Visa Wisata Arab Saudi menjadi topik penting bagi masyarakat Indonesia yang ingin menjelajahi keindahan Arab Saudi. Selain terkenal sebagai tujuan ibadah, Arab Saudi juga menawarkan berbagai destinasi wisata menarik, mulai dari kawasan bersejarah AlUla, pusat kota Riyadh, pesisir Jeddah, hingga wisata alam Laut Merah. Oleh karena itu, memahami aturan visa sejak awal membantu Anda mempersiapkan perjalanan dengan lebih matang.
Sebelum membeli tiket pesawat atau memesan hotel, Anda perlu memastikan jenis visa yang sesuai dengan tujuan perjalanan. Selain itu, Anda juga perlu memahami persyaratan dokumen, estimasi biaya, dan prosedur pengajuan. Dengan persiapan yang tepat, Anda dapat mengurangi risiko kesalahan administrasi dan menghindari pengeluaran yang tidak perlu.
Lantas, apa saja syarat visa wisata Arab Saudi, jenis visa yang tersedia, berapa biayanya, dan bagaimana cara mengajukannya? Simak panduan lengkap berikut ini.
Baca Juga : Jenis-Jenis Visa Arab Saudi: Fungsi Syarat & Kegunaannya
Apa Itu Visa Wisata Arab Saudi?

Visa wisata Arab Saudi merupakan izin masuk bagi wisatawan yang ingin mengunjungi negara tersebut untuk melakukan kegiatan pariwisata sesuai ketentuan yang berlaku. Melalui visa ini, pengunjung dapat menikmati destinasi wisata, menghadiri acara hiburan, mengenal budaya lokal, dan melakukan kunjungan keluarga sesuai aturan visa yang mereka miliki.
Baca Juga : Visa Kunjungan Arab Saudi: Pengertian & Proses Pengajuan
Selain itu, kategori visa turis tertentu mengizinkan pemegangnya melaksanakan ibadah umrah, selama memenuhi ketentuan yang berlaku. Namun, visa wisata tidak dapat menggantikan visa atau izin khusus untuk menunaikan ibadah haji.
Pemerintah Arab Saudi menyediakan beberapa jalur pengajuan berdasarkan kewarganegaraan dan kelayakan pemohon. Oleh sebab itu, warga negara Indonesia perlu memeriksa jalur permohonan yang tersedia sebelum memulai proses pengajuan.
Baca Juga : Visa Bisnis Arab Saudi: Syarat, Dokumen dan Masa Berlaku
Jenis-Jenis Visa Wisata Arab Saudi
Secara umum, visa wisata memiliki ketentuan berdasarkan jumlah kunjungan, masa berlaku, dan jalur pengajuan. Berikut beberapa pilihan yang perlu Anda pahami.
1. Visa Wisata Single Entry
Visa single entry memungkinkan pemegangnya memasuki Arab Saudi satu kali sesuai masa berlaku dan ketentuan visa. Jenis ini cocok bagi wisatawan yang merencanakan satu perjalanan dan tidak membutuhkan kunjungan ulang menggunakan visa yang sama.
Meskipun demikian, Anda perlu memperhatikan durasi tinggal yang diizinkan. Sebab, masa berlaku visa dan batas waktu tinggal merupakan dua ketentuan yang berbeda.
Baca Juga : Visa Multiple Entry Arab Saudi: Pengertian dan Masa Berlaku
2. Visa Wisata Multiple Entry
Visa multiple entry memungkinkan pemegangnya memasuki Arab Saudi beberapa kali selama masa berlaku visa. Pilihan ini bermanfaat bagi wisatawan yang memiliki beberapa agenda perjalanan dan memenuhi persyaratan kategori tersebut.
Sebagai gambaran, portal resmi Saudi eVisa menjelaskan bahwa e-Visa yang memenuhi ketentuan dapat berlaku selama satu tahun, mengizinkan beberapa kali masuk, dan memberikan durasi tinggal hingga 90 hari. Namun, ketentuan tersebut tidak otomatis berlaku bagi semua pemohon Indonesia.
Baca Juga : Visa Umrah Arab Saudi: Syarat, Dokumen dan Prosedur
3. Visa Wisata melalui Paket Perjalanan
Bagi pemegang paspor Indonesia yang tidak memenuhi syarat e-Visa langsung, salah satu jalur yang perlu di periksa adalah program visa melalui paket perjalanan terintegrasi.
Kementerian Pariwisata Arab Saudi menjelaskan bahwa program ini memungkinkan warga negara dari negara tertentu mengajukan visa wisata melalui agen perjalanan yang memenuhi persyaratan. Paket tersebut menggabungkan layanan visa, tiket pesawat pulang-pergi, dan akomodasi hotel sesuai ketentuan.
