Legalisir Notaris merupakan proses pengesahan atau pembuktian tertentu yang dilakukan oleh notaris terhadap dokumen sesuai kewenangan dan bentuk layanan yang diberikan. Dalam praktik administrasi, kebutuhan terhadap notaris dapat muncul ketika seseorang atau perusahaan perlu menggunakan dokumen yang telah di periksa atau di sahkan oleh pejabat yang berwenang.
Dokumen yang berkaitan dengan notaris dapat berupa dokumen pribadi, dokumen perusahaan, surat pernyataan, perjanjian, maupun dokumen lain yang membutuhkan tindakan notarial. Namun, setiap dokumen memiliki karakteristik dan kebutuhan yang berbeda sehingga tidak semua dokumen dapat di perlakukan dengan prosedur yang sama.
Selain itu, istilah legalisir notaris perlu di bedakan dari waarmerking, legalisasi tanda tangan, pengesahan salinan, maupun apostille. Perbedaan tersebut penting karena masing-masing tindakan memiliki fungsi dan konsekuensi hukum yang berbeda.
Karena itu, sebelum menggunakan layanan Legalisir Notaris, pemohon perlu mengetahui tujuan dokumen, jenis tindakan notarial yang di butuhkan, persyaratan, biaya, serta apakah dokumen tersebut akan di gunakan di Indonesia atau di luar negeri.
Pengertian Legalisir Notaris
Legalisir Notaris sering di gunakan sebagai istilah umum untuk proses yang melibatkan notaris dalam memberikan pengesahan atau keterangan terhadap dokumen. Namun, secara praktik, tindakan notaris dapat berbeda berdasarkan jenis dokumen dan kebutuhan hukum yang ingin di penuhi.
Notaris merupakan pejabat umum yang memiliki kewenangan tertentu dalam membuat akta autentik dan melakukan tindakan notarial lainnya sesuai peraturan perundang-undangan. Oleh sebab itu, pemohon perlu menjelaskan tujuan dokumen kepada notaris sebelum menentukan bentuk tindakan yang akan di lakukan.
Misalnya, kebutuhan pemohon dapat berupa pengesahan tanda tangan, pencocokan salinan dengan dokumen asli, pembuatan akta, atau pencatatan suatu dokumen di bawah tangan. Setiap kebutuhan tersebut tidak selalu menghasilkan bentuk dokumen yang sama.
Fungsi Legalisir Notaris dalam Administrasi
Fungsi Legalisir Notaris dapat berkaitan dengan kebutuhan pembuktian atau administrasi. Dokumen yang telah mendapatkan tindakan notarial dapat di gunakan sebagai bagian dari berkas kepada perusahaan, instansi, lembaga pendidikan, bank, kedutaan, atau pihak lainnya sesuai kebutuhan.
Namun, tindakan notaris tidak otomatis berarti bahwa isi dokumen telah di nyatakan benar secara materiil dalam seluruh aspek. Karena itu, pemohon perlu memahami tindakan notarial yang di lakukan dan batas keterangan yang diberikan oleh notaris.
Dokumen yang Dapat Membutuhkan Tindakan Notaris
Kebutuhan notarial dapat muncul pada berbagai dokumen. Contohnya adalah surat pernyataan, perjanjian, dokumen perusahaan, kuasa, salinan dokumen, serta dokumen lain yang memang membutuhkan tindakan notaris.
Jenis dokumen tersebut perlu di periksa terlebih dahulu agar tindakan yang di pilih sesuai dengan tujuan penggunaannya.
Baca Juga: Apa Itu Legalisir Notaris dan Apa Fungsinya?
Syarat Legalisir Notaris
Syarat Legalisir Notaris bergantung pada jenis tindakan yang akan di lakukan terhadap dokumen. Karena itu, pemohon perlu membawa dokumen yang akan di proses sekaligus identitas pihak yang berkaitan dengan dokumen tersebut.
Dalam beberapa kondisi, dokumen asli perlu di tunjukkan kepada notaris. Sementara itu, untuk tindakan tertentu, pihak yang menandatangani dokumen juga perlu hadir agar identitas dan tanda tangan dapat di periksa.
