Saat melamar pekerjaan, ijazah menjadi salah satu dokumen penting yang membantu perusahaan menilai latar belakang pendidikan seorang kandidat. Namun, beberapa perusahaan tidak hanya meminta salinan ijazah biasa. Sebaliknya, mereka juga dapat meminta salinan ijazah yang telah memperoleh legalisasi dari pihak berwenang. Oleh karena itu, pelamar kerja perlu memahami contoh legalisir ijazah untuk melamar kerja agar dapat menyiapkan dokumen secara tepat.
Legalisir ijazah merupakan proses pengesahan salinan ijazah agar pihak penerima memperoleh keyakinan bahwa salinan tersebut sesuai dengan dokumen asli. Proses ini membantu perusahaan memeriksa keabsahan dokumen pendidikan sebelum melanjutkan tahapan seleksi. Selain itu, legalisir juga dapat mendukung kebutuhan administrasi pada perusahaan swasta, badan usaha milik negara (BUMN), instansi pemerintah, maupun lembaga profesional tertentu.
Meskipun demikian, setiap perusahaan memiliki kebijakan administrasi yang berbeda. Sebagian perusahaan cukup menerima salinan ijazah biasa, sedangkan perusahaan lain meminta salinan dengan pengesahan resmi. Karena itu, pelamar sebaiknya memeriksa persyaratan rekrutmen terlebih dahulu sebelum mengurus legalisir.
Melalui artikel ini, Anda akan memahami contoh bentuk legalisir ijazah, persyaratan, prosedur pengurusan, biaya, waktu pengerjaan, serta tips agar dokumen siap untuk melamar kerja. Dengan persiapan yang tepat, Anda dapat mengurangi risiko kesalahan administrasi dan meningkatkan kesiapan saat mengikuti proses rekrutmen.
Baca juga : Contoh Ijazah Legalisir: Tujuan, Manfaat dan Prosedur Attestation
Apa Itu Legalisir Ijazah untuk Melamar Kerja?
Legalisir ijazah merupakan proses pengesahan salinan ijazah oleh pihak yang memiliki kewenangan sesuai aturan lembaga pendidikan atau ketentuan administrasi terkait. Pengesahan tersebut umumnya berupa tanda tangan pejabat berwenang, cap atau stempel resmi, serta informasi lain yang menunjukkan bahwa salinan tersebut sesuai dengan dokumen asli.
Dalam proses rekrutmen, perusahaan dapat meminta legalisir ijazah sebagai bagian dari pemeriksaan dokumen pendidikan. Tujuannya bukan sekadar melengkapi berkas, melainkan juga membantu bagian sumber daya manusia atau Human Resources (HR) memeriksa kesesuaian informasi pendidikan pelamar.
Sebagai contoh, seorang kandidat melamar pekerjaan sebagai staf administrasi pada perusahaan swasta. Perusahaan tersebut meminta fotokopi ijazah terakhir beserta pengesahan dari sekolah atau perguruan tinggi. Kandidat kemudian menghubungi lembaga pendidikan penerbit ijazah untuk menanyakan prosedur legalisir. Setelah memenuhi persyaratan, kandidat memperoleh salinan ijazah dengan pengesahan sesuai ketentuan lembaga tersebut.
Namun, Anda perlu memahami bahwa legalisir ijazah tidak selalu menjadi persyaratan wajib untuk semua pekerjaan. Banyak perusahaan menerima salinan ijazah biasa pada tahap awal seleksi, kemudian meminta dokumen tambahan saat pemeriksaan akhir atau proses penerimaan karyawan.
Oleh sebab itu, selalu periksa pengumuman lowongan kerja atau tanyakan langsung kepada pihak HR mengenai bentuk dokumen yang mereka perlukan.
Baca juga : Contoh Ijazah Legalisir yang Benar dan Resmi
Contoh Legalisir Ijazah untuk Melamar Kerja
Agar lebih mudah memahami bentuknya, berikut contoh ilustrasi legalisir ijazah yang dapat Anda jadikan referensi.
Contoh keterangan pada salinan ijazah:
LEMBAGA PENDIDIKAN: SMA NUSANTARA
Keterangan: Salinan ijazah sesuai dengan dokumen asli.
