Rincian tarif visa pelajar Inggris perlu di ketahui sejak awal oleh calon mahasiswa Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan di Inggris. Biaya yang harus di persiapkan bukan hanya tarif pengajuan Student Visa, tetapi juga Immigration Health Surcharge (IHS), biaya kuliah, biaya hidup, tempat tinggal, transportasi, dan kebutuhan sehari-hari. Berdasarkan tarif resmi pemerintah Inggris yang berlaku pada Oktober 2026, biaya pengajuan Student Visa dari luar Inggris adalah £558, sedangkan IHS untuk pelajar sebesar £776 per tahun. Total pengeluaran setiap mahasiswa dapat berbeda karena biaya IHS mengikuti durasi visa, sementara biaya kuliah dan kebutuhan hidup bergantung pada universitas, kota tujuan, serta gaya hidup masing-masing.
Oleh karena itu, memahami rincian biaya visa pelajar Inggris sangat penting agar calon mahasiswa dapat menyusun anggaran secara realistis sebelum berangkat. Dengan perencanaan yang baik, biaya administrasi, dana pendidikan, dan kebutuhan selama tinggal di Inggris dapat di persiapkan secara lebih teratur.
Berapa Tarif Visa Pelajar Inggris untuk WNI?
Tarif pengajuan Student Visa Inggris merupakan salah satu komponen biaya awal yang harus di siapkan oleh calon mahasiswa. Warga Negara Indonesia yang mengajukan visa dari Indonesia mengikuti tarif pengajuan dari luar Inggris sesuai ketentuan pemerintah Inggris.
Berdasarkan informasi resmi GOV.UK, biaya pengajuan Student Visa dari luar Inggris adalah £558 per pemohon. Tarif ini merupakan biaya aplikasi visa, bukan keseluruhan biaya yang di butuhkan untuk belajar di Inggris.
Biaya pengajuan visa perlu di bedakan dari pengeluaran lain, seperti:
- Immigration Health Surcharge atau IHS.
- Biaya kuliah dan uang pangkal jika berlaku.
- Biaya tempat tinggal dan kebutuhan sehari-hari.
- Biaya pemeriksaan kesehatan jika di wajibkan.
- Biaya penerjemahan dokumen atau layanan pendukung yang di perlukan.
- Tiket pesawat dan transportasi menuju tempat tinggal.
Tarif aplikasi dapat berubah mengikuti kebijakan pemerintah Inggris. Karena itu, calon mahasiswa sebaiknya memeriksa tarif terbaru di situs resmi sebelum melakukan pembayaran.
Baca Juga : Layanan Jasa Visa Pelajar Inggris Biaya, dan Cara Pengurusan
Apa Itu Immigration Health Surcharge (IHS)?
Immigration Health Surcharge atau IHS adalah biaya kesehatan imigrasi yang umumnya harus di bayar oleh pemohon visa Inggris yang memenuhi ketentuan, termasuk mahasiswa internasional yang mengajukan Student Visa.
Pembayaran IHS berkaitan dengan akses terhadap layanan National Health Service (NHS) selama masa izin tinggal yang memenuhi ketentuan. Namun, pembayaran IHS tidak berarti semua layanan kesehatan otomatis gratis. Biaya tertentu, seperti resep obat di Inggris, perawatan gigi, atau layanan lainnya, masih dapat di kenakan sesuai aturan yang berlaku.
Tarif IHS untuk pelajar adalah £776 per tahun. Jumlah akhir yang harus di bayar bergantung pada durasi izin tinggal yang di berikan, sehingga totalnya tidak selalu sama dengan jumlah tahun kuliah.
Beberapa hal yang perlu di ketahui mengenai IHS adalah:
- IHS umumnya di bayarkan ketika mengajukan visa.
- Jumlahnya di hitung berdasarkan durasi izin tinggal, bukan hanya lama perkuliahan.
- Visa yang mencakup tambahan waktu sebelum atau sesudah masa studi dapat memengaruhi total IHS.
- Biaya IHS berbeda dari biaya pengajuan visa.
- Pemohon perlu memeriksa jumlah yang muncul dalam proses aplikasi resmi sebelum membayar.
