Biaya BPOM CFS (Certificate of Free Sale) menjadi salah satu hal yang perlu di perhatikan perusahaan ketika menyiapkan dokumen ekspor produk dari Indonesia. Sertifikat ini berfungsi sebagai surat keterangan yang menyatakan bahwa produk memenuhi kriteria tertentu untuk di perdagangkan di Indonesia sesuai ketentuan yang berlaku. Oleh karena itu, pelaku usaha perlu mengetahui tarif resmi dan biaya pendukung sebelum mengajukan permohonan.
Biaya Certificate of Free Sale BPOM bergantung pada ketentuan tarif yang berlaku serta jenis produk yang di ajukan. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2026 tentang jenis dan tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di lingkungan BPOM, sejumlah layanan Surat Keterangan Ekspor (SKE), termasuk CFS untuk kategori produk tertentu, tercantum dengan tarif Rp0,00 per item produk dalam standar pelayanan BPOM yang berlaku pada 2026.
Meskipun demikian, pelaku usaha perlu membedakan tarif resmi penerbitan sertifikat dari biaya persiapan dokumen, penerjemahan, dan pendampingan administrasi. Dengan demikian, perusahaan dapat menyusun anggaran berdasarkan kebutuhan sebenarnya tanpa menganggap seluruh proses pengurusan selalu gratis.
Berapa Tarif Resmi BPOM untuk CFS?
Tarif resmi BPOM untuk Certificate of Free Sale perlu di periksa berdasarkan jenis produk dan ketentuan PNBP yang berlaku. CFS merupakan salah satu bentuk Surat Keterangan Ekspor yang dapat di perlukan ketika pelaku usaha ingin mengekspor produk dan negara tujuan meminta bukti tertentu mengenai status produk tersebut.
Pada 2026, Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2026 menjadi dasar terbaru mengenai jenis dan tarif PNBP BPOM. Standar pelayanan BPOM yang di terbitkan pada 2026 mencantumkan tarif Rp0,00 per item produk untuk layanan SKE tertentu, termasuk CFS pada kategori kosmetik, obat bahan alam, obat kuasi, dan suplemen kesehatan.
Namun, pelaku usaha tetap perlu memeriksa kategori produk serta ketentuan layanan yang berlaku pada saat mengajukan permohonan. Jangan langsung menggunakan tarif lama karena aturan PNBP dapat mengalami perubahan.
Biaya CFS BPOM untuk Kosmetik
Pelaku usaha kosmetik perlu memperhatikan ketentuan CFS berdasarkan asal produk dan persyaratan negara tujuan ekspor. Dalam layanan ekspor, CFS dapat menjadi dokumen pendukung yang menyatakan bahwa produk memenuhi ketentuan peredaran yang relevan di Indonesia.
Berdasarkan standar pelayanan BPOM tahun 2026, tarif resmi layanan SKE untuk kosmetik tercantum sebesar Rp0,00 per item produk. Artinya, pelaku usaha tidak perlu menyamakan tarif layanan resmi tersebut dengan keseluruhan biaya persiapan dokumen.
Sebagai tambahan, perusahaan mungkin tetap mengeluarkan biaya untuk menyiapkan dokumen pendukung, menerjemahkan dokumen, atau menggunakan jasa administrasi. Besarnya pengeluaran tersebut bergantung pada kondisi masing-masing perusahaan.
Biaya CFS BPOM untuk Pangan Olahan
Pangan olahan juga dapat memerlukan Certificate of Free Sale ketika negara tujuan meminta dokumen yang menerangkan status produk di Indonesia. Sertifikat ini berkaitan dengan pernyataan bahwa pangan olahan yang di perdagangkan di Indonesia aman dan layak di konsumsi manusia sesuai ketentuan yang berlaku.
