Gaji Kerja di Arab Saudi: Kisaran Gaji & Tunjangan untuk PMI

Tania Bulan

Gaji Kerja di Arab Saudi Kisaran Gaji & Tunjangan untuk PMI
Direktur Utama Jangkar Groups

Gaji kerja di Arab Saudi menjadi salah satu hal yang paling sering dicari calon pekerja Indonesia sebelum memutuskan bekerja di luar negeri. Bukan hanya soal nominal gaji bulanan. Ada hal lain yang perlu di perhitungkan, seperti tunjangan, lembur, tempat tinggal, transportasi, biaya makan, hingga isi kontrak kerja.

Sekilas, angka gaji yang di tawarkan memang terlihat menarik. Namun, angka besar belum tentu berarti penghasilan bersih yang besar pula.

Saya biasanya menyarankan calon PMI membuat perhitungan sederhana terlebih dahulu. Misalnya, ketika melihat tawaran gaji SAR 3.000 per bulan, jangan langsung membandingkannya dengan rupiah. Cek juga apakah perusahaan menyediakan tempat tinggal, makan, transportasi, asuransi, atau fasilitas lainnya. Dari sini, gambaran sebenarnya mulai terlihat.

Baca Juga: Kerja ke Arab Saudi: Gaji, Syarat, Biaya, Visa, Agen, Pekerjaan

Gaji Kerja di Arab Saudi untuk PMI

Tidak ada satu angka yang bisa di sebut sebagai standar gaji untuk seluruh pekerja asing di Arab Saudi.

Besaran upah bergantung pada jenis pekerjaan, pengalaman, keterampilan, perusahaan, lokasi, jam kerja, dan isi kontrak. Pekerja dengan keahlian khusus tentu memiliki struktur penghasilan yang berbeda dari pekerja pemula.

Selain itu, calon PMI juga perlu membedakan antara basic salary dan total penghasilan.

Dalam aturan ketenagakerjaan Saudi, upah aktual dapat mencakup gaji pokok serta tambahan atau tunjangan tertentu yang menjadi hak pekerja berdasarkan kontrak atau aturan perusahaan.

Karena itu, jangan hanya bertanya:

“Gajinya berapa?”

Lebih baik tanyakan secara lengkap:

  • Berapa gaji pokok?
  • Apakah ada tunjangan?
  • Apakah tempat tinggal di sediakan?
  • Apakah makan di tanggung?
  • Bagaimana perhitungan lembur?
  • Berapa jam kerja?
  • Kapan gaji di bayarkan?
  • Apakah ada potongan?

Pertanyaan sederhana tersebut dapat membantu menghindari salah memahami tawaran kerja.

Faktor yang Menentukan Besaran Gaji

1. Jenis Pekerjaan

Pekerjaan di sektor konstruksi, hospitality, restoran, transportasi, manufaktur, teknisi, hingga pekerjaan profesional mempunyai struktur gaji yang berbeda.

Semakin spesifik keterampilan yang di butuhkan, semakin besar kemungkinan perusahaan menawarkan paket kompensasi yang berbeda.

Namun, nominal tetap harus di lihat berdasarkan kontrak konkret. Jangan menggunakan angka dari satu lowongan sebagai patokan untuk semua perusahaan.

2. Pengalaman Kerja

Pengalaman juga dapat menjadi faktor penting.

Calon pekerja dengan pengalaman beberapa tahun biasanya mempunyai posisi tawar yang berbeda di bandingkan pemula, terutama jika pengalaman tersebut sesuai dengan pekerjaan yang di tawarkan.

Sertifikat kompetensi pun dapat membantu memperkuat profil kandidat pada pekerjaan tertentu.

3. Lokasi dan Perusahaan

Tempat bekerja juga berpengaruh terhadap paket pekerjaan.

Selain gaji, perusahaan dapat memberikan fasilitas tertentu sesuai kontrak. Karena itu, dua lowongan dengan pekerjaan yang hampir sama bisa saja memiliki paket berbeda.

4. Kemampuan dan Bahasa

Untuk beberapa posisi, kemampuan bahasa Arab atau bahasa Inggris dapat menjadi nilai tambah.

