Biaya Multiple Entry Visa Jepang: Biaya Visa & Biaya Pengurusan menjadi informasi penting bagi masyarakat Indonesia yang ingin berkunjung ke Jepang beberapa kali tanpa harus mengajukan visa baru untuk setiap perjalanan. Jenis visa ini dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang sering bepergian, pelaku bisnis, maupun pemohon yang memenuhi kriteria tertentu. Namun, sebelum mengajukan permohonan, Anda perlu memahami perbedaan biaya visa resmi, biaya layanan aplikasi, dan biaya pengurusan melalui agen.
Selain mempertimbangkan anggaran, Anda juga perlu memeriksa persyaratan serta kelayakan pengajuan. Sebab, pembayaran biaya tidak menjamin bahwa Kedutaan Besar Jepang akan menyetujui permohonan visa. Oleh karena itu, memahami rincian biaya sejak awal dapat membantu Anda mempersiapkan dokumen dan mengatur anggaran perjalanan dengan lebih baik.
Baca Juga : Permohonan Multiple Entry Visa Jepang: Syarat & Prosedur
Apa Itu Multiple Entry Visa Jepang?
Multiple Entry Visa Jepang merupakan visa yang memungkinkan pemegangnya memasuki Jepang beberapa kali selama masa berlaku visa, sesuai dengan ketentuan yang tercantum pada visa tersebut. Dengan demikian, pemohon tidak perlu mengajukan visa baru untuk setiap perjalanan selama visa masih berlaku dan memenuhi ketentuan penggunaannya.
Baca Juga : Apa Itu Multiple Entry Visa Jepang dan Fungsinya?
Jenis visa ini dapat bermanfaat bagi wisatawan yang rutin mengunjungi Jepang, pelaku bisnis yang memiliki agenda pertemuan berkala, atau pemohon lain yang memenuhi kriteria sesuai tujuan kunjungannya.
Namun, tidak semua pemohon otomatis memenuhi syarat untuk mendapatkan visa multiple entry. Pihak Kedutaan Besar atau Konsulat Jenderal Jepang akan menilai permohonan berdasarkan persyaratan dan dokumen yang berlaku. Karena itu, Anda sebaiknya memeriksa kelayakan terlebih dahulu sebelum menyiapkan biaya pengurusan.
Baca Juga : Syarat Multiple Entry Visa Jepang untuk WNI Terbaru
Berapa Biaya Multiple Entry Visa Jepang Terbaru?

Mulai 1 Juli 2026, biaya visa Jepang mengalami perubahan. Berdasarkan informasi resmi Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, tarif Multiple Entry Visa tercantum sebesar Rp3.330.000. Sementara itu, pusat aplikasi visa Jepang melalui VFS Global mencantumkan biaya visa double/multiple entry sebesar Rp3.300.000.
Perbedaan nominal tersebut menunjukkan pentingnya memeriksa jalur pengajuan dan tarif yang berlaku sebelum melakukan pembayaran. Berikut gambaran biaya yang perlu Anda ketahui.
Baca Juga : Kriteria dan Ketentuan Pemohon Multiple Entry Visa Jepang
| Komponen biaya | Tarif |
|---|---|
| Biaya visa multiple entry melalui VFS Global | Rp3.300.000 |
| Biaya layanan aplikasi VFS Global | Rp290.000 |
| Total melalui VFS Global | Rp3.590.000 |
| Tarif multiple entry yang tercantum pada informasi Kedutaan Besar Jepang | Rp3.330.000 |
Perlu Anda pahami bahwa tabel tersebut menunjukkan tarif dari dua jalur informasi yang berbeda. Oleh sebab itu, jangan langsung menjumlahkan atau menganggap seluruh angka berlaku pada jalur pengajuan yang sama. Sebelum mengajukan visa, pastikan nominal yang berlaku pada pusat aplikasi atau kantor perwakilan Jepang yang menangani permohonan Anda.
Selain itu, periksa kembali biaya terbaru karena pihak berwenang dapat mengubah tarif sesuai kebijakan yang berlaku.
