Mengetahui biaya Visa Schengen dan biaya jasa pengurusan visa penting dilakukan sebelum memulai proses pengajuan. Total pengeluaran tidak hanya terdiri dari biaya visa yang di bayarkan kepada otoritas negara Schengen, tetapi juga dapat mencakup service fee pusat aplikasi, asuransi perjalanan, foto, penerjemahan dokumen, transportasi, hingga biaya jasa agen jika menggunakan bantuan pengurusan.
Besarnya biaya juga dapat berbeda berdasarkan negara tujuan, pusat aplikasi yang di gunakan, jenis layanan tambahan, serta kebutuhan dokumen masing-masing pemohon. Oleh karena itu, pemohon sebaiknya memisahkan antara biaya resmi visa dan biaya layanan tambahan agar dapat menghitung anggaran secara lebih akurat.
Baca Juga : Biro Jasa Visa Schengen Indonesia
Berapa Biaya Visa Schengen?
Saat ini, biaya standar Visa Schengen untuk pemohon dewasa adalah €90. Untuk anak berusia 6 sampai di bawah 12 tahun, biaya standarnya adalah €45. Anak di bawah 6 tahun pada umumnya tidak di kenakan biaya visa berdasarkan ketentuan umum.
Biaya tersebut merupakan visa fee resmi, bukan biaya jasa agen.
Kenaikan biaya standar dari €80 menjadi €90 untuk orang dewasa dan dari €40 menjadi €45 untuk anak usia 6–12 tahun mulai berlaku pada 11 Juni 2024.
Karena pembayaran dilakukan dalam mekanisme yang di tetapkan oleh negara atau pusat aplikasi terkait, jumlah rupiah yang di bayarkan dapat mengikuti kurs dan ketentuan pembayaran yang berlaku pada saat pengajuan.
Baca Juga : Jasa Visa Schengen Akses ke 29 Negara Eropa Tanpa Ribet

Apakah Biaya Visa Schengen Sama untuk Semua Negara?
Secara umum, aturan biaya visa Schengen mengikuti Visa Code, sehingga tarif standar berlaku untuk pemohon dari berbagai negara. Namun, terdapat pengecualian, pembebasan, atau pengurangan biaya untuk kategori tertentu.
Jadi, pemohon dari Indonesia tidak perlu menganggap bahwa biaya visa akan berbeda hanya karena memilih Prancis, Italia, Jerman, Belanda, atau negara Schengen lainnya.
Yang dapat berbeda justru adalah biaya layanan pusat aplikasi dan layanan tambahan yang di gunakan saat mengajukan visa.
Baca Juga : Syarat Visa Schengen untuk Warga Indonesia: Dokumen yang Harus Disiapkan
Komponen Biaya Pengajuan Visa Schengen
Agar lebih mudah menghitung anggaran, biaya pengajuan dapat di bagi menjadi beberapa kelompok.
1. Visa Fee
Ini merupakan biaya utama yang di bayarkan untuk pemrosesan permohonan Visa Schengen.
Untuk pemohon dewasa, tarif standar saat ini adalah €90. Sementara itu, anak usia 6 sampai di bawah 12 tahun di kenakan €45 berdasarkan tarif umum.
Biaya visa bukan pembayaran untuk menjamin visa di terbitkan.
Dengan kata lain, membayar visa fee tidak berarti permohonan pasti di setujui.
2. Service Fee Pusat Aplikasi
Sebagian negara menggunakan penyedia layanan eksternal untuk menerima aplikasi visa. Dalam kondisi tersebut, dapat di kenakan biaya layanan tambahan di luar visa fee. Komisi Eropa juga menjelaskan bahwa biaya tambahan dapat berlaku apabila pemohon menggunakan visa service centre.
Nominal service fee tidak selalu sama karena bergantung pada penyedia layanan dan negara yang di layani.
Oleh karena itu, pemohon perlu memeriksa tarif terbaru pada situs pusat aplikasi yang di tunjuk.