Begitu juga keterampilan teknis, kemampuan mengoperasikan peralatan, pengalaman pelayanan pelanggan, maupun kemampuan membaca dokumen kerja.

Kisaran Gaji Berdasarkan Jenis Pekerjaan

Berbicara mengenai gaji kerja di Arab Saudi, calon PMI sebaiknya berhati-hati terhadap artikel atau iklan yang mencantumkan nominal seolah-olah berlaku untuk seluruh pekerja.

Kisaran gaji dapat berbeda berdasarkan perusahaan dan kontrak.

Sebagai gambaran pencarian lowongan, beberapa posisi yang sering di temukan antara lain:

Jenis pekerjaanHal yang perlu diperhatikan
KonstruksiGaji pokok, lembur, tempat tinggal
TeknisiSertifikat, pengalaman, spesialisasi
DriverJenis kendaraan dan lisensi
HousekeepingGaji, makan, akomodasi
RestoranGaji pokok, service charge jika ada
HospitalityShift, akomodasi, makan
OperatorPengalaman dan keterampilan teknis
Pekerja umumJam kerja, fasilitas, lembur

Tabel tersebut bukan daftar nominal gaji resmi. Fungsinya adalah membantu calon PMI memahami komponen yang perlu di bandingkan ketika membaca lowongan.

Jadi, jangan terpaku pada angka paling tinggi.

Lihat paketnya secara keseluruhan.

Tunjangan dan Fasilitas Kerja

Gaji bukan satu-satunya komponen dalam sebuah tawaran kerja.

Dalam kontrak, perusahaan dapat mencantumkan berbagai fasilitas atau tunjangan sesuai posisi dan kesepakatan kerja. Misalnya:

  • tempat tinggal;
  • tunjangan perumahan;
  • transportasi;
  • tunjangan makan;
  • asuransi atau perlindungan tertentu;
  • tiket perjalanan sesuai ketentuan kontrak;
  • uang lembur;
  • cuti dan hak lainnya.

Kementerian Sumber Daya Manusia dan Pembangunan Sosial Arab Saudi menjelaskan bahwa pemberi kerja dapat menyediakan akomodasi dan transportasi, atau menggantinya dengan tunjangan yang sesuai apabila diatur dalam hubungan kerja.

Karena itu, calon pekerja perlu membaca bagian benefits and allowances dalam kontrak.

Misalnya ada dua tawaran.

Pekerjaan A memberikan gaji lebih tinggi, tetapi pekerja harus membayar tempat tinggal dan transportasi sendiri.

Pekerjaan B memberikan gaji sedikit lebih rendah, tetapi akomodasi dan transportasi di tanggung perusahaan.

Perbandingan seperti ini jauh lebih relevan daripada sekadar membandingkan angka gaji.

Aturan Upah dan Pembayaran Gaji

Arab Saudi memiliki aturan ketenagakerjaan yang mengatur hubungan antara pekerja dan pemberi kerja.

Untuk pekerja dengan sistem gaji bulanan, pembayaran di lakukan setiap bulan. Selain itu, perusahaan di wajibkan membayarkan upah melalui rekening pada bank yang di setujui di Kerajaan sesuai ketentuan yang berlaku.

Hal ini penting bagi PMI.

  1. Simpan bukti pembayaran gaji.
  2. Simpan kontrak.
  3. Simpan dokumen pekerjaan.

Dokumen tersebut dapat membantu apabila suatu saat terjadi persoalan mengenai pembayaran atau hak kerja.

Pemerintah Arab Saudi juga memiliki layanan dan mekanisme yang berkaitan dengan perlindungan hak pekerja asing. Salah satunya adalah skema perlindungan upah bagi pekerja asing tertentu di sektor swasta ketika perusahaan mengalami gagal bayar sesuai kondisi yang di tentukan.

Dengan kata lain, calon pekerja tidak seharusnya hanya memikirkan nominal gaji.

Status pekerjaan dan perlindungan hak juga penting.

Lembur dan Jam Kerja

Jam kerja berhubungan langsung dengan penghasilan.