Baca Juga : Estimasi Waktu Pengurusan Multiple Entry Visa Jepang
Perbedaan Biaya Visa dan Biaya Pengurusan
Ketika menghitung biaya Multiple Entry Visa Jepang, Anda perlu membedakan biaya penerbitan visa dengan biaya jasa pengurusan. Keduanya memiliki fungsi yang berbeda sehingga perlu di perhitungkan secara terpisah.
1. Biaya Visa Resmi
Biaya visa resmi merupakan tarif yang berkaitan dengan penerbitan visa oleh pihak berwenang Jepang. Besarannya mengikuti ketentuan yang berlaku pada saat permohonan di terima.
Dengan demikian, Anda perlu memeriksa tarif berdasarkan jenis visa dan jalur pengajuan. Pastikan juga Anda menggunakan informasi resmi agar tidak keliru saat menyiapkan anggaran.
Baca Juga : Contoh Surat Permohonan Multiple Entry Visa Jepang
2. Biaya Layanan Pusat Aplikasi
Jika Anda mengajukan visa melalui VFS Global, terdapat biaya layanan aplikasi di luar biaya visa. Berdasarkan informasi tarif yang berlaku mulai 1 Juli 2026, biaya layanan aplikasi standar tercantum sebesar Rp290.000 per aplikasi.
Oleh karena itu, pemohon perlu memperhitungkan kedua komponen tersebut. Untuk pengajuan multiple entry melalui VFS Global, total biaya visa dan layanan aplikasi tercantum sebesar Rp3.590.000.
Baca Juga : Masa Berlaku Multiple Entry Visa Jepang dan Lama Tinggal
3. Biaya Jasa Pengurusan melalui Agen
Sebagian pemohon memilih menggunakan jasa agen untuk membantu menyiapkan dokumen dan mengatur proses pengajuan. Dalam hal ini, agen dapat mengenakan biaya jasa tersendiri sesuai layanan yang di tawarkan.
Namun, biaya pengurusan melalui agen tidak selalu sama. Besarannya dapat bergantung pada tingkat bantuan, pemeriksaan dokumen, konsultasi, serta layanan administrasi yang termasuk dalam paket.
Karena itu, tanyakan rincian biaya sebelum menggunakan jasa pengurusan. Pastikan Anda mengetahui apakah tarif yang di tawarkan sudah mencakup biaya visa resmi dan biaya layanan pusat aplikasi atau hanya mencakup jasa agen.
Baca Juga : Multiple Entry Visa Jepang untuk Pebisnis: Syarat dan Dokumen
Faktor yang Memengaruhi Total Biaya Pengurusan Visa Jepang
Total biaya pengurusan Multiple Entry Visa Jepang dapat berbeda antara satu pemohon dan pemohon lainnya. Hal ini terutama bergantung pada jalur pengajuan serta layanan tambahan yang Anda pilih.
Pertama, jalur pengajuan memengaruhi komponen biaya yang harus Anda perhitungkan. Pemohon yang mengajukan melalui pusat aplikasi perlu memperhatikan biaya layanan yang berlaku, sedangkan pengajuan melalui kantor perwakilan dapat mengikuti mekanisme pembayaran tersendiri.
Baca Juga : Penyebab Multiple Entry Visa Jepang Ditolak dan Solusinya
Kedua, jasa pendampingan dokumen dapat menambah anggaran. Jika Anda membutuhkan bantuan untuk memeriksa kelengkapan berkas, menyusun dokumen pendukung, atau berkonsultasi mengenai kelayakan, tanyakan apakah layanan tersebut termasuk dalam biaya agen.
Ketiga, kebutuhan dokumen tambahan juga perlu Anda pertimbangkan. Misalnya, Anda mungkin perlu menyiapkan dokumen keuangan, bukti pekerjaan, atau dokumen lain sesuai kategori permohonan. Biaya untuk memperoleh dokumen tersebut bergantung pada kebutuhan masing-masing pemohon.
Dengan memperhitungkan faktor-faktor tersebut sejak awal, Anda dapat menyusun anggaran yang lebih realistis dan menghindari pengeluaran yang tidak terduga.
