Australia menjadi salah satu negara tujuan kerja yang menarik bagi pekerja Indonesia karena memiliki kebutuhan tenaga kerja pada berbagai bidang, terutama pekerjaan yang membutuhkan keterampilan dan pengalaman tertentu. Namun, sebelum berangkat, calon TKI/PMI Indonesia harus memastikan jenis pekerjaan dan visa yang sesuai dengan kondisi serta kualifikasinya.
Untuk pekerja terampil, salah satu jalur yang perlu diperhatikan adalah Skills in Demand visa (subclass 482). Visa ini memungkinkan pemberi kerja di Australia mensponsori pekerja terampil untuk mengisi posisi yang membutuhkan tenaga kerja. Persyaratan dasarnya antara lain adanya nominasi dari sponsor yang disetujui, keterampilan yang sesuai dengan pekerjaan, serta pemenuhan persyaratan bahasa Inggris.
Pekerjaan TKI Australia yang Banyak Dicari
Peluang kerja bagi tenaga kerja Indonesia sangat bergantung pada keterampilan, pengalaman, kualifikasi, daftar pekerjaan yang memenuhi syarat, serta kebutuhan pemberi kerja Australia.
Berdasarkan data resmi Department of Home Affairs Australia, beberapa pekerjaan yang banyak digunakan dalam nominasi visa Temporary Skills Shortage dan Skills in Demand pada 2024–25 antara lain:
- Chef
- General Practitioner dan Resident Medical Officer
- Motor Mechanic
- Software and Applications Programmer
- Nursing Support and Personal Care Worker
- Registered Nurse
- Advertising and Marketing Professional
- Accountant
- Cook
- Structural Steel and Welding Trades Worker
Data tersebut menunjukkan bahwa peluang tidak hanya terdapat pada sektor kesehatan dan teknologi, tetapi juga bidang kuliner, otomotif, akuntansi, serta pekerjaan teknis dan konstruksi.
Namun, calon pekerja tidak cukup hanya melihat apakah sebuah pekerjaan sedang dibutuhkan. Jenis visa, daftar pekerjaan yang berlaku, kualifikasi, pengalaman, kemampuan bahasa Inggris, dan persyaratan pemberi kerja tetap harus diperiksa.
Apa Itu Visa Kerja Australia?
Visa kerja Australia merupakan izin yang memungkinkan seseorang bekerja secara legal di Australia sesuai dengan ketentuan visa yang dimilikinya.
Australia memiliki beberapa jenis visa yang dapat digunakan untuk bekerja. Department of Home Affairs mencantumkan Skills in Demand visa subclass 482, Skilled Work Regional (Provisional) subclass 491, dan Skilled Employer Sponsored Regional (Provisional) subclass 494 sebagai beberapa jalur yang berkaitan dengan pekerjaan terampil.
Karena setiap visa mempunyai persyaratan berbeda, calon TKI/PMI sebaiknya tidak memilih visa hanya berdasarkan informasi dari iklan lowongan kerja atau agen.
Cara Mengurus Visa Kerja Australia untuk TKI dari Indonesia
Secara umum, proses pengurusan visa kerja dapat dilakukan melalui beberapa tahapan berikut.
Menentukan Jenis Pekerjaan
Langkah pertama adalah menentukan pekerjaan yang ingin dilakukan di Australia.
Calon pekerja perlu mencocokkan:
- pengalaman kerja;
- pendidikan atau sertifikasi;
- keterampilan;
- kemampuan bahasa Inggris;
- jenis pekerjaan yang ditawarkan;
- persyaratan lisensi atau registrasi jika diperlukan.
Untuk visa terampil, Australia menggunakan klasifikasi pekerjaan dan daftar pekerjaan tertentu. Ketersediaan pekerjaan untuk suatu visa dapat berbeda dengan visa lainnya.
Mencari Pemberi Kerja yang Sah
Untuk Skills in Demand visa subclass 482, calon pekerja membutuhkan pemberi kerja yang memenuhi syarat untuk menjadi sponsor dan menominasikan posisi pekerjaan tersebut.
