Contoh itinerary wisata ke China untuk 5, 7, dan 10 hari dapat membantu wisatawan Indonesia menyusun jadwal liburan, menentukan destinasi, serta memperkirakan biaya perjalanan. China memiliki banyak tempat menarik, mulai dari bangunan bersejarah di Beijing, pemandangan kota modern di Shanghai, hingga kawasan wisata alam yang terkenal di berbagai daerah. Dengan memilih kota dan tempat wisata sesuai durasi liburan, perjalanan dapat menjadi lebih teratur tanpa harus terburu-buru berpindah lokasi. Sebelum berangkat, wisatawan juga perlu memperhatikan persyaratan visa, pemesanan akomodasi, transportasi, dan ketentuan reservasi di destinasi tertentu.
Baca Juga : Biaya Wisata ke China Tiket Pesawat, Hotel dan Visa
Menentukan Kota Tujuan Sebelum Membuat Itinerary
Langkah pertama dalam menyusun itinerary wisata ke China adalah menentukan kota yang ingin di kunjungi. Luas wilayah China membuat perjalanan antarkota membutuhkan waktu dan biaya yang perlu di perhitungkan.
Untuk liburan pertama kali, Beijing dan Shanghai dapat menjadi pilihan karena menawarkan pengalaman yang berbeda. Beijing terkenal dengan peninggalan sejarah dan budaya, sedangkan Shanghai menawarkan perpaduan arsitektur modern, kawasan bersejarah, dan pusat perbelanjaan.
Pilihan kota sebaiknya di sesuaikan dengan durasi perjalanan. Jika hanya memiliki lima hari, fokus pada satu kota dapat membuat jadwal lebih nyaman. Untuk tujuh hari, wisatawan dapat mempertimbangkan dua kota jika transportasi dan waktu perjalanan memungkinkan. Sementara itu, sepuluh hari memberi kesempatan untuk menjelajahi lebih banyak destinasi.
Baca Juga : Cara Mengurus Visa Wisata China bagi WNI
Contoh Itinerary Wisata ke China Selama 5 Hari
Itinerary lima hari cocok bagi wisatawan yang ingin berlibur singkat dan tidak ingin terlalu sering berpindah hotel. Contoh berikut berfokus pada Beijing agar perjalanan lebih efisien.
Hari pertama: Tiba di Beijing
- Tiba di Bandara Internasional Beijing.
- Mengurus proses kedatangan dan menuju hotel.
- Beristirahat setelah penerbangan.
- Jika masih memiliki waktu, berjalan-jalan di kawasan sekitar hotel.
Jadwal kedua: Menjelajahi pusat sejarah Beijing
- Mengunjungi Lapangan Tiananmen.
- Menjelajahi kawasan Kota Terlarang jika reservasi dan tiket tersedia.
- Berjalan-jalan di sekitar kawasan bersejarah.
- Menikmati makan malam di restoran lokal.
Hari ketiga: Mengunjungi Tembok Besar China
- Berangkat pagi menuju bagian Tembok Besar yang di pilih, misalnya Mutianyu.
- Menikmati pemandangan dan menjelajahi area yang dapat diakses.
- Kembali ke Beijing pada sore atau malam hari.
- Beristirahat di hotel.
Perjalanan menuju Tembok Besar membutuhkan waktu, sehingga sebaiknya tidak menambahkan terlalu banyak destinasi lain pada hari yang sama.
Hari keempat: Wisata budaya dan taman
- Mengunjungi Istana Musim Panas jika waktu dan kondisi memungkinkan.
- Menjelajahi taman atau kawasan budaya lainnya.
- Berburu oleh-oleh di kawasan belanja.
- Menyiapkan barang bawaan untuk kepulangan.
Jadwal kelima: Persiapan pulang
- Sarapan dan melakukan check-out.
- Menuju bandara sesuai jadwal penerbangan.
- Menyelesaikan prosedur keberangkatan internasional.
Itinerary ini dapat di ubah sesuai waktu kedatangan dan kepulangan. Jika penerbangan tiba pada malam hari atau berangkat pada pagi hari, jumlah waktu efektif untuk berwisata akan lebih sedikit.
