Surat keterangan kerja merupakan salah satu dokumen pendukung yang sering dibutuhkan ketika seseorang mengajukan visa ke luar negeri. Dokumen ini berfungsi untuk menjelaskan status pekerjaan pemohon, jabatan, masa kerja, serta informasi perusahaan tempat pemohon bekerja. Selain itu, Surat Keterangan Kerja untuk Persyaratan juga membantu pihak kedutaan atau konsulat memahami kondisi pekerjaan dan keterikatan pemohon dengan negara asalnya.
Dalam proses pengajuan visa, setiap negara memiliki persyaratan yang berbeda. Namun, banyak kedutaan meminta pemohon yang berstatus karyawan untuk melampirkan surat keterangan kerja sebagai bukti aktivitas profesional dan sumber penghasilan. Oleh karena itu, pemohon perlu menyiapkan surat tersebut dengan benar agar proses pemeriksaan dokumen berjalan lancar.
Lantas, bagaimana cara membuat surat keterangan kerja untuk persyaratan pengajuan visa? Apa saja informasi yang harus tercantum di dalamnya? Berikut pembahasan lengkap mengenai fungsi, persyaratan, format, contoh, hingga tips menyiapkan surat keterangan kerja untuk pengajuan visa.
Baca Juga : Dokumen Pendukung Visa Daftar Persyaratan, Cara Mempersiapkannya
Apa Itu Surat Keterangan Kerja untuk Pengajuan Visa?
Surat keterangan kerja adalah dokumen resmi yang perusahaan keluarkan untuk menerangkan bahwa seseorang bekerja di perusahaan tersebut. Biasanya, bagian HRD atau manajemen perusahaan menyusun surat ini berdasarkan data kepegawaian yang tersedia.
Dalam pengajuan visa, surat keterangan kerja berfungsi sebagai bukti bahwa pemohon memiliki pekerjaan di negara asal. Selain itu, dokumen ini dapat membantu menjelaskan tujuan perjalanan, kondisi pekerjaan, serta rencana pemohon untuk kembali bekerja setelah menyelesaikan perjalanan ke luar negeri.
Sebagai contoh, seseorang yang ingin mengajukan visa wisata ke Jepang, Korea Selatan, Australia, atau negara Schengen dapat menggunakan surat keterangan kerja sebagai dokumen pendukung apabila kedutaan mensyaratkannya.
Meskipun demikian, surat keterangan kerja tidak otomatis menjamin persetujuan visa. Pihak kedutaan tetap mempertimbangkan seluruh persyaratan, seperti kondisi keuangan, riwayat perjalanan, tujuan kunjungan, dan kelengkapan dokumen lainnya.
Baca Juga : Dokumen Identitas Pengajuan Visa, Ketentuan Kelengkapannya
Fungsi Surat Keterangan Kerja dalam Pengajuan Visa
Surat keterangan kerja memiliki beberapa fungsi penting dalam proses pengajuan visa. Berikut penjelasannya.
1. Membuktikan Status Pekerjaan Pemohon
Pertama, surat keterangan kerja membantu pemohon menunjukkan status pekerjaannya. Melalui dokumen ini, kedutaan dapat mengetahui bahwa pemohon memiliki pekerjaan tetap atau hubungan kerja dengan perusahaan tertentu.
Selain itu, informasi mengenai jabatan dan masa kerja dapat memberikan gambaran mengenai aktivitas profesional pemohon di Indonesia.
2. Menjelaskan Sumber Penghasilan
Selanjutnya, surat keterangan kerja dapat mencantumkan informasi gaji atau penghasilan apabila perusahaan bersedia memberikan keterangan tersebut.
Informasi ini dapat mendukung dokumen keuangan, seperti rekening koran, slip gaji, atau surat keterangan penghasilan. Dengan demikian, pemohon dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kemampuan finansialnya.
3. Menunjukkan Keterikatan dengan Negara Asal
Selain membuktikan pekerjaan, surat ini juga dapat membantu menjelaskan bahwa pemohon memiliki tanggung jawab pekerjaan di Indonesia.
Sebagai contoh, perusahaan dapat mencantumkan tanggal mulai bekerja dan informasi cuti selama perjalanan. Informasi tersebut dapat mendukung penjelasan mengenai rencana pemohon untuk kembali setelah kunjungan selesai.
4. Menjelaskan Izin Cuti Selama Perjalanan
Berikutnya, perusahaan dapat mencantumkan keterangan bahwa pemohon memperoleh izin cuti selama periode perjalanan.
Keterangan tersebut membantu menjelaskan bahwa perjalanan tidak mengganggu hubungan kerja pemohon. Namun, pencantuman informasi cuti tetap perlu mengikuti ketentuan perusahaan dan persyaratan kedutaan negara tujuan.