Secara umum, persiapan dapat meliputi:
- Dokumen asli
- Salinan dokumen apabila di perlukan
- Kartu identitas
- Paspor apabila di perlukan
- Data pihak yang menandatangani
- Dokumen pendukung
- Surat kuasa apabila proses di wakilkan dan memang di perbolehkan
Persyaratan tersebut dapat berbeda berdasarkan jenis dokumen. Oleh sebab itu, pemohon sebaiknya melakukan pemeriksaan terlebih dahulu sebelum dokumen di proses.
Syarat Identitas Pemohon
Identitas menjadi bagian penting dalam tindakan notarial. Nama, nomor identitas, alamat, dan informasi lain perlu di periksa agar sesuai dengan dokumen yang akan di gunakan.
Apabila terdapat perbedaan antara identitas dengan dokumen, pemohon sebaiknya menyelesaikan perbedaan tersebut sebelum tindakan notarial di lakukan.
Syarat Dokumen Asli
Dokumen asli dapat di perlukan terutama apabila notaris harus mencocokkan salinan dengan dokumen sumber. Kondisi dokumen juga perlu di periksa agar seluruh informasi dapat di baca.
Dokumen yang rusak, tidak lengkap, atau memiliki informasi yang tidak jelas dapat membutuhkan penanganan dari pihak penerbit terlebih dahulu.
Prosedur Legalisir Notaris
Prosedur Legalisir Notaris di mulai dari pemeriksaan kebutuhan dokumen. Pemohon perlu menjelaskan kepada notaris tujuan penggunaan dokumen agar tindakan yang di pilih sesuai dengan kebutuhan.
Setelah itu, dokumen dan identitas dapat di periksa. Jika dokumen membutuhkan tanda tangan pemohon di hadapan notaris, proses tersebut di lakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
Selanjutnya, notaris melakukan tindakan yang sesuai dengan kebutuhan dokumen. Setelah proses selesai, dokumen dapat di ambil atau di gunakan untuk tahapan berikutnya sesuai kebutuhan.
Pemeriksaan Jenis Dokumen
Tahap awal dilakukan dengan melihat jenis dokumen dan tujuan penggunaannya. Dokumen pribadi dapat memiliki kebutuhan yang berbeda dengan dokumen perusahaan atau perjanjian.
Karena itu, pemohon sebaiknya menjelaskan kepada notaris apakah dokumen akan di gunakan untuk kebutuhan dalam negeri, luar negeri, visa, bisnis, pendidikan, atau tujuan lainnya.
Pemeriksaan Identitas dan Dokumen
Identitas pemohon dan dokumen yang akan di proses perlu di periksa. Untuk dokumen tertentu, tanda tangan juga dapat perlu di lakukan di hadapan notaris.
Pemeriksaan tersebut bertujuan memastikan tindakan notarial dapat di lakukan berdasarkan dokumen dan identitas yang tersedia.
Penyelesaian Tindakan Notarial
Setelah persyaratan terpenuhi, tindakan notarial di lakukan sesuai kebutuhan. Bentuk dokumen yang selesai dapat berbeda berdasarkan tindakan yang di pilih.
Pemohon sebaiknya memeriksa kembali dokumen setelah selesai untuk memastikan nama, tanggal, nomor dokumen, dan informasi lainnya tidak terdapat kesalahan.
Baca Juga: Cara Legalisir Notaris: Prosedur dan Tahapan Pengurusan
Biaya Legalisir Notaris
Biaya Legalisir Notaris tidak selalu memiliki satu tarif yang sama untuk seluruh dokumen. Besarnya biaya dapat di pengaruhi oleh jenis tindakan notarial, jumlah dokumen, tingkat kerumitan, serta kebutuhan pembuatan akta atau tindakan lainnya.
Selain biaya notaris, pemohon dapat memiliki pengeluaran tambahan seperti fotokopi, penerjemahan, pengiriman, atau pengesahan lanjutan. Karena itu, biaya sebaiknya di tanyakan secara rinci sebelum proses di mulai.
Komponen Biaya Notaris
Beberapa komponen yang dapat memengaruhi biaya antara lain:
- Jenis tindakan notarial
- Jumlah dokumen
- Jumlah halaman
- Tingkat kerumitan dokumen
- Kebutuhan pembuatan akta
- Jumlah pihak yang terlibat
- Kebutuhan pemeriksaan tambahan
- Pengiriman dokumen apabila tersedia
Tidak semua komponen tersebut akan muncul pada setiap permohonan. Oleh sebab itu, pemohon sebaiknya meminta rincian biaya berdasarkan dokumen yang akan di proses.