Baca Juga : Dokumen Visa Pelajar Inggris yang Harus Disiapkan
Contoh Perhitungan Biaya Visa dan IHS
Agar lebih mudah memahami pengeluaran awal, calon mahasiswa dapat membuat simulasi berdasarkan biaya aplikasi visa dan perkiraan IHS.
Berikut contoh perhitungan menggunakan tarif resmi yang berlaku pada Oktober 2026.
| Komponen biaya | Tarif atau contoh perhitungan |
|---|---|
| Pengajuan Student Visa dari luar Inggris | £558 |
| IHS untuk satu tahun tarif tahunan | £776 |
| Jumlah ilustratif biaya visa dan IHS | £1.334 |
Jumlah £1.334 di atas merupakan ilustrasi untuk biaya aplikasi visa di tambah satu tahun tarif IHS. Angka tersebut bukan jumlah pasti untuk setiap pemohon, karena durasi visa dapat lebih panjang daripada masa kuliah dan memengaruhi perhitungan IHS.
Selain itu, simulasi tersebut belum mencakup biaya kuliah, biaya hidup, tiket pesawat, akomodasi, serta kebutuhan pribadi lainnya.
Jika ingin mengubah perkiraan ke rupiah, gunakan kurs pound sterling yang berlaku ketika anggaran disusun. Nilai rupiah dapat berubah mengikuti pergerakan kurs dan biaya penukaran mata uang.
Baca Juga : Student Visa vs Child Student Visa Inggris Mana yang Sesuai?
Biaya Kuliah di Inggris yang Harus Di persiapkan
Biaya kuliah atau tuition fee merupakan salah satu komponen terbesar dalam anggaran studi di Inggris. Besarnya biaya berbeda menurut universitas, jenjang pendidikan, program studi, dan status mahasiswa internasional.
Program kedokteran, laboratorium, teknik, serta bidang tertentu dapat memiliki tarif yang berbeda dari program humaniora atau ilmu sosial. Oleh karena itu, calon mahasiswa sebaiknya tidak menggunakan satu angka biaya kuliah untuk semua universitas.
Sebelum mengajukan visa, periksa beberapa informasi berikut:
- Total tuition fee untuk program studi yang di pilih.
- Lama program pendidikan.
- Jumlah uang muka atau deposit yang harus di bayarkan.
- Batas waktu pembayaran biaya kuliah.
- Ketentuan cicilan jika universitas menyediakannya.
- Beasiswa atau potongan biaya yang sudah di konfirmasi secara resmi.
Informasi biaya kuliah yang tercantum dalam Confirmation of Acceptance for Studies (CAS) juga penting untuk menghitung kebutuhan dana pendidikan. Jika sebagian biaya telah dibayar dan pembayaran tersebut tercatat sesuai ketentuan, jumlah yang masih harus di bayar dapat di perhitungkan dalam perencanaan keuangan.
Baca Juga : Syarat Visa Pelajar Inggris untuk WNI Terbaru
Anggaran Biaya Hidup Mahasiswa di Inggris
Selain biaya kuliah, mahasiswa internasional perlu mempersiapkan biaya hidup selama berada di Inggris. Pengeluaran ini meliputi tempat tinggal, makanan, transportasi, kebutuhan pribadi, komunikasi, dan perlengkapan belajar.
Biaya hidup sangat di pengaruhi oleh lokasi. Tinggal di London umumnya membutuhkan anggaran yang lebih besar di bandingkan sejumlah kota lain di Inggris.
Untuk keperluan persyaratan keuangan Student Visa, pemerintah Inggris menetapkan jumlah dana pemeliharaan sebagai berikut:
| Lokasi studi | Kebutuhan per bulan | Maksimal 9 bulan |
|---|---|---|
| London | £1.529 | £13.761 |
| Di luar London | £1.171 | £10.539 |
Angka tersebut merupakan acuan persyaratan dana hidup untuk visa, bukan jaminan bahwa jumlah tersebut selalu cukup untuk seluruh kebutuhan nyata mahasiswa. Pengeluaran aktual dapat lebih tinggi atau lebih rendah bergantung pada biaya sewa, lokasi tempat tinggal, pola makan, dan gaya hidup.