Baca Juga : Jasa Permohonan Multiple Entry Visa Jepang di Indonesia
Siapa yang Sebaiknya Mempertimbangkan Multiple Entry Visa Jepang?
Multiple Entry Visa dapat menjadi pilihan bagi pemohon yang memiliki kebutuhan perjalanan berulang ke Jepang. Misalnya, wisatawan yang berencana mengunjungi Jepang beberapa kali, pelaku bisnis yang memiliki agenda rutin, atau pemohon yang memenuhi kriteria khusus berdasarkan ketentuan visa.
Selain itu, visa ini dapat membantu menyederhanakan persiapan administratif untuk perjalanan berikutnya selama masa berlaku dan ketentuan visa masih terpenuhi.
Meskipun demikian, Anda perlu menyesuaikan pilihan visa dengan tujuan perjalanan. Jika hanya berencana mengunjungi Jepang satu kali, visa single entry mungkin lebih sesuai. Sebaliknya, jika memiliki rencana perjalanan berulang, Anda dapat mempertimbangkan multiple entry setelah memeriksa persyaratan yang berlaku.
Dokumen dan Persiapan Sebelum Mengajukan Visa
Sebelum membayar biaya pengurusan, pastikan Anda memahami persyaratan untuk kategori visa yang akan di ajukan. Persyaratan dapat berbeda berdasarkan tujuan perjalanan, riwayat perjalanan, kondisi pemohon, serta kriteria multiple entry yang berlaku.
Secara umum, persiapan dapat mencakup beberapa hal berikut:
- Paspor yang masih berlaku.
- Formulir permohonan visa dan foto sesuai ketentuan.
- Dokumen pekerjaan atau usaha jika di perlukan.
- Bukti kemampuan keuangan sesuai persyaratan.
- Rencana perjalanan dan dokumen pendukung lainnya.
- Dokumen tambahan yang di minta berdasarkan kategori permohonan.
Selanjutnya, periksa konsistensi seluruh informasi dalam dokumen. Pastikan data identitas, tujuan perjalanan, dan keterangan pendukung tidak saling bertentangan. Persiapan yang rapi dapat membantu mengurangi kesalahan administratif, meskipun keputusan akhir tetap berada di tangan pihak berwenang Jepang.
Apakah Biaya Visa Bisa Di kembalikan Jika Permohonan Di tolak?
Ketentuan pengembalian biaya bergantung pada komponen pembayaran dan jalur pengajuan. Berdasarkan informasi VFS Global, biaya layanan aplikasi tidak dapat di kembalikan dalam kondisi apa pun. Sementara itu, biaya visa dapat di kembalikan dalam kondisi tertentu, termasuk ketika visa tidak di setujui oleh pihak Kedutaan Besar atau Konsulat Jenderal Jepang, sesuai prosedur yang berlaku.
Karena itu, baca ketentuan pengembalian dana sebelum melakukan pembayaran. Selain itu, jangan menganggap penggunaan jasa agen dapat menjamin persetujuan visa atau pengembalian seluruh biaya apabila permohonan tidak berhasil.
Mengetahui biaya Multiple Entry Visa Jepang membantu Anda mempersiapkan anggaran pengajuan secara lebih terencana. Perhitungan biaya perlu mencakup tarif visa resmi, biaya layanan aplikasi jika berlaku, serta biaya jasa pengurusan apabila Anda menggunakan bantuan agen.
Berdasarkan informasi yang berlaku mulai 1 Juli 2026, VFS Global mencantumkan total biaya visa multiple entry dan layanan aplikasi sebesar Rp3.590.000. Namun, Anda tetap perlu memeriksa tarif sesuai jalur pengajuan karena informasi biaya pada kantor perwakilan dan pusat aplikasi dapat berbeda.
Oleh karena itu, sebelum mengajukan permohonan, pastikan Anda memahami persyaratan, menyiapkan dokumen yang sesuai, dan menghitung seluruh komponen biaya. Jika masih ragu mengenai kelayakan multiple entry, rincian biaya, atau dokumen yang harus di siapkan, konsultasi dapat membantu Anda menentukan langkah berikutnya.
Konsultasi Pengurusan Visa Anda Sekarang