Daftar Rumah Sakit dan Fasilitas Pemeriksaan Kesehatan Pelaut

Nisa

Updated on:

Daftar Rumah Sakit dan Fasilitas Pemeriksaan Kesehatan Pelaut
Direktur Utama Jangkar Groups

Pemeriksaan kesehatan pelaut merupakan salah satu persyaratan penting bagi seseorang yang ingin bekerja di kapal, baik kapal niaga, kapal penumpang, maupun jenis kapal lainnya. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pelaut memiliki kondisi fisik dan kemampuan kesehatan yang sesuai dengan tuntutan pekerjaan di lingkungan maritim.

Di Indonesia, pelaut dapat mencari rumah sakit atau klinik utama yang menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan khusus pelaut. Namun, tidak semua fasilitas kesehatan umum melayani pemeriksaan tersebut. Oleh karena itu, calon pelaut perlu memilih fasilitas yang memiliki kewenangan atau penetapan sesuai ketentuan Kementerian Perhubungan.

Sebagai langkah awal, calon pelaut dapat memeriksa daftar fasilitas dan dokter penguji melalui situs resmi Balai Kesehatan Kerja Pelayaran (BKKP). Dengan demikian, pelaut dapat mengetahui tempat pemeriksaan yang sesuai sebelum menyiapkan dokumen dan membuat janji kunjungan.

Baca Juga : Pemeriksaan Kesehatan Pelaut: Syarat, Prosedur, dan Biaya

Mengapa Pemeriksaan Kesehatan Pelaut Sangat Penting?

Pekerjaan di kapal memiliki tuntutan fisik dan mental yang berbeda dari pekerjaan di darat. Pelaut harus mampu menjalankan tugas dalam berbagai kondisi, termasuk perjalanan panjang, perubahan cuaca, serta situasi darurat di laut.

Karena alasan tersebut, pemeriksaan kesehatan membantu tenaga medis menilai kondisi tubuh, penglihatan, pendengaran, serta aspek kesehatan lain yang berhubungan dengan keselamatan kerja.

Selain itu, hasil pemeriksaan dapat menjadi salah satu dokumen yang di butuhkan perusahaan pelayaran dalam proses perekrutan atau penempatan awak kapal. Persyaratan yang berlaku dapat berbeda berdasarkan jenis pekerjaan, perusahaan, dan ketentuan negara bendera kapal.

Dengan menjalani pemeriksaan di fasilitas yang tepat, pelaut juga dapat memastikan bahwa hasil pemeriksaan sesuai dengan kebutuhan administrasi yang di minta.

Baca Juga : Syarat Medical Check-Up Pelaut Dokumen yang Harus Disiapkan

Daftar Rumah Sakit dan Fasilitas Pemeriksaan Kesehatan Pelaut di Indonesia

Kementerian Perhubungan melalui BKKP menyediakan informasi mengenai rumah sakit, klinik, dan dokter penguji kesehatan pelaut. Daftar tersebut dapat menjadi referensi awal bagi calon pelaut yang ingin menjalani medical check-up atau pemeriksaan kesehatan pelaut.

Berikut beberapa fasilitas yang tercantum dalam direktori dokter penguji kesehatan pelaut pada situs resmi BKKP. Daftar ini merupakan pilihan fasilitas dari sejumlah wilayah, bukan daftar lengkap seluruh Indonesia.

1. Wilayah Jakarta dan Sekitarnya

Jakarta menjadi salah satu lokasi yang memiliki sejumlah fasilitas pemeriksaan kesehatan pelaut. Oleh sebab itu, calon pelaut yang tinggal di Jakarta, Bekasi, dan sekitarnya dapat mempertimbangkan beberapa tempat berikut.

RS Pertamina Jaya

  • Alamat: Jalan Jenderal Ahmad Yani No. 2, Jakarta Pusat.
  • Layanan: Pemeriksaan kesehatan pelaut sesuai cakupan layanan yang tersedia.

RS PMC Jakarta (Port Medical Center)

  • Alamat: Jalan Enggano No. 10, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
  • Layanan: Pemeriksaan kesehatan pelaut melalui dokter penguji yang tercantum dalam direktori BKKP.

Kemudian, RS Sukmul Sisma Medika

  • Alamat: Jalan Tawes No. 18–20, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
  • Layanan: Pemeriksaan kesehatan pelaut sesuai layanan yang di sediakan.

Puri Medika Medical Centre

  • Alamat: Jalan Sungai Bambu Raya No. 5, Jakarta Utara.
  • Layanan: Pemeriksaan kesehatan pelaut.