Nama: Andi Pratama
Nomor Ijazah: 123456789
Tahun Lulus: 2022
Pengesahan oleh: Pejabat berwenang pada lembaga pendidikan penerbit ijazah.
Tanggal Pengesahan: 15 Oktober 2026
Tanda Tangan: Pejabat berwenang.
Nama dan Jabatan: Kepala Sekolah.
Stempel: Stempel resmi lembaga pendidikan.
Catatan: Contoh tersebut hanya ilustrasi isi keterangan administrasi, bukan format legalisir resmi yang berlaku untuk semua sekolah atau perguruan tinggi. Nama, nomor ijazah, tanggal, tanda tangan, serta stempel pada dokumen nyata harus mengikuti ketentuan lembaga penerbit. Jangan menggunakan contoh ini sebagai pengganti pengesahan resmi.
Baca juga : Contoh Legalisir Ijazah untuk Berbagai Keperluan
Ciri-ciri legalisir ijazah yang benar
Pada umumnya, salinan ijazah yang telah memperoleh pengesahan memiliki beberapa unsur penting. Pertama, salinan harus menampilkan informasi pendidikan secara jelas, termasuk nama pemilik, nama lembaga pendidikan, nomor ijazah, dan tahun kelulusan.
Kedua, pengesahan harus berasal dari pejabat atau lembaga yang memiliki kewenangan. Ketiga, tanda tangan dan stempel harus mengikuti prosedur resmi lembaga penerbit. Selanjutnya, tanggal pengesahan perlu tercantum apabila prosedur lembaga mensyaratkannya.
Terakhir, seluruh informasi pada salinan harus sesuai dengan dokumen asli. Hindari mengubah nama, nomor ijazah, nilai, atau informasi lain untuk menyesuaikan persyaratan pekerjaan.
Baca juga : Contoh Ijazah yang Dilegalisir dengan Stempel dan Tanda Tangan
Jenis Legalisir Ijazah Berdasarkan Jenjang Pendidikan
Setiap jenjang pendidikan memiliki lembaga penerbit serta prosedur administrasi yang berbeda. Karena itu, Anda perlu menyesuaikan tempat pengurusan dengan asal ijazah.
A. Legalisir ijazah SD, SMP, dan SMA/SMK
Bagi lulusan sekolah dasar, sekolah menengah pertama, SMA, atau SMK, langkah awal yang paling tepat adalah menghubungi sekolah penerbit ijazah. Tanyakan persyaratan, jadwal layanan, jumlah salinan, serta pejabat yang berwenang memberikan pengesahan.
Apabila sekolah telah berganti nama atau mengalami perubahan pengelolaan, Anda dapat meminta petunjuk kepada dinas pendidikan setempat. Petugas akan membantu menjelaskan jalur administrasi yang sesuai dengan status sekolah dan ketentuan yang berlaku.
B. Legalisir ijazah diploma dan sarjana
Lulusan D1, D2, D3, D4, S1, S2, maupun S3 umumnya perlu menghubungi bagian akademik atau administrasi perguruan tinggi penerbit ijazah. Beberapa perguruan tinggi menyediakan layanan legalisir melalui loket akademik, sedangkan perguruan tinggi lain menggunakan sistem pengajuan daring.
Selain itu, sebagian kampus menetapkan persyaratan khusus, seperti formulir permohonan, identitas pemohon, salinan ijazah, atau pembayaran biaya administrasi. Oleh karena itu, periksa informasi resmi kampus sebelum mengajukan permohonan.
C. Legalisir ijazah untuk lulusan sekolah atau kampus yang sudah tutup
Lulusan lembaga pendidikan yang sudah tidak beroperasi perlu memastikan pihak yang kini memiliki kewenangan atas arsip akademik mereka. Jalur pengurusan dapat berbeda menurut jenis lembaga, status penutupan, serta pihak yang mengambil alih penyimpanan arsip.
Jangan langsung meminta pengesahan kepada lembaga yang tidak lagi berwenang. Sebaliknya, hubungi dinas pendidikan atau instansi pendidikan tinggi terkait untuk memperoleh arahan yang tepat.
