Ijazah dan transkrip nilai merupakan dokumen penting yang sering dibutuhkan untuk melanjutkan pendidikan, melamar pekerjaan, mengurus beasiswa, hingga memenuhi persyaratan administrasi di luar negeri. Namun, ketika institusi tujuan menggunakan bahasa yang berbeda, pemilik dokumen perlu menyiapkan terjemahan yang sesuai dengan ketentuan mereka. Cara Menerjemahkan Ijazah dan Transkrip Oleh karena itu, layanan terjemah tersumpah menjadi salah satu solusi yang dapat membantu proses tersebut.
Selain menerjemahkan isi dokumen, penerjemah juga perlu menjaga ketepatan istilah akademik, nama mata pelajaran, gelar pendidikan, serta nilai yang tercantum. Dengan demikian, pihak penerima dapat memahami informasi dalam dokumen secara tepat. Terlebih lagi, beberapa universitas, perusahaan, dan instansi pemerintah mensyaratkan terjemahan dari penerjemah tersumpah atau penerjemah resmi.
Lalu, bagaimana cara menerjemahkan ijazah dan transkrip nilai dengan benar? Apa saja persyaratannya, berapa lama prosesnya, dan apakah dokumen tersebut perlu melalui legalisasi tambahan? Artikel ini membahas langkah-langkahnya secara lengkap agar Anda dapat mempersiapkan dokumen dengan lebih mudah.
Baca Juga : Dokumen Akademik Jenis, Syarat, Legalisir, Apostille, Penerjemahan
Apa Itu Terjemah Tersumpah Ijazah dan Transkrip Nilai?
Terjemah tersumpah merupakan proses penerjemahan dokumen oleh penerjemah yang memiliki kewenangan resmi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Di Indonesia, penerjemah tersumpah merupakan individu yang telah diangkat dan diambil sumpahnya oleh Menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang hukum serta terdaftar pada kementerian terkait.
Melalui proses tersebut, penerjemah bertanggung jawab atas kebenaran dan kualitas hasil terjemahannya. Ketentuan mengenai profesi ini tercantum dalam Peraturan Menteri Hukum Nomor 4 Tahun 2025.
Sementara itu, terjemah tersumpah untuk ijazah dan transkrip nilai mencakup pengalihan bahasa dokumen pendidikan tanpa mengubah informasi akademik yang tercantum di dalamnya.
Sebagai contoh, seseorang yang ingin melanjutkan kuliah di Australia mungkin perlu menerjemahkan ijazah dan transkrip nilai berbahasa Indonesia ke bahasa Inggris. Sebaliknya, seseorang yang ingin menggunakan ijazah luar negeri di Indonesia mungkin perlu menerjemahkannya ke bahasa Indonesia, sesuai persyaratan instansi penerima.
Dengan demikian, pemilihan penerjemah tidak hanya bergantung pada kemampuan bahasa. Anda juga perlu memastikan bahwa penerjemah memiliki kewenangan untuk menangani pasangan bahasa yang dibutuhkan.
Baca Juga : Apa Itu Dokumen Akademik? Jenis, Fungsi, dan Contohnya
Mengapa Ijazah dan Transkrip Nilai Perlu Diterjemahkan?
Ada beberapa alasan yang membuat terjemahan ijazah dan transkrip nilai menjadi penting. Meskipun setiap pemohon memiliki tujuan berbeda, proses penerjemahan umumnya membantu pihak penerima memahami riwayat pendidikan secara lebih akurat.
1. Untuk Melanjutkan Pendidikan di Luar Negeri
Pertama, banyak universitas di luar negeri meminta calon mahasiswa menyerahkan ijazah dan transkrip nilai dalam bahasa yang mereka tentukan. Oleh sebab itu, pemohon perlu memeriksa ketentuan penerimaan mahasiswa sebelum mengajukan dokumen.
Selain ijazah terakhir, universitas tertentu juga meminta transkrip nilai, surat keterangan lulus, atau dokumen pendukung lainnya. Dengan menyiapkan terjemahan sejak awal, Anda dapat mengurangi risiko keterlambatan pendaftaran.
2. Untuk Mengajukan Beasiswa
Selanjutnya, penerjemahan dokumen akademik sering menjadi bagian dari persyaratan beasiswa internasional. Pihak penyelenggara biasanya menggunakan dokumen tersebut untuk menilai latar belakang pendidikan, prestasi akademik, dan kelayakan kandidat.