Karena itu, mendapatkan pekerjaan terlebih dahulu dapat menjadi bagian penting dari proses.
Calon TKI/PMI perlu memeriksa:
- identitas perusahaan;
- posisi pekerjaan;
- lokasi kerja;
- gaji dan kondisi kerja;
- kontrak kerja;
- persyaratan pengalaman;
- status sponsor perusahaan.
Jangan hanya percaya pada janji seperti “pasti berangkat”, “visa dijamin”, atau “tanpa persyaratan”.
Memenuhi Persyaratan Keterampilan
Untuk visa Skills in Demand, pemohon harus memiliki keterampilan yang diperlukan untuk menjalankan pekerjaan yang dinominasikan. Department of Home Affairs juga menyebutkan persyaratan pengalaman kerja yang relevan untuk visa tersebut.
Oleh karena itu, dokumen seperti pengalaman kerja, sertifikat keahlian, ijazah, dan dokumen pendukung lainnya perlu dipersiapkan sesuai jenis pekerjaan dan visa.
Memenuhi Persyaratan Bahasa Inggris
Kemampuan bahasa Inggris menjadi salah satu persyaratan penting untuk sejumlah visa kerja Australia.
Untuk Skills in Demand subclass 482, pemohon utama umumnya harus memenuhi standar minimum bahasa Inggris melalui tes yang ditentukan, kecuali berlaku pengecualian tertentu.
Karena standar dapat berbeda berdasarkan jenis visa dan kondisi pemohon, calon pekerja sebaiknya memeriksa persyaratan terbaru sebelum melakukan tes bahasa.
Mempersiapkan Dokumen
Dokumen yang dibutuhkan dapat berbeda sesuai jenis visa dan pekerjaan. Secara umum, calon pekerja dapat perlu mempersiapkan:
- paspor yang masih berlaku;
- dokumen identitas;
- ijazah atau sertifikat pendidikan;
- sertifikat keahlian;
- bukti pengalaman kerja;
- hasil tes bahasa Inggris apabila diwajibkan;
- dokumen pekerjaan atau nominasi;
- dokumen sponsor;
- dokumen kesehatan jika diminta;
- dokumen karakter atau kepolisian apabila diperlukan;
- dokumen tambahan sesuai jenis visa.
Jangan mengirim dokumen palsu atau memberikan informasi yang tidak sesuai karena dapat berdampak serius terhadap proses visa.
Pengajuan Visa Secara Online
Setelah persyaratan terpenuhi, aplikasi visa dilakukan melalui sistem resmi imigrasi Australia.
Informasi resmi mengenai visa dan aplikasi tersedia melalui Department of Home Affairs Australia. Pemohon juga dapat menggunakan bantuan pihak yang berwenang apabila memang diperlukan.
Kedutaan Australia di Indonesia mengingatkan calon pemohon agar berhati-hati terhadap penipuan visa dan pihak yang menjanjikan visa secara pasti. Pemerintah Australia menegaskan bahwa hanya Department of Home Affairs yang merupakan penyedia resmi visa Australia.
Mengikuti Pemeriksaan yang Dipersyaratkan
Tergantung jenis visa dan kondisi pemohon, pemerintah Australia dapat meminta pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan karakter, biometrik, atau dokumen tambahan.
Pemohon harus mengikuti instruksi yang diberikan dalam proses aplikasi.
Menunggu Keputusan Visa
Setelah aplikasi lengkap, pemohon menunggu keputusan dari pihak imigrasi Australia.
Waktu pemrosesan dapat berubah dan tidak sebaiknya dijadikan dasar untuk membeli tiket atau membuat komitmen perjalanan sebelum visa benar-benar diberikan.
Department of Home Affairs juga menyatakan bahwa waktu pemrosesan dapat berfluktuasi, termasuk karena perubahan prioritas pemrosesan.
Apakah TKI Indonesia Bisa Menggunakan Visa Kerja dan Liburan?
