Menikah di Singapura menjadi pilihan bagi sebagian pasangan Muslim asal Indonesia, terutama ketika salah satu calon pengantin merupakan warga negara Singapura atau Permanent Resident (PR). Namun, sebelum merencanakan akad nikah, pasangan perlu memahami ketentuan Registry of Muslim Marriages (ROMM), yaitu lembaga Singapura yang menangani pencatatan pernikahan Muslim.
Selain menyiapkan dokumen pribadi, calon pengantin juga perlu memastikan status perkawinan, persetujuan wali, persyaratan administrasi dari Indonesia, serta jadwal akad nikah. Dengan persiapan yang tepat, pasangan dapat mengurangi risiko keterlambatan dan kendala saat mengajukan permohonan.
Artikel ini membahas syarat menikah di ROMM Singapore untuk warga Indonesia, mulai dari ketentuan dasar, dokumen, proses pengajuan, biaya yang perlu diperhitungkan, hingga persiapan setelah pernikahan.
Baca juga : Registry of Muslim Marriages Singapore Panduan Lengkap
Apa Itu ROMM Singapore?
Registry of Muslim Marriages atau ROMM merupakan lembaga pemerintah Singapura yang mengurus pencatatan pernikahan bagi pasangan Muslim sesuai ketentuan hukum setempat. Oleh karena itu, pasangan yang ingin melangsungkan akad nikah Islam di Singapura perlu mengikuti prosedur ROMM apabila pernikahannya masuk dalam kewenangan lembaga tersebut.
ROMM berbeda dari Registry of Marriages (ROM), yang menangani pencatatan perkawinan sipil. Jadi, calon pengantin Muslim perlu memahami perbedaan kedua lembaga ini sebelum memilih jalur pernikahan.
Bagi warga Indonesia, prosedur pernikahan dapat berbeda menurut status calon pasangan. Sebagai contoh, pernikahan antara WNI dan warga negara Singapura atau pemegang PR dapat memerlukan dokumen tambahan dari negara asal WNI. Selain itu, status izin kerja calon pasangan juga dapat memengaruhi persyaratan administrasi.
Karena itu, calon pengantin sebaiknya memastikan kategori permohonan terlebih dahulu sebelum menentukan tanggal akad.
Baca juga : Cara Daftar Pernikahan Muslim di Singapore melalui ROMM
Syarat Dasar Menikah di ROMM Singapore
Sebelum mengumpulkan dokumen, pasangan perlu memastikan bahwa mereka memenuhi persyaratan dasar ROMM. Ketentuan ini menjadi langkah awal untuk menentukan kelayakan pengajuan.
Kedua calon pengantin beragama Islam
ROMM menangani pernikahan Muslim. Oleh sebab itu, kedua calon pengantin harus memenuhi persyaratan agama yang berlaku. Jika salah satu calon pengantin merupakan mualaf, ROMM dapat meminta dokumen konversi agama yang sesuai.
Untuk seseorang yang masuk Islam di Singapura, dokumen dari Muslim Converts’ Association of Singapore (MCAS) dapat menjadi persyaratan. Sementara itu, mualaf yang masuk Islam di luar Singapura perlu menyiapkan dokumen konversi beserta surat pengesahan dari Majlis Ugama Islam Singapura (MUIS), sesuai ketentuan yang berlaku.
Memenuhi persyaratan usia
ROMM mencantumkan ketentuan usia minimal 21 tahun bagi kedua calon pengantin dalam jalur permohonan umum. Namun, prosedur bagi calon pengantin yang belum mencapai usia tersebut memiliki persyaratan tambahan.
Karena itu, pasangan perlu memeriksa kategori usia dan ketentuan persetujuan orang tua atau wali sebelum mengajukan permohonan. Jangan menganggap bahwa semua pasangan dapat menggunakan prosedur yang sama.
Tidak memiliki perkawinan lain yang masih berlangsung
Kedua calon pengantin harus memenuhi ketentuan mengenai status perkawinan. Apabila salah satu pihak pernah menikah, ia perlu memastikan bahwa perkawinan sebelumnya telah berakhir secara sah.
Selanjutnya, calon pengantin yang berstatus duda atau janda perlu menyiapkan dokumen pendukung, seperti akta cerai atau akta kematian pasangan terdahulu. ROMM juga dapat meminta keterangan tambahan mengenai putusan atau kewajiban tertentu yang berkaitan dengan perkawinan sebelumnya.
