Syarat Registrasi Wafid untuk WNI, registrasi WAFID merupakan salah satu tahapan yang perlu di pahami oleh warga negara Indonesia (WNI) yang akan menjalani pemeriksaan kesehatan untuk bekerja atau tinggal di negara-negara Gulf Cooperation Council (GCC), termasuk Arab Saudi apabila pemeriksaan tersebut di wajibkan untuk visa yang di ajukan.
WAFID adalah program di bawah Gulf Health Council yang menyediakan sistem pemesanan pemeriksaan kesehatan bagi calon pekerja atau penduduk negara GCC. Indonesia termasuk negara yang tercakup dalam program ini. Pendaftaran di lakukan melalui sistem resmi untuk memperoleh slip pemeriksaan kesehatan sebelum mendatangi pusat medis yang di tentukan.
Agar proses pendaftaran berjalan lancar, calon pekerja sebaiknya memahami persyaratan data, dokumen yang harus di siapkan, cara mengisi formulir, serta biaya registrasi yang berlaku.
Baca Juga : Pendaftaran Medikal GAMCA Wafid, dan Tahapan Pemeriksaan
Apa Saja Syarat Registrasi WAFID untuk WNI?
Sebelum melakukan registrasi, ada beberapa hal yang perlu di persiapkan. Persyaratan utama berupa data identitas dan paspor yang sesuai dengan informasi pada formulir resmi WAFID.
1. Paspor yang Masih Berlaku
Paspor merupakan dokumen utama yang di butuhkan saat mengisi formulir registrasi WAFID. Siapkan paspor yang di gunakan dalam proses pengajuan visa kerja.
Pastikan paspor masih berlaku dan data di dalamnya dapat di baca dengan jelas. Periksa nomor paspor, tanggal penerbitan, tempat penerbitan, serta tanggal kedaluwarsanya.
Jika paspor sedang di perpanjang atau data paspor berubah, pastikan terlebih dahulu dokumen mana yang akan di gunakan dalam pengajuan visa agar informasi registrasi tidak berbeda.
2. Data Diri Sesuai Paspor
Calon peserta harus menyiapkan nama depan, nama belakang, tanggal lahir, jenis kelamin, dan status perkawinan.
Nama yang di masukkan sebaiknya mengikuti penulisan pada paspor dan formulir WAFID. Jangan menggunakan nama panggilan atau mengubah urutan nama berdasarkan kebiasaan sehari-hari.
Kesalahan data dapat menyebabkan proses koreksi tambahan setelah pendaftaran di lakukan.
Baca Juga : Informasi Status dan Hasil Medical Wafid Setelah Pemeriksaan
3. Data Kewarganegaraan
Pada formulir registrasi, pemohon perlu memilih kewarganegaraan sesuai identitasnya. Bagi WNI, pilih Indonesia sebagai nationality.
Kewarganegaraan berbeda dengan negara tempat pemeriksaan. Misalnya, seseorang berkewarganegaraan Indonesia dapat memilih negara dan kota tempat pemeriksaan sesuai lokasi yang tersedia dalam sistem.
4. Informasi Visa dan Negara Tujuan
Pemohon perlu menentukan negara tujuan perjalanan pada formulir. Jika akan menjalani pemeriksaan untuk bekerja di Arab Saudi, pilih Saudi Arabia sebagai negara tujuan.
Jenis visa juga perlu di pilih sesuai tujuan pengajuan dan opsi yang tersedia. Pastikan informasi tersebut sesuai arahan perusahaan, sponsor, atau pihak yang menangani visa.
5. Nomor Telepon dan Email Aktif
Nomor telepon dan alamat email di perlukan untuk mengisi formulir serta menerima informasi yang berkaitan dengan proses registrasi.
Gunakan kontak yang masih aktif dan dapat di akses. Periksa folder spam atau junk jika email konfirmasi tidak di temukan.
Formulir resmi WAFID juga menyediakan tahapan verifikasi OTP. Karena itu, pastikan pemohon dapat mengakses saluran yang di gunakan untuk menerima kode verifikasi.
Baca Juga : Apa Itu Registrasi Wafid dan Mengapa Diperlukan untuk Visa?
Dokumen yang Sebaiknya Di siapkan Sebelum Registrasi
Selain informasi yang di masukkan ke formulir, calon peserta sebaiknya menyiapkan beberapa dokumen pendukung agar tidak kesulitan ketika mengisi data.