Dalam ketentuan ketenagakerjaan Saudi, jam kerja normal pada umumnya tidak boleh melebihi 8 jam per hari atau 48 jam per minggu, dengan pengaturan khusus selama Ramadan bagi pekerja Muslim. Terdapat pula ketentuan mengenai waktu istirahat.

Lembur juga mempunyai aturan tersendiri.

Untuk jam kerja lembur, pekerja berhak mendapatkan tambahan upah yang pada dasarnya di hitung berdasarkan upah per jam di tambah 50% dari upah pokok, sesuai ketentuan yang berlaku.

Karena itu, saat menerima tawaran kerja, tanyakan:

“Bagaimana perhitungan overtime atau lemburnya?”

Jangan menganggap lembur otomatis sudah termasuk dalam gaji bulanan.

Periksa kontraknya.

Gaji vs Biaya Hidup di Arab Saudi

Nominal gaji perlu di bandingkan dengan pengeluaran.

Biaya hidup setiap orang berbeda. Lokasi tempat tinggal, pola makan, kebutuhan transportasi, dan gaya hidup akan memengaruhi jumlah uang yang dapat ditabung.

Misalnya, seorang pekerja mendapatkan gaji bulanan dalam Riyal Saudi. Jika akomodasi, transportasi, dan makan ditanggung perusahaan, sebagian penghasilan mungkin dapat dialokasikan untuk tabungan.

Sebaliknya, apabila semua kebutuhan tersebut harus di bayar sendiri, pengeluaran bulanan bisa lebih besar.

Maka, sebelum berangkat, buat simulasi sederhana:

Gaji bersih − biaya hidup − kebutuhan pribadi = potensi tabungan.

Perhitungan tersebut lebih berguna daripada sekadar mengonversi SAR ke rupiah.

Cara Mengecek Gaji dalam Kontrak

Sebelum menandatangani kontrak, periksa beberapa bagian berikut.

Gaji Pokok

Pastikan nominal gaji pokok tertulis dengan jelas.

Jangan hanya menerima informasi melalui percakapan WhatsApp tanpa dokumen resmi.

Tunjangan

Cek apakah ada:

  • housing allowance;
  • transport allowance;
  • meal allowance;
  • overtime;
  • bonus;
  • fasilitas kesehatan;
  • akomodasi.

Tidak semua fasilitas otomatis berlaku. Pastikan sesuai dokumen.

Jam Kerja

Periksa jumlah jam kerja, sistem shift, hari libur, serta ketentuan lembur.

Masa Kontrak

Perhatikan tanggal mulai, durasi kontrak, masa percobaan bila ada, serta ketentuan perpanjangan.

Pemotongan Gaji

Baca bagian deductions dengan teliti.

Jika ada biaya atau potongan yang tidak di pahami, tanyakan sebelum menandatangani.

Kontrak kerja Saudi pada prinsipnya memuat informasi seperti nama pemberi kerja, identitas pekerja, upah termasuk manfaat dan tunjangan, jenis pekerjaan, lokasi kerja, tanggal mulai, durasi kontrak bila berjangka, serta hak dan kewajiban dasar para pihak.

Tips Memilih Lowongan Kerja Arab Saudi

Jangan mudah tergoda oleh judul:

“Gaji besar, berangkat cepat!”

Justru bagian detailnya yang perlu diperiksa.

Pertama, identifikasi perusahaan atau pemberi kerja.

Kedua, minta rincian gaji secara tertulis.

Ketiga, pastikan jenis pekerjaan sesuai dengan kemampuan dan dokumen kerja.

Keempat, pahami fasilitas yang di berikan.

Kelima, cek bagaimana proses penempatan dan dokumen kerja di lakukan.

Bagi pekerja asing, Arab Saudi mensyaratkan izin kerja untuk menjalankan pekerjaan secara legal. Regulasi Saudi juga mengatur bahwa pekerja non-Saudi harus memenuhi persyaratan yang di tetapkan sebelum bekerja.

Jadi, jangan berangkat hanya bermodalkan janji lisan.

Dokumen harus jelas.

Kesalahan yang Sering Di lakukan Calon PMI

Ada beberapa kesalahan yang sebaiknya di hindari.

Pertama, hanya melihat gaji kotor.

Kedua, tidak membaca kontrak.

Ketiga, tidak bertanya tentang lembur.