Calon mahasiswa sebaiknya membuat anggaran bulanan sendiri berdasarkan biaya akomodasi dan kebutuhan sehari-hari di kota tempat universitas berada.
Perbedaan Anggaran Studi di London dan di Luar London
Lokasi universitas menjadi faktor penting dalam menentukan anggaran studi. London merupakan pusat pendidikan dan bisnis yang menawarkan banyak pilihan universitas, tetapi biaya tempat tinggal dan kebutuhan sehari-hari dapat menjadi tantangan bagi mahasiswa internasional.
Di luar London, mahasiswa mungkin menemukan pilihan akomodasi dan transportasi yang lebih terjangkau. Namun, biaya sebenarnya tetap bergantung pada kota, jarak tempat tinggal ke kampus, serta fasilitas yang tersedia.
Perbedaan anggaran dapat di lihat dari beberapa komponen berikut.
Biaya tempat tinggal
Akomodasi dapat berupa asrama universitas, hunian mahasiswa, kamar sewa bersama, atau apartemen pribadi. Sebelum memilih, periksa apakah tagihan listrik, air, internet, dan biaya lain sudah termasuk dalam harga sewa.
Biaya transportasi
Mahasiswa yang tinggal jauh dari kampus perlu memperhitungkan biaya transportasi umum atau perjalanan harian. Lokasi tempat tinggal yang lebih murah belum tentu menghasilkan penghematan jika biaya perjalanan menjadi lebih besar.
Biaya makanan
Memasak sendiri dapat membantu mengendalikan pengeluaran di bandingkan terlalu sering makan di luar. Namun, anggaran tetap perlu di sesuaikan dengan harga bahan makanan dan kebutuhan pribadi.
Kebutuhan akademik
Buku, perangkat belajar, alat laboratorium, pencetakan, dan perlengkapan khusus program studi dapat menambah pengeluaran selama kuliah.
Dengan membandingkan beberapa kota dan pilihan akomodasi, calon mahasiswa dapat menentukan lokasi yang sesuai dengan kebutuhan pendidikan sekaligus kemampuan keuangan.
Baca Juga : Apa Itu CAS untuk Student Visa Inggris?
Biaya Tambahan yang Perlu Masuk Anggaran
Biaya visa dan IHS bukan satu-satunya pengeluaran yang perlu di perhitungkan. Ada sejumlah biaya tambahan yang dapat muncul sebelum keberangkatan maupun selama masa studi.
Beberapa di antaranya meliputi:
- Tiket pesawat dari Indonesia menuju Inggris.
- Transportasi dari bandara menuju tempat tinggal.
- Pemeriksaan TB jika di wajibkan.
- Penerjemahan dokumen akademik atau dokumen pendukung.
- Pengiriman dokumen dan kebutuhan administrasi.
- Deposit akomodasi.
- Perlengkapan musim dingin.
- Paket telepon dan internet.
- Buku serta perlengkapan perkuliahan.
- Dana darurat untuk kebutuhan tak terduga.
Tidak semua biaya tersebut di wajibkan kepada setiap mahasiswa. Misalnya, pemeriksaan TB hanya di perlukan apabila ketentuan imigrasi berlaku bagi pemohon. Demikian pula, biaya penerjemahan bergantung pada dokumen yang di butuhkan.
Untuk menghindari kekurangan dana, sebaiknya buat daftar pengeluaran yang wajib di bayar, pengeluaran rutin, dan pengeluaran yang sifatnya opsional.
Baca Juga : Penyebab Student Visa Inggris Ditolak
Berapa Dana yang Perlu Di siapkan untuk Visa Pelajar Inggris?
Jumlah dana yang perlu di siapkan setiap calon mahasiswa berbeda. Agar anggaran lebih akurat, pisahkan antara biaya pengajuan visa, biaya kuliah, biaya hidup, dan biaya keberangkatan.