Dokumen dan informasi yang sebaiknya tersedia meliputi:
- Paspor asli yang masih berlaku.
- Data identitas sesuai paspor.
- Nomor telepon aktif.
- Alamat email aktif.
- Informasi negara dan kota tempat pemeriksaan.
- Informasi negara tujuan.
- Informasi jenis visa.
- Posisi pekerjaan jika di minta.
- Metode pembayaran yang dapat di gunakan pada sistem.
Formulir resmi WAFID juga mencantumkan kolom national ID dan posisi pekerjaan yang bersifat opsional pada tampilan pendaftaran. Ikuti keterangan wajib atau opsional yang muncul pada formulir ketika mendaftar.
Perlu di perhatikan bahwa daftar tersebut merupakan persiapan untuk registrasi. Pusat medis dapat memberikan instruksi tambahan mengenai dokumen yang harus di bawa saat pemeriksaan.
Baca Juga : Cara Memperbaiki Data Registrasi Wafid yang Salah
Cara Registrasi WAFID untuk WNI
Setelah seluruh data di siapkan, proses registrasi dapat di lakukan melalui situs resmi WAFID.
1. Buka Portal Resmi WAFID
Kunjungi situs resmi WAFID di wafid.com. Pilih menu Book an Appointment untuk memulai pendaftaran pemeriksaan kesehatan.
Pastikan menggunakan situs resmi agar data pribadi dan pembayaran tidak di berikan kepada pihak yang tidak berwenang.
2. Pilih Negara dan Kota Pemeriksaan
Isi negara serta kota tempat pemeriksaan akan di lakukan. Setelah itu, pilih negara tujuan perjalanan, misalnya Arab Saudi.
Pada jenis Standard Appointment, pusat medis di tentukan oleh sistem berdasarkan lokasi yang di pilih. Untuk Premium Appointment, sistem menyediakan fleksibilitas memilih pusat medis dan tanggal yang tersedia sesuai ketentuan pemesanan.
3. Masukkan Data Pemohon
Isi data diri, kewarganegaraan, informasi paspor, kontak, dan informasi visa sesuai kolom yang tersedia.
Periksa kembali setiap bagian sebelum melanjutkan. Jangan terburu-buru menekan tombol berikutnya sebelum memastikan nomor paspor dan tanggal-tanggal penting sudah benar.
Baca Juga : Biaya Registrasi Wafid dan Medical Check Up untuk Visa Saudi
4. Pilih Jenis Janji Pemeriksaan
WAFID menampilkan pilihan Standard Appointment dan Premium Appointment. Perbedaan keduanya berkaitan dengan fleksibilitas pemilihan pusat medis dan jadwal yang tersedia.
Baca keterangan layanan dan biaya pada halaman resmi sebelum menentukan pilihan.
5. Selesaikan Pembayaran
Ikuti instruksi pembayaran yang tersedia pada sistem. Setelah pembayaran berhasil dan slip pemeriksaan di terbitkan, simpan salinan digitalnya dan cetak jika di perlukan.
6. Datang ke Pusat Medis
Setelah memperoleh slip, ikuti instruksi pada dokumen dan segera datang ke pusat medis sesuai ketentuan yang berlaku. Bawa paspor dan dokumen lain yang di minta oleh pusat medis.
Tahapan tersebut mengikuti panduan registrasi pada FAQ resmi WAFID.
Baca Juga : Cara Registrasi Wafid untuk WNI, Panduan Lengkap
Berapa Biaya Registrasi WAFID untuk WNI?
Pada portal resmi WAFID, biaya pemesanan yang tercantum adalah:
- Standard Appointment: US$10.
- Premium Appointment: US$25.
Standard Appointment menggunakan penjadwalan berdasarkan ketersediaan, sedangkan Premium Appointment memberikan fleksibilitas tambahan untuk memilih pusat medis dan tanggal pemeriksaan yang tersedia.
Biaya tersebut merupakan biaya janji pemeriksaan yang di tampilkan pada portal. Jangan langsung menganggapnya sebagai keseluruhan biaya pemeriksaan medis, pengurusan visa, atau keberangkatan kerja ke Arab Saudi.
Sebelum melakukan pembayaran, periksa kembali nominal yang muncul pada halaman resmi karena ketentuan layanan dapat berubah.