Oleh karena itu, pastikan terjemahan mencakup seluruh informasi yang diminta. Apabila penyelenggara meminta terjemahan tersumpah, terjemahan biasa belum tentu memenuhi ketentuan tersebut.
Baca Juga : Jenis Dokumen Akademik Perlu Disiapkan Kuliah di Luar Negeri
3. Untuk Melamar Pekerjaan di Luar Negeri
Selain keperluan pendidikan, ijazah dan transkrip nilai juga dapat mendukung proses rekrutmen di perusahaan asing. Dokumen tersebut membantu perusahaan memahami kualifikasi akademik pelamar.
Namun, setiap perusahaan memiliki kebijakan berbeda. Sebagian perusahaan cukup menerima salinan dokumen berbahasa Inggris, sedangkan perusahaan lain meminta terjemahan tersumpah atau dokumen yang telah melalui proses pengesahan tertentu.
4. Untuk Penyetaraan Ijazah
Berikutnya, terjemahan ijazah dapat membantu proses administrasi penyetaraan kualifikasi pendidikan, terutama ketika pemohon menggunakan dokumen dari luar negeri.
Dalam konteks ini, Anda perlu memeriksa persyaratan instansi yang menangani penyetaraan. Sebagai contoh, layanan penyetaraan ijazah dapat menetapkan ketentuan mengenai bahasa dokumen dan penerjemah yang boleh menangani berkas tersebut.
5. Untuk Keperluan Administrasi Resmi
Terakhir, dokumen pendidikan terkadang diperlukan untuk pengurusan izin profesi, pendaftaran program pendidikan lanjutan, atau administrasi lainnya. Dengan demikian, terjemahan yang tepat membantu memperlancar pemeriksaan dokumen oleh pihak terkait.
Baca Juga : Legalisir Dokumen Akademik Syarat, Prosedur, Biaya, Lama Proses

Persyaratan Menerjemahkan Ijazah dan Transkrip Nilai
Sebelum menghubungi penerjemah tersumpah, sebaiknya siapkan dokumen yang diperlukan. Kelengkapan berkas dapat mempercepat pemeriksaan awal dan mengurangi kemungkinan revisi.
Berikut beberapa dokumen yang umumnya perlu Anda persiapkan:
- Ijazah asli atau hasil pindai yang jelas. Pastikan nama, gelar, nomor ijazah, tanda tangan, dan informasi institusi terbaca dengan baik.
- Transkrip nilai asli atau hasil pindai. Siapkan seluruh halaman yang memuat daftar mata kuliah, nilai, jumlah kredit, dan keterangan akademik lainnya.
- Kartu identitas. Penerjemah atau penyedia jasa mungkin memerlukan identitas pemohon untuk pencatatan administrasi.
- Informasi bahasa tujuan. Tentukan apakah Anda membutuhkan terjemahan bahasa Inggris, Mandarin, Arab, Jepang, Jerman, atau bahasa lainnya.
- Informasi institusi penerima. Sertakan nama universitas, perusahaan, lembaga pemerintah, atau pihak lain yang akan menerima dokumen.
- Persyaratan tambahan dari instansi tujuan. Jika tersedia, lampirkan petunjuk penerimaan dokumen, format khusus, atau ketentuan legalisasi.
Perlu diperhatikan bahwa daftar tersebut merupakan panduan umum, bukan persyaratan yang berlaku untuk semua kasus. Oleh karena itu, tanyakan terlebih dahulu kepada penerjemah mengenai dokumen yang benar-benar diperlukan.
Selain itu, jangan mengedit isi ijazah atau transkrip nilai secara mandiri untuk memperbaiki kesalahan penulisan. Jika Anda menemukan perbedaan nama, tanggal lahir, atau informasi akademik, mintalah klarifikasi dari institusi penerbit sebelum melanjutkan proses penerjemahan.
Baca Juga : Penerjemah Tersumpah Dokumen Akademik dan Cara Memilihnya
Cara Menerjemahkan Ijazah dan Transkrip Nilai dengan Benar
Setelah semua dokumen tersedia, Anda dapat mengikuti beberapa tahapan berikut. Dengan mengikuti urutan yang tepat, proses penerjemahan akan lebih terarah dan hasilnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan administrasi.