Tarif pengajuan CFS pangan olahan perlu di periksa berdasarkan ketentuan PNBP terbaru dan jenis layanan yang di pilih. Perusahaan sebaiknya memastikan tarif melalui saluran resmi BPOM sebelum mengajukan permohonan.
Selain itu, pemohon perlu memastikan bahwa produk memenuhi persyaratan CFS. Produk ekspor yang memiliki komposisi berbeda dari produk yang terdaftar di Indonesia atau produk yang di produksi khusus untuk ekspor dapat menghadapi ketentuan berbeda. Karena itu, pemeriksaan status produk menjadi langkah penting sebelum menghitung anggaran.
BACA JUGA: BPOM Certificate of Free Sales (CFS): Kunci Akses Pasar Global
Biaya CFS BPOM untuk Obat Bahan Alam dan Suplemen Kesehatan
Produk obat bahan alam, obat kuasi, dan suplemen kesehatan mempunyai persyaratan administrasi tersendiri. CFS dapat menjadi dokumen pendukung dalam rangka ekspor apabila negara tujuan meminta sertifikat tersebut.
Standar pelayanan BPOM tahun 2026 mencantumkan tarif Rp0,00 per item produk untuk layanan SKE pada kategori obat bahan alam, obat kuasi, dan suplemen kesehatan. Namun, perusahaan perlu memastikan bahwa permohonannya termasuk dalam layanan yang tercakup pada ketentuan tarif tersebut.
Selain tarif resmi, perusahaan sebaiknya memperhitungkan kebutuhan dokumen pendukung. Dengan begitu, anggaran yang di siapkan dapat mencerminkan keseluruhan kebutuhan pengurusan, bukan hanya tarif sertifikat.

Faktor yang Memengaruhi Total Biaya Pengurusan CFS
Walaupun tarif resmi BPOM untuk kategori layanan tertentu dapat mencapai Rp0,00, biaya pengurusan CFS tetap dapat muncul dari pekerjaan pendukung. Oleh sebab itu, pelaku usaha perlu memisahkan komponen biaya pemerintah dan biaya operasional perusahaan.
Kelengkapan Dokumen Perusahaan
Kelengkapan dokumen menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pengeluaran. Jika perusahaan sudah memiliki dokumen legalitas usaha dan dokumen produk yang sesuai, proses persiapan biasanya lebih sederhana.
Sebaliknya, kekurangan dokumen dapat menimbulkan pekerjaan tambahan. Perusahaan mungkin perlu memperbaiki data, meminta dokumen dari produsen, atau menyiapkan surat pernyataan sesuai persyaratan.
Karena itu, pemeriksaan dokumen sejak awal dapat membantu mengurangi risiko pengeluaran tambahan. Pastikan identitas perusahaan, informasi produsen, nama produk, dan data lain konsisten di seluruh berkas.
Kebutuhan Penerjemahan Dokumen
Dokumen yang di gunakan untuk ekspor dapat memerlukan penerjemahan sesuai permintaan negara tujuan atau mitra usaha. Kebutuhan ini bergantung pada bahasa yang di terima oleh pihak penerima dokumen.
Jika dokumen harus di terjemahkan, perusahaan perlu menyiapkan anggaran terpisah. Biaya penerjemahan dapat berbeda berdasarkan jumlah halaman, bahasa, jenis dokumen, dan kebutuhan penerjemahan tersumpah.
Namun, penerjemahan tidak selalu menjadi persyaratan untuk setiap permohonan CFS. Oleh karena itu, periksa ketentuan negara tujuan terlebih dahulu agar perusahaan tidak mengeluarkan biaya untuk layanan yang tidak di perlukan.
BACA JUGA: Legalisasi dan Apostille BPOM CFS untuk di Luar Negeri
Biaya Pendampingan Administrasi
Sebagian perusahaan memilih menggunakan jasa pengurusan CFS untuk membantu memeriksa dokumen dan memahami prosedur pengajuan. Pilihan ini dapat membantu perusahaan yang belum terbiasa menangani administrasi ekspor.