Klinik Utama Sentra Maritim Medika

  • Alamat: Jalan Gunung Sahari Raya No. 65, Jakarta Pusat.
  • Layanan: Pemeriksaan kesehatan pelaut melalui fasilitas BKKP.

Informasi nama fasilitas, dokter penguji, dan alamat tersebut mengacu pada direktori resmi BKKP. Sebelum berkunjung, hubungi fasilitas terkait untuk memastikan jadwal, persyaratan, dan jenis pemeriksaan yang tersedia.

Baca Juga : Prosedur Medical Check-Up Pelaut dari Pendaftaran hingga Hasil

2. Wilayah Bekasi dan Cikarang

Bagi calon pelaut yang tinggal di kawasan Bekasi dan Cikarang, terdapat pilihan fasilitas yang dapat di periksa melalui direktori dokter penguji kesehatan pelaut.

RS Bella

  • Alamat: Jalan Ir. H. Juanda No. 141, Bekasi.

Siloam Hospitals Lippo Cikarang

  • Alamat: Jalan M. H. Thamrin Kav. 105, Lippo Cikarang, Bekasi.

Kedua fasilitas tersebut tercantum dalam direktori dokter penguji kesehatan pelaut BKKP. Meskipun demikian, calon pasien tetap perlu mengonfirmasi layanan pemeriksaan pelaut yang tersedia, termasuk persyaratan dokumen dan jadwal pemeriksaan.

Dengan melakukan konfirmasi terlebih dahulu, calon pelaut dapat menghindari kunjungan yang tidak perlu dan menyesuaikan waktu pemeriksaan dengan kebutuhan administrasi pekerjaan.

3. Wilayah Surabaya dan Jawa Timur

Surabaya dan sejumlah kota di Jawa Timur juga memiliki fasilitas yang tercantum dalam direktori pemeriksaan kesehatan pelaut.

PHC Surabaya

Fasilitas ini tercantum dalam daftar dokter penguji kesehatan pelaut BKKP. Calon pelaut dapat menghubungi pihak fasilitas untuk menanyakan lokasi layanan, jadwal, serta jenis pemeriksaan yang sesuai dengan kebutuhan.

Klinik Utama Altair Politeknik Pelayaran Surabaya

Klinik ini juga tercantum dalam direktori dokter penguji kesehatan pelaut. Sebelum datang, pastikan fasilitas menerima pemeriksaan sesuai tujuan administrasi yang di perlukan.

RS Yasmin Banyuwangi

Rumah sakit ini tercantum dalam informasi fasilitas kesehatan BKKP. Calon pelaut dari kawasan Banyuwangi dapat memeriksa kembali status layanan dan ketersediaan pemeriksaan kesehatan pelaut melalui pihak rumah sakit.

Selain ketiga pilihan tersebut, pelaut dapat memeriksa direktori resmi untuk menemukan fasilitas lain di wilayah Jawa Timur.

Baca Juga : Persiapan Medical Pelaut agar Pemeriksaan Berjalan Lancar

4. Wilayah Semarang dan Jawa Tengah

Untuk calon pelaut yang berdomisili di Jawa Tengah, salah satu fasilitas yang tercantum dalam direktori dokter penguji BKKP adalah Klinik Utama PIP Semarang.

Pelaut dapat menghubungi klinik tersebut untuk menanyakan prosedur pendaftaran, kelengkapan dokumen, dan jadwal pemeriksaan.

Selain itu, calon pelaut sebaiknya memastikan bahwa jenis pemeriksaan yang tersedia sesuai dengan permintaan perusahaan pelayaran atau instansi yang membutuhkan sertifikat kesehatan. Dengan cara ini, hasil pemeriksaan dapat di gunakan sesuai tujuan administrasi yang telah di tetapkan.

5. Wilayah Medan dan Sumatera Utara

Calon pelaut dari Sumatera Utara dapat memeriksa ketersediaan layanan di RS Prima Husada Cipta Medan dan Klinik Utama Anugerah Ibu Medan.

Kedua fasilitas tersebut tercantum dalam direktori dokter penguji kesehatan pelaut BKKP.

Sebelum membuat janji, tanyakan apakah fasilitas menerima pemeriksaan untuk pelaut baru, pelaut yang akan memperpanjang dokumen kesehatan, atau pelaut yang membutuhkan pemeriksaan sesuai persyaratan perusahaan tertentu.

Dengan demikian, calon pelaut dapat memilih jenis layanan yang tepat tanpa harus mengulang pemeriksaan akibat ketidaksesuaian persyaratan.