Biaya Dokumen Pendukung
Apabila dokumen membutuhkan penerjemahan atau salinan tambahan, biaya tersebut perlu di hitung secara terpisah. Begitu pula apabila dokumen akan di kirim ke luar kota atau luar negeri.
Dengan pemisahan tersebut, pemohon dapat mengetahui jumlah biaya yang benar-benar berkaitan dengan tindakan notaris dan biaya pendukung lainnya.
Baca Juga: Biaya Legalisir Notaris: Berapa Tarif dan Apa Saja Komponennya?
Legalisir Notaris untuk Dokumen ke Luar Negeri
Legalisir Notaris untuk dokumen ke luar negeri membutuhkan perhatian lebih karena dokumen Indonesia yang akan di gunakan di negara lain dapat memiliki persyaratan pengesahan tambahan.
Sebelum dokumen di proses, pemohon perlu mengetahui negara tujuan dan pihak yang akan menerima dokumen. Informasi tersebut penting karena persyaratan penerimaan dokumen asing dapat berbeda antara satu negara dengan negara lainnya.
Selain itu, legalisir notaris tidak selalu menjadi tahap terakhir. Dokumen dapat membutuhkan legalisasi atau apostille sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan tujuan penggunaannya.
Menentukan persyaratan negara tujuan
Negara tujuan menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan rangkaian pengesahan. Pemohon sebaiknya mengetahui apakah dokumen harus di legalisasi, di apostille, di terjemahkan, atau melalui prosedur lain.
Dengan demikian, proses notarial dapat di sesuaikan sejak awal agar tidak terjadi pengulangan pengurusan.
Dokumen dalam bahasa asing
Jika dokumen akan di gunakan di negara yang menggunakan bahasa berbeda, terjemahan dapat di perlukan. Kebutuhan penerjemahan perlu di periksa berdasarkan pihak yang menerima dokumen.
Selain itu, pemohon sebaiknya mengetahui apakah terjemahan harus di buat oleh penerjemah tersumpah atau mengikuti format tertentu.
Legalisir Notaris untuk Akta dan Dokumen Perjanjian
Akta dan dokumen perjanjian dapat memiliki kebutuhan notarial yang berbeda. Akta notaris merupakan dokumen yang dibuat oleh notaris dalam bentuk yang telah di tentukan oleh hukum, sedangkan perjanjian di bawah tangan dapat memiliki proses berbeda apabila ingin melibatkan notaris.
Karena itu, pemohon perlu mengetahui apakah dokumen hanya perlu di sahkan tanda tangannya, di catat, di buatkan akta, atau membutuhkan tindakan notarial lainnya.
Dokumen perjanjian
Perjanjian dapat berkaitan dengan jual beli, kerja sama, pinjaman, sewa, maupun hubungan hukum lainnya. Bentuk tindakan notaris perlu di sesuaikan dengan tujuan dan kebutuhan para pihak.
Jika para pihak ingin memperoleh dokumen dalam bentuk akta autentik, prosesnya berbeda dengan sekadar melakukan pengesahan tanda tangan pada dokumen yang sudah di buat sebelumnya.
Salinan dokumen
Dalam kondisi tertentu, notaris dapat melakukan tindakan yang berkaitan dengan pencocokan salinan dengan dokumen asli. Pemohon perlu menjelaskan tujuan penggunaan salinan tersebut agar bentuk dokumen dapat di sesuaikan.
Baca Juga: Legalisir Notaris untuk Akta dan Dokumen Perjanjian
Legalisir Notaris untuk Dokumen Perusahaan
Dokumen perusahaan dapat membutuhkan tindakan notarial dalam berbagai kebutuhan bisnis. Misalnya, perusahaan dapat membutuhkan dokumen untuk kerja sama, pembukaan rekening, pengurusan izin, transaksi, investasi, atau keperluan internasional.
Jenis dokumen perusahaan yang membutuhkan tindakan notaris dapat meliputi surat kuasa, perjanjian, keputusan perusahaan, salinan dokumen, maupun dokumen lain sesuai kebutuhan.