Biaya jasa pendampingan tidak sama dengan tarif resmi BPOM. Penyedia jasa dapat menetapkan biaya berdasarkan ruang lingkup pekerjaan, jumlah produk, kondisi dokumen, serta kebutuhan konsultasi.
Sebelum menggunakan layanan, mintalah rincian pekerjaan dan biaya secara tertulis. Dengan demikian, perusahaan dapat mengetahui layanan yang termasuk dalam penawaran dan biaya tambahan yang mungkin muncul.
Apa Saja Dokumen yang Perlu Disiapkan untuk Pengajuan CFS?
Dokumen untuk pengajuan Certificate of Free Sale bergantung pada kategori produk dan ketentuan layanan BPOM. Karena itu, perusahaan sebaiknya memeriksa persyaratan terbaru sebelum mengajukan permohonan.
Secara umum, persiapan dapat mencakup dokumen identitas usaha, informasi produk, dan dokumen pendukung yang menjelaskan status produk. Jenis serta format berkas perlu mengikuti ketentuan yang berlaku untuk kategori masing-masing.
Dokumen Legalitas Usaha
Perusahaan perlu memeriksa legalitas usaha dan akses akun pada sistem pengajuan yang di gunakan BPOM. Pastikan data perusahaan sesuai dengan informasi yang tercantum pada dokumen resmi.
Selain itu, siapkan surat permohonan atau surat pernyataan apabila sistem layanan mensyaratkannya. Periksa pula kewenangan penandatangan agar dokumen tidak mengalami kendala administrasi.
BACA JUGA: Perbedaan BPOM CFS, Certificate of Analysis (CoA), Dokumen Ekspor
Dokumen Produk
Dokumen produk membantu BPOM memeriksa informasi yang berkaitan dengan permohonan CFS. Persyaratannya dapat berbeda antara pangan olahan, kosmetik, obat bahan alam, dan kategori lainnya.
Untuk pangan olahan, misalnya, pemohon perlu memeriksa status izin edar apabila produk telah terdaftar di BPOM. Ketentuan tertentu juga dapat meminta surat pernyataan mengenai perbedaan produk lokal dan produk ekspor atau dokumen kerja sama produsen dengan eksportir jika relevan.
Dengan memeriksa persyaratan kategori produk, perusahaan dapat menghindari kekurangan dokumen saat mengajukan permohonan.
Dokumen Pendukung Ekspor
Selain dokumen usaha dan produk, perusahaan mungkin memerlukan dokumen pendukung sesuai kebutuhan ekspor. Dokumen tersebut dapat berkaitan dengan hubungan produsen dan eksportir, informasi distribusi, atau persyaratan khusus negara tujuan.
Namun, perusahaan tidak perlu menyiapkan seluruh jenis dokumen secara otomatis. Periksa daftar persyaratan pada layanan resmi BPOM agar setiap berkas yang di siapkan memiliki fungsi yang jelas.
BACA JUGA: Syarat Mengurus BPOM CFS untuk Produk Ekspor
Cara Menghitung Anggaran Pengurusan CFS BPOM
Cara menghitung anggaran pengurusan CFS sebaiknya di mulai dengan memisahkan tarif resmi dan biaya pendukung. Langkah ini membantu perusahaan mengetahui pengeluaran yang benar-benar di perlukan.
Sebagai contoh, jika kategori layanan yang di ajukan memiliki tarif resmi Rp0,00 per item produk, perusahaan tetap perlu memeriksa kemungkinan biaya penerjemahan, penyiapan dokumen, dan jasa pendampingan. Namun, jika perusahaan mengurus dokumen sendiri dan tidak memerlukan layanan tambahan berbayar, total pengeluaran administratif dapat lebih rendah.
Contoh Komponen Anggaran
Berikut komponen yang dapat di gunakan untuk menyusun anggaran:
- Tarif resmi BPOM sesuai kategori produk dan ketentuan terbaru.
