Cara Memastikan Keaslian Ijazah Perguruan Tinggi Secara Resmi menjadi hal penting bagi lulusan, perusahaan, instansi pemerintah, maupun pihak lain yang ingin memastikan keabsahan dokumen pendidikan. Ijazah perguruan tinggi tidak hanya menjadi bukti bahwa seseorang telah menyelesaikan pendidikan tinggi, tetapi juga menjadi salah satu dokumen utama untuk melamar pekerjaan, mengikuti seleksi CPNS atau PPPK, melanjutkan studi, hingga mengurus kebutuhan administrasi tertentu.
Namun, pemeriksaan ijazah tidak cukup hanya dengan melihat bentuk fisik, tanda tangan, stempel, atau nomor yang tercetak pada dokumen. Sebab, pihak yang tidak bertanggung jawab dapat meniru tampilan ijazah sehingga terlihat meyakinkan. Oleh karena itu, pemeriksaan perlu di lakukan melalui sumber resmi dan di konfirmasi kepada perguruan tinggi yang menerbitkannya.
Selain itu, masyarakat perlu memahami perbedaan antara pemeriksaan nomor ijazah, pencocokan data mahasiswa, dan legalisasi dokumen. Ketiganya memiliki fungsi yang berbeda. Dengan memahami prosedur tersebut, Anda dapat memeriksa ijazah secara lebih teliti dan menghindari kesimpulan yang keliru.
Baca Juga : Keabsahan Ijazah: Pengertian, Syarat, dan Prosedur
1. Mengapa Keaslian Ijazah Perguruan Tinggi Perlu Di periksa?

Pemeriksaan keaslian ijazah bertujuan memastikan bahwa dokumen tersebut benar-benar berasal dari perguruan tinggi yang berwenang menerbitkannya. Selain itu, pemeriksaan juga membantu mencocokkan identitas lulusan, program studi, jenjang pendidikan, serta informasi kelulusan.
Baca Juga : Cara Memeriksa Keaslian Ijazah Dokumen dan Langkah Verifikasi
Dalam proses rekrutmen, misalnya, perusahaan perlu memastikan bahwa calon karyawan memiliki kualifikasi pendidikan sesuai persyaratan. Begitu pula instansi pemerintah yang membutuhkan dokumen pendidikan sebagai bagian dari seleksi administrasi.
Di sisi lain, pemeriksaan juga memberikan perlindungan kepada pemilik ijazah asli. Ketika seseorang menghadapi keraguan atas dokumen pendidikannya, hasil pemeriksaan dari sumber resmi dapat membantu menjelaskan status data tersebut.
Baca Juga : PDDikti untuk Verifikasi Ijazah: Fungsi, Syarat & Cara Pengecekan
Berikut beberapa alasan penting untuk melakukan pemeriksaan:
- Memastikan perguruan tinggi dan program studi memiliki identitas yang jelas.
- Mencocokkan nama lulusan dan nomor ijazah.
- Memastikan data pendidikan tercatat dalam sistem resmi.
- Mengurangi risiko penggunaan ijazah palsu atau dokumen yang tidak sesuai.
- Membantu memenuhi persyaratan administrasi pekerjaan, pendidikan, dan layanan lainnya.
Dengan demikian, pemeriksaan keaslian ijazah bukan sekadar formalitas. Sebaliknya, proses ini menjadi langkah penting untuk menjaga kredibilitas dokumen pendidikan.
Baca Juga : Cara Mengecek Nomor Ijazah dan Data Kelulusan Secara Online
2. Periksa Nomor Ijazah melalui Portal PISN
Salah satu cara resmi untuk memeriksa nomor ijazah perguruan tinggi adalah melalui Penomoran Ijazah dan Sertifikat Profesi Nasional (PISN). Portal ini menyediakan layanan verifikasi nomor ijazah dan sertifikat profesi nasional serta terintegrasi dengan Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti).
Untuk melakukan pemeriksaan, siapkan informasi yang sesuai dengan ijazah. Selanjutnya, ikuti langkah berikut:
- Buka situs resmi PISN melalui peramban.