Baca Juga : Cara Mengurus Visa Schengen dari Indonesia: Panduan Lengkap
3. Biaya Asuransi Perjalanan
Asuransi perjalanan merupakan salah satu persyaratan umum untuk Visa Schengen.
Biaya polis tergantung pada perusahaan asuransi, usia pemohon, durasi perjalanan, manfaat perlindungan, dan cakupan yang di pilih.
Pemohon sebaiknya tidak hanya mencari polis paling murah. Pastikan polis tersebut memenuhi persyaratan Visa Schengen yang di tentukan oleh otoritas terkait.
4. Biaya Foto Visa
Foto merupakan salah satu dokumen yang biasanya di perlukan dalam aplikasi.
Jika belum memiliki foto sesuai spesifikasi, pemohon dapat mengeluarkan biaya tambahan untuk jasa foto.
Beberapa pusat aplikasi juga menyediakan layanan fotografi berbayar. Sebagai contoh, salah satu daftar layanan tambahan VFS di Indonesia mencantumkan layanan foto dengan tarif yang dapat berubah sesuai pusat dan negara yang di layani.
Baca Juga : Berapa Lama Proses Visa Schengen? Ini Estimasi Waktu Pengurusannya
5. Biaya Penerjemahan Dokumen
Dalam kondisi tertentu, dokumen berbahasa Indonesia mungkin perlu di terjemahkan sesuai ketentuan negara atau pusat aplikasi.
Biaya penerjemahan bergantung pada jumlah halaman, jenis dokumen, bahasa tujuan, serta penerjemah yang di gunakan.
Tidak semua dokumen otomatis harus di terjemahkan. Karena itu, periksa terlebih dahulu checklist resmi sebelum mengeluarkan biaya untuk penerjemahan.
6. Biaya Legalisasi atau Pengesahan Dokumen
Dokumen tertentu dapat membutuhkan legalisasi atau bentuk pengesahan lain berdasarkan kebutuhan aplikasi.
Namun, legalisasi bukan biaya standar yang otomatis berlaku pada setiap pemohon Visa Schengen.
Jika tidak di persyaratkan, pemohon tidak perlu melakukan proses tersebut hanya karena menganggap semua dokumen visa harus di legalisasi.
Baca Juga : Visa Schengen untuk Wisata: Syarat dan Prosedur Pengajuan
Biaya Jasa Pengurusan Visa Schengen
Selain biaya resmi, pemohon dapat menggunakan jasa agen untuk membantu proses administrasi.
Biaya jasa pengurusan Visa Schengen tidak memiliki satu tarif resmi yang berlaku untuk semua agen.
Setiap penyedia jasa dapat menetapkan harga berdasarkan cakupan layanan yang di berikan.
Misalnya, ada agen yang hanya membantu pengecekan dokumen dan pengisian formulir. Ada pula yang menawarkan paket lebih lengkap, seperti konsultasi, pemeriksaan dokumen, pengaturan janji temu, pendampingan, hingga pengembalian paspor.
Karena itu, jangan menyamakan biaya jasa agen dengan visa fee.
Baca Juga : Visa Schengen untuk Kunjungan Keluarga: Syarat dan Dokumen
Apa Saja yang Biasanya Termasuk Jasa Pengurusan Visa?
Sebelum membayar agen, tanyakan secara rinci layanan yang termasuk dalam paket.
Beberapa layanan yang mungkin di tawarkan antara lain:
- konsultasi tujuan perjalanan;
- pemeriksaan kelengkapan dokumen;
- pengecekan formulir aplikasi;
- bantuan pengisian formulir;
- penyusunan itinerary;
- pengecekan dokumen keuangan;
- bantuan membuat janji temu;
- pendampingan saat proses aplikasi;
- pengaturan pengiriman paspor;
- bantuan administratif lainnya.
Tidak semua agen memberikan seluruh layanan tersebut.
Oleh karena itu, pemohon sebaiknya meminta rincian tertulis mengenai layanan yang termasuk dalam harga.