Baca juga : Contoh Legalisir Ijazah SD, SMP, dan SMA
Syarat Legalisir Ijazah untuk Melamar Kerja
Sebelum mengurus legalisir, siapkan dokumen yang mungkin diperlukan. Persyaratan pastinya dapat berbeda antara satu lembaga dengan lembaga lain.
Berikut daftar dokumen yang sebaiknya Anda periksa:
- Ijazah asli. Bawa dokumen asli agar petugas dapat mencocokkan informasi pada salinan.
- Fotokopi ijazah. Siapkan beberapa lembar sesuai kebutuhan perusahaan dan ketentuan lembaga penerbit.
- Kartu identitas. KTP atau identitas lain dapat membantu petugas memeriksa data pemohon.
- Transkrip nilai. Dokumen ini mungkin diperlukan oleh perguruan tinggi atau perusahaan tertentu, terutama untuk posisi yang mensyaratkan informasi nilai akademik.
- Formulir permohonan. Isi formulir apabila lembaga penerbit mensyaratkannya.
- Bukti pembayaran. Simpan bukti transaksi apabila layanan legalisir memerlukan biaya administrasi.
- Surat kuasa. Siapkan surat kuasa jika Anda meminta orang lain mengurus dokumen atas nama Anda dan lembaga mengizinkan perwakilan.
Meskipun daftar tersebut cukup umum, jangan menganggap seluruh dokumen selalu wajib. Periksa petunjuk resmi lembaga penerbit sebelum datang agar Anda tidak perlu mengulang kunjungan.
Baca juga : Contoh Legalisir Ijazah Kuliah untuk S1, S2, dan S3
Cara Mengurus Legalisir Ijazah untuk Melamar Kerja
Secara umum, proses legalisir mengikuti beberapa tahap. Anda dapat menggunakan panduan berikut sebagai acuan awal.
Langkah 1: Periksa persyaratan perusahaan
Pertama, baca pengumuman lowongan kerja dengan teliti. Pastikan apakah perusahaan meminta ijazah asli untuk pemeriksaan, fotokopi biasa, salinan legalisir, atau dokumen pendidikan tambahan.
Langkah ini penting karena tidak semua perusahaan menerapkan persyaratan yang sama. Dengan mengetahui kebutuhan sejak awal, Anda dapat menghindari pengeluaran yang tidak perlu.
Langkah 2: Hubungi lembaga penerbit ijazah
Selanjutnya, hubungi sekolah atau perguruan tinggi yang menerbitkan ijazah Anda. Tanyakan jadwal layanan, persyaratan, jumlah salinan, biaya, serta estimasi waktu penyelesaian.
Jika lembaga menyediakan situs web resmi atau layanan administrasi daring, manfaatkan saluran tersebut untuk memperoleh informasi terbaru.
Langkah 3: Siapkan dan periksa dokumen
Setelah memperoleh informasi, siapkan ijazah asli serta fotokopi sesuai ketentuan. Periksa kembali ejaan nama, nomor ijazah, tanggal kelulusan, dan informasi akademik lainnya.
Apabila Anda menemukan ketidaksesuaian data, sampaikan kepada pihak lembaga penerbit sebelum mengajukan legalisir. Jangan mengubah informasi sendiri karena perubahan tersebut dapat menimbulkan masalah administrasi.
Baca juga : Contoh Legalisir Ijazah untuk Kuliah atau Kerja di Luar Negeri
Langkah 4: Ajukan permohonan legalisir
Kemudian, serahkan dokumen kepada petugas yang berwenang atau ikuti prosedur daring apabila tersedia. Isi formulir dengan benar dan pastikan jumlah salinan sesuai kebutuhan.
Simpan bukti pengajuan jika lembaga memberikan tanda terima. Bukti tersebut dapat membantu Anda memantau proses penyelesaian.
Langkah 5: Periksa hasil legalisir
Setelah proses selesai, periksa kembali seluruh salinan. Pastikan nama, nomor ijazah, tanda tangan, stempel, dan keterangan pengesahan terlihat jelas serta sesuai dengan ketentuan lembaga.
Apabila Anda menemukan kesalahan, segera sampaikan kepada petugas untuk memperoleh arahan perbaikan.
