Rincian Tarif Pengurusan Paspor Online pada 2026 bergantung pada jenis paspor dan masa berlakunya. Berdasarkan tarif yang tercantum dalam ketentuan resmi, paspor nonelektronik lima tahun di kenai biaya Rp350.000, paspor nonelektronik sepuluh tahun Rp650.000, paspor elektronik lima tahun Rp650.000, dan paspor elektronik sepuluh tahun Rp950.000. Layanan percepatan pada hari yang sama di kenai tarif layanan tersendiri sebesar Rp1.000.000.
Mengurus paspor secara online melalui aplikasi M-Paspor menjadi pilihan praktis bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan ke luar negeri. Sebelum mengajukan permohonan, salah satu hal penting yang perlu di persiapkan adalah biaya pembuatan paspor. Dengan mengetahui tarif yang berlaku, pemohon dapat menyiapkan anggaran dan memilih jenis paspor sesuai kebutuhan.
Biaya paspor online di tentukan berdasarkan jenis paspor, masa berlaku, dan layanan yang di pilih. Selain biaya penerbitan paspor, terdapat biaya tambahan untuk layanan tertentu, misalnya percepatan penyelesaian paspor pada hari yang sama. Penggantian paspor karena hilang atau rusak juga dapat di kenai biaya beban sesuai ketentuan.
Artikel ini membahas biaya paspor online, rincian tarif paspor elektronik dan nonelektronik, cara pembayaran melalui M-Paspor, serta hal-hal yang perlu di perhatikan agar pembayaran tidak mengalami kendala.
Baca Juga : Cara Memilih Jadwal dan Kantor Imigrasi di M-Paspor
Berapa Biaya Paspor Online Tahun 2026?
Biaya pembuatan paspor Indonesia mengacu pada ketentuan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) bidang keimigrasian. Salah satu dasar tarif yang berlaku adalah Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2024.
Berikut rincian tarif paspor yang dapat menjadi acuan pada 2026.
| Jenis paspor atau layanan | Masa berlaku | Tarif |
|---|---|---|
| Paspor biasa nonelektronik | 5 tahun | Rp350.000 |
| Paspor biasa nonelektronik | 10 tahun | Rp650.000 |
| Paspor biasa elektronik | 5 tahun | Rp650.000 |
| Paspor biasa elektronik | 10 tahun | Rp950.000 |
| Layanan percepatan paspor selesai pada hari yang sama | Sesuai ketentuan layanan | Rp1.000.000 |
Tarif tersebut merupakan biaya penerbitan atau layanan yang tercantum dalam ketentuan resmi. Ketersediaan jenis paspor, masa berlaku, dan layanan dapat berbeda menurut kebijakan kantor imigrasi.
Perlu di perhatikan bahwa biaya percepatan merupakan tarif layanan tersendiri. Maka, Jika menggunakan layanan tersebut, periksa apakah biaya penerbitan paspor juga harus di bayarkan sehingga Anda dapat menghitung total biaya yang di perlukan.
Sebelum melakukan pembayaran, pastikan jumlah tagihan yang muncul pada aplikasi M-Paspor sesuai dengan jenis permohonan yang di pilih.
Baca Juga : Cara Mengisi Formulir M-Paspor agar Data Tidak Salah
Perbedaan Biaya Paspor Elektronik dan Nonelektronik
Salah satu faktor yang memengaruhi biaya paspor online adalah jenis paspor yang di ajukan. Secara umum, terdapat paspor biasa elektronik dan paspor biasa nonelektronik, dengan tarif berbeda sesuai masa berlakunya.
Paspor biasa nonelektronik merupakan paspor yang tidak menggunakan cip elektronik untuk menyimpan data biometrik. Maka, Tarifnya berdasarkan ketentuan yang berlaku adalah Rp350.000 untuk masa berlaku lima tahun dan Rp650.000 untuk masa berlaku sepuluh tahun.
Paspor biasa elektronik atau e-paspor di lengkapi cip elektronik yang menyimpan data tertentu sesuai standar dokumen perjalanan. Tarifnya adalah Rp650.000 untuk masa berlaku lima tahun dan Rp950.000 untuk masa berlaku sepuluh tahun.
Perbedaan biaya tersebut perlu di pertimbangkan sebelum memilih jenis paspor. Namun, pilihan yang tersedia tidak selalu sama di setiap kantor imigrasi. Maka, Ada kantor yang hanya melayani jenis paspor tertentu sesuai kebijakan operasionalnya.