Dengan demikian, calon wisatawan dapat mengurus beberapa kebutuhan perjalanan melalui satu penyedia layanan. Namun, pastikan kewarganegaraan Anda memenuhi kriteria program dan periksa rincian paket sebelum melakukan pembayaran.
Baca Juga : Visa Haji Arab Saudi: Jenis, Syarat, Prosedur, dan Ketentuan
Syarat Visa Wisata Arab Saudi
Persyaratan visa wisata bergantung pada kewarganegaraan, kategori visa, dan jalur pengajuan. Meskipun begitu, beberapa dokumen berikut perlu Anda persiapkan sejak awal.
1. Paspor yang Masih Berlaku
Pastikan paspor Anda memenuhi ketentuan masa berlaku. Untuk jalur e-Visa resmi, pemohon dari negara yang memenuhi syarat perlu memiliki paspor dengan masa berlaku sekurang-kurangnya enam bulan sejak tanggal masuk ke Arab Saudi.
Selain itu, periksa kondisi paspor dan pastikan data identitas terbaca dengan jelas. Jika Anda baru memperpanjang paspor, gunakan dokumen yang sesuai dengan informasi dalam permohonan visa.
Baca Juga : Visa Pelajar Arab Saudi: Persyaratan untuk Studi di Arab Saudi
2. Data Pribadi dan Dokumen Pendukung
Siapkan data identitas, alamat, kontak, dan foto sesuai persyaratan sistem pengajuan. Selanjutnya, lengkapi dokumen tambahan jika jalur permohonan mengharuskannya.
Beberapa kategori juga dapat meminta bukti akomodasi, tiket pulang-pergi, atau informasi perjalanan lainnya. Oleh karena itu, ikuti daftar persyaratan dari jalur pengajuan yang benar-benar Anda gunakan.
Baca Juga : Visa Personal Visit Arab Saudi: Pengertian & Cara Pengajuannya
3. Tiket Pesawat dan Akomodasi
Tiket pesawat dan bukti akomodasi menjadi bagian penting dalam perencanaan perjalanan. Pada program visa melalui paket perjalanan, penyedia layanan perlu menggabungkan pemesanan penerbangan dan hotel sesuai ketentuan resmi.
Sebelum membayar, periksa tanggal keberangkatan, nama penumpang, lokasi hotel, dan ketentuan perubahan jadwal. Dengan begitu, Anda dapat mengurangi risiko ketidaksesuaian antara dokumen dan rencana perjalanan.
Baca Juga : Visa Kunjungan Keluarga Arab Saudi: Syarat dan Prosedur
4. Biaya Visa dan Asuransi
Siapkan biaya sesuai kategori dan jalur pengajuan. Selain biaya visa, beberapa layanan juga mencakup asuransi kesehatan atau biaya administrasi.
Namun, jangan menggunakan tarif lama sebagai patokan mutlak. Sebaliknya, periksa informasi terbaru melalui portal resmi atau penyedia perjalanan yang memenuhi persyaratan.
Baca Juga : Visa Pemerintah Arab Saudi: Jenis dan Peruntukannya
Biaya Visa Wisata Arab Saudi
Biaya visa wisata Arab Saudi dapat berbeda berdasarkan jenis visa, asuransi, jalur permohonan, dan layanan tambahan. Oleh karena itu, Anda perlu membedakan biaya visa dengan total biaya perjalanan.
Sebagai acuan, Kementerian Pariwisata Arab Saudi mencantumkan biaya sebesar 402,21 riyal Saudi untuk visa dalam program paket wisata yang di jelaskan pada FAQ resminya. Biaya tersebut mencakup penerbitan visa dan premi asuransi kesehatan. Namun, angka ini tidak otomatis berlaku untuk seluruh kategori atau jalur pengajuan.
Sementara itu, paket wisata dapat mencakup tiket pesawat, hotel, dan layanan lain sehingga total harganya lebih tinggi daripada biaya visa saja.
Agar anggaran lebih akurat, lakukan beberapa langkah berikut:
- Periksa biaya terbaru melalui sumber resmi.
- Tanyakan apakah harga sudah mencakup visa, asuransi, tiket pesawat, dan hotel.
- Periksa biaya tambahan, termasuk bagasi dan transportasi lokal.
- Minta rincian pembayaran serta kebijakan pembatalan sebelum bertransaksi.
Dengan cara tersebut, Anda dapat menyiapkan dana secara lebih realistis dan menghindari pengeluaran tak terduga.
Cara Pengajuan Visa Wisata Arab Saudi
Setelah memahami persyaratan dan biaya, Anda dapat mengikuti tahapan berikut.
Langkah 1: Tentukan Tujuan Perjalanan
Pertama, pastikan Anda ingin melakukan wisata atau aktivitas lain yang diizinkan oleh visa turis. Jika tujuan utama Anda bekerja atau menunaikan ibadah haji, pilih jalur visa yang sesuai.