Baca Juga : Biaya Medical Check-Up Pelaut dan Komponen Pemeriksaannya

6. Wilayah Batam dan Kepulauan Riau

Batam merupakan salah satu wilayah yang dapat di pertimbangkan oleh pelaut yang tinggal di kawasan Kepulauan Riau.

Salah satu fasilitas yang tercantum dalam direktori dokter penguji BKKP adalah Klinik Medilab Batam. Calon pelaut dapat menghubungi pihak klinik untuk memastikan jadwal dan jenis pemeriksaan kesehatan pelaut yang tersedia.

Sementara itu, bagi pelaut yang tinggal di pulau lain, sebaiknya periksa terlebih dahulu daftar fasilitas resmi agar dapat menentukan lokasi pemeriksaan yang paling sesuai.

7. Wilayah Kalimantan Timur

Bagi pelaut yang tinggal di Kalimantan Timur, beberapa pilihan dalam direktori dokter penguji BKKP meliputi RS Pertamina Balikpapan dan Klinik Utama Aesculap Medical Center.

Kedua fasilitas tersebut dapat menjadi titik awal pencarian tempat pemeriksaan kesehatan pelaut. Namun, pelaut perlu mengonfirmasi kembali layanan yang tersedia sebelum berkunjung.

Selain mempertimbangkan jarak, perhatikan pula kesesuaian pemeriksaan dengan persyaratan perusahaan atau otoritas yang akan menerima sertifikat kesehatan.

8. Wilayah Bali

Calon pelaut yang tinggal di Bali dapat memeriksa layanan di Padma Bahtera Medical Center Denpasar dan Klinik Utama Bali Puri Medika.

Kedua fasilitas tersebut tercantum dalam direktori dokter penguji kesehatan pelaut BKKP.

Akan tetapi, ketersediaan layanan dapat berubah. Oleh sebab itu, hubungi fasilitas terkait terlebih dahulu untuk memastikan jadwal pemeriksaan, biaya, dan dokumen yang perlu di bawa.

Baca Juga : Hasil Medical Pelaut Cara Membaca dan Menindaklanjutinya

9. Wilayah Makassar dan Sulawesi Selatan

Untuk wilayah Sulawesi Selatan, calon pelaut dapat memeriksa RS PIP Makassar dan Klinik Utama Poltekpel Barombong.

Kedua fasilitas tersebut tercantum dalam direktori dokter penguji kesehatan pelaut. Pelaut sebaiknya memastikan jenis pemeriksaan yang dapat di lakukan serta waktu penerbitan hasil sebelum menentukan jadwal.

10. Wilayah Sulawesi Utara

Di Sulawesi Utara, RSUD Bitung tercantum dalam direktori dokter penguji kesehatan pelaut BKKP.

Calon pelaut dapat menghubungi rumah sakit untuk menanyakan prosedur pemeriksaan dan persyaratan administrasi yang berlaku.

Jika fasilitas tersebut tidak menyediakan jenis pemeriksaan yang dibutuhkan pada waktu tertentu, calon pelaut dapat mencari alternatif melalui direktori resmi BKKP.

Cara Mengecek Daftar Fasilitas Pemeriksaan Kesehatan Pelaut Resmi

Cara Mengecek Daftar Fasilitas Pemeriksaan Kesehatan Pelaut Resmi

Agar tidak salah memilih tempat pemeriksaan, calon pelaut sebaiknya menggunakan sumber informasi resmi dari pemerintah.

Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan.

1. Buka Situs Resmi BKKP

Kunjungi situs Balai Kesehatan Kerja Pelayaran melalui tautan berikut:

https://bkkp.dephub.go.id/siskespi

Situs tersebut menyediakan informasi mengenai layanan kesehatan pelaut, dokter penguji, dan fasilitas pemeriksaan.

Baca Juga : Masa Berlaku Surat Keterangan Kesehatan Pelaut

2. Periksa Direktori Dokter Penguji

Buka halaman daftar dokter penguji kesehatan pelaut melalui tautan berikut:

https://bkkp.dephub.go.id/siskespi/index.php/pages/dokter

Pada halaman tersebut, calon pelaut dapat melihat nama dokter penguji beserta fasilitas kesehatan tempat dokter tersebut bertugas.

3. Cari Fasilitas Berdasarkan Wilayah

Setelah membuka direktori, cari nama rumah sakit atau klinik yang berada di kota tempat tinggal atau lokasi yang mudah dijangkau.

