Ijazah merupakan dokumen pendidikan penting yang menjadi bukti kelulusan seseorang dari jenjang sekolah atau perguruan tinggi. Dokumen ini sering digunakan untuk melamar pekerjaan, melanjutkan pendidikan, mengikuti seleksi CPNS, mengurus kenaikan jabatan, hingga memenuhi persyaratan administrasi di luar negeri. Cara Mengurus Ijazah Rusak Oleh karena itu, pemilik ijazah perlu menjaga kondisinya agar tetap baik dan mudah digunakan saat diperlukan.
Namun, berbagai kejadian dapat merusak ijazah. Misalnya, kertas ijazah sobek karena penyimpanan yang kurang tepat, terkena air akibat banjir, mengalami perubahan warna karena kelembapan, atau terbakar akibat kebakaran rumah. Kerusakan tersebut tentu menimbulkan kekhawatiran, terutama ketika pemilik ijazah harus segera menggunakan dokumen untuk keperluan penting.
Meskipun demikian, Anda tidak perlu langsung panik ketika ijazah mengalami kerusakan. Sebab, terdapat prosedur yang dapat Anda tempuh untuk meminta penanganan dari sekolah, perguruan tinggi, atau instansi pendidikan yang berwenang. Selain itu, langkah yang tepat sejak awal dapat membantu menjaga keaslian dokumen dan memperlancar proses administrasi.
Artikel ini membahas cara mengurus ijazah rusak, mulai dari persiapan dokumen, prosedur pengajuan, penanganan berdasarkan jenis kerusakan, hingga tips agar proses berjalan lebih lancar.
Baca Juga : Cara Mengurus Ijazah Rusak atau Hilang, Syarat dan Prosedurnya
Apa yang Harus Dilakukan Jika Ijazah Rusak?
Ketika ijazah mengalami kerusakan, langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah memeriksa tingkat kerusakannya. Dengan begitu, Anda dapat menentukan tindakan yang paling sesuai tanpa memperburuk kondisi dokumen.
Pertama, simpan ijazah di tempat yang aman dan kering. Jika ijazah terkena air, hindari menggosok permukaan kertas atau menggunakan panas berlebihan untuk mengeringkannya. Sebaliknya, pisahkan dokumen dari benda lain yang lembap dan biarkan kondisinya stabil.
Selanjutnya, dokumentasikan kerusakan melalui foto yang jelas. Ambil gambar seluruh bagian ijazah, termasuk nama pemilik, nomor ijazah, tahun kelulusan, tanda tangan, dan bagian lain yang masih terbaca. Dokumentasi tersebut dapat membantu pihak sekolah atau instansi pendidikan memahami kondisi dokumen.
Selain itu, hindari memperbaiki ijazah menggunakan selotip, lem, cairan pemutih, atau bahan kimia. Tindakan tersebut berpotensi merusak kertas, menghilangkan tulisan, atau memengaruhi unsur keaslian dokumen.
Setelah itu, hubungi sekolah atau perguruan tinggi yang menerbitkan ijazah. Apabila institusi tersebut sudah tutup atau mengalami perubahan status, tanyakan kepada dinas pendidikan, kantor wilayah kementerian terkait, atau instansi penerus yang berwenang menangani arsip kelulusan.
Baca Juga : Cara Mengurus Ijazah Hilang dari SD, SMP, SMA, Perguruan Tinggi

Cara Mengurus Ijazah Rusak Secara Umum
Pada dasarnya, prosedur penanganan ijazah rusak bergantung pada jenjang pendidikan, tahun penerbitan, tingkat kerusakan, serta ketersediaan arsip. Oleh sebab itu, pastikan Anda memperoleh informasi dari instansi yang berwenang sebelum menyiapkan seluruh persyaratan.
Berikut tahapan umum yang dapat Anda ikuti.
1. Menghubungi Sekolah atau Perguruan Tinggi Penerbit
Langkah pertama adalah menghubungi bagian tata usaha sekolah, bagian administrasi akademik perguruan tinggi, atau unit yang menangani dokumen kelulusan.
