Cara menerjemahkan ijazah dan transkrip nilai untuk studi luar negeri perlu di perhatikan sejak awal persiapan pendaftaran universitas. Kedua dokumen tersebut menjadi bukti pendidikan yang membantu institusi tujuan menilai riwayat akademik calon mahasiswa. Oleh karena itu, pemohon perlu memastikan hasil terjemahan sesuai dengan dokumen asli dan memenuhi ketentuan universitas.
Terjemahan ijazah dan transkrip nilai tidak cukup hanya mengubah bahasa Indonesia menjadi bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya. Pemohon juga perlu memperhatikan istilah akademik, nama institusi, sistem penilaian, tanggal kelulusan, serta informasi lain yang tercantum dalam dokumen. Selain itu, setiap universitas dapat menetapkan aturan berbeda mengenai penerjemah, format dokumen, dan cara pengiriman berkas.
Dengan demikian, persiapan terjemahan sebaiknya di mulai setelah pemohon memeriksa persyaratan penerimaan mahasiswa internasional. Langkah tersebut membantu mengurangi risiko penolakan dokumen akibat format yang tidak sesuai atau penggunaan penerjemah yang tidak memenuhi ketentuan.
Mengapa Ijazah dan Transkrip Nilai Perlu Di terjemahkan?
Ijazah dan transkrip nilai memuat informasi akademik yang di perlukan universitas untuk mengevaluasi calon mahasiswa. Ijazah menunjukkan penyelesaian pendidikan pada jenjang tertentu, sedangkan transkrip nilai menjelaskan mata pelajaran atau mata kuliah beserta hasil penilaiannya.
Ketika seseorang mendaftar ke universitas di luar negeri, pihak penerimaan mahasiswa perlu membaca informasi tersebut dalam bahasa yang mereka terima. Oleh sebab itu, universitas dapat meminta terjemahan resmi apabila dokumen asli menggunakan bahasa Indonesia.
Namun, tidak semua institusi menerapkan persyaratan yang sama. Sebagian universitas menerima terjemahan bahasa Inggris, sedangkan institusi lain mungkin meminta bahasa tertentu atau menetapkan persyaratan khusus mengenai penerjemah. Karena itu, pemohon perlu memeriksa petunjuk pendaftaran sebelum memesan layanan penerjemahan.
BACA JUGA: Pendidikan Internasional: Panduan Studi Luar Negeri
Fungsi Terjemahan Ijazah untuk Pendaftaran Universitas
Terjemahan ijazah membantu pihak universitas memeriksa identitas lulusan, nama institusi pendidikan, jenjang pendidikan, dan informasi kelulusan. Selain itu, dokumen tersebut dapat membantu petugas penerimaan menentukan apakah latar belakang pendidikan pemohon sesuai dengan persyaratan program studi.
Pemohon perlu memastikan seluruh informasi penting tetap tercantum dalam hasil terjemahan. Nama sekolah, nama pemegang ijazah, tanggal kelulusan, dan keterangan gelar tidak boleh berubah makna. Dengan demikian, pihak universitas dapat mencocokkan terjemahan dengan dokumen sumber.
BACA JUGA: Apa Itu Pendidikan Internasional? Jenis, Manfaat Studi Luar Negeri
Fungsi Terjemahan Transkrip Nilai
Transkrip nilai menjelaskan riwayat akademik secara lebih terperinci. Dokumen ini dapat memuat daftar mata pelajaran atau mata kuliah, jumlah kredit, nilai, indeks prestasi, serta informasi akademik lainnya.
Melalui terjemahan transkrip nilai, universitas dapat memeriksa mata pelajaran yang telah di tempuh dan hasil belajar pemohon. Selain itu, informasi tersebut dapat membantu proses evaluasi kesesuaian akademik untuk program sarjana, magister, atau doktoral.
Meskipun demikian, pemohon tidak boleh mengubah nilai atau mengonversi sistem penilaian secara sepihak. Jika universitas meminta konversi nilai atau evaluasi kredensial akademik, ikuti prosedur yang di tetapkan oleh institusi tersebut.
BACA JUGA: Kuliah di Luar Negeri: Syarat, Dokumen, dan Persiapan
Dokumen yang Perlu Di siapkan Sebelum Penerjemahan
Sebelum menggunakan jasa penerjemahan ijazah dan transkrip nilai, pemohon perlu mengumpulkan dokumen yang lengkap. Persiapan ini membantu penerjemah memahami informasi sumber dan mengurangi risiko kesalahan pengetikan.