1. Periksa Persyaratan dari Negara atau Institusi Tujuan
Langkah pertama adalah memeriksa ketentuan pihak yang akan menerima dokumen. Jangan langsung menerjemahkan ijazah sebelum mengetahui bahasa, format, dan jenis penerjemah yang mereka terima.
Sebagai contoh, universitas di suatu negara mungkin menerima terjemahan bahasa Inggris dari penerjemah tersumpah Indonesia. Namun, universitas lain mungkin meminta penerjemah yang diakui oleh otoritas setempat.
Selain itu, beberapa institusi meminta terjemahan ijazah dan transkrip nilai secara terpisah. Ada pula yang meminta dokumen pendukung, seperti surat keterangan lulus atau suplemen ijazah.
Oleh sebab itu, kumpulkan informasi tersebut terlebih dahulu agar Anda tidak perlu mengulang proses penerjemahan.
2. Pilih Penerjemah Tersumpah yang Sesuai
Berikutnya, carilah penerjemah tersumpah yang memiliki kewenangan untuk menerjemahkan bahasa sumber ke bahasa tujuan. Pastikan pula penerjemah memahami istilah akademik dan format dokumen pendidikan.
Anda dapat memeriksa identitas profesional, kewenangan bahasa, serta contoh format hasil terjemahan yang dapat mereka tunjukkan secara wajar tanpa mengungkap data pribadi klien lain.
Selain kompetensi, pertimbangkan juga kejelasan biaya, estimasi waktu, kebijakan revisi, dan metode pengiriman hasil. Dengan demikian, Anda dapat memilih penyedia layanan secara lebih cermat.
Baca Juga : Legalisir Ijazah untuk Keperluan Luar Negeri Panduan Lengkap
3. Kirimkan Salinan Dokumen untuk Pemeriksaan Awal
Setelah memilih penerjemah, kirimkan hasil pindai ijazah dan transkrip nilai yang jelas. Pada tahap ini, penerjemah akan memeriksa jumlah halaman, keterbacaan dokumen, pasangan bahasa, serta kemungkinan adanya istilah khusus.
Apabila terdapat tulisan yang buram atau bagian dokumen yang terpotong, segera kirimkan salinan yang lebih baik. Dengan cara tersebut, penerjemah dapat mengurangi risiko salah membaca nama, angka, atau nilai akademik.
Selanjutnya, mintalah konfirmasi mengenai biaya dan waktu pengerjaan sebelum menyetujui pesanan. Langkah ini membantu Anda mengatur jadwal pengumpulan dokumen sesuai tenggat yang berlaku.
4. Tentukan Bahasa Terjemahan
Bahasa tujuan harus mengikuti ketentuan institusi penerima. Bahasa Inggris memang sering digunakan dalam pendaftaran internasional, tetapi bukan berarti semua institusi menerima bahasa tersebut.
Misalnya, universitas di Jepang dapat menetapkan persyaratan bahasa Jepang atau bahasa Inggris sesuai programnya. Sementara itu, instansi di negara berbahasa Arab mungkin meminta terjemahan bahasa Arab.
Selain bahasa tujuan, perhatikan juga arah penerjemahan. Penerjemahan dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris berbeda dari penerjemahan dokumen berbahasa asing ke bahasa Indonesia. Karena itu, pastikan penerjemah memiliki kewenangan untuk kedua bahasa yang diperlukan.
5. Lakukan Proses Penerjemahan
Setelah Anda menyetujui penawaran, penerjemah mulai mengerjakan dokumen. Dalam tahap ini, penerjemah mengalihkan isi dokumen ke bahasa tujuan dengan mempertahankan informasi akademik yang tercantum pada sumbernya.
Penerjemah perlu memperhatikan beberapa unsur penting, antara lain:
- Nama lengkap pemilik ijazah.
- Nama sekolah atau perguruan tinggi.
- Gelar dan jenjang pendidikan.
- Nomor ijazah dan tanggal kelulusan.
- Nama mata kuliah atau mata pelajaran.
- Nilai, jumlah kredit, dan indeks prestasi.
- Keterangan akademik, cap, tanda tangan, atau catatan lain yang relevan.
Selain itu, penerjemah harus memilih padanan istilah yang sesuai dengan konteks pendidikan. Misalnya, istilah gelar akademik tidak boleh diubah secara sembarangan hanya karena terdapat istilah yang terlihat serupa dalam bahasa tujuan.