Jelaskan jenis kerusakan yang terjadi dan tanyakan apakah institusi tersebut dapat menangani permohonan penggantian atau dokumen pengganti. Dengan demikian, Anda dapat mengetahui jalur pengurusan yang tepat sejak awal.
Jika sekolah atau perguruan tinggi masih beroperasi, Anda dapat meminta informasi mengenai formulir permohonan, dokumen pendukung, jadwal pelayanan, serta kemungkinan pemeriksaan fisik ijazah.
2. Menyiapkan Dokumen Persyaratan
Setelah memperoleh petunjuk dari instansi terkait, siapkan dokumen pendukung sesuai kebutuhan. Persyaratan setiap instansi bisa berbeda, sehingga Anda sebaiknya tidak menganggap satu daftar berlaku untuk seluruh jenjang pendidikan.
Dokumen yang mungkin diminta antara lain:
- Ijazah asli yang rusak, apabila masih tersedia dan dapat diserahkan.
- Fotokopi ijazah atau salinan digital yang masih terbaca.
- Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau identitas resmi lainnya.
- Kartu Keluarga (KK), jika diperlukan untuk verifikasi data.
- Surat permohonan penanganan atau penggantian ijazah.
- Surat keterangan kehilangan atau laporan kepolisian, apabila dokumen juga hilang atau mengalami kerusakan akibat peristiwa tertentu dan instansi memintanya.
- Dokumen pendukung lain, seperti rapor, transkrip nilai, buku induk, atau surat keterangan kelulusan, jika tersedia.
Selain dokumen tersebut, siapkan foto kondisi ijazah yang rusak. Foto ini membantu petugas menilai kerusakan sebelum melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Baca Juga : Apakah Ijazah Hilang Harus Membuat Surat Kehilangan dari Polisi?
3. Mengajukan Permohonan Resmi
Berikutnya, ajukan permohonan secara resmi kepada pihak yang berwenang. Anda dapat menyampaikan permohonan melalui bagian administrasi sekolah, perguruan tinggi, atau instansi pendidikan yang telah memberikan arahan.
Dalam surat permohonan, cantumkan identitas pemilik ijazah, nama institusi pendidikan, tahun kelulusan, nomor ijazah jika masih terbaca, serta penjelasan mengenai penyebab kerusakan.
Kemudian, sampaikan jenis penanganan yang Anda butuhkan. Misalnya, Anda meminta pemeriksaan dokumen, penerbitan surat keterangan pengganti, atau prosedur penggantian ijazah sesuai ketentuan yang berlaku.
Penting untuk dipahami bahwa ijazah yang rusak tidak selalu dapat diganti dengan ijazah baru. Oleh karena itu, ikuti hasil pemeriksaan dan keputusan instansi penerbit berdasarkan aturan yang berlaku untuk dokumen tersebut.
4. Menjalani Verifikasi Data Kelulusan
Setelah permohonan masuk, pihak terkait akan memeriksa identitas pemilik dan data kelulusan. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan bahwa dokumen yang Anda ajukan benar-benar berkaitan dengan riwayat pendidikan yang tercatat.
Petugas dapat mencocokkan nama, tanggal lahir, tahun kelulusan, nomor ijazah, serta data lain yang tersedia dalam arsip sekolah atau perguruan tinggi.
Jika sebagian tulisan pada ijazah sudah tidak terbaca, sampaikan informasi pendukung yang Anda miliki. Sebagai contoh, rapor, transkrip nilai, salinan ijazah, atau dokumen kelulusan lain dapat membantu proses pencocokan data.
Namun, kelengkapan arsip setiap institusi tidak selalu sama. Karena itu, tanyakan kepada petugas mengenai alternatif verifikasi jika dokumen utama sulit dibaca.