- Pilih perguruan tinggi yang menerbitkan ijazah.
- Tentukan program pendidikan dan program studi.
- Pilih jenis pencarian yang tersedia, misalnya menggunakan NIM atau nomor ijazah.
- Masukkan nomor sesuai dokumen yang ingin di periksa.
- Isi kode CAPTCHA apabila sistem memintanya.
- Jalankan pencarian dan perhatikan hasil verifikasi.
Apabila data di temukan, cocokkan informasi yang muncul dengan ijazah asli. Perhatikan kesesuaian perguruan tinggi, program studi, serta nomor yang di gunakan.
Namun, apabila nomor ijazah tidak di temukan, jangan langsung menyimpulkan bahwa dokumen tersebut palsu. PISN menyediakan petunjuk agar pemilik ijazah menghubungi perguruan tinggi penerbit ketika nomor atau NIM tidak muncul dalam pencarian.
Selain itu, cakupan data dapat berbeda menurut periode pelaporan dan jenis perguruan tinggi. Karena itu, hasil pencarian perlu di pahami bersama informasi lain dari kampus.
Baca Juga : Cara Mengecek Keaslian Ijazah SMA dan SMK Secara Resmi
3. Cocokkan Data Mahasiswa melalui PDDikti
Selain PISN, Anda dapat memeriksa riwayat pendidikan melalui Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti). Sistem ini menjadi rujukan resmi untuk informasi perguruan tinggi, program studi, mahasiswa, dan dosen di Indonesia.
Berikut langkah pemeriksaannya:
- Buka laman resmi PDDikti.
- Gunakan fitur pencarian mahasiswa atau pencarian spesifik.
- Masukkan nama, NIM, atau informasi lain yang tersedia.
- Pilih hasil pencarian yang sesuai dengan identitas pemilik ijazah.
- Periksa nama perguruan tinggi dan program studi.
- Cocokkan jenjang pendidikan serta informasi akademik yang di tampilkan.
Pemeriksaan ini membantu memastikan bahwa riwayat pendidikan seseorang memiliki catatan dalam sistem pendidikan tinggi nasional.
Meskipun demikian, PDDikti dan PISN memiliki fungsi yang berbeda. PDDikti menyediakan informasi mengenai data pendidikan tinggi, sedangkan PISN secara khusus mendukung penomoran dan verifikasi nomor ijazah serta sertifikat profesi nasional.
Oleh sebab itu, sebaiknya gunakan kedua layanan tersebut sesuai kebutuhan. Pencocokan data mahasiswa melalui PDDikti dapat menjadi pemeriksaan pendukung, sedangkan verifikasi nomor ijazah melalui PISN membantu memeriksa nomor dokumen.
Baca Juga : Legalisasi Ijazah Syarat Pengesahan Dokumen Pendidikan
4. Pastikan Status Perguruan Tinggi dan Program Studi
Keaslian ijazah juga berkaitan dengan identitas perguruan tinggi dan program studi yang menerbitkannya. Oleh karena itu, jangan hanya memeriksa nama kampus yang tercetak pada ijazah.
Baca Juga : Verifikasi Keabsahan Ijazah untuk Melamar Kerja: Syarat & Proses
Pertama, cari nama perguruan tinggi melalui laman PDDikti. Kemudian, periksa identitas, lokasi, status, serta informasi program studi yang tersedia.
Selanjutnya, perhatikan apakah program studi sesuai dengan jenjang pendidikan pada ijazah. Sebagai contoh, ijazah sarjana harus memiliki kesesuaian dengan program pendidikan sarjana yang tercatat.
Selain itu, Anda perlu memahami bahwa status perguruan tinggi dan akreditasi program studi merupakan informasi yang berbeda dari keaslian dokumen. Status akreditasi dapat menjadi bahan pemeriksaan tambahan, tetapi tidak cukup untuk membuktikan bahwa suatu ijazah asli atau palsu.
Apabila perguruan tinggi pernah mengalami perubahan nama, penggabungan, alih bentuk, atau penutupan, telusuri riwayat kelembagaannya. Dengan begitu, Anda tidak keliru menilai ijazah hanya karena nama kampus pada dokumen berbeda dengan nama yang di gunakan saat ini.
