Cara menjadi TKI dan TKW resmi perlu di pahami oleh masyarakat Indonesia yang ingin bekerja di luar negeri. Bekerja di negara lain memang dapat memberikan kesempatan untuk memperoleh pengalaman, keterampilan, dan penghasilan, tetapi proses keberangkatan harus di lakukan melalui jalur yang sesuai dengan ketentuan.
Istilah TKI dan TKW sudah sangat di kenal di masyarakat. Saat ini, istilah resmi yang di gunakan adalah Pekerja Migran Indonesia (PMI). Pekerja migran Indonesia dapat bekerja di berbagai negara dan sektor pekerjaan sesuai dengan persyaratan yang berlaku.
Menjadi TKI atau TKW resmi bukan hanya tentang mendapatkan pekerjaan di luar negeri. Calon pekerja juga harus memenuhi persyaratan, menyiapkan dokumen, mengikuti proses seleksi, memahami perjanjian kerja, serta memiliki dokumen perjalanan dan izin kerja yang sesuai.
Baca Juga : TKI dan TKW Terpercaya dan Resmi
Apa Itu TKI dan TKW Resmi?
TKI dan TKW resmi adalah pekerja Indonesia yang bekerja di luar negeri melalui proses penempatan yang sesuai dengan aturan yang berlaku.
TKI biasanya di gunakan untuk menyebut tenaga kerja Indonesia secara umum, sedangkan TKW di gunakan untuk menyebut pekerja perempuan Indonesia. Dalam penggunaan resmi saat ini, keduanya termasuk dalam kategori Pekerja Migran Indonesia atau PMI.
Pekerja migran dapat bekerja sebagai pekerja rumah tangga, pekerja manufaktur, perawat atau caregiver, pekerja perkebunan, pekerja konstruksi, pekerja perhotelan, maupun pekerjaan lainnya sesuai dengan negara tujuan.
Syarat Menjadi TKI dan TKW Resmi
Syarat menjadi TKI dan TKW dapat berbeda tergantung negara tujuan, jenis pekerjaan, dan program penempatan. Karena itu, calon pekerja harus mengetahui persyaratan khusus sebelum memilih pekerjaan.
Secara umum, beberapa hal yang perlu di persiapkan antara lain:
- Memiliki dokumen identitas yang sah.
- Memiliki Kartu Keluarga.
- Memiliki paspor.
- Memiliki dokumen pendidikan atau sertifikat keterampilan apabila di persyaratkan.
- Memenuhi persyaratan kesehatan.
- Memenuhi persyaratan usia sesuai pekerjaan dan negara tujuan.
- Memiliki perjanjian kerja.
- Memiliki visa atau izin kerja yang sesuai.
- Mengikuti proses pelatihan apabila di wajibkan.
- Melengkapi dokumen penempatan lainnya.
Data pada seluruh dokumen harus di periksa dengan teliti. Nama lengkap, tanggal lahir, tempat lahir, dan data identitas lainnya sebaiknya konsisten antara satu dokumen dengan dokumen lainnya.
Baca Juga : Syarat Menjadi TKI dan TKW ke Luar Negeri
Cara Mencari Pekerjaan TKI dan TKW
Langkah pertama yang perlu di lakukan adalah mencari informasi pekerjaan yang jelas dan dapat di pertanggungjawabkan.
Calon pekerja sebaiknya tidak langsung percaya terhadap informasi lowongan yang di temukan melalui media sosial, pesan pribadi, atau orang yang menawarkan pekerjaan dengan gaji sangat tinggi.
Informasi pekerjaan sebaiknya mencantumkan jenis pekerjaan, negara tujuan, nama pemberi kerja, lokasi kerja, gaji, masa kontrak, jam kerja, fasilitas, dan ketentuan lainnya.
Pastikan juga pihak yang membantu proses penempatan dapat memberikan informasi yang jelas mengenai proses keberangkatan.