Untuk mengetahui jenis paspor yang dapat di ajukan, periksa pilihan dalam aplikasi M-Paspor dan informasi resmi kantor imigrasi yang akan di pilih.
Baca Juga : Cara Membuat Paspor Online Lewat M-Paspor
Apakah Biaya Paspor Online Berbeda Berdasarkan Masa Berlaku?
Ya, tarif paspor dapat berbeda berdasarkan masa berlakunya. Maka, Paspor dengan masa berlaku sepuluh tahun memiliki tarif lebih tinggi di bandingkan paspor dengan masa berlaku lima tahun untuk jenis yang sama.
Sebagai gambaran, berikut perbandingan tarifnya:
- Paspor nonelektronik lima tahun: Rp350.000.
- Paspor nonelektronik sepuluh tahun: Rp650.000.
- Paspor elektronik lima tahun: Rp650.000.
- Paspor elektronik sepuluh tahun: Rp950.000.
Masa berlaku sepuluh tahun dapat menjadi pilihan bagi pemohon yang memenuhi persyaratan dan ingin menggunakan paspor dalam jangka waktu lebih panjang. Meski demikian, masa berlaku paspor yang dapat di terbitkan bergantung pada ketentuan keimigrasian dan kondisi pemohon.
Paspor untuk anak dengan kondisi kewarganegaraan tertentu dapat memiliki ketentuan masa berlaku khusus. Karena itu, jangan menganggap seluruh pemohon otomatis berhak memperoleh paspor dengan masa berlaku sepuluh tahun.
Sebelum memilih, periksa informasi yang tersedia di M-Paspor dan pastikan jenis serta masa berlaku yang di pilih sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.
Baca Juga : Cara Daftar M-Paspor dari Awal hingga Akun Siap Digunakan
Biaya Tambahan untuk Paspor Hilang atau Rusak
Biaya penggantian paspor dapat berbeda apabila paspor lama hilang atau mengalami kerusakan. Maka, Dalam kondisi tersebut, pemohon mungkin tidak hanya membayar tarif penerbitan paspor, tetapi juga biaya beban sesuai ketentuan.
Berikut tarif biaya beban yang tercantum pada informasi resmi imigrasi:
| Kondisi paspor | Biaya beban |
|---|---|
| Paspor hilang | Rp1.000.000 |
| Paspor rusak | Rp500.000 |
Biaya beban tersebut perlu di bedakan dari tarif penerbitan paspor pengganti. Oleh karena itu, total biaya yang harus di siapkan dapat berbeda berdasarkan jenis paspor yang di ajukan dan kondisi kehilangan atau kerusakannya.
Dalam kondisi tertentu, seperti kehilangan atau kerusakan akibat keadaan kahar yang memenuhi ketentuan, dapat berlaku perlakuan khusus. Maka, Penetapannya tidak otomatis dan perlu mengikuti pemeriksaan serta prosedur resmi.
Jika paspor hilang atau rusak, jangan langsung menganggap prosedurnya sama dengan penggantian paspor yang masa berlakunya habis. Maka, Hubungi kantor imigrasi untuk mengetahui dokumen tambahan, pemeriksaan, dan biaya yang sesuai dengan kondisi Anda.
Baca Juga : Download M-Paspor Resmi Cara Mengunduh dan Cara Pendaftar
Cara Mengecek Total Biaya Paspor di M-Paspor
Sebelum membayar, pemohon sebaiknya memeriksa kembali jumlah tagihan yang berkaitan dengan permohonan paspor.
Langkah-langkah umumnya sebagai berikut:
- Buka aplikasi M-Paspor dan masuk menggunakan akun terdaftar.
- Periksa status permohonan yang sudah di buat.
- Buka bagian informasi pembayaran atau tagihan jika tersedia.
- Periksa jenis paspor dan layanan yang di pilih.
- Cocokkan jumlah tagihan dengan informasi tarif resmi.
- Catat kode pembayaran atau informasi tagihan yang di tampilkan.
Ikuti alur aplikasi yang berlaku karena tampilan menu dan tahapan pembayaran dapat berubah mengikuti pembaruan sistem.
Jika jumlah tagihan tidak sesuai dengan perkiraan, jangan langsung melakukan pembayaran. Periksa kembali jenis permohonan, masa berlaku, serta layanan tambahan yang di pilih. Apabila masih terdapat ketidaksesuaian, hubungi kanal bantuan resmi atau kantor imigrasi terkait.