Sebagai gambaran, berikut contoh komponen anggaran awal yang dapat di gunakan.
| Komponen | Cara menghitung |
|---|---|
| Biaya aplikasi visa | £558 per pemohon |
| IHS | Mengikuti durasi visa yang di hitung dalam aplikasi |
| Biaya kuliah | Mengacu pada CAS dan tagihan universitas |
| Dana hidup | Berdasarkan lokasi studi dan kebutuhan pribadi |
| Akomodasi | Mengacu pada harga sewa atau asrama |
| Tiket pesawat | Berdasarkan jadwal dan maskapai |
| Biaya tambahan | Sesuai kebutuhan masing-masing |
| Dana darurat | Di sesuaikan dengan kemampuan keuangan |
Misalnya, mahasiswa yang akan belajar di luar London perlu memperhitungkan dana pemeliharaan untuk visa sebesar £10.539 jika persyaratan sembilan bulan penuh berlaku. Angka tersebut belum mencakup biaya kuliah yang belum di bayar dan biaya visa maupun IHS.
Untuk studi di London, acuan dana pemeliharaan sembilan bulan adalah £13.761. Calon mahasiswa perlu menambahkan biaya kuliah yang masih harus di bayar sesuai CAS serta biaya visa dan IHS.
Penting di pahami bahwa jumlah dana untuk memenuhi persyaratan imigrasi tidak selalu sama dengan total biaya pendidikan selama satu tahun. Dana untuk pengajuan visa dan anggaran pengeluaran nyata perlu di hitung secara terpisah agar perencanaan lebih realistis.
Baca Juga : Berapa Lama Proses Visa Pelajar Inggris?
Apakah WNI Harus Menunjukkan Bukti Dana untuk Visa Pelajar Inggris?
Warga Negara Indonesia termasuk dalam daftar negara yang memperoleh pengaturan bukti dokumen berbeda atau differential evidence requirement untuk Student Visa Inggris.
Dalam kondisi yang memenuhi ketentuan, pemohon WNI umumnya tidak perlu menyerahkan bukti keuangan sejak awal aplikasi. Namun, aturan tersebut tidak berarti mahasiswa bebas dari persyaratan keuangan.
UK Visas and Immigration (UKVI) tetap dapat meminta bukti dana sebelum keputusan visa di berikan. Karena itu, calon mahasiswa harus tetap memiliki dana yang memenuhi persyaratan dan menyiapkan dokumen pendukung apabila di minta.
Jika bukti keuangan di perlukan, ketentuan umum mencakup kepemilikan dana selama 28 hari berturut-turut, dengan tanggal akhir periode tersebut berada dalam 31 hari sebelum tanggal pengajuan aplikasi. Ada ketentuan khusus untuk jenis sumber dana tertentu, sehingga dokumen perlu di periksa berdasarkan aturan yang berlaku.
Sebelum mengajukan visa, calon mahasiswa sebaiknya memastikan bahwa dana yang di miliki cukup untuk menutup biaya kuliah yang belum di bayar dan kebutuhan hidup sesuai lokasi studi.
Baca Juga : Cara Mengajukan Student Visa Inggris dari Indonesia
Cara Menghemat Anggaran Studi di Inggris
Biaya pendidikan di luar negeri memang memerlukan perencanaan yang matang. Namun, ada sejumlah langkah yang dapat membantu mahasiswa mengendalikan pengeluaran tanpa mengabaikan kebutuhan akademik.
Pilih universitas dan kota sesuai anggaran
Jangan hanya membandingkan biaya kuliah. Perhitungkan pula biaya tempat tinggal, transportasi, makanan, dan kebutuhan sehari-hari selama masa studi.
Cari beasiswa sejak awal
Periksa beasiswa dari universitas, pemerintah, dan lembaga resmi lainnya. Pastikan cakupan beasiswa, persyaratan, jadwal pendaftaran, dan apakah dana tersebut sudah dikonfirmasi sebelum memasukkannya ke anggaran.
Bandingkan pilihan akomodasi
Asrama universitas dan kamar sewa bersama dapat menjadi pilihan yang layak di pertimbangkan. Bandingkan harga sekaligus lokasi, fasilitas, deposit, dan tagihan yang termasuk dalam biaya sewa.
Buat anggaran bulanan
Catat biaya sewa, makanan, transportasi, komunikasi, dan kebutuhan akademik. Dengan anggaran bulanan, mahasiswa dapat mengetahui batas pengeluaran yang sesuai dengan dana yang tersedia.