Memperoleh persetujuan wali
Untuk calon pengantin perempuan, persetujuan wali menjadi unsur penting dalam proses pernikahan Muslim. ROMM menetapkan urutan kelayakan wali, dengan ayah kandung sebagai wali utama, kemudian kakek dari garis ayah dan kerabat laki-laki lain yang memenuhi ketentuan.
Jika wali tidak dapat hadir atau menghadapi kendala tertentu, pasangan perlu mengikuti prosedur ROMM untuk menjelaskan situasinya. Jangan langsung mengganti wali tanpa memeriksa ketentuan yang berlaku.
Baca juga : Prosedur Pernikahan Muslim di Singapore bagi Orang Indonesia
Dokumen yang Perlu Disiapkan Warga Indonesia
Dokumen menjadi bagian penting dalam pengajuan pernikahan di ROMM. Selain identitas pribadi, warga Indonesia mungkin perlu menyediakan surat keterangan status perkawinan dan surat rekomendasi dari lembaga terkait.
Berikut dokumen yang sebaiknya mulai calon pengantin persiapkan.
Paspor yang masih berlaku
WNI yang hendak menikah di Singapura perlu menyiapkan paspor sebagai identitas perjalanan dan dokumen administrasi. Pastikan nama, tanggal lahir, serta data pribadi pada paspor sesuai dengan dokumen lain.
Perbedaan ejaan nama atau tanggal lahir dapat memicu permintaan klarifikasi. Oleh karena itu, periksa seluruh dokumen sebelum mengajukan permohonan.
Dokumen status perkawinan
ROMM dapat meminta surat resmi dari otoritas negara asal yang menyatakan status perkawinan calon pengantin. Untuk pemohon yang berstatus lajang, surat tersebut perlu memenuhi batas masa penerimaan yang berlaku.
Panduan resmi Singapura mencantumkan persyaratan surat keterangan status perkawinan dari negara asal yang terbit tidak lebih dari 90 hari untuk kategori permohonan terkait. Selain itu, ROMM juga mencantumkan surat rekomendasi dari lembaga pencatatan perkawinan atau badan Islam setempat bagi warga Indonesia, Malaysia, dan Brunei.
Perhatikan bahwa batas waktu surat dapat mengikuti ketentuan berbeda menurut jenis dokumen dan tanggal akad. Karena itu, jangan mengurus surat terlalu awal tanpa memastikan masa berlakunya.
Baca juga : Biaya dan Lama Proses Pernikahan di ROMM Singapore
Akta kelahiran dan dokumen keluarga
Akta kelahiran dapat membantu verifikasi identitas serta hubungan keluarga, terutama ketika ROMM memerlukan informasi mengenai wali atau orang tua. Siapkan dokumen asli dan salinan yang sesuai dengan daftar persyaratan pada saat pengajuan.
Selain itu, ROMM dapat meminta dokumen tambahan berdasarkan kondisi calon pengantin. Misalnya, calon pengantin yang pernah menikah perlu menyiapkan dokumen perceraian atau kematian pasangan terdahulu.
Surat rekomendasi untuk warga Indonesia
Salah satu hal penting yang perlu WNI perhatikan ialah surat rekomendasi dari lembaga pencatatan perkawinan atau badan Islam setempat. ROMM mencantumkan persyaratan ini bagi warga Indonesia yang hendak menikah dengan warga Singapura atau PR dalam kategori yang relevan.
Namun, calon pengantin perlu memastikan lembaga Indonesia yang berwenang menerbitkan surat tersebut sesuai agama, status kependudukan, serta keadaan perkawinan masing-masing. Untuk Muslim yang berdomisili di Indonesia, koordinasikan kebutuhan dokumen dengan KUA atau instansi terkait sebelum menentukan jadwal keberangkatan.
Jangan menyamakan surat rekomendasi dengan surat keterangan lajang. Keduanya dapat memiliki fungsi administrasi yang berbeda, sehingga pasangan perlu memastikan apakah ROMM meminta satu atau kedua dokumen tersebut.
Terjemahan dokumen
ROMM mensyaratkan dokumen yang relevan dalam bahasa Inggris atau Melayu. Oleh karena itu, dokumen berbahasa Indonesia mungkin memerlukan terjemahan oleh penerjemah bersertifikat sebelum pengajuan.