Perlu di ingat bahwa perkiraan biaya dari artikel atau sumber lain belum tentu mencakup semua layanan yang di pilih. Jumlah tagihan yang tertera pada sistem resmi perlu di periksa sebelum pembayaran di lakukan.
Baca Juga : Aplikasi Paspor Online Panduan Lengkap Menggunakan M-Paspor
Cara Pembayaran Paspor Online Melalui M-Paspor
Setelah permohonan di ajukan dan informasi pembayaran tersedia, lakukan pembayaran sesuai petunjuk yang di berikan oleh aplikasi.
Secara umum, proses pembayaran dapat di lakukan melalui kode pembayaran atau kode billing menggunakan metode yang di dukung dalam sistem pembayaran. Pilihan yang tersedia dapat mencakup kanal perbankan atau kanal pembayaran lain yang di tampilkan pada instruksi resmi.
Berikut tahapan yang perlu di lakukan:
- Buka kembali informasi tagihan pada aplikasi M-Paspor.
- Catat kode pembayaran atau kode billing yang di berikan.
- Pilih metode pembayaran yang tersedia dan sesuai dengan kebutuhan.
- Masukkan kode pembayaran dengan teliti.
- Periksa nama layanan dan nominal tagihan sebelum menyelesaikan transaksi.
- Konfirmasikan pembayaran sesuai instruksi penyedia layanan.
- Simpan bukti transaksi setelah pembayaran berhasil.
Pastikan pembayaran di lakukan sebelum batas waktu yang di tentukan pada tagihan. Jika batas pembayaran terlewati, status permohonan dapat terdampak dan Anda mungkin perlu mengikuti prosedur lanjutan sesuai petunjuk resmi.
Jangan membagikan kode verifikasi, kata sandi, atau informasi akun kepada pihak yang tidak berkepentingan. Lakukan transaksi hanya melalui kanal pembayaran yang sah.
Baca Juga : Cara Cek Status Permohonan Paspor di M-Paspor
Apakah Pembayaran Paspor Bisa Di lakukan Melalui ATM atau Mobile Banking?
Pembayaran paspor dapat di lakukan melalui kanal pembayaran yang di dukung oleh sistem tagihan dan penyedia layanan terkait. Kanal yang tersedia bisa berbeda, sehingga pemohon perlu mengikuti instruksi pembayaran yang muncul pada permohonan masing-masing.
Jika ATM atau mobile banking tersedia sebagai pilihan, perhatikan langkah-langkah berikut:
- Pastikan layanan perbankan yang di gunakan mendukung pembayaran tagihan tersebut.
- Pilih menu pembayaran atau penerimaan negara sesuai petunjuk bank.
- Masukkan kode billing dengan benar.
- Periksa nama tagihan dan jumlah yang harus di bayar.
- Selesaikan transaksi dan simpan bukti pembayaran.
Jangan memilih menu pembayaran secara sembarangan jika Anda belum yakin dengan kategori yang di gunakan. Setiap bank dapat memiliki susunan menu dan istilah yang berbeda.
Apabila kode pembayaran tidak di kenali, periksa kembali angka yang di masukkan dan pastikan kode tersebut belum kedaluwarsa. Jika kendala masih terjadi, hubungi bank atau kanal bantuan resmi yang berkaitan dengan pembayaran.
Tidak semua metode pembayaran selalu tersedia untuk setiap transaksi. Karena itu, jadikan instruksi yang muncul pada tagihan M-Paspor sebagai acuan utama.
Baca Juga : M-Paspor Tidak Bisa Dibuka? Penyebab dan Cara Mengatasinya
Berapa Lama Batas Waktu Pembayaran Paspor Online?
Batas waktu pembayaran merupakan hal yang perlu di perhatikan setelah permohonan paspor di ajukan. Setiap tagihan dapat memiliki ketentuan pembayaran yang harus di penuhi agar proses permohonan dapat berlanjut.
Periksa tanggal kedaluwarsa atau batas waktu yang tertera pada informasi pembayaran. Jangan hanya mengandalkan perkiraan berdasarkan pengalaman pemohon lain karena ketentuan dapat berbeda menurut mekanisme permohonan yang berlaku.
Agar tidak terlambat membayar, lakukan beberapa langkah berikut:
- Periksa batas waktu setelah tagihan muncul.