Baca Juga : Syarat Visa China untuk Wisatawan Indonesia
Contoh Itinerary Wisata ke China Selama 7 Hari
Liburan tujuh hari memberi kesempatan untuk mengunjungi dua kota, misalnya Beijing dan Shanghai. Jadwal berikut menggabungkan wisata sejarah dengan pengalaman kota modern.
Hari pertama: Tiba di Beijing
- Tiba dan menuju hotel.
- Check-in serta beristirahat.
- Menjelajahi kawasan sekitar hotel jika masih ada waktu.
Jadwal kedua: Wisata sejarah Beijing
- Mengunjungi Lapangan Tiananmen.
- Menjelajahi Kota Terlarang sesuai jadwal reservasi.
- Menikmati suasana kawasan bersejarah.
Hari ketiga: Tembok Besar China
- Berangkat pagi menuju Tembok Besar.
- Menjelajahi bagian yang di pilih.
- Kembali ke hotel dan beristirahat.
Hari keempat: Wisata budaya dan perjalanan ke Shanghai
- Mengunjungi satu destinasi tambahan di Beijing, misalnya Istana Musim Panas.
- Menyiapkan perjalanan menuju stasiun.
- Berangkat ke Shanghai menggunakan kereta cepat atau moda transportasi lain yang sesuai.
- Check-in di hotel Shanghai jika waktu kedatangan memungkinkan.
Perhatikan bahwa perjalanan antarkota, pemeriksaan tiket, dan perpindahan menuju stasiun membutuhkan waktu. Hindari membuat jadwal terlalu padat pada hari perpindahan.
Hari kelima: Menjelajahi Shanghai
- Berjalan-jalan di kawasan The Bund.
- Menikmati pemandangan gedung-gedung di seberang Sungai Huangpu.
- Mengunjungi kawasan Nanjing Road untuk berbelanja atau mencari makanan.
Jadwal keenam: Wisata kota dan budaya Shanghai
- Mengunjungi Yu Garden jika buka dan tiket tersedia.
- Menjelajahi kawasan kota tua di sekitarnya.
- Mengunjungi museum atau destinasi lain sesuai minat.
- Menyusun barang bawaan untuk perjalanan pulang.
Hari ketujuh: Kembali ke Indonesia
- Check-out dari hotel.
- Menuju bandara dengan memperhitungkan waktu perjalanan.
- Melakukan prosedur keberangkatan internasional.
Jadwal ini cocok bagi wisatawan yang ingin merasakan dua suasana berbeda. Namun, jika tidak ingin banyak berpindah, seluruh tujuh hari juga dapat di fokuskan di Beijing atau Shanghai.
Baca Juga : Wisata ke China Visa, Biaya, Itinerary, dan Persiapan Perjalanan
Contoh Itinerary Wisata ke China Selama 10 Hari
Durasi sepuluh hari memungkinkan wisatawan mengunjungi dua hingga tiga kota, bergantung pada jarak dan pilihan transportasi. Contoh berikut mencakup Beijing, Xi’an, dan Shanghai.
Hari pertama: Tiba di Beijing
- Tiba di Beijing.
- Menuju hotel dan beristirahat.
- Menjelajahi area sekitar jika waktu memungkinkan.
Hari kedua: Wisata sejarah Beijing
- Mengunjungi Lapangan Tiananmen.
- Menjelajahi Kota Terlarang jika reservasi tersedia.
- Menikmati kawasan pusat sejarah.
Jadwal ketiga: Tembok Besar China
- Berangkat menuju bagian Tembok Besar yang di pilih.
- Menikmati pemandangan dan menjelajahi area wisata.
- Kembali ke Beijing.
Hari keempat: Wisata budaya Beijing
- Mengunjungi Istana Musim Panas atau destinasi budaya lain.
- Menikmati waktu santai dan mencoba makanan lokal.
- Menyiapkan perjalanan menuju Xi’an.
Jadwal kelima: Perjalanan ke Xi’an
- Berangkat ke Xi’an menggunakan kereta atau penerbangan sesuai anggaran.
- Check-in di hotel.
- Menjelajahi kawasan Muslim Quarter jika waktu dan kondisi memungkinkan.