Langkah 6: Susun dokumen lamaran kerja
Terakhir, susun ijazah legalisir bersama dokumen lamaran lain sesuai urutan yang diminta perusahaan. Simpan dokumen asli secara aman dan serahkan hanya ketika perusahaan memang memerlukannya.
Dengan langkah tersebut, Anda dapat menyiapkan dokumen pendidikan secara lebih teratur dan profesional.
Baca juga : Contoh Legalisir Ijazah untuk CPNS dan Seleksi ASN
Berapa Biaya dan Lama Proses Legalisir Ijazah?
Biaya legalisir ijazah bergantung pada kebijakan lembaga penerbit, jumlah salinan, serta metode layanan. Sebagian lembaga menyediakan layanan tanpa biaya, sedangkan lembaga lain mungkin menetapkan tarif administrasi sesuai ketentuan mereka.
Selain biaya, waktu penyelesaian juga berbeda-beda. Beberapa lembaga dapat menyelesaikan permohonan dalam waktu relatif singkat, sementara lembaga lain memerlukan beberapa hari kerja atau lebih, terutama jika petugas perlu memeriksa arsip lama.
Berikut faktor yang dapat memengaruhi biaya dan durasi:
- Jumlah salinan: semakin banyak salinan yang Anda perlukan, semakin besar kemungkinan kebutuhan biaya administrasi atau penggandaan.
- Lokasi lembaga: perjalanan menuju sekolah atau kampus dapat menambah biaya transportasi.
- Kelengkapan dokumen: berkas yang belum lengkap dapat memperlambat proses.
- Ketersediaan arsip: lembaga mungkin memerlukan waktu tambahan untuk memeriksa dokumen lama.
- Metode pengajuan: layanan daring dan layanan tatap muka dapat memiliki prosedur serta waktu pemrosesan yang berbeda.
Karena itu, mintalah informasi biaya dan estimasi waktu secara langsung kepada lembaga penerbit. Hindari mengandalkan tarif dari sumber yang belum jelas karena kebijakan layanan dapat berubah.
Baca juga : Contoh Legalisir Ijazah untuk Apostille
Kesalahan yang Perlu Anda Hindari Saat Legalisir Ijazah
Kesalahan administrasi dapat menghambat proses lamaran kerja. Oleh sebab itu, perhatikan beberapa hal berikut sebelum mengirimkan dokumen.
Mengurus legalisir tanpa memeriksa persyaratan
Sebagian pelamar langsung mengurus legalisir tanpa memastikan kebutuhan perusahaan. Padahal, perusahaan mungkin hanya meminta salinan biasa pada tahap awal seleksi. Untuk menghindari biaya dan waktu yang tidak perlu, konfirmasikan persyaratan kepada pihak HR terlebih dahulu.
Menggunakan salinan yang tidak jelas
Salinan yang buram, terpotong, atau sulit terbaca dapat menyulitkan pemeriksaan dokumen. Gunakan fotokopi dengan kualitas baik agar seluruh informasi terlihat jelas.
Meminta pengesahan kepada pihak yang tidak berwenang
Tidak semua pihak dapat mengesahkan salinan ijazah secara resmi. Pastikan lembaga atau pejabat yang memberikan pengesahan memang memiliki kewenangan sesuai ketentuan yang berlaku.
Mengubah informasi pada dokumen
Jangan mengubah nama, nilai, nomor ijazah, maupun data akademik lainnya. Jika terdapat kesalahan, ajukan koreksi melalui prosedur resmi lembaga penerbit.
Menyerahkan dokumen asli tanpa kebutuhan yang jelas
Ijazah asli merupakan dokumen penting yang perlu Anda jaga. Apabila perusahaan hanya meminta salinan legalisir, serahkan salinan tersebut sesuai instruksi. Jika perusahaan meminta dokumen asli untuk pemeriksaan, tanyakan prosedur pengembalian dan jangan meninggalkan dokumen tanpa kejelasan.
Baca juga : Perbedaan Ijazah Asli, Fotokopi, dan Ijazah yang Diapostille
Tips agar Legalisir Ijazah Siap untuk Melamar Kerja
Agar persiapan lamaran berjalan lancar, terapkan beberapa tips praktis berikut.