Baca Juga : Rekening Koran sebagai Dokumen Pendukung Pengajuan Visa
Syarat Surat Keterangan Kerja untuk Pengajuan Visa
Sebelum mengajukan permohonan kepada HRD, pemohon perlu menyiapkan beberapa informasi agar perusahaan dapat menyusun surat secara tepat.
Berikut persyaratan dan informasi yang umumnya perlu disiapkan:
- Fotokopi KTP atau identitas diri.
- Nama lengkap sesuai paspor.
- Nomor paspor yang masih berlaku.
- Nama perusahaan tempat bekerja.
- Jabatan atau posisi pekerjaan.
- Tanggal mulai bekerja.
- Informasi gaji atau penghasilan jika diperlukan.
- Tujuan perjalanan ke luar negeri.
- Negara tujuan pengajuan visa.
- Tanggal keberangkatan dan kepulangan.
- Informasi cuti atau izin perjalanan.
- Nama serta jabatan pejabat perusahaan yang menandatangani surat.
Selain itu, pemohon perlu memeriksa persyaratan khusus dari kedutaan negara tujuan. Sebab, beberapa negara mungkin meminta informasi tambahan, seperti status karyawan tetap, lama bekerja, atau jaminan kembali bekerja setelah perjalanan.
Baca Juga : Surat Sponsor Visa Fungsi, Persyaratan, Cara Membuatnya

Informasi yang Harus Ada dalam Surat Keterangan Kerja
Agar surat memiliki informasi yang jelas, perusahaan perlu mencantumkan beberapa unsur penting berikut.
1. Kop Surat Perusahaan
Pertama, surat sebaiknya menggunakan kop resmi perusahaan. Kop surat biasanya memuat nama perusahaan, alamat, nomor telepon, email, dan identitas perusahaan lainnya.
Dengan adanya kop surat, pihak kedutaan dapat mengenali asal dokumen dan mengetahui perusahaan yang menerbitkannya.
2. Nomor dan Tanggal Surat
Selanjutnya, cantumkan nomor surat serta tanggal penerbitan. Nomor tersebut membantu perusahaan mengelola administrasi dokumen, sedangkan tanggal penerbitan menunjukkan kapan perusahaan membuat surat.
Sebaiknya, pemohon meminta surat yang masih relevan dengan jadwal pengajuan visa.
3. Identitas Karyawan
Bagian berikutnya memuat identitas karyawan, seperti:
- Nama lengkap.
- Jabatan.
- Departemen atau bagian kerja.
- Tanggal mulai bekerja.
- Status hubungan kerja.
Pastikan seluruh informasi tersebut sesuai dengan data perusahaan dan identitas dalam paspor.
4. Keterangan Penghasilan
Apabila kedutaan meminta informasi penghasilan, perusahaan dapat mencantumkan jumlah gaji bulanan pemohon.
Namun, perusahaan perlu memastikan bahwa nominal tersebut sesuai dengan data penggajian. Selain itu, informasi gaji sebaiknya konsisten dengan slip gaji dan rekening koran yang pemohon lampirkan.
Baca Juga : Surat Undangan untuk Pengajuan Visa Jenis, Format, Persyaratan
5. Informasi Tujuan dan Periode Perjalanan
Berikutnya, surat dapat menjelaskan tujuan perjalanan dan periode kunjungan pemohon.
Sebagai contoh, pemohon ingin berlibur ke negara tujuan selama 10 hari. Perusahaan dapat mencantumkan tanggal cuti sesuai persetujuan internal.
6. Pernyataan Kembali Bekerja
Bagian ini menjelaskan bahwa pemohon memiliki hubungan kerja dengan perusahaan dan akan melanjutkan pekerjaannya setelah masa cuti berakhir.
Namun, perusahaan hanya boleh mencantumkan pernyataan tersebut apabila sesuai dengan kondisi hubungan kerja dan persetujuan yang berlaku.
7. Tanda Tangan dan Stempel Perusahaan
Terakhir, surat perlu memuat tanda tangan pejabat perusahaan yang berwenang. Perusahaan juga dapat membubuhkan stempel resmi apabila prosedur internal atau persyaratan kedutaan memerlukannya.
Contoh Surat Keterangan Kerja untuk Persyaratan Pengajuan Visa
Berikut contoh format surat keterangan kerja yang dapat digunakan sebagai referensi. Perusahaan perlu menyesuaikan isi surat dengan kondisi karyawan dan persyaratan negara tujuan.
