Biaya Iqamah Saudi Arabia Biaya Visa, Work Permit, Kewajiban Terkait

Nisa

Updated on:

Biaya Iqamah Saudi Arabia Biaya Visa, Work Permit, Kewajiban Terkait
Direktur Utama Jangkar Groups

Bekerja secara legal di Arab Saudi membutuhkan beberapa dokumen dan izin, termasuk visa kerja, work permit (izin kerja), serta Iqama atau kartu identitas penduduk bagi pekerja asing. Biaya Iqamah Saudi Arabia Setiap proses tersebut memiliki ketentuan dan biaya yang berbeda.

Bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang akan bekerja di Arab Saudi, memahami biaya Iqama Saudi Arabia dan kewajiban terkait menjadi hal penting. Dengan begitu, pekerja dapat mengetahui komponen biaya yang muncul dan pihak yang pada dasarnya bertanggung jawab untuk membayarnya.

Baca Juga : Visa Iqomah Saudi Arabia: Syarat, Prosedur, Biaya, Cara Mengurus

Apa Itu Iqama di Arab Saudi?

Iqama adalah dokumen identitas bagi warga negara asing yang tinggal secara sah di Arab Saudi. Bagi pekerja asing, Iqama berkaitan erat dengan status tinggal dan pekerjaan selama berada di Kerajaan Arab Saudi.

Penerbitan atau perpanjangan Iqama juga berkaitan dengan pemenuhan persyaratan lain, termasuk izin kerja. Kementerian Sumber Daya Manusia dan Pembangunan Sosial Arab Saudi menjelaskan bahwa work permit merupakan salah satu persyaratan untuk menerbitkan atau memperpanjang izin tinggal pekerja asing.

Baca Juga : Apa Itu Iqamah Saudi Arabia? Perbedaan Iqamah,Visa ,Work Permit

Apa Saja Komponen Biaya Iqama Saudi Arabia?

Biaya yang berkaitan dengan pekerja asing tidak hanya berupa biaya Iqama. Dalam praktiknya, terdapat beberapa komponen yang perlu di perhatikan, seperti:

  • Biaya penerbitan atau perpanjangan Iqama.
  • Biaya work permit.
  • Biaya yang berkaitan dengan visa kerja.
  • Biaya pemeriksaan kesehatan sesuai ketentuan.
  • Biaya administrasi atau layanan tertentu.
  • Biaya tambahan apabila terdapat keterlambatan atau pelanggaran.

Jumlah keseluruhan dapat berbeda berdasarkan jenis pekerjaan, status pekerja, perusahaan, dan ketentuan yang berlaku pada saat pengurusan.

Baca Juga : Syarat Iqamah Saudi untuk WNI Dokumen yang Harus Disiapkan

Berapa Biaya Iqama Saudi Arabia?

Besaran biaya Iqama bergantung pada jenis dan status pemohon. Sebagai contoh, panduan layanan untuk ekspatriat yang di terbitkan melalui kanal pemerintah mencantumkan biaya layanan pembaruan izin tinggal sebesar 600 SAR untuk resident dan 500 SAR untuk anggota keluarga resident yang telah berusia 18 tahun pada layanan yang di jelaskan dalam panduan tersebut.

Namun, angka tersebut tidak dapat langsung dianggap sebagai seluruh biaya yang harus di bayar pekerja asing. Dalam kasus pekerja, masih terdapat komponen work permit dan kewajiban lain yang dapat berkaitan dengan status pekerjaan.

Karena itu, ketika menghitung biaya Iqama, sebaiknya setiap komponen di periksa secara terpisah.

Baca Juga : Cara Mengurus Iqamah Saudi Arabia Indonesia dari Visa sampai Terbit

Berapa Biaya Work Permit di Arab Saudi?

Work permit atau izin kerja merupakan dokumen penting bagi pekerja asing. Layanan penerbitan dan perpanjangan work permit di lakukan secara elektronik melalui sistem yang di tetapkan pemerintah Arab Saudi.