Dengan ketelitian tersebut, hasil terjemahan dapat menyampaikan informasi yang sesuai dengan dokumen sumber.
Baca Juga : Cara Apostille Ijazah dan Transkrip Nilai Keperluan Luar Negeri
6. Periksa Hasil Terjemahan
Setelah penerjemah menyelesaikan pekerjaan, periksa kembali hasilnya. Meskipun penerjemah bertanggung jawab atas kualitas terjemahan, Anda tetap perlu memastikan bahwa data pribadi dan informasi akademik sesuai dengan dokumen asli.
Perhatikan ejaan nama, nomor dokumen, tanggal, angka nilai, serta nama institusi. Jika Anda menemukan perbedaan, segera sampaikan kepada penyedia jasa agar mereka dapat memeriksa dan memperbaiki kesalahan yang memang terdapat pada hasil terjemahan.
Selain itu, periksa kelengkapan halaman dan format dokumen. Pastikan pula hasil terjemahan memuat pengesahan atau keterangan penerjemah sesuai prosedur yang berlaku.
7. Urus Legalisasi atau Apostille Jika Diperlukan
Tahap berikutnya adalah memeriksa apakah dokumen membutuhkan legalisasi tambahan atau apostille. Proses ini berbeda dari penerjemahan karena memiliki fungsi dan persyaratan tersendiri.
Apostille merupakan sertifikat yang mengesahkan asal-usul dokumen publik melalui verifikasi tanda tangan, kapasitas penandatangan, serta cap atau segel yang relevan. Layanan ini tersedia untuk dokumen yang memenuhi ketentuan dan akan digunakan di negara yang mengakui apostille.
Namun, tidak semua dokumen harus melalui proses tersebut. Persyaratannya bergantung pada negara tujuan, jenis dokumen, serta kebijakan institusi penerima. Dalam beberapa kasus, pihak terkait dapat meminta pengesahan dokumen asli, sedangkan dalam kasus lain mereka menerima atau meminta pengesahan terjemahan.
Oleh karena itu, konfirmasikan urutan penerjemahan dan pengesahan kepada instansi tujuan sebelum mengajukan permohonan. Untuk informasi layanan apostille, Anda dapat memeriksa portal resmi Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum di https://apostille.ahu.go.id.
8. Terima dan Simpan Dokumen dengan Baik
Setelah seluruh proses selesai, terima hasil terjemahan sesuai format yang telah disepakati. Jika penerjemah menyediakan versi digital dan cetak, periksa apakah keduanya memenuhi kebutuhan Anda.
Selanjutnya, simpan dokumen hasil terjemahan dalam folder khusus. Buat pula salinan digital sebagai cadangan, tetapi hindari mengubah isi dokumen resmi setelah penerjemah menyelesaikan pekerjaan.
Dengan penyimpanan yang teratur, Anda dapat menggunakan kembali salinan tersebut apabila institusi tujuan mengizinkannya. Namun, tanyakan terlebih dahulu apakah mereka memerlukan terjemahan baru atau salinan resmi untuk setiap pengajuan.
Baca Juga : Transkrip Nilai untuk Kuliah atau Kerja di Luar Negeri dan Legalitas
Perbedaan Terjemahan Biasa dan Terjemahan Tersumpah
Sebelum memesan layanan, penting untuk memahami perbedaan antara terjemahan biasa dan terjemahan tersumpah. Keduanya dapat mengalihkan isi dokumen ke bahasa lain, tetapi tidak selalu memiliki kedudukan yang sama dalam proses administrasi.
| Aspek | Terjemahan biasa | Terjemahan tersumpah |
|---|---|---|
| Penerjemah | Penerjemah atau penyedia jasa tanpa status penerjemah tersumpah | Penerjemah yang memenuhi ketentuan resmi sebagai penerjemah tersumpah |
| Penggunaan | Kebutuhan informasi atau penggunaan yang menerima terjemahan biasa | Dokumen yang mensyaratkan terjemahan tersumpah |
| Pengesahan | Bergantung pada penyedia dan ketentuan penerima | Mengikuti format dan pengesahan penerjemah tersumpah |
| Penerimaan dokumen | Bergantung pada kebijakan institusi | Tetap bergantung pada kebijakan institusi dan negara tujuan |
| Biaya | Bervariasi menurut penyedia dan jenis dokumen | Bervariasi menurut bahasa, jumlah halaman, dan tingkat kesulitan |
Dengan demikian, terjemahan tersumpah bukan berarti dokumen pasti diterima oleh semua instansi. Anda tetap perlu mengikuti persyaratan dari pihak yang akan memeriksa dokumen tersebut.