- Biaya penerjemahan apabila di persyaratkan.
- Biaya penyiapan atau perbaikan dokumen jika di perlukan.
- Biaya jasa pendampingan apabila menggunakan penyedia layanan.
- Biaya pengiriman atau administrasi tambahan jika berlaku.
Daftar tersebut bukan tarif paket resmi. Setiap komponen perlu di periksa sesuai kebutuhan perusahaan.
Selain itu, jangan menggunakan satu angka sebagai patokan untuk semua jenis produk. Tarif resmi dapat bergantung pada kategori layanan, sedangkan biaya pendukung bergantung pada kondisi dokumen dan kebutuhan pemohon.
BACA JUGA: BPOM CFS untuk Ekspor: Fungsi Certificate of Free Sale
Cara Memastikan Tarif CFS BPOM Terbaru
Perusahaan sebaiknya memeriksa tarif sebelum mengajukan permohonan karena ketentuan PNBP dapat berubah. Pada 2026, Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2026 menjadi dasar penting untuk pemeriksaan tarif layanan BPOM.
Periksa Kategori Produk
Pertama, tentukan apakah produk termasuk pangan olahan, kosmetik, obat bahan alam, obat kuasi, suplemen kesehatan, atau kategori lainnya. Selanjutnya, periksa jenis Surat Keterangan Ekspor yang sesuai dengan kebutuhan negara tujuan.
Langkah ini penting karena persyaratan dan ketentuan administrasi tidak selalu sama untuk semua kategori produk.
BACA JUGA: Berapa Lama Proses Penerbitan BPOM CFS?
Periksa Ketentuan Layanan Resmi
Gunakan informasi dari BPOM dan unit pelayanan yang menangani kategori produk terkait. Jika terdapat perbedaan antara informasi lama dan ketentuan terbaru, utamakan peraturan yang berlaku serta konfirmasi kepada petugas layanan.
Selain itu, pastikan apakah permohonan yang di ajukan benar-benar termasuk layanan CFS atau memerlukan jenis sertifikat ekspor lainnya. Dengan demikian, perusahaan dapat menghindari kesalahan dalam menghitung biaya dan memilih prosedur.
BACA JUGA: BPOM CFS untuk Produk Makanan, Kosmetik, dan Obat
Minta Rincian Jasa Jika Menggunakan Pendampingan
Jika perusahaan memilih jasa pengurusan, mintalah rincian tarif layanan dan cakupan pekerjaan sebelum menyetujui penawaran. Pastikan penyedia jasa memisahkan biaya resmi pemerintah dari biaya profesional atau administrasi.
Dengan rincian tersebut, perusahaan dapat membandingkan penawaran secara lebih objektif. Selain itu, pemohon dapat mengetahui apakah layanan mencakup pemeriksaan dokumen, pendampingan pengajuan, dan penanganan perbaikan berkas jika di perlukan.
BACA JUGA: Jasa Pengurusan BPOM CFS Certificate of Free Sale
Jasa Pengurusan CFS BPOM
Jasa pengurusan CFS BPOM dapat membantu perusahaan memeriksa kebutuhan dokumen, menyesuaikan persyaratan dengan kategori produk, dan memahami tahapan pengajuan. Pendampingan ini dapat berguna bagi pelaku usaha yang baru menyiapkan dokumen ekspor atau ingin memastikan kelengkapan berkas sebelum mengajukan permohonan.
PT Jangkar Global Groups melalui Jangkar Groups menyediakan layanan pendampingan pengurusan dokumen sesuai kebutuhan pemohon. Sebelum proses di mulai, perusahaan dapat menjelaskan jenis produk, tujuan ekspor, status dokumen, dan kebutuhan sertifikat agar tahapan administrasi dapat di periksa dengan lebih terarah.
Konsultasi Pengurusan BPOM CFS Sekarang