Kementerian Sumber Daya Manusia dan Pembangunan Sosial mencantumkan 100 SAR sebagai biaya layanan untuk penerbitan dan perpanjangan work license. Namun, angka tersebut merupakan biaya layanan yang tercantum pada halaman layanan dan tidak selalu sama dengan keseluruhan pungutan atau biaya terkait tenaga kerja asing.

Oleh karena itu, istilah “biaya work permit” perlu di bedakan dari keseluruhan biaya tenaga kerja asing yang mungkin muncul dalam sistem pembayaran pemerintah.

Baca Juga : Visa Kerja Saudi Arabia Mendapatkan Iqamah Apa Hubungannya?

Berapa Biaya Visa Kerja Arab Saudi?

Visa kerja merupakan izin yang memungkinkan pekerja asing masuk ke Arab Saudi untuk tujuan pekerjaan sesuai ketentuan yang berlaku.

Untuk proses penerbitan visa kerja, pemberi kerja dapat menggunakan platform Qiwa. Informasi pemerintah terbaru menyebutkan bahwa layanan pengajuan visa kerja melalui Qiwa mencakup visa kerja permanen, visa kerja sementara, serta jenis visa tertentu untuk layanan Haji dan Umrah. Layanan pengajuan tersebut tercantum sebagai layanan tanpa biaya pada halaman layanan Qiwa, tetapi informasi mengenai biaya visa dan kuota dapat di lihat melalui sistem.

Dengan demikian, biaya visa tidak sebaiknya di samakan dengan biaya Iqama atau work permit.

Baca Juga : Berapa Lama Proses Iqamah Saudi?Visa Kerja sampai Iqamah Terbit

Siapa yang Membayar Biaya Iqama dan Work Permit?

Salah satu hal penting bagi pekerja asing adalah mengetahui pihak yang bertanggung jawab atas biaya tertentu.

Berdasarkan Article 40 yang di jelaskan oleh Kementerian Sumber Daya Manusia dan Pembangunan Sosial Arab Saudi, pemberi kerja bertanggung jawab atas biaya perekrutan pekerja non-Saudi, penerbitan dan perpanjangan residence permit (Iqama), serta work permit dan perpanjangannya. Pemberi kerja juga bertanggung jawab atas denda yang timbul akibat keterlambatan yang menjadi tanggung jawabnya.

Selain itu, ketentuan tersebut mencakup biaya tertentu seperti perubahan profesi, exit and re-entry visa, serta tiket kepulangan pekerja ke negara asal setelah hubungan kerja berakhir dalam kondisi yang diatur.

Kapan Work Permit Harus Diterbitkan

Kapan Work Permit Harus Di terbitkan?

Pemberi kerja memiliki kewajiban untuk mengurus work permit bagi pekerja asing sesuai ketentuan yang berlaku.

Informasi layanan resmi Kementerian Sumber Daya Manusia dan Pembangunan Sosial menyebutkan bahwa perusahaan harus menerbitkan work permit bagi pekerja asing dalam 90 hari pertama setelah pekerja memasuki Arab Saudi.

Karena work permit menjadi salah satu persyaratan untuk penerbitan atau perpanjangan izin tinggal, status izin kerja perlu di jaga tetap aktif.

Baca Juga : Sponsor atau Kafil Saudi Perannya dalam Visa Kerja dan Iqamah

Apa Hubungan Iqama dengan Work Permit?

Iqama dan work permit merupakan dua hal yang berbeda, tetapi saling berkaitan bagi pekerja asing.

Secara sederhana:

  • Visa kerja berkaitan dengan izin masuk ke Arab Saudi untuk bekerja.
  • Work permit berkaitan dengan izin pekerja asing untuk bekerja.
  • Iqama merupakan identitas dan izin tinggal bagi ekspatriat di Arab Saudi.

Kementerian Sumber Daya Manusia menjelaskan bahwa work permit merupakan salah satu syarat untuk menerbitkan atau memperpanjang regular residency.

Oleh sebab itu, pekerja perlu memastikan seluruh dokumen tersebut tetap sesuai dengan status pekerjaan dan masa berlaku.

