjaan dan aturan upah yang berlaku. Langkah ini penting karena pekerja pabrik dan pekerja rumah tangga memiliki ketentuan berbeda.
Kedua, bandingkan kontrak dengan slip gaji, catatan jam kerja, dan bukti transfer. Periksa apakah perbedaan berasal dari potongan, ketidaksesuaian pembayaran, atau perhitungan lembur.
Ketiga, mintalah penjelasan kepada pemberi kerja atau pihak yang menangani penempatan. Jika masalah tidak terselesaikan, pekerja dapat menghubungi hotline 1955 di Taiwan untuk memperoleh informasi dan bantuan terkait hak pekerja migran.
PMI juga dapat menghubungi KDEI Taipei untuk mendapatkan arahan mengenai bantuan bagi warga negara Indonesia. Jika mengalami ancaman atau kekerasan, utamakan keselamatan dan cari bantuan melalui saluran yang tepat.
9. Tips Memastikan Gaji Taiwan Sesuai Kontrak
Agar lebih terlindungi, calon PMI sebaiknya melakukan beberapa langkah sebelum dan selama bekerja.
- Periksa gaji pokok yang tertulis dalam kontrak.
- Pastikan kategori pekerjaan dan aturan upahnya.
- Tanyakan cara menghitung lembur serta hari libur.
- Minta rincian biaya makan, tempat tinggal, dan potongan lainnya.
- Simpan kontrak, slip gaji, bukti transfer, serta catatan jam kerja.
- Bandingkan informasi dari perekrut dengan sumber resmi pemerintah Taiwan.
- Segera cari bantuan jika menemukan pembayaran yang tidak sesuai.
Kebiasaan menyimpan bukti akan membantu PMI memantau penghasilan dan memperjelas masalah jika terjadi perselisihan. Selain itu, pekerja dapat merencanakan tabungan berdasarkan gaji bersih, bukan hanya angka gaji yang tercantum dalam iklan lowongan.
Gaji minimum Taiwan tahun 2026 adalah NT$29.500 per bulan dan NT$196 per jam bagi pekerja yang tercakup dalam ketentuan upah minimum. Namun, pekerja rumah tangga migran memiliki pengaturan khusus sehingga tidak otomatis mengikuti angka minimum pekerja pabrik.
Karena itu, setiap PMI perlu memahami kategori pekerjaannya, membaca kontrak, memeriksa potongan gaji, dan memastikan pembayaran sesuai ketentuan yang berlaku. Jika menemukan dugaan pelanggaran, simpan bukti dan hubungi saluran resmi seperti hotline 1955.
Dengan memahami aturan upah minimum Taiwan dan hak pekerja, PMI dapat memperkirakan penghasilan secara lebih akurat, menghindari kesalahpahaman, serta melindungi haknya selama bekerja di Taiwan.
Konsultasi Dokumen Kerja di Taiwan Sekarang