Keempat, mengabaikan biaya tempat tinggal.

Kelima, percaya pada informasi lowongan tanpa memeriksa pihak yang merekrut.

Keenam, tidak menyimpan salinan dokumen.

Padahal, dokumen adalah pegangan penting selama proses bekerja di luar negeri.

Jika ada perbedaan antara janji awal dan isi kontrak, jangan buru-buru menyetujui. Tanyakan dan minta penjelasan terlebih dahulu.

Checklist Sebelum Berangkat ke Arab Saudi

Sebelum menerima pekerjaan, gunakan checklist sederhana berikut:

  • Nama perusahaan jelas.
  • Posisi pekerjaan sesuai.
  • Gaji pokok tertulis.
  • Tunjangan di jelaskan.
  • Jam kerja di ketahui.
  • Perhitungan lembur jelas.
  • Akomodasi di ketahui.
  • Transportasi di ketahui.
  • Kontrak tersedia.
  • Dokumen kerja sesuai.
  • Biaya penempatan di jelaskan.
  • Salinan dokumen di simpan.

Checklist ini terlihat sederhana.

Namun, justru hal-hal sederhana sering menentukan apakah seseorang memahami tawaran kerja dengan baik atau tidak.

FAQ Gaji Kerja di Arab Saudi

Berapa gaji kerja di Arab Saudi?

Tidak ada satu nominal yang berlaku untuk semua pekerjaan. Gaji bergantung pada posisi, perusahaan, pengalaman, keterampilan, lokasi, jam kerja, serta isi kontrak.

Apakah gaji pekerja Indonesia di Saudi sama?

Tidak. Pekerja Indonesia dapat memperoleh paket gaji berbeda sesuai pekerjaan dan kontrak masing-masing.

Apakah gaji dibayar setiap bulan?

Untuk pekerja dengan sistem gaji bulanan, pembayaran dilakukan setiap bulan sesuai ketentuan ketenagakerjaan Saudi.

Apakah ada lembur di Arab Saudi?

Ada ketentuan mengenai kerja lembur dan pembayaran tambahan. Secara umum, lembur mendapatkan tambahan berdasarkan upah per jam dan 50% dari upah pokok sesuai aturan yang berlaku.

Apakah perusahaan menyediakan tempat tinggal?

Tergantung kontrak dan kebijakan pemberi kerja. Akomodasi dapat diberikan atau diganti dengan tunjangan apabila diatur dalam hubungan kerja.

Apakah gaji tinggi berarti lebih banyak bisa ditabung?

Belum tentu. Jumlah tabungan juga dipengaruhi biaya tempat tinggal, makan, transportasi, kebutuhan pribadi, dan fasilitas dari perusahaan.

Apa yang harus dicek sebelum menerima tawaran kerja?

Cek gaji pokok, tunjangan, lembur, jam kerja, akomodasi, transportasi, masa kontrak, potongan, dan dokumen pekerjaan.

Apakah WNI bisa bekerja di Arab Saudi?

Warga negara non-Saudi dapat bekerja apabila memenuhi persyaratan ketenagakerjaan dan izin kerja yang berlaku di Arab Saudi.

Gaji kerja di Arab Saudi tidak sebaiknya dinilai hanya dari nominal yang tercantum dalam iklan lowongan. Gaji pokok hanyalah salah satu bagian dari keseluruhan paket pekerjaan.

Perhatikan tunjangan. Cek lembur. Hitung biaya hidup. Baca kontrak.

Selain itu, pastikan pekerjaan dan proses keberangkatan dilakukan melalui jalur yang sesuai dengan ketentuan. Arab Saudi mempunyai aturan khusus bagi pekerja asing, termasuk mengenai izin kerja dan hubungan kerja.

Pada akhirnya, tawaran kerja yang perlu dipahami bukan sekadar “berapa gajinya?”, tetapi “berapa penghasilan yang diterima, apa saja fasilitasnya, apa kewajibannya, dan apa yang tertulis dalam kontrak?”

Mulai menulis sekarang dengan data yang jelas, dokumen yang lengkap, dan perhitungan yang realistis.

Hubungi Kami Via WhatsApp


Tania Bulan