PT MAJU JAYA INDONESIA
Jl. Merdeka No. 25, Jakarta
Telepon: (021) 12345678
SURAT KETERANGAN KERJA
Nomor: 015/SKK/MJI/X/2026
Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama: Budi Santoso
Jabatan: HRD Manager
Perusahaan: PT Maju Jaya Indonesia
Dengan ini menerangkan bahwa:
Nama: Andi Pratama
Jabatan: Staff Administrasi
Tanggal Mulai Bekerja: 10 Januari 2022
Status Pekerjaan: Karyawan Tetap
Benar bahwa nama tersebut merupakan karyawan aktif di PT Maju Jaya Indonesia dan telah bekerja sejak tanggal yang tercantum di atas.
Sehubungan dengan rencana perjalanan ke Jepang untuk keperluan wisata pada tanggal 10 November 2026 sampai dengan 20 November 2026, perusahaan memberikan izin cuti kepada yang bersangkutan sesuai ketentuan perusahaan.
Selanjutnya, yang bersangkutan akan kembali menjalankan tugas dan tanggung jawab pekerjaannya setelah masa cuti berakhir.
Demikian surat keterangan kerja ini kami buat dengan sebenar-benarnya untuk mendukung keperluan pengajuan visa ke negara tujuan.
Jakarta, 31 Oktober 2026
Hormat kami,
PT Maju Jaya Indonesia
Budi Santoso
HRD Manager
Catatan: Contoh di atas hanya format referensi. Gunakan data perusahaan dan karyawan yang sebenarnya serta sesuaikan isi surat dengan ketentuan kedutaan negara tujuan.
Baca Juga : Dokumen Bukti Akomodasi dan Tiket Perjalanan Pengajuan Visa
Cara Meminta Surat Keterangan Kerja kepada HRD
Setelah mengetahui format dan persyaratannya, pemohon dapat mengajukan permintaan surat kepada bagian HRD perusahaan.
Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan:
1. Menghubungi Bagian HRD
Pertama, sampaikan kepada HRD bahwa Anda membutuhkan surat keterangan kerja untuk pengajuan visa. Jelaskan negara tujuan dan jenis visa yang akan diajukan.
Dengan informasi tersebut, HRD dapat memahami kebutuhan dokumen dan menyiapkan format yang sesuai.
2. Menyampaikan Data Perjalanan
Selanjutnya, berikan informasi mengenai tanggal keberangkatan, tanggal kepulangan, dan tujuan perjalanan. Jika perusahaan perlu mencantumkan keterangan cuti, sertakan juga persetujuan dari atasan.
3. Menyerahkan Persyaratan Administrasi
Kemudian, siapkan data karyawan dan informasi lain yang perusahaan perlukan. Pastikan nama serta nomor paspor sesuai dengan dokumen perjalanan.
4. Memeriksa Draf Surat
Sebelum perusahaan menerbitkan surat, periksa kembali seluruh informasi di dalamnya. Perhatikan ejaan nama, jabatan, tanggal mulai bekerja, dan periode perjalanan.
Selain itu, pastikan surat menggunakan kop resmi dan mencantumkan identitas pejabat yang berwenang.
5. Meminta Surat Resmi
Setelah semua informasi benar, mintalah surat resmi yang telah memperoleh tanda tangan pejabat perusahaan. Selanjutnya, simpan dokumen asli dan siapkan salinan sesuai kebutuhan pengajuan visa.
Baca Juga : Pas Foto Visa Ukuran, Latar Belakang, Ketentuan Foto Resmi
Apakah Surat Keterangan Kerja Harus Menggunakan Bahasa Inggris?
Penggunaan bahasa surat bergantung pada ketentuan kedutaan atau pusat permohonan visa negara tujuan.
Beberapa kedutaan menerima surat dalam bahasa Indonesia. Namun, negara tertentu meminta dokumen berbahasa Inggris atau bahasa resmi negara tujuan.
Oleh karena itu, pemohon perlu memeriksa petunjuk resmi sebelum meminta HRD menerbitkan surat.
Apabila kedutaan meminta bahasa Inggris, perusahaan dapat menerbitkan surat langsung dalam bahasa tersebut. Sebagai alternatif, pemohon dapat menggunakan jasa penerjemah tersumpah jika persyaratan meminta terjemahan resmi.
Selain itu, pastikan penerjemahan mempertahankan seluruh informasi penting, seperti nama perusahaan, jabatan, masa kerja, penghasilan, dan periode cuti.
Baca Juga : Dokumen Keluarga untuk Pengajuan Visa KK, Akta, Bukti Hubungan
Apakah Surat Keterangan Kerja Harus Dilegalisasi atau Diterjemahkan?
Tidak semua pengajuan visa membutuhkan legalisasi atau penerjemahan surat keterangan kerja.
Untuk beberapa jenis visa, surat berkop perusahaan dengan tanda tangan pejabat berwenang sudah cukup. Namun, kedutaan tertentu dapat meminta terjemahan resmi atau dokumen tambahan.
Karena itu, pemohon perlu memeriksa daftar persyaratan dari negara tujuan sebelum mengurus legalisasi.