Selanjutnya, catat nama fasilitas dan alamatnya agar mudah saat melakukan konfirmasi.

4. Konfirmasi Status dan Jadwal Pemeriksaan

Meskipun nama fasilitas tercantum dalam direktori, calon pelaut tetap perlu menghubungi pihak fasilitas sebelum datang. Tanyakan apakah layanan pemeriksaan kesehatan pelaut tersedia, kapan jadwal pemeriksaan berikutnya, dan apakah perlu membuat janji terlebih dahulu.

Langkah ini penting karena jadwal, jenis layanan, dan status operasional dapat berubah sewaktu-waktu.

Baca Juga : Medical Pelaut Tidak Memenuhi Syarat? Ini yang Harus Dilakukan

Jenis Pemeriksaan Kesehatan yang Umumnya Dibutuhkan Pelaut

Pemeriksaan kesehatan pelaut dapat mencakup beberapa aspek, bergantung pada standar pemeriksaan dan kebutuhan pekerjaan. BKKP mencantumkan berbagai sarana pemeriksaan yang mendukung penilaian kesehatan pelaut.

1. Pemeriksaan Fisik

Pemeriksaan fisik membantu dokter menilai kondisi tubuh secara umum, termasuk tekanan darah, tinggi badan, berat badan, dan kondisi kesehatan yang berhubungan dengan pekerjaan di kapal.

2. Pemeriksaan Mata

Pemeriksaan mata bertujuan menilai kemampuan penglihatan. Dokter dapat memeriksa ketajaman penglihatan dan aspek lain sesuai standar yang berlaku.

3. Pemeriksaan Pendengaran

Kemampuan mendengar sangat penting bagi pelaut karena komunikasi dan penerimaan instruksi berperan dalam keselamatan kerja. Oleh karena itu, pemeriksaan pendengaran dapat menjadi bagian dari evaluasi kesehatan.

Baca Juga : Perbedaan Medical Pelaut, MCU Umum, Pemeriksaan Kesehatan Kerja

4. Pemeriksaan Jantung

Pemeriksaan jantung membantu tenaga medis menilai kondisi kardiovaskular. Dokter dapat menentukan pemeriksaan tambahan berdasarkan kondisi pasien dan kebutuhan pemeriksaan.

5. Pemeriksaan Gigi dan Mulut

Kesehatan gigi dan mulut juga perlu diperhatikan. Masalah gigi yang tidak tertangani dapat mengganggu kenyamanan dan kemampuan pelaut menjalankan pekerjaan selama berada di kapal.

6. Pemeriksaan Laboratorium dan Penunjang

Pemeriksaan laboratorium maupun pemeriksaan penunjang lainnya dapat membantu dokter menilai kondisi kesehatan secara lebih menyeluruh. Jenis tes yang dibutuhkan bergantung pada ketentuan pemeriksaan dan kondisi calon pelaut.

7. Pemeriksaan Psikologi

Dalam kondisi tertentu, pemeriksaan psikologi dapat mendukung penilaian kesiapan seseorang menghadapi tuntutan kerja di lingkungan maritim.

Tidak semua jenis pemeriksaan tersebut selalu berlaku untuk setiap pelaut. Oleh sebab itu, ikuti petunjuk fasilitas kesehatan dan persyaratan yang ditetapkan untuk pekerjaan yang akan dijalani.

Dokumen yang Perlu Disiapkan Sebelum Pemeriksaan Kesehatan Pelaut

Sebelum berangkat ke rumah sakit atau klinik, siapkan dokumen yang mungkin diperlukan agar proses pendaftaran berjalan lebih lancar.

Dokumen yang sebaiknya ditanyakan kepada fasilitas kesehatan meliputi:

  • KTP atau identitas resmi yang masih berlaku.
  • Paspor, jika diperlukan untuk pekerjaan atau administrasi internasional.
  • Buku Pelaut, apabila sudah memilikinya dan diminta oleh fasilitas.
  • Surat pengantar atau formulir pemeriksaan dari perusahaan pelayaran, jika ada.
  • Dokumen pemeriksaan kesehatan sebelumnya, apabila relevan.
  • Pas foto atau dokumen tambahan sesuai ketentuan fasilitas.

Selain itu, sampaikan sejak awal apakah pemeriksaan bertujuan untuk melamar pekerjaan, memenuhi persyaratan perusahaan, atau memperbarui sertifikat kesehatan. Informasi tersebut membantu petugas menentukan prosedur yang sesuai.