Baca Juga : Surat Keterangan Lulus Luar Negeri Apa Bisa Dilegalisir & Diapostille?
Berapa Biaya Terjemah Tersumpah Ijazah dan Transkrip Nilai?
Biaya terjemah tersumpah tidak selalu sama. Setiap penyedia layanan dapat menetapkan tarif berdasarkan karakteristik dokumen dan kebutuhan pemohon.
Berikut beberapa faktor yang umumnya memengaruhi biaya:
- Pasangan bahasa. Terjemahan bahasa Indonesia ke bahasa Inggris dapat memiliki tarif berbeda dari bahasa yang lebih jarang tersedia.
- Jumlah halaman. Semakin banyak halaman yang perlu diterjemahkan, semakin besar pula beban pekerjaan.
- Tingkat kesulitan. Dokumen dengan tabel nilai, istilah teknis, atau tulisan yang sulit dibaca dapat memerlukan waktu pemeriksaan tambahan.
- Format hasil. Kebutuhan salinan cetak, pengiriman fisik, atau format tertentu dapat memengaruhi total biaya.
- Kecepatan pengerjaan. Permintaan dengan tenggat singkat mungkin memiliki biaya tambahan, bergantung pada kebijakan penyedia.
- Legalisasi atau apostille. Apabila instansi tujuan meminta proses tambahan, Anda perlu menghitung biaya tersebut secara terpisah.
Oleh karena itu, mintalah penawaran tertulis sebelum memulai proses. Pastikan penawaran menjelaskan biaya penerjemahan, jumlah salinan, kemungkinan revisi, dan layanan tambahan. Dengan begitu, Anda dapat menyiapkan anggaran tanpa mengandalkan perkiraan yang belum tentu sesuai.
Berapa Lama Proses Terjemah Tersumpah?
Lama pengerjaan bergantung pada jumlah halaman, pasangan bahasa, tingkat kesulitan, serta antrean penerjemah. Dokumen ijazah yang hanya memuat beberapa bagian mungkin membutuhkan waktu berbeda dari transkrip nilai dengan banyak halaman dan tabel.
Selain itu, proses penerjemahan berbeda dari legalisasi atau apostille. Jika Anda membutuhkan pengesahan tambahan, perhitungkan waktu untuk pemeriksaan administrasi, pembayaran, dan penyelesaian prosedur terkait.
Agar proses berjalan lancar, sampaikan tenggat pengumpulan dokumen sejak awal. Selanjutnya, mintalah estimasi waktu yang realistis dan tanyakan apakah penyedia jasa dapat memenuhi jadwal tersebut.
Sebaiknya, jangan menunggu hingga hari terakhir pendaftaran. Dengan memulai lebih awal, Anda memiliki waktu untuk memeriksa hasil terjemahan dan melengkapi persyaratan tambahan apabila diperlukan.
Baca Juga : Apostille Dokumen Akademik Syarat dan Cara Mengurusnya
Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Menerjemahkan Ijazah
Meskipun terlihat sederhana, penerjemahan dokumen pendidikan memerlukan ketelitian. Beberapa kesalahan berikut dapat menghambat proses administrasi apabila pemohon tidak segera mengatasinya.
1. Memilih Penerjemah Tanpa Memeriksa Kewenangannya
Jangan hanya memilih penyedia jasa berdasarkan harga murah atau janji pengerjaan cepat. Sebaliknya, periksa status penerjemah dan kewenangan bahasa yang mereka miliki.
2. Mengirimkan Dokumen yang Tidak Terbaca
Hasil pindai yang buram dapat menyulitkan penerjemah membaca nomor dokumen, nama, atau nilai. Oleh sebab itu, gunakan hasil pindai yang tajam, lengkap, dan tidak terpotong.
3. Mengabaikan Persyaratan Institusi Tujuan
Setiap universitas, perusahaan, atau instansi dapat menetapkan ketentuan yang berbeda. Karena itu, jangan menganggap semua pihak menerima format terjemahan yang sama.