Selain itu, siapkan dokumen asli atau salinan yang telah mendapat pengesahan sebagai salinan benar, sesuai ketentuan ROMM. Sebaiknya, periksa format dan metode pengesahan yang mereka terima agar pasangan tidak perlu mengulang proses.
Baca juga : Cara Mendapatkan Marriage Certificate dari ROMM Singapore
Ketentuan Khusus Jika Pasangan Memegang Work Permit
Status izin kerja calon pasangan dapat memengaruhi proses pernikahan. Jika calon pengantin merupakan pemegang Work Permit atau mantan pemegang izin kerja tertentu, termasuk Training Work Permit, otoritas Singapura dapat meminta persetujuan dari Ministry of Manpower (MOM).
Oleh sebab itu, pasangan perlu memeriksa status izin kerja sebelum mengajukan permohonan kepada ROMM. Jangan menunda pemeriksaan ini sampai mendekati tanggal akad karena proses persetujuan tambahan dapat memengaruhi jadwal.
Selain itu, persyaratan untuk warga negara asing yang menikah dengan warga Singapura atau PR tidak selalu sama dengan persyaratan pasangan yang sama-sama warga asing. Jadi, pastikan informasi yang digunakan benar-benar sesuai dengan status kedua calon pengantin.
Peran Wali dan Saksi dalam Pernikahan
Selain dokumen administrasi, pasangan perlu memastikan kesiapan wali dan dua orang saksi. ROMM meminta kehadiran pihak-pihak yang relevan dalam tahapan pemeriksaan serta akad nikah.
Wali perlu memberikan persetujuan dan menyiapkan identitas asli. Dalam kondisi tertentu, ROMM dapat meminta dokumen tambahan apabila wali tidak dapat hadir atau calon pengantin perlu menggunakan prosedur khusus.
Sementara itu, pasangan perlu memilih dua saksi yang memenuhi ketentuan ROMM. Panduan resmi menyebutkan bahwa saksi akad harus laki-laki Muslim berusia di atas 21 tahun. Periksa kembali persyaratan identitas saksi sebelum mengisi permohonan.
Dengan menyiapkan wali dan saksi sejak awal, pasangan dapat mengurangi risiko perubahan jadwal. Selain itu, komunikasi yang baik dengan wali akan membantu kelancaran pemeriksaan dan pelaksanaan akad.
Baca juga : Cara Mengurus Salinan Sertifikat Nikah ROMM Singapore
Cara Mengurus Pernikahan di ROMM Singapore
Setelah memastikan persyaratan dasar dan dokumen, pasangan dapat mengikuti tahapan administrasi. Secara umum, prosesnya mencakup persiapan, pengajuan, pemeriksaan, dan pelaksanaan akad.
Langkah pertama: Periksa persyaratan sesuai status pasangan
Mulailah dengan memastikan apakah calon pasangan merupakan warga Singapura, pemegang PR, atau warga asing dengan status izin tinggal tertentu. Selanjutnya, periksa persyaratan khusus untuk warga Indonesia.
Langkah ini penting karena jenis dokumen, persetujuan, dan prosedur dapat berbeda menurut kategori pasangan.
Langkah kedua: Siapkan wali dan program persiapan pernikahan
ROMM memiliki tahapan yang berkaitan dengan persetujuan wali dan persiapan pernikahan. Untuk kategori yang mewajibkannya, pasangan perlu mengikuti program persiapan pernikahan sesuai ketentuan.
Karena itu, periksa apakah program tersebut berlaku bagi kategori permohonan Anda dan siapkan bukti keikutsertaan jika ROMM memintanya.
Langkah ketiga: Tentukan tanggal dan lokasi akad
Pasangan perlu menentukan tanggal, waktu, lokasi, serta rincian mahar atau maskahwin. Selain itu, tentukan Kadi atau Naib Kadi dan dua saksi sesuai prosedur yang tersedia.
Jika memilih akad di kantor ROMM, jadwal mengikuti hari operasional dan ketersediaan tempat. Sementara itu, akad di luar kantor ROMM mengikuti ketentuan lokasi serta ketersediaan petugas yang berwenang.
Baca juga : Apostille Dokumen Pernikahan Muslim Singapore untuk Indonesia
Langkah keempat: Ajukan permohonan pernikahan
Pasangan dapat menggunakan layanan pengajuan resmi melalui portal Our Marriage Journey sesuai kategori yang berlaku. Siapkan informasi calon pengantin, wali, saksi, alamat surel, dan dokumen pendukung.