- Siapkan dana sesuai nominal yang tertera.
- Lakukan pembayaran sebelum batas waktu berakhir.
- Simpan bukti transaksi.
- Periksa kembali status pembayaran pada aplikasi.
Jika sudah membayar tetapi status belum berubah, tunggu sesuai waktu pemrosesan yang diinformasikan dan periksa kembali bukti transaksi. Hindari membayar dua kali hanya karena status belum langsung diperbarui.
Jika batas waktu terlewati atau tagihan tidak lagi dapat digunakan, periksa petunjuk pada aplikasi atau hubungi kantor imigrasi untuk mengetahui langkah selanjutnya.
Baca Juga : Cara Mengubah atau Membatalkan Jadwal M-Paspor
Penyebab Pembayaran Paspor Online Gagal dan Cara Mengatasinya
Pembayaran paspor online terkadang mengalami kendala. Penyebabnya dapat berkaitan dengan kesalahan memasukkan kode billing, gangguan jaringan, masalah pada layanan pembayaran, saldo yang tidak mencukupi, atau tagihan yang sudah melewati batas waktu.
Berikut beberapa cara mengatasi masalah tersebut.
Kode pembayaran tidak valid. Periksa kembali setiap angka atau karakter pada kode billing. Pastikan kode yang digunakan berasal dari permohonan yang benar.
Saldo tidak mencukupi. Periksa saldo rekening atau sumber dana sebelum mencoba kembali.
Transaksi gagal akibat gangguan sistem. Periksa status transaksi terlebih dahulu dan pastikan tidak ada pembayaran yang sudah berhasil diproses.
Pembayaran berhasil tetapi status belum berubah. Simpan bukti transaksi, periksa kembali setelah beberapa waktu, dan hubungi kanal bantuan resmi jika status tetap tidak diperbarui.
Tagihan kedaluwarsa. Ikuti petunjuk resmi untuk mengetahui apakah diperlukan proses lanjutan atau pengajuan kembali.
Jika uang sudah terpotong tetapi transaksi tidak menunjukkan keberhasilan, jangan langsung mengulangi pembayaran. Periksa mutasi rekening atau riwayat transaksi dan hubungi penyedia layanan pembayaran apabila diperlukan.
Baca Juga : Syarat Dokumen Paspor Baru dan Penggantian Paspor
Tips Menyiapkan Anggaran dan Menghindari Penipuan Pembayaran Paspor
Selain memahami tarif, pemohon perlu menyiapkan anggaran dan memastikan seluruh transaksi dilakukan melalui jalur resmi.
Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan.
Sesuaikan anggaran dengan jenis paspor. Tentukan apakah Anda akan mengajukan paspor elektronik atau nonelektronik berdasarkan kebutuhan dan ketersediaan layanan.
Perhitungkan biaya tambahan. Jika paspor hilang, rusak, atau memerlukan layanan percepatan, periksa biaya tambahan yang berlaku.
Gunakan tagihan resmi. Bayar berdasarkan kode pembayaran yang diterbitkan melalui proses permohonan resmi.
Simpan bukti transaksi. Bukti pembayaran dapat membantu jika terjadi kendala dalam pembaruan status atau pencatatan pembayaran.
Hindari perantara tidak resmi. Jangan mudah percaya pada pihak yang menjanjikan biaya jauh lebih murah, jadwal pasti, atau proses khusus dengan meminta pembayaran di luar mekanisme resmi.
Periksa informasi terbaru. Tarif dan prosedur dapat berubah mengikuti ketentuan pemerintah serta kebijakan pelayanan. Gunakan situs Direktorat Jenderal Imigrasi sebagai salah satu sumber informasi resmi.
Dengan persiapan yang baik, pemohon dapat memperkirakan biaya lebih akurat dan mengurangi risiko kesalahan pembayaran.
Pemohon yang paspornya hilang atau rusak juga perlu memperhitungkan biaya beban sesuai ketentuan. Sebelum membayar, periksa nominal tagihan, kode billing, metode pembayaran, dan batas waktu yang tercantum pada aplikasi M-Paspor.
Lakukan pembayaran melalui kanal resmi dan simpan bukti transaksi sampai proses permohonan selesai. Untuk memastikan tarif serta prosedur terbaru, periksa aplikasi M-Paspor dan informasi resmi Direktorat Jenderal Imigrasi.
Konsultasikan Paspor Anda sekarang.