Baca Juga : Visa Schengen untuk Bisnis: Persyaratan dan Cara Pengajuan
Apakah Jasa Agen Sudah Termasuk Biaya Visa?
Belum tentu.
Ini merupakan hal penting yang perlu di tanyakan sebelum melakukan pembayaran.
Sebuah paket jasa agen dapat memiliki struktur seperti:
Biaya jasa agen + visa fee + service fee pusat aplikasi + biaya dokumen + biaya tambahan lainnya.
Jadi, apabila agen menawarkan harga tertentu, tanyakan apakah nominal tersebut sudah mencakup visa fee dan service fee atau hanya biaya jasa pengurusan.
Dengan cara tersebut, pemohon dapat menghindari salah memahami harga paket.
Baca Juga : Negara Schengen yang Bisa Diajukan Visa: Panduan Memilih Negara Pengajuan
Contoh Simulasi Biaya Visa Schengen
Sebagai gambaran sederhana, pemohon dewasa dapat menghitung biaya dengan beberapa komponen:
| Komponen | Keterangan |
|---|---|
| Visa fee | €90 untuk tarif standar dewasa |
| Service fee | Bergantung pada pusat aplikasi |
| Asuransi perjalanan | Bergantung pada polis |
| Foto | Jika di perlukan |
| Terjemahan | Jika di persyaratkan |
| Legalisasi | Jika di perlukan |
| Jasa agen | Bergantung pada layanan |
| Kurir | Opsional, sesuai layanan yang di pilih |
Simulasi tersebut belum menunjukkan total nominal rupiah karena beberapa biaya berubah berdasarkan negara tujuan, pusat aplikasi, kurs, dan layanan yang di gunakan.
Sebagai contoh, pusat aplikasi tertentu menyediakan layanan tambahan seperti kurir, bantuan pengisian formulir, foto, fotokopi, dan layanan premium dengan tarif masing-masing. Tarif tersebut juga dapat berubah.
Baca Juga : Alasan Visa Schengen Ditolak dan Cara Menghindari Kesalahan Pengajuan
Biaya Layanan Tambahan Apakah Wajib?
Tidak selalu.
Pusat aplikasi dapat menawarkan layanan tambahan yang sifatnya opsional. Contohnya adalah layanan kurir, premium lounge, prime time appointment, bantuan pengisian formulir, atau layanan lainnya.
Salah satu halaman layanan VFS di Indonesia secara jelas menyebutkan bahwa layanan nilai tambah bersifat sukarela dan di kenakan biaya tambahan. Layanan tersebut juga tidak memengaruhi waktu pemrosesan maupun keputusan permohonan visa.
Artinya, pemohon tidak perlu mengambil semua layanan tambahan hanya karena tersedia.
Pilih layanan berdasarkan kebutuhan sebenarnya.
Apakah Membayar Jasa Agen Bisa Menjamin Visa Di setujui?
Tidak.
Jasa pengurusan visa pada dasarnya membantu pemohon dalam aspek administratif. Agen tidak memiliki kewenangan untuk menentukan apakah Visa Schengen di terbitkan.
Keputusan berada pada otoritas negara Schengen yang berwenang memproses permohonan.
Karena itu, pemohon perlu berhati-hati terhadap pihak yang menjanjikan “visa pasti approved”, “100% lolos”, atau hasil tertentu dengan pembayaran tambahan.
Tidak ada jasa administratif yang dapat menggantikan proses penilaian oleh otoritas visa.
Faktor yang Perlu Di pertimbangkan Saat Memilih Jasa Pengurusan
Jika ingin menggunakan agen, jangan hanya membandingkan harga.
Perhatikan beberapa hal berikut.
Transparansi Harga
Agen sebaiknya menjelaskan biaya jasa secara terpisah dari biaya resmi visa.
Tanyakan apakah visa fee, service fee, asuransi, penerjemahan, dan biaya lainnya sudah termasuk.