Dokumen perusahaan yang dapat di proses
Beberapa dokumen dapat berupa:
- Akta perusahaan
- Surat kuasa
- Perjanjian kerja sama
- Dokumen keputusan perusahaan
- Salinan dokumen perusahaan
- Surat pernyataan perusahaan
- Dokumen pendukung transaksi
Tidak semua dokumen tersebut harus di proses melalui notaris. Pemohon perlu mengetahui tujuan dokumen dan persyaratan pihak penerima sebelum pengurusan di lakukan.
Identitas pihak perusahaan
Untuk dokumen perusahaan, pihak yang bertindak atas nama perusahaan perlu memiliki kewenangan yang sesuai. Dokumen perusahaan juga perlu di periksa agar nama badan usaha dan informasi lainnya konsisten.
Jika dokumen di tandatangani oleh pihak tertentu, kewenangan penandatangan dapat perlu di buktikan melalui dokumen perusahaan yang relevan.
Baca Juga: Legalisir Notaris untuk Dokumen Perusahaan: Syarat dan Prosedur
Legalisir Notaris untuk Dokumen Pribadi
Dokumen pribadi dapat membutuhkan tindakan notarial untuk berbagai keperluan. Dokumen tersebut dapat berkaitan dengan identitas, pernyataan, kuasa, pendidikan, maupun kebutuhan administrasi lainnya.
Namun, jenis tindakan yang di lakukan tetap perlu di sesuaikan dengan dokumen. Tidak semua dokumen pribadi harus di legalisir notaris.
Surat pernyataan
Surat pernyataan dapat di buat untuk berbagai kebutuhan administrasi. Jika tanda tangan perlu di lakukan di hadapan notaris, proses tersebut dapat di lakukan sesuai kebutuhan.
Isi surat tetap menjadi tanggung jawab pihak yang membuat pernyataan. Notaris memberikan tindakan sesuai kewenangannya terhadap dokumen tersebut.
Surat kuasa
Surat kuasa dapat digunakan untuk memberikan kewenangan kepada pihak lain dalam melakukan tindakan tertentu. Jika membutuhkan tindakan notarial, format dan identitas para pihak perlu di periksa.
Pemohon juga perlu memastikan bahwa kewenangan yang diberikan dalam surat kuasa sesuai dengan tujuan penggunaannya.
Salinan dokumen pribadi
Dalam kondisi tertentu, salinan dokumen dapat perlu di cocokkan dengan dokumen asli. Pemohon perlu membawa dokumen sumber apabila tindakan tersebut di perlukan.
Baca Juga: Legalisir Notaris untuk Dokumen Pribadi: Jenis yang Bisa Dilegalisir
Perbedaan Legalisir Notaris, Waarmerking, Legalisasi Kemenkumham dan Apostille
Istilah pengesahan dokumen sering kali menimbulkan kebingungan karena terdapat beberapa mekanisme yang memiliki fungsi berbeda.
Legalisir atau tindakan notarial berkaitan dengan tindakan yang di lakukan oleh notaris terhadap dokumen sesuai kewenangannya. Sementara itu, waarmerking merupakan pencatatan atau pembukuan dokumen di bawah tangan oleh notaris sesuai ketentuan yang berlaku.
Legalisasi Kemenkumham atau mekanisme pengesahan oleh kementerian memiliki fungsi yang berbeda dari tindakan notaris. Sementara itu, apostille merupakan bentuk sertifikasi untuk memfasilitasi penggunaan dokumen publik Indonesia di negara lain yang menjadi pihak pada Konvensi Apostille, sesuai ketentuan yang berlaku.
Karena itu, pemohon perlu mengetahui mekanisme mana yang sebenarnya di minta oleh pihak penerima.
| Mekanisme | Fokus utama |
|---|---|
| Tindakan notarial | Pengesahan atau tindakan notaris sesuai kewenangan |
| Waarmerking | Pencatatan dokumen di bawah tangan |
| Legalisasi instansi | Pengesahan oleh instansi yang berwenang |
| Apostille | Sertifikasi untuk penggunaan dokumen publik lintas negara |
Tabel tersebut merupakan gambaran umum. Bentuk dan tahapan aktual tetap perlu di periksa berdasarkan jenis dokumen dan tujuan penggunaannya.
Baca Juga: Perbedaan Legalisir Notaris, Waarmerking, Legalisasi Kemenkumham dan Apostille
Legalisir Notaris untuk Visa dan Imigrasi
Dokumen yang telah mendapatkan tindakan notarial dapat di gunakan sebagai bagian dari dokumen visa atau imigrasi apabila memang di persyaratkan oleh pihak yang menangani permohonan.
