Biaya Multiple Entry Visa Jepang Tarif Visa dan Biaya Pengurusan menjadi salah satu hal penting yang perlu di pahami sebelum mengajukan visa Jepang, terutama bagi pemohon yang berencana melakukan perjalanan ke Jepang lebih dari satu kali. Selain tarif visa, pemohon juga perlu memperhitungkan biaya layanan pusat aplikasi visa serta kemungkinan biaya tambahan jika menggunakan layanan tertentu. Karena itu, mengetahui komponen biaya sejak awal membantu pemohon menyiapkan anggaran secara lebih terarah.
Saat ini, tarif visa Jepang untuk pemohon di Indonesia mengalami perubahan. Berdasarkan informasi resmi Japan Visa Application Centre (JVAC) yang di kelola VFS Global, tarif Multiple Entry Visa Jepang untuk pemohon umum adalah Rp3.300.000. Selain itu, pemohon yang mengajukan melalui Japan Visa Application Centre perlu membayar biaya layanan aplikasi sebesar Rp290.000 per aplikasi. Dengan demikian, total biaya dasar pengajuan Multiple Entry Visa Jepang melalui VFS menjadi Rp3.590.000.
Baca Juga : Multiple Entry Visa Jepang Syarat, Biaya, dan Masa Berlaku
Berapa Biaya Multiple Entry Visa Jepang?
Pertama, penting untuk membedakan antara biaya visa dan biaya pengurusan aplikasi. Biaya visa merupakan tarif yang berkaitan langsung dengan jenis visa Jepang yang di ajukan. Sementara itu, biaya layanan aplikasi merupakan biaya yang di kenakan oleh pusat aplikasi visa untuk menangani proses administrasi permohonan.
Untuk pemohon umum di Indonesia, tarif Multiple atau Double Entry Visa Jepang yang berlaku mulai 1 Juli 2026 tercantum sebesar Rp3.300.000. Di samping itu, VFS Global mencantumkan biaya layanan aplikasi standar sebesar Rp290.000, yang sudah termasuk PPN 11%.
Dengan demikian, perhitungan biaya dasarnya adalah:
| Komponen | Biaya |
|---|---|
| Tarif Multiple/Double Entry Visa | Rp3.300.000 |
| Biaya layanan aplikasi VFS | Rp290.000 |
| Total biaya dasar | Rp3.590.000 |
Namun, jumlah tersebut belum tentu menjadi seluruh pengeluaran pemohon. Sebab, pemohon dapat memilih layanan tambahan tertentu sesuai kebutuhan. Oleh karena itu, sebaiknya siapkan anggaran lebih dari biaya dasar apabila membutuhkan layanan tambahan.
Baca Juga : Syarat Multiple Entry Visa Jepang untuk WNI Pengajuan Dokumen
Perubahan Tarif Visa Jepang
Selanjutnya, pemohon perlu memperhatikan bahwa tarif visa Jepang dapat berubah. Sebelum 1 Juli 2026, tarif Multiple Entry Visa yang tercantum pada informasi resmi sebelumnya berada pada angka yang jauh lebih rendah. Setelah perubahan tarif, biaya Multiple Entry Visa mengalami kenaikan menjadi Rp3.300.000 untuk pemohon umum.
Perubahan tersebut membuat pemohon perlu menggunakan informasi biaya terbaru ketika menghitung kebutuhan dana. Dengan kata lain, informasi tarif lama dari artikel, forum, atau pengalaman pemohon sebelumnya belum tentu sesuai dengan tarif yang berlaku saat ini.
Karena itu, sebelum melakukan pembayaran, periksa kembali tarif pada kanal resmi yang menangani permohonan visa Jepang. Langkah tersebut juga membantu menghindari kesalahan ketika menyiapkan uang untuk proses pengajuan.
Baca Juga : Kriteria Mendapatkan Multiple Entry Visa Jepang
Biaya Layanan Pengurusan di VFS
Selain tarif visa, pemohon yang mengajukan melalui Japan Visa Application Centre perlu memperhitungkan biaya proses aplikasi. VFS Global saat ini mencantumkan Rp290.000 per aplikasi untuk layanan aplikasi visa standar. Biaya tersebut sudah termasuk PPN 11%.
Jadi, pemohon Multiple Entry Visa Jepang tidak cukup menyiapkan Rp3.300.000 saja apabila pengajuan di lakukan melalui pusat aplikasi tersebut. Pemohon perlu menambahkan Rp290.000 sebagai biaya layanan aplikasi sehingga total biaya dasar mencapai Rp3.590.000.
Selain itu, biaya layanan aplikasi memiliki ketentuan tersendiri. VFS Global menyatakan bahwa biaya proses aplikasi tidak dapat di kembalikan dalam kondisi apa pun. Sementara itu, biaya visa memiliki ketentuan pengembalian yang berbeda, termasuk apabila visa tidak di setujui atau permohonan resmi di tarik oleh pemohon.
Baca Juga : Dokumen Multiple Entry Visa Jepang Checklist Lengkap
Apakah Ada Biaya Tambahan?
Berikutnya, pemohon perlu mempertimbangkan kemungkinan penggunaan layanan tambahan. VFS Global menyediakan beberapa layanan opsional yang dapat menambah total pengeluaran.
Contohnya, layanan Courier Service tercantum sebesar Rp85.000. Pemohon yang berada di Jakarta juga dapat menggunakan Instant Courier dengan biaya Rp185.000. Sementara itu, layanan SMS notification tercantum sebesar Rp46.000.
Ada pula layanan lain seperti bantuan pengisian formulir, layanan premium, pengambilan paspor tertentu, hingga layanan pengiriman dokumen. Biayanya berbeda-beda sesuai jenis layanan yang di pilih.