Pastikan semua data sesuai dengan paspor serta dokumen resmi. Kemudian, periksa kembali formulir sebelum mengirimkannya dan menyelesaikan pembayaran yang berlaku.
Langkah kelima: Ikuti sesi dan pemeriksaan dokumen
Untuk jalur yang mensyaratkannya, pasangan perlu mengikuti sesi tatap muka atau Bersamamu bersama Kadi atau Naib Kadi. Selanjutnya, calon pengantin, wali, dan pihak yang diminta perlu menghadiri janji temu ROMM untuk pemeriksaan dokumen serta deklarasi resmi.
Bawa dokumen asli atau salinan resmi sesuai daftar persyaratan. Apabila petugas meminta dokumen tambahan, segera lengkapi agar proses tidak mengalami keterlambatan.
Langkah keenam: Laksanakan akad nikah
Setelah permohonan memenuhi persyaratan dan ROMM memberikan persetujuan, pasangan dapat melaksanakan akad sesuai jadwal. Pada hari tersebut, calon pengantin, wali, serta dua saksi perlu memenuhi ketentuan kehadiran dan identitas.
Setelah pencatatan selesai, ROMM menyediakan sertifikat pernikahan sesuai mekanisme yang berlaku. Simpan dokumen tersebut dengan baik karena pasangan mungkin memerlukannya untuk urusan administrasi selanjutnya.
Baca juga : Terjemahan Sertifikat Nikah Singapore ke Bahasa Indonesia
Berapa Lama Proses Menikah di ROMM?
Waktu pengurusan bergantung pada kelengkapan dokumen, kategori pasangan, ketersediaan jadwal, dan kebutuhan pemeriksaan tambahan. Oleh sebab itu, pasangan sebaiknya tidak menentukan tanggal keberangkatan atau akad sebelum memahami tahapan yang berlaku.
Panduan proses pernikahan Muslim Singapura menyebutkan bahwa tanggal akad paling awal umumnya berjarak setidaknya 21 hari setelah pengajuan permohonan. Selain itu, permohonan memiliki masa berlaku 150 hari sejak tanggal pengajuan.
Namun, ketentuan tersebut bukan jaminan bahwa setiap permohonan selesai dalam jangka waktu yang sama. Warga Indonesia yang perlu mengurus surat dari instansi asal sebaiknya menyediakan waktu tambahan untuk penerbitan, penerjemahan, serta pemeriksaan dokumen.
Agar jadwal lebih realistis, buat daftar dokumen sejak awal dan tentukan tenggat pengurusan setiap surat. Dengan demikian, pasangan dapat mengantisipasi kendala sebelum membeli tiket atau membayar kebutuhan acara.
Baca juga : Cara Melaporkan Pernikahan Muslim di Singapore ke Indonesia
Berapa Biaya Menikah di ROMM Singapore?
Biaya pernikahan bergantung pada jenis layanan, lokasi akad, kebutuhan dokumen, penerjemahan, serta perjalanan. Karena itu, calon pengantin sebaiknya memisahkan biaya resmi ROMM dari biaya pendukung lainnya.
Beberapa komponen yang perlu masuk perhitungan meliputi:
- Biaya permohonan pernikahan sesuai tarif resmi yang berlaku.
- Biaya penerbitan surat keterangan status perkawinan atau rekomendasi dari otoritas terkait.
- Biaya penerjemah bersertifikat apabila dokumen memerlukan terjemahan.
- Biaya perjalanan, penginapan, dan transportasi di Singapura.
- Biaya program persiapan pernikahan jika kategori permohonan mewajibkannya.
- Biaya mahar, hantaran, serta kebutuhan acara sesuai kesepakatan keluarga.
Jangan langsung menggunakan tarif dari artikel lama karena kebijakan dan biaya dapat berubah. Sebaliknya, periksa portal resmi ROMM atau Our Marriage Journey sebelum melakukan pembayaran. Dengan cara ini, pasangan dapat membuat anggaran yang lebih akurat.
Baca juga : Jasa Pengurusan Dokumen Nikah Singapore
Apakah Pernikahan di ROMM Diakui di Indonesia?
Pernikahan yang sah di Singapura belum tentu menyelesaikan seluruh kebutuhan administrasi keluarga di Indonesia. Oleh karena itu, WNI perlu memeriksa prosedur pelaporan atau pencatatan perkawinan luar negeri kepada instansi Indonesia yang berwenang.