Ijazah atau Sertifikat Kelulusan
Siapkan ijazah yang di terbitkan oleh sekolah atau perguruan tinggi. Pastikan seluruh tulisan terbaca dengan jelas, termasuk nama lulusan, nama institusi, tanggal penerbitan, nomor ijazah, serta keterangan kelulusan.
Jika universitas meminta salinan resmi atau dokumen yang telah di verifikasi, penuhi ketentuan tersebut sebelum menerjemahkan berkas. Selain itu, tanyakan apakah universitas menerima hasil pindai atau meminta salinan fisik.
Transkrip Nilai Akademik
Siapkan transkrip nilai yang memuat seluruh informasi akademik sesuai permintaan universitas. Untuk mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan, dokumen ini biasanya berisi daftar mata pelajaran atau mata kuliah dan hasil penilaian.
Sementara itu, pelamar yang belum lulus mungkin perlu menyerahkan transkrip sementara. Pastikan dokumen tersebut sesuai dengan ketentuan program studi yang di tuju.
BACA JUGA: Sekolah di Luar Negeri untuk Pelajar Indonesia: Syarat, Dokumen
Dokumen Pendukung Jika Di perlukan
Beberapa universitas dapat meminta dokumen tambahan, misalnya surat keterangan lulus, suplemen ijazah, atau penjelasan sistem penilaian. Namun, pemohon tidak perlu menerjemahkan semua dokumen secara otomatis.
Periksa daftar persyaratan terlebih dahulu. Dengan begitu, pemohon dapat menghindari biaya penerjemahan untuk dokumen yang tidak di minta.

Cara Terjemahan Ijazah dan Transkrip Nilai untuk Studi Luar Negeri
Proses penerjemahan sebaiknya mengikuti kebutuhan universitas tujuan. Pemohon dapat menggunakan langkah berikut untuk menyiapkan dokumen akademik secara terarah.
Memeriksa Persyaratan Universitas Tujuan
Langkah pertama adalah membaca panduan penerimaan mahasiswa internasional. Periksa bahasa yang di terima, jenis terjemahan yang di wajibkan, ketentuan salinan dokumen, dan cara pengiriman berkas.
Sebagai contoh, suatu universitas mungkin menerima terjemahan resmi bahasa Inggris, sedangkan universitas lain dapat meminta terjemahan dari penerjemah tersertifikasi atau dokumen yang di terbitkan langsung oleh institusi pendidikan. Selain itu, beberapa kampus meminta dokumen akademik di kirim langsung oleh sekolah atau perguruan tinggi asal.
Oleh karena itu, jangan langsung memilih layanan penerjemahan sebelum mengetahui ketentuan tersebut. Informasi dari universitas menjadi acuan utama dalam menentukan jenis layanan yang sesuai.
Memilih Bahasa Terjemahan yang Tepat
Bahasa terjemahan harus mengikuti permintaan universitas. Bahasa Inggris sering menjadi pilihan untuk pendaftaran internasional, tetapi beberapa negara dan program studi menggunakan bahasa lain.
Jika universitas menerima bahasa Inggris, pastikan penerjemah memahami istilah pendidikan dan terminologi akademik. Sebaliknya, apabila institusi meminta bahasa tertentu, pilih layanan yang mampu menerjemahkan dokumen ke bahasa tersebut secara akurat.
Selain itu, periksa apakah universitas menerima satu versi terjemahan untuk beberapa program studi. Jika setiap institusi memiliki ketentuan berbeda, pemohon mungkin perlu menyesuaikan format atau dokumen pendukung.
Memilih Penerjemah yang Sesuai dengan Persyaratan
Pemohon perlu memastikan penerjemah memenuhi ketentuan yang di tetapkan universitas. Jika kampus meminta penerjemah tersumpah, gunakan penerjemah yang memiliki kewenangan sesuai aturan yang berlaku.
Namun, jangan menganggap semua universitas selalu mewajibkan penerjemah tersumpah Indonesia. Sebagian institusi menerima terjemahan dari penerjemah profesional bersertifikat atau dari institusi pendidikan yang menerbitkan dokumen. Oleh sebab itu, periksa persyaratan penerjemah sebelum memesan layanan.
Pilih penyedia jasa yang memahami dokumen akademik dan mampu menjaga konsistensi istilah. Dengan demikian, hasil terjemahan dapat membantu universitas membaca informasi pendidikan secara tepat.
Mengirimkan Dokumen kepada Penerjemah
Setelah memastikan persyaratan, kirimkan salinan ijazah dan transkrip nilai yang jelas. Pastikan semua halaman terlihat utuh, termasuk bagian belakang dokumen jika memuat informasi tambahan.