Baca Juga : Cara Membuat Appointment Wafid dan Memilih Medical Center
Apakah WNI Harus Memiliki KTP untuk Registrasi WAFID?
Formulir resmi WAFID mencantumkan kolom national ID. Namun, kolom tersebut di tampilkan sebagai informasi opsional pada formulir yang tersedia, sehingga jangan menganggap KTP selalu menjadi persyaratan wajib untuk setiap pendaftaran.
Meskipun demikian, calon pekerja sebaiknya tetap menyiapkan KTP sebagai dokumen identitas pendukung apabila di perlukan oleh pihak yang menangani visa atau pusat medis.
Dokumen yang wajib di isi dan di bawa harus mengikuti petunjuk resmi pada saat registrasi serta instruksi dari pusat medis terkait.
Baca Juga : Penyebab Registrasi Wafid Gagal dan Cara Mengatasinya
Bagaimana Jika Data Registrasi WAFID Salah?
Kesalahan data seperti nama, nomor paspor, tanggal lahir, kewarganegaraan, atau tanggal kedaluwarsa paspor harus segera ditindaklanjuti.
Menurut FAQ resmi WAFID, pemohon perlu menghubungi pusat medis dan meminta pengajuan perubahan melalui mekanisme Change Candidate Details atau Change Medical Exam Request. Pemohon juga di sarankan meminta nomor permohonan perubahan dan tanggal pengajuannya.
FAQ WAFID menyebutkan bahwa permintaan perubahan data tersebut tidak di kenakan biaya. Karena itu, jangan langsung membayar pihak lain yang menjanjikan koreksi data tanpa memastikan prosedurnya.
Baca Juga : Apa yang Harus Dibawa Saat Medical Wafid?
Bagaimana Cara Mengecek Slip dan Hasil Pemeriksaan WAFID?
Setelah registrasi selesai, pemohon perlu menyimpan slip pemeriksaan yang di terbitkan sistem.
Jika slip perlu di cari kembali, gunakan fitur pencarian slip pada portal resmi dengan memasukkan nomor paspor dan kewarganegaraan sesuai instruksi sistem.
Untuk memeriksa status hasil kesehatan, gunakan menu pemeriksaan status kandidat. Sistem menyediakan pilihan pengecekan berdasarkan nomor paspor dan kewarganegaraan atau nomor slip WAFID.
Apabila hasil belum tersedia atau data tidak di temukan, periksa kembali informasi yang di masukkan dan hubungi pusat medis jika di perlukan.
Baca Juga : Berapa Lama Proses Registrasi dan Hasil Wafid? Ini Tahapannya
Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Registrasi WAFID
Agar proses tidak terhambat, hindari beberapa kesalahan berikut:
- Memasukkan nama yang berbeda dari paspor.
- Salah mengetik nomor paspor.
- Keliru memasukkan tanggal penerbitan atau kedaluwarsa paspor.
- Memilih negara tujuan yang tidak sesuai.
- Menggunakan nomor telepon atau email yang tidak aktif.
- Tidak menyimpan slip pemeriksaan.
- Menunda pemeriksaan setelah slip diterbitkan.
- Menggunakan situs tidak resmi untuk memasukkan data pribadi.
Jika menemukan kendala, gunakan petunjuk resmi WAFID atau hubungi pusat medis terkait daripada membuat pendaftaran baru tanpa mengetahui dampaknya.
Baca Juga : Cara Daftar Wafid Online dari Indonesia Step-by-Step
Syarat registrasi WAFID untuk WNI terutama berkaitan dengan kesiapan paspor, data pribadi, kewarganegaraan, informasi visa, kontak aktif, serta informasi lokasi pemeriksaan dan negara tujuan.
Pendaftaran dilakukan melalui portal resmi WAFID dengan memilih jadwal pemeriksaan, mengisi data, menyelesaikan pembayaran, dan menyimpan slip yang diterbitkan. Setelah itu, pemohon perlu mengikuti instruksi untuk menjalani pemeriksaan di pusat medis.
Bagi calon pekerja yang akan menuju Arab Saudi, pastikan proses WAFID memang diperlukan untuk jenis visa yang diajukan. Periksa seluruh data sebelum mengirim formulir dan segera tangani kesalahan apabila ditemukan. Persiapan yang teliti membantu mengurangi kendala administrasi sebelum melanjutkan proses visa kerja.
Konsultasikan Medikal Gamca Anda sekarang.