Hari keenam: Mengunjungi Terracotta Army
- Mengunjungi Museum of the Terracotta Army.
- Meluangkan waktu untuk memahami sejarah peninggalan tersebut.
- Kembali ke pusat kota Xi’an.
- Menikmati suasana kota pada malam hari.
Periksa informasi tiket, waktu operasional, dan kebutuhan reservasi sebelum berangkat ke museum.
Jadwal ketujuh: Wisata kota Xi’an
- Mengunjungi Xi’an City Wall.
- Menjelajahi kawasan kota tua.
- Menikmati kuliner lokal.
- Menyiapkan perjalanan ke Shanghai.
Hari kedelapan: Perjalanan ke Shanghai
- Berangkat menuju Shanghai.
- Check-in dan beristirahat.
- Jika waktu memungkinkan, berjalan-jalan di sekitar hotel.
Jadwal kesembilan: Wisata Shanghai
- Mengunjungi The Bund.
- Menjelajahi Nanjing Road.
- Mengunjungi Yu Garden atau destinasi lain sesuai jadwal.
- Membeli oleh-oleh dan menyiapkan kepulangan.
Hari kesepuluh: Kembali ke Indonesia
- Check-out dari hotel.
- Menuju bandara sesuai jadwal penerbangan.
- Melakukan proses keberangkatan internasional.
Itinerary sepuluh hari ini cukup padat karena melibatkan tiga kota. Jika ingin perjalanan lebih santai, wisatawan dapat mengurangi satu kota atau menambahkan waktu istirahat.
Baca Juga : Tempat Wisata Populer di China untuk Liburan Pertama Kali
Memperkirakan Biaya Wisata Berdasarkan Durasi
Biaya perjalanan bergantung pada harga tiket pesawat, kelas penginapan, jumlah kota, pilihan transportasi, dan aktivitas wisata. Sebagai gambaran kasar, berikut perkiraan anggaran per orang untuk perjalanan dari Indonesia.
| Durasi | Perkiraan anggaran |
|---|---|
| 5 hari 4 malam | Rp9.000.000–Rp15.000.000 |
| 7 hari 6 malam | Rp12.000.000–Rp20.000.000 |
| 10 hari 9 malam | Rp16.000.000–Rp28.000.000 |
Angka tersebut merupakan ilustrasi anggaran, bukan harga tetap. Biaya aktual dapat lebih tinggi apabila berangkat pada musim ramai, memilih hotel premium, menggunakan penerbangan domestik, atau mengunjungi banyak destinasi berbayar.
Untuk menyusun anggaran yang lebih akurat, hitung biaya tiket pesawat pulang-pergi, visa jika di perlukan, penginapan, transportasi lokal dan antarkota, makanan, tiket masuk, internet, asuransi perjalanan, serta dana cadangan.
Baca Juga : Persiapan Paspor dan Asuransi untuk Wisata ke China
Memilih Transportasi untuk Perjalanan Antarkota
China memiliki jaringan transportasi yang luas, termasuk kereta cepat, kereta reguler, penerbangan domestik, metro, dan bus. Pilihan transportasi sebaiknya di sesuaikan dengan jarak kota serta waktu yang tersedia.
Kereta cepat dapat menjadi pilihan untuk rute tertentu, terutama jika stasiun berada dekat dengan pusat kota tujuan. Penerbangan domestik dapat di pertimbangkan untuk jarak yang lebih jauh, tetapi wisatawan tetap perlu memperhitungkan waktu menuju bandara, proses check-in, dan pengambilan bagasi.
Untuk perjalanan dalam kota, metro dapat membantu mengurangi biaya dan menghindari kemacetan. Sebelum berangkat, periksa jadwal, lokasi stasiun, metode pembayaran, dan ketentuan pembelian tiket.
Pastikan nama pada tiket sesuai dengan dokumen perjalanan yang di gunakan.
Baca Juga : Transportasi dan Akomodasi di China untuk Wisatawan Indonesia
Persiapan Visa dan Dokumen Perjalanan
Wisatawan Indonesia pemegang paspor biasa pada umumnya memerlukan visa untuk berkunjung ke wilayah daratan China. Kategori yang biasanya di gunakan untuk wisata adalah Visa L, kecuali jika wisatawan memenuhi kebijakan bebas visa tertentu.