5. Mengikuti Prosedur Penanganan yang Ditentukan
Setelah proses verifikasi, instansi terkait akan menjelaskan langkah berikutnya. Bergantung pada ketentuan yang berlaku, penanganan dapat berupa pencatatan kerusakan, penerbitan dokumen pengganti dalam bentuk yang diizinkan, atau pemberian surat keterangan yang mendukung penggunaan dokumen tersebut.
Selanjutnya, ikuti petunjuk mengenai penyerahan ijazah asli, pengisian formulir tambahan, serta pengambilan dokumen hasil proses.
Sebelum menyelesaikan pengurusan, pastikan Anda memahami fungsi dokumen yang diterbitkan. Sebab, surat keterangan pengganti tidak selalu memiliki bentuk atau ketentuan penggunaan yang sama dengan ijazah asli.
Baca Juga : Syarat Mengurus Ijazah Pengganti Dokumen yang Perlu Disiapkan
Cara Mengurus Ijazah Sobek
Ijazah sobek merupakan salah satu bentuk kerusakan yang sering terjadi akibat penyimpanan yang tidak tepat, kertas yang menua, atau kecelakaan saat memindahkan dokumen.
Jika ijazah hanya mengalami sobekan kecil pada bagian tepi dan informasi penting masih terbaca, simpan dokumen tersebut dengan hati-hati. Sebaliknya, jika sobekan mengenai nama, nomor ijazah, tanda tangan, cap, atau bagian penting lainnya, segera konsultasikan kondisinya kepada institusi penerbit.
Untuk mempermudah penanganan, lakukan langkah berikut:
- Foto seluruh bagian ijazah sebelum melakukan tindakan apa pun.
- Simpan semua potongan kertas yang terlepas, jika masih ada.
- Hindari menempelkan sobekan menggunakan selotip atau lem secara permanen.
- Hubungi sekolah atau perguruan tinggi penerbit untuk meminta arahan.
- Siapkan identitas dan dokumen pendukung kelulusan.
- Ajukan permohonan pemeriksaan atau penggantian sesuai prosedur yang berlaku.
Selain itu, jangan mencoba menulis ulang bagian ijazah yang hilang. Perubahan tulisan dapat menimbulkan keraguan terhadap keaslian dokumen dan menyulitkan proses verifikasi.
Cara Mengurus Ijazah Terkena Air
Ijazah yang terkena air memerlukan penanganan hati-hati karena kelembapan dapat menyebabkan kertas mengerut, tinta luntur, atau tulisan sulit terbaca.
Apabila kejadian baru berlangsung, jauhkan ijazah dari sumber air dan jangan menggosok permukaannya. Jika dokumen masih basah, hindari menyetrika atau menggunakan pengering bersuhu tinggi karena panas dapat merusak kertas dan tinta.
Setelah itu, periksa kondisi dokumen ketika sudah cukup kering untuk ditangani dengan aman. Jika tulisan, nomor ijazah, tanda tangan, atau cap mengalami kerusakan, dokumentasikan bagian tersebut melalui foto.
Baca Juga : Cara Mengurus Ijazah Hilang Jika Sekolah Tutup atau Ganti Nama
Berikutnya, hubungi institusi penerbit untuk mengetahui apakah Anda perlu mengajukan permohonan penggantian atau cukup meminta pemeriksaan dan pengesahan data. Apabila ijazah terkena banjir atau air kotor, sampaikan kondisi tersebut secara jelas agar petugas dapat memberikan arahan yang sesuai.
Sebagai langkah pencegahan, simpan ijazah di dalam pelindung dokumen yang sesuai dan letakkan di tempat yang kering. Meskipun demikian, jangan menutup dokumen yang masih lembap dalam plastik kedap udara karena kondisi tersebut dapat memicu pertumbuhan jamur.
Cara Mengurus Ijazah Terbakar
Ijazah yang terbakar membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut, terutama jika sebagian besar kertas hangus atau informasi kelulusan tidak lagi terbaca.