Baca Juga : Daftar Negara Tujuan TKI dan TKW yang Banyak Diminati
Tahapan Menjadi TKI dan TKW Resmi
Proses menjadi TKI dan TKW resmi tidak di lakukan hanya dalam satu tahap. Calon pekerja perlu mengikuti beberapa proses sebelum akhirnya di berangkatkan ke negara tujuan.
1. Menentukan Negara dan Jenis Pekerjaan
Pertama, tentukan negara tujuan dan jenis pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan.
Jangan memilih pekerjaan hanya berdasarkan nominal gaji. Pertimbangkan juga persyaratan bahasa, keterampilan, kondisi kerja, biaya hidup, dan ketentuan kontrak.
2. Mencari Informasi Lowongan
Setelah menentukan pekerjaan, cari informasi lowongan melalui jalur penempatan yang resmi.
Pastikan informasi mengenai pemberi kerja dan pekerjaan dapat di verifikasi.
3. Mengikuti Proses Seleksi
Calon pekerja biasanya harus mengikuti proses seleksi sesuai pekerjaan yang di pilih. Seleksi dapat berupa pemeriksaan dokumen, wawancara, tes kemampuan, atau persyaratan lainnya.
4. Menyiapkan Dokumen
Dokumen yang di butuhkan harus di persiapkan sebelum proses keberangkatan.
Dokumen yang tidak lengkap atau memiliki data yang berbeda dapat menyebabkan proses menjadi lebih lama.
Baca Juga : Cara Pulang ke Indonesia Setelah Kontrak Kerja TKI Selesai
5. Pemeriksaan Kesehatan
Calon pekerja dapat di wajibkan mengikuti pemeriksaan kesehatan sesuai ketentuan penempatan dan negara tujuan.
Hasil pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu bagian penting dalam proses keberangkatan.
6. Mengikuti Pelatihan
Untuk pekerjaan tertentu, calon pekerja perlu mengikuti pelatihan keterampilan atau persiapan lainnya.
Pelatihan dapat membantu pekerja memahami pekerjaan yang akan di lakukan dan menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja di negara tujuan.
7. Menandatangani Perjanjian Kerja
Sebelum berangkat, calon pekerja harus memahami isi perjanjian kerja.
Perhatikan informasi mengenai gaji, jenis pekerjaan, jam kerja, masa kontrak, tempat kerja, hak cuti, fasilitas, dan ketentuan lainnya.
Jangan menandatangani perjanjian yang tidak di pahami.
8. Mengurus Visa atau Izin Kerja
Untuk bekerja secara legal di negara tujuan, pekerja harus memiliki dokumen perjalanan dan izin yang sesuai dengan tujuan bekerja.
Visa kunjungan tidak dapat di anggap sebagai pengganti izin kerja apabila negara tujuan mensyaratkan visa atau izin khusus untuk bekerja.
9. Persiapan Keberangkatan
Setelah seluruh proses selesai, calon pekerja mempersiapkan keberangkatan. Pastikan paspor, visa atau izin kerja, tiket, kontrak, dan dokumen penting lainnya sudah tersedia.
Baca Juga : Gaji TKI dan TKW di Berbagai Negara & Faktor yang Memengaruhi
Dokumen yang Harus Dijaga Selama Bekerja
Setelah sampai di negara tujuan, pekerja harus menjaga dokumen penting. Dokumen seperti paspor, kontrak kerja, identitas, dan dokumen lainnya sebaiknya memiliki salinan.
Simpan juga nomor telepon keluarga dan kontak pihak yang dapat memberikan bantuan apabila terjadi masalah.
Baca Juga : Cara Mencari Lowongan TKI dan TKW yang Resmi dan Aman
Berapa Gaji TKI dan TKW?
Gaji TKI dan TKW berbeda-beda tergantung negara tujuan, jenis pekerjaan, pengalaman, keterampilan, jam kerja, serta ketentuan dalam kontrak.