Baca Juga : Keabsahan Ijazah untuk Kerja di Luar Negeri: Syarat dan Prosedur
5. Konfirmasi Langsung kepada Perguruan Tinggi Penerbit
Pemeriksaan melalui sistem daring memang membantu. Akan tetapi, dalam kondisi tertentu, konfirmasi langsung kepada perguruan tinggi tetap di perlukan.
Langkah ini terutama penting apabila nomor ijazah tidak di temukan, data mahasiswa berbeda, atau terdapat ketidaksesuaian antara dokumen dan informasi pada sistem.
Untuk melakukan konfirmasi, hubungi bagian akademik, biro administrasi akademik, atau unit yang menangani arsip kelulusan. Gunakan alamat surat elektronik, nomor telepon, atau kanal komunikasi resmi yang tercantum pada situs kampus.
Baca Juga : Data Ijazah Tidak Ditemukan? Ini Penyebab & Cara Mengatasinya
Sampaikan permintaan pemeriksaan dengan informasi yang jelas, seperti:
- Nama lengkap sesuai ijazah.
- Nomor induk mahasiswa atau NIM.
- Program studi dan jenjang pendidikan.
- Tahun masuk dan tahun kelulusan.
- Nomor ijazah.
- Salinan ijazah apabila kampus memerlukannya.
Selanjutnya, mintalah konfirmasi mengenai kesesuaian data lulusan dan nomor dokumen. Jika diperlukan, tanyakan pula prosedur memperoleh surat keterangan atau dokumen pendukung dari kampus.
Perlu di ingat, jangan mengirimkan data pribadi atau salinan ijazah kepada pihak yang tidak jelas identitasnya. Sebaliknya, gunakan kanal resmi agar informasi pendidikan tetap terlindungi.
Baca Juga : Jasa Verifikasi Ijazah dan Pengurusan Dokumen Pendidikan
6. Periksa Fisik Ijazah sebagai Pemeriksaan Pendukung
Selain pemeriksaan digital dan konfirmasi kampus, Anda juga dapat mengamati kondisi fisik ijazah. Pemeriksaan ini berguna untuk menemukan indikasi awal ketidaksesuaian dokumen.
Perhatikan beberapa unsur berikut:
a. Identitas lulusan
Pastikan nama, tempat dan tanggal lahir, serta informasi pribadi lainnya sesuai dengan identitas pemilik ijazah.
b. Nama perguruan tinggi dan program studi
Cocokkan nama kampus, fakultas, program studi, dan jenjang pendidikan dengan data resmi.
c. Nomor ijazah
Periksa apakah nomor pada dokumen sesuai dengan hasil verifikasi melalui PISN, apabila nomor tersebut tercakup dalam sistem.
d. Tanda tangan dan pejabat penerbit
Perhatikan nama serta jabatan pejabat yang menandatangani ijazah. Jika terdapat keraguan, mintalah konfirmasi kepada pihak kampus.
e. Kondisi dokumen
Amati kemungkinan perubahan tulisan, penghapusan, penempelan ulang, atau perbedaan cetakan yang mencurigakan.
Namun, pemeriksaan fisik tidak dapat menggantikan verifikasi resmi. Dokumen yang terlihat rapi belum tentu benar, sedangkan ijazah lama yang memiliki kondisi fisik kurang baik belum tentu tidak sah.
7. Apa yang Harus Di lakukan Jika Data Ijazah Tidak Di temukan?
Ketika sistem tidak menampilkan data ijazah, langkah pertama adalah memeriksa kembali informasi yang Anda masukkan. Kesalahan penulisan nama perguruan tinggi, program studi, NIM, atau nomor ijazah dapat menyebabkan pencarian tidak menghasilkan data.
Jika informasi sudah benar tetapi hasilnya tetap kosong, hubungi perguruan tinggi penerbit. Mintalah pihak kampus memeriksa arsip akademik dan pelaporan data mahasiswa.