Langkah 2: Periksa Kelayakan Pemohon
Selanjutnya, kunjungi portal resmi Saudi eVisa untuk memeriksa kelayakan berdasarkan kewarganegaraan.
Jika paspor Indonesia tidak memenuhi syarat untuk pengajuan e-Visa langsung, periksa alternatif yang tersedia. Salah satunya adalah program visa melalui paket perjalanan yang di tawarkan penyedia berizin bagi pemohon yang memenuhi persyaratan.
Langkah 3: Siapkan Dokumen
Kumpulkan paspor, data pribadi, foto, dan dokumen pendukung sesuai ketentuan. Jika Anda memilih paket perjalanan, periksa juga persyaratan tiket pesawat dan akomodasi.
Kemudian, cocokkan semua data dengan dokumen asli. Langkah ini membantu Anda menghindari kesalahan saat mengisi formulir.
Langkah 4: Ajukan Permohonan
Isi formulir melalui sistem resmi atau ikuti prosedur penyedia perjalanan yang memenuhi persyaratan. Setelah itu, periksa kembali informasi yang Anda masukkan dan lakukan pembayaran melalui saluran yang tersedia.
Simpan bukti transaksi dan informasi permohonan. Namun, ingat bahwa pembayaran tidak menjamin persetujuan visa karena otoritas terkait tetap menentukan hasil akhirnya.
Langkah 5: Periksa Hasil Pengajuan
Pantau status permohonan melalui jalur yang Anda gunakan. Jika permohonan di setujui, periksa nama, nomor paspor, masa berlaku, dan ketentuan tinggal pada dokumen visa.
Selanjutnya, simpan salinan visa agar mudah Anda akses saat perjalanan.
Langkah 6: Persiapkan Keberangkatan
Setelah mendapatkan visa, atur jadwal penerbangan, akomodasi, transportasi, dan kebutuhan perjalanan lainnya. Selain itu, periksa ketentuan masuk Arab Saudi menjelang keberangkatan agar Anda dapat mengantisipasi perubahan aturan.
Apakah Visa Wisata Bisa Di gunakan untuk Umrah?
Visa wisata tertentu memungkinkan pemegangnya melaksanakan umrah sesuai ketentuan yang berlaku. Namun, visa turis tidak memberikan izin untuk menunaikan ibadah haji. Portal resmi Saudi eVisa juga menjelaskan bahwa kegiatan umrah dapat masuk dalam peruntukan visa turis yang memenuhi syarat, dengan pengecualian haji.
Karena itu, jika Anda ingin berwisata sekaligus melaksanakan umrah, periksa ketentuan musim umrah dan akses ke tempat suci sebelum berangkat. Sementara itu, calon jemaah haji perlu mengikuti jalur visa dan izin haji resmi.
Tips Agar Pengajuan Visa Wisata Lebih Lancar
Agar persiapan perjalanan berjalan lebih terarah, perhatikan beberapa tips berikut.
- Ajukan permohonan lebih awal. Berikan waktu yang cukup untuk pemeriksaan dokumen.
- Gunakan sumber resmi. Periksa ketentuan melalui portal pemerintah Arab Saudi.
- Periksa masa berlaku paspor. Pastikan dokumen memenuhi persyaratan kategori visa.
- Cocokkan seluruh data. Periksa nama, nomor paspor, dan informasi perjalanan.
- Pahami aturan visa. Jangan menggunakan visa wisata untuk bekerja atau melakukan aktivitas yang tidak diizinkan.
- Waspadai penipuan. Periksa legalitas penyedia layanan dan mintalah rincian biaya secara transparan.
Dengan mengikuti langkah tersebut, Anda dapat mempersiapkan dokumen secara lebih baik dan mengurangi risiko kendala administratif.
Visa wisata Arab Saudi memberikan kesempatan bagi wisatawan yang memenuhi persyaratan untuk menjelajahi berbagai destinasi dan mengenal budaya setempat. Namun, setiap pemohon perlu memahami jenis visa, persyaratan dokumen, biaya, serta prosedur pengajuan yang sesuai dengan kewarganegaraannya.
Selain itu, pemegang paspor Indonesia perlu memeriksa kelayakan jalur e-Visa langsung dan mempertimbangkan alternatif resmi yang tersedia. Jangan terburu-buru mengajukan permohonan sebelum memahami ketentuan yang berlaku.
Jika Anda masih bingung mengenai syarat, jenis, biaya, atau cara pengajuan visa wisata Arab Saudi, konsultasi dapat membantu Anda memahami pilihan dan persiapan dokumen sebelum memulai proses permohonan.
Konsultasi Pengurusan Visa Anda Sekarang