Namun, layanan tambahan tersebut bukan bagian dari tarif dasar Multiple Entry Visa Jepang. Karena itu, pemohon tidak harus menggunakan semuanya. Pilih layanan sesuai kebutuhan dan pertimbangkan apakah manfaatnya memang di perlukan.
Baca Juga : Cara Mengajukan Multiple Entry Visa Jepang dari Indonesia
Apakah Biaya Visa Menjamin Visa Di setujui?
Hal yang juga perlu di pahami adalah pembayaran biaya visa tidak berarti permohonan pasti mendapatkan persetujuan. Biaya tersebut merupakan bagian dari proses pengajuan, sedangkan keputusan penerbitan visa tetap mengikuti pemeriksaan dan ketentuan otoritas Jepang.
Kedutaan Besar Jepang di Indonesia menjelaskan bahwa permohonan tidak dapat di terima apabila persyaratan yang di perlukan tidak lengkap. Selain itu, setelah pemeriksaan, pihak yang berwenang dapat meminta dokumen tambahan apabila di perlukan.
Oleh sebab itu, jangan hanya berfokus pada nominal biaya. Persiapkan pula dokumen secara lengkap dan pastikan informasi dalam formulir sesuai dengan kondisi perjalanan yang sebenarnya.
Baca Juga : Multiple Entry Visa Jepang untuk Wisata Apakah Bisa Digunakan?
Biaya Multiple Entry Visa dan Persiapan Dokumen
Selanjutnya, biaya pengurusan sebaiknya di persiapkan bersamaan dengan dokumen. Multiple Entry Visa Jepang memiliki persyaratan dan kategori pemohon tertentu. Karena itu, pemohon perlu memastikan bahwa dirinya memenuhi ketentuan sebelum mengajukan permohonan.
Dokumen yang di perlukan dapat mencakup paspor, formulir aplikasi, foto, serta dokumen pendukung sesuai tujuan dan kategori pengajuan. Untuk kategori tertentu, riwayat perjalanan dan kemampuan finansial juga dapat menjadi bagian dari pertimbangan persyaratan. Ketentuan detail dapat berbeda berdasarkan jenis permohonan dan wilayah pengajuan.
Dengan persiapan tersebut, pemohon dapat mengurangi risiko harus bolak-balik melengkapi dokumen. Selain menghemat waktu, persiapan yang baik juga membuat proses pengajuan lebih terorganisasi.
Baca Juga : Masa Berlaku Multiple Entry Visa Jepang Berapa Tahun?
Berapa Dana yang Sebaiknya Di siapkan?
Jika menggunakan pengajuan standar melalui VFS, pemohon umum dapat menjadikan Rp3.590.000 sebagai acuan biaya dasar untuk Multiple Entry Visa Jepang, yaitu Rp3.300.000 untuk tarif visa dan Rp290.000 untuk biaya layanan aplikasi.
Namun, sebaiknya jangan berhenti pada angka tersebut. Sisihkan dana tambahan apabila Anda membutuhkan layanan seperti pengiriman paspor, SMS notification, foto, pencetakan dokumen, atau layanan lainnya.
Dengan demikian, anggaran pengurusan visa dapat di bagi menjadi tiga kelompok, yaitu tarif visa, biaya layanan aplikasi, dan biaya tambahan opsional. Pembagian tersebut membuat perencanaan biaya lebih mudah dan transparan.
Baca Juga : Multiple Entry Visa Jepang untuk Bisnis Syarat dan Dokumen
Perhatikan Kanal Pengajuan Visa Jepang
Selain biaya, pemohon juga perlu memperhatikan lokasi dan kanal pengajuan. Informasi Kedutaan Besar Jepang di Indonesia menyebutkan bahwa permohonan visa saat ini pada prinsipnya di lakukan melalui Japan Visa Application Centre (JVAC), bukan langsung di Kedutaan Besar untuk permohonan umum.
Untuk itu, pemohon sebaiknya mengikuti prosedur sesuai wilayah yurisdiksi dan pusat aplikasi yang berlaku. Jangan menggunakan informasi lama yang masih menyebut proses pengajuan langsung ke kedutaan sebagai prosedur umum.
Baca Juga : Multiple Entry Visa Jepang Ditolak dan Solusi Pengajuan Kembali
Terlebih lagi, informasi operasional dapat berubah. Bahkan, Kedutaan Besar Jepang mengumumkan perpindahan lokasi Japan Visa Application Centre di Jakarta pada September 2026. Karena itu, selalu cek informasi terbaru sebelum datang ke pusat aplikasi.
Pada akhirnya, Biaya Multiple Entry Visa Jepang Tarif Visa dan Biaya Pengurusan perlu di lihat sebagai gabungan beberapa komponen. Untuk pemohon umum yang mengajukan melalui VFS Global, tarif Multiple/Double Entry Visa tercantum sebesar Rp3.300.000, sedangkan biaya layanan aplikasi standar sebesar Rp290.000. Dengan demikian, total biaya dasar pengajuan mencapai Rp3.590.000.
Baca Juga : Jasa Multiple Entry Visa Jepang Bantuan Pengurusan Dokumen
Selain biaya tersebut, pemohon mungkin perlu mengeluarkan dana tambahan jika memilih layanan opsional seperti courier, SMS notification, atau layanan pendukung lainnya. Karena tarif dan ketentuan dapat berubah, gunakan informasi terbaru dari kanal resmi sebelum melakukan pembayaran.
Jika Anda masih bingung menghitung biaya Multiple Entry Visa Jepang, menentukan komponen biaya pengurusan, atau mempersiapkan proses pengajuan, konsultasi terlebih dahulu dapat membantu Anda memahami kebutuhan sesuai kondisi perjalanan.
Konsultasi Biaya Multiple Entry Visa Jepang