Untuk pasangan Muslim, tanyakan kepada KUA atau instansi terkait mengenai dokumen yang perlu pasangan serahkan setelah kembali ke Indonesia. Persyaratan dapat bergantung pada status kependudukan, tempat tinggal, dan kondisi perkawinan.
Simpan sertifikat pernikahan ROMM, paspor, dokumen identitas, serta terjemahan resmi apabila diperlukan. Selain itu, tanyakan apakah pasangan perlu memperoleh pengesahan atau memenuhi prosedur administratif tertentu sebelum menggunakan sertifikat tersebut untuk keperluan lain.
Jangan menganggap pencatatan di Singapura otomatis memperbarui seluruh data kependudukan di Indonesia. Sebaliknya, pastikan setiap kewajiban administrasi pada kedua negara telah terpenuhi.
Kesalahan yang Perlu Dihindari Saat Mengurus Pernikahan
Ada beberapa kesalahan yang kerap menimbulkan kendala administrasi.
- pasangan mengumpulkan dokumen tanpa memeriksa masa berlaku surat. Padahal, surat status perkawinan atau rekomendasi dapat memiliki batas waktu tertentu.
- calon pengantin menggunakan dokumen yang tidak konsisten. Perbedaan nama, tanggal lahir, atau ejaan dapat memicu pemeriksaan tambahan. Karena itu, cocokkan semua data sebelum mengirimkan permohonan.
- pasangan mengabaikan persyaratan khusus terkait wali atau izin kerja. Padahal, kondisi tersebut dapat memengaruhi kelayakan dan jadwal akad.
- pasangan menganggap seluruh dokumen berbahasa Indonesia dapat langsung digunakan. Sebaiknya, pastikan kebutuhan terjemahan dan pengesahan kepada ROMM sebelum mengeluarkan biaya.
- jangan memesan perjalanan dengan jadwal terlalu ketat. Berikan ruang untuk pemeriksaan dokumen, perubahan jadwal, serta kebutuhan tambahan yang mungkin muncul.
Tips Agar Pengurusan Pernikahan Berjalan Lancar
Agar proses lebih teratur, mulailah dengan membuat daftar dokumen berdasarkan kondisi kedua calon pengantin. Setelah itu, konfirmasikan persyaratan terbaru melalui portal resmi ROMM dan Our Marriage Journey.
Berikutnya, urus dokumen yang memerlukan waktu penerbitan lebih lama terlebih dahulu. Misalnya, surat status perkawinan dan surat rekomendasi dari instansi Indonesia perlu masuk ke rencana awal.
Kemudian, pastikan wali dan saksi memahami jadwal serta kewajiban mereka. Jika ada pihak yang tinggal di luar negeri atau menghadapi kendala kehadiran, tanyakan prosedur yang sesuai kepada ROMM.
Selain itu, simpan salinan digital dan fisik seluruh dokumen. Kelompokkan dokumen berdasarkan identitas, status perkawinan, wali, serta persyaratan khusus. Dengan pengelolaan seperti ini, pasangan lebih mudah memeriksa kelengkapan sebelum menghadiri janji temu.
Terakhir, gunakan informasi dari sumber resmi sebagai acuan utama. Artikel panduan dapat membantu memberikan gambaran, tetapi keputusan akhir mengenai kelengkapan dokumen tetap mengikuti pemeriksaan otoritas yang berwenang.
Syarat menikah di ROMM Singapore
Syarat menikah di ROMM Singapore untuk warga Indonesia mencakup ketentuan agama, usia, status perkawinan, persetujuan wali, dokumen identitas, serta persyaratan tambahan bagi warga negara asing. Selain itu, warga Indonesia mungkin perlu menyiapkan surat keterangan status perkawinan dan surat rekomendasi dari lembaga terkait.
Prosesnya meliputi pemeriksaan persyaratan, persiapan dokumen, pengajuan permohonan, janji temu, dan pelaksanaan akad. Karena setiap pasangan dapat memiliki kondisi berbeda, pastikan seluruh persyaratan sesuai dengan status calon pengantin dan kebijakan ROMM terbaru.
Dengan persiapan yang matang, pasangan dapat merencanakan pernikahan secara lebih terarah dan mengurangi risiko kendala administrasi. Jika Anda masih bingung menentukan dokumen yang tepat, konsultasikan kebutuhan Anda sebelum memulai proses pengurusan.
Konsultasikan Pengurusan Dokumen Pernikahan Anda Sekarang