Jenis dokumen yang mungkin di perlukan dapat berupa surat kuasa, dokumen keluarga, surat pernyataan, dokumen perusahaan, atau dokumen pendidikan. Namun, kebutuhan tersebut bergantung pada kategori visa dan persyaratan negara tujuan.
Dokumen untuk visa keluarga
Dalam pengajuan visa keluarga, dokumen hubungan keluarga dapat membutuhkan pengesahan atau tindakan notarial apabila di minta. Pemohon perlu memeriksa persyaratan negara tujuan sebelum dokumen di proses.
Dokumen untuk visa bisnis
Untuk visa bisnis, dokumen perusahaan atau surat tertentu dapat membutuhkan tindakan notarial. Informasi perusahaan, tujuan perjalanan, dan pihak yang menandatangani perlu di periksa.
Dokumen untuk imigrasi
Dokumen yang di gunakan untuk urusan imigrasi dapat memiliki persyaratan khusus. Karena itu, pemohon perlu mengikuti daftar dokumen dari otoritas imigrasi atau pihak yang menangani permohonan.
Baca Juga: Legalisir Notaris untuk Visa dan Imigrasi
Urutan Pengesahan Dokumen yang Benar
Urutan pengesahan perlu di tentukan berdasarkan jenis dokumen dan tujuan penggunaannya. Kesalahan menentukan tahapan dapat menyebabkan dokumen harus di proses kembali.
Untuk dokumen tertentu, tindakan notaris dapat menjadi salah satu tahap awal sebelum dokumen di ajukan ke instansi lain. Namun, tidak semua dokumen memiliki urutan yang sama.
Pemeriksaan kebutuhan
Sebelum melakukan pengesahan, tentukan terlebih dahulu pihak yang akan menerima dokumen. Setelah itu, periksa bentuk pengesahan yang di minta.
Pengesahan awal
Jika dokumen membutuhkan tindakan notarial, proses tersebut dapat di lakukan terlebih dahulu sesuai ketentuan.
Pengesahan lanjutan
Setelah tindakan notarial selesai, pemohon dapat melanjutkan ke tahapan berikutnya apabila memang di persyaratkan. Tahapan tersebut dapat berbeda berdasarkan negara tujuan dan jenis dokumen.
Dengan memahami urutan sejak awal, pemohon dapat menghindari proses yang tidak di perlukan.
Legalisir Notaris untuk Dokumen Pendidikan
Dokumen pendidikan dapat membutuhkan tindakan notarial untuk kebutuhan tertentu. Misalnya, salinan ijazah atau sertifikat dapat perlu di cocokkan dengan dokumen asli apabila pihak penerima meminta salinan yang telah di sahkan.
Namun, pemohon perlu memeriksa apakah tindakan notaris memang di minta. Tidak semua kebutuhan pendidikan atau pekerjaan mengharuskan dokumen di proses melalui notaris.
Ijazah dan sertifikat
Ijazah, sertifikat pendidikan, dan dokumen akademik lainnya perlu di periksa berdasarkan lembaga penerbit. Jika salinan harus di sahkan, dokumen asli perlu di siapkan untuk proses pemeriksaan.
Penggunaan untuk luar negeri
Apabila dokumen pendidikan akan di gunakan di luar negeri, persyaratan negara tujuan perlu di periksa. Tindakan notarial dapat menjadi salah satu tahap sebelum legalisasi atau apostille apabila memang di perlukan.
Legalisir Notaris untuk Dokumen Perkawinan
Dokumen perkawinan dapat membutuhkan tindakan notarial untuk kebutuhan administrasi tertentu. Misalnya, salinan dokumen perkawinan dapat perlu di sahkan atau surat pernyataan mengenai status perkawinan dapat perlu di buat.
Namun, kebutuhan tersebut tidak sama untuk setiap negara dan kategori administrasi.
Buku nikah dan dokumen perkawinan
Pemohon perlu menyiapkan dokumen asli dan identitas apabila salinan atau keterangan tertentu akan di proses.
Jika dokumen akan di gunakan di luar negeri, persyaratan legalisasi dan terjemahan perlu di periksa sebelum pengurusan di lakukan.
Surat pernyataan perkawinan
Dalam kondisi tertentu, surat pernyataan dapat membutuhkan tanda tangan yang di lakukan di hadapan notaris. Pemohon perlu menjelaskan tujuan dokumen agar bentuk tindakan yang di pilih sesuai.