Selain jalur visa kerja terampil, warga negara Indonesia juga memiliki program Work and Holiday visa subclass 462 dengan persyaratan khusus.
Program ini ditujukan bagi pemohon yang memenuhi ketentuan usia, pendidikan, kemampuan bahasa Inggris, dana, kesehatan, karakter, dan persyaratan lainnya. Ketentuan program dapat berubah sehingga calon pemohon perlu memeriksa informasi terbaru sebelum mendaftar.
Visa Work and Holiday berbeda dengan visa kerja yang disponsori pemberi kerja. Oleh sebab itu, calon pekerja perlu memahami tujuan dan batasan masing-masing visa.
Berapa Biaya Mengurus Visa Kerja Australia?
Biaya visa Australia tidak dapat disamaratakan karena bergantung pada jenis visa dan kondisi aplikasi. Selain biaya aplikasi visa, calon pekerja mungkin menghadapi biaya lain seperti:
- tes bahasa Inggris;
- pemeriksaan kesehatan;
- penerjemahan dokumen;
- sertifikasi dokumen;
- pemeriksaan atau sertifikasi keahlian;
- biaya perjalanan;
- biaya jasa profesional jika menggunakan jasa yang sah.
Besarnya biaya dan ketentuan dapat berubah. Karena itu, calon TKI/PMI sebaiknya mengecek biaya terbaru pada sumber resmi sebelum melakukan pembayaran.
Waspadai Penipuan Lowongan Kerja Australia
Keinginan bekerja di Australia dapat dimanfaatkan oleh oknum yang menawarkan lowongan palsu.
Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain:
- menjanjikan visa pasti disetujui;
- meminta uang dalam jumlah besar tanpa dokumen yang jelas;
- menawarkan pekerjaan tanpa kontrak;
- tidak memberikan identitas perusahaan Australia;
- meminta pembayaran ke rekening pribadi tanpa penjelasan;
- menjanjikan keberangkatan sangat cepat tanpa proses resmi;
- meminta calon pekerja memberikan dokumen pribadi secara sembarangan.
Kedutaan Australia di Indonesia secara khusus mengingatkan masyarakat mengenai penipuan visa dan janji palsu terkait pekerjaan di Australia.
Tips Mempersiapkan Diri Sebelum Kerja ke Australia
Agar persiapan lebih terarah, calon TKI/PMI dapat melakukan beberapa hal berikut:
- Tentukan bidang pekerjaan sesuai keterampilan.
- Periksa apakah pekerjaan tersebut memenuhi ketentuan visa.
- Tingkatkan kemampuan bahasa Inggris.
- Siapkan dokumen pendidikan dan pengalaman kerja.
- Cari perusahaan atau pemberi kerja yang jelas.
- Periksa kontrak kerja sebelum menandatangani.
- Gunakan informasi dari situs resmi pemerintah Australia.
- Hindari agen yang menjamin visa 100 persen.
- Jangan memberikan uang sebelum memahami tujuan pembayaran.
- Pastikan visa sudah diberikan sebelum melakukan perjalanan untuk bekerja.
Kesimpulan
Peluang kerja bagi TKI/PMI Indonesia di Australia tersedia pada berbagai bidang, termasuk kuliner, otomotif, kesehatan, teknologi, akuntansi, dan pekerjaan teknis. Namun, peluang tersebut harus disesuaikan dengan kualifikasi, pengalaman, pekerjaan yang memenuhi syarat, sponsor, dan jenis visa.
Untuk pekerja terampil, Skills in Demand visa subclass 482 merupakan salah satu jalur yang dapat digunakan melalui sponsor pemberi kerja. Sementara itu, warga negara Indonesia yang memenuhi persyaratan tertentu juga dapat mempertimbangkan Work and Holiday subclass 462.
Yang paling penting, proses kerja ke Australia harus dilakukan secara legal dan melalui informasi resmi. Jangan mudah percaya pada pihak yang menjanjikan visa atau pekerjaan secara pasti.
KONSULTASI SEKARANG