Apabila kampus menemukan kesalahan dalam data PDDikti, tanyakan prosedur perbaikannya. Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam pelaporan dan pembaruan data pendidikan tinggi. Oleh karena itu, pemilik ijazah sebaiknya mengikuti arahan resmi dari kampus.
Untuk lulusan perguruan tinggi yang sudah tutup atau mengalami perubahan kelembagaan, cari informasi mengenai perguruan tinggi penerus, lembaga pengelola arsip, atau instansi yang berwenang menangani riwayat kampus tersebut.
Dengan demikian, ketiadaan data dalam pencarian daring tidak boleh langsung menjadi dasar untuk menyatakan ijazah palsu. Pemeriksaan lanjutan tetap di perlukan agar kesimpulan memiliki dasar yang jelas.
8. Perbedaan Verifikasi Keaslian Ijazah dan Legalisasi Ijazah
Banyak orang menganggap verifikasi dan legalisasi ijazah sebagai proses yang sama. Padahal, keduanya memiliki tujuan berbeda.
Verifikasi ijazah merupakan proses pemeriksaan untuk memastikan kesesuaian informasi dokumen dengan data resmi atau catatan perguruan tinggi penerbit.
Sementara itu, legalisasi ijazah merupakan proses pengesahan salinan atau dokumen sesuai ketentuan instansi yang berwenang. Proses ini biasanya di perlukan ketika seseorang harus menyerahkan salinan ijazah untuk kebutuhan administrasi tertentu.
Selain itu, verifikasi nomor ijazah melalui PISN tidak otomatis menggantikan legalisasi. Begitu pula, salinan ijazah yang telah dilegalisasi tidak selalu berarti seluruh riwayat akademik sudah di periksa melalui PISN atau PDDikti.
Karena itu, pastikan terlebih dahulu jenis pemeriksaan yang di minta oleh perusahaan, instansi, atau lembaga pendidikan tujuan.
9. Tips agar Pemeriksaan Ijazah Berjalan Lancar
Agar proses pemeriksaan berjalan lebih efektif, siapkan dokumen dan informasi sejak awal. Selain itu, gunakan sumber resmi dan hindari layanan yang menjanjikan hasil verifikasi tanpa pemeriksaan yang jelas.
Berikut beberapa tips yang dapat Anda terapkan:
- Siapkan ijazah asli dan salinan digital dengan kualitas terbaca.
- Catat nomor ijazah serta NIM secara teliti.
- Gunakan portal resmi PISN dan PDDikti.
- Cocokkan data pada sistem dengan dokumen fisik.
- Hubungi kampus jika menemukan perbedaan informasi.
- Simpan bukti komunikasi dan hasil pemeriksaan.
- Pastikan tujuan pemeriksaan, apakah untuk pekerjaan, pendidikan, atau administrasi lainnya.
Pada akhirnya, pemeriksaan yang teliti akan membantu mengurangi kesalahan dalam menilai dokumen pendidikan.
Cara memastikan keaslian ijazah perguruan tinggi secara resmi perlu di lakukan melalui beberapa tahapan. Anda dapat memulai dengan memeriksa nomor ijazah melalui PISN, mencocokkan riwayat pendidikan melalui PDDikti, memeriksa identitas perguruan tinggi dan program studi, serta mengonfirmasi informasi kepada kampus penerbit.
Selain itu, pemeriksaan fisik dapat membantu menemukan indikasi awal ketidaksesuaian dokumen. Namun, hasil pemeriksaan fisik tidak boleh menggantikan konfirmasi dari sumber resmi.
Jika Anda mengalami kendala dalam pemeriksaan nomor ijazah, menemukan data yang tidak sesuai, atau membutuhkan pendampingan untuk menyiapkan dokumen verifikasi, pastikan Anda memahami prosedur yang tepat sebelum mengambil langkah berikutnya.
PT Jangkar Global Groups dapat menjadi mitra konsultasi untuk membantu Anda memahami kebutuhan administrasi dan persiapan dokumen terkait pemeriksaan keaslian ijazah perguruan tinggi secara resmi.
Konsultasi Pengurusan Dokumen Anda Sekarang