Baca Juga : Perpanjangan Iqamah Saudi Syarat, Proses, Perlu Diperhatikan

Apa Kewajiban Perusahaan terhadap Pekerja Asing?

Selain membayar biaya tertentu, perusahaan memiliki sejumlah kewajiban administratif terhadap pekerja asing.

Di antaranya adalah:

  1. Mengurus dokumen kerja sesuai ketentuan.
  2. Mengurus penerbitan dan perpanjangan Iqama.
  3. Mengurus work permit dan perpanjangannya.
  4. Membayar biaya yang menjadi tanggung jawab pemberi kerja.
  5. Memastikan dokumen pekerja tetap sesuai dengan status pekerjaan.
  6. Mematuhi ketentuan ketenagakerjaan Arab Saudi.

Ketentuan Article 40 secara khusus menetapkan beberapa biaya pekerja asing yang menjadi tanggung jawab pemberi kerja.

Apa yang Terjadi Jika Iqama Terlambat Di perpanjang?

Perpanjangan Iqama perlu di lakukan sebelum masa berlaku berakhir. Keterlambatan dapat menimbulkan denda atau konsekuensi administratif sesuai aturan yang berlaku.

Informasi pada situs resmi Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi juga memuat ketentuan mengenai pelanggaran terkait keterlambatan perpanjangan Iqama dan sanksi yang dapat di kenakan dalam kondisi tertentu.

Karena itu, pekerja dan pemberi kerja sebaiknya memantau masa berlaku Iqama secara berkala.

Baca Juga : Iqamah Saudi Hilang atau Rusak Cara Mengurus Penggantian

Apakah Biaya Iqama Di bayar Setiap Tahun?

Dalam banyak kasus, Iqama dan izin kerja memiliki periode berlaku tertentu dan perlu di perpanjang sesuai ketentuan. Namun, periode pembayaran atau perpanjangan dapat berbeda berdasarkan kategori pekerja dan sistem layanan yang di gunakan.

Arab Saudi juga terus mengembangkan sistem pembayaran dan layanan digital untuk dokumen residensi. Pada 2026, misalnya, Biaya Iqamah Saudi Arabia terdapat pengaturan yang memungkinkan pembayaran Iqama pekerja rumah tangga untuk periode mulai dari tiga bulan atau kelipatannya.

Dengan demikian, jangan hanya menggunakan angka atau pola pembayaran dari tahun sebelumnya sebagai patokan.

Tips Mengurus Iqama dan Work Permit Arab Saudi

Agar proses administrasi lebih tertata, pekerja asing dapat melakukan beberapa hal berikut:

  • Pastikan data paspor sesuai dengan dokumen kerja.
  • Periksa masa berlaku Iqama secara berkala.
  • Pastikan work permit tetap aktif.
  • Simpan salinan dokumen penting.
  • Pastikan kontrak kerja menjelaskan hak dan kewajiban masing-masing pihak.
  • Tanyakan kepada pemberi kerja mengenai status pengurusan dokumen.
  • Gunakan kanal resmi pemerintah untuk memeriksa informasi biaya terbaru.
  • Hindari membayar biaya yang seharusnya menjadi tanggung jawab pemberi kerja tanpa memahami dasar pembayarannya.

Baca Juga : Iqamah Saudi untuk Keluarga Visa Pasangan dan Anak Pekerja

Untuk pekerja non-Saudi, ketentuan resmi Arab Saudi menetapkan bahwa pemberi kerja menanggung biaya perekrutan, penerbitan dan perpanjangan Iqama serta work permit, termasuk beberapa biaya dan denda tertentu yang diatur dalam Article 40. Biaya Iqamah Saudi Arabia Karena tarif dan mekanisme layanan dapat diperbarui, informasi biaya sebaiknya selalu diperiksa melalui kanal resmi pemerintah Arab Saudi sebelum melakukan pembayaran atau pengajuan.

Konsultasi Visa Saudi Sekarang!

Avatar photo
Nisa