Pertama, jangan memaksakan diri membuka atau meratakan bagian yang rapuh. Kertas yang terkena api dapat mudah hancur ketika disentuh, sehingga penanganan yang kasar berisiko menghilangkan sisa informasi.
Kemudian, dokumentasikan bagian dokumen yang masih tersisa. Jika tersedia, kumpulkan salinan ijazah, rapor, transkrip nilai, atau dokumen lain yang memuat informasi kelulusan.
Setelah itu, ajukan konsultasi kepada sekolah atau perguruan tinggi penerbit. Jelaskan penyebab kebakaran dan tingkat kerusakan dokumen. Apabila instansi meminta surat keterangan tambahan, penuhi persyaratan tersebut sesuai arahan resmi.
Baca Juga : Cara Mengurus Ijazah Pengganti yang Hilang di Perguruan Tinggi
Jika ijazah hampir seluruhnya hangus, verifikasi kemungkinan penerbitan dokumen pengganti akan sangat bergantung pada ketersediaan arsip dan ketentuan yang berlaku. Oleh sebab itu, jangan menganggap bahwa semua ijazah terbakar pasti dapat diganti dengan dokumen baru dalam bentuk yang sama.
Apakah Ijazah Rusak Bisa Diganti dengan Ijazah Baru?
Pertanyaan ini sering muncul ketika pemilik ijazah menghadapi kerusakan berat. Namun, jawabannya bergantung pada jenjang pendidikan, tahun kelulusan, jenis dokumen, serta peraturan yang mengatur penerbitannya.
Pada beberapa kondisi, instansi berwenang dapat memberikan mekanisme penanganan atau dokumen pengganti sesuai ketentuan. Sementara itu, pada kondisi lain, instansi mungkin mengarahkan pemilik ijazah untuk menggunakan surat keterangan tertentu atau menjalani proses verifikasi tambahan.
Oleh karena itu, Anda perlu membedakan tiga hal berikut:
- Ijazah asli yang rusak: dokumen kelulusan yang masih ada, tetapi mengalami kerusakan fisik.
- Dokumen pengganti: dokumen yang diterbitkan melalui prosedur resmi sesuai ketentuan yang berlaku.
- Surat keterangan: dokumen pendukung yang menjelaskan atau mengonfirmasi informasi tertentu mengenai kelulusan.
Ketiganya tidak selalu memiliki fungsi dan status administrasi yang sama. Karena itu, tanyakan kepada instansi penerbit mengenai dokumen yang dapat mereka keluarkan dan tujuan penggunaannya.
Jika ijazah tersebut akan digunakan untuk melamar pekerjaan, melanjutkan pendidikan, atau mengurus keperluan di luar negeri, pastikan pihak penerima dokumen menerima bentuk dokumen pengganti yang Anda peroleh.
Baca Juga : Biaya dan Lama Proses Mengurus Ijazah Rusak atau Hilang
Berapa Lama Proses Pengurusan Ijazah Rusak?
Lama pengurusan ijazah rusak tidak memiliki satu ketentuan waktu yang berlaku untuk seluruh kasus. Durasi proses bergantung pada kelengkapan dokumen, ketersediaan arsip, tingkat kerusakan, serta kewenangan instansi yang menangani permohonan.
Jika data kelulusan masih lengkap dan dokumen pendukung tersedia, pemeriksaan dapat berjalan lebih mudah. Sebaliknya, jika ijazah berasal dari tahun kelulusan lama, sekolah sudah tutup, atau sebagian besar data tidak terbaca, petugas mungkin membutuhkan waktu tambahan untuk melakukan penelusuran arsip.
Untuk memperoleh perkiraan waktu yang lebih akurat, tanyakan langsung kepada instansi terkait mengenai tahapan pemeriksaan, jadwal pelayanan, dan estimasi penyelesaian.
Selain itu, mintalah bukti penerimaan permohonan jika instansi menyediakan fasilitas tersebut. Dengan begitu, Anda dapat memantau perkembangan proses dan mengetahui kapan perlu melakukan tindak lanjut.