Masa Berlaku Dokumen Notaris
Tidak semua tindakan notarial memiliki masa berlaku yang sama. Masa berlaku atau penerimaan dokumen dapat bergantung pada jenis dokumen dan pihak yang menerima.
Karena itu, pemohon sebaiknya tidak menganggap bahwa setiap dokumen yang telah di proses oleh notaris dapat di gunakan tanpa batas waktu.
Jika dokumen akan di gunakan untuk visa, pekerjaan, pendidikan, atau keperluan luar negeri, persyaratan terbaru dari pihak penerima perlu di periksa.
Dokumen dengan tanggal tertentu
Surat pernyataan atau dokumen yang mencantumkan tanggal tertentu dapat memiliki relevansi yang bergantung pada kondisi saat dokumen di gunakan.
Dokumen untuk keperluan luar negeri
Negara tujuan atau institusi penerima dapat meminta dokumen yang baru di terbitkan atau baru di sahkan dalam periode tertentu.
Karena itu, waktu pengurusan sebaiknya di sesuaikan dengan jadwal penggunaan dokumen.
Kesalahan yang Sering Terjadi dalam Legalisir Notaris
Kesalahan dalam persiapan dapat menyebabkan dokumen perlu di perbaiki atau proses harus di ulang. Oleh sebab itu, pemeriksaan sebelum pengurusan sangat penting.
Beberapa kesalahan yang perlu di hindari antara lain:
- Tidak menjelaskan tujuan penggunaan dokumen
- Membawa dokumen yang tidak lengkap
- Data identitas berbeda
- Tidak membawa dokumen asli ketika di perlukan
- Salah memilih jenis tindakan notarial
- Tidak memeriksa persyaratan negara tujuan
- Menganggap legalisir notaris sama dengan apostille
- Tidak menghitung biaya tambahan
- Menggunakan dokumen lama yang sudah berubah
- Tidak memeriksa dokumen setelah selesai
Selain itu, pemohon sebaiknya tidak melakukan pengesahan sebelum mengetahui bentuk dokumen yang benar-benar di minta oleh pihak penerima.
Checklist Sebelum Menggunakan Jasa Legalisir Notaris
Sebelum menggunakan layanan notaris atau jasa pendampingan, pemohon dapat melakukan pemeriksaan berikut:
- Tujuan penggunaan dokumen sudah jelas
- Jenis tindakan notarial sudah di ketahui
- Dokumen asli tersedia
- Salinan dokumen sudah di siapkan
- Identitas pemohon tersedia
- Data identitas sudah sesuai
- Pihak yang menandatangani sudah di tentukan
- Dokumen pendukung tersedia
- Persyaratan negara tujuan sudah di periksa
- Kebutuhan penerjemahan sudah di ketahui
- Kebutuhan legalisasi atau apostille sudah di periksa
- Biaya sudah di tanyakan
- Mekanisme pengembalian dokumen sudah di ketahui
Checklist tersebut dapat membantu pemohon mempersiapkan dokumen sebelum proses di lakukan.
Jasa Legalisir Notaris
Jasa Legalisir Notaris dapat membantu pemohon yang membutuhkan pendampingan dalam menyiapkan dokumen dan mengurus kebutuhan notarial. Layanan dapat mencakup pemeriksaan awal dokumen, konsultasi jenis tindakan yang di perlukan, persiapan berkas, serta pendampingan sesuai kebutuhan.
PT Jangkar Global Groups dapat membantu memberikan informasi mengenai persiapan dokumen untuk kebutuhan legalisir notaris, dokumen perusahaan, dokumen pribadi, perjanjian, kebutuhan visa, maupun dokumen yang akan di gunakan di luar negeri.
Selain itu, pemeriksaan awal dapat membantu pemohon mengetahui apakah dokumen membutuhkan tindakan notarial saja atau masih terdapat tahapan pengesahan lainnya. Dengan demikian, proses dapat di persiapkan berdasarkan tujuan penggunaan dokumen.
Namun, keputusan mengenai tindakan notarial tetap berada pada notaris yang memiliki kewenangan. Untuk dokumen luar negeri, persyaratan negara tujuan dan instansi terkait juga tetap perlu di periksa.
Konsultasi Legalisir Notaris