Selanjutnya, sampaikan bahasa tujuan, tenggat penyelesaian, dan ketentuan khusus dari universitas. Jika kampus meminta format tertentu, berikan petunjuk tersebut sejak awal agar penerjemah dapat menyesuaikan hasil pekerjaan.
Pemohon juga perlu memastikan metode pengiriman dokumen aman. Apabila berkas memuat data pribadi, gunakan saluran komunikasi yang sesuai dan hindari membagikan dokumen kepada pihak yang tidak berkepentingan.
Memeriksa Hasil Terjemahan
Setelah menerima hasil terjemahan, cocokkan informasi penting dengan dokumen asli. Periksa nama lengkap, tanggal lahir jika tercantum, nama institusi, tanggal kelulusan, nomor dokumen, mata pelajaran, serta nilai.
Selain itu, perhatikan penulisan istilah akademik. Kesalahan menerjemahkan nama gelar atau sistem penilaian dapat menimbulkan kebingungan saat universitas mengevaluasi dokumen.
Jika menemukan ketidaksesuaian, sampaikan koreksi kepada penerjemah sebelum menyerahkan berkas. Dengan cara ini, pemohon dapat memperbaiki kesalahan lebih awal dan mengurangi kemungkinan harus mengulang proses.
BACA JUGA: Apostille Ijazah dan Transkrip Nilai untuk Studi Luar Negeri
Perbedaan Terjemahan Biasa dan Terjemahan Tersumpah
Terjemahan biasa dan terjemahan tersumpah memiliki perbedaan dari segi penerjemah, pengesahan, dan penerimaan dokumen. Terjemahan biasa dapat membantu pembaca memahami isi dokumen, tetapi belum tentu memenuhi persyaratan administrasi universitas.
Sementara itu, penerjemah tersumpah bekerja sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku. Hasil terjemahannya dapat di perlukan ketika universitas meminta terjemahan resmi dengan identitas, tanda tangan, atau cap penerjemah sesuai ketentuan yang berlaku.
Kapan Harus Menggunakan Penerjemah Tersumpah?
Gunakan penerjemah tersumpah apabila universitas secara jelas meminta jenis terjemahan tersebut. Ketentuan ini perlu di periksa sebelum proses di mulai agar pemohon tidak perlu membayar dua kali untuk jenis layanan yang berbeda.
Namun, apabila kampus menerima terjemahan dari institusi pendidikan atau penerjemah profesional yang memenuhi persyaratan mereka, pemohon dapat mengikuti pilihan tersebut. Dengan demikian, keputusan pemilihan layanan berdasarkan ketentuan penerima, bukan hanya anggapan bahwa satu jenis terjemahan selalu berlaku untuk semua negara.
Apakah Terjemahan Tersumpah Menjamin Dokumen Di terima?
Terjemahan tersumpah tidak otomatis menjamin universitas menerima dokumen. Pihak penerimaan mahasiswa tetap dapat meminta salinan resmi, verifikasi dari institusi penerbit, atau dokumen tambahan.
Oleh karena itu, pemohon perlu membedakan persyaratan penerjemahan dari persyaratan verifikasi akademik. Jika universitas meminta keduanya, selesaikan setiap tahapan sesuai petunjuk yang berlaku.
BACA JUGA: Legalisasi Dokumen Pendidikan untuk Digunakan di Luar Negeri
Kesalahan yang Perlu Di hindari Saat Menerjemahkan Dokumen Akademik
Kesalahan dalam penerjemahan dapat memperlambat persiapan pendaftaran studi luar negeri. Karena itu, pemohon perlu memeriksa dokumen sejak tahap persiapan hingga pengiriman.
Mengubah Nama atau Informasi Akademik
Nama pemohon harus konsisten dengan dokumen sumber dan identitas yang di gunakan untuk mendaftar. Jika terdapat perbedaan ejaan antara ijazah dan paspor, tanyakan kepada universitas apakah mereka memerlukan penjelasan atau dokumen pendukung.
Selain itu, penerjemah tidak boleh mengubah nilai, jumlah kredit, tanggal kelulusan, atau informasi akademik lainnya berdasarkan perkiraan. Semua informasi harus mencerminkan dokumen sumber.
Menggunakan Istilah Akademik yang Tidak Tepat
Istilah akademik dapat memiliki arti berbeda di setiap sistem pendidikan. Oleh sebab itu, penerjemah perlu memilih padanan yang sesuai dengan konteks dan tidak mengubah makna asli.
Jika sistem penilaian di Indonesia berbeda dari sistem yang berlaku di negara tujuan, jangan melakukan konversi tanpa dasar atau instruksi resmi. Sebaiknya, biarkan universitas atau lembaga evaluasi menentukan kesetaraan akademik apabila mereka meminta proses tersebut.