Jika membutuhkan terjemahan tersumpah, gunakan penerjemah yang memiliki kewenangan sesuai ketentuan. Sementara itu, apabila kedutaan meminta legalisasi dokumen perusahaan, ikuti prosedur yang berlaku untuk jenis dokumen tersebut.
Dengan persiapan yang tepat, pemohon dapat menghindari proses pengurusan ulang akibat format atau bahasa dokumen yang tidak sesuai.
Baca Juga : Surat Keterangan Tidak Bekerja untuk Pengajuan Visa, Dokumen Pendukung
Kesalahan yang Sering Terjadi dalam Pembuatan Surat Keterangan Kerja untuk Visa
Meskipun terlihat sederhana, beberapa kesalahan dalam pembuatan surat dapat menimbulkan kendala ketika pemohon mengajukan visa.
Berikut beberapa kesalahan yang perlu dihindari.
1. Data Tidak Sesuai dengan Paspor
Kesalahan penulisan nama atau nomor paspor dapat menimbulkan ketidaksesuaian antara dokumen. Oleh sebab itu, periksa kembali identitas sebelum meminta tanda tangan perusahaan.
2. Tidak Mencantumkan Jabatan dan Masa Kerja
Informasi jabatan dan masa kerja membantu menjelaskan status pekerjaan pemohon. Karena itu, pastikan perusahaan mencantumkan kedua informasi tersebut.
3. Tidak Menjelaskan Periode Cuti
Apabila kedutaan meminta bukti izin cuti, surat sebaiknya menjelaskan tanggal mulai dan berakhirnya cuti. Dengan demikian, informasi perjalanan menjadi lebih jelas.
4. Menggunakan Surat Tanpa Identitas Perusahaan
Surat tanpa kop perusahaan atau informasi kontak dapat menyulitkan pihak pemeriksa ketika membutuhkan verifikasi.
Oleh karena itu, gunakan format resmi yang mencantumkan identitas perusahaan secara lengkap.
5. Tidak Mengikuti Persyaratan Kedutaan
Setiap negara memiliki ketentuan pengajuan visa yang berbeda. Akibatnya, penggunaan format surat yang sama untuk seluruh negara belum tentu sesuai.
Untuk menghindari masalah tersebut, periksa persyaratan visa terbaru sebelum perusahaan menerbitkan surat.
Tips agar Surat Keterangan Kerja Mendukung Pengajuan Visa
Agar dokumen lebih siap untuk proses pengajuan, perhatikan beberapa tips berikut:
- Gunakan data yang benar. Pastikan seluruh identitas sesuai dengan paspor dan data perusahaan.
- Gunakan kop resmi perusahaan. Identitas perusahaan membantu menunjukkan asal dokumen.
- Cantumkan informasi pekerjaan secara lengkap. Sertakan jabatan, masa kerja, dan status pekerjaan.
- Sesuaikan bahasa surat. Gunakan bahasa yang diminta oleh kedutaan negara tujuan.
- Perhatikan tanggal penerbitan. Hindari menggunakan surat yang sudah terlalu lama apabila kedutaan meminta dokumen terbaru.
- Pastikan tanda tangan pejabat berwenang. Mintalah HRD atau manajemen perusahaan menandatangani surat.
- Cocokkan dengan dokumen pendukung. Pastikan informasi gaji, pekerjaan, dan cuti tidak bertentangan dengan dokumen lainnya.
Selain itu, siapkan dokumen pendukung lain seperti rekening koran, slip gaji, surat izin cuti, dan bukti perjalanan apabila kedutaan memintanya.
Surat keterangan kerja untuk persyaratan pengajuan visa merupakan dokumen pendukung yang menjelaskan status pekerjaan, jabatan, masa kerja, serta hubungan pemohon dengan perusahaan. Selain itu, surat ini dapat membantu memperjelas sumber penghasilan dan rencana pemohon untuk kembali bekerja setelah menyelesaikan perjalanan.
Baca Juga : Kesalahan Dokumen Pendukung Visa Yang Menyebabkan Pengajuan Ditolak
Untuk membuatnya, pemohon perlu menghubungi HRD dan menyiapkan identitas, nomor paspor, informasi pekerjaan, serta data perjalanan. Selanjutnya, perusahaan menyusun surat menggunakan kop resmi, mencantumkan keterangan yang diperlukan, dan meminta tanda tangan pejabat berwenang.
Namun, setiap negara memiliki ketentuan visa yang berbeda. Oleh karena itu, selalu periksa persyaratan kedutaan sebelum menyiapkan dokumen. Dengan surat keterangan kerja yang benar, lengkap, dan sesuai ketentuan, pemohon dapat mempersiapkan salah satu dokumen pendukung pengajuan visa secara lebih teratur.
Konsultasi Persyaratan Dokumen Visa Sekarang!