Siapkan dana darurat
Jangan mengalokasikan seluruh dana hanya untuk biaya visa dan kuliah. Sisihkan anggaran untuk kebutuhan tak terduga, misalnya perubahan jadwal perjalanan atau pengeluaran kesehatan tertentu.
Periksa biaya resmi sebelum membayar
Gunakan informasi terbaru dari pemerintah Inggris dan universitas. Hindari mengandalkan angka lama atau perkiraan dari pihak lain tanpa memeriksa sumber resminya.
Baca Juga : Syarat Bahasa Inggris untuk Student Visa Inggris
Apakah Menggunakan Jasa Pengurusan Visa Menambah Biaya?
Sebagian calon mahasiswa memilih mengurus visa sendiri, sementara yang lain menggunakan jasa pendampingan untuk membantu memeriksa dokumen dan memahami tahapan aplikasi.
Jika menggunakan jasa pendampingan, biaya layanan akan menjadi pengeluaran tambahan di luar tarif resmi pemerintah Inggris. Besarnya bergantung pada penyedia layanan dan ruang lingkup pekerjaan, seperti pemeriksaan dokumen, konsultasi, atau pendampingan pengisian aplikasi.
Sebelum memilih layanan, pastikan rincian biaya di jelaskan secara tertulis. Tanyakan layanan apa saja yang termasuk dalam paket dan apakah ada pengeluaran lain yang harus di bayar secara terpisah.
Perlu di ingat bahwa jasa pendampingan tidak dapat menjamin visa disetujui. Keputusan tetap berada pada otoritas imigrasi Inggris, sedangkan pemohon bertanggung jawab atas kebenaran informasi dan dokumen yang diajukan.
Cara Memeriksa Tarif Visa Pelajar Inggris Terbaru
Tarif visa, IHS, dan persyaratan keuangan dapat berubah mengikuti kebijakan pemerintah Inggris. Oleh karena itu, calon mahasiswa perlu memeriksa informasi resmi sebelum mengajukan aplikasi.
Berikut langkah yang dapat dilakukan:
- Buka situs resmi pemerintah Inggris di GOV.UK.
- Cari panduan Student Visa dan baca bagian biaya aplikasi.
- Periksa ketentuan Immigration Health Surcharge untuk mengetahui perhitungan IHS.
- Baca panduan persyaratan keuangan untuk mengetahui dana kuliah dan biaya hidup.
- Periksa informasi CAS dari universitas untuk mengetahui biaya pendidikan yang belum di bayar.
- Simpan rincian biaya dan bukti pembayaran untuk keperluan administrasi.
Jangan menyamakan biaya aplikasi visa dengan keseluruhan biaya studi. Dengan memeriksa setiap komponen secara terpisah, calon mahasiswa dapat menyusun anggaran yang lebih akurat.
Baca Juga : Bukti Keuangan Visa Pelajar Inggris
Rincian tarif visa pelajar Inggris mencakup biaya pengajuan visa, Immigration Health Surcharge (IHS), biaya kuliah, serta anggaran hidup selama menempuh pendidikan. Per Oktober 2026, tarif Student Visa dari luar Inggris adalah £558 dan tarif IHS bagi pelajar adalah £776 per tahun, dengan jumlah akhir IHS mengikuti durasi visa.
Selain biaya administrasi, calon mahasiswa perlu memperhitungkan biaya pendidikan sesuai CAS dan dana hidup berdasarkan lokasi studi. Untuk persyaratan keuangan Student Visa, acuan dana pemeliharaan adalah £1.529 per bulan hingga sembilan bulan untuk London dan £1.171 per bulan hingga sembilan bulan untuk wilayah di luar London.
Angka tersebut merupakan acuan persyaratan dana, bukan total seluruh biaya studi. Karena biaya kuliah, akomodasi, perjalanan, dan kebutuhan pribadi dapat berbeda, setiap calon mahasiswa sebaiknya menyusun anggaran sendiri sebelum mengajukan visa.
Dengan memeriksa tarif resmi, merencanakan dana secara terperinci, dan mempersiapkan biaya tambahan sejak awal, proses persiapan studi di Inggris dapat dilakukan dengan lebih terarah dan mengurangi risiko kekurangan anggaran.
Konsultasikan Visa Pelajar Anda sekarang.