Mengabaikan Format dan Cara Pengiriman
Sebagian universitas meminta dokumen dalam format PDF, sedangkan institusi lain dapat meminta salinan fisik atau dokumen dalam amplop tertutup. Ada pula kampus yang meminta institusi pendidikan asal mengirimkan transkrip secara langsung.
Karena itu, periksa petunjuk pengiriman setelah proses penerjemahan selesai. Terjemahan yang benar tetap dapat mengalami kendala apabila pemohon mengirimkannya dengan cara yang tidak sesuai.
BACA JUGA: Pengakuan Ijazah Indonesia di Luar Negeri: Proses dan Dokumen
Berapa Lama Proses Penerjemahan Ijazah dan Transkrip Nilai?
Lama penerjemahan bergantung pada jumlah halaman, bahasa tujuan, tingkat kesulitan, dan antrean pekerjaan penerjemah. Dokumen singkat dengan format sederhana mungkin memerlukan waktu berbeda dari transkrip panjang yang memuat banyak istilah akademik.
Selain itu, proses dapat bertambah lama jika pemohon membutuhkan koreksi, salinan fisik, atau pengesahan tambahan. Karena itu, sebaiknya mulai menyiapkan dokumen sebelum mendekati tenggat pendaftaran universitas.
Faktor yang Memengaruhi Waktu Pengerjaan
Beberapa faktor yang perlu di perhatikan meliputi:
- Jumlah halaman ijazah dan transkrip nilai.
- Bahasa yang di minta universitas.
- Kejelasan dokumen sumber.
- Kebutuhan penerjemah tersumpah atau format khusus.
- Proses pemeriksaan dan koreksi.
- Kebutuhan pengiriman dokumen fisik.
Agar lebih terarah, sampaikan tenggat pendaftaran kepada penyedia jasa sejak awal. Selanjutnya, tanyakan perkiraan waktu pengerjaan dan pastikan tersedia waktu untuk memeriksa hasil terjemahan sebelum mengirimkan berkas.
BACA JUGA: Verifikasi dan Keaslian Ijazah untuk Pendidikan Internasional
Biaya Menerjemahkan Ijazah dan Transkrip Nilai
Biaya penerjemahan ijazah dan transkrip nilai bergantung pada bahasa tujuan, jumlah halaman, jenis layanan, dan persyaratan administrasi. Dokumen yang memerlukan pemeriksaan tambahan atau penanganan khusus dapat memiliki biaya berbeda dari dokumen sederhana.
Sebelum memesan layanan, mintalah rincian biaya yang menjelaskan jenis terjemahan, estimasi waktu, bentuk hasil akhir, dan kemungkinan biaya tambahan. Dengan begitu, pemohon dapat menyesuaikan anggaran dengan kebutuhan pendaftaran.
Hal yang Perlu Di periksa dalam Penawaran Harga
Pastikan penawaran menjelaskan apakah biaya sudah mencakup pemeriksaan hasil terjemahan, cap atau tanda tangan jika di perlukan, serta penyerahan dokumen dalam bentuk digital atau fisik. Jika universitas meminta pengiriman langsung atau salinan tambahan, tanyakan apakah kebutuhan tersebut menimbulkan biaya lain.
Selain itu, jangan memilih layanan hanya berdasarkan harga terendah. Perhatikan kesesuaian layanan dengan persyaratan universitas dan kemampuan penyedia jasa menangani dokumen akademik.
BACA JUGA: Jasa Legalisasi Apostille dan Terjemahan Dokumen Pendidikan
Jasa Pengurusan Terjemahan Ijazah dan Transkrip Nilai
PT Jangkar Global Groups melalui Jangkar Groups menyediakan layanan pendampingan pengurusan dokumen sesuai kebutuhan studi luar negeri. Pemohon dapat berkonsultasi mengenai persiapan ijazah, transkrip nilai, kebutuhan penerjemahan, serta pemeriksaan persyaratan dokumen sebelum pendaftaran universitas.
Sebelum proses di mulai, pemohon dapat menyiapkan salinan ijazah dan transkrip nilai yang jelas, menentukan bahasa tujuan, serta memberikan informasi mengenai universitas yang di tuju. Dengan informasi tersebut, kebutuhan layanan dapat di periksa agar sesuai dengan ketentuan penerimaan mahasiswa internasional.
Selain itu, pemohon perlu memastikan apakah universitas meminta penerjemah tersumpah, terjemahan dari institusi pendidikan, atau format khusus. Pemeriksaan awal membantu mengarahkan persiapan dokumen, meskipun keputusan penerimaan tetap berada pada universitas tujuan.
Konsultasi Dokumen Pendidikan Internasional Sekarang