Baca Juga : Bantuan Administrasi Pemeriksaan Kesehatan Pelaut

Berapa Biaya Pemeriksaan Kesehatan Pelaut?

Biaya pemeriksaan kesehatan pelaut dapat berbeda antara satu fasilitas dan fasilitas lainnya. Perbedaan tersebut dapat dipengaruhi oleh paket pemeriksaan, jenis tes penunjang, kebutuhan pemeriksaan tambahan, dan ketentuan tarif yang berlaku.

Oleh karena itu, sebaiknya jangan mengandalkan satu nominal sebagai patokan untuk seluruh rumah sakit di Indonesia.

Sebelum mendaftar, tanyakan beberapa hal berikut kepada fasilitas kesehatan:

  1. Berapa biaya paket pemeriksaan kesehatan pelaut?
  2. Apakah biaya sudah mencakup seluruh tes yang dipersyaratkan?
  3. Apakah terdapat biaya tambahan untuk pemeriksaan tertentu?
  4. Kapan hasil pemeriksaan dan sertifikat kesehatan dapat diterima?
  5. Metode pembayaran apa saja yang tersedia?

Dengan memperoleh rincian biaya sejak awal, calon pelaut dapat menyiapkan anggaran dan menghindari pengeluaran yang tidak terduga.

Berapa Lama Proses Pemeriksaan Kesehatan Pelaut?

Lama pemeriksaan bergantung pada jumlah tes yang harus dijalani, antrean pasien, ketersediaan dokter, serta waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan hasil laboratorium atau pemeriksaan penunjang.

Dalam beberapa kondisi, pelaut dapat menyelesaikan sejumlah pemeriksaan dalam satu kunjungan. Namun, pemeriksaan tambahan atau hasil yang memerlukan evaluasi dokter dapat memperpanjang proses.

Karena itu, tanyakan estimasi waktu penyelesaian sebelum membuat janji. Jika pelaut memiliki jadwal keberangkatan atau batas waktu penyerahan dokumen, sampaikan informasi tersebut kepada petugas agar jadwal pemeriksaan dapat direncanakan dengan baik.

Tips Memilih Rumah Sakit atau Klinik Pemeriksaan Kesehatan Pelaut

Memilih fasilitas kesehatan tidak cukup hanya berdasarkan jarak. Sebaliknya, calon pelaut juga perlu memperhatikan kesesuaian layanan dan kebutuhan administrasi.

1. Pastikan Fasilitas Tercantum dalam Direktori Resmi

Periksa nama fasilitas dan dokter penguji melalui situs resmi BKKP. Langkah ini membantu calon pelaut menemukan tempat pemeriksaan yang sesuai dengan ketentuan kesehatan pelayaran.

2. Sesuaikan Jenis Pemeriksaan dengan Kebutuhan

Pemeriksaan untuk perusahaan tertentu atau pekerjaan di kapal berbendera asing dapat memiliki persyaratan khusus. Oleh karena itu, pastikan fasilitas mampu memenuhi standar yang diminta oleh pihak penerima sertifikat.

3. Bandingkan Biaya dan Jadwal

Hubungi beberapa fasilitas jika tersedia pilihan di wilayah yang sama. Dengan demikian, calon pelaut dapat membandingkan biaya, jadwal, dan estimasi penerbitan hasil.

4. Siapkan Dokumen Sebelum Datang

Periksa kembali persyaratan pendaftaran. Selain menghemat waktu, persiapan dokumen juga membantu mengurangi risiko pemeriksaan tertunda.

5. Simpan Hasil Pemeriksaan dengan Baik

Setelah menerima hasil atau sertifikat kesehatan, periksa nama, tanggal pemeriksaan, dan informasi lainnya. Selanjutnya, simpan dokumen tersebut untuk kebutuhan administrasi pekerjaan.

Namun, daftar tersebut sebaiknya digunakan sebagai titik awal pencarian, bukan sebagai jaminan bahwa seluruh fasilitas selalu menyediakan setiap jenis pemeriksaan. Untuk memperoleh informasi yang paling akurat, calon pelaut perlu memeriksa direktori dokter penguji kesehatan pelaut pada situs resmi BKKP dan mengonfirmasi layanan secara langsung kepada fasilitas terkait. Dengan memilih tempat pemeriksaan yang tepat, menyiapkan dokumen sejak awal, serta memastikan biaya dan jadwal, pelaut dapat menjalani proses pemeriksaan kesehatan secara lebih terarah dan efisien.

Konsultasi Medical Check-Up Sekarang!

Avatar photo
Nisa