Calon pekerja sebaiknya tidak hanya melihat jumlah gaji yang di tawarkan. Perhatikan juga biaya keberangkatan, biaya hidup, fasilitas tempat tinggal, makan, transportasi, potongan, dan ketentuan lembur.
Informasi gaji harus di pastikan sesuai dengan perjanjian kerja.
Baca Juga : Dokumen yang Harus Disiapkan Sebelum Berangkat Menjadi TKI
Tips Aman Menjadi TKI dan TKW
Ada beberapa hal yang perlu di perhatikan agar proses bekerja di luar negeri lebih aman.
Pertama, jangan mudah percaya dengan tawaran pekerjaan yang tidak jelas. Kedua, jangan menyerahkan dokumen pribadi kepada pihak yang tidak dapat memberikan penjelasan mengenai penggunaannya.
Ketiga, baca kontrak kerja sebelum menandatanganinya. Keempat, simpan salinan seluruh dokumen penting.
Kelima, pahami aturan negara tujuan dan simpan kontak keluarga serta kontak darurat.
Baca Juga : Hak dan Perlindungan TKI dan TKW Selama Bekerja
Masalah yang Dapat Dialami TKI dan TKW
Walaupun sudah berangkat melalui proses resmi, pekerja tetap dapat menghadapi berbagai masalah selama bekerja di luar negeri.
Contohnya adalah keterlambatan pembayaran gaji, pekerjaan yang tidak sesuai kontrak, masalah dengan pemberi kerja, kehilangan dokumen, kecelakaan kerja, atau permasalahan komunikasi.
Jika menghadapi masalah, pekerja sebaiknya menyimpan bukti dan mencari bantuan melalui saluran yang sesuai.
Baca Juga : Tips Aman Bekerja sebagai TKI dan TKW di Luar Negeri
Setelah Kontrak Kerja Selesai
Setelah masa kontrak selesai, TKI atau TKW perlu mempersiapkan kepulangan ke Indonesia atau mengikuti prosedur perpanjangan maupun kontrak baru apabila tersedia dan di perbolehkan.
Pekerja harus memperhatikan tanggal berakhirnya kontrak dan memastikan dokumen perjalanan tetap berlaku.
Simpan juga dokumen pengalaman kerja, kontrak, sertifikat, dan bukti pembayaran sebagai arsip pribadi.
Baca Juga : Masalah yang Sering Dihadapi TKI dan TKW
Kesalahan yang Harus Dihindari Calon TKI dan TKW
Calon pekerja perlu menghindari beberapa kesalahan yang dapat menimbulkan masalah di kemudian hari.
Kesalahan pertama adalah berangkat tanpa memahami jenis pekerjaan. Kedua, menggunakan dokumen yang tidak sesuai. Ketiga, menerima pekerjaan tanpa kontrak yang jelas.
Kesalahan lainnya adalah membayar biaya kepada pihak yang tidak jelas, menyerahkan dokumen pribadi tanpa kepastian, dan tidak mencari informasi mengenai negara tujuan.
Cara menjadi TKI dan TKW resmi membutuhkan beberapa tahapan, mulai dari menentukan negara dan pekerjaan, mencari lowongan resmi, memenuhi persyaratan, menyiapkan dokumen, mengikuti pemeriksaan dan pelatihan apabila di perlukan, memahami kontrak kerja, hingga mengurus dokumen perjalanan dan izin kerja.
Calon pekerja sebaiknya tidak terburu-buru dalam proses keberangkatan. Pastikan informasi pekerjaan, gaji, pemberi kerja, kontrak, dan dokumen sudah jelas sebelum berangkat.
Dengan mengikuti proses yang resmi dan melakukan persiapan secara menyeluruh, calon TKI dan TKW dapat lebih siap bekerja di luar negeri sekaligus memahami hak dan kewajibannya sebagai pekerja migran Indonesia.
Konsultasikan Pengurusan TKI dan TKW Sekarang