Baca Juga : Ijazah Hilang untuk Melamar Kerja, Apa Dokumen Penggantinya?
Apakah Mengurus Ijazah Rusak Memerlukan Biaya?
Biaya pengurusan ijazah rusak bergantung pada ketentuan instansi penerbit dan jenis layanan yang diperlukan. Oleh sebab itu, jangan langsung menganggap bahwa seluruh proses penggantian ijazah gratis atau selalu berbayar.
Sebelum mengajukan permohonan, tanyakan apakah terdapat biaya administrasi yang sah. Jika ada, mintalah informasi mengenai dasar biaya, metode pembayaran, dan bukti pembayaran resmi.
Selain biaya administrasi, Anda mungkin perlu menyiapkan anggaran untuk kebutuhan pendukung, seperti penggandaan dokumen, pengiriman berkas, atau penerjemahan tersumpah apabila dokumen akan digunakan di luar negeri.
Namun, biaya pendukung tersebut berbeda dari biaya penerbitan dokumen. Dengan meminta rincian sejak awal, Anda dapat menyiapkan anggaran secara lebih tepat dan menghindari pengeluaran yang tidak diperlukan.
Baca Juga : Apakah Ijazah Pengganti Bisa Dilegalisir dan Diterjemahkan Luar Negeri?
Tips Agar Pengurusan Ijazah Rusak Berjalan Lancar
Agar proses administrasi berjalan lebih efektif, lakukan beberapa langkah berikut.
Siapkan Salinan Dokumen Sejak Awal
Simpan fotokopi atau hasil pindai ijazah di tempat terpisah dari dokumen asli. Dengan demikian, Anda tetap memiliki informasi dasar ketika ijazah mengalami kerusakan berat.
Pastikan Data Identitas Konsisten
Periksa kesesuaian nama, tanggal lahir, dan informasi lain pada KTP dengan dokumen pendidikan yang tersedia. Jika terdapat perbedaan data, sampaikan kepada petugas agar mereka dapat menjelaskan prosedur koreksinya.
Gunakan Jalur Resmi
Ajukan permohonan melalui sekolah, perguruan tinggi, atau instansi yang berwenang. Hindari pihak yang menjanjikan penerbitan ijazah baru tanpa pemeriksaan data dan prosedur resmi.
Simpan Bukti Pengajuan
Jika Anda menyerahkan dokumen asli, tanyakan apakah petugas dapat memberikan tanda terima. Simpan juga salinan surat permohonan dan dokumen pendukung untuk mempermudah tindak lanjut.
Jelaskan Tujuan Penggunaan Ijazah
Sampaikan apakah ijazah akan digunakan untuk pekerjaan, pendidikan lanjutan, administrasi pemerintahan, atau kebutuhan di luar negeri. Informasi ini membantu petugas menjelaskan dokumen yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Cara mengurus ijazah rusak, sobek, terkena air, atau terbakar dimulai dengan mengamankan dokumen, mendokumentasikan kerusakan, menyiapkan identitas dan bukti kelulusan, serta menghubungi institusi penerbit. Setelah itu, ikuti prosedur verifikasi dan penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca Juga : Jasa Bantuan Pengurusan Dokumen Ijazah, Legalisir, Terjemahan
Meskipun kerusakan ijazah dapat menimbulkan kekhawatiran, Anda tetap memiliki langkah administratif yang dapat ditempuh. Kunci utamanya adalah tidak melakukan perbaikan sembarangan, menjaga bukti yang tersedia, dan memastikan seluruh proses berjalan melalui jalur resmi. Jika ijazah akan digunakan untuk pekerjaan, pendidikan lanjutan, atau kebutuhan administrasi di luar negeri, periksa juga persyaratan pihak penerima. Dengan persiapan yang tepat, Anda dapat menentukan langkah penanganan yang sesuai dan mengurangi risiko kendala administrasi pada kemudian hari.
Konsultasi Ijazah Rusak Sekarang!