4. Tidak Memeriksa Data Pribadi dan Nilai
Kesalahan pada nama, tanggal, atau angka dapat menimbulkan kendala administrasi. Setelah menerima hasil terjemahan, bandingkan informasi penting dengan dokumen sumber.
5. Menganggap Terjemahan Tersumpah Selalu Membutuhkan Apostille
Terjemahan tersumpah dan apostille memiliki fungsi berbeda. Oleh karena itu, periksa kebutuhan pengesahan berdasarkan ketentuan negara dan institusi tujuan sebelum mengeluarkan biaya tambahan.
Tips Memilih Jasa Terjemah Tersumpah Ijazah dan Transkrip Nilai
Agar memperoleh layanan yang sesuai, pertimbangkan beberapa hal berikut sebelum menentukan penyedia jasa.
Pertama, pastikan penyedia layanan dapat menghubungkan Anda dengan penerjemah tersumpah yang sesuai untuk pasangan bahasa yang dibutuhkan. Kedua, periksa transparansi biaya dan mintalah rincian layanan secara tertulis.
Selanjutnya, tanyakan estimasi pengerjaan, format dokumen yang akan Anda terima, serta kebijakan revisi apabila terdapat kesalahan terjemahan. Anda juga perlu memastikan penyedia jasa menjaga kerahasiaan dokumen pribadi dan akademik.
Selain itu, periksa apakah penyedia layanan dapat membantu menjelaskan prosedur legalisasi atau apostille apabila instansi tujuan memerlukannya. Namun, pastikan mereka membedakan biaya penerjemahan dari biaya pengesahan dokumen.
Terakhir, pilih layanan yang memberikan penjelasan jelas dan tidak menjanjikan penerimaan dokumen secara mutlak. Keputusan akhir tetap berada pada universitas, perusahaan, atau instansi yang memeriksa berkas Anda.
Jasa Terjemah Tersumpah Ijazah dan Transkrip Nilai PT Jangkar Global Groups
Mengurus terjemahan ijazah dan transkrip nilai membutuhkan ketelitian, terutama ketika dokumen tersebut akan digunakan untuk keperluan pendidikan, pekerjaan, beasiswa, atau administrasi internasional. Oleh karena itu, memilih penyedia layanan yang memahami kebutuhan dokumen akademik dapat membantu Anda menyiapkan berkas secara lebih teratur.
PT Jangkar Global Groups dapat menjadi pilihan untuk Anda yang ingin berkonsultasi mengenai kebutuhan penerjemahan dokumen dan persiapan administrasi pendukung. Sebelum memulai proses, sampaikan bahasa sumber, bahasa tujuan, jumlah halaman, serta negara atau institusi yang akan menerima dokumen.
Dengan informasi tersebut, penyedia layanan dapat membantu menjelaskan kebutuhan dokumen, perkiraan biaya, dan tahapan yang relevan. Selain itu, Anda dapat menanyakan apakah dokumen memerlukan legalisasi atau apostille berdasarkan persyaratan pihak penerima.
Untuk menghindari kesalahan, siapkan salinan ijazah dan transkrip nilai yang jelas serta petunjuk resmi dari institusi tujuan jika tersedia. Selanjutnya, konfirmasikan seluruh rincian layanan sebelum menyetujui pengerjaan.
Cara menerjemahkan ijazah dan transkrip nilai dengan terjemah tersumpah dimulai dari pemeriksaan persyaratan institusi tujuan, pemilihan penerjemah yang sesuai, penyiapan dokumen, hingga pemeriksaan hasil terjemahan. Setelah itu, pemohon dapat mengurus legalisasi atau apostille apabila pihak penerima memang mensyaratkannya.
Selain memperhatikan biaya dan waktu pengerjaan, Anda perlu memastikan bahwa nama, gelar, nilai, serta informasi akademik lainnya tetap sesuai dengan dokumen sumber. Dengan persiapan yang baik, proses penerjemahan dapat berjalan lebih teratur dan membantu memenuhi kebutuhan administrasi. Jika Anda membutuhkan layanan penerjemahan ijazah dan transkrip nilai, konsultasikan terlebih dahulu bahasa tujuan, persyaratan dokumen, serta prosedur pengesahan yang diperlukan. Dengan demikian, Anda dapat memilih layanan yang sesuai dengan tujuan penggunaan dokumen tanpa melakukan proses tambahan yang tidak diperlukan.
Konsultasi Legalisir Sekarang!