Rincian Layanan
Pastikan pemohon mengetahui apa yang akan di kerjakan oleh agen.
Harga lebih tinggi belum tentu berarti seluruh layanan sudah termasuk.
Bukti Pembayaran
Mintalah invoice atau bukti pembayaran untuk setiap biaya yang di bayarkan.
Hal ini memudahkan pemohon mengetahui alokasi dana dan menghindari kesalahpahaman.
Informasi yang Jelas
Agen sebaiknya tidak memberikan janji mengenai keputusan visa.
Informasi yang di berikan juga harus sesuai dengan ketentuan resmi negara tujuan.
Perlindungan Dokumen
Paspor dan dokumen pribadi merupakan dokumen penting. Pastikan ada prosedur yang jelas mengenai penyimpanan, penggunaan, dan pengembalian dokumen.
Apakah Mengurus Sendiri Lebih Murah?
Secara sederhana, jika pemohon mengurus sendiri, pemohon tidak perlu membayar jasa agen.
Namun, tetap terdapat biaya resmi seperti visa fee dan kemungkinan service fee pusat aplikasi.
Mengurus sendiri juga berarti pemohon harus menangani sendiri pengisian formulir, pengecekan dokumen, penjadwalan, dan proses administratif lainnya.
Sementara itu, menggunakan agen menambahkan biaya jasa, tetapi dapat membantu pemohon yang membutuhkan bantuan administratif.
Pilihan tersebut dapat di sesuaikan dengan kebutuhan, pengalaman, waktu, dan kompleksitas dokumen masing-masing pemohon.
Apakah Biaya Visa Bisa Dikembalikan Jika Ditolak?
Biaya visa pada umumnya merupakan biaya pemrosesan aplikasi, bukan biaya yang hanya di bayarkan ketika visa di setujui.
Karena itu, pemohon tidak seharusnya menganggap visa fee sebagai pembayaran yang dapat di kembalikan apabila permohonan di tolak.
Ketentuan refund untuk biaya layanan tambahan atau jasa agen dapat berbeda. Oleh sebab itu, baca syarat pembayaran sebelum menggunakan layanan.
Tips Menghemat Biaya Pengurusan Visa Schengen
Ada beberapa cara untuk mengontrol pengeluaran.
Pertama, cek checklist resmi sebelum membeli layanan tambahan. Dengan demikian, pemohon tidak membayar layanan yang sebenarnya tidak di perlukan.
Kedua, bandingkan paket beberapa agen jika memang ingin menggunakan jasa pengurusan.
Ketiga, tanyakan secara jelas apakah biaya agen sudah termasuk visa fee atau belum.
Keempat, jangan membayar biaya tambahan untuk janji temu atau “jaminan persetujuan” yang tidak jelas dasar resminya.
Kelima, simpan seluruh bukti pembayaran dan invoice.
Dengan perencanaan tersebut, pemohon dapat mengetahui total biaya sejak awal.
Biaya Visa Schengen dan biaya jasa pengurusan visa terdiri dari beberapa komponen yang perlu di bedakan. Biaya resmi Visa Schengen untuk pemohon dewasa saat ini adalah €90, sedangkan anak usia 6 sampai di bawah 12 tahun di kenakan tarif standar €45.
Di luar visa fee, pemohon dapat mengeluarkan biaya untuk service fee pusat aplikasi, asuransi perjalanan, foto, penerjemahan, legalisasi jika di perlukan, serta layanan tambahan seperti kurir.
Sementara itu, biaya jasa agen tidak memiliki tarif resmi tunggal. Besarnya bergantung pada layanan yang di berikan masing-masing penyedia jasa.
Karena itu, sebelum memilih jasa pengurusan Visa Schengen, pastikan meminta rincian biaya secara transparan. Bedakan antara visa fee, service fee, biaya dokumen, dan biaya jasa agen agar tidak terjadi kesalahpahaman mengenai total pengeluaran.
Konsultasikan Visa Schengen Anda Sekarang