- urus dokumen lebih awal. Jangan menunggu sampai batas akhir pendaftaran karena lembaga penerbit mungkin memiliki jadwal layanan terbatas.
- siapkan beberapa salinan sesuai kebutuhan. Jika Anda melamar ke sejumlah perusahaan, hitung jumlah dokumen yang diperlukan dan tanyakan apakah perusahaan menerima salinan digital.
- simpan salinan digital dengan aman. Pindai dokumen menggunakan resolusi yang memadai, lalu simpan dalam folder khusus. Pastikan tulisan, tanda tangan, serta stempel terlihat jelas. Namun, gunakan berkas digital hanya jika perusahaan menerima format tersebut.
- periksa konsistensi data. Pastikan informasi pada ijazah selaras dengan data pada CV, formulir lamaran, serta dokumen identitas. Jika terdapat perbedaan karena perubahan nama atau alasan administratif lain, siapkan dokumen pendukung yang sah.
- jaga keamanan informasi pribadi. Kirim dokumen melalui alamat surel resmi atau portal rekrutmen perusahaan. Hindari membagikan salinan ijazah kepada pihak yang tidak jelas identitas maupun tujuannya.
- konfirmasikan kebutuhan khusus. Beberapa posisi, program rekrutmen, atau proses administrasi tertentu dapat memiliki persyaratan tambahan. Dengan meminta penjelasan sejak awal, Anda dapat mempersiapkan berkas secara lebih tepat.
Apakah Legalisir Ijazah Berlaku untuk Semua Perusahaan?
Tidak. Kebutuhan legalisir ijazah bergantung pada kebijakan perusahaan, jenis pekerjaan, dan tahapan rekrutmen. Perusahaan swasta tertentu menerima salinan ijazah biasa, sedangkan perusahaan lain meminta pengesahan sebagai bagian dari verifikasi pendidikan.
Pada rekrutmen BUMN atau instansi pemerintah, pelamar harus mengikuti ketentuan yang tercantum pada pengumuman resmi. Jangan menganggap semua proses rekrutmen menerapkan aturan yang sama karena persyaratan dapat berbeda menurut posisi dan penyelenggara.
Selain itu, perusahaan dapat meminta dokumen pendukung lain, seperti transkrip nilai, surat keterangan lulus, atau dokumen penyetaraan untuk kualifikasi pendidikan tertentu. Karena itu, baca seluruh petunjuk pendaftaran dengan teliti.
Apabila pengumuman tidak menjelaskan apakah legalisir wajib, tanyakan kepada kontak resmi rekrutmen. Cara ini lebih aman daripada membuat asumsi sendiri atau mengeluarkan biaya untuk dokumen yang belum tentu diperlukan.
Jasa Konsultasi Legalisir Ijazah untuk Melamar Kerja PT Jangkar Global Groups
Mengurus legalisir ijazah terkadang menimbulkan pertanyaan, terutama bagi pelamar yang belum pernah mengurus dokumen pendidikan secara mandiri. Anda mungkin belum mengetahui pihak yang berwenang, jumlah salinan yang perlu disiapkan, atau langkah yang tepat ketika lembaga penerbit berada jauh dari tempat tinggal.
Untuk membantu menjawab pertanyaan tersebut, PT Jangkar Global Groups menyediakan layanan konsultasi pengurusan dokumen sesuai kebutuhan pelanggan. Anda dapat menghubungi tim kami untuk mendiskusikan kebutuhan legalisir ijazah, persiapan berkas, serta langkah administrasi yang perlu Anda periksa sebelum melamar pekerjaan.
Melalui konsultasi awal, Anda dapat menjelaskan asal ijazah, jenjang pendidikan, tujuan penggunaan dokumen, dan persyaratan dari perusahaan. Informasi tersebut membantu tim memahami kebutuhan Anda dan memberikan arahan awal mengenai langkah yang relevan.
Namun, kewenangan untuk mengesahkan ijazah tetap berada pada lembaga atau pejabat yang berwenang sesuai aturan. Karena itu, prosedur akhir harus mengikuti ketentuan lembaga penerbit dan persyaratan pihak penerima dokumen.
Konsultasikan Pengurusan Legalisir Ijazah Anda Sekarang