Sebelum mengajukan visa, siapkan paspor, formulir permohonan, pasfoto, serta dokumen pendukung seperti rencana perjalanan, reservasi akomodasi, atau dokumen lain sesuai persyaratan resmi.
Ajukan permohonan jauh sebelum tanggal keberangkatan. Pemeriksaan dokumen dapat memerlukan waktu tambahan dan pengajuan visa tidak menjamin visa pasti di setujui.
Simpan salinan paspor, visa, tiket, dan reservasi hotel. Pastikan pula aturan masuk sesuai dengan semua destinasi yang akan di kunjungi, terutama jika perjalanan mencakup Hong Kong atau Makau.
Baca Juga : Wisata ke China Bersama Anak Visa dan Dokumen Keluarga
Tips Memesan Hotel dan Tiket Tempat Wisata
Pemesanan lebih awal dapat membantu wisatawan memperoleh pilihan jadwal dan akomodasi yang sesuai. Namun, sebelum membayar, periksa kebijakan pembatalan, perubahan tanggal, kapasitas kamar, dan biaya tambahan.
Untuk destinasi populer, cari informasi apakah tiket perlu di pesan lebih dahulu atau menggunakan sistem reservasi berdasarkan tanggal. Beberapa tempat dapat memiliki kuota pengunjung, jam masuk tertentu, atau persyaratan identitas.
Pilih hotel yang memiliki akses transportasi umum dan sesuai dengan rute perjalanan. Lokasi yang strategis dapat mengurangi waktu perjalanan harian, terutama ketika itinerary cukup padat.
Sebaiknya hindari menjadwalkan terlalu banyak tempat wisata dalam satu hari. Sisakan waktu untuk makan, istirahat, antrean, dan perubahan kondisi perjalanan.
Baca Juga : Kesalahan yang Perlu Dihindari Saat Mengajukan Visa Wisata
Hal yang Perlu Di perhatikan Saat Wisata ke China
Selain jadwal dan biaya, wisatawan perlu mempersiapkan kebutuhan praktis selama perjalanan.
Beberapa hal yang sebaiknya di perhatikan adalah:
- Periksa cuaca kota tujuan agar dapat membawa pakaian yang sesuai.
- Siapkan akses internet dan peta yang dapat di gunakan selama perjalanan.
- Periksa metode pembayaran yang dapat di gunakan oleh wisatawan asing.
- Simpan alamat hotel dalam bahasa yang dapat di tunjukkan kepada pengemudi.
- Patuhi aturan setempat dan ketentuan di tempat wisata.
- Siapkan obat pribadi dan asuransi perjalanan sesuai kebutuhan.
- Berikan jeda waktu yang cukup untuk perpindahan antarkota dan perjalanan ke bandara.
Perencanaan yang realistis akan membantu perjalanan terasa lebih nyaman di bandingkan jadwal yang terlalu padat.
Baca Juga : Jasa Pengurusan Visa China untuk Wisatawan Indonesia
Cara Membuat Itinerary China yang Sesuai Kebutuhan
Itinerary yang baik bukan hanya berisi daftar tempat wisata, tetapi juga memperhitungkan waktu perjalanan, anggaran, dan kebutuhan pribadi. Tentukan terlebih dahulu kota utama yang ingin di kunjungi, lalu kelompokkan tempat wisata berdasarkan lokasi.
Untuk perjalanan lima hari, fokus pada satu kota dapat menjadi pilihan praktis. Maka, Untuk tujuh hari, wisatawan dapat mempertimbangkan dua kota. Untuk sepuluh hari, tiga kota bisa di masukkan jika rute dan waktu perpindahan memungkinkan.
Sebelum menetapkan jadwal akhir, cocokkan tanggal penerbangan, reservasi hotel, jadwal transportasi antarkota, dan jam operasional destinasi. Sisakan waktu cadangan untuk mengantisipasi keterlambatan atau perubahan rencana.
Dengan persiapan yang matang, wisatawan Indonesia dapat menikmati liburan ke China sesuai durasi dan anggaran yang tersedia